Summer (Part 2)

Author : happyhanna (@hannavoo)

Lenght : *chaptered

Genre: romance

Cast : Kang Min Hyuk CNBLUE

Sunny SNSD

Note: part 1

selamat baca dan komen ya🙂 kalau banyak yg suka rencananya author mau bikin cerita buat member cnblue yang lain, sesuai nama musim yang lain juga. selamat baca , jgn lupa komen🙂

***

 

Author POV

Sunny menyampirkan tasnya di bahu dan keluar dari kamar hotelnya, ternyata minhyuk sedang berbincang dengan karyawana hotel diujung lorong. Sunny segera menghampirinya, ia memerhatikan minhyuk dari jauh, karena hari ini mereka akan melihat perkembangan dilapangan maka minhyuk pun memakai baju santai. Ia menggunakan celana pendek selutut, dan polo shirt dengan warna cerah dan sepatu santai. Begitupun sunny yang memakai baju terusan selutut tanpa lengan dengan motif bunga-bunga khas pantai.

Sunny terlihat terpesona dengan minhyuk yang terlihat lebih kalem hari ini.

“kau mau kemana? Berjemur?” Tanya minhyuk pada sunny yang datang mendekat

“berjemur? Tentu saja tidak. Aku mau bekerja, kecuali kalau boss mengizinkanku berjemur” kata-kata sunny tadi membuat minhyuk tersenyum.

“sayangnya tidak bisa hari ini” kata minhyuk.

“bagaimana tidurmu?” Tanya minhyuk

“ya begitulah, awalnya aku masih takut dan sulit tidur tapi ya lama-lama aku tidur juga, mungkin karena lelah” kata sunny

“lelaki yang kemarin mengganggumu itu adalah tamu VIP kita, ia memang sering minum-minum dan menggoda wanita. Ternyata ia sudah mengincarmu dari awal sehingga mudah baginya untuk menemukan kamarmu” cerita minhyuk, dan ia menangkap sorot khawatir dimata sunny.

“tenang saja, kami sudah mengusirnya dari hotel” kata minhyuk

“mengusirnya? Diakan tamu VIP, kalau kau mengusirnya bagaimana citra hotel ini nanti, kau tidak harus melakukan itu”

“kau ini bagaimana, justru kalau ia terus disini dan membahayakan pengunjung lain bukankah citra hotel ini akan lebih buruk?” kata minhyuk. Sunny mengangguk mengerti dilain pihak ia juga menganggumi minhyuk yang sangat bijaksana.

“ayo kita sarapan dulu, setelah itu kita mulai berkeliling melihat bungalow disekitar hotel dan melihat apa saja yang harus dibenahi lagi” kata minhyuk dan merekapun segera beranjak untuk sarapan.

***

Sunny POV

Aaahhhhhh musim panas kali ini sungguh ramai dan sepertinya menyenangkan. Dan sayangnya aku ada ditepi pantai yang indah ini bukan untuk berlibur tapi untuk bekerja.

“aku tebak, kau pasti ingin ada disana” tiba-tiba minhyuk berdiri disebelahku dan menunjuk kearah pantai yang memang terlihat menggiurkan *??*

“dan kau ingin main sepuasnya, tapi sayang kenyataan bilang kalau kau harus ada disini untuk bekerja. Iya kan?” Tanya minhyuk

“ah boss ini bisa baca pikiranku ya?” Tanya ku

“semua nya jelas sekali di wajahmu. Eh ngomong-ngomong jangan panggil aku boss, minhyuk saja cukup” kata minhyuk

“mana bisa begitu? Kau kan atasanku jadi aku harus memanggilmu boss. Lagian tidak enak kalau orang lain dengar, kesannya aku tidak sopan”

“tidak apa, lagipula aku tidak ingin mempunyai jarak dengan bawahan atau karyawan yang lainnya, jadi suasana kerja lebih enak kalau kita sebagai teman, bukan begitu?”

“baiklah, terserah kau saja deh boss, eh minhyuk” kataku tergagap

“nah sekarang lupakan dulu niatmu untuk berlibur. Ayo kerja”

“ah ne” kata ku mengikuti minhyuk yang bergabung dengan menager lim dan beberapa manager lainnya memantau lapangan.

***

Aku meneguk orange juice dingin ditanganku, musim panas begini memang lebih enak minum yang segar seperti ini. Sinar matahari terik tepat diatas ubun-ubun, dan rasanya aku ingin melompat kedalam gulungan ombak didepan sana dan berenang sepuasku.

“pantai ini indah ya” suara namja mengagetkanku dan ternyata itu minhyuk yang datang dan duduk disampiingku.

“iya, sangat indah” kata ku sambil memandang pemandangan pantai yang benar-benar membuatku ingin terjun kedalam air. Tiba-tiba terdengar suara ponsel. Oh itu ponsel minhyuk ternyata.

***

Author POV

“yoboseo”

“ya minhyuk, bagaimana kau disana?”

“semuanya baik appa, hotel sedang ramai jadi kami sedang sibuk disini tapi tenang saja semuanya aman kok” kata minhyuk pada appanya

“baguslah kalau begitu, ah bagaimana kau disana? Menemukan wanita yang menarik?” Tanya appa nya

“appa ini bicara apa? Aku kesini kan untuk bekerja” kata minhyuk

“lho, tapikan appa tidak melarangmu untuk mencari wanita juga. Sekarangkan liburan musim panas dan tadi kau bilang disana sangat ramai dengan orang-orang yang sedang berlibur, pasti banyak wanita cantik disana. Carilah yang mungkin menarik hatimu, jangan terlalu keras bekerja. Kau juga butuh bersenang-senang kan”

“ne appa” kata minhyuk sambil menghela nafas tidak menyangka apa yang akan dikatakan ayahnya.

“ya sudah, kalau semua sudah beres cepat laporkan pada appa agar appa tahu apa yang seharusnya akan kau kerjakan disana ya. Ingat jaga kesehatan dan ingat carilah pacar, nanti kalau kau pulang bawa dia pada appa dan omma ya” terdengar suara tawa appa minhyuk diujung telepon.

“aisssss ya ya liat nanti saja. Sudah dulu ya appa, aku masih harus menyelesaikan urusan disini” tak lama minhyuk memasukan ponselnya ke saku celanannya dan matanya melirik yeoja yang masih duduk disampingnya.

“sunny, nanti malam temani aku makan seafood ya” ajak minhyuk

“seafood? Dimana?”

“didekat pasar ikan sana, aku dengar ada penjual seafood yang sangat lezat. Tidak lengkap kalau ke pulau jeju tapi tidak makan seafood itu”

“boleh juga, lagipula aku sudah agak lama tidak makan seafood”

 

***

“bagaimaa seafoodnya enakan?” tanya  minhyuk melihat sunny yang makan dengan lahap

“iya enak sekali, tak salah kau memilih tempat ini”

“kalau begitu makanlah sampai puas” kata minhyuk

“oh ya besok dan lusa kau boleh bermain kepantai sesukamu. Aku sengaja mengatur waktu dan memberimu 2 hari bebas” kata minhyuk

“wah, benarkah? Berarti aku boleh kamanapun seharian?” Tanya sunny

“ya tentu saja” kata minhyuk

“gomawo, akhirnya aku libur juga. Dan kau sendiri?”

“tentu saja aku juga akan menghabiskan waktu 2 hari bebas juga” kata minhyuk.

“waaaah mengasikkan, tidak sabar untuk besok” kata sunny.

Tak lama mereka berkeliling disekitar tepi pantai. Karena sudah malam pantaipun sudah sepi dan angin pantai membuat udara pantai malam hari menjadi dingin. Sunny melipat tangannya di depan tubuhnya berusaha menghangatkan tubuhnya, tapi sepertinya tidak terlalu berhasil.

“kau kedinginan?” Tanya minhyuk, sunny malah menggeleng

“tidak” katanya. Lalu minhyuk melepaskan jaketnya dan menyampirkannya ditubuh mungil sunny

“ah tidak usah aku baik-baik saja” sunny berusaha mengembalikan jaket minhyuk, tapi tangan minhyuk tetap membiarkan jaket itu menyelimuti tubuh sunny

“sudah pakailah” kata minhyuk sunny pun tak bisa berbuat banyak.  Merekapun duduk-duduk disebuah jembatan dan melihat ke laut lepas.

“kau lihat lampu-lampu itu?” tunjuk minhyuk ke ujung lautan lepas

“iya, itu kota?” tebak sunny

“iya seoul dimalam hari” kata minhyuk

“indah ya” komentar sunny sambil terus menatap kemerlapan kota jauh diujung laut sana. Tanpa sunny sadari seseorang yang sedari tadi berdiri disampingnya dan memberikan jaketnya pada sunny sedang memperhatikan wajahnya.

“sudah malam, ayo kita kembali ke hotel” ajak minhyuk dan ia menarik tangan sunny lambut. Sunny mematung saat merasakan tangan dingin minhyuk menggenggam tangannya.

“wae?” Tanya minhyuk

“kau kedinginan, ini jaketmu”

“sudah tidak apa, ayo” merekapun berjalan berdua menuju hotel .

 

***

Sunny POV

Camera sudah siap, dompet sudah siap, sun glasses sudah ada, nah sekarang saatnya menikmati pagi hari dipulau jeju. Aku memasukkan semuanya kedalam tasku dan aku bersiap menjelajahi pulau jeju, mumpung aku dapat 2 hari bebas dari pekerjaan aku, tidak akan aku sia-siakan. Akupun keluar kamar hotel dan melihat kamar minhyuk, sepertinya dia masih tidur.

Aku segera keluar hotel dan udara musim panas langsung menyambutku.

“huaaaa segarnya”

“nona, saya supir yang akan mengantar nona berkeliling” kata seorang ahjussi pada sunny

“oh baiklah kalau begitu, bisa antarkan saya ke tempat-tempat menarik disini?” tanya sunny

“tentu saja nona, mari saya antar ke mobil”

***

Author POV

Minhyuk bangun agak siang dan ia menuju restaurant untuk sarapan. Ia memencet bel kamar sunny berniat mengajaknya sarapan.

“nona sunny sudah pergi 30 menit yang lalu tuan” kata seorang bellboy

“oh, baiklah kalau begitu” minhyukpun menuju restaurant sendirian, ia tahu sunny pasti sedang menikmati hari bebasnya.

***

“tuan kau kembali saja ke hotel. Aku bisa pulang sendiri kok” kata sunny pada supir hotel

“baiklah, kalau begitu. Oh ya karena disini jarang taksi, anda bisa pulang dengan bis yang akan berhenti tepat diseberang hotel”

“baiklah” angguk sunny mengerti

“tapi bis terakhir hanya sampai jam 7 malam”

“jam 7? Oh baiklah kalau begitu. Terima kasih sudah mengantarku” kata sunny, tak lama supir hotelpun meninggalkan sunny ditepi pantai yang sangat indah.

***

Sunny POV

Akhirnyaaaaaa……… aku punya waktu bebas juga. Dan sekarang aku ada dipantai yang aku idam-idamkan. Pantai ini memang agak jauh dari hotel tapi aku lebih suka pantai ini dibanding dengan pantai didepan hotel disana terlalu ramai, banyak orang. Tapi pantai ini hanya didatangi beberapa orang saja, karena memang tempatnya agak terpencil. Tapi inilah yang aku cari ,ketenangan.

Aku menyiapkan camera ku dan mulai membidik objek-objek yang aku rasa sangat pantas untuk diabadikan.  Aku kesana kemari mangambil banyak gambar dan mengumpulkan banyak kerang dan bintang laut. Tak lupa juga aku mampir ke sebuah toko souvenir dan membeli oleh-oleh untuk keluargaku.

Setelah lelah berbelanja aku memilih untuk ke spa dan sesudah merasa segar akupun duduk santai di atas pasir putih sambil menikmati matahari yang mulai tenggelam di ujung lautan sana. Sungguh indah. Bahkan aku terperangah melihat sinar orange yang berubah menjadi merah. Aku tidak pernah melihat matahari terbenam seindah ini.

Aku melihat kesebelahku, hanya angin yang menemaniku.

“hmmm seandanya minhyuk disini. Pasti akan sangat indah” kataku

“omo!! Aku ini bicara apa?!!” tanganku menjitak kepalaku sendiri

“uh aku lapar” akupun segera mencari tempat makan disekitar pantai.

***

Kenyang juga akhirnya. Akupun membayar semua makananku dan aku menunggu taksi, tapi tidak ada satupun yang lewat. Kalau begitu naik bis saja, tapi tunggu! Aku melirik jam tanganku

“OMOOOOOO JAM 8 MALAM!!!!” aku panic dan berteriak ditengah jalan. Aku mulai gelisah, apalagi suasana di sekitar ku sudah sepi.

Aku mengambil ponselku untuk menelepon hotel dan ternyata ponselku lowbat

“ottokhae…..” aku terduduk di halteu bis dengan harapan kosong. Aku melihat kesekeliling dan tidak ada telepon umum ataupun tempat aku bisa menumpang telepon. Bahkan orang lewatpun tak ada.

Aku paling benci ada ditempat asing sendirian dan malam hari, apalagi disini sepi sekali. Aku melipat kakiku dan menyembunyikan wajahku diatas lututku dan aku mulai terisak.

Apa aku harus menunggu besok baru pulang ke hotel?

“ommaaaa…. Ottokhae……”

***

Author POV

Minhyuk mundar mandir di lobby hotel, jam tangannya sudah menunjukan hampir jam 10 malam. Tapi ia belum menemukan sunny. Ia sudah 20 kali lebih menelepon sunny tapi ponselnya terus tidak aktif.

“ya Tuhan dimana dia? Jangan-jangan ada yang terjadi lagi dengannya” minhyuk masih mondar mandir.

“kapan terakhir kali kau lihat sunny?” Tanya minhyuk pada receptionist

“tadi pagi tuan, sekitar pukul 9 pagi”

“9 pagi? Apa kalian sudah mencarinya di seluruh hotel dan pantai sekitar?” Tanya minhyuk mulai sewot pada bagian keamanan

“sudah tuan, tapi nona sunny belum ditemukan” kata salah seorang keamanan

“cepat hubungi polisi kalau begitu” minhyuk mulai kalut.

“ah tuan minhyuk, tadi pagi aku mengantar nona sunny tapi ia minta aku tinggalkan saja, jadi aku tinggalkan” kata supir hotel yang baru tau kalau minhyuk mencari sunny

“kemana kau mengantarkannya?” Tanya minhyuk

“ke pantai luar kota” kata supir itu. tanpa pikir panjang minhyuk mengambil kunci mobilnya dan bergegas menuju pantai di luar kota”

***

Minhyuk mengendarai mobilnya seperti orang kesetanan. Ia menekan pedal gas dengan kuat hingga mobilnya melesat cepat. Jalanan yang sepi sangat menguntungkan untuknya. Yang ada dipikirannya ada lah sunny yang mungkin sedang kebingungan. Ia tahu sangat sulit mendapat transportasi di pantai luar kota apa lagi sudah malam begini. Ia sangat mencemaskan sunny.

Ia mulai memasuki daerah pantai yang dimaksud, ia mulai memperlambat laju mobilnya untuk mencari sunny. Tiba-tiba minhyuk merasa lega saat melihat seorang gadis sedang tertunduk di sebuah halte. Ia yakin itu sunny, walaupun suasana remang-remang tapi ia yakin itu sunny.

***

Sunny yang sedang terlelap tidur terbangun karena silau lampu mobil yang menyorotnya. Ia belum benar-menar sadar dari tidurnya. Yang ia tahu ada sebuah mobil mewah yang berhenti didepannya dan si pengemudi sedang berlari kearahnya. Dan sunny diam dalam pelukan pria itu.

“minhyuk?”  panggil sunny saat ia sudah sepenuhnya bangun.

“kau kemana saja? Aku menunggumu dari tadi. Kau tahu aku khawatir?” Tanya minhyuk masih memeluknya

“aku hanya….hanya berkeliling dipantai” jawab sunny

“aku taku terjadi sesuatu lagi padamu. Kenapa kau tidak menelepon?” Tanya minhyuk melepaskan pelukannay namaun sekarang tangannya merengkuh wajah sunny dan menataonya

“ponselku mati dan tidak ada yang bisa aku mintai tolong” kata sunny

“kau dingin sekali, ayo masuk kemobil” minhyukpun menuntun sunny ke dalam mobil.

“kau pasti lapar, kita makan ya?” Tanya minhyuk

“tidak usah, aku sudah makan tadi, itulah kenapa aku ketinggalan bis terakhir”

“ya sudah kalau begitu ayo kita pulang ke hotel” mobilpun mulai melaju.

—TBC—

6 thoughts on “Summer (Part 2)

  1. kya~ minhyuk sama sunnybaby yahh? agk mikir sih cocok gag?? tapi…cocok dehh!!!
    aku suka ffx chingu ^^ ayo lanjut….

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s