Summer (Part 3 -End-)

Author : happyhanna (@hannavoo)

Lenght : *chaptered

Genre: Romance

Cast: Kang Min Hyuk

Sunny SNSD

Note: Mian FF ini lama di post lanjutannya, maklum seret ide hahaha. nah biar ga lama dan jadi curhat langsung dah baca nih ff jangan lupa koment. Karena ini bulan puasa jadi ceritanya ga aneh-aneh kok, ga yakin oh ya ini part terakhir karena author mau bikin ff lain jadi ya sudah yang ini segini dulu ya…. check this out dah🙂

****

Sunny tersadar dibalik selimut tebalnya. Matanya mengerjap membiasakan pada cahaya disekitarnya. Ia terdiam, ia berusaha mengingat sesuatu.

“bukankah tadi malam aku di jemput? Kenapa aku sudah ada di hotel?” sunny berfikir

“kau sudah bangun?” terdengar suara  seorang namja disebelahnya. Tepatnya seorang namja yang sekarang sedang memeluknya.

“KYAAAAAAA” sunny berteriak.

“stttttt” kata minhyuk sambil meletakan telunjuknya dibibir sunny.

“ap…apa yang kau lakukan di…disini” Tanya sunny sambil menjauh dari minhyuk

“aku juga tidak tau” kata minhyuk polos

“ah! Aku menjemputmu ditaman pinggir kota, lalu kau ketiduran di mobilku, aku tidak tega membangunkanmu yang sedang pulas. Dan aku membawamu kesini” cerita minhyuk

“lalu, kenapa kau juga disini? Bukannya kembali kekamarmu”

“aku terlalu lelah, jadi setelah mengantamu kemari aku rasa aku langsung tertidur disini” tapi minhyuk bisa merasakan sorot tidak percaya dari mata sunny.

“kau masih tidak percaya? Lihat kan bajumu masih utuh. Bajuku juga. Sungguh aku tidak melakukan apa-apa. Menyentuhmu saja hanya saat menggendong mu kesini.” Minhyuk meyakinkan.  Tapi sunny masih terdiam. Matanya mengarah pada tangan minhyuk yang memeluknya. Minhyuk langsung melepaskan pelukannya.

“ya sudah kalau begitu aku kembali kekamarku dulu. Mian kalau membuatmu panic dan bingung” kata minhyuk lalu berlalu menuju kamarnya sementara sunny masih diam di ujung tempat tidur.

“ah minhyuk” panggil sunny sebelum minhyuk hilang dibalik pintu

“ne?”

“gomawo sudah menjemputku, kalau tidak ada kau mungkin aku masih tertidur diluar sana” kata sunny

“gomawo, tidurlah lagi, kau pasti masih lelah” minhyuk tersenyum dan hilang dibalik pintu. Sunny kembali ka atas tempat tidur dan menarik selimutnya. Lalu tangannya menjalar ke samping tubuhnya, hangat tubuh minhyuk masih terasa disitu. Dan senyum mengembang di ujung bibir mungilnya.

***

Pagi-pagi sunny sudah berdandan cantik sekali, entah kenapa hari ini ia ingin terlihat lebih cantik dari biasanya. Setelah yakin semuanya sempurna sunnypun keluar dari kamarnya, dan disaat yang bersamaan minhyukpun keluar dari kamarnya.

“selamat pagi” sapa minhyuk.

“selamat pagi” sapa sunny lagi

“wow kau cantik sekali hari ini” kata minhyuk sambil memerhatikan sunny dari ujung kaki keujung kepala. Sunny yang dipuji menjadi salah tingkah dan wajahnya merona.

“sarapan yuk, aku lapar” kata sunny tapi saat ia akan melangkah minhyuk menarik tangan sunny lembut dan membawa sunny kepelukannya.

“kau tau, tadi malam aku sangat mencemaskanmu. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku kalau sampai terjadi sesuatu yang membahayakan” kata minhyuk. Sunny mematung mendengar kata-kata minhyuk, ditambah ia bisa mendengar detak jantung minhyuk dengan tempo yang sangat cepat.

“se khawatir itukah?” Tanya sunny pada minhyuk

“ya, aku sangat khawatir, aku hampir mati gara-gara terlalu mencemaskanmu” kata minhyuk sambil membelai rambut sunny yang masih ada dalam pelukannya

“kenapa kau mengkhawatirkan aku?” Tanya sunny

“sepertinya karena aku ingin selalu melihatmu, tidak mau jauh darimu” kata minhyuk. Lalu minhyuk mengecup kening sunny, sunny tidak melakukan perlawanan. Sunny merasa nyaman dengan perlakuan minhyuk yang maish dalam batas sopan.

Merasa sunny tidak melakukan perlawanan minhyukpun sedikit mendorong sunny ke tembok dan perlahan minhyuk mencium bibir sunny cukup lama.  Sampai sunny perlahan mendorong tubuh minhyuk.

“kenapa?” Tanya minhyuk

“ini di lorong hotel dan aku tidak mau ada yang melihat” kata sunny. Lalu minhyuk membuka pintu kamar sunny dan melirik sunny

“kalau didalam?”Tanya minhyuk polos, sunny tertawa

“sudah, ayo sarapan” kata sunny menarik tangan minhyuk.
***

“kau mau kemana?” Tanya minhyuk saat melihat sunny membawa cameranya dan berjalan menuju lobby

“berkeliling” jawab sunny. Lalu minhyuk mengambil camera dari tangan sunny dan dengan tangan yang satunya ia menggandeng tangan sunny.

“ayo aku temani” kata minhyuk. “ aku tidak mau kau hilang lagi” kata minhyuk, sambil tersenyum

“aku bukan anak kecil minhyuk, lagipula aku hanya ingin ke pantai didepan sana” tunjuk sunny

“tidak bisa, pokoknya harus aku temani. Kau mau lihat aku gila lagi karena kau hilang?”

“memang apa pedulimu, kalau aku hilang kau tinggal cari asisten baru saja” kata sunny

“aisssh kau tidak tau kemarin aku hampir mati menunggumu disini” kata minhyuk kesal, yeoja ini masih meragukan dia. Sunny menaikan alis menatap minhyuk, lalu ia mengalihkan pandangan pada hamparan pasir putih didepannya.

“kesana yuk, pemandangannya bagus” sunny menarik tangan minhyuk dan duduk dikursi yang ada dipantai.

“2 hari lagi kita pulang” kata minhyuk

“lho? Bukannya kita disini akan lebih lama?” Tanya sunny

“rencananya memang masih lama, tapi kemarin appa ku menelepon. Ia bilang tugas kita disini sudah selesai. Semua urusan sudah beres dan kita sudah diperbolehkan pulang” kata minhyuk. Sunny sedikit mendengus

“wae?”

“padahal aku masih ingin disini lebih lama” kata sunny

“aku juga, jarang kita bisa berlibur ke sini, kalau sudah di Seoul pasti akan sibuk sekali” sunny mengangguk tanda setuju pada minhyuk.

“aku kan belum banyak melihat tempat ini” kata sunny sambil memainkan cameranya.  Minhyuk tersenyum dan ia mengacak-acak poni sunny.

“kau tau, apa yang appa aku bilang?” Tanya minhyuk

“apa?”

“ia bilang, pulang dari sini aku harus membawa calon yeojacinggu” kata minhyuk

“kalau begitu, kau tidak bisa pulang lusa, kau kan belum dapat yeoja cinggu” kata sunny

“tentu saja bisa, aku kan pulang bersama denganmu” kata minhyuk. Sunny mengerutkan dahi tidak mengerti.

“ah!maksudmu kau akan menyuruhku menjadi yeoja cinggumu? Pura pura begitu?” Tanya sunny menebak maksud minhyuk

“aisshhhh babo” kata minhyuk, wajah sunny langsung cemberut mendengar minhyuk memanggilnya babo. Minhyuk menraik tangan sunny dan mengenggamnya.

“aku akan membawamu pada appa ku sebagai yeoja cinggumu sungguhan” kata minhyuk, sunny menatap minhyuk tidak percaya.

“mwo?” sunny berusaha meyakinkan dirinya

“ne, saranghaeyo sunny” kata minhyuk. Sunny hanya diam ditempat mulutnya sedikit menganga. Minhyuk yang gemas melihat ekspresi sunny langung menutup mulut sunny dengan bibirnya.  Sunny tidak menghindar. Ia malah semakin terbuai dengan kahangatan minhyuk.

“jadi?” Tanya minhyuk setelah sedikit menjauh dari sunny

“hmm?”

“kau mau jadi yeoja cingguku?” Tanya minhyuk sambil menggengam tangan sunny sedikit lebih kuat. Sunny tersenyum dan mengangguk, semburat merah muncul . minhyukpun ikut tersenyum.

Perlahan tapi pasti minhyuk merengkuh kedua pipi sunny dan menatap mata sunny dalam, ia pun mencium bibir mungil sunny.

“saranghae” kata minhyuk pada sunny.

 

***

2 Tahun Kemudian

 

Sunny bangun di,usim panas yang sama, ditempat yang sama. Pulau Jeju. Hanya saja sekarang statusnya berbeda, ia telah resmi menjadi istri seorang Kang Min Hyuk

Sunny turun dari tempat tidur membiarkan Minhyuk tetap tertidur lelap. Ia mengenakan kimono tidurnya dan berjalan menuju balkon. pemandangan pantai langung dari kamar President Suite Room ini langsung memanjakan mata Sunny. Ia melipat kedua tangannya menghirup udara pagi dalam-dalam. Matanya tertuju pada gazebo kacil dipinngir pantai, tempat minhyuk manyatakan cinta padanya 2 tahun yang lalu.

“Sunny….Sunny….” panggil minhyuk sedikit panic saat tidak menemukan Sunny disampingnya

“Wae?? Aku disini chagia “ kata sunny

“ternyata kau tidak hilang” kata minhyuk. Ia pun bangkit dari tempat tidur dan mendekat kearah Sunny, lalu minhyuk memeluk tubuh mungil Sunny dari belakang, dan meletakan dagunya di pundak sunny

“Sedang menikmati sun rise ya?” Sunny mengangguk.

“Kau tahu matahari itu sepertimu, selalu ceria dan cerah. Aku yakin itu alasan appa dan omma mu memberimu nama Sunny” kata Minhyuk

“Kau menggodaku lagi?” Tanya sunny. Minhyuk tertawa

“Tidak, aku berkata jujur” sesaat mereka menikmati pagi cerah mereka di hari ke tiga bulan madu mereka.

“aku ada hadiah untukmu” bisik minhyuk

“hadiah? Lagi?” Tanya sunny

“iya, hadiah, lagi”

“kau tidak puas memberiku banyak hadiah huh? Kau memberiku rumah mewah diseoul, memberikan orang tuaku rumah juga, sekarang apa lagi? Kau disampingku saja itu sudah cukup membuatku lebih dari bahagia” kata sunny. Tapi minhyuk menunjuk sesuatu

“lihat pantai itu? itu sekarang menjadi miliku. Dan hotel ini juga resmi menjadi milikmu” kata minhyuk. Sunny hanya menatap minhyuk dengan pandangan tidak percaya

“iya, hotel ini, dan pantai didepan sana sudah jadi milikmu jagi” kata minhyuk.

“minhyuk, ini berlebihan” kata sunny

“tidak ada yang berlebihan untuk yeoja yang akan selamanya hidup bersamaku” kata minhyuk. Perlahan ia mendekat dan mengecup bibir sunny.

“gomawo, untuk semuanya…saranghae” kata sunny dan merengkuh wajah minhyuk.

 

—-END—-

 

 

9 thoughts on “Summer (Part 3 -End-)

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s