[AuthorLepas] Songfic ‘Love Story’

Author: Noname~~

Rating: G

Length: Oneshot

Genre: Romance

Cast:

  • Jung Yonghwa as himself
  • You as Kim sooki

Other Cast: Sulli & Krystal f(x), Taemin & Minho SHINee

Disclaimer: my own plot

Note: first Songfic. Mianhae kalo gaje dan kesan buru2 *emang buru2 soalnya* padahal sih cast utamanya mau Jonghyun tapi berhubung beda umur author sama Jonghyun cuman 4 tahun kepaksa deh Yonghwa yg gantiin*

******************************************************

 

16 Mei 2008. 19.00 KST

Sooki P O V

Hari itu ketika aku masih duduk dikelas 3 SMP tepatnya dimalam saat pesta perpisahan sekolah kami, Busan Junior high school. Kepala sekolah menyewakan sebuah gedung untuk acara ini.

O iya, perkenalkan aku Kim Sooki siswi kelas 3 SMP di Busan JHS dan lulus tahun ini. Aku bukan orang yang mudah berteman dengan orang lain dan saat ini aku sedang menunggu teman-temanku dibalkon gedung… Ya aku terlalu cepat datang.

We were both young when I first saw you
I close my eyes and the flashback starts
I’m standing there on a balcony in summer air

Disaat aku terlalu bête menunggu teman-temanku di-bawah-depanku terparkirlah sebuah mobil hitam dan tak lama kemudian turunlah seorang lelaki paruh baya dan seorang pemuda kupikir umurnya saat ini adalah 20 tahun. Lelaki paruh baya itu adalah kepala sekolahku dan pemuda itu…. Mungkin anaknya.

Mereka berjalan masuk dan tanpa diduga pemuda itu menengok keatas-kearahku dan…. Tersenyum. Manis sekali. Aku tak tau aku membalas senyumnya atau tidak karna saat itu aku terlalu…. Gugup.

“Hey!” seseorang mengejutkanku.
“aaah! Sulli lo ngagetin gue!” jeritku.
“hahah mian~ sendirian aja?” tanyanya.
“iya kenapa?”
“ngenes banget sih lo. Makanya punya pacar dong,” ejek Krystal yang tiba-tiba muncul dibelakang Sulli.
“ngejek jangan kebangetan gitu dong,”
“heheh mian. Eh sul lo ngajak Taemin kan?” Tanya Krystal.
“iya kenapa?”
“gapapa biar Minho ada temen heheh,”
blablablablablablablablabla~ Bermacam acara telah kami lewati sampai dipuncak acara… Berdansa.
Sulli mengajak Taemin, Krystal mengajak Minho begitu pula dengan teman-teman yang lain. Aku sendirian ditengah orang-orang yang mulai sibuk dengan pasangannya.

See the lights, see the party, the ball gowns
See you make your way through the crowd
And say hello, little did I know

“Hai!” panggil seseorang dibalik kerumunan.
aku menengok kearah suara itu dan.
“sendirian? Boleh ku temani?” tanyanya.
“ergh…”
“o iya aku yonghwa putra bapak kepala sekolah (?) kamu yang dibalkon tadi kan?” tanyanya.
“iya aku yg dibalkon tadi,”
“ku temani ya? Kamu bisa dansa kan?” tanyanya lagi.
aku mengangguk, “aku tidak terlalu mahir,” jawabku.
dia tersenyum, “nanti terbisa kok,” dan kemudian mengulurkan tangannya dan…….. kami berdansa.

Dari kejauhan aku bisa melihat Sulli dan Krystal surprise melihatku dengan seorang….. lelaki.

***

22.00 KST. Pesta berakhir.

“aku antar pulang ya?” Tanya yonghwa.
“ga perlu. Aku bisa naik bis,” jawabku.
“bareng aku kalo gitu. Ga baek anak cewek pulang malem takut kenapa-napa,”
“appa kamu gimana?”
“kan ada supir,”
aku mengangguk menggiyakan. Ga mungkin bangetkan akunya nyiain kesempatan pulang diantar sama cowok ganteng anak kepala sekolah pula. Lumayan banget apalagi kalo ntar dianya suka trus nembak trus jadian! Pikiranku kacau untuk saat ini kupikir aku lebih baik diam.

OTWT my home by bus.
“o iya aku belum tau nama kamu,”
“eh? Belum ya?”
“iya~ kamukan belon nyebutin nama kamu,”
“ohh, namaku Sooki. Kamu sekolah ato kuliah?” tanyaku.
“aku kuliah di Seoul,”
“biar ku tebak umur kamu 21 kan?”
“aku terlihat setua itu kah?” yonghwa balik nanya.
“ehm kupikir seperti itu,”
Blow fish yonghwa muncul, “aku baru 19 taun juga,”
“masa? Tapi kok kamu dewasa gitu ya? Mungkin karna kamu pake jas kali ya?”
blablablablablablablabla~
“udah punya pacar?” Tanya Yonghwa tiba-tiba.
“erh? Belum,”
“mau ga jadi pacar aku?”
“ehh?” aku ga salah denger kan? Yonghwa nembak aku? Kok kesannya terlalu cepet ya? Dia becanda kali? Aku heboh sendiri.
“gimana? Mau ga?” tanyanya lagi.
“ehh aku……”
“engga ya? Yaudah gapapa deh,”
“bukan gitu…. Aku bingung aja, ga terlalu cepet apa? Lagian kan kita baru kenal, trus kenapa harus sama aku? Kan masih banyak temen-temenku… cantik-cantik pula,”
“hahahahahahah,”
“kenapa ketawa? Lucu ya?”
“mian mian… kamunya polos banget deh. Denger ya kenapa aku suka kamu karna kamu itu special. Kenapa aku buru-buru karna aku takut kedahuluan orang lain. Lagian kalo emang udah suka kenapa harus ditunda?” Yonghwa tersenyum dan mengenggam tanganku. “gimana? Mau ya?” tanyanya lagi.
aku mengangguk. Ku pikir tidak ada salahnya buat dicoba.

Blablablablablablablabla~

You were throwing pebbles
And my daddy said stay away from Juliet
And I was crying on the staircase
Begging you please don’t go

Depan rumahku tepatnya Teras.

“gomawo,”
“ga manggil aku oppa ato yeobo?” Tanya yonghwa.
“harus secepat itukah?”
“heeh, kamukan udah jadi pacarku,”
“gomawo oppa, aku masuk ya, kamu hati-hati dijalan,”
“aku mau ketemu appa-mu,”
“ngapain?”
“kamu ngobrol sama siapa?” Tanya appa yang sudah ada didepanku.
“aku ehrg ngobrol erggg aku…..”
“annyeong ahjussi~ aku yonghwa pacarnya Sooki,”
“he pacar?” appa mengernyitkan dahi.
Aku bingung harus berbuat apa. Appa melarangku berpacaran selama aku masih bersekolah karna akan mengganggu konsentrasi belajarku.
“bukannya aku tidak mengijinkan kamu berpacaran?” Tanya appa kepadaku.
Aku tidak tahu harus berbuat apa. Appa menyuruh Yonghwa pulang dia menurut saja ingin rasanya aku mencegahnya tapi aku tidak berani dengan appa. Akhirnya kuputuskan untuk masuk ke-kamar.

Kamar

Mianhae Yonghwa-ssi

Send. Deliver. Sms pertamaku untuk Yonghwa.
drttt

Ne gwaechana. Kenapa tidak memanggilku oppa? Apa karna masalah tadi?

 

Ah kupikir begitu, aku tidak berani dengan appa.

 

Kamu mau putus gitu?

 

Bukan gitu.

 

Trus?

 

Gimana kalo backstreet?

 

Oke jagi. Ga tidur? Udah malem loh

 

Ne aku mau tidur. Jumuseyo

 

Jumuseyo :*

***

17 Mei 2008 08.00 KST

Pagi *bangun tidur* @ kamar

1 Message

From : Yong Oppa

Annyeong jagi. Hari ini sibuk ?

 

Aku ga sibuk, kenapa oppa?

Send

Jalan yuk ntar aku jemput

 

Appa gimana?

 

Iya juga ya – –a  kalo aku jemput didepan komplek gimana?

 

Boleh deh. Jam berapa?

 

09.00 KST. Oke?

 

Oke.

 

Tak lama kemudian.

“appa, eomma aku berangkat!” seruku.
“kemana?” Tanya eomma.
“jalan sama Sulli sama Krystal,” jawabku.
“ne, jjaljayo~”

***

Depan Komplek

Romeo, take me somewhere we can be alone
I’ll be waiting, all there’s left to do is run
You’ll be the prince and I’ll be the princess
It’s a love story, baby, just say yes


“oppa! Sudah lama?” tanyaku.
“ah- aniyo, aku baru sebentar kok, Kajja,”
“emangnya mau kemana?”
“jalan-jalan. Mumpung hari minggu princess,”
“eh? Princess?”
“iya. Kamu putri aku pangerannya,”

***

 

So I sneak out to the garden to see you
We keep quiet ’cause we’re dead if they knew
So close your eyes, escape this town for a little while

25 Mei 2008 00.00 KST. @ balkon kamar

From : Yong Oppa

Kamu ga tidur?

 

Eh kok tau sih? Aku kan ga bilang –a

 

Ya iyalah tau. Liat dong kebawah

 

“oppa? Apa yang…..?”

Yonghwa menaruh telunjuk dibibirnya pertanda agar aku diam. Dia membuka pagar rumahku perlahan agar tidak ketahuan appa. Kemudian celingak-celinguk entah mencari apa sampai akhirnya dia bertanya.

“tangga ada dimana?” tanyanya.
“ada dikebun sebelah kanan,” tunjukku.

Yonghwa mengacungkan kedua jempolnya dan bergegas menggambil tangga dan naik kebalkon kamarku.

“oppa? Kau…..”
“aku kenapa? Salah ya? Aku kan kangen kamu jagi,”
“engga sih, takutnya ketahuan sama appa,”
blablablablablablablablablablabla

Krek pintu kamar ku dibuka seseorang.
“kau berbicara dengan siapa?” Tanya appa.
“appa,” “ahjussi,” seruku dan Yonghwa bersamaan.

Yonghwa bergegas kembali ketangga dan turun. Sialnya diketinggian 2meter Yonghwa kehilangan keseimbangan (?) dan terjatuh ketanah disusul tangganya.

Aku dan appa panik. Kami berlari keluar untuk melihat keadaan Yonghwa.

“gwaechana?” Tanya appa pada Yonghwa.
“pinggangku sakit,” jawab Yonghwa heran.

Tidak hanya Yonghwa dan aku, eomma yang baru datang ke TKP pun heran.
Appa membantu Yonghwa berdiri dan mengajaknya masuk.

@ ruang tamu

“bukan maksudku untuk melarang kalian bertemu tapi aku hanya tidak ingin Sooki tidak focus sekolah karna laki-laki. Kau mengertikan?” Tanya appa pada Yonghwa.
“ne ahjussi- mianhae,”
“kau juga Sooki, kenapa kau tidak menurut pada appa?” Tanya appa.
“mianhae appa,”
“Yonghwa. Kau tau kan bertamu terlalu malam itu tidak baik. Kenapa masih kau lakukan?”
“mianhae, aku ingin berpamitan dengan Sooki. Besok aku akan kembali ke Seoul untuk kuliahku, tadinya aku ingin mengucapkan lewat telpon tapi kupikir itu sama sekali bukan lelaki jadi kuputuskan untuk datang menemuinya,”
“baik lah. Maaf diterima,” jawab appa.

“oppa kau akan meninggalkanku?” tanyaku sambil berbisik.
“ne. Jaga dirimu baik-baik,” jawab Yonghwa.
“apakah kau akan kembali kesini?”
“tentu saja. Aku akan kembali setelah menyelesaikan kuliahku,”
“baiklah kalau itu keputusanmu. I’ll wait for you,”

***

3 Tahun berjalan dengan sangat lambat. Sekarang aku sudah lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah. Aku mencoba mendaftar di Universitas di Seoul tapi aku gagal dan akhirnya kuputuskan untuk kuliah di Busan saja.

Setiap malam aku selalu teringat ketika Yonghwa akan pergi. Aku tidak pernah mendapat kabar darinya lagi. Dia tidak pernah membalas sms dan menjawab telpon dariku.

I got tired of waiting wondering if you were ever coming around
My faith in you was fading  when I met you on the outskirts of town
And I said : Romeo save me, I’ve been feeling so alone
I keep waiting for you but you never come
Is this in my head, I don’t know what to think
He knelt to the ground and he pulled out a ring
And said  : Marry me, Juliet, you’ll never have to be alone
I love you and that’s all I really know
I talked to your dad, you’ll pick out a white dress
It’s a love story, baby, just say yes

Sampai akhirnya disuatu sore aku, Sulli-Taemin dan Krystal-Minho berjalan-jalan mengelilingi Busan (?)  awalnya aku menolak untuk ikut karna aku takut menganggu mereka. Tapi Sulli memaksaku untuk ikut.

Tepatnya ketika kami keluar dari Toko Es Krim (?) seseorang memanggilku.

“Sooki!”

Refleks kami berlima menoleh kearah suara itu. Masing-masing dari kami mengeluarkan ekspresi yang berbeda-beda (?)

Sulli dan Krystal ‘ loh dia itu kan…?’ sedangkan Taemin dan Minho ‘siapa dia? Temannya sooki ya?’

Aku sendiri ‘kau? Akhirnya….’

 

“sooki kau tidak mengenaliku?” tanyanya lagi.
aku menggeleng, “oppa… Yong oppa Akhirnya kau pulang,”
“ne. bagaimana kabarmu?”
“baik, kau sendiri?”
“aku baik… neomu geuriwo,” bisiknya.
“ehm.. kalian selamat bernostalgia. Kita jalan duluan ya,” celutuk Krystal.
“aa..” belum sempat aku menjawab mereka berempat sudah menjauh meninggalkan kami berdua.

“aku tidak tau ini pantas ditanyakan atau tidak. Apakah kau menungguku?” tanya Yonghwa.
Aku mengangguk, “ne aku menunggumu. Seperti yang sudah ku katakan sebelum kau pergi,”
“gomawo, bisakah kita menemui appa dan eommamu sekarang?” tanya Yonghwa lagi.
“untuk apa?”
“melamarmu…. Saranghae Sooki.”

 

*seriusan gaje! Padahal pengen aku bikin lebih dramatis tapi aku lagi buru-buru jadi begini deh Songficnya. Mianhae kalo jelek J

 

3 thoughts on “[AuthorLepas] Songfic ‘Love Story’

  1. biasanya cewek yg agresif *masa*, di sini malah Yong..

    dikirain ga ngehubung-hubungin sooki gara2 di seoul punya yg baru. asik deh dilamar..

    ga gaje kok, nice ff ^^

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s