School of Love : Boyfriend part 1

SoL: Prolog and Cast | SoL: Newbie

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja. Psstt (ngaku) plot FF ini diadaptasi saat author sekolah jaman SMA dulu.

Note :  Jangan lupa ninggalin koment

Sejuk udara pagi setelah semalam turun hujan mengiringi langkah  Sayumi menyusuri jalan  tanah setapak samping hutan kecil yang membelahkota. Bukan jalan umum biasa namun ini adalah jalan pintas menuju sekolah yang tadi ditunjukan pamannya. Jika melalui jalan umum rutenya memutar dan lebih jauh. Memang sih jalan pintas ini rada2 sepi tapi dengan suara kicau burung dan gemersik daun2 kesunyian ini seolah tak berarti.

♫♪ .. dasar kau keong racun, baru kenal kok ngajak tidur … ♫♪

Sayumi berdendang riang dengan suara sembernya lagu dangdut yang kmaren didonlodnya dari utub gara2 penasaran knapa lagu itu masuk TTWW sambil sesekali melompat2 kecil (kebiasaan berjalan setengah berlari ky anak author #plak gak usah curhat thor).

♫♪ .. dasar kau keong racun … dasaaarrr siaalll … ♫♪ dendangan Sayumi terputus saat kaki kirinya terperosok lubang yang tak dilihatnya.

“ Aisshh .. kemarin baju yang kotor, sekarang kaos kaki dan sepatu. Aarrgghhhh betapa malangnya nasibku iniiiiiii … “ omel Sayumi panjang pendek sambil menghentakkan kaki kirinya yang belepotan lumpur.

“ Eheemmm … makanya kalau jalan nggak usah sambil nyanyi. Suara jelek gitu bikin burung2 yang diatas pohon sono tuh pingsan.” guman pelan seseorang di belakang Sayumi.

“ Kau ????.” tunjuk Sayumi saat menoleh dan mendapati wajah dengan bibir nyengir setengah mengejek.

“ Anyeong Yumi…. Masih ingat namaku ?.” dan cengiran itu berubah jadi senyum lebar saat melirik kaos kaki dan sepatu Sayumi yang berlepotan lumpur.

“ Aigoo .. kau kotor sekali. Ck ck ck yeoja cantik tapi jorok .” tegur namja ini sambil geleng-geleng kepala. PLETAAAKK Miki spontan melayangkan tangannya.

“ Adaaww .. knapa jitak gue sih ?. Sakit tau.”

“ Shinie yaaa. Aku nggak akan lupa sama namamu Lee Jung Shin dan awas kalau kau ngatain aku jorok.” JungShin cuman bisa manyun sambil mengelus jidatnya yang kena jitak Sayumi.

“ Rumahmu dekat sini juga ya ?.” tanya Sayumi

“ Ne, .. “ jawab JungShin singkat. Keduanyapun berjalan beriringan dan sesekali Sayumi menghentak2kan kakinya.

“ Kau mau pakai kaos kakiku ?.” tawar JungShin setengah ragu. Sayumi menghentikan langkah dan menatap namja jangkung di sampingnya.

“ Kau kesekolah membawa kaos kaki cadangan ?.” Sayumi balik naya, heran.

“ Ne, karena hari ini aku dapat jatah piket di rumah kaca. Makanya aku bawa kaos kaki cadangan karena Lumpur rumah kaca juga lumayan banyak.” Sayumi menaikkan alisnya tanda tak mengerti maksud JungShin.

“ Aku ikut exskul botani yang salah satu tugasnya adalah merawat tanaman di kebun sekolah dan rumah kaca. Dan kau tahu sendri semalam turun hujan, pastinya tanah akan berlumpur padahal aku jatah piket hari ini.” JungShin menjelaskan panjang lebar.

“ Oo begitu yaa…Kukira kau termasuk namja yang aneh karena bawa cadangan kaos kaki.” kata Sayumi blak blakan. Setahu dia kalau bawa cadangan baju atau kaos sih biasa. Ini kaos kaki ?

“ Mau kupinjami ?.”

“ Hmm tapi nanti kalau kaos kakimu kotor bagaimana ?.”

“ Nanti aku pas piket akan hati2 dech biar nggak kena lumpur.” JungShin meyakinkan Sayumi.

“ Oke dech. Mana ?.” senyum Sayumi mengembang lebar saat JungShin menyodorkan sepasang kaos kaki yang di ambilnya dari tas.

“ Duduk saja dipagar situ … “

“ Eh mana bajuku ? Kau bawa juga tidak ….?.” tanya Sayumi tiba-tiba dan langsung terdiam megingat baru kemarin JungShin membawa pulang baju kotornya. Masa pagi ini sudah kering. Nggak mungkin lah.

“ Bawa, … apakah kau mau ganti baju sekalian ?.”  tanya JungShin sambil nyengir geli melihat mata Sayumi yang melotot kearahnya. Mana mungkin ganti baju di jalan begini.

“ Nanti saja di sekolah. Ntar kau dapat pemandangan gratis.” sungut Sayumi disambut tawa JungShin.

“ Kau orangnya ternyata lucu juga Shinie .” kata Sayumi setelah mengganti kaos kakinya dan mulai berjalan menyusul JungShin.

“ Masa sih ?.” jawab JungShin sambil terus berjalan menuju arah sekolah. Sayumi menaikkan alisnya

“ Yaaa … aku serius tahu .”

“ Ah kaukanbaru mengenalku sehari. Nanti dech kalau kau sudah banyak kenal dengan teman yang lain. Komentar mereka tidak akan sama dengan pendapatmu barusan tentang aku .”

“ Ooohh begitu yah ?.” Sayumii penasaran. JungShin anggukkan kepala sambil terus berjalan dengan bibir tipis tersenyum.

 

***

 

“ Ketua .. nih kukembalikan bajumu.” kata Sayumi sambil mengangsurkan baju seragam yang lipatannya agak amburadul di muka JongHyun saat namja itu baru saja duduk.

“ Cuci dulu baru kau kembalikan bajuku.” Jawab JongHyun acuh.

“ Wah tidak bisa ketua. Aku nggak terbiasa nyuci baju sendiri. Lagipula bukan kesalahanku kalau bajuku kotor dan harus meminjam bajumu. Nih … “ Sayumi masih tetap menyodorkan baju di muka JongHyun.

“ Cuci dulu !!.” kata JongHyun sedikit keras yang membuat beberapa pasang mata menoleh kearah mereka. Jam pelajaran pertama memang belum mulai namun siswa sudah banyak yang duduk di bangkunya masing2.

“ Hmm .. begitu yah. Aku tak mau mencucinya dan kau tak mau menerimanya. Baiklah ketua. Kubuang saja baju ini.” Sayumi melempar baju JongHyun keluar kelas lewat jendela. Suara kesiap tertahan melihat perbuatan Sayumi yang dengan santainya berbalik menuju mejanya.

“ YAAA .. kau berhenti.” teriak JongHyun kaget campur kesal melihat perbuatan Sayumibarusan.

“Adaapalagi ?.” Sayumi menengok sedikit sambil menaikkan sebelah alisnya.

“ Ambil bajuku …. “

“ Aachh sudahlah ketua, kau ini memang aneh. Tadi baju itu tak mau kau terima, sekarang aku kau suruh mengambilnya. Ambil saja sendiri.” jawab Sayumi cuek. JongHyun menatap kesal, raut wajahnya memerah menahan amarah namun tak bisa berkata apa-apa.

 

“ Biar kuambil Hyun.” kata Onew sambil sigap berlari keluar kelas, kalau mau ngikutin tuh baju lewat jendela jelas nggak mungkin karena kelas mereka ada di lantai 2.😛

“ Ciihh dasar yeoja gila gak punya sopan santun .” komentar HyunAh sedikit keras dan di iya kan beberapa yeoja lain. Sayumi yang mendengar hanya menoleh dan menaikkan sebelah alisnya tanpa membals komentar itu.

“ Hmm lagi–lagi dia menaikkan sebelah alisnya. Hari ini sudah 3 kali aku melihatnya dan kalau di lihat agak lucu wajahnya kalau sedang begitu. Tapi jika di perhatikan lagi, manis juga yeoja satu ini “ guman JungShin dalam hati sambil terus memperhatikan Sayumi

Entah seperti ada telepati, Sayumi menoleh kebelakang dan mendapati JungShin tengah menatapnya. Dengan senyum lebar  Sayumi mengerdipkan satu mata disambut senyum tipis JungShin. Tanpa disadari ada yang memperhatikan moment itu dengan penuh tanya.

***

 

“ Kau lihat tadi dia mengerdipkan mata pada JungShin ?.” tanya Sandara pada HyunAh yang sedari tadi hanya mengaduk-adauk jangjamyunnya.

“ Tentu saja HyunAh melihat, aku juga melihatnya kok. Berani benar itu yeoja mendekati JungShin. Dan kau lihat juga JungShin si manusia es itu tersenyum. Kalian dengar TERSENYUM … “ Jessica menekankan kata terakhir dan mulutnya langsung terkatup saat HyunAh meletakkan sendoknya dengan keras.

“ Huuhh bisa-bisanya dia mendapat perhatian JungShin.” Sandara dan Jessica hanya diam memandang sahabatnya yang sedang kesal ini.

Kantin siang ini terasa hiruk pikuk tapi percakapan itu menembus kuping JongHyun yang duduk tak jauh dari meja mereka bertiga.

“ Knapa Hyun ?.” tanya Onew melihat JongHyun mengetuk ketuk garpunya di pinggir piring.

“ Gwecana hanya lagi mikirin klub kita. Sebentar lagi ada kompetisi sementara kita kekurangan personil cewek.” Onew nyengir lebar.

“ Itu tugasmu sebagai ketua klub. Tapi bukankah yeoja yang ikut klub kia banyak. Masa gak ada satupun yang pantas mewakili klub kita ?.”

“ Banyak sih banyak, tapi mereka gabung di klub kita hanya untuk ngecengin Hyun doangkan. Kita semua tahu itu.” sela Yoseob. JongHyun hanya nyengir mendengar komentar Yoseob dan dalam hati membenarkannya.

Yeoja-yeoja di klubnya hanya sekedar iseng ikut tapi tak berpotensi apa-apa. Ingin rasanya mengusir mereka tapi terbentur aturan seolah jika anggota kurang dari 20 orang maka klub akan di tutup.

Dan jika klub itu berada di 3 besar kepemilikan anggota maka akan dapat bantuan dana dari sekolah. Lumayankanbuat ngehandel anggaran klub. Sampai saat ini klub yang di pimping JongHyun masih di posisi 3 besar di bawah klub sepak bola dan basket yang tentu saja dimanapun anggotanya pasti banyak. Nggak mungkinkanmain bola dengan hanya 5 orang.

***

“ Ottokhe Shin, jika bulan ini kita tak dapat 1 anggota lagi, maka Botani akan di close oleh Yong.” keluh KyuHyun sang ketua klub.

“Kok nanya ke gue sih hyung. Ketuanyakansitu bukan sini .” wusss pletak sepatu bot nyaris membetur kepala JungShin.

“ Yaaa .. nyaris saja tau.” gerutu JungShin menatap sepatu bot yang tergeletak di tanah dan Kyu secara berganti-ganti.

“ Huaahh kenapa susah banget sih nyari satu orang saja.” KyuHyun menggaruk2 kepalanya yang nggak gatal. JungShin angkat bahu kembali asyik menyemai bibit anggrek untuk di pisahkan di pot besar dan tak menanggapi ocehan sang Ketua karena percuma saja toh dia juga nggak punya jalan keluarnya.

Botani, klub yang sedari dulu sepi peminat. Hari gini ada yang suka berkebun ? adalah nonsense. Bisa di lihat siswa yang bergabung di klub botani hanya sekedar memenuhi kewajiban mengikuti  exskul bagi siswa. Tapi buat JungShin hanya klub ini yang menjauhkannya dari hiruk pikuk siswa. Klub yang tenang untuk menyendirikannggak mungkin bicara dengan tanamankan?.

“ Kleekk “ pintu rumah kaca terbuka dan

“ Anyeong … ada orang disini ?.”

“ Huuaaaa angreknya indah sekaliiiii … “ jerit seseorang membuat keheningan rumah kaca terbelah. KyuHyun menatap yeoja yang baru saja masuk itu dengan tatapan heran.

“ Cari siapa dan ngapain kau kemari ?.”

“ Waduuhh galak banget. Ahjussi angrek ini namanya apa ?.” tanya yeoja itu tak menggubris pertanyaan Kyu.

“ Itu angrek bulan … “

“ Kalau yang merah bintik-bintik kuning ini apa …. Aigoo yang pink ini cantik sekali” JungShin berdiri dari balik deretan pot, penasaran siapa yang datang karena jarang sekali siswa masuk ke rumah kaca kecuali anggota klub. Dan di lihatnya seorang yeoja sedang mendekatkan hidungnya di kuntum bunga angrek sementara Kyu berkaca pinggang.

“ Kalau yang dua itu silangan angrek bulan juga. Tapi nggak begitu harum. Yang harum itu tuh yang pojok putih dengan bunga kecil. Angrek Merpati namanya.”

“ Yang ini ?.” tanya yeoja itu sambil menunjuk pot di pojok JungShin anggukkan kepala dan menahan seyum melihat yeoja itu mengendus-endus kuntum angrek merpati.

“ Dia memanggilku ahjussi emang tampangku sudah tua ya ? ….. Nuguya ?.” tanya KyuHyun saat JungShin menghampirinya.

“ Siswa baru di kelasku. Namanya Sayumi.”

“ Waahh bisa nih .” KyuHyun mengepalkan tangannya penuh semangat. JungShin menatap sunbaenya heran.

“ Maksudmu apa hyung …. Heii hyung kau mau ngapain ?.” tanya JungShin heran melihat tingkah KyuHyun yang tiba-tiba mengaduk karung pupuk kandang. Dan cengiran lebar tampak di wajah KyuHyun saat jemarinya menjepit seekor cacing tanah.

“ Shiroo Hyung jangan ….” cegah JungShin sadar apa yang akan di lakukan Kyu saat menghampiri yeoja yang sedang asyik mengendus-endus angrek itu. Tapi terlambat …

“ Haii .. kau pasti suka ini juga.” kata Kyu menepuk bahu Sayumidan saat yeoja itu berbalik Kyu menempatkan cacing tepat di muka Sayumi.

“ Huuuaaaaaaa … lucuunyyaaaaa, boleh kupegang ?.” Sayumi merebut cacing dari tangan Kyu

“ Waaahh begitu gemuknya. Kau pasti kalau di sate enak, tapi hari ini aku sedang tak berminat makan cacing. Kau kutaruh di pot saja.” Sayumi mengaduk-aduk tanah dalam pot dengan jarinya dan meneletakkan cacing itu yang dengan segera menyelinap di bawah tanah.

“ Uuhukkss uhukkss .” JungShin menahan tawa melihat raut wajah Kyu. Sate cacing ? hedeehh kayak gak ada makanan lain aja nih.

“ Selesai .. dimana tempat cuci tangan. Aahh itu disana.” Sayumibergegas ke bagian belakang rumah kaca tanpa menggubris Kyu yang menatapnya dengan mulut ternganga. JungShin tak kuasa menahan tawa

“ Yeoja gila. Sate cacing ?.” kata Kyu bergidik ngeri.

“Adayang lucu ya ?.” tanya Sayumisaat bergabung

“ Aniyo .. hyung hanya heran mendengar sate cacing .”

“ Ohh itu. Aku juga pernah makan sate belalang, dadar laron malah waktu di aku ke china ada yang jual sate kecoa segala. Sayangnya aku belum sempat mencobanya.”

“ Hueekkss stopp stopp .” Kyu pura-pura muntah. JungShin tersenyum lebar

“ Apa yang kau lakukan disini ?.” tanya JungShin.

“ Hmm iseng saja. Karena jika kubilang aku merindukanmu rasanya kau juga nggak akan percayakan?.”

“ Waaaahh. Kau yeoja cingunya Shin ?.” tanya Kyu kaget. Sayumi tak menjawab hanya mengerdipkan matanya dengan jenaka.

“ Kalau begitu sudah kuputuskan. Kau akan jadi anggota kami yang ke 20. Dan sekarang kuserahkan piket hari ini pada kalian berdua. Aku pergi dulu, nggak mau aku jadi obat nyamuk disini.” kata Kyu sambil menjabat tangan Sayumi dan beranjak pergi.

“ Mwoo apa maksudnya tadi ?.” tanya Sayumi heran menatap punggung Kyu yang hilang di balik pintu kaca.

“ Klub kami kekurangan satu anggota agar klub kami tak ditutup, dan kau mendapat kehormatan dari ketua kami untuk jadi anggota ke 20. Maukan… Klub kami ini santai kok, jarang ada kegiatan dan hanya merawat tanaman di sekolah saja. Mau ?.” tawar JungShin

“ Yaah boleh lah. Aku juga belum dapat klub. Kalau hanya mengaduk-aduk tanah begini sih aku juga mampu. Heheehe .” JungShin tersenyum melihat raut wajah pasrah Sayumi yang tak nampak tertekan itu. Yeoja yang manis gumannya.

***

“ Waeyo ?..” tanya JungShin risi saat MinHyuk yang duduk di sisinya terus menatap.

“ Kudengar dari Kyu sunbae, kau sudah punya yeoja cingu ?.”

“ Hmm .. ?.”

“ Aisshh jawab dong jangan ngeles dech. Kyu sunbae kemarin bilang padaku saat ketemu di perpus.” JungShin tak menjawab pertanyaan MinHyuk dan kembali asyik menyalin cacatan di papan tulis.

“ Benarkah itu. Kau sudah punya yeoja cingu ?.” MinHyuk menaikan suaranya membuat suasana kelas saat istirahat yang semula ramai menjadi hening.

“ Aishh apaan sih “ JungShin menutup bukunya dan ngeloyor keluar kelas.

“ Yaa Lee JungShin ….. Kyu sunbae bilang kau pacaran dengan Sayumi.” teriakan MinHyuk menghentikan langkah kaki JungShin

“ Mwooo???.” sontak suara koor bergema di kelas. Dan di muka kelas JungShin berhadapan dengan Sayumi yang baru saja masuk dan sepertinya mendengar teriakan MinHyuk barusan. Keduanya berpandangan tanpa mengucap satu kata. Hanya binar mata Sayumi yang berkilat tajam seolah menyimpan sejuta kata.

 

 

tbc

22 thoughts on “School of Love : Boyfriend part 1

  1. ea jungshin si manusia es sebentar lagi bakal meleleh karna sayumi.
    ceritanya seru eon~

    sayumi teh saha? yg di chapter lalu Miki deh kalo ga salah

    • @mpebb .. semula cast Fujimoto Miki tapinya setelah eon brosing lagi ternyata dia udah merit .. yahh jadinya eon ganti Sayumi Michishige yg notabene juniornya Miki di GB Japan MOMUSU

  2. Khamsahamnida readerss sudah ngerelain waktu untuk baca n koment #halaahh resmi amat …🙂

    lanjutannya segera posting dech

  3. Pingback: School of Love : Boyfriend part 2 | ffcnblueindo

  4. Pingback: School of Love : Boyfriend part 3 | ffcnblueindo

  5. huaaahhh akhirnya tayang juga sekuel SoL ini …
    On .. emang sate cacing ada ? .. hiiihh authornya jorok … hehhehe *cando lho🙂
    ditunggu lanjutannya .. tp jangan lama2 ya

  6. Pingback: School of Love : Boyfriend part 4 | ffcnblueindo

  7. Pingback: School of Love : Boyefriend part 5 (end) « ff CNBLUE indo

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s