[AuthorLepas] Who’s That Boy? [chapter 4]

Author            : Vivit (@vivit_dwinovita)

Rating             : PG

Length            : Chaptered

Genre             : Romance, friendship, family

Cast                : 1. Lee Jonghyun CNBLUE

                          2. Im Yoon-ah (Yoona) SNSD

Other cast       : 

  • Jung Yonghwa CNBLUE
  • Jung Krystal F(X)
  • Seo Juhyun (Seohyun) SNSD
  • Lee Jungshin CNBLUE
  • Lee Jinki (Onew) SHINee
  • Im Seulong 2AM

 

Disclaimer      : Cerita ini asli karya saya, muncul begitu saja di otakku hehe. Beberapa part sedikit terinspirasi dari teenlit-teenlit yang saya baca. Bukan plagiat, karena saya hanya terinspirasi dan menggunakan imajinasi saya dalam menulis ff ini (bahasaku tinggi ya haha)

Note                : Buat readers yang penasaran sama siapa Krystal? dichap ini akan dijelaskan identitas dia hehe. Oh ya di chap ini akan dibuat agak panjang dikit, moga readers ga bosen. Jangan lupa komen y??

*************************************************************

 

AUTHOR POV

Jonghyun pergi meninggalkan taman, Yoona pun juga pergi dari taman berlawanan arah dengan Jonghyun. Langkah kaki Yoona begitu berat, hati dan pikirannya masih kacau, walaupun dia sedikit lega karena sudah mengungkapkan isi hatinya pada Jonghyun tapi tetap saja dia sedih. Sedih karena dia merasa cintanya tak terbalaskan, air matanya masih tetap saja mengalir di pipinya. Dia memasuki rumahnya dengan langkah pelan, untung saja kedua orang tuanya sudah tidur, dan oppanya sedang sibuk mengerjakan tugasnya di kamar, jadi mereka tidak akan mengetahui kenapa mata Yoona bengkak.

Yoona merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, dia menangis sejadi-jadinya malam itu, meluapkan semua emosinya, rasa kekecewaannya.

******************************************************************************

Pip pip pip pip pip

Alaram di kamar Yoona berbunyi dan ternyata jam menunjukan jam 07:00 pagi. Yoona segera mengambil jamnya di meja, lalu membuangnya sembarangan, mumpung hari ini hari libur, dia ingin bermalas-malasan, menangis semalaman membuatnya lelah.

KREKK Seulong membuka pintu kamar Yoona yang tidak terkunci, dia memasuki kamar adiknya berniat membangunkan adiknya.

“Yoona ya! bangun ini sudah jam berapa, kenapa hari ini kau malas-malasan”. Seulong menarik selimut yang menutupi seluruh tubuh adiknya itu.

“ahhhh, oppa aku lelah, aku mau tiduran dulu” jawab Yoona malas dan menarik selimutnya kembali.

“aku tidak mau tau, 15 menit lagi kau harus turun, kita makan bersama, setelah itu terserah kau kalau mau bergulung-gulung di tempat tidur lagi”. Seulong langsung meninggalkan kamar Yoona.

Yoona akhirnya terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan segera mandi, dia harus mencuci mukanya agar matanya tidak tampak kalau habis menangis.

DRRRRRRRRRRTTTTTTTTTTTTTTTT

Selesai mandi handphone Yoona bergetar, ada sms masuk, dia segera mengambil handphone yang diletakkan di atas meja.

From: Lee JongHyun

‘Jangan lupa jam 10 datang ke café yang ada di depan sekolah kita. Aku dan Krystal menunggumu.’

Yoona segera membuang begitu saja handphonenya di atas kasur.

“ kenapa dia harus mengajakku ketemuan lagi, bersama Krystal pula, apa dia sedang meminta bantuanku, karena orang tuanya tidak menerima Krystal?” tanyanya pada dirinya sendiri.

Selesai makan bersama keluarganya, Yoona langsung saja menuju ke ruang TV, memencet-mencet (?) remote dengan malas, tidak ada acara TV yang bagus untuk di tonton. Dia juga membolak-balik majalah-majalah dan Koran yang ada di depannya, tidak ada yang menarik baginya. Dia melihat jam ditangannya, ternyata sudah jam 09.40 , dia menarik nafasnya

“kenapa jamnya cepat sekali berputar seh” kesalnya. Dia langsung mengambil tasnya di kamar dan berpamitan pada keluarganya. Dia tidak mau diantar oleh Seulong, dia berkilah ingin merasakan naik bis sekali-kali.

******************************************************************************

Bus yang dinaiki Yoona turun di halte dekat sekolah Yoona, dia turun dan berjalan menuju café dengan sangat pelan. Dia sengaja mengulur-ngulur waktu. Yoona menarik nafas panjangnya ketika langkah kakinya sudah berada di depan pintu café, dia juga melihat Jonghyun dan Krystal yang duduk bersebelahan.

“anyeyong, maaf telat aku tadi naik bus jadi agak lama” sapanya pada mereka dan langsung duduk di hadapan mereka.

“gwenchana, mau minum apa” Tanya Jonghyun manis sekali.

“orange juice saja”

Jonghyun segera memesankankan minumannya pada pelayan dan 5 menit kemudian minuman itu sudah ada di mejanya.

“Ada apa? Apa yang mau kalian bicarakan denganku?” kata Yoona datar.

“Bukan aku, tapi dia yang mau membicarakan sesuatu padamu” tunjuk Krystal pada Jonghyun.

“aku bingung harus mulai dari mana”

“terserah kau saja mau memulai dari mana” jawab Yoona cuek, sambil menyeruput orange juicenya. Jonghyun menarik nafas panjangnya.

“Yoona-ah maafkan aku jika selama ini aku terlalu bersikap dingin padamu, sebenarnya aku tidak bermaksud untuk bersikap seperti itu padamu. Aku akan menjadi gugup saat dekat denganmu, maka dari itu aku memilih diam saat bersamamu” jelas Jonghyun.

“Kenapa kau bisa gugup dekat denganku, aneh”

“Aku gugup karena aku, a. a-ku menyukaimu” katanya lirih. Yoona tersedak mendengar pernyataan Jonghyun barusan, dia tidak menyangka Jonghyun akan mengatakan itu.

“Mwo? Kau jangan bercanda Jonghyun-ah. Kau jangan merasa bersalah karena kemarin aku mengutarakan perasaanku padamu.”

“Aku serius Yoona-ah, aku benar-benar tertarik padamu sejak saat aku mengantarmu pulang dari pesta sekolah. Aku semakin menyukaimu sejak kita ternyata teman satu kelas, dan rasa sukaku berubah menjadi cinta saat aku tau bahwa orang tuaku mengenalkan diriku padamu”

“jinjayo? Aku tidak percaya. Kalau kau mencintaiku, lalu Krystal bagaimana?” Tanya Yoona sedikit kesal. Dia berfikir bahwa Jonghyun sedang mempermainkannya.

“Aku? Aku kenapa eonnie?”  Tanya Krystal bingung.

“bukannya kau dan Jonghyun saling mencintai? Atau jangan-jangan kalian masih belum mengungkapkan rasa cinta kalian?”.

Krystal semakin bingung dengan penjelasan Yoona. Krystal menoleh pada Jonghyun ingin meminta penjelasan dari Jonghyun, apa maksud ucapan Yoona. Jonghyun menarik nafasnya dalam-dalam

“Inilah kenapa aku menyuruhmu untuk ikut dalam pertemuan kali ini Krystal-ah. Sepertinya terjadi salah paham diantara kita”

“Maksudmu apa Jonghyun-ah?”

“saat tadi malam kau mengungkapkan isi hatimu padaku, kau menyangkanya kalau hatiku untuk Krystal kan? aku merasa ada kesalah pahaman di sini, makanya aku juga mengajak Krystal di sini, jadi biar semuanya jelas” jelas JongHyun panjang lebar.

“Bhuahaahahahaha, oh jadi eonnie berfikir aku dan Jonghyun oppa ada hubungan special? Bhuahahahaha” Krystal tidak henti-hentinya tertawa, Yoona yang melihatnya jadi tambah bingung.

“Lalu kalau bukan hubungan special, hubungan seperti apa dong? Jonghyun pernah bilang padaku kalau alasannya pindah ke Seoul High School adalah karena kau Krystal. Apa maksudnya itu?” Tanya Yoona sedikit kesal.

“Sepupu” jawab Krystal santai sambil menahan tawa.

“mwo?”

“ne, kami adalah sepupu. Memang benar alasanku pindah ke Seoul High School adalah karena Krystal. Aku baru di Seoul, aku juga seedikit pemalu, makanya aku memilih SMA yang sama dengan Krystal, jadi di SMA baruku nanti, aku punya orang yang aku kenal”

“tapi marga kalian beda, makanya aku tidak kepikiran kalau kalian sepupu”

“Ummaku namanya Lee HyeWon, adalah adik kandung appanya Jonghyun oppa yaitu Lee ShinChul, marga kami beda karena appaku bermarga Jung” (autor mengarang bebas nama orang tua mereka, jadi jangan dianggap beneran).

“owh jadi kalian beneran sepupu, aku pikir kalian pacaran, karena saat pulang sekolah di hari pertama Jonghyun pindah, kalian langsung berpelukan”

“memang tidak boleh ya Eon, kalau sepupu saling berpelukan”. Yoona hanya bisa tersenyum polos mendapat pertanyaan dari Krystal.

“Saat pertama kali aku mengantarmu pulang saat pesta malam itu, aku mulai tertarik padamu, sepanjang perjalanan aku terus berfikir mencari kata-kata yang pas untuk berkenalan, aku ingin tahu siapa namamu, aku bahkan ingin meminta nomer handphonemu saat itu, tapi aku tidak punya keberanian, aku takut kau menganggapku sebagai pria agresif, karena itulah sepanjang perjalanan aku hanya diam. Dan saat kau sudah turun dari mobilku, aku merutuki diriku sendiri, karena tidak berhasil berkenalan denganmu, aku merutuki diriku sendiri karena aku menyia-nyiakan kesempatan, karena belum tentu aku akan bertemu lagi denganmu”. Jonghyun menarik nafas panjang dan meminun minumannya.

“Jinjayo? Lalu bagaimana perasaanmu saat kita ternyata satu kelas”

“Tentu saja aku sangat bahagia, aku tidak menyangka Tuhan mendengar doaku untuk bertemu lagi denganmu. Saat pulang sekolah, diparkiran aku bertemu Krystal, dan saat itulah aku bertanya banyak tentang dirimu dan aku juga menanyakan hubunganmu dengan hobae kita yang bernama Jungshin, kau tampak akrab dengannya, aku berfikir kalian ada hubungan khusus, maka dari itulah aku bertanya pada Krystal”.

“Jadi kau bertanya-tanya tentangku pada Krystal?” Tanya Yoona sedikit ragu.

“ne, dan Krystal menjelaskan padaku bahwa Jungshin  menyukaimu sejak dulu tapi kau hanya menganggapnya sebagai dongsaeng saja. Krystal juga menjelaskan kalau sebenarnya banyak yang naksir padamu tapi kau menolak mereka, Krystal juga bilang kalau kau ini orangnya baik, humoris, loyal dan polos, aku tambah menyukaimu ketika krystal menjelaskan semua itu padaku.”

Yoona yang mendengar penjelasan Jonghyun tidak bisa henti-hentinya tersenyum.

“Krystal-ah, kau baik sekali, maafkan aku jika selama ini aku sedikit kesal padamu”. Kata yoona penuh senyum sambil memegang tangan Krystal.

“Aku kan memang baik eon hehehe. Cinta memang aneh ya, eonnie yang menurutku sempurna dimataku, malah super jealous padaku hehehehe”

“Aku juga, aku begitu cemburu saat kau dekat dengan Jungshin dan aku begitu cemburu melihat kau saat itu di jemput oleh namja lain, aku bertanya pada Krystal siapa namja itu, tapi Krystal tidak tau, aku berfikir bahwa kalian ada hubungan khusus, aku sudah mau menyerah, tapi Krystal malah memarahiku karena aku menyerah sebelum mencoba”

“Jung Yonghwa maksudmu?. Aish kau ini belum mengetahui dengan pasti hubunganku dengan Yonghwa saja, kau sudah menyerah, kau  payal” kata Yoona kesal.

“mianhaeyo, aku memang payah. Kata Krystal kau tidak dekat dengan namja, tapi tiba-tiba ada namja yang dating menjemputmu dan kalian begitu akrab, jadi aku pikir pasti ada sesuatu diantara kalian”.Jonghyun menyeruput minumannya lagi, membasahi tenggorokannya yang kering lalu lanjut bercerita lagi.

“Aku menuruti kata Krystal, aku tidak akan menyerah mendapatkanmu, aku ingin lebih dekat denganmu, tetapi aku tidak ada keberanian karena itulah aku mengajak Krystal ke kantin, aku ingin melihatmu di kantin, tapi karena aku malu, makanya aku mengajak Krystal”

“owhhh… tapi saat itu kau senyum-senyum saat Krystal bicara denganmu, memangnya apa yang kalian bicarakan?”

“saat di kantin mataku tidak luput memandangimu dari belakang, Krystal menggodaku karena itulah aku jadi senyum-senyum sendiri dan wajahku memerah”

“oh ternyata. Aku cemburu berat melihatmu saat itu tersenyum seperti itu pada Krystal. Mood ku langsung buruk melihatnya, karena itulah istirahat kedua aku tidak mau ke kantin, aku memilih ke Perpus biar tidak bias melihat kalian berdua”

“wuahhh, eonnie sepertinya kau  begitu cemburu padaku ya?”

“sangat. Sangat cemburu Krystal”

“istirahat kedua aku melihatmu di perpus, lagi-lagi aku mengajak Krystal sebagai alas an biar bisa bertemu denganmu. Krystal menolak karena dia tidak suka pergi ke Perpus, tapi aku memaksanya, Aku berjanji padanya bahwa nanti di Perpus aku akan mempunyai keberanian untuk mengobrol lebih jauh dengnmu, tetapi saat bertemu denganmu di perpus aku—–‘”

“malah tidak bisa berbicara apa-apa dan menyia-nyiakan kesempatan untuk yang kesekian kalinya” kata Krystal memotong kalimat Jonghyun yang belum selesai diucapkan.

Flashback

“oppa kau ini kenapa seh, susah sekali kau untuk berbicara dengan Yoona eonnie” Tanya Krystal sedikit kesal sesudah Yoona meninggalkan mereka berdua.

Jonghyun hanya bisa menggaruk-garuk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.

“Mianhaeyo Krystal-ah, aku benar-benar gugup ketika dekat dengannnya. Mulutku rasanya susah sekali untuk terbuka, aku tidak bisa mengatakan apa-apa ketika dekat dengannya.”

“aishhhh kau alas an terus oppa, lama-lama aku bosan jika kau terus-terusan seperti ini. Kau ini namja tapi tidak jantan sama sekali” Krystal berjalan meninggalkan Jonghyun engan wajah Krystal.

“Krystal ini bukan masalah jantan atau tidak, tapi saat kau jatuh cinta maka itulah yang kau rasakan” Jelas Jonghyun sambil mengejar Krystal”

“Oppa aneh, kalau oppa terus-terusan bersikap tidak gentle seperti ini, lebih baik oppa pakai rok saja dan siap-siap menyesal melihat yeoja yang oppa cintai jatuh kepelukan namja lain”

“ya! Jangan bilang seperti itu, jebal, bantu aku, aku butuh bantuanmu” pinta Jonghyun memelas.

Flashback End

“owh jadi seperti itu, apakah kalian tau aku semakin kesal setelah melihat kalian di Perpus”

“mianhae eonnie, ini semua karena ketidak gentle-an Jonghyun oppa. Dan yang membuatku tambah kesal lagi adalah ternyata saat pulang sekolah saat kami melihat eonnie dijemput lagi oleh Yonghwa oppa, dia langsung berubah pikiran lagi, dia bilang padaku kalau katanya dia benar-benar akan menyerah mendapatkan eonnie, padahal sebelumnya dia memohon-mohon bantuanku agar bisa membantu kalian lebih dekat” cerita Krystal sedikit kesal.

“Pulang sekolah saat melihatmu dijemput oleh Yonghwa hyung lagi, pikiranku benar-benar kacau, ditambah lagi saat pulang ke rumah, orang tuaku ingin mengajakku untuk dikenalkan pada putri temannya, aku benar-benar kesal, tapi aku tidak bisa menolak kemauan orang tuaku. Tetapi aku tidak menyangka kalau yang ingin dikenalkan padaku adalah kau. Aku benar-benar bahagia malam itu saat tau yeoja itu adalah kau, aku berharap kau adalah jodohku”

“Setelah itu Jonghyun oppa langsung menelfonku eon, dia menjelaskan kalau ternyata dia dikenalkan dengan Eonnie malam itu, dia bilang padaku kalau ini kesempatan besar baginya” tambah Krystal.

“Tetapi kenapa saat perkenalan malam itu kau begitu dingin, bahkan saat kau menjemputku keesokan harinya untuk berangkat sekolah bersama kau malah tidak mengucapkan sepatah katapun” Tanya Yoona sedikit memanyunkan bibirnya.

“aku kan selalu gugup dekat denganmu, aku terlalu hati-hati, aku takut salah bicara dan menyinggung perasaanmu, aku takut nanti kau akan marah padaku kalau aku salah mengucapkan sesuatu”

“itu hanya ketakutanmu saja Jonghyun-ah, kau ini! Memang aku ini tampak seperti orang yang mudah marah dan tersinggungan kah?” Yoona mendengus kesal dan menyeruput orange juice di depannya.

“lalu kenapa kau saat pulang sekolah, kau malah mengajak Krystal pulang bersama kita, dan kalian bicara begitu akrab dan mengabaikanku? Apa kau berencana untuk membuatku cemburu agar kau mengetahui sebenarnya perasaanku padamu seperti apa?” Tuduh Yoona pada Jonghyun.

“Aniyo. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku mengajak Krystal agar suasananya tidak jadi kikuk, aku bisa bicara banyak dengan Krystal karena itulah aku mengajaknya”

“tapi tetap saja, oppa tidak bisa bicara banyak dengan eonnie, dia terlalu gugup, dasar aneh” sambung Krystal.

“Jadi kau benar-benar mencintaiku?”Tanya Yoona ragu.

Jonghyun membalasnya deengan senyum manisnya, Jonghyun menghampiri Yoona, dia duduk di kursi disebelah Yoona. Tangan Jonghyun merengkuh pundak Yoona, lalu mencium pucuk kepala Yoona. Wajah Yoona bersemu merah saat Jonghyun mengecup kepalanya.

“ehem, ehem, ya! Berhentilah, ini tempat umum” kata Krystal menggoda mereka.

“wae? Tidak boleh? Aku kan hanya mencium keningnya saja, atau kau mau melihat ini” Goda Jonghyun pada Krystal, dia memandang Yoona dengan tatapan menggoda, dia memegang dagu Yoona dengan telunjuknya, berusaha mendekatkan wajahnya dengan wajah Yoona.

“Ya! Apa yang kau lakukan?” Yoona melepas telunjukJonghyun dan menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah. Jonghyun tidak bisa menahan tawa melihat ekspresi Yoona.

“oppa, kau ini menyebalkan. Kemarin kau suruh bicara dengan Yoona eonnie saja susahnya setengah mati, alasannya guguplah dan lain sebagainya, sekarang kau mencium pucuk kepala Yoona eonnie tidak ada gugup-gugupnya sama sekali, baahkan kau semakin menggodanya, ckckckckck”

“hahahaha aku kan hanya bercanda saja, mana mungkin aku mau melakukannya di depanmu, iya kan jagi?” kata Jonghyun sambil mengerlingkan matanya pada Yoona. Yoona begitu kaget mendengar Jonghyun memanggilnya dengan sebutan ‘jagi’, dan jantungnya berdetak lebih cepat ketika Jonghyun mengerlingkan matanya, dia langsung beralih menyeruput minumannya, mengalihkan pandangannya agar Jonghyun tidak menyadari, bahwa sekarang wajahnya sudah seperti udang rebus (?).

******************************************************************************

Jonghyun dan Yoona pulang bersama setelah dari cafe, Jonghyun menyuruh Krystal untuk pulang sendiri, Krystal sedikit kesal dengan tingkah sepupunya itu, tapi dia memakluminya.

“Kita mau kemana” Tanya Jonghyun ketika sampai di mobilnya.

“Terserah kau saja”

“Aku antar kau pulang saja” kata Jonghyun sambil menghidupkan mesin mobilnya.

“wae? Kenapa harus mengantarku pulang, apa kau tidak mau jalan-jalan dekatku?”rajuk Yoona.

“Di rumahmu kita kan bisa berduaan juga, sekalian untuk member tahukan pada keluargamu, sejauh mana hubungan kita” Jonghyun tersenyum manis, tangan kanannya menggenggam erat tangan Yoona, sedang tangan kirinya aktif menyetir.

******************************************************************************

YOONA POV

Kami tiba di rumahku, aku melihat rumahku sepertinya rame, pasti teman-teman Seulong oppa sedang berada di rumahku. Aku dan Jonghyun masuk ke dalam rumahku dan ternyata benar, aku disambut oleh makhluk (?) paling anehdi dunia ini, siapa lagi kalau bukan si Jinki.

“Anyeyong cantik”

Aku berlalu dihadapannya, dan Jonghyun mengikutiku di belakang.

“anyeyong, kau pacar Yoona kah?” Tanya Jinki pada Jonghyun. Jonghyun hanya membalasnya dengan senyuman.

“apakah kesempatanku sudah ditutup” kata Jinki oppa menggodaku.

“Sudah sejak dulu aku menutupnya” kataku galak.

“kau galak sekali. Jonghyun-ssi lebih baik kau tinggalkan yeoja galak ini, di kampusku banyak sekali Yeoja yang cantik, sexy dan tidak galak” kata Jinki oppa pada Jonghyun. Aku langsung menjitak kepalanya dan langsung memelototinya.

“aku suka yeoja galak kok hyung hehe, semakin dia galak, semakin manis dan membuatku semakin cinta” kata Jonghyun menghampiriku lalu menggenggam tanganku erat.

“cieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee” kata Seulong oppa dan temannya serempak, aku semakin malu saja.

“wuah sepertinya hubungan mereka berkembang lebih jauh hyung, kau harus segera menikah sebelum didahului dongsaengmu” goda Yonghwa, yang semakin membuat wajahku memerah.

DRRRRRRRRRRRRRRRRRRRTTTTTTTTTTT

From; Jungshin

‘Noona, kau ada di rumah kan? Aku dan Seohyun akan ke rumahmu untuk mengembalikan buku’

Reply To: Jungshin

‘ne, aku ada dirumah, aku tunggu kalian berdua’

Sent

10 menit kemudian

“anyeyong” sapa Seohyun dan Jungshin bersamaan. Aku menyuruh mereka masuk.

“wuah ternyata kau Seohyunnie. Sedang apa kau kemari?” Tanya Yonghwa

“aku bersama Jungshin mau mengembalikan buku pada Eonnie”

“wuah ada yeoja cantik rupanya. Yoona-ah apa kau tidak berniat mengenalkanku padanya” Kata Jinki oppa, yang tiba-tiba ikut nimbrung bersamaku dan teman-temanku ini.

“Ya! Kau ini tidak bisa melihat yang bening-bening dikit” kata Seulong.

“Jinki imnida, kau?”

“Seohyun imnida”

“Seohyun  apa kau punya majalah otomotif?” Tanya Jinki dengan pertanyaan anehnya.

“mianhae, oppa aku tidak punya, aku tidak suka otomotif”

“kalau nomer handphone pasti punya kan?”

Aku menjitak kepalanya, dan memandangnya dengan galak.

“Jangan ganngu temanku. Pergi sana” Seulong dan Yonghwa oppa pun menarik tangan Jinki oppa dan mengajaknya ke ruang TV.

“mainhae Seohyun-ah, dia memang sedikit tidak waras, tapi dia baik kok, dia memang suka usil kok”

“hehe gwenchana eonnie”

“noona ini bukunya, gamshamnida. Kita pergi dulu”

“kenapa mau pergi, baru juga 5menit”

“Kami berdua mau mengerjakan tugas kelompok di rumah teman, jarak rumahnya 200 meter dari rumah eonnie, jadi sekalian deh kita mampir ngembalikan buku”

“baiklah, hati-hati. Semoga tugas kalian selesai ya?” kataku sambil mengantarkan mereka di depan gerbang.

Aku memasuki rumahku kembali dan sedang melihat namja-namja itu asyik bermain play station.

“Mereka sudah pulang, sebentar sekali” Tanya Jonghyun padaku.

“ne, mereka akan langsung ke rumah temannya untuk mengerjakan tugasnya.”

Setelah 15 menit sibuk bermain playstation dengan mereka, Jonghyun pamit pulang padaku. Aku mengantarnya menuju mobilnya. Aku melipat ke dua tanganku dengan wajahku sedikit ditekuk.

“wae? Aku berbuat salahkah? Kau marah padaku?”

“Kau bilang di rumah mau berduaan dan berbicara banyak denganku, tapi ternyata tidak”

“mianhaeyo, suasana tidak mendukung, lain kali yah”. Jonghyun merengkuh kepalaku dan mengecup keningku.

Aku masih saja kesal, aku benar-benar ingin berduaan dengan dia tetapi waktu tidak memungkinkan. Tiba-tiba saja Jonghyun memegang wajahku, menatapku dalam penuh cinta dan kelebutan, wajahnya semakin mendekat, kurasakan hembusan nafasnya, dan aku merasakan ada sesuatu yang menempel di bibirku. Ternyata bibirnya sudah mendarat manis di bibirku, dia mencium bibirku lembut, sedikit menghisapnya, lalu dia melepaskan ciumannya.

“Aku pulang dulu, anyeyong” katanya mengelus kepalaku dan masuk ke dalam mobilnya. Sementara tubuhku diam terpaku, aku memegang bibirku

“my first kiss” kataku lirih.

******************************************************************************

Orang tua kami sudah mengetahui bahwa kami berdua pacaran, orang tua kami ingin sekali kami bertunangan, tapi aku dan Jonghyun menolaknya, karena kami akan konsen untuk Ujian kelulusan beberapa bulan lagi.

Hubungan kami semakin dekat sampai saat ini, saat kami berdua baru saja merayakan kelulusan kami dari SMA kami tercinta.

Malam ini keluarga kami mengadakan pertemuan, membahas rencana pertunangan kami, tetapi tidak aku sangka ternyata Jonghyun menolaknya, aku sih menghargai keputusannya, keluarga kami pun menghargai juga keputusannya.

Saat dia mengantarku pulang, aku menanyakan alasannya kenapa dia menolak pertunangan kita. Tapi dia hanya membalas pertanyaanku dengan senyum.

******************************************************************************

Kami tiba dirumahku, aku berniat membuka pintu mobil, tetapi tangannya menahanku.

“mwo?” tanyaku

“aku, aku memutuskan ingin kuliah di USA”katanya lirih.

“mwo? Kau bercanda. Kenapa mendadak kau mau kuliah ke USA, sebelumnya kau tidak pernah membicarakan ini denganku”

“ini tidak mendadak, ini sudah keinginanku dari awal, aku ingin kuliah bisnis di USA, aku juga sudah membicarakannya dengan orang tuaku, saat aku masih sekolah di Busan”

“kenapa kau mau kuliah kesana? Bagaimana dengan hubungan kita?”

“itu adalah impianku Yoona-ah. Dan aku harap kau akan menungguku sekitar 4-5 tahun ke depan?

“4-5 tahun katamu? Lama sekali”

“Jika kau tidak bisa menungguku, aku akan merelakanmu, itulah kenapa aku menolak pertunangan kita, karena aku takut kau tidak sanggup menungguku.”

“Ya! Aku akan setia menunggumu, baiklah ini demi pendidikanmu, aku akan mengizinkanmu” air mataku tidak mampu lagi aku bendung, aku menangis.

Jonghyun merengkuh tubuhku, meletakkan kepalaku agar bersandar di bahunya.

“mianhaeyo, aku juga berat berpisah denganmu, 4-5 tahun akan terasa begitu cepat, dan saat kita bertemu, kita akan langsung menikah.” Jonghyun memegang wajahku, menghadapkan wajahku dengan wajahnya.

“Hatiku sudah terkunci dan hanya kau yang bisa membukanya, karena kaulah yang memiliki kuncinya”

Jonghyun mencium bibirku pelan dan lembut, aku bisa merasakan air matanya juga jatuh bersama air mataku, Bibir kami terus menempel selama 10menit, hanya menempel sambil menangis mengeluarkan rasa perih di hati karena sebentar lagi kita akan berpisah untuk jangka waktu yang cukup lama.

-tbc-

Ayo udah g penasaran lagi ma Krystal kan??? Yang tebakannya benar tentang Krystal siapa??? Yang dah suudzon ma Krystal, buruan minta maaf ma Krystal hahahah.

13 thoughts on “[AuthorLepas] Who’s That Boy? [chapter 4]

  1. sedih~~~~ pas bagian terakhir itu tuh menyayat hati *ngek
    ceritanya seru.. chapter berikutnya ending ya??? semoga endingnya memuaskan.. semangat vit ^^

    ONEW GEBLEK!

  2. huaaaa~ scene terakhir, blm pernah aku temuin di ff2 lain. kereeeeennn!!! untung aku gak tergoda. kalo iya, batallah perjuangan selama sehari ini… yg chapt ini di postingnya cepet ^^ final chap jgn lama2 ya ^^

  3. rempong ni jinki-ah. g insaf2. nae yeobo jdi gombal bgtu. aish,,,, tmbah cute.. >.<
    keren critanya, itu knp burning mw k'USA??
    Cpt bkin ending yg bhagia loh. haha
    *reader byk omong*

  4. jinkiiiiiiii ….. yg lebay si jinki atau authornya yak … kekekeke LOL
    yaahh pisah 4 tahun ? bisa2 ada namja lain yg menggoda nih .. atau jonghyun tergoda yeoja lain ? … ixixixix readersnya cerewet
    di tunggu lanjutannya🙂

  5. akhirnya jonghyun dan yoona jadian juga😀 ~

    ternyata krystal sepupuan sama jonghyun ~

    suka sama part ini karena banyak adegan bahagianya , tapi endingnya sedih ~

    lanjut😀

  6. loh kok? baru jadian harus pisah lagi?
    ooh krystal itu sepupunya toh kirain ….
    jungshin kan jomblo tuh udah kasiin krystal aja #plak
    seulong oppa biar sama jinki *eeeh *readergila

  7. “Hatiku sudah terkunci padamu. Dan hanya kau yang bisa membukanya, karena kau yang memiliki kuncinya.”
    KYA~
    Jonghyun romantis sekaliiiii🙂

    Tapi endingnya sedih.
    Kenapa mereka harus pisah thor?
    Padahalkan baru jadian?😦

    Btw onew kenapa jago banget ngegombalnya hahaha

  8. haa, author bsa bnget nh..
    aqu sih ngiranya emng ada sesuatu antara jonghyun sma krystal, tpi bkan pacaran jga….

    aigoo, my burning ternyata pemalu jga ya, ck

    lanjut lanjut…🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s