School of Love : Boyfriend part 4

 

 

 

 

 

 

SoL:Cast And Prolog | SoL:Newbie  | SoL:Boyefriend part 1 | SoL:Boyefriend part 2 | SoL: Boyefriend part 3

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja. Psstt (ngaku) plot FF ini diadaptasi saat author sekolah jaman SMA dulu.

Note :  Readerssss ….. Jangan lupa ninggalin koment yach

Sinar matahari terasa sangat menyengat namun semilir angin yang berhembus disela-sela dedaunan menghantarkan aroma sejuk yang menentramkan jiwa. MinHyuk berguling diatas rumput mencari posisi yang enak. Kebiasaan rutinnya tiap hari jika jam istirahat kedua Minhyuk lebih suka tidur di halaman belakang sekolah.

ADAAWWWW …..” teriak seseorang mengusik sejenak start mimpi MinHyuk.

“ Apaan sih tumben ada yang ribut-ribut dibelakang sini.” MinHyuk menegakkan badan dan menengok kekiri kanan. Dilihatnya beberapa yeoja berdiri membelakanginya.

“ Apa yang kalian …”

PLAAAKK …. PLAAAKKK .” MinHyuk kaget melihat salah seorang yeoja itu menampar yeoja yang duduk itu.

“ Ah bukankah itu Sandara … HyunAh … Krystal dan SAYUMI ???.” MinHyuk tertegun melihat siapa mereka, terutama Sandara yang tiba-tiba menampar Sayumi.

“ Jangan sekali-kali kau mendekati YongHwa oppa dan JungShin lagi. ARRACHII.” kata Sandara keras. MinHyuk melihat Sayumi tersenyum tipis.

Aigooo jadi ini yang menyebabkan mereka bertiga membully Sayumi guman MinHyuk dalam hati tak habis mengerti. Dasar para yeoja pabo.

“ NEEEE … aku mengerti. Lalu apalagi yang kalian inginkan ?.” jawab Sayumi acuh tak acuh membuat ketiga yeoja itu naik pintam.

“ KAAUU …” HyunAh akan melayangkan tangannya namun keburu di tahan Krystal.

“ Sudahlah HyunAh, kurasa Sayumi sudah mengerti maksud kalian. Kita pergi saja. Kajja ..” ajak Krystal menarik kedua temannya kembali ke kelas meninggalkan Sayumi yang masih duduk di kursi.

 

“ Kau tidak apa-apa ?.” tegur MinHyuk dan langsung duduk di samping Sayumi. Sayumi hanya tersenyum tipis

“ Nggak apa-apa ko MinHyuk.”

“ Ahh bibirmu berdarah .” MinHyuk cepat mengeluarkan saputangan dari sakunya dan mengusap bibir Sayumi perlahan. Desis tertahan keluar dari mulut Sayumi merasakan perih.

“ Aigoo apa yang kalian para yeoja pikirkan. Hanya karena seorang namja saja sampai jadi begini.” kata MinHyuk panjang pendek membuat Sayumi tersenyum lebar.

“ Kau ini bukannya menangis malah cebgar cengir begitu .” omel MinHyuk. Sayumi malah keras tertawa melihat raut muka MinHyuk yang sedang ngomel itu.

“ Hmmm hanya karena seorang namja ya ? Tapi jika namja itu adalah orang yang mereka cintai, aku rasa wajar mereka berusaha mempertahankan miliknya walaupun cara yang dipakai seperti ini.” Sayumi masih tersenyum dan itu menular pada MinHyuk.

“ Kau ini sudah di bully masih saja membela mereka. Kau tidak akan menangis kan…? jika ingin menangis maka kupinjamkan pundakku ini padamu.” kata MinHyuk menepuk-nepuk bahunya dan kedua lengannya terbuka lebar seolah akan memeluk Sayumi. Tawa Sayumi sontak pecah melihat perhatian MinHyuk.

“  Aisshh jidatmu juga berdarah sedikit. Sini kukasih plester, untung aku selalu bawa plester.”

“ Gumawo MinHyuk-ssi kau baik sekali.” Sayumi berdiri dan membungkukkan badan dalam-dalam. Lalu keduanya tertawa keras.

“ Aku nggak yangka Sandara bisa berbuat seperti itu .” kata MinHyuk sambil matanya menerawang jauh ke langit.

“ Memangnya Yong oppa kekasih Sandara … ? dan HyunAh … “

“ Ani .. aniyoo .. YongHwa hyung tidak punya pacar. Dan bukankah JungShin itu pacarmu .. huaaahh kau ada saingan ternyata .”

“ Kau ini masih saja percaya omongan Kyu sunbae jika JungShin pacarku. “

“ Habisnya kalian juga tidak menyangkalnya sih .”

“ Untuk apa kami ribut-ribut hal yang sepele seperti ini. Santai aja lagi Hyuk.” jawab Sayumi ikut memandang langit biru yang bersih itu.

“ Ngomong-ngomong Yong oppa banyak yang naksir ya ?.” tanya Sayumi

“ Bukan banyak lagi … tapi buanyaakkk banget. Malah ada klubnya segala.”

“ Jinjayoo ???. Huaaa ….”

“ Waeyo ..kau mau jadi anggotanya sekalian ?.” Sayumi ngakak tertawa mendengar ucapan MinHyuk.

“ Tanpa jadi anggota klubpun, kalau aku memang ingin Yong Oppa jadi pacarku aku akan berusaha untuk meraihnya … “ MinHyuk menaikkan alis mendengar ucapan Sayumi, satu lagi penggemar YongHwa hyung gumannya dalam hati. Belpun berbunyi tanda jam pelajaran terakhir akan mulai. Dengan santai MinHyuk dan Sayumi berjalan menuju kelas sambil sesekali tertawa.

 

“ Kau tidak apa-apa ?.” tanya JungShin saat Sayumi baru saja duduk di kursinya. Sayumi menoleh kebelakang tempat JungShin duduk.

“ Waeyo …?”

“ Keningmu … “ JungShin menyentuh kening Sayumi yang terbalut plester. Sayumi menarik kepalanya kaget mendapat perlakuan yang lembut dari JungShin.

“ Aku dengar tadi di halaman belakang …. “

“ Gwecana Shinie .. jangan kawatir .” potong Sayumi sambil mengembangkan senyum lebar.

“ Mianhe Yumi, karena aku ….. “ bisik JungShin lirih,

“ Sssttt nggak penting.” potong Sayumi mengibaskan tangan di muka JungShin dan bibirnya masih tetap tersenyum kemudian berbalik dan kembali menekuni bukunya.

JongHyun yang duduk diseberang meja Sayumi hanya memandang dalam diam adegan itu. Berita tentang Sandara yang menampar Sayumi saat jam istirahat siang tadi begitu cepat menyebar. Tentu saja gank yeoja itu yang menghembuskannya. JongHyun hanya heran kenapa Sayumi yang notabene telah mengalahkan Taecyeon, begitu mudahnya di bully Sandara cs, apa yang menahan yeoja itu.

***

Sayumi berjalan perlahan di sepanjang koridor sekolah. Sesekali menoleh kiri kanan saat beberapa siswa yang bergeerombol berbisik-bisik jika dia lewati. Ada yang anehkah di wajahku ? guman Sayumi jengah.

“ Kyaaa .. Yumi .” seseorang menepuk punggung Sayumi hingga yeoja itu terlonjak kaget.

“ Astaga Hyuk jantungku hampir copot tau.” Sayumi mengelus dadanya seolah jantungnya akan benar-benar lepas.

“ Deuuhh salah sendiri jalan sambil melamun… Apa yang kau pikirkan ?.” Tanya MinHyuk menjajari langkah Sayumi.

“ Hmmm … lapaarrr Hyuk.” jawab Sayumi polos sambil menepuk-nepuk perutnya. Bibir Minhyuk mencibir sejenak melihat betapa cueknya yeoja satu ini.

“ Kutraktir makan dech. Kajja ..” ajak MinHyuk dan langsung melesat menuju gerbang sekolah.

“ Jinjayoo .. aiihhh kau memang namja penuh pengertian Hyuk.” senyum lebar tersemat di bibir Sayumi dan setengah berlari dia menyusul MinHyuk

“ Braakk… Bruugghh ” karena buru-buru Sayumi tak melihat jalan didepannya.

“ Mianhe .. mianhe …” kata Sayumi sambil membantu memunguti buku-buku yang berhamburan di hadapannya.

“ Gwecana Yumi , … kau tidak apa-apa.” lembut suara menembus gendang telinga Sayumi.

“ Oppa … ?“ Sayumi menengadah dan mendapati YongHwa tengah menatapnya, lebih tepatnya menatap plester di keningnya.

“ Ehh aku tidak apa-apa kok. Nih buku oppa, aku jalan dulu ya. Anyeong oppa ..” kata Sayumi meletakkan buku yang telah dipungutnya dalam tangan YongHwa dan kembali berjalan menyusul MinHyuk

“ Yumi …” Sayumi menghentikan langkahnya dan berbalik memandang YongHwa

“ Mianhe … “ kata YongHwa. Sayumi tersenyum mengerti kenapa YongHwa meminta maaf

“ Daagg oppa … “ kata Sayumi melambai-lambaikan tangannya dan kembali berjalan sambil melompat-lompat. YongHwa menghela nafas panjang melihat sosok yeoja ceria itu.

 

“ Ini kafe favoritku .” kata MinHyuk sambil membuka pintu kafe dan mengajak Sayumi masuk.

“ Anyeong ahjummaaa … seperti biasa ya ..” kata MinHyuk disambut jawaban dari balik konter oleh seorang ahjumma.

“ Kau mau pesan apa ?.” tanya MinHyuk.

“ Seperti pesananmu saja.” Jawab sayumi menghempaskan tubuhnya.

“ Nanti kau tidak cocok dengan seleraku ..” MinHyuk ragu2.

“ Ah kau ini, aku tidak pilih-pilih makanan kok. Oke.” jawab Sayumi, MinHyuk tersenyum dan memesan satu porsi lagi pada ahjumma.

MinHyuk menatap paras Sayumi yang sedang asyik membuka tutup daftar menu. Merasa ada yang memandang Sayumi menengadahkan wajah dan bertatapan langsung dengan MinHyuk.

“ Ada yg aneh ?” Tanya Sayumi.

“ Nggak .. hanya kalau diperhatikan kau ini ternyata cantik juga.”

“ Plaaaak” buku menu mendarat di jidat MinHyuk.

“ Gombaall … “ Sayumi tertawa geli.

“ Nggak pernah berkaca ya dirimu ini, masa nggak nyadar kalau wajahmu itu cantik..” kata MinHyuk mengelus-elus jidatnya.

“ HUaahhh kau membuatku tersandung Hyuk, eh tersanjung hingga melayang ke langit tujuh.” Sayumi geli mendengar ucapan MinHyuk.

“ Pantas saja YongHwa hyung dan JungShin langsung lengket padamu.” ucap MinHyuk lirih

“ Yaa Yaa .. kau ini, kan sudah kubilang kami hanya akrab saja. Aisshh …,”

“ Atau jangan-jangan kau cemburu melihat kedekatanku dengan mereka  berdua .” goda Sayumi mebuat MinHyuk yg sedang meneguk cola tersedak.

“ Tenang Hyukk .. aku hanya bercanda kok.” kata Sayumi menepuk-nepuk bahu MinHyuk.

“ Ne .. aku memang cemburu melihatnya. Kau anak baru sudah begitu banyak menarik perhatian di sekolah kami.” kali ini MinHyuk serius menatap Sayumi yang ganti tertegun.

“ Jangan bercanda ah.”

“ Serius …. “ hening menyelimuti meja pojok itu. Sayumi yang biasanya jago berkelit kali ini seakan mati kutu. MinHyuk yang dikenalnya suka bercanda tiba-tiba berubah serius begini. Hingga saat pesanan makan mereka datang dan …

“ Huaahhh ini dia, ayo makan .. kajja .” MinHyuk segera menyendok kuah ramyunnya. Sayumi tersenyum tipis melihat perubahan suasana hati MinHyuk yang mendadak ini.

“ Ternyata cuman ini yg jadi makanan favoritmu ?.” Sayumi menunjuk semangkuk besar Ramyun.

“ Kau coba dulu rasanya, baru berkomentar.” MinHyuk menyedot mie yang panjang itu. Sayumipun bersemangat makan setelah mengicipi kuah ramyun yang ternyata benaran enak itu.

 

“ Aigooo …” kata Minhyuk setelah beberapa saat .

“ Wae ..”

“ Kau ini yeoja apa kuli .. cara makanmu … Huaaahhh bersemangat sekali ckckck .” MinHyuk geleng-geleng kepala melihat Sayumi menyesap kuah ramyun langsung dari mangkoknya.

“ Benar katamu Hyuk, ramyun ini enak banget .” Sayumi mengelap bibirnya dengan tisu

“ Cara makanmu persis JongHyun .. .. “

“ JongHyun ketua kelas ?. Kau sering makan bareng dia ?.” tanya Sayumi heran mengapa nama JongHyun disebut-sebut.

“ Sering .. dan kafe ini pun favorit kami.” Sayumi anggukkan kepala saja mendengar penjelasan MinHyuk. Tentu saja mereka pernah makan bareng, bukankah mereka teman satu kelas dan mungkin juga mereka bersahabat dekat.

***

Sayumi berjalan gontai menuju sekolah. Pagi ini saat sarapan Kim sudah ceramah panjang lebar tentang kejadian kemarin di halaman belakang.

“ Arrrgghh tau aja ini Kim soal kemarin mana nyalahin aku lagi.”

“ Harusnya dia juga tahu kalau sebagai anak baru aku nggak mungkin bikin perkara duluan, ini lagi gara-gara namja. Arrgghhh ..” omel Sayumi panjang pendek, apalagi ultimatum pamannya yang akan lapor ke eomma jika ada kejadian macam begini lagi.

“ Dasar tukang ngancam .. huuuhh .” Sayumi masih ngomel sambil menenyepak kerikil kesana kemari.

“ Kau memang punya kebiasaan bicara sendiri ya ?.” Sayumi menoleh dan mendapati JungShin bersandar pada di pagar pinggir jalan.

“ Anyeong Shinie … menungguku ?.” tebak Sayumi. JungShin anggukkan kepala, karena rumah mereka dekat jadi sering bertemu di jalan walaupun Sayumi tidak tahu persis dimana rumah JungShin.

“ Pipimu agak membiru .” kata JungShin sesaat setelah menatap paras Sayumi.

“ Nggak apa-apa Shin .. semalam sudah kuberi salep kok.” JungShin dan Sayumipun berjalan dalam diam.

“ Yumi .. mianhe.”

“ Ah .. lagi-lagi itu. Kan sudah kubilang nggak apa-apa. Lagian bukan salahmu juga kok jika fansmu bereaksi seperti itu. Aihh tak kusangka JungShin yang pendiam ini punya fans fanatic. “ Sayumi mencoba bercanda. JungShin tersenyum lega, semalaman dia tak bisa tidur memikirkan kejadian itu.

“ Aku tidak tahu kenapa Sandara dan HyunAh jadi seperti ini, selama ini kedua yeoja itu baik-baik dan ramah.” JungShin nyengir nggak sungkan.

“ Cemburu bisa membutakan Shinie, itu mungkin yang terjadi pada mereka.”

“ Kau tidak marah pada mereka ?.”

“ Marah sih nggak, kesal banget sih iya. Harusnya kucincang mereka bertiga dan kupacari saja kau dan YongHwa oppa sekalian, biar mereka makin gila .” jawab Sayumi sambil tertawa-tawa geli.

“ Memangnya kau mau berpacaran denganku ?.” tanya JungShin tiba-tiba, tawa Sayumi langsung lenyap mendengarnya.

“ Aaaahhh kau ini, aku kan hanya asal bicara saja.” jawab Sayumi singkat

“ Huaaa kurang 5 menit gerbang di tutup. Kajja Shinie …” Sayumi bergegas lari sambil tertawa2 setelah melirik jam di tangan 6.55 kst. JungShin menghela nafas dan menyusul Sayumi. Pertanyaanku tak kau jawab Yumi guman JungShin dalam hati. JungShin memandanginya yeoja yg berlari didepannya itu dengan tatapan sejuta makna.

 

“ Kau tahu Yumi … “

“ Enggak … “ jawab Sayumi sebelum MinHyuk selesai bicara.

“ Yaaa yaaa aku kan belum selesai ngomong tau.” Sayumi tertawa melihat MinHyuk protes.

“ Kau nanti malam ada acara tidak ?.” tanya MinHyuk sambil tiduran di rumput pada Sayumi yang bersandar di pohon. Halaman belakang sekarang jadi tempat favorit mereka berdua, jauh dari hiruk pikuk.

“ Hmm kau mau ajak aku kemana ?.”

“ Tau aja kalau kau mau kuajak jalan .” senyum Sayumi muncul di bibir. Melihat kekagetan MinHyuk.

“ Mantan dukun.” sahut Sayumi asal nyahut.

“ Nanti malam jam 7 kau kutunggu di depan kafe yang kemarin ya. “

“ Kau mau mengajakku kemana dulu ?.” Tanya Sayumi, masa ngajak jalan tapi nggak tau kemana tujuannya.

“ Pokoknya datang ya. Aku lho.” Kata minHyuk bergegas kembali ke kelas padahal bel masuk belum bunyi.

“ Dasar … kan aku belum tentu setuju datang.” gerutu Sayumi menatap siluet MinHyuk yang menjauh.

 

Sayumi ragu-ragu melangkahkan kaki menuju kafe yang kemarin didatanginya bersama MinHyuk. Baru kali ini dia keluar rumah pada malam hari. Dan sendiri pula. Namun malam minggu begini nggak enak juga sendirian di rumah. Sementara Kim sudah pergi sedari sore, ada acara di kantor walikota katanya. Alhasil Sayumi sendirian bengong.

Semoga MinHyuk masih menunggu guman Sayumi melirik jam di tangan, 7.45 kst padahal janjiannya jam 7. Celingak celinguk Sayumi saat sampai di depan kafe tak didapatinya MinHyuk. Yah mungkin dia sudah pergi kata Sayumi sedikit kecewa.

“ Yumiiii …” panggil MinHyuk yang baru saja keluar dari kafe dan melihat  Sayumi akan berbalik pergi.

“ Kukira kau sudah pergi Hyukie .”

“ Aku barusan beli coffe di dalam. Dan aku  yakin kau akan datang jadi sengaja kutunggu … walau tak kusangka molor 5 menit.”

“ Kita akan kemana ?.” tanya Sayumi

“ Ada dech. Kajja …” Minhyuk menarik tangan Sayumi dan mengajaknya naik bus yang kebetulan berhenti di depan mereka.

“ Jauhkah ?.” tanya Sayumi lagi.

“ Dekat kok .. kau pasti akan suka tempat ini.” jawab MinHyuk masih berahasia. Pemadangan di luar jendela bus lumayan indah. Sayumi memang belum sempat berkeliling kota Seoul semenjak pertama kali menginjakkan kaki di kota ini. Karena kepindahannyapun juga sangat mepet dengan jadwal masuk sekolah. Untuk minta antar Kim jelas nggak mungkin. Jadi Sayumi sangat menikmati lampu2 jalan dan kemeriahannya.

 

“ Disini ?.” tanya Sayumi memandang gedung pencakar langit yang megah itu. Tempat ini sepertinya perkantoran yang digabung dengan komplek apartemen dan bahkan lantai paling bawah adalah sebuah mall. Benar2 gedung yang mewah dan megah guman Sayumi saat memasuki lobby. MinHyuk menyapa beberapa sekuriti yang berjaga menandakan namja itu sering datang kemari. Sayumi hanya mengekor di belakang MinHyuk tanpa banyak bertanya.

Lift terbuka di lantai 10, Sayumi keluar dari lift dengan ragu2. Ini seperti bagian gedung yg digunakan untuk apartemen.

“ Kajja …” MinHyuk menarik jemari Sayumi agar bergegas. Dan saat berhenti di pada salah satu pintu langkah kaki Sayumi terhenti.

“ Disini … ? Tempat apa ini ?.” benak Sayumi penuh tanda tanya dan waspada. Apartemen MinHyuk kah ?. MinHyuk tak menjawab hanya senyumnya yang mengembang lebar saat membuka pintu dan menarik Sayumi agar masuk …

 

 

tbc

15 thoughts on “School of Love : Boyfriend part 4

  1. hayo minhyuk, ngajak yumi kemana. kirain tadi mau ke atapnya gitu, mandang langit malam, biasanya kan gitu.
    tapi kayanya di dalam situ ada jonghyun, jungshin, yonghwa deh.
    ditunggu next chap nya eon ^^

  2. @nayom .. rencana sih mau eon bikin ke atap, cuman hujan .. gak jadi dech hehehe

    @mpeb .. ff dr web tetangga yg mesti minta pass blom acc, jadi eon nggak bisa bikin titik titik … *gak ada ide* .. tapi kalau IYA gimana ? … kekekeke

  3. Pingback: School of Love : Boyefriend part 5 (end) « ff CNBLUE indo

  4. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk .. Saranghae Kang Minhyuk ..

  5. busyet itu mba @shineelover14 rakus bgt ya suka sama minhyuk, kan aku jg suka…. huaaa jgn ambil minhyukku #plakditamparboice

    ngomong2 Minhyuk mau bwa yumi kmn?
    jgn macam2 ya yeobo.

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s