[AuthorLepas] Forever Friends [chapter 2]

Author : gagagoymegs

Rating : PG-15

Length : chaptered

Genre : friendship, romance

Cast :

CNBLUE MEMBERS

Other cast :

SNSD SEOHYUN

SNSD YOONA

Disclaimer : cerita ini buatan saya, kalo ada sedikit kemiripan maaf .. tapi ini original punya saya kok ceritannya.

Note : Ini bukan cerita pertama yang aku buat tapi merupakan ff pertama yang aku buat, ff ini terinspirasi karena author sangat suka cerita mengenai persahabatan, moga – moga temen2 pada suka ma ff yang ga tau bakal aku buat ampe sepanjang apa,, arigatou …

*************************************************************

 

-Ketika engkau tertunduk dan terjatuh aku ada disisimu sebagai seseorang yang dapat kau sebut sebagai teman.-

Jonghyun Yonghwa

Yonghwa telah sampai ke sebuah apartemen kecil dengan membopong jonghyun, dibukalah pintu apartemen itu. Diatas meja hanya ada beberapa bekas cup mie dan secarik kertas yang biasa jonghyun gunakan untuk menulis nada dan lirik lagu, 1 buah kasur kecil dan 1 buah gitar akustik yang biasa jonghyun gunakan untuk menciptakan nada – nada lagu.

“nah, jonghyun kita sudah sampai di apartemen mu.”, yonghwa meletakan jonghyun diatas sofa dalam keadaan duduk lalu dia menuju dapur mencari handuk basah untuk mengobati luka di kepala jonghyun.

“hei, jonghyun sebaiknya kamu membeli alat P3K di apartemenmu ini setidaknya selagi aku, minhyuk atau Jungshin sedang tidak ada kamu bisa mengobati lukamu sendiri.”

Jonghyun hanya diam tidak menjawab bahkan selagi handuk basah menyentuh lukanya jonghyun tidak merasakan perih sama sekali sepertinya luka sebesar apapun tidak mempan lagi padanya lalu terdengarlah suara Jonghyun.

“Hyung, lukaku ini sudah tidak bisa lagi menambal luka di hatiku hyung tapi terima kasih hyung, terima kasih.”, Jonghyun berkata dengan bibir yang bergetar tangan kanannya menutup kedua matanya yang meneteskan air mata.

“Hyung, sebaiknya kau pulang aku bisa merawat lukaku sendiri sekali lagi terima kasih.”

Sebenarnya Yonghwa tidak tega meninggalkan Jonghyun sendirian hanya saja jonghyun yang menginginkannya.

“Baiklah aku pulang!”

Yonghwa pergi menutup pintu apartemen Jonghyun meninggalkannya dalam kesendirian.

***************************************************************************

Yonghwa

Yonghwa berjalan menyusuri jalanan kota Seoul menuju rumah karena apartemen Jonghyun tidak jauh dari rumahnya, dia menyesal karena dia tidak bisa membantu temannya yang sedang kesusahan. Di CNBLUE yonghwa dan Jungshin merupakan yang paling beruntung setidaknya mereka tidak memiliki masalah dengan kehidupan pribadi mereka sedangkan Jonghyun dan Minhyuk mereka adalah orang yang paling banyak memendam masa lalu yang kelam.

Di tengah lamunannya Yonghwa bertabrakan dengan seseorang. Brug, terdengar suara buku – buku berjatuhan.Yonghwa bergegas menunduk dan ikut mengambilkan buku – buku yang berserakan tersebut.

“Maafkan aku, kau tidak apa – apa ?”, Yonghwa bergegas meminta maaf pada seseorang yang ditabraknya itu.

“tidak, tidak aku yang harus meminta maaf aku menabrakmu karena penglihatanku tertutup oleh buku – buku ini, mian.”

Yonghwa kaget ternyata yang ditabraknya adalah seorang perempuan, perempuan itu berambut panjang terurai dan mengenakan kaca mata merah terlihat sangat cantik dan polos suaranya yang meminta maaf pun terdengar sangat tulus. Secara tidak sengaja Yonghwa menemukan sebuah buku yang berjudul sangat lucu “Even with love be smart” ternyata diantara buku – buku tebal yang dibawa gadis itu terselip sebuah buku tentang cinta. Yonghwa menemukan perempuan yang menarik secara tidak sengaja.

“hmm, terima kasih karena sudah membantuku.”, suara gadis itu membuyarkan pandangan Yonghwa yang sedari tadi memandang wajah gadis itu hanya saja gadis itu tidak sadar.

“hah, iya tidak apa – apa. Apa perlu aku membantu membawakan bukumu sampai ke rumah buku – buku itu nampak berat sekali?”, tanya Yonghwa kepada gadis itu sambil sedikit tertawa mengingat buku cinta yang dia temukan secara tidak sengaja.

“Bolehkah ? buku buku ini memang sangat berat dan rumahku sudah dekat jika kau tidak keberatan boleh?”

Di perjalanan menuju rumah gadis itu mereka mengobrol dan lima menit kemudian akhirnya mereka sampai ditujuan.

“terima kasih lagi sudah membantuku sebagai imbalan aku akan memberikanmu sebuah hadiah kecil.”, gadis itu menyimpan buku – buku tebal dibawah dan membuka isi tasnya lalu mengambil sebuah buku tipis dan menyerahkannya kepada Yonghwa.

Yonghwa kaget ternyata buku yang diberikan gadis itu adalah buku tentang Bankimun, entah mengapa dia menemukan gadis yang baru dia temui beberapa menit yang lalu ini semakin terlihat menarik.

Lagi – lagi gadis itu memecah lamunan Yoghwa,

“Kau suka buku kan?”

“tentu aku sangat suka buku!”, jawab Yonghwa sekenanya

Gadis itu pun masuk kerumahnya sambil menundukan kepalanya mengucapkan terima kasih.

Yonghwa kembali berjalan menuju rumahnya dan dia lupa akan sesuatu.

“aduh, dasar payah aku lupa menanyakan namanya padahal dari tadi kami mengobrol.”(GUBRAK)

Dibukalah buku yang tadi diberikan gadis itu dan ternyata saat dibuka dihalaman pertama tertuliskan sebuah nama “Seohyun ^^”. Entah mengapa hanya dengan membaca namanya saja Yonghwa menjadi senyum – senyum sendiri. (wah yonghwa cinta pada pandangan pertama nih)

********************************************************

Minhyuk Jungshin

Akhirnya Minhyuk tiba di rumah Jungshin.

“hah, kenapa kau menjadi seseorang yang selalu datang kerumahku ya Minhyuk padahal alangkah lebih baik jika yang datang ke rumahku ini seorang cewek cantik.”

“kau, tidak suka kalo yang datang ke rumahmu ini adalah sahabatmu sendiri Jungshin oke kalo gitu lebih baik aku pulang dan melaksanakan niatku yang tadi aku tunda kira – kira aku beli bensin dimana yah?”

“hahahaha, jangan kaya gitu dong hyuk aku kan bercanda daripada kamu bermain api mending kita latihan musik dikamarku saja daripada besok kita dimarahi oleh Jonghyun hyung dan Yonghwa Hyung karena lupa sama bagian kita.”

“hei, emang kamu punya drum shin?”

“ga lah itu kan bagianmu tapi kamu kan bisa berpura – pura main drum seperti yang biasa kamu lakukan sebelum manggung di jalan.”

“sial, kau Jungshin.”

Jungshin POV

Maafkan aku MinhyUk sebenarnya aku sangat ingin bertanya apa masalahmu kali ini dengan keluargamu , “apakah mereka bertengkar lagi? Apakah mereka berkata akan bercerai lagi?” Aku sangat tidak tega bertanya padamu aku takut jika kau teringat pada kepedihanmu yang itu kau akan langsung pergi. Sehingga sebagai teman aku hanya bisa menghiburmu ya menghiburmu semampuku.

Minhyuk POV

Jungshin maaf aku selalu saja merepotkan dirimu dengan segala kesusahan ku, dengan bertemu dirimu dan hyung yang lain aku dapat merasaka kehangatan sebuah keluarga yang tidak pernah aku rasakan mungkin yang aku rasakan ini sama dengan yang Jonghyun hyung rasakan  walaupun nasib ku masih lebih baik.

Apalagi dirumahmu Jungshin walaupun rumahmu tidak sebesar rumahku (LOL) tapi aku bisa merasakan kehangatan sebuah keluarga setiap hari aku bisa makan di meja makan dengan keluarga lengkap yang tidak pernah bertengkar dihadapannya apalagi mengucapkan kata cerai. Bisa dibilang aku iri padamu Jungshin.

Kesepianku ini membuatku iri padamu.

*********************************************************************

Jonghyun POV

“Kakak,  aku sayang kakak karena kakak adalah seorang lelaki paling tampan di dunia!”

Seorang gadis kecil menyapa Jonghyun dari kejauhan dan berlari menuju pelukannya.

“Kakak juga sayang yuchan karena Yuchan adalah perempuan paling cantik sedunia yang lahir dari seorang bu yang tercantik di dunia juga.”

Jawab Jonghyun sambil mencium kening adiknya dan dibalas dengan tawa dari Yuchan.

“Jonghyun, kau memang pandai memuji cepatlah cari pacar yang bisa kau gombali.”

Jawab seorang wanita paruh baya yang tiba – tiba  saja ikut masuk dalam pembicaraan.

Saat itu Jonghyun masih kelas 1 SMA hari – harinya terasa bahagia dan pada saat itu pula Jonghyun pertama kali membentuk CNBLUE bersama dengan Yonghwa.

“Jonghyun cepat pulang adikmu mimisan lagi.”

Tiba – tiba saja Jonghyun ditelepon ibunya dan mendengar berita bahwa adikya mimisan lagi. Yuchan memang sudah lama mengidap penyakit kanker darah dan itu selalu membuat Jonghyun khawatir dia bergegas menuju rumahnya.

“Ibu, Yuchan gimana?”

“Jonghyun akhirnya kau datang ibu bingung harus gimana Yuchan mimisan nya banyak sekali ibu takut .”

“Yuchan harus segera dibawa ke RS bu kalo ga jiwanya akan terancam!”, Jonghyun mengangkat tubuh Yuchan darah tidak berhenti dari hidung nya.

“Bu sebaiknya kita menghubungi ayah kita butuh bantuannya walaupun aku tidak sudi meminta bantuan b*****n itu (kata – kata jonghyun kasar jangan diikutin yah).

tapi nak kamu tahu kan itu tidak mungkin?” jawab ibu Jonghyun sambil menangis.

“setidaknya dicoba dulu bu ini demi Yuchan!”

Ibu Jonghyun terus mencoba menghubungi pria itu tapi tidak ada jawaban sama sekali akhirnya Jonghyun membawa adikya sendiri ke RS dengan baju penuh darah yang dimuntahkan oleh adiknya. Ayah Jonghyun sama sekali tidajk mengangkat telepon ataupun membantu keluarganya yang sedang kesuasahan. Setibanya di RS Yuchan langsung menerima penanganan darurat namun semua itu sudah terlambat Yuchan tidak bisa lagi diselamatkan kanker darahnya sudah sangat ganas dan akhirnya Yuchan pun meninggal.

Jonghyun dan ibunya menangis karena mereka tidak bisa berbuat apa – apa mereka tidak bisa menyelematkan Yuchan walaupun sudah berusaha sekuat tenaga. Ibu dan Jonghyun bekerja keras mencari uang untuk pengobatan Yuchan namun semua sia – sia. Dan ayah yang diharapkan membantu sama sekali tidak peduli dengan keluarganya sendiri.

Jonghyun merasakan dendam yang sangat besar terhadap ayahnya terlebih lagi ketika dia hendak memberitahukan berita kematian Yuchan yang dia temukan hanyalah seorang pria jahat yang sedang bermesraan dengan wanita lain yang bukan ibunya sendiri.

Jonghyun berlari meninggalkan apartemennya sekencang mungkin dia tidak ingin berlama – lama di depan apartemen sial itu karena hanya membuat hatinya semakin sakit.

Setibanya di rumah Jonghyun terpaku dia hanya menemukan ibunya yang sedang melamun memainkan boneka milik Yuchan dengan tatapan kosong.

“Tidak !!!!”, tiba – tiba saja Jonghyun terbangun dari mimpi buruknya tubuhnya basah dengan keringat dan kepalanya pusing akibat luka yang dia alami.

Tangan kanan Jonghyun memegang kepalanya yang sakit, dan tangan kirinya memegang sebuah foto. Foto keluarga yang dia rindukan dengan tatapan sedih dia memandang foto itu sedangkan diseberang kasurnya dia memandang foto lain yang merupakan fotonya dengan anggota CNBLUE yongwa, jungshin dan minhyuk dan dengan mengalihkan pandangannya ke foto itu akhirnya dia bisa  terenyum kecil.

-TBC-

>>> mian, mian, bagian MinShinnya baru dikit chap selanjutnya akan menceritakan mereka berempat bersama – sama, author Cuma mau kasih sedikit pemanasan mengenai masalah minyuk ma Jonghyun, tenang minhyuk akan diceritakan lebih dalam di chap selanjutnya terus yoona masih belum muncul nih tapi tenang ntar juga muncul, yongseo couple is back too.. haha mungkin lanjutannya bakal agak lama soalnya Author lagi sibuk KP buat yang udah baca makasih yah!!>> bow ,,,

10 thoughts on “[AuthorLepas] Forever Friends [chapter 2]

  1. chingu, makasih yah buat komen2nya yg chap 3 nya sebenarnya dah aku buat, tapi berhubung tugas lain menanti … mungkin bakal lama🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s