[AuthorLepas] Forever Friends [chapter 3]

  

Author : gagagoymegs

Rating : PG-15

Length : chaptered

Genre : friendship, romance

Cast :

  • CNBLUE MEMBERS

Other cast :

  • SNSD SEOHYUN
  • SNSD YOONA

Disclaimer : cerita ini buatan saya, kalo ada sedikit kemiripan maaf .. tapi ini original punya saya kok ceritannya.

Note : makasih buat yang udah ngeluangin waktu buat baca ff saya ini. Warning !!! chap ini memurit author agak , hmmmm , jadi maap yah kalo kurang ngena……… J

*************************************************************

 

–          Tidak ada satu orang pun yang jahat di dunia ini karena dalam setiap hati manusia itu ada rasa kasih sayang –

Minhyuk

 

Pengarang POV

Minhyuk baru pulang dari rumah Jungshin pada pagi hari, sebenarnya dia malas pulang ke rumah tapi Minhyuk harus ganti baju  sebelum berangkat ke kampus. Minhyuk memakirkan motor vespanya dan bergegas masuk rumah, tetapi baru saja dia melangkahkan kakinya kedalam rumah terdengar suara gelas pecah.

Prank!!!!

Minhyuk berlari kedalam dan ternyata ayah dan ibunya sedang bertengkar, pecahan gelas berserakan dilantai sedangkan ibu minhyuk tertunduk dilantai.

“Ayah, hentikan!!”, Minhyuk berlari menghampiri ibunya dengan sigap dia takut ayahnya akan berbuat lebih jauh lagi, Minhyuk menatap tajam mata ayahnya dan ayahnya hanya berlalu dan sedikit tertawa.

“hahaha, anakku sayang kau pulang juga sana cepat bantu ibumu membereskan air matanya.”

Dan ayahnya pun hanya pergi berlalu.

 

Minhyuk POV

Ayah kenapa kau jadi seperti ini? Padahal dahulu kau adalah panutanku dan teladanku, kau yang mengajari aku bermain drum dan membuat aku mencintai musik. Kau juga sangat menyayangi ibu, tapi kenapa semua jadi seperti ini ayah, kenapa???

“Ibu, kau bisa berdiri?”

“ia, Minhyuk terima kasih ibu sangat menyayangimu dan ibu juga yakin bahwa ayahmu sangat menyayangimu.”

“Ibu, kenapa kau selalu membela lelaki itu ? lelaki yang menyiksamu? Kenapa kau ga bercerai dengannya saja bu?!”, Minhyuk menatap wajah ibunya dengan pandangan yang sedih. (tapi tetep cute )

Lalu kedua tangan ibu Minhyuk menyentuh wajah anaknya dengan lembut, sambil memandang mata Minhyuk sang ibu berkata.

“Anakku kau tidak akan bisa melihat isi hati seseorang jika kau menutup hatimu sendiri !”

Ibu Minhyuk tersenyum [seorang ibu yang kuat akan melahirkan anak yang kuat],

“lebih baik kau bergegas berangkat kuliah sana, ibu akan menemani ayahmu lagi. Mungkin hatinya sudah tenang sekarang.”

Ibu Minhyuk berlalu meninggalkan Minhyuk dengan pelan, lalu

“Ibu, tunggu sebentar …. ibu tahu impianku saat ini, suatu saat aku ingin bermain drum lagi bersama ayah dan akan kutunjukan pada ibu bahwa aku tidak kalah dengan lelaki itu.”, Minhyuk berkata dengan berani. J

Ibu Minyuk tersenyum mendengar kata – kata anaknya lalu kembali berlalu.

*******************************************************************

Minhyuk mengendarai vespanya dengan cepat karena dia sudah terlambat kuliah, namun tiba – tiba vespa Minyuk mogok di jalan.

“Hah, sial kenapa mesti mogok  sekarang kenapa hari ini nasibku sial sekali?”

Lalu seorang gadis bersepeda penjual bunga secara tidak sengaja melewati Minhyuk , Minhyuk mendapatkan ide dan memanggil gadis itu.

“hei, penjual bunga cepat kemari.”

Gadis penjual bunga itu datang menghampiri Minhyuk  dan tersenyum kecil. Minhyuk terkejut karena gadis yang dia panggil sangat cantik membuat pipi Minhyuk merah. (Author ga tega nulisnya)

hmm, aku akan membeli seluruh bungamu tapi aku mau meminjam sepedamu  ke kampus, dan kamu juga tolong jaga vespaku sampai aku datang lagi kesini, bayarannya akan aku tambah 2X lipat.”

Tanpa mendengar jawaban dari gadis penjual bunga itu Minhyuk mengambil sepedanya dan berlalu seperti angin.

Gadis itu hanya menatap punggung Minyuk dari kejauhan dia masih bingung dengan apa yang terjadi padanya tadi. Dia mengepalkan tangannya dan berkata dalam hati.

“setidaknya aku bisa mendapatkan uang 2X lipat.”, sambil tersenyum kecil.

***********************************************************************

Jungshin tiba di tempat latihan paling awal kebetulan dia tidak ada kuliah pagi. Namun  15 menit kemudian Jungshin mulai bosan dan dia pun mulai senyum – senyum sendiri.

FLASHBACK

Jungshin POV

Hai namaku Jungshin tepatnya Lee Jungshin aku hanyalah seorang manusia biasa yang berharap dapat kuliah dengan baik di kota Seoul ini. Tapi cita – citaku kini telah berubah 180 derajat setelah aku bertemu dengan 3 sahabat yang luar biasa Yonghwa hyung, jonghyun hyung dan Minhyuk.

Pertemuan

Aku pertama kali berkenalan dengan Minhyuk, kami berdua ternyata cepat nyambung soalnya kita sama – sama menyukai musik. Aku bertemu dengan Minhyuk saat MOS SMA kita berdua merupakan siswa yang paling sering kena hukum kakak kelas, mungkin karena wajah kami yang tampan ^^. (jungshin narsis bgt sih)

Pada awalnya aku dan Minhyuk hanya iseng latihan bass dan drum bersama, tetapi setelah kami pikir – pikir kalo ga ada gitaris ma vocal sama aja boong. Dan pada saat itulah kami mulai mencari orang yang bisa masuk band kami. Ternyata setelah 1 bulan mencari tak satupun angkatan kami yang tertarik dengan dunia musik, pada suatu saat kami iseng pergi ke GOR untuk bermain basket kebetulan aku dan Minhyuk saat itu sedang bosan, terutama Minhyuk yang belakangan ini lagi banyak masalah.

Terdengar alunan gitar dari GOR dan ada suara 2 orang pria yang sedang bernyanyi, “Whereever you will go” alunan gitar dan perpaduan suara yang sangat sempurna, aku dan Minhyuk sangat penasaran identitas kedua pria itu.

Setelah kami masuk ternyata kami menemukan dua pria terkenal di SMA kami, yaitu kapten tim judo lee Jonghyun dan kapten tim basket Jung yonghwa yang merupakan sunbae kami. Aku merasa pasti akan sulit mengajak mereka bergabung dengan band asal jadi kami. Tak disangka – sangka ternyata Yonghwa hyung merasakan kehadiran kami.

“hei, kalian berdua kenapa hanya diam disitu cepat kemari!”, panggil Yonghwa hyung padaku dan Minhyuk.

Kami menghampirinya dengan gugup, Yonghwa hyung terlihat sangat ramah sedangkan Jonghyun Hyung sangat cuek bahkan terkesan dingin.

“Apakah kalian senang mendengar kami bernyanyi”, Yonghwa hyung bertanya langsung.

“tentu kalian berdua hebat, powerfull,,, mulai sekarang kami akan menjadi penggemar kalian.” , jawabku cepat.

Minhyuk kaget mendengar jawabanku, Yonghwa tersenyum sedangkan Jonghyun hanya cuek saja. Yonghwa pun segera berkata,

“Aku dengar ada dua junior yang sedang mencari bandmate, jangan – jangan itu kalian berdua yah?”

“Ia itu benar sunbae!”

“Bagaimana kalo aku dan Jonghyun ikut bergabung?”

“Apa serius?”

Akhirnya kami bergabung dan membentuk sebuah band bernama CNBLUE (setelah cerita panjang), biasanya kami manggung di jalanan kota Seoul, kami tidak malu dengan julukan sebagai street mucisian justru kami bangga karena kami bisa memperdengarkan musik kami kepada semua orang dengan Cuma – Cuma. Banyak kejadian yang terjadi, namun kami memiliki leader yang hebat Yonghwa Hyung, walaupun Minhyuk memiliki masalah besar Minhyuk tetap mengutamakan kepentingan band, dan Jonghyun hyung sang co-leader dia sangat cuek tapi pikirannya mendalam ditambah dengan luka yang pernah dia alami, dan meskipun dia sering terlibat masalah tetapi dia tidak pernah mencampurkannya dengan masalah band.

Secara tidak diduga hubungan kami berempat bukan hanya sebagai band tetapi juga keluarga dan sahabat.

********************************

Tiba – tiba Minhyuk datang menghempaskan lamunanku,

“Hei shin ngelamun aja ntar kesambet loh, wkwkwkwkwk.”

“ Kurang ajar kamu Hyuk aku kan sedang nostalgia.”

Tidak lama kemudian Yonghwa datang, dia datang dengan muka senyum – senyum sendiri.

“Hei, hyung kau sudah gila yah?”, tanya Jungshin pada Yonghwa.

“ia gila, gila karena cinta!”, Minhyuk asal jawab.

Yonghwa hanya tersenyum sebenarnya dia mengalami kejadian yang menyenagkan tadi pagi,

***************************************

Flash back

Seperti biasa Yonghwa menuju ke perpustakaan untuk membayar insomianya di malam hari, dia selalu tertidur di meja yang dekat dengan jendela karena matahari yang hangat masuk melalui jendela itu.

Di waktu yang sama, Seohyun juga datang ke perpustakaan, tapi tentu untuk membaca buku, dia duduk di meja yang sama dengan Yonghwa karena tempat lain sudah penuh, dia tidak sadar bahwa yang ada dihadapannya adalah Yonghwa.

Tiba – tiba saja Yonghwa terbangun, pada saat sadar dari tidurnya Yonghwa merasa seperti sedang melihat seorang bidadari dihadapannya, dia mengepuk – ngepuk wajahnya.

“Apakah aku bermimpi?”, yonghwa keceplosan ngomong.

“apa, ah maaf aku mengganggu ti …..!”, seohyun teringat pada seseorang, “Ah, kamu kan …?”

“Hei, Seohyun ternyata kamu masih ingat padaku.”, yonghwa langsung menyambar.

“ia, kamu yang kemarin malam menabrak ku kan? Eit, tunggu sebentar ko kamu bisa tahu namaku?”

“Tentu saja Nama mu tertera dengan jelas pada halaman pertama buku Bankimun.”

“haha, ia aku lupa kalo gitu kenalan lagi, Nama ku Seohyun!”, Seohyun tersenyum sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman.

Yonghwa membalas jabatan tangan itu,

“perkenalkan aku Jung Yonghwa.”

——————“””””————————————-

Tidak terasa waktu berlalu dan Yonghwa pun bergegas menuju tempat latihan CNBLUE setelah salam perpisahan dengan Seohyun.

Namun sebelum Yonghwa berlalu, Seohyun memanggil nya..

“Yong……”, sambil tersenyum.

************************************************

Di tempat latihan

Akhirnya anggota band yang terakhir telah datang, Jonghyun membuka pintu pelan – pelan, sebelum akhirnya anggota CNBLUE yang lain dapat melihat Jonghyun secara keseleruhan. Berbeda dengan Yonghwa, Jungshin dan Minhyuk kaget melihat keadaan Jonghyun dengan keadaan kepala di perban.

“Hyung, kau tidak apa – apa ?”, tanya Minhyuk pada Jonghyun.

Namun Yonghwa memerintahkan Minhyuk dan Jungshin untuk tidak bertanya apa – apa lagi pada Jonghyun, karena Yonghwa tahu Jonghyun sedang dalam keadaan tidak baik.

“Lebih, baik kita mulai latihan.”, komando Yonghwa.

“Hyung, Jungshin, Minhyuk, sekali lagi terima kasih tidak bertanya lagi padaku.”

Latihan pun dimulai kurang lebih sudah 1 jam berlalu, dan Minhyuk pun terperanjat.

“Aku, lupa sepeda ku eh bukan vespaku, Hyung aku pulang duluan yah, ada keperluan mendadak.”

Minhyuk bergegas pergi dengan sepeda.

****************************************

Di perjalanan menuju tempat vespanya, tiba – tiba saja hujan deras turun. Minhyuk mengayuh sepeda itu dengan lebih cepat.

Ternyata gadis penjual bunga itu masih setia menunggui vespa Minhyuk padahal hujan sudah membuat gadis itu basah kuyup.

Gadis itu terlihat kedinginan, bibirnya yang merah menjadi sedikit pucat. Minhyuk sangat terkejut melihat keadaann gadis itu.

“maaf yah aku lupa kalo aku meninggalkan vespaku, dan sepedamu juga masih aku gunakan, sekali lagi maafkan aku!”

Gadis itu hanya menggelengkan kepalanya dan memberikan isyarat tangan bahwa dia tidak apa – apa.

“Kau, memang baik sesuai janji aku akan memberimu bayaran 2 kali lipat dari harga bungamu.”

“oh, iya perkenalkan namaku Kang Minhyuk, namamu siapa?”

Gadis itu tersenyum lalu membuat isyarat dengan tangan membuat sebuah isyarat.

Mulut Minhyuk bergerak.

“S-U-L-I, SULI namamu Suli yah wah nama yang bagus, jangan – jangan kau?”

Gadis itu menunduk sambil tersenyum.

Minhyuk pov

Ternyata gadis itu bisu, tapi dia gadis yang sangat baik, dia tersenyum dengan ramah dalam keadaan basah kuyup dia juga sangat cantik dan seyumnya sangat manis. Lebih baik aku pinjamkan jaketku saja.

“Suli aku pinjamkan jaketku padamu, kau bisa mengembalikannya padaku di tempat ini jika kita bertemu, aku selalu berangkat kuliah lewat sini.”

Terimakasih suli sudah menjaga vespaku kau gadis yang luar biasa, aku harap kita bisa bertemu lagi.

Pengarang POV

Lalu Suli kembali menggayuh sepedanya dan melambaikan tangan pada Minhyuk, Minhyuk terpaku melihat Suli dari kejauhan dan semakin menjauh.

“Bunga ini akan kuberikan pada ibu.”, Minhyuk bergumam sedari mendorong vespanya ke rumah.

**********************************

 

Jonghyun

Jonghyun pulang dengan mengendarai sepeda motornya, dia melaju dengan cepat dijalanan menerpa angin.

Jonghyun sampai di apartemennya, terlihat sudah sangat rapih berbeda sekali dengan saat terakhir dia tinggalkan.

“Hei, Jonghyun akhirnya kau pulang juga.”, suara seorang perempuan muncul dari balik punnggung Jonghyun dan  menghempaskan keheningandi ruangan itu.

“Kau?, Yoona!!!, kenapa kau bisa ada disini bukannya kau sudah pindah ke luar negri dan buat apa lagi kamu kesini?”

“Jonghyun, kau tidak berubah sama sekali kau tetap tampan seperti dulu tapi ….”, Yoona tertegun melihat keadaan Jonghyun dengan kepalanya yang diperban.

Yoona mengahampiri Jonghyun dia menatap mata Jonghyun yang kecoklatan  dengan lekat, air mata Yoona hampir menetes dan ketika Yoona hendak memegang luka di kepala Jonghyun, tangan Jonghyun dengan cepat menghempaskan tangan Yoona.

“Jangan sentuh aku, kumohon Yoona pergi dari apartemenku sekarang juga!!”, Jonghyun berteriak dihadapan Yoona.

Yoona sekali lagi tertegun dengan perlakuan Jonghyun terhadapnya.

“Jadi ini perlakuan seorang Jonghyun terhadap perempuan yang sudah merapihkan rumahnya, yang sudah menyempatkan dirinya untuk menemui seorang pria egois.”

Yoona berkata dengan nada sedikit berteriak tetapi Jonghyun hanya acuh, lalu Yoona pun berkata lagi pada Jonghyun sebelum dia bersiap meninggalkan apartemennya.

“Jonghyun, aku menyayangimu aku harap kita bisa seperti dulu lagi.”

Yoona sediKit menangis lalu benar – benar pergi dari hadapan Jonghyun.

Jonghyun POV

“Maafkan aku Yoona seandainya kau tahu alasan mengapa aku menjauhimu seperti ini !”

“ARGHHHHHHHHHHHHHHHHHH”

FLASHBACK

“Ibu, ibu aku dan Yonghwa datang menjenguk.”, Jonghyun datang ke sebuah rumah sakit bersama dengan Yonghwa.

“sekarang aku menjenguk ibu dengan seorang teman, aku dan Yonghwa akan bernyayi untuk menghibur ibu.”

–          Jonghyun mulai memetik gitarnya dan Yonghwa mulai bernyayi sebuah lagu “Perfect” –

Ketika alunan musik antara kedua sahabat itu beralun, sang ibu hanya menggoyang – goyangkan badannya sambil memainkan boneka. Jonghyun yang melihat keadaan ibunya hanya bisa menangis,  sedangkan Yonghwa hanya bisa melihat sahabatnya, yang sedang menatap ibunya dengan rasa cinta.

–          TBC

 

>>>> Hola, akhirnya chap ini selsai juga sumpah ceritanya ga jelas banget yah … keukeu, Author berusaha membuat cerita ini maksimal 6 chapter, amin. Jungsin kenapa aku belum bisa mendapatkan pasangan untukmu? Author tujuannya mau buat cerita yang bisa dijadiin inspirasi tapi kayanya agak susah yah….

Misteri :

Bakal ada konflik antara seohyun, yoona, yonghwa dan Jonghyun di chap selanjutnya, dan kehebatan seorang gadis bisu yang bisa mempersatukan sebuah keluarga. Jungshin mau jadi si netral aja deh,,

 

 

6 thoughts on “[AuthorLepas] Forever Friends [chapter 3]

  1. kasian minhyuk. pulang-pulang ortunya malah berantem. baru ngeh gadis penjual bunganya bisu.
    pertemuan yonghwa & seohyun di perpus jadi inget heartstrings deh~
    ibunya jonghyun gila kah? megang-megang boneka. trus apa ngaruhnya sama yoong..?
    lanjut~

  2. ceritanya makin seru😀 ~

    kasihan jungshin , dia sendiri yang tidak mendapatkan pasangan ~

    ibunya jonghyun gila ?

    ditunggu kelanjutannya😀 ~

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s