W PINCH [chapter 5]

chapter 1 | chapter 2 | chapter 3 | chapter 4

 

Author: kang hyeri [@mpebriar]

 

Length: chaptered

 

Genre: romance, friendship

 

Rating: G

 

Cast:

  • Jung Yonghwa CNBLUE
  • Seo Joohyun SNSD
  • Kang Minhyuk CNBLUE
  • Jung Soojung / Krystal F(x)

Other Cast:

  • Onew SHINee
  • Lee Jonghyun CNBLUE

Disclaimer: plot belogs to Ryo Azuki, but i write by my own style

Note: MAAF YA LAMA BANGET UPDATENYA. selamat membaca ^^

 

**************************************************

di depan ruang UKS..

 

“Jangan mengalihkan pembicaraan? Sedang apa kau di sini?” tanya Yonghwa dengan sorotan matanya yang tajam.

“Ah, kau ke sini pasti karena mengkhawatirkannya, ya? Sayangnya dia menyukaiku, Yonghwa!” seru Minhyuk dengan sorotan mata tak kalah tajamnya dengan Yonghwa.

Tangan Yonghwa tiba-tiba menarik kerah seragam Minhyuk. Entah kenapa dia jadi emosi.

“Lalu bagaimana perasaanmu padanya?” tanya Yonghwa dengan lantang. Tidak tahu kenapa Yonghwa tidak mau Minhyuk mempermainkan perasaan Seohyun.

“Eng… siapa itu? Yonghwa?” terdengar suara Seohyun dari dalam ruang UKS. Minhyuk buru-buru masuk.

“Kau sudah sadar? Sudah enakkan?” tanya Minhyuk begitu melihat Seohyun sudah bangkit duduk di tempat tidur.

“Begitulah!”

Minhyuk memandang keluar dan tidak mendapati Yonghwa di sana.

Sepertinya tadi aku mendengar suara Yonghwa,” batin Seohyun. Tak lama kemudian dia sadar kalau tubuh bagian atasnya tertutup oleh jas sekolah –menutupi tubuh atasnya yang hanya mengenakan tank top-. Dia yakin itu bukan miliknya karena ukurannya besar. Diapun mengecek nama pemilik yang tertera di dalam jas tersebut. “Lee Jinki? Tapi ini bukan ukuran onew oppa. atau…. OMO!!!! Ini jas yang dipakai Yonghwa!” Seketika wajahnya memerah. Sedikit ada perasaan senang dihatinya.

 

 

 

 “Aku sudah lama sekali membencimu.”

Kata-kata Minhyuk beberapa hari yang lalu kembali terngiang di pikirannya saat Yonghwa sedang berjalan menuju kelas. Dia sendiri bingung kenapa Minhyuk bisa membencinya.

“Sudah lama? Aku bahkan ketemu dengannya saat masuk sekolah ini! Tapi nada bicaranya seolah dia tahu aku dan Seohyun sejak dulu. Arrrrgh!” Yonghwa mengacak-acak rambutnya frustasi dan baru sadar Roo sudah bertengger di atas kepalanya.

“Ayo main denganku!” rengek Onew seraya menarik tubuh kecil Roo yang enggan untuk beranjak.

Yonghwa menutup wajahnya. “Ampun si maniak anjing ini!”

 

 

Seohyun pov

 

Gyaaaaaaaaaaaa!!! Minhyuk mengantarku pulang. Antara senang dan sangat senang! Tidak mungkin aku tidak senang. Rasanya seperti mau melayang.

“Pertunjukkan kalian berdua hari ini bagus sekali!”

Aku menoleh pada Minhyuk. “Berdua?”

“Iya, kau dan Yonghwa!”

Yonghwa? Oh ya? Ke mana orang itu? Aku berniat mengembalikan jasnya dan… berterima kasih tentunya.

“Aku sangat suka saat kau bernyanyi.”

“Eh?”

“Aku sangat suka!”

Rasanya aku mau terbang. Minhyuk memujiku. Yes, yes! Awal yang bagus. Oh ya! Ini kesemapatan emas. Aku tidak boleh menyia-nyiakannya.

“Minhyuk-ah?” panggilku. Tapi rasanya sulit menatap matanya. Terasa panas.

“Hmm?”

“Me…mengenai perasaan…”

“Chogiyo!”

Aduuuuh, siapa ini yang mengganggu? Tidak tahu ya Seo Joohyun sedang ingin mengungkapkan perasaannya? Yah tidak mood deh.

“Ne?” sahut Minhyuk dan aku serempak pada yeoja yang sedang berdiri dengan anggunnya. Dia sangat cantik. Dan seragamnya… Itu bukannya seragam sekolah swasta terkenal khusus wanita itu??? Ah aku ingin sekali sekolah di sana, tapi appa melarangku dan menyuruhku sekolah di sekolah Onew oppa biar ada yang menjagaku.

“Ruang klub chadou di mana ya?” tanyanya lagi.

Suaranyapun indah.

[[chadou: salah satu kebudayaan jepang, upacara dan protokol minum teh]]

Chadou? Aku tidak tahu.

“Oh, klub Chadou hanya aktif dua kali seminggu, Jumat dan Sabtu. Jadi hari ini klub sedang tidak ada kegiatan.”

Aku menoleh pada Minhyuk. “Kau tahu sekali sampai ke detail-detailnya.”

“Kan aku anggotanya.”

MWOYA??? Aku sama sekali tidak tahu itu.

“Jeongmal???” Tangan yeoja itu tiba-tiba bergelayut di lengan Minhyuk. “Aku bersyukur langsung bertemu dengamu. Mohon bantuannya…err..nuguseyo?”

Cih! Bahkan dia sengaja bicara centil begitu. Menjauh dari Minhyukku, hey miss centil!

“Kang Minhyuk imnida! Dan ini Seo Joohyun. Kau? Anak baru?”

Entah kenapa tiba-tiba dia berubah jadi sedikit lebih serius. Matanya tak lepas menatapku.

“Aku Jung Soojung! Kalian panggil aku Krystal saja. Aku murid pindahan.”

IGE MWOYA???!!! Anak baru lagi? Masa iya dia…. Ah perasaanku tidak enak!

 

***

 

Author pov

 

“Huaaa, dia cantik!”

“Tadi pagi aku melihatnya diantar dengan mobil mewah.”

“Hey, ternyata dia pindahan dari sekolah khusus wanita yang terkenal itu.”

“Kenapa dia pindah ke sekolah biasa ini?”

“Joahae! Sangat misterius!”

“Yaaa, Krystal Jung!!!”

Para namja sibuk berkomentar tentang anak baru yang sekolah di sekolah mereka, seraya mengamati Krystal yang sedang mengaduk bubuk teh di atas cawan khusus melalui jendela kaca besar ruang klub chadou. Sudah terhitung tiga hari sejak kedatangannya dan ini cukup mengundang perhatian para namja.

Kehadiran Krystal di klub chadou ternyata berdampak positif bagi klub itu sendiri. Banyak yang berminat untuk bergabung walaupun rata-rata namja. Bahkan member namja bisa dikatakan sebanyak 90% sekarang. Ketua klub sangat bahagia karena ini.

Krystal menoleh ke arah jendela dan tersenyum manis.

“GYA!! DIA TERSENYUM PADAKU!”

“Ani, padaku!”

“Kalian buta, hah? Itu untukku!”

Dan akhirnya terjadi –sedikit- baku hantam di antara mereka.

Seohyun dan Onew hanya terdiam memandang keributan itu dari kejauhan.

Kejadiannya saat kau dan Krystal kelas dua SD. Sejak kecil, kecantikan Krystal memang memancing perhatian para namja. Ya..ehm.. termasuk aku, hehe! Dan kau memanfaatkan itu. Kau menindasnya untuk merekrut anak buah yang lebih banyak.”

Ucapan Onew beberapa hari yang lalu kembali terngiang. Seohyun dari awal memang sudah sangat yakin, pasti ada niat terselubung Krystal pindah ke sekolahnya. Dan selain itu, dia juga kesal pada Krystal karena yeoja itu selalu dekat-dekat dengan Minhyuk.

“Eh?” Onew menyadari sesuatu. Dia mengendus-endus layaknya seekor anjing pelacak. “Kena kau, Roo! Eh, Yonghwa? Kau mau mengintip Krystal juga?”

Yonghwa muncul dari balik pohon besar.

“A..ani..!”

“Yonghwa? Ah kebetulan! Aku ingin mengembalikan jas sekolahmu. Maaf baru mengembalikan sekarang.”

“Gwenchana!” sahut Yonghwa sekenanya.

“SEOHYUN!” Seohyun dan Yonghwa –minus Onew & Roo yang telah meghilang- menoleh ke arah sumber suara. “Sedang apa kau di sana?” tanya Minhyuk yang muncul di jendela ruang klub chadou.

“Oppa! ketua memanggilmu. Aku ingin melihat skillmu. Kajja!” terlihat Krystal menarik manja lengan Minhyuk.

Bye, Seohyun!”

Krystal tersenyum licik pada Seohyun dan mereka berduapun pergi.

Seohyun mendengus kesal. “Oppa?” Bahkan Yonghwa bisa mendengar gigi Seohyun yang beradu. Sejak kedatangan Krystal, hidup Seohyun makin tidak tenang. Terlebih perkataan Krystal tempo hari padanya.

Aku tidak tahu siapa yang mengirimiku pesan singkat itu, tapi aku sangat berterima kasih padanya karena sekarang aku bisa menemukanmu. Aku ke sini untuk balas dendam padamu, Seohyun. Dengan kecantikanku, aku bisa memikat namja manapun. Termasuk Minhyuk, namja yang kau sukai. Hahaha!”

“Tidak akan kubiarkan!” gumam Seohyun. Mata Yonghwa mencuri pandang pada Seohyun.

 

 

 

“Akhir-akhir ini anak baru itu sering dekat-dekat dengan Minhyuk.”

“Iya! Walaupun aku tidak suka, aku akui mereka serasi.”

Seohyun yang melewati segerombolan yeoja yang sedang bergosip itu langsung merasa panas. Ingin sekali dia melempar buku-buku yang dia bawa pada yeoja-yeoja itu, tapi dia masih betah bersekolah di sana.

Seohyun berjalan menuju perpustakaan. Han sonsaengnim menyuruhnya untuk mengembalikan buku-buku itu ke sana. Cukup berat karena enam buku yang Seohyun bawa cukup tebal dan juga sedikit menghalangi penglihatannya. Dan akhirnya Seohyun tak sengaja bertabrakan dengan seseorang, tepat di depan ruang klub chadou.

BRUK!

Buku-bukunya jatuh semua. Dan Seohyun bisa melihat siapa tadi yang tidak sengaja ditabraknya.

“Aigoo.. Krystal-ssi? Gwenchanayo?”

Seohyun mengulurkan tangannya pada Krystal, tapi Krystal malah menangis.

“APPO, SEO JOOHYUN!” Krytal berteriak. Suara keras Krystal mampu memancing para anggota klub chadou –yang rata-rata namja- keluar dari ruangannya.

“A..aku tidak sengaja. Sungguh!”

“Kau sengaja! Kau bahkan ingin memukulku dengan buku itu!”

“Jinjja?” kata seseorang di belakang Seohyun. Seoyun menoleh dan mendapati Minhyuk –dari ruang klub chadou- dengan wajah penuh tanda tanya.

“Sungguh, aku benar-benar tidak sengaja, Minhyuk!”

Minhyuk berjalan melewati Seohyun dan membantu Krystal berdiri. “Gwenchana? Kau bisa berdiri? Sini aku bantu.”

“Aww..!” rintih Krystal. Matanya tak berhenti menatap pada Seohyun, seakan ingin berkata lihat ini, seohyun.

Minhyuk menepuk bahu Krystal, berusaha membuat yeoja itu tenang. Tapi tetap saja Krystal menangis. Seohyun semakin yakin kalau ini termasuk salah satu upaya Krystal dalam pembalasan dendam pada dirinya.

Seohyun memandang ke sekelilingnya. Suasana cukup horor bagi Seohyun. Seakan para zombie menatapnya dan siap untuk menyantapnya karena telah mengganggu ratu mereka.

“Siapa yang menindas siapa?” Seseorang muncul dari kerumunan. “Seohyun tidak melakukannya!” kata Yonghwa. ‘kalau Seohyun mungkin iya,’ sambungnya dalam hati.

Krystal menatap mata datar Yonghwa dalam-dalam. ‘Yonghwa? Kecantikanku kenapa tidak berpengaruh padanya?’ batin Krystal.

Jonghyunpun tiba-tiba muncul dengan pedang kayu yang selalu dia bawa. “Ya, Yonghwa benar! Aku juga lihat Seohyun tidak sengaja menabrak Krystal. Malahan Krystal yang sengaja berjalan dan menabrakan diri pada Seohyun.”

Kedua tangan Krystal mengepal, amarahnya mulai memuncak. Sudah ada dua orang tidak membelanya. Karena hal itu, dia pura-pura limbung dan bertumpu pada Seohyun. Semua mengira Seohyun tidak kuat menahan Krystal hingga dia terjatuh. Tidak ada yang tahu kalau sebenarnya Krystal mendorongnya.

Seohyun meringis kesakitan. Jonghyun spontan berjongkok bermaksud menolong Seohyun.

NGIIIIIIIIIING!

Tiba-tiba yeoja itu mendorong Jonghyun yang bermaksud menolong dengan kasar. Dia bangkit berdiri dan melepas kuncirannya yang -menurutnya- mengganggu. Dia melempar salah satu buku yang berserakan pada Krystal. Untunglah buku tebal itu hanya melewati kepala Krytal, entah apa jadinya jika mengenai kepalanya.

Heh, jelek! Wajahmu masih saja membuatku kesal!”

Wajah Krystal seketika berubah pucat. Dia paling anti mendengar kata ‘jelek’ bila menyangkut dirinya.

Ya, kau! Jelek, jelek! Jung Soojung jelek! Bwek!!” Seohyun menjulurkan lidahnya pada Krystal.

Singa yang tertidurpun mulai terbangun. Kesabaran Krystal sudah melebihi ambang batas. Kini bukan Krystal yang anggun yang ada di sana, melainkan Krystal si singa betina yang sedang mengamuk.

“Akhirnya kau muncul juga, Seohyun!  Ayo bertarung denganku!” Jonghyun yang bersiap menyerang dengan pedang kayunya –dia memang sangat menanti momen saat Seohyun muncul- langsung kena hajar dari Krystal hingga namja itu tersungkur jauh. “Minggir kau bodoh, ini urusanku!” katanya kasar. Krystal telah membuas. “Kau, Seo Joohyun! Aku akan menghajarmu!”

Krystal menghampiri Seohyun dan menjambak rambutnya. Seohyunpun tidak mau kalah, dia balik menjambak rambut Krystal yang sangat terawat.

“YA, YA, YA!” suara lantang Minhyuk mampu membuat kedua yeoja buas itu berhenti. “Tolong jangan bertengkar di sini!”

Krystal tersadar banyak mata yang menatapnya. Tatapan kecewa.

Seketika sang ketua klub menangis sejadi-jadinya karena member barunya mengundurkan diri semua.

Sama seperti dulu. Lagi-lagi kau mempermalukanku, Seo Joohyun! Dua kali! Aku tidak akan mengampunimu! Rasakan pembalasanku nanti!” batin Krystal.

 

 

 

Minhyuk membawa Seohyun ke taman, diikuti Yonghwa.

Hahaha! Si jelek Soojung! Itu akibatnya berurusan denganku! Hahahaha!” Seohyun tertawa dengan latangnya. Minhyuk hanya tersenyum simpul. Sulit rasanya untuk marah.

“Sebenarnya kau keterlaluan, Seohyun!” kata Minhyuk dengan lembut. “Hey, kenapa kau tidak bergabung saja di klub?”

Aku? Membuat teh? Tanganku terlalu indah untuk melakukan itu!” Seohyun mengibas-kibaskan tangannya di depan wajah Minhyuk.

“Kau benar! kalau kau berubah pikiran, pintu klub selalu terbuka untukmu.” Minhyuk menoleh pada Yonghwa yang hanya diam saja dari tadi. “Kalau kau mau bergabung juga boleh,” kata Minhyuk dengan sedikit terpaksa.

Yonghwa yang memang sadar kehadirannya tidak diinginkan Minhyuk hanya tersenyum kecut, “Kau memohon-mohon padaku pun aku tidak akan ikut klub itu! Jangan khawatir.”

“baiklah! Aku kembali ke klub dulu. Harus bersih-bersih sebelum pelajaran di mulai. Sampai jumpa di kelas. Annyeong!” Minhyuk melambaikan tangannya pada mereka berdua –khususnya Seohyun-.

Seohyun menatap punggung Minhyuk yang mulai menghilang.

Dia aneh!”

“Eh?” Yonghwa menoleh pada Seohyun.

Dia sama sekali tidak terkejut dengan wujudku ini. Lagi pula kalau dia memang anak buahku, aku merasa tidak punya kesan tentangnya. Entahlah! Aku tidak bisa mengingatnya. Mungkin karena anak buahku terlalu banyak! Tapi ini benar-benar aneh.”

Pandangan Yonghwa lurus ke depan. Dia merasakan hal yang sama seperti Seohyun. Minhyuk terlihat aneh baginya. Seperti menyembunyikan sesuatu.

Hey, kok diam?” Seohyun tiba-tiba merangkul Yonghwa hingga jarak mereka tak terelakkan. “Kau cemburu, hah?”

“Pabo!” Yonghwa menepis tangan Seohyun, tapi yeoja itu kembali merangkulnya, bahkan kedua tangannya dia kalungkan di leher Yonghwa. Sesekali Seohyun tersenyum menggoda pada Yonghwa. Sukses membuat namja itu tidak berkutik.

Tenang saja, Yong! Kau tetap akan menjadi anak buah nomor satu di hatiku! Jangan khawatir, heum!”

Yonghwa ingin menyingkir, tapi rasa gugup menyulitkannya untuk bergerak. “A…apanya yang tenang, hah? Kau pikir aku senang! Sana kau, Seo Joohyun!

“Ya, kalian berdua sedang apa?” sebuah suara khas muncul dari belakang Seohyun. Onew yang langsung mengerti apa yang sedang terjadi pada adiknya itu langsung melempar Roo dan…

PLUK!

Roo mendarat tepat di atas kepala Seohyun.

NGIIIIIIIIIING!

Yeoja itu kembali menjadi Seohyun dan betapa kagetnya dia begitu sadar wajah Yonghwa tak jauh dari wajahnya.

“KYAAAAAAAAAAAA!” Seohyun mendorong tubuh Yonghwa kuat-kuat. wajahnya seketika memerah.

Yonghwa hanya berdecak. Dia sudah mulai terbiasa dengan situasi ini.

“Kau ini yeoja teraneh yang pernah aku temui. Tadi kau tidak malu-malu berkelahi dengan Krystal di depan orang lain. Sekarang? Aish!”Yonghwa menutup wajahnya dengan sebelah tangannya lalu menggeleng-geleng.

“J…jeongmal??” tanya Seohyun tidak percaya. “Tapi tidak ada m…min…”

“Kau berkelahi di depan Minhyuk, Seo Joohyun!”

Seohyun menutup mulutnya yang menganga dengan kedua tangannya. “Aaaaaa! Ottokhae? Ottokhae?? Pasti dia membenciku! Aigoo! Padahal tadinya aku sudah mengumpulkan keberanian untuk mengungkapkan pe…per…perasaankuuuu!”

“Ya, kau bermaksud menyatakan cinta pada Minhyuk?” tanya Onew.

Wajah Seohyun semakin memerah. Dia malu karena bicara kelepasan di depan Yonghwa. “Yonghwa-ya, tolong jangan bilang Minhyuk. jebal…” pinta Seohyun.

“Mwo?”

Yonghwa menarik bahu Seohyun, lalu mendorongnya ke pohon besar hingga Seohyun sedikit tersentak. Kedua tangannya ia tumpukan di pohon, mengunci tubuh Seohyun. Mata tajamnya menatap mata Seohyun. Yeoja itu sedikit ketakutan.

“Kenapa aku harus melakukan itu? Tidak ada urusannya denganku!”

“Yonghwa-ya, jangan…”

“DIAM KAU, HYUNG!” bentak Yonghwa pada Onew tanpa memalingkan wajahnya dari Seohyun.

“Aku ke sini untuk balas dendam padamu. Kau ingat itu kan? Minhyuk, Minhyuk, Minhyuk! Bosan aku mendengarnya. Kau bahkan tidak menyadari niatku yang sebenarnya!”

Air mata Seohyun perlahan turun. Yonghwa sedikit terkejut dibuatnya. Entah kenapa tiba-tiba muncul perasaan bersalah di hati Yonghwa. Karena itu, namja itupun pergi dari hadapan Seohyun, diikuti Roo yang mengekor dibelakangnya.

Tubuh Seohyun yang bersandar pohon, merosot hingga jatuh terduduk. Onew menghampirinya dan menenangkan adiknya itu.

kenapa dia bisa tiba-tiba marah begitu padaku? Aku memang lupa kalau dia ke sini karena aku. tapi itu terjadi karena ternyata dia orang yang baik, selalu menolongku saat aku sedang susah. A…aku bahkan jadi bergantung padanya.”

Saat Seohyun sedang sibuk dengan pikirannya, tiba-tiba seseorang berpakaian seperti tokoh Man In Black muncul dan menarik paksa tubuh Seohyun.

“Ya, kau mau apakan adikku?”

Walaupun tubuh namja misterius itu lebih pendek dari Onew, tapi kekuatannya berpuluh-puluh kali lipat lebih kuat dari Onew. Hanya dengan sekali tinju di perut, Onew langsung meringis kesakitan.

“Op…hpppp!” Namja itu membekap mulut Seohyun dan menyeretnya ke sebuah mobil mewah yang terparkir di depan pintu utama sekolah. Sama sekali tidak ada yang curiga dengan mobil mewah yang bertengger di sana. Siapa yang tidak mengenal mobil itu?

Namja itu mendorong paksa Seohyun masuk ke dalam mobil. Seohyun hanya duduk ketakutan. Dan dia tersadar ada seseorang yang ternyata duduk di sampingnya.

“Krys…”

“Hai, Seohyun! Ayo kita pergi ke suatu tempat. Aku ingin bicara denganmu!” Krystal menyeringai pada Seohyun.

Namja yang menyeret Seohyun tadi sudah duduk di bangku kemudi dan mulai menjalankan mobilnya.

“TOLONG AKUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU!!”

Sia-sia Seohyun berteriak sekencang apapun karena mobil sudah melaju menjauhi sekolah.

 

-tbc-

Oh ya, ada yang bingung apa maksudnya NGIIIIIIIIIING ???? Itu tandanya Seohyun mau bertransformasi (?)

12 thoughts on “W PINCH [chapter 5]

  1. Smp pgen nangis liat ff nie kmbli tiba2 #sakingbahagia
    Huwa~ jujur, tiap baca ff nie slalu pgen baca lagi & lagi #kayaiklan
    Keren ff-x keren author-x #iklanlagi#apasih?
    Halah, pokox daebak deh! Ditunggu lanjutnx, jgn lama y thor. Hehehe😄

  2. Komik kesayangannku ni
    ,\=D/>   hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 

    _( )_  hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s