W PINCH [chapter 6]

chapter 1 | chapter 2 chapter 3 | chapter 4 | chapter 5

Author: kang hyeri [@mpebriar]

Length: chaptered

Genre: romance, friendship

Rating: G

Cast:

  • Jung Yonghwa CNBLUE
  • Seo Joohyun SNSD
  • Kang Minhyuk CNBLUE
  • Jung Soojung / Krystal F(X)
  • Onew SHINee

Other cast:

  • Amber F(X)

Disclaimer: plot belogs to Ryo Azuki, but i write by my own style

***********************************************************

 

Yonghwa pov

 

BHUG!

Saking emosinya aku memukul dinding yang ada di depanku ini.

Sial! Yeoja itu membuatku gila. Dia pikir aku siapa seenaknya memintaku tutup mulut dari Minhyuk? Dia bahkan lupa niatku yang sebenarnya datang ke sini. Aish! Ya, ya! Aku, Jung Yonghwa, datang ke sini untuk balas dendam padamu, Seo Joohyun!

Aarrrrgh! Tapi kenapa kalau berhadapan dengan Seohyun –bukan Seohyun yang satunya lagi- aku seakan tidak bisa berkutik? Aku selalu merasa bersalah kalau marah-marah di depannya. Seperti memarahi orang yang tidak bersalah.

Aigoo..

Kenapa dia bisa punya dua kepribadian begitu sih?

“Guk..Guk..!”

Suara Roo?

“Yong-ah!!” tiba-tiba muncul Onew, berusaha mengatur nafasnya yang tidak beraturan, mungkin karena sehabis berlari.

“Wae, hyung?”

Kalau dia menghampiriku sampai-sampai harus berlari begini, berarti ada sesuatu yang penting.

“Seohyun.. Seohyun diculik!”

“MWO?”

Seohyun diculik? Tapi dia itu kan kuat, seharusnya dia bisa melawannya, kan?

Ah ya, pabo Yonghwa! Dia itu Seohyun bukan Seohyun.

“Dia diculik dengan mobil mewah abu-abu yang akhir-akhir ini suka muncul di depan sekolah.”

Mobil mewah abu-abu? Tunggu! Sepertinya aku tahu itu mobil siapa. Siapa lagi kalau bukan…

“Mobil Krystal.”

“Benar, Yong. Mobil Krystal!”

Tapi untuk apa dia menculiknya? Upaya pembalasan dendamnya kah?

Aku tahu si Krystal itu. Dia teman SD kami dan dia selalu mendapatkan apa yang dia mau. Dia memang terlahir sebagai yeoja yang nyaris sempurna. Kenapa aku bilang nyaris? Karena kalau dia sedang emosi, dia lebih mirip seperti singa betina yang sudah tidak makan selama seminggu ketimbang seorang manusia. Mengerikan!

“Ya, Yong-ah? Malah bengong! Ayo kita tolong adikku!”

“Mau menolongnya bagaimana?”

 

 

 

“Krystal? Kau yakin, hyung?”

“Aku melihat sendiri Seohyun dipaksa masuk ke dalam mobil Krystal. Aku juga melihat Krystal sepintas di dalam mobil itu!” jelas Onew hyung.

Kenapa harus minta tolong pada Minhyuk? Tsk!

“Kau tahu di mana rumah Krystal?” tanya Onew hyung.

“Dia cerita padaku kalau rumahnya di Daegu. Selama ini dia tinggal di asrama sekolah. Yah kau tau kan sekolah khusus wanita Jongdanggoo, sekolah berasrama. Tapi ada gedung kecil di belakang sekolahnya yang dibangun khusus untuk dirinya sendiri. Dia bilang orang tuanya yang meminta pihak sekolah membangun gedung itu.”

Onew hyung mengguncang-guncang tubuh Minhyuk. “Pasti di sana, pasti di sana! Jebal, bantu aku menolong adikku!”

“Tapi sekolah itu melarang laki-laki untuk masuk, apapun itu alasannya. Tidak pernah ada laki-laki yang masuk ke sekolah wanita itu. kecuali kalau kita…”

“Kecuali apa, Hyuk?”

Jangan bilang ‘kecuali kalau kita menyamar’? Baiklah, sebaiknya aku pergi dari sini.

“Mau ke mana kau, Yong?”

Sial! Tangan Onew hyung sudah keburu menarik baju seragamku.

 

 

Seohyun pov

 

Kepalaku sibuk bergerak memandangi ruangan yang aku tempati sekarang. Krystal membawaku ke sebuah gedung kecil di belakang sekolahnya. Bukan gedung sih, seperti rumah panggung, rumah khas gaya Jepang. Tidak kusangka dalamnya semewah ini.

“Gedung ini dibangun khusus untukku. Dan jangan harap akan ada yang menolongmu karena laki-laki di larang masuk ke sekolah ini!”

Hah? Kalau laki-laki dilarang masuk, lantas namja yang menyeretku dan berdiri di belakang Krystal itu kenapa bisa masuk?

“Dia ini Amber dan dia wanita!” katanya seolah bisa membaca pikiranku.

Ups! Aku benar-benar terkecoh dengan penampilannya. Setelah yeoja –yang tadinya kukira namja- itu melepas kaca mata hitamnya, baru terlihat jelas kalau dia benar-benar yeoja. Hebat!

Lalu siapa yang akan menolongku????????? Yonghwa… tidak mungkin dia akan menolongku. Dia kan sedang marah! Dan dia namja!

Hey, kenapa jadi kepikiran Yonghwa?

“Setelah Minhyuk melihat kejadian brutalku tadi, yah aku menyerah mendekatinya tapi…”

Haduh, perasaanku tidak enak! Nah, nah, kenapa si Amber berjalan menghampiriku?

“… aku akan membuatmu berkali-kali lipat lebih malu di hadapan Minhyuk!”

Amber memberikanku sebuah pakaian… badut. “Pakai!” Amber memerintahkanku memakainya.

“Ss..shiro!” sergahku.

“Pakai, Seohyun!”

Krystal menghampiriku dan dengan lancangnya berusaha membuka seragam sekolahku. “Cepat buka! Aku penasaran bagaimana reaksi Minhyuk melihatmu fotomu saat kau menjadi badut!”

“Shiro!!!”

Ayo Seohyun! Kumpulkan kekuatanmu!

BHUG!

Ahahaha, aku berhasil mendorong Krystal hingga dia terjatuh. Dan masalahnya sekarang Amber. Dia menatapku tajam dan siap menerkamku. KABUUUURRR.

“Ya, mau ke mana kau?”

Amber terus mengejarku. Untunglah aku ini lincah (?). Namun tiba-tiba…

ZING!!!!

Beberapa parang tiba-tiba muncul dari lantai di depanku. Tentu saja itu membuatku terkejut dan keseimbanganku hilang.

“Hahaha! Kau tidak akan bisa ke mana-mana, Seohyun! Kau keluar sama saja mencari mati!” kata Krystal yang tiba-tiba muncul di belakangku.

Tuhan, tolong hambamu ini!!

 

 

Author pov

 

“Chogiyo!”

Beberapa yeoja yang berseragam sekolah khusus wanita Jongdanggoo menoleh ke belakang, mendapati tiga orang yeoja berambut panjang beserta anak anjing –berpita cantik yang bertengger di atas kepala salah satu yeoja itu- tersenyum pada mereka.

“Tolong beritahu kami di mana ruang klub chadou. Kami bertiga dari klub chadou SMA Seoul.”

Siswi-siswi tersebut cukup terpana dengan kecantikan tiga yeoja tersebut yang dibalut dengan pakaian kimono khas Jepang, lebih tepatnya pada yeoja yang berdiri di tengah yang memiliki tinggi badan paling tinggi.

“Wah, mereka tinggi-tinggi!”

“Tapi cantik!”

“Iya, yang tengah cantik, yang kiri boleh juga, tapi yang di sebelah kanannya? Ih..!”

Siswi-siswi SMA Jongdanggo saling berbisik dan ternyata bisikan mereka terdengar oleh para yeoja dari SMA Seoul. Mereka bertigapun merapat, saling berbisik.

“Ya, kau yakin hanya ini satu-satunya jalan? Cari cara lain!”

“Tidak ada cara lain, Yonghwa! Untuk menyelamatkan Seohyun, aku tidak peduli nyawaku hilang sekalipun.” Bisikan Minhyuk membuat Yonghwa sedikit menyentakkan hatinya. “Lagi pula kau terlihat cantik, mereka tidak akan curiga. Tapi suaramu tolong lebih diperhalus!”

“Kalian berdua iya, aku tidak. Hiks!” gumam Onew yang berdiri di sebelah kiri Onew.

Minhyuk menepuk-nepuk bahu Onew. “Kau cantik kok, hyung!” kata Minhyuk setengah ragu. Onew mengangguk seraya menatap Minhyuk. Terpintas dipikiran Onew begitu melihat penampilan Minhyuk yang cantik dengan rambut panjang tergerai menutupi telinganya. ‘Dia mirip seseorang. Siapa ya?’ batin Onew.

Tiba-tiba muncul seekor anjing herder betina –tahu dari mana betina? Karena ada renda-renda di lehernya- menggongnggong pada tiga namja yang sedang menyamar tersebut. Untunglah siswi-siswi SMA Jongdanggo itu berhasil menenangkannya.

“Caroline? Kenapa kau jadi berisik begini?”

“Maafkan anjing kami, ya! Dia anjing penjaga sekolah. Biasanya dia menggonggong seperti ini kalau ada pria yang menyusup.”

Ketiga namja penyamar itupun menelan ludah mereka serempak. Tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau mereka ketahuan.

“Mungkin karena kami orang asing makanya dia menggonggong,” kata Minhyuk dengan tenang agar mereka tidak curiga kalau sebenarnya mereka adalah laki-laki.

Anjing herder itu sudah mulai tenang, tapi nafasnya memburu seakan siap menerkan mangsanya. Onew yang di kenal sebagai penyayang anjing dibuat takut oleh anjing itu.

“Eh ya! tadi kalian tanya di mana ruang klub chadou kan? Kalian jalan lurus saja hingga mentok (?) lalu belok kiri. Kalian pasti akan menemukan ruangan itu.”

“Oh, gamsahamnida!” Minhyuk, Yonghwa dan Onew membungkuk. Karena bungkuk terlalu dalam, Roo yang tadi bertengger di atas kepala Onew langsung terjatuh, termasuk rambut palsu panjang yang dikenakan Onew.

“KYA!!!!!! ADA LAKI-LAKI!!!!!!!!”

 

 

 

Seohyun kini menyembunyikan diri di bawah lantai kayu bangunan khas rumah panggung bergaya  Jepang tersebut. Dia –lagi-lagi- berhasil meloloskan diri dari Amber.

“Seo Joohyun, di mana kau?” kata Krystal yang berjalan tepat di atas Seohyun sambil memegang sebuah tongkat berujungkan pisau tajam. Detak jantung Seohyun semakin cepat mendengar derap langkah Krystal yang mondar-mandir di atasnya.

Seohyun yang sedang berjongkok memeluk kedua lututnya semakin mengeratkan pelukannya. Keringat dingin bercucuran. Dia tidak bisa membayangkan kalau tiba-tiba kepala Krystal muncul di hadapannya.

“Hi…”

Krystal mendengar sesuatu dari arah bawah lantai kayunya. Dia yakin itu Seohyun. Diapun menancapkan pisau itu ke bawah hingga menembus kayu.

“Eh, dia tidak kena, kan?” gumam Krystal.

Tajamnya pisau itu hanya mengenai sehelai rambut Seohyun hingga dia bisa melihat potongan tersebut. Shock Terapy.

NGIIIIIIIIIING!

Tiba-tiba lantai yang sedang dipijak Krystal hancur dan muncullah seorang yeoja dari bawah.

“Benar kan kau sembunyi di bawah!”

Kau mencariku, Jelek? Soojung anak buahku yang ke-80!”

 

 

 

Minhyuk, Yonghwa dan Onew berlari tak tentu arah, menghindar dari kejaran-kejaran para satpam – yang tentunya yeoja- dan beberapa siswi Jongdanggo.

“Bodoh kau, hyung!” rutuk Yonghwa.

“Hehe, mian , mian!” sahut Onew masih sambil berlari.

Minhyuk berusaha melerai. “Sudah, sudah! Lebih baik kita tetap fokus mencari gedung itu. Krystal bilang tempatnya di belakang ruang klub chadou!”

Mereka bertiga terus berlari hingga mendengar suara teriakan dua yeoja dari gedung yang tak jauh dari tempat mereka.

“Mungkin dari rumah Jepang itu!” tunjuk Onew.

“Kajja!”

Mereka bertiga berlari semakin cepat. untunglah orang-orang kehilangan jejak mereka sehingga mereka bisa leluasa membebaskan Seohyun.

KREK!

Yonghwa menggeser pintu geser tersebut dengan sedikit panik karena suara teriakan semakin menjadi dari dalam. Betapa terkejutnya mereka melihat dua orang yeoja berkelahi layaknya petarung gulat.

Seohyun menduduki tubuh Krystal dan memelintir kakinya.

Harusnya aku tahu kalau kejadiannya bakal begini! Untuk apa aku mengkhawatirkannya?’ batin Yonghwa.

Seohyun bangkit berdiri meninggalkan Krystal yang masih dalam posisi tengkurap, lalu menghampiri Yonghwa, Minhyuk dan Onew.

Wah, bagaimana caranya kalian bisa ke sini? Wow! Kau cantik sekali, Yong! Ck, ck!” Seohyun berdecak kagum. Yonghwa hanya diam menahan malu.

“Syukurlah kau tidak apa-apa, Seohyun!” kata Minhyuk.

“Tsk! Kau pikir kau sedang bicara dengan siapa, hah?” kata Seohyun berkacak pinggang.

Mereka yang sedang sibuk berbicara tidak sadar kalau Krystal sudah bangkit berdiri sambil memegang patahan tongkatnya. Dia berlari menghampiri Seohyun.  Untunglah Yonghwa buru-buru mencegahnya.

“Ya, kau masih tidak mau menyerah, hah?” tanya Yonghwa datar. Sebelah tangannya menahan tangan Krystal yang ingin memukul Seohyun. Krystal mendongakkan kepalanya menatap Yonghwa. “Kalau kau masih seperti ini, aku tidak akan memaafkanmu! Sekalipun kau seorang yeoja!”

Bukannya mendengar kata-kata Yonghwa, Krystal malah terpana dengan namja itu.

Hahahaha! Bahkan Krystal saja diam melihatmu, Yong! Kau cantik! Hahaha!”

“Berhenti meledekku, Seohyun! Atau aku yang akan menggantikan Krystal memukulmu!” kata Yonghwa dengan tongkat yang berhasil dia rebut dari tangan Krystal.

Krystal masih terdiam. Jantungnya tiba-tiba berdegup kencang. ‘Belum pernah ada namja yang membuatku tidak bisa berkutik seperti ini!’ batin Krystal seraya menatap Yonghwa.

Tatapan Seohyun tidak berhenti memandang Yonghwa. Pikiran jahilnya selalu saja datang.

Yong! Kau cantik, apa di dalam kimono kau juga memakai dalaman wanita?” tanya Seohyun menyentuh kain yang mengikat kimono Yonghwa.

“Ya! apa maksudmu?” tanya Yonghwa pura-pura tidak tahu. Ditepisnya tangan Seonhyun yang menyentuhya.  Dia tahu betul apa niatan Seohyun.

Ayo buka!” Seohyun membuka paksa tali pengikat kimono Yonghwa. Dan untunglah Roo berlari ke arah Seohyun.

NGIIIIIIIIIING!

 

 

Seohyun pov

 

“Maafkan aku, ya! Gara-gara aku, kau harus menyamar jadi yeoja demi menolongku!”

“Gwenchana! Lagian ini ide Minhyuk! kau tidak usah minta maaf segala!” kata Yonghwa seraya memakai kembali jas seragamnya.

Tapi akhirnya kau datang menolongku. Benar kan kalau kau memang orang yang baik. Tega sekali diriku yang satu lagi membuatmu datang jauh-jauh ke Seoul hanya untuk membalaskan dendammu. Aku jadi merasa tidak enak atas kebaikannya.

“Seohyun-ah?”

“Ne?”

Kepalanya mendelik ke arah lain, lebih tepatnya ke arah Minhyuk yang sudah berganti seragam juga.

“Bukankah ada yang ingin kau katakan pada Minhyuk?”

Eh? Dia ingat? Aku saja lupa.

“Ee.. lupakan saja, lah!”

“Ya! ini kesempatan untukmu. Kau tidak lihat dia sedang sendiri.” Aku jadi ikut menatap Minhyuk yang sibuk mengenakan sepatunya. “Dia juga sudah tahu bagaimana sifat buruk Krystal, aku yakin tidak akan ada yang menghalangimu lagi!”

Yonghwa berkata seolah-olah sedang memberiku semangat.

“Gomawo, Yong!”

“Hmm!”

Baiklah! Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

 

 

Yonghwa pov

 

AISH! Kenapa aku ini? Kenapa aku jadi membantu mendekatkan Seohyun dengan Minhyuk? Tapi tidak apalah! Hitung-hitung sebagai ganti permohonan maafku padanya karena aku sudah membentaknya tadi.

Untuk menyelamatkan Seohyun, aku tidak peduli nyawaku hilang sekalipun!’

Yah, aku rasa Minhyuk memang sepertinya serius menyukai Seohyun.

Kini aku menatap punggung Seohyun yang berjalan mendekati Minhyuk. Aku hanya melihat mereka dari kejauhan.

DEG!

Kenapa rasanya aku tidak rela?

“Minhyuk-ah?!”

“Seohyun? Waeyo?”

“Hmm… itu…”

Haduh! Kenapa aku jadi deg-degan begini mendengarnya?

“Itu apa?”

“Itu..hmm..denganku.. ee…”

“….”

“MAUKAH KAU BERTUKAR DIARI DENGANKU!”

GUBRAK! PABO YEOJA!

“Kau kenapa, Yong?” tangan Onew hyung terjulur padaku. Akupun meraihnya dan berdiri dengan bantuan Onew hyung. Tiba-tiba saja aku terjatuh karena yeoja bodoh itu bukannya menyatakannya perasaannya malah minta tukaran diari. Haduh!

“A…aku sebenarnya ingin melakukan ini sejak lama! Aku dengar kau suka menulis diari. Tapi aku baru berani memintanya sekarang. Aku tahu diari memang terdengar kekanakan. Kalau kau tidak mau ya sud….”

“Oke! Aku mau-mau saja!”

Yah, yeoja itu sepertinya mau melayang sekarang.

Aish! Kenapa malah aku yang deg-degan?

“Yonghwa-ya?” Seseorang memanggilku dari arah belakang. Akupun menoleh dan mendapati Krystal berdiri di belakangku.

Apa lagi ini?

“Aku tahu aku ini yeoja yang jahat. Aku janji akan berubah.”

Berubah? Baguslah! Tapi kenapa mesti laporan dulu padaku?

“Jeongmal? Wah, syukurlah! Cepat sekali kau berubah!” seru Onew hyung.

“Tentu saja! Aku berubah karena…,” tiba-tiba dia bergelayut di lenganku.

“YA!”

“Aku berubah karena Yonghwa!”

Mwo? Bencana apa lagi ini?

Onew hyung, bahkan Seohyun dan Minhyuk di kejauhan ikut menatapku. Seohyun-ah, tolong jangan salah paham.

Eh, kenapa aku tidak mau Seohyun jadi salah paham?

 

-tbc-

 

12 thoughts on “W PINCH [chapter 6]

  1. semakin seru deh!
    seohyun dikit” kayanya mulai mkirin yonghwa,sebaliknya juga,tinggal nyadarin perasaan masing” nih^^
    eh ktanya yonghwa pengen balas dendam tp mnurutku dy mlh gk prnh ngapa”in*kayamusuhseohyunlainnya
    kelanjutannya di tunggu!

  2. hha, ini ffnya yg kependekan atau aku yg keseruan baca… jadi inget yonghwa ama krystal pas nge-MC di WinWin deh. hmm.. lanjut

  3. aku baru baca nih langsung suka, ehehe.
    yong mulai ada rasa ni sm hyun -ehem-
    tinggal tunggu hyun jealous liat yong digelayutin krystal nih, kkk

  4. wah!!!
    update cepat bgt chingu??
    tapi g’ pa2 lah..
    aigo~ ceritax lucu bgt!!
    g’ sabar nunggu yg br..
    saya jg g’ pernah bosan nunggu lanjutanx😀

    oh y, yg musuh cwe’ seohyun, npa g’ pake karakter shin hye??
    biasax kan gitu *br kepikiran hr ini jg sih*

  5. kyaaaaaaaaaaaaaaa 3 namja itu pake baju cewe…. kyaaaaaaa gimana jadinya??? cantik bgt pastiiiiiiii. demi seohyun ternyata berani nekat mereka. lanjuuuut onn, makin penasaran, mana mulai pada saling suka lagi >,<

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s