[AuthorLepas] Gomawo For Your Love

Author: Chenhye (Twitter :@isnaaaocey FB: Isnaa Naa Isnaa)

Rating: PG 13

Length: One shoot

Genre: Romance

Cast: Geumchi, Jonghyun C.N Blue, HyunA 4Minute,

Other Cast: Ji Hyun 4Minute,  C.N Blue Member

Disclaimer: author mo negesin ni FF plot ceritanya ini ada yang author ambil dari lyricnya 2pm Again Again sisanya imajinasi author yang agak rada-rada. Jadi, mohon diterima dengan lapang dada*lho?* Oh iya, adegannya separo ada yang author ambil dari MV nya 2PM-Again Again juga. Yeah, intinya ni FF terinspirasi dari lagunya 2PM-Again Again.

**********************************

 

JonghyunPOV

Aku mendekapkan kepala ku diatas setir mobil ku. Sudah 3 jam aku berdiam diri di depan rumah ini menunggu kedatangannya. Entahlah, apa yang sekarang ku lakukan lagi. Hampir setiap malam, hanya ini yang bisa ku lakukan. Menunggu, menunggu, dan menunggu seperti orang bodoh yang tak ada kerjaan.

Brumm~

Aku mendengar desahan mobil berhenti tepat didepan rumah ini. Aku segera mengangkat kepala ku dan menolehkan kepala ku kea rah mobil yang sedang berhenti. Ya, tak salah lagi. Aku melihatnya lagi dengan seorang namja yang berbeda lagi. Hati ku rasanya terkoyak ketika melihat yeoja yang ku maksud bergandengan tangan dengan namja itu. Aku ingin sekali menjambak-jambak rambutnya dan menghajarnya sekuat tenaga ku.Omo! Aku tertipu lagi.

 

Flashback On

Aku berdiri dihalaman rumahnya dengan pikiran gelisah. Otak ku rasanya ingin hancur, bahkan jari jemari tangan ku tak kuat lagi ingin menghancurkan barang apa saja yang bisa dihancurkan. Klek! Akhinya pintu terbuka.

“ Chagi ya? Ada apa? “ kata yeoja itu dengan wajah ceria.

“ Kita putus! “ teriak ku dengan keras.

“ Ada apa? Kenapa putus? “ raut wajahnya kini berubah menjadi khawatir.

“ Namja, namja siapa lagi yang kau temui di café Shinchon hah? “ kata ku geram.

“ Namja? Dia itu hanya sahabat ku, chagi. “ katanya sembari memeluk ku.

“ Hentikan, HyunA. Hentikan permainan mu ini, sampai kapan kau bersikap seperti ini pada

ku? “ kata ku sembari memelankan suara ku dan menghempaskan pelukannya.

“ Permainan apa? Kau terlalu posesif. “ kata yeoja yang bernama HyunA itu dengan wajah kesal. “ Kita putus! Aku tak ingin mendengar apa-apa dari mulut mu lagi. Dan mulai sekarang, menjauhlah dari kehidupan ku karena aku tak ingin lagi melihat wajahmu dihadapanku! “ cecar ku lalu pergi keluar dari rumahnya.

“ Baik! Jika itu memang maumu, aku tak akan muncul lagi dihadapan mu. Ingat! Kau juga jangan pernah menemui ku lagi, Jonghyun ah!“

Yeoja itu segera masuk kembali ke rumahnya dan menutup keras pintunya.

Aku menghentikan langkah ku, tanpa ku inginkan air mata mengalir begitu deras di pipi ku, sungguh aku benar-benar namja yang pabo! Perlahan-lahan tubuh ku mulai melemas dan terjatuh ke tanah. Ini sudah kesekian kalinya aku mengatakan kata putus didepannya, berkata hal yang sama bahwa aku tak ingin melihat wajahnya lagi, tapi akulah yang menentang kata-kata ku sendiri. Dasar pabo! Kenapa aku mencintai yeoja buruk seperti itu?

Flashback Off

 

Aku membuka pintu mobil ku dan berjalan ke halaman rumah HyunA. Lagi, lagi ini ku lakukan, kenapa aku begitu mudah melakukan ini. Kenapa aku selalu saja bertenger didepan rumahnya menunggu dan menunggu kehadiran nya dengan namja lain. Kenapa aku sangat mudah merindukannya? Drerrttt… tiba-tiba ponsel ku berbunyi.

 

Geumchi POV

Aku dengan cepat segera mengotak atik ponsel ku mengetik nomor Jonghyun untuk segera menelponnya, karena ada sesuatu yang harus segera ku katakan padanya.

“ Yoboseyo? Oppa? “ kata ku setelah aku mendengar desahan nafas Jonghyun.

“ Ne, ada apa? “ tanyanya dengan suara lemas.

“ Kau.. kau kesana lagi? Cepat kembali, untuk apa kau kesana lagi? “ cecar ku khawatir. Jonghyun hanya diam tak menjawab pertanyaan ku.

“ Chamkanam, aku akan segera kesana. “ klik! Aku langung menuntup ponsel ku dan meraih jaket ku dan segera pergi keluar rumah. Sekitar 15 menit, aku telah tiba di depan rumah yang selalu saja didatangi Jonghyun setiap malam.Ya, aku melihatnya sedang duduk bersandar dipagar rumah besar itu dengan tubuh lemas.

“ Oppa~ kau baik-baik saja? “ kata ku sembari mengangkat tubuhnya agar ia beranjak dari dudukannya.

“ Aku masih ingin disini, Geumchi. “ desahnya lemas.

“ Kajja, aku antar kau pulang. “ kata ku sambil terus mengangkat tubuhnya. Dan akhirnya, ia beranjak dari dudukannya. Aku segera menggopohnya ke dalam mobilnya.

“ Berikan kunci mobil mu. “ pinta ku sembari meraba-raba saku jaketnya. Namja ini hanya terdiam dengan tatapan kosong, sungguh aku sangat miris melihat keadaan Jonghyun yang seperti ini, terpuruk dengan seorang yeoja yang berkepribadian buruk itu. Pluk! Tiba-tiba Jonghyun memeluk ku.

“ Aku sangat merindukannya Geumchi~ “ desah Jonghyun ditelingaku. Aku hanya bisa mengusap punggungnya. Aku bisa merasakan betapa terpuruknya Jonghyun dipelukan ku, nafasnya tak beraturan, tubuhnya bergetar hebat, bahkan sepertinya ia menangis (lagi). Ya, aku adalah orang terdekat Jonghyun, hanya aku yang tahu keadaannya yang seperti ini. Setiap malam ia selalu melakukan ini, menunggu didepan rumah yeoja itu, melihatnya lagi dengan namja yang berbeda, dan segera memeluk ku dan menangis. Dulu, Jonghyun bukan namja yang seterpuruk ini. Dia adalah namja yang periang dan selalu bersemangat. Dan entahlah, setelah ia berhubungan dengan yeoja yang bernama HyunA itu, Jonghyun berubah  menjadi namja yang seperti ini. Aku selalu ingin memisahkannya dengan yeoja itu, tapi sepertinya tak akan bisa. Cintanya sudah terlalu kuat untuk dipisahkan.

“ Kajja, aku antar kau pulang. “ desah ku. Tapi, tak ada reaksi apa-apa dari Jonghyun.

“ Oppa? Gwaenchana? “ tanya ku lagi sembari menggoyang-goyangkan tubuhnya. Pingsan! Jonghyun pingsan. Aku segera menyandarkan tubuhnya di sofa mobil dan mengantarnya ke rumah sakit.

“ Oppa!! Bertahanlah! “

 

Dua hari kemudian..

 

“ Ne, Yong Hwa oppa! Aku akan tiba di rumah sakit 1 jam mendatang. “ Klik! Aku segera mengakhiri acara telponan ku dengan Yong Hwa. Yah, keadaan Jonghyun sepertinya masih belum membaik. Ia masih tak mau makan, minum, bahkan berbicara jika tidak dengan ku. Yeah, namja itu memang benar-benar menghawatirkan dan sedikit menyusahkan. Aku meraih tas hitam ku dan segera beranjak dari kursi ku. Hari ini aku bertekad menemui yeoja yang bernama HyunA itu. Aku tak sanggup lagi melihat Jonghyun terpuruk di rumah sakit seperti itu, aku ingin melihatnya sehat kembali dan bahagia seperti dulu. Aku mengambil secarik kertas dari saku tas ku, kemaren aku sudah menanyakan tentang yeoja itu dengan Ji Hyun, sahabat dekat HyunA. Ya, aku mendapatkan alamat tempat yeoja itu biasa nongkrong dengan namja-namja atau hanya sekedar minum cappuccino sendirian. Aku segera masuk ke mobil ku dan menuju tempat yang ku maksud.

 

Aku berjalan santai sembari memperhatikan dari luar sebuah café yang kelihatannya sepi itu, perlahan-lahan ku buka pintu masuknya dan segera mencari sosok yeoja itu. Yeah, aku melihatnya, sendirian. Tidak dengan namja-namja biasanya.

“ Annyeong haseyo! “ sapa ku sembari duduk didepannya. HyunA hanya terdiam sembari menatap ku dengan tatapan datar.

“ Err.. apa namja itu yang meminta mu untuk menemui ku? “ katanya sembari menyesap cappuccino didepannya.

“ Ani. Tidak ada yang menyuruh ku. “ kata ku dengan tatapan dingin.

“ Lalu? Apa mau mu? Kau meminta ku untuk berlutut didepan Jonghyun? “.

“ Ini permohonan ku yang pertama kalinya dan terakhir kalinya pada mu, ku mohon temui Jonghyun. Dia sedang sakit dan dirawat di rumah sakit, ku mohon temui dia, dia sangat merindukan mu. Kita bisa berangkat bersama. “.

HyunA hanya tertawa terkekeh-kekeh. “ Mianhamnida, aku tidak mau bertemu lagi dengannya. “ katanya sombong.

Aku menarik nafas kuat-kuat. Kesabaran ku sudah hampir habis dengan tingkah yeoja satu ini.

“ Sekali saja, ini yang terakhir “ pinta ku lagi.

“ Bukankah dia yang berkata tak ingin melihat wajah ku lagi? Untuk apa menemuinya. Hah~ sudah ku duga, Jonghyun tak akan bisa hidup tanpa ku. “ katanya sombong. “ Apa kau menyukai.. Jonghyun? “.

Aku hanya terdiam sembari menatap tajam matanya.

“ Baiklah, kalau kau tak ingin menemui Jonghyun. Kalau begitu, jangan pernah lagi mengganggu kehidupannya. “ kata ku lalu beranjak pergi menuju mobil dan melaju pergi ke rumah sakit.

 

Aku sudah tiba di halaman rumah sakit tempat Jonghyun dirawat. Aku segera melangkahkan kaki ku menuju kamarnya.

“ Geumchi sshi! Kau dari mana saja? “ kata Min Hyuk yang sedang duduk diluar kamar bersama member C.N Blue yang lain.

“ Ani, aku dari rumah. Apa Jonghyun masih tak mau bicara? “ tanya ku sebelum aku membuka knob pintu kamar. Min Hyuk dan yang lainnya hanya mengangguk lemas. Aku segera membuka pintu kamar Jonghyun dan lagi lagi melihatnya melamun didepan jendela.

“ Oppa~ “ kata ku sembari berjalan mendekatinya.

“ Bagaimana kabar mu? Apa kau sudah makan? “ tanya ku sembari berdiri disampingnya. Jonghyun hanya diam tanpa sedikitpun menoleh ke arah ku.

“ Kau mau dengar lagu? Aku bawakan MP3 untuk mu. “ kata ku sembari meletakan earphone di telinganya. Jonghyun masih terdiam dan akhirnya menolehkan kepalanya ke arah ku.

“ Kau mau cappuccino hangat? “ aku mengeluarkan segelas cappuccino dari tas ku. Jonghyun masih terdiam, matanya semakin lama semakin sayu, wajahnya semakin pucat, bahkan ia terlihat semakin kurus. Pluk! Ia menjatuhkan kepalanya ke bahu ku.

“ Aku.. aku sangat ingin bertemu dengannya. “ desahnya lagi.

“ HENTIKAN! Jonghyun!! “ teriak ku sembari menjauhkan kepalanya dari bahu ku.

“ Sampai kapan kau mau seperti ini? sampai kapan kau tak mau makan, minum, dan selalu memikirkan yeoja yang sangat sombong itu? “ kata ku dengan suara keras, aku berharap ia bisa sadar dari keterpurukannya itu.

“ Bisakah kau hanya memikirkan diri mu? Bisakah kau berhenti memikirkannya? Aku sudah menemuinya, aku sudah memohon padanya agar dia mau menemuimu, tapi dia tak mau dan terus menyombongkan dirinya, dia sangat membenci mu, dia hanya mempermainkan hatimu, Jonghyun. Kau akan terlihat semakin lemah dihadapannya jika kau bersikap seperti ini terus! “ hati ku rasanya sesak sekali. Aku tak peduli lagi bagaimana tanggapan Jonghyun tentang sikap ku yang seperti ini. Aku segera meraih tas ku dan berlari keluar dari kamar itu.

 

JonghyunPOV

“ HENTIKAN! Jonghyun!! “ teriaknya sembari menjauhkan kepala ku dari bahu nya. Tentu saja aku sangat terkejut mendengar teriakan dan sikap kasarnya pada ku. Seumur-umur Geumchi tidak pernah sekasar ini pada ku.

“ Sampai kapan kau mau seperti ini? sampai kapan kau tak mau makan, minum, dan selalu memikirkan yeoja yang sangat sombong itu? “ katanya dengan suara keras. Aku tertegun sembari menatap kedua mata manisnya yang berkaca-kaca.

“ Bisakah kau hanya memikirkan diri mu? Bisakah kau berhenti memikirkannya? Aku sudah menemuinya, aku sudah memohon padanya agar dia mau menemuimu, tapi dia tak mau dan terus menyombongkan dirinya, dia sangat membenci mu, dia hanya mempermainkan hatimu, Jonghyun. Kau akan terlihat semakin lemah dihadapannya jika kau bersikap seperti ini terus! “ Aku semakin terkejut mendengar pengakuan yang baru saja ia katakana, aigoo!! Dia menemui HyunA dan memohon pada yeoja keras kepala itu? Geumchi langsung beranjak pergi keluar kamar ku dan membanting pintu dengan keras. Aku tertegun, terkejut, tak menyangka, hah! Aku juga bingung. Apa yang dilakukan yeoja itu huh? Ahh ternyata dia selama ini sangat memperhatikan ku, OMO! Aku masih tak menyangka dia memohon pada HyunA demi aku?? Apa dia begitu mempedulikan ku? Aish!

“ Jonghyun! “ desah seseorang dari balik pintu. Yong Hwa???

“ Apa yang terjadi? “ tanyanya pada ku.

“ Dia sepertinya sangat marah pada ku. “.

“ AAAA.. kau sudah mau bicara rupanya!! Daebak! Dongsaeng!!! Jonghyun sudah mau bicara! “ teriak Yong Hwa dengan bahagia. Aku hanya berdecak kesal melihat tingkah kepabo-paboannya itu.

“ Hyun, kau sudah membaik? “ tanya Jung Shin.

“ Tidak juga. “ jawab ku malas.

“ Wahh.. Geumchi benar-benar hebat. Apa yang dilakukannya pada mu sehingga kau jadi berubah dalam sekejap! Wooaa.. “.

Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala ku tak mengerti. Semua menjadi gila karena aku. Aku masih memikirkan kata-kata Geumchi, hah! Kenapa baru ku sadari rasa perhatiannya pada ku!

 

Geumchi POV

Aku menaikan kedua lututku dan memeluknya erat, sudah satu minggu aku tak menemui Jonghyun bahkan berkontek dengan nya dan member C.N Blue yang lain. Aku masih kepikiran dengan sikap ku yang begitu kasar padanya beberapa hari yang lalu. Aku begitu malu bertemu dengan mereka. Mereka pasti berpikir aku adalah gadis yang kasar yang tak bisa bersikap lembut pada orang yang sedang sakit. Aigoo!! Apa yang harus ku lakukan sekarang. Drettt.. sebuah pesan masuk dari Ji Hyun.

 

From: Nam Ji Hyun

Geumchi, bisakah kita bertemu sebentar? Aku ingin mengatakan sesuatu pada mu.

 

To: Nam Ji Hyun

Ne, dimana?

 

From : Nam Ji Hyun

Café biasa.

 

Ada angin apa anak ini mengajak bertemu di café?  Yah.. semoga bukan hal buruk lagi.

 

Aku menyesap cappuccino ku sembari menunggu kehadiran Ji Hyun. Sudah hampir setengah jam aku menunggunya, tapi tak terlihat sedikitpun batang hidung yeoja cantik itu.

“ Geumchi! “ teriak seseorang dari arah belakang. Aku segera membalikan badan ku dan melihat seorang yeoja tersenyum manis sembari melambaikan tangannya berjalan ke arah ku.

“ Mian, telat! “ katanya sembari duduk didepanku.

“ Apa yang ingin kau katakan? “ kata ku to the point.

“ Kajja! Ikut aku! “ tiba-tiba yeoja ini dengan gampangnya menarik tangan ku dan membawa ku masuk ke mobilnya.

“ Mau kemana? “ tanya ku dengan tatapan heran.

“ Dorm C.N Blue. “ katanya bahagia kaya orang abis ketiban segepok duit.

“ MWO?? Untuk apa? “ cercah ku kaget.

“ Hari ini ulang tahun Jonghyun, apa kau tidak ingat? “ tanya Ji Hyun bahagia.

Jinjja! Aku baru ingat hari ini ulang tahunya. OMO!

“ Tapi.. aku… “.

“ Sudah, Jonghyun pasti sudah lupa dengan masalah itu. “ potong Ji Hyun sembari bersenandung senang.

“ Kau juga tahu masalah itu? “ tanya ku terkejut.

“ Ya iyalah, pabo! “ katanya senang. Aku hanya menggeleng-gelengkan kepala ku malu sekaligus bingung. Malu karena masalah ini mungkin sudah tersebar kepenjuru Entertaiment dan bingung kenapa ni anak kok senangnya minta ampun.

 

“ Sesanggil Chukka hamnida!!! “ teriak Ji Hyun bersemangat setelah melihat wajah Jonghyun yang keluar dari dorm. Yah.. akhirnya aku sampai di dorm C.N Blue, aish~ rasanya aku tak sanggup berdiri disini apalagi mengangkat kepala ku untuk menatap Jonghyun.

“ Chukkhae! “ teriakan dari punggung belakang Jonghyun. Para member C.N Blue meniupkan terompet-terompet besar ketelinga Jonghyun.

“ Chukkhae, Jonghyun ah! “ teriak Min Hyuk.

“ Kamsahamnida.. “ ucap Jonghyun sembari memeluk Min Hyuk, Yong Hwa, dan Jung Shin. Aku hanya tertunduk sembari melirik wajah Jonghyun yang begitu bahagia. Hah~ aku senang bisa melihat wajahnya yang ternyata kembali ceria lagi.

“ Make a wish! “ kata Ji Hyun sembari memberikan kue ulang tahun kearah Jonghyun.

Huffttt!! Semua berteriak kencang setelah Jonghyun selesai meniup lilin.

“ Kajja kita makan!!! “ teriak Ji Hyun sembari berlari mengajak member C.N Blue pergi masuk ke dalam. Aku hanya terdiam dan berencana ingin kembali saja pulang ke rumah.

“ Geumchi! “ panggil seseorang. Aku terdiam, aku bisa mengenal siapa yang baru saja memanggil ku.  Aku memejamkan mata ku dan berbalik perlahan-lahan.

“ Kau tak ingin mengucapkan sesuatu untuk ku? “ tanya Jonghyun sembari berjalan mendekati ku.

“ Ohh, chukkhae! “ kata ku canggung.

Pluk! Jonghyun tiba-tiba memeluk ku (lagi). Tapi kali ini lebih berbeda. Tubuhnya tak bergetar hebat, nafasnya tidak tersengal-sengal, tapi aku malah mendengar suara jantungnya yang berdegup kenacang sama seperti ku dan tubuhnya terasa agak gemukan dan sepertinya ia memiliki abs. Err.. lupakan saja!

“ Gomawo. “ desahnya ditelinga ku.

“ Untuk? “.

“ Gomawo sudah menyadarkan ku. “ sambungnya lagi. “ Gomawo selalu berada didekat ku saat aku mengalami hari-hari yang sangat menyedihkan. “. Aku hanya tersenyum senang.

“ Mianhae.. aku selalu menyusahkan mu. “.

“ Jeongmal mianhae, karena aku sudah bersikap dan berkata kasar didepanmu. “ kata ku.

“ Lupakan saja, itu sudah berlalu. Lupakan semua yang pernah terjadi pada diri ku. Anggap aku tidak pernah memiliki malam dan hari terpuruk. “.

“ Ne. “ jawab ku senang.

“ Aku ingin memberitahu sesuatu padamu. “.

“ Apa? “ tanya ku penasaran.

“ Kau tahu apa wish yang ku ucapkan tadi? “.

Aku hanya menggelengkan kepala.

“ Aku berharap, yeoja yang mendapat pelukan dihari ulang tahun ku bersedia menjadi yeoja satu-satunya di hatiku. “.

“ MWO?? “ kata ku kaget sembari berusaha keluar dari pelukan Jonghyun.

“ Saranghaeyo, Geumchi. “ katanya mengeratkan pelukannya.

“ Nado, nado saranghaeyo Jonghyun oppa~ “ balas ku sedikit canggung sembari membalas pelukan Jonghyun.

“ Sekali lagi, gomawo untuk semua cinta yang kau berikan pada ku. “ desah Jonghyun ditelingaku. “ Naeneon saranghae, saranghae, saranghae~ “ tambahnya lagi.

Oh God!! Ini bukan mimpi kan???? Aku jadi milik Jonghyun!!

 

THE END

 

Note: Ya ya ya! FF ku aneh, ngebingungin, GJ, jelek kan? Iya!  hiks TT.TT padahal aku selalu berusaha buat bikin FF yang bagus, tapi kayaknya kok susah bgt. Ada ide, tapi susah menjelaskannya hiks! -__- *nangis dipelukan Jonghyun* (Kok author curhat? LUPAKAN! ) ok, mian ya kalau aneh dan bikin bingung, mohon comen, kritik, dan bimbingannya. Gomawo yang udah mau baca^^

 

12 thoughts on “[AuthorLepas] Gomawo For Your Love

  1. bagus qo thor..
    cm kya’y kurg panjang dech,, n krakter cast’y krg d-jlaskan gtu.. #plak (digampar author)
    hehehe.. over all keren qo !!

  2. bagus kok ff nya.
    nyesek kali ya kalo jd geumchi, cowok yg kita sukai malah suka cewek lain dan naasnya (?) malah curhat ke kita tentang masalahnya sendiri dengan pacar.
    aaa semoga jonghyun bahagia (loh?)
    nice ff

  3. Geumchi, pengorbananmu tidak sia-sia ya! (Pengorbanan apa… -_-“)
    Ceritanya bagus, tapi rasanya…. Kurang panjang?

    Bikin sequelnya dong.. Dibikin Geumchi cemburu + salah paham sm jonghyun! #maunya
    Btw, nice ff!

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s