I’M SO JEALOUS [CHAPTER 2]

Author            : Vivit (@vivit_dwinovita)

Genre              : Romance, Friendship

Length            : Chapterred

Rating             : T

Cast                :

1. Kang Minhyuk CNBLUE

2. Krystal Jung F(X)

3. Choi Minho SHINee

4. Bang MinAh GIRLS DAY

5. Choi Sulli F(X)

6. Baek Suzy MISS A

Disclaimer      : Sebagian jalan ceritanya aku ambil dari teenlit kalau gak salah judulnya “Gawat Gw Salah Kirim SMS”, sisanya asli karanganku sendiri.

Note                : Mianhaeyo readers postnya agak lama hehehe. Authornya lagi gak mood ngetik soalnya, gubrak . semoga di chapter kedua readers suka ceritanya. Jangan lupa komennya.

PROLOG ║ ║ CHAPTER 1

@@@@@@@

AUTHOR POV

Krystal berjalan meninggalkan Minho. Hari ini perasaannya benar-benar kacau. Dia tidak menyangka kalau Minhyuk mendapatkan foto dirinya yang sedang bersama Minho kemarin sore, dan sialnya lagi hari ini Minho dengan santainya datang ke sekolahnya untuk menemuinya.

“Choi Minho, kenapa semenjak kehadiranmu semuanya jadi kacau” gerutu Krystal. Suzy dan Sulli hanya bisa menepuk pelan bahu Krystal.

DRRRRRRRRTTTTTT ,Tiba-tiba handphone Krystal bergetar, ada MMS masuk. Krystal membuka handphonenya dan melihat gambar yang dikirm. Ternyata itu adalah foto Krystal dan Minho kemarin sore. Lalu si pengirim menulis pesan dibawahnya.

‘Foto yang romantis, kenapa kalian tidak balikan lagi. Aku rasa kalian pasangan yang serasi’

Krystal sedikit meremas handphonenya, wajahnya cukup Gerang.

“Dari siapa Krys?” Tanya Suzy dan Sulli bersamaan. Krystal diam tidak merespon, akhirnya Suzy mengambil handphone Krystal dan melihanya.

“Mwo? Jadi ternyata ini semua ulah nenek sihir” Suzy ikutan geram.

“Pasti dia tadi ngomong yang enggak-enggak tentangmu ke Minhyuk. Dasar nenek sihir, dia tetap tidak berubah. dia tetap saja mengejar-ngejar kekasihmu.” Tambah Sulli.

Krystal hanya bisa menghela nafas panjang dan melanjutkan langkahnya

@@@@@@@

-di dalam mobil Minhyuk-

Expresi wajah Minhyuk masih sangat kesal, dan Minah hanya tersenyum puas sambil menggenggam handphonenya.

“Yeoja seperti itu perlu diberi pelajaran oppa. Kau bahkan bisa menggaet (?) yeoja manapun yang kau mau untuk membalaskan rasa sakitmu terhadap Krystal.”

“Apa maksudmu?”

“Oppa kau tau kan aku sangat menyukaimu. Jika oppa bersamaku maka oppa bisa membalaskan rasa sakit hati oppa pada Krystal. Satu hal yang perlu oppa ketahui. Aku setia, aku bukan tipe tukang selingkuh seperti Krystal” tangan kiri Minah membelai rambut Minhyuk.

“apa yang kau lakukan? Singkirkan tanganmu dari kepalaku”

“Dan satu hal Minah-ssi, mianhaeyo aku tidak mencintaimu” lanjut Minhyuk.

“Gwenchana. Cinta itu akan datang dengan sendirinya, asal oppa mau memberi kesempatan untukku” kata Minah penuh senyum. Minhyuk hanya diam dia tidak meng-iyakan dan tidak juga men-tidakkan (?) ucapan Minah. Pikirannya benar-benar bingung, disatu sisi dia tidak mencintai Minah, disisi lain ucapan Minah menurutnya ada benarnya, dia perlu menunjukkan pada Krystal bahwa dirinya mampu melakukan seperti yang dilakukan Krystal padanya. Dan Minhyuk mulai memikirkan ucapan Minah tentang rasa cinta yang akan tumbuh dengan sendirinya.

“Jika oppa membutuhkan bantuanku aku siap membantu oppa”

Minhyuk hanya membalasnya dengan senyum manisnya.

@@@@@@@

-di rumah Krystal-

DRRTTT handphone Krystal bergetar, ada panggilan masuk dari nomer tidak dikenal.

“Yeoboseyo” jawab Krystal malas.

“Hai Krstal-ah Ini aku, Choi Minho” Krystal langsung lemas begitu tau siapa si penelpon.

“Wae? Kenapa kau menghubungiku. Tau dari mana oppa nomerku?” tanyanya sedikit ketus.

“Oh kemarin saat dompetmu terjatuh di mobilku, tidak sengaja aku menemukan kartu namamu dan ternyata ada nomer handphonemu. Krystal-ah bisakah kita bertemu?”

“Sekarang? Mianhaeyo aku sedang sibuk” jawabnya malas.

“Bagaimana kalau besok?”

“Aku juga sibuk”

“Lusa?”

“Aku ada acara. Mianhae akhir-akhir ini aku sedang sibuk. Tugas sekolahku menumpuk” sebenarnya itu hanya alasan Krystal saja. Dia tidak mau lagi berurusan dengan Minho, menurutnya semuanya akan menjadi kacau saat dia bertemu Minho. Jadi dia tidak ingin bertemu Minho lagi.

“Oh begitu .. Aku tunggu sampai kau tidak sibuk. Aku benar-benar ada keperluan denganmu soalnya.”

“hum”

TUT TUT TUT

Krystal langsung memutuskan sambungan telfonnya, dia sudah tidak mau berbicara berlama-lama bersama Minho.

@@@@@@@

-di rumah Minhyuk-

Malam ini Minah datang ke rumah Minhyuk. Dia datang sendiri tanpa disuruh oleh Minhyuk.

“Anyeyong, nona cari siapa?” Tanya Park ahjumma, pembantu Minhyuk.

“Minhyuk ada ahjumma? Aku Minah temannya Minhyuk oppa yang sebentar lagi akan menjadi yeojachingu nya” kata Minah dengan PD-nya.

“Mwo? Bukannya, yeojachingunya tuan muda Minhyuk adalah Krystal Jung?” Minah langsung menatap tajam pada Park ahjumma saat dia menyebut nama Krystal.

“Tau apa kau? Kau hanya pembantu di sini. Cepat katakan dimana Minhyuk?” jawab Minah dengan judesnya.

“Di kamar”

“Mana kamarnya?” Park ahjumma langsung menunjuk arah ke kamar Minhyuk, lalu tiba-tiba Minah langsung saja nyelonong (?) menuju ke kamar Minhyuk.

“Ckckckc siapa yeoja itu? Aku belum pernah melihatnya sebelumnya. Dan kenapa tiba-tiba dia mengaku sebagai kekasih tuan muda? Dan satu lagi, aku kurang menyukai gadis itu, benar-benar tidak sopan. Nona Krystal saja belum pernah masuk ke kamar tuan Minhyuk.” Gumam Park ahjumma pelan.

“Anyeyong Minhyuk oppa?” Tiba-tiba Minah langsung masuk ke kamar Minhyuk. Minhyuk yang awalnya sedang tidur-tiduran santai sambil membaca komik, langsung kaget.

“Minah-ssi kenapa kau tiba-tiba masuk ke kamarku tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Dan sedang apa kau malam-malam ke rumahku?” Tanya Minhyuk sedikit kesal.

“Mianhaeyo oppa, aku hanya ingin memberikan kejutan pada oppa. Aku tau oppa sedang sedih makanya aku datang kemari, berharap aku bisa menghibur oppa. Tetapi kehadiranku di sini malah disambut dengan kemarahan” kata Minah sedih dengan gaya anak-anaknya. Minhyuk yang melihatnya sedikit tidak tega. Minhyuk memang tipikal orang yang sebenarnya tidak tegaan.

“Ah ya sudahlah, lupakan. Lalu sekarang apa yang akan kau lakukan”

“Aku mau mengajak oppa jalan-jalan. Aku jamin setelah ikut aku oppa tidak akan stress”

“Aku ngantuk, pulanglah. Mianhaeyo”

“Oppa, jebal” pinta Minah manja. Akhirnya Minhyuk mengiyakan kemauan Minah.

“Ok aku ikut. Sekarang tunggu aku di bawah. Aku mau ganti baju dulu”

@@@@@@@

Minhyuk dan Minah akhirnya pergi meninggalkan rumah.

“Oppa malam ini aku saja yang menyetir, aku akan mengajakmu ke tempat yang akan membuatmu bahagia, melepaskan semua penat di kepalamu”

“Terserah kau saja” jawabnya sedikit malas.

Minhyuk begitu kaget saat Minah membawanya ke Diskotik.

“Mwo? Diskotik? Kenapa kau mengajakku ke tempat seperti ini. Sirro” tolak Minhyuk.

Tetapi Minah malah memaksanya untuk masuk.

“Oppa kenalkan ini teman-temanku” kata Minah saat berada di dalam, ada 3 orang pria dan 2 orang wanita. 2 pria sedang menghisap rokok dan 1 orang pria dengan 2 wanita lainnya sedang meminum alcohol sepertinya. Minhyuk yang melihatnya lumayan ngeri, jujur saja dia tidak pernah ke tempat seperti ini.

“Ini” Minah memberikan sebatang rokok pada Minhyuk”

“Aku tidak merokok Minah-ssi”

“Oppa, coba dulu. Ini akan menghilangkan rasa stressmu” bujuk Minah.

“Lihat ini, aku merokok juga” katanya sambil menghisap rokoknya dan menghembuskannya ke wajah Minhyuk. Membuat Minhyuk menjadi terbatuk-batuk.

“Mianhae aku tidak mau”

“Cobalah ini chingu, ini sangat nikmat” kata seorang namja disebelah Minhyuk. Minhyuk akhirnya dengan ragu mengambil batang rokok yang ditawarkan Minah. Namja disebelah Minhyuk membantunya menyulutkan (?) apinya. Minhyuk menghisap pelan rokoknya dan terbatuk-batuk di awal. Minah mengelus punggung Minhyuk

“Pelan-pelan oppa” kata minah dengan nada manjanya.

Lama kelamaan Minhyuk mulai terbiasa dengan rokok yang dihisapnya. Lalu namja tadi yang merupakan teman Minah, memperkenalkan diri pada Minhyuk.

“Anyeyong, Majun imnida”

“Minhyuk imnida”

“Kau teman Minah?”

“Ne”

“Ini pertama kalinya kau merokok”

“Ne”

“Dia baru saja dikhianati oleh kekasihnya, Majun oppa” kata Minah ikutan. Minhyuk hanya tersenyum kecut.

“Sabarlah Minhyuk-ssi. Balas saja yeoja yang menyakitimu itu. Jika pikiranmu sedang kacau kau bisa kesini, disini kau bisa melepaskan rasa kacaumu”. Minhyuk tersenyum mendengar ucapan Majun sambil tetap menghisap rokoknya. Minah tersenyum puas melihat Minhyuk

“Kau sebentar lagi akan menjadi milikku seutuhnya, Kang Minhyuk” katanya lirih

@@@@@@@

Pagi ini Krystal berangkat sekolah sendiri. Dari jendela di dalam kelasnya dia bisa melihat mobil Minhyuk baru sampai di sekolah. Hatinya begitu sakit saat melihat Minah ternyata satu mobil dengan Minhyuk. Minah keluar dari mobil Minhyuk lalu tiba-tiba dia menggamit (?) lengan Minhyuk dan anehnya Minhyuk diam saja tidak menolak.

“Dasar centil” Kata Sulli yang ikut menoleh ke jendela dan melihat ‘pemandangan’ tidak mengenakkan itu.

Minhyuk mengantar Minah kekelasnya, Minah dan Krystal adalah teman satu kelas. Minhyuk mengantarkan Minah sampai pintu kelasnya.

“Gomawoyo oppa” kata Minah manja

“Chunmaneyo” Minhyuk sempat melirik tajam pada Krystal. Sebelum Minhyuk berbalik untuk menuju kelasnya tiba-tiba Minah mencium pipinya, dan Minhyuk hanya diam saja. Minah sempat melirik dengan tatapan sombongnya kepada Krystal.

“Sabar Krystal-ah, nenek sihir itu tidak punya malu sama sekali, di depan kelas gini malah seenaknya nyium pipi namja” kata Suzy.

“Minhyuk kenapa juga tidak marah? Arghh semakin lama Minhyuk juga ikutan nyebelin kayak Minah” kesal Sulli.

@@@@@@@

-pulang sekolah-

Krystal pulang sendirian hari ini, Sulli dan Suzy pergi ke toko buku setelah pulang sekolah. Saat menunggu di halte Bus, sebuah mobil menghampiri Krystal dan ternyata si pemilik mobil itu adalah Minho.

“Krystal-ah kau pulang sendirian?” Tanya Minho

“Ne” jawab Krystal malas.

“Aku antar kau pulang?”

“Sirro”

“Ayolah Krystal-ah”

“Aku bilang kan tidak mau, kenapa oppa memaksa” kata Krystal yabg mulai menaikka nada suaranya.

“Mianhaeyo. Krystal-ah aku benar-benar butuh bantuanmu jadi kumohon ikutlah denganku hari ini, ada yang mau aku ceritakan” pinta Minho dengan memelas.

“Baiklah”

@@@@@@@

Minho membawa Krystal ke sebuah Cafe.

“Kau mau pesan apa?”

“Terserah, cepat katakan apa yang mau oppa bicarakan, aku mau pulang nih”

“Krystal, kau tau kan kalau aku sudah punya tunangan?”

“Ne. Waeyo? Oppa mau segera nikah?” Tanya Krystal sedikit malas-malasan.

“Tentu tidak. Ehm sebenarnya aku ingin mempertemukanmu dengan tunanganku”

“Untuk apa oppa mau mempertemukanku dengan tunangan oppa?”

“Begini Krystal-ah. Beberapa hari yang lalu saat aku mengantarmu pulang dan mengajakmu makan di sini, ternyata tunanganku melihat kita. Dia pikir aku masih menjalin hubungan denganmu. Aku sudah menjelaskan semuanya tetapi dia masih tidak percaya” Minho menghela nafas panjang lalu meneruskan ceritanya kembali.

“Dia benar-benar cemburu padamu. Dia pikir aku tidak benar-benar mencintainya karena kita dijodohkan.”

“Jadi oppa dijodohkan?”

“Ne, aku dijodohkan. Itulah kenapa dulu aku memutuskanmu. Aku mencoba mencintainya dan akhirnya aku bisa 100 % mencintainya. Makanya aku minta bantuanmu aku ingin kau cerita padanya. Kumohon?”

“Jadi Tunangan oppa cemburu padaku? Tapi apa mungkin dia akan mendengarkan penjelaskanku?”

“Aku yakin”

“Kenapa kisahmu sama sepertiku. Minhyuk cemburu gara-gara kau, dan tunanganmu cemburu padaku” kata Krystal dalam hati.

“Baiklah aku akan membantu. Tetapi maaf jika ternyata dia masih marah pada oppa dan tidak mau memaafkan oppa”

“baiklah, gomawoyo. Hari minggu aku akan membawanya ke rumahmu”

“Baiklah aku tunggu di rumah” kata Krystal penuh senyum.

Saat Krystal dan Minho keluar dari cafe itu, Minah dan Minhyuk baru datang. Mereka berdua melihat Minho dan Krystal, tetapi Krystal tidak melihat mereka.

“Minah-ssi kita pergi saja” kata Minhyuk dingin, lalu menutup pintu mobilnya dengan sedikit keras. Minah hanya bisa tersenyum puas melihat Minhyuk marah seperti ini.

“Krystal, sepertinya Minhyuk benar-benar membencimu sekarang” kata Minah lirih, dia lalu ikut masuk ke dalam mobil.

@@@@@@@

Minah mengajak Minhyuk ke diskotik lagi. Di dalam diskotik mereka bertemu Majun kembali dan teman-temannya. Minhyuk duduk di sofa yang ada di pojok.

“Majun-ssi berikan aku sebatang rokok” pinta Minhyuk. Majun pun memberikannya dengan senang hati kepada Minhyuk.

“Kau sepertinya sedang kesal hari ini, ada apa chingu?” Tanya Majun. Minhyuk tidak mempedulikan pertanyaan Majun dan dia sibuk menghisap rokoknya.

“Biasalah oppa, yeoja yang kemarin aku ceritakan berulah lagi. Barusan kami memergokinya dengan namja lain” kata Minah.

“Sepertinya kau butuh ini untuk menghilangkan rasa stressmu” Majun memberikan Minhyuk segelas kecil berisi alcohol.

“Ini beer? Aku tidak minum” tolak Minhyuk

“Ayolah Minhyuk-ssi, ini kadar alkoholnya rendah jadi tidak akan begitu memabukkan bagi pemula sepertimu”

“Jinjayo?”

“coba saja” Minhyuk akhirnya meminum beer yang diberikan oleh Majun.

@@@@@@@

-di sekolah-

“Sulli-ah, Suzy-ah nanti saat istirahat aku ingin pergi ke kelas Minhyuk, aku ingin menyelesaikan semuanya, aku ingin menjelaskannya sekali lagi pada Minhyuk, doakan aku semoga rencanaku sukses”

“Pasti kita akan mendoakanmu. Fighting”

Saat istirahat Krystal langsung pergi ke kelas Minhyuk. Ternyata minhyuk ada di kelas dan Minah juga ada di situ. Dengan segala kebaranian yang dipunya, Krystal menghampiri Minhyuk.

“Oppa boleh aku bicara sebentar”

“Bicara apa?” Tanya Minhyuk dengan nada ketus.

“Tidak di sini oppa, kita perlu bicara berdua”

“Bicara di sini atau tidak bicara sama sekali”

“Baiklah. Oppa apa kau masih marah soal Minho? Aku benar-benar tidak ada hubungan khusus dengannya. Lagian Minho juga sudah punya tunangan”

“Oh jadi kalian berdua sama-sama menghianati kekasih masing-masing?”

“Aniyo. Kami tidak menghianati siapapun. Oppa percayalah padaku”

“Haruskah aku percaya padamu? Kemarin sore aku melihatmu di cafe bersama Minho. Apa itu yang kalian bilang tidak ada hubungan apa-apa?”

“Kemarin itu dia hanya mau meminta bantuanku saja. Kami tidak berkencan seperti yang oppa pikirkan”

“Sudahlah Krystal aku lelah harus menghadapimu, kita benar-benar putus dan tolong jangan tampakkan wajahmu lagi di hadapanku” Air mata Krystal tidak mampu lagi ia bendung saat mendengar ucapan Minhyuk.

“Jangan menangis. Aku semakin membencimu saat kau menangis. Jangan sok menangis dihadapanku agar aku bisa memaafkanmu.”

Minhyuk langsung pergi meninggalkan Krystal dan menarik tangan Minah. Krystal juga ikut keluar dari kelas Minhyuk. Dia pergi ke halaman belakang dan menangis di sana. Sakit rasanya diperlakukan seperti itu oleh orang yang dia sayangi.

-tbc-

Hello readers… maaf ya kalau bahasanya agak kacau, ceritanya semakin aneh tak beraturan (?)… author lagi mampet ide nih hehehe. Buat Istrinya Minhyuk maaf ya, Minhyuk yang polos gitu malah merokok dan dah berani belajar Minum hehehehehehe….

9 thoughts on “I’M SO JEALOUS [CHAPTER 2]

  1. asli gemes banget vit sama minhyuk di sini. wah gaul sama minah jadi rusak lama-lama.
    ya ampun, cemburu tingkat akut. jahat ah minhyuk uuuu
    lanjut vit, lanjut. penasaran banget.
    yang cepeeeeeeeet #eh

  2. aiiisshhh bener2 gemesin bnget part ini…
    kpn minhyuk nya gk cmbru lg sehhh…mana si nenek sihir minah tu keganjenan bnget…ayo dong part selanjut na minhyuk udah maafin krystal

  3. hyaaaaaatttttttttttttt kesel beneran nih ma minah udah buat minhyuk jd anak banddl ngrokok ke diskotik ishhhhh >.<
    tuhhh kan inho baik mestinya krystal jg jujur ma minho minta bantuan buat nyelesain masalahnya…
    penasaran nih siapa tunangan minho. hmmmmm
    biar aja nih tar minhyuk nyesel sendiri… huhu

  4. Super duper sebel sama si Minah :S
    Minhyuk oppa kebakar cemburu sampe jadi kasar kayak gitu ke Krystal😦
    Hiks…. Jadi ikut sedih😦

    Nice ff… Lanjut part berikutnya ya thor…

  5. Minhyuk nyebelin banget di part ini hahaha dia ini kayaknya bener2 cemburu menguras bak mandi yak .__.
    Krystal lagi masih aja mau diajak pergi ama minho makin ruwet ajah kan nih ckck…
    Minah juga pinter banget yak manas2in minhyuk. Dasar kompor .__.
    Lanjuuut

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s