I’M SO JEALOUS [CHAPTER 4]

Author : Vivit (@vivit_dwinovita)

Genre : Romance, Friendship

Length : Chapterred

Rating : T

Cast :

1. Kang Minhyuk CNBLUE

2. Krystal Jung F(X)

3. Choi Minho SHINee

4. Bang MinAh GIRLS DAY

5. LeeJungshin CNBLUE

6. Baek Suzy MISS A

7. Choi Sulli F(X)

Disclaimer : Sebagian jalan ceritanya aku ambil dari teenlit kalau gak salah judulnya “Gawat Gw Salah Kirim SMS”, sisanya asli karanganku sendiri.

Note : Maaf buat Fans Minah kalau Minah aku bikin antagonis gini kekekeke. Buat readers, maaf ya kalau post-nya agak lama. Maklum, sejak tanggal 26 author dah masuk kuliah lagi dan langsung dah sama dosen dikasih tugas-tugas #curcol. Jadi mianhae kalau untuk post-an chapter ini dan chap selanjutnya agak lama. Semoga readers suka ceritanya, jangan lupa RCL.

PROLOG ║ ║ CHAPTER 1 ║ ║ CHAPTER 2 ║ ║ CHAPTER 3

@@@@@

AUTHOR POV

Minhyuk benar-benar kesal dengan ucapan Hyerin tadi.

“Dasar yeoja babo. Dia mudah termakan oleh ucapan Krystal dan Minho.” Kata Minhyuk sambil tersenyum evil, tapi wajahnya tetap mengekspresikan rasa kekesalannya.

“Krystal dan Minho memang pandai bersilat lidah (?), mungkin mereka sudah merencanakan semuanya agar membuat Hyerin percaya kalau mereka tidak ada hubungan apa-apa. Tapi untungnya kau tidak sebodoh Hyerin” kata minah sambil menepuk pelan bahu Minhyuk.

“Tentu saja mereka tidak bisa membodohiku. Padahal jelas-jelas aku memergoki mereka sering bersama.”

‘Bagus Kang Minhyuk, teruslah begitu, teruslah membenci Krystal, hahahaha” kata Minah dalam hati, dia tersenyum penuh kemenangan.

@@@@@@@

Hyerin membawa Minho ke rumah sakit terdekat untuk mengobati luka Minho.

“Hyerin-ah, sudahlah tidak perlu ke rumah sakit, lukaku ini tidak parah, obati saja pakai obat merah sudah cukup” tolak Minho

“Tidak bisa. Kau tetap harus dibawa ke rumah sakit” paksa Hyerin.

Minho akhirnya menuruti permintaan tunangannya itu.

“Hyerin-ah?”

“ne. wae?”

“jangan ceritakan semua ini pada Krystal. Aku takut Krystal akan marah karena kita telah ikut campur masalah dia”

“Tenang saja Minho-ah, aku tidak akan menceritakan semua ini pada Krystal. Dan aku juga tidak akan menceritakan pada Krystal kalau Minhyuk sudah menganiayamu seperti ini”

“Hyerin-ah, dia tidak menganiayaku, jangan berlebihaan”

“Kau memang terlalu baik. Sudah dipukuli seperti ini, kau tetap tidak marah. Aku semakin mencintaimu, Minho-ah” kata Hyerin sambil tersenyum, dan Minho pun membalas dengan senyum termanis yang dia miliki.

@@@@@@@

Minhyuk yang sudah sampai di sekolah, kaget saat melihat ke arah parkiran. Jungshin turun dari mobil bersama Krystal.

“Apa lagi yang sedang direncanakan Krystal. Kemarin Minho, dan sekarang dia sedang mendekati sahabatku, cih” Minhyuk langsung menendang kaleng yang ada di hadapannya dengan cukup keras. Krystal dan Jungshin pun melihat kearah suara kaleng itu.

“Sunbae, kau lihat sendiri kan, pasti Minhyuk oppa berfikir yang tidak-tidak tentang kita”

“Sudahlah Krystal-ssi. Biar Minhyuk yang aku tangani”

Mereka lalu berjalan kearah kelas masing-masing.

-di kelas Minhyuk-

Jungshin masuk dengan santai, seolah tidak terjadi apa-apa. Sedangkan Minhyuk menatapnya dengan tatapan penuh amarah.

“Pagi Minhyuk-ah” sapa Jungshin penuh senyum. Sedangkan Minhyuk hanya diam dan tersenyum tipis.

“Wuah tak kusangka, seorang teman tega berkencan dengan pacar sahabatnya sendiri, ckckckc” kata Minhyuk, sambil berpura-pura membaca buku.

“Yang kau maksud aku? Hahahaha” Jungshin hanya tertawa keras mendengarkan sindiran yang diucapkan Minhyuk. Sedangkan Minhyuk terlihat semakin geram mendengar tawa Jungshin.

“Ada yang lucu?”Tanya Minhyuk. Kembali dengan senyum tipisnya.

“Tentu saja lucu. Kau bilang aku berkencan dengan PACAR SAHABATKU SENDIRI? Kalau yang kau maksud itu adalah tentang aku dan KRYSTAL, itu benar-benar lucu”

“Tidak ada yang lucu” jawab Minhyuk dingin.

“Tentu saja lucu. Bukankah kau bilang kalau Krystal itu MANTANMU. Lalu kenapa sekarang kau mengaku-ngaku bahwa dia pacarmu? Dan kalian sudah putus, jadi itu hak ku dong, kalau aku mau mendekatinya” Sekarang giliran Jungshin yang tersenyum mengejek. Minhyuk semakin geram mendengar ucapan Jungshin. Dia hampir saja melayangkan tinjunya pada Jungshin, tapi dia urungkan, karena dia sadar bahwa yang Jungshin ucapkan adalah benar.

”Kalau kau cinta, cepat kembali padanya dan minta maaf padanya. Kalau kau sudah benar-benar tidak mencintainya, maka jangan lagi mencampuri urusannya. Terserah dia mau jalan dengan siapa saja, dan kau tidak berhak untuk melarangnya” Jungshin lalu duduk di bangkunya. Dia tersenyum saat melihat ekspresi Minhyuk yang sedikit kesal.

“Kang Minhyuk, kapan kau akan membuang sifat egoismu. Aku tau kau masih mencintainya” gumam Jungshin dalam hati.

@@@@@@@@@

Minggu sore adalah saatnya Tim basket Minhyuk latihan. 20 menit sudah anggota tim basket dan pelatih mereka menunggu Minhyuk, tetapi ternyata Minhyuk masih belum datang. Jungshin sudah mencoba menghubungi Minhyuk tapi nomernya ternyata tidak aktif. Akhirnya mereka berlatih tanpa sang kapten Minhyuk.

-1 jam kemudian-

Minhyuk datang dengan nafas tak beraturan (?)

“Mianhaeyo aku terlambat” kata Minhyuk masih dengan nafas ngos-ngosan (?).

“Kau tau, berapa lama kau terlambat?” Tanya pelatih

“Mianhaeyo pelatih, baru juga 1 jam. Masih ada 1,5 jam buatku untuk ikut latihan ini” kata Minhyuk santai, sambil mencoba memasukkan bola ke dalam ring.

“Baru 1 jam katamu?” Tanya pelatih sedikit menaikkan suaranya.

“ne”

“Kang Minhyuk kau ini adalah kapten, bagaimana bisa kau tidak menghargai waktu latihan kita. Kau ini harus memberikan contoh yang baik pada temanmu”

“Sudahlah pelatih, jangan membesar-besarkan masalah. Kita langsung latihan saja”

“Kita sudah sejak tadi latihan tuan Kang. Dan dengan segala penuh penyesalan, ban kaptenmu terpaksa di copot. Mulai hari ini kau bukan kapten tim basket sekolah kita” kata pelatih, tegas.

“MWOYA? Pelatih, ini tidak adil. Aku dicopot menjadi kapten hanya gara-gara aku telat? Alasanmu terlalu mengada-ngada” kata Minhyuk tidak terima.

“Mengada-ada maksudmu? Ini bukan pertama kalinya kau telat, sudah 2 minggu terakhir kau selalu telat datang latihan. Kau telat 20 menit dan aku masih bisa mentolerir. Dan hari ini kau telat 1 jam, ini sudah keterlaluan” Pelatih menarik nafas panjangnya lalu melanjutkan ucapannya kembali.

“Performamu minggu-minggu ini tidak stabil. Permainan basketmu sungguh sangat buruk, kau lebih individual. Tidak mau membagi bola pada temanmu. Saat bermain kau penuh emosi, biasanya kau selalu tenang. Kau sudah banyak berubah Minhyuk. Jadi mulai sekarang aku akan menyerahkan ban kapten tim basket sekolah kita kepada Lee Jungshin”

Jungshin kaget mendengar ucapan pelatihnya, dia membulatkan ke dua matanya, karena tidak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.

“Mwo? Ma- maksud pelatih, aku yang menjadi kapten tim sekarang?” Tanya Jungshin tidak percaya.

“Ye, chukae Lee jungshin” kata Pelatih penuh senyum.

Semua anggota gembira dan memberi tepuk tangan, kecuali Minhyuk. Dia merasa sangat terpukul dengan keputusan ini. Jungshin yang menyadari tatapan Minhyuk hanya bisa menunduk lesu. Jungshin begitu senang bisa terpilih menjadi kapten tim basket, tapi di sisi lain dia tidak menginginkan posisi ini, karena dia sadar bahwa sahabatnya sedang terluka karena dia secara tidak langsung telah merebut ban kapten dari tangan sahabatnya.

Jungshin lalu menghampiri Minhyuk dan mencoba menenangkannya.

“Minhyuk-ah, aku yakin sebentar lagi posisi kapten ini akan kembali padamu. Ku harap kau bisa merubah sikapmu, agar pelatih mau mengembalikan posisi ini padamu” kata Jungshin dengan senyum hangat, sambil menepuk pelan bahu Minhyuk. Tetapi ternyata Minhyuk hanya membalasnya dengan senyum tipis. Dia segera membuang (?) tangan Jungshin dari bahunya. Dia lalu menatap tajam mata Jungshin.

“jangan berpura-pura baik di depanku. Aku tau kau senang kan KAPTEN” Minhyuk lalu pergi meninggalkan tempat latihan. Dia tidak menghiraukan panggilan dari pelatih.

“Kang Minhyuk kau mau kemana? Kau tidak mau latihan?”

“Kang Minhyuk, kau tidak bisa sesuka hatimu untuk datang dan pergi, kalau kau terus-terusan seperti ini, aku bisa mengeluarkanmu dari Tim basket ini” kata Pelatih tegas. Minhyuk menghentikan langkah kakinya tanpa menoleh sedikitpun ke belakang.

“Keluarkan saja. Aku tidak peduli” Minhyuk lalu melanjutkan langkah kakinya. Jungshin ingin mengejar Minhyuk, tapi pelatih menahan bahunya.

“Percuma saja kau mengejarnya”

“Tapi pelatih, dia sahabatku. Aku harus menjelaskan semuanya. Aku tidak mau hanya masalah seperti ini persahabatanku dan Minhyuk akan berakhir”

“Aku mengerti. Tapi sekarang emosi Minhyuk masih meledak-ledak, dia tidak bisa berfikir jernih. Dia akan membencimu jika sekarang kau mencoba mengejarnya”

Jungshin akhirnya mengikuti saran pelatihnya.

“Minhyuk, kenapa kau jadi seperti ini” gumam Jungshin pelan.

@@@@@@@@@

Hari ini sekolah sedang rame dengan gossip tentang Minhyuk yang dicopot menjadi kapten basket sekolah. Minah, Krystal dan semua anak-anak di sekolah mendengar gossip itu.

“Krystal-ah, apa kau tau kalau ternyata Minhyuk juga dikeluarkan dari Tim basket” kata Suzy setengah berbisik.

“Jeongmalyo?” kata Krystal tidak percaya.

“Ne. Minhyuk dianggap tidak menghormati pelatih, dia datang dan pergi sesuka hatinya. Sikapnya membuat pelatih geram”

“Apa kalian tau kenapa kemarin Minhyuk datang terlambat?” kata Sulli yang tiba-tiba ikutan nimbrung (?).

“Memangnya gara-gara apa?” jawab Krystal dan Suzy serempak.

“Dia kemarin mengantarkan Minah belanja dan jalan-jalan, jadinya Minhyuk telat latihan deh”

Mereka bertiga langsung memandang kearah Minah yang sedang asyik berkaca. Minah tampak cuek dengan apa yang sedang hangat dibicarakan di sekolahnya. Minah yang sadar kalau sedang diperhatikan, langsung menoleh kearah Krystal, Sulli, Suzy. Dia tersenyum kecut lalu kembali focus pada kacanya.

“Lihat kelakuannya. Apa dia tidak sadar kalau dia telah menyebabkan Minhyuk menderita. Eh malah asyik-asyikan berkaca. Dasar yeoja menyebalkan” kata Suzy yang kesal dengan tingkah Minah.

“Dan anehnya, Minhyuk sama sekali tidak marah dan tidak menyalahkan Minah. Mungkin Minhyuk telah di guna-guna, dia begitu penurut sama Minah. Di suruh ini itu, mau saja” Sulli juga ikutan kesal.

“Istirahat nanti aku akan melabraknya. Ini benar-benar keterlaluan. Aku tidak mau Minhyuk menjadi buruk gara-gara Minah” kata Krystal sambil meremas-remas kotak pensilnya.

“Aku mendukungmu 100 %. Fighting” kata Sulli dan Suzy bersamaan.

@@@@@@@

Saat istirahat, Krystal langsung menyusul Minah yang sudah keluar duluan. Saat Minah mau masuk ke dalam Toilet, dari belakang Krystal langsung menarik lengan Minah dengan sedikit kasar.

“Ya, apa-apan sih?” kata Minah yang marah.

“Oh ternyata kau nona Krystal?” katanya tersenyum mengejek saat tahu bahwa Krystal yang menarik lengannya.

“Kau bisa setenang ini dan seolah tidak terjadi apa-apa” kata Krystal mencoba menahan emosinya.

“Memang sedang tidak terjadi apa-apa kan” jawab Minah santai. Krystal menarik nafas panjangnya, masih berusaha menahan emosinya.

“Minhyuk baru saja dicopot menjadi kapten basket, bahkan dia dikeluarkan dari Tim, dan itu GARA-GARA KAU”

“Hahahahaha, gara-gara aku? Kok bisa, memangnya aku yang menyuruh pelatih untuk mengeluarkannya? Kau lucu atau babo sih?” Minah tertawa keras, membuat Krystal semakin geram.

“Tentu saja gara-gara kau. Kau mengajak Minhyuk jalan-jalan dan mengantarmu belanja, padahal kemarin dia harus latihan basket”

“Kau tidak bisa menyalahkanku, Minhyuk tidak menolak saat aku memintanya untuk menemaniku belanja.”

“Kau? Jadi kau menyalahkan Minhyuk?”

“Kau tuli? Memang aku bilang kalau aku menyalahkan Minhyuk?” Krystal sudah tidak tahan lagi, dia sudah melayangkan tangannya. Tetapi dari belakang dia merasakan ada yang menahan tangannya, saat dia menoleh ke belakang ternyata Minhyuk yang menahan tangannya.

“Minhyuk oppa?”

“Ada apa denganmu? Kenapa kau menyalahkan Minah?”

“Memang dia yang seharusnya bertanggung jawab atas semua ini”

“Memang salah Minah apa? Sudahlah Krys, jangan sok peduli padaku. Aku tau kau pasti senang kan aku dicopot jadi kapten, dan yang menggantikanku adalah Jungshin, kau pasti senang sekarang” Minhyuk tersenyum kecut.

“Oppa, aku benar-benar sedih. Kenapa kau tidak pernah bisa melihat ketulusanku? Kenapa kau selalu mempercayai Minah dibanding aku?”

“Karena Minah tidak pernah membohongiku”

“Aku juga tidak pernah membohongimu, aku sudah menjelaskan semuanya. Oppa sadar tidak. Sejak oppa bersama Minah, sifat oppa jadi berubah total.”

“Lagi-lagi kau menyalahkan Minah?” Minhyuk menghela nafas panjang dan menatap tajam mata Krystal.

“Waeyo? Memang kenyataannya seperti itu. Dimana Kang Minhyuk yang dulu?”

“Sadarkah kau kalau aku begini gara-gara kau? Kau yang membuat hidupku hancur. Kau bertanya kemana Kang Minhyuk yang dulu? Ckckckckc kau lah yang telah membuat Kang Minhyuk yang dulu menghilang” Minhyuk lalu menarik tangan Minah, meninggalkan Krystal sendiri. Krystal hanya bisa diam mematung.

“Oh ya satu lagi, jangan pernah menyuruh Minho dan tunangannya itu untuk bertemu denganku, hanya untuk menjelaskan hal-hal tidak penting itu.”

“Apa benar bahwa aku yang telah membuatmu seperti ini?” gumam Krystal pelan. Air mata pun jatuh membasahi pipinya.

“Mianhaeyo Kang Minhyuk, saranghaeyo”

Krystal langsung berjalan menuju kelasnya dengan langkah lemas, dia berjalan sambil menghapus air matanya agar tidak ketahuan oleh teman-temannya.

“Bagaimana Krystal-ah. Kau berhasil melabrak si Minah” Tanya Sulli dan Suzy bersamaan. Krystal hanya menjawab dengan gelengan kepala saja. Sedangkan Sulli dan Suzy hanya berpandangan satu sama lain karena tidak tau apa yang barusan terjadi.

“Eh apa yang sebenarnya terjadi sih? Barusan aku melihat Minah diantar oleh Minhyuk ke kelas kita?” kata Sulli sedikit berbisik sambil melirik kearah Minah.

Minah yang tau kalau dia sedang dibicarakan, hanya melirik Krystal, Sulli dan Suzy.

“Dasar tukang gossip” katanya sedikit keras, sengaja menyindir mereka.

@@@@@@@@@

Krystal langsung menghempaskan tubuhnya di kasur, dia lalu mengambil handphonenya dan berusaha menelpon seseorang.

“Yeoboseyo”

“Minho oppa, apa kau dan Hyerin eonnie beberapa hari yang lalu menemui Minhyuk?” Tanya Krystal sedikit kesal.

“ehm, ne” jawab Minho sedikit gugup.

“Aku kan sudah katakan pada kalian, jangan ikut campur urusanku. Kalian hanya membuat semuanya menjadi kacau”

“Mianhaeyo Krystal-ah, kita hanya berusaha mau membantumu”

“Sudahlah, lain kali jangan lakukan itu lagi. Aku tidak suka orang lain ikut campur urusanku”

TUT TUT TUT

Krystal langsung memutuskan sambungan telfonnya.

“Arghhhhhhh, kenapa semuanya jadi kacau seperti ini”

“Aku harap Minhyuk tidak memukul Minho saat itu”

“setidaknya aku sudah mengingatkannya, jadi jangan salahkan aku kalau Minhyuk telah berbuat kasar padanya”

@@@@@@@@

Minhyuk membuka dompetnya, dan mengambil foto yang ada di dalam dompetnya. Itu adalah foto Minhyuk bersama Krystal. Minhyuk tersenyum memandangi foto itu.

“Aku merindukan saat-saat itu Krys” katanya sambil tersenyum memandangi foto itu.

“Mianhaeyo jika sikapku terlalu kasar padamu. Kau benar-benar membuatku cemburu dan membuatku jadi seperti ini. Tapi taukah kau, kalau hatiku menangis saat aku berbuat kasar padamu. Aku masih mencintaimu jagiya”

“Oppa belum melupakan yeoja itu rupanya?” Tanya Minah, yang tiba-tiba masuk di dalam kamar Minhyuk.

“Minah-ssi sudah ku katakan berulang kali, masuk kamarku kau harus ketok pintu dulu” kata Minhyuk berusaha mengalihkan topic pembicaraan.

“Oppa, kenapa kau masih belum bisa melupakannya?” kata Minah dengan mata yang sedikit memerah.

“Aku masih mencintainya, jadi susah bagiku untuk benar-benar melupakannya”

“Oppa. Kenapa kau tidak mau membukakan hatimu untukku. Saat Krystal menghianatimu, aku selalu ada di sisimu. Tidak bisakah kau membukakan hatimu untukku sedikit saja”

“Aku sudah berusaha, tapi tetap saja tidak bisa. Dan akhir-akhir ini aku juga sudah mulai berfikir, kalau mungkin saja benar bahwa aku hanya salah paham pada Krystal”

“Hentikan oppa” air mata Minah jatuh, dan itu membuat Minhyuk merasa sedikit tidak tega.

“Kenapa kau bisa saja termakan omongan Krystal. Kau melihat dengan kepalamu sendiri, beberapa kali kau melihat Krystal dan Minho jalan berdua.” Mendengar ucapan Minah, Minhyuk kembali galau (?), dia semakin bingung harus mempercayai yang mana. Minah langsung menghampiri Minhyuk. Dia sedikit menjinjit karena tubuh Minhyuk yang lebih tinggi darinya. Dia memegang kedua pipi Minhyuk.

“Lihatlah mataku, apakah kau tidak bisa melihat ketulusan cintaku padamu”

“Saranghaeyo Minhyuk oppa” lanjut Minah.

Minhyuk mulai mendekatkan wajahnya pada Minah. Dia dapat merasakan dengan jelas hembusan nafas Minah. Minah sudah mulai menutup kedua matanya, sedangkan bibir Minhyuk sudah hampir menyentuh bibir Minah. Dan……………………………………..

TBC

Kekekeke langsung di TBC aja ma authornya. Ayo tebak sendiri apa yang terjadi dengan (Dan…………………..) hahahahaha, jangan lupa RCL, sabar ya buat chap 5 kalau agak lama hehehe

9 thoughts on “I’M SO JEALOUS [CHAPTER 4]

  1. viiiiiiiitt, TBC nya ga nyante abis!!!!
    Galau (?) tingkat akut.
    Ampun gemes banget banget banget.
    aaaaa pokoknya suka deh sama ceritanya. Awas tuh minah, gua bakal bakar tuh orang

  2. TBC nya ga enak vit . seriusan . bikin penasaran ..
    ggggggrrrrrrhhhhhhhh ..
    itu mreka mau ngapain deh ??
    jangan ampeeee …………………
    zzzzzzzzzz ..

    di tunggu yaa lanjutan nyaaa XDD

  3. andwae!!
    kagak rela minhyuk sma minah… minhyuk kau jgn buat yg aneh” y sma minah…
    q sebel sma minah…
    minhyuk sadarlah kalo minah itu jahat n kasihan krystal…
    jgn bilang itu minhyuk sma minah mau kissu…
    andwae author… g rela…😦
    lanjutannya jgn lma”…

  4. minahhh lg lg dan lagiiiiiiiiiiiiiiiiiii hyatttttttttttttttttttttttttttttttttt
    minho ma tunangannya mah baik. errrrrrrrrr minhyuk aja yg ga mau dengerin sedikit pun… cemburu pula ma jungshin sahabatmya parah lgg.
    hyaaaaaaaaaaa kembalikan minhyuk yg dulu huhu

  5. KYA~
    ITU MINAH SAMA MINHYUK MAU NGAPAIN???
    ANDWAEEEEE!!!
    *capslock jebol*

    Sumpah si Minah ini bener2 bikin emosiiii….
    Kompor banget tuh cewek >.<
    Mian kalo komentarku agak kasar. Ini efek gedek sama si Minah😦

  6. Uwooo minhyuk masih cinta + sayang sama krystal!! Buktinya dia cemburu pas krystal berangkat sekolah bareng jungshin hahaha😀 Terus dia juga masih nyimpen foto krystal di dompetnya hahaha…
    Udahlah balikan aja~ masih sama2 sayang kan kkkkk
    Ahhh author jangan sampe minhyuk minah kisseu!! Huwaaaa

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s