School of Love : Boyefriend part 5 (end)

SoL : Prolog and Cast | SoL : Newbie | SoL : Boyfriend part 1  |  SoL : Boyfriend part 2SoL : Boyfriend part 3SoL : Boyfriend part 4

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja. Psstt (ngaku) plot FF ini diadaptasi saat author sekolah jaman SMA dulu.

Note :  Readerssss ….. Mianata part 5 ini post’nya lama banget krn authornya (sok) sibuk . Jangan lupa ninggalin koment yach

JungShin pov

Pertama kali aku melihatnya saat hari pertama masuk sekolah semester 2 ini . Yeoja itu bernama SAYUMI. Dia siswi baru di kelasku dan ASTAGA sikapnya cuek banget atau bisa kukategorikan golongan pemberani ?. Dan lagi entah kenapa hari itu aku malah bersedia mencucikan baju seragamnya yang terkena lemparan telur dan tepung. Aigoo padahal aku tak penah mencuci baju sendiri (laundry gitu). Apakah aku terpesona pada pandangan pertama ? ….

Esoknya kami berjumpa lagi saat aku akan berangkat sekolah, dengan cueknya dia bernyanyi dengan suara yang nggak bisa di bilang bagus, tanpa melihat jalan dan akhirnya terperosok lubang hingga kaos kakinya kotor. Dan lagi-lagi aku bersedia meminjamkan kaos kaki cadangan yang selalu kubawa saat dapat jatah piket di klub Botani, walau tanpa dia tahu akhirnya saat pulang sekolah aku tak pakai kaos kaki gara2 terperosok lubang di rumah kaca. Aiisshhh

Sejak itu kami dekat .. Eh lebih tepatnya kami lumayan dekat dan malah Kyu Sunbae mengira kami pacaran. Hahaha … agak rabun tuh sunbae, kami hanya berteman biasa saja. Kuakui dia yeoja yang mudah akrab dengan siapapun. Tapi siapapun mungkin akan salah sangka pada kami kala MinHyuk dengan seenaknya bertanya apa kami pacaran. Parahnya Sayumi tidak menyangkal ucapan Minhyuk, akupun juga tak meralatnya.

Namun siang itu aku dengar dari Onew  jika Sayumi di bully Sandara karena dia mendekati YongHwa hyung dan kudengar pula ada namaku di sebut2. Achh HyunAh kenapa juga kau ikut2an … padahal kau itu yeoja yang lembut hati. Miris hatiku melihat plester di kening Sayumi yang terkena lemparan penghapus dan lagi semburat biru di pipinya. Mianhee Yumi

Drrrttt (sms masuk)

Jangan lupa jam 7 ditempat biasa …. Ciaooo

JongHyun pov

Hanya satu kata untuk menyebut dirinya. YEOJA GILA. Pertama kali bertemu sudah seenaknya saja merebut seragamku dan meniup telingaku. Achh tapi kenapa mulutku seakan mati saat kucium harum rambutnya dan kudengar desah nafasnya. Jantungkupun berdegup tak keruan.

Tapi kupikir dia yeoja agresif juga, belum genap seminggu jadi siswa sekolah kami dia sudah pacaran dengan JungShin ?. Pernah kupergoki mereka berdua bermesraan di rumah kaca, JungShin yang mendapat predikat ice namjapun luluh didepannya.

Yang lebih mengagetkanku, ternyata dia atlet karate sepertiku. Walau belum kutahu pasti sampai seberapa jauh kemampuannya namun jika Taecyon bisa dikalahkan olehnya berarti kemampuan yeoja itu di atas rata-rata.

Acchhh selalu YongHwa hyung yang jadi incaran yeoja di sekolah kami. Dia makan bersama hyung, bahkan sempat di suapi segala. Hyung memang lembut hati tapi dengan dia ? rasanya bertolak belakang 180 derajat. Aku cemburu kah ?

Yang lebih membuatku kaget sekaligus marah. Dia di bully Sandara … aigooo apa yang ada di otaknya hingga tak membalas perbuatan Sandara, paling tidak menangkis kee’. Jo Dan Cuki (pukulan) yang kulayangkan tempo hari saja berhasil dia tangkis dengan sukses walau lengannya memar beradu dengan lenganku. Tapi paling tidak dia tak mendapat malu seperti itu. Di tampar hanya gara-gara seorang namja.

Astaga kenapa juga aku marah ? .. marah atau cemburu dia lebih menyukai YongHwa hyung dan kedekatannya dengan JungShin … ?

Drrrttt (sms masuk)

Jangan lupa jam 7 ditempat biasa …. Ciaooo

YongHwa pov

 Menurutku yeoja itu sangat manis, siswa baru anak kelas 1. Sayumi pindahan dari Jepang. Dari awal saat bertemu sifatnya yang periang membuatku selalu tersenyum. Berbeda dengan para gadis pada umumnya yang bersikap malu-malu tapi sebenarnya ingin sesuatu dariku. Ah aku selalu berprasangka pada setiap yeoja yang mendekatiku. Tapi apakah Sayumi sengaja mendekatiku dengan maksud tertentu ?.

Kuakui dia membuatku betah bicara lama-lama, walau hanya mendengar celotehnya yang tak ada habisnya. Dan dia satu-satunya yeoja yang pernah kusuapi, atau tepatnya membuatku terpaksa menyuapinya. Bagaimana tidak jika setelah memperlihatkan puppy eyes mulutnya terbuka lebar minta disuapi telur pedas itu. Achhh aku tak bisa melupakan kejadian di kantin itu.

Aku jadi lebih sering memperhatikannya. Gosip yang beredar tentang kedekatannya dengan JungShin membuatku bertanya-tanya .. Benarkah itu ? atau cara dia saat bercanda dengan JongHyun begitu … begitu .. ah tak bisa kujelaskan dengan kata-kata.

Namun aku merasa bersalah saat melihatnya di bully Sandara. Dan itu semua gara-gara aku. Salahku juga tidak memberi ketegasan pada Sandara, aku hanya menganggap Sandara sebagai adik tak lebih dari itu. Apalagi kakak Sandara adalah temanku.

Yumi senyummu yang selalu cerah itu membuat hatiku ….

Drrttt rrttttt hpku bunyi

“ Yeoboseyoo …”

“ Ne , aku tunggu di sini “

MinHyuk pov

“ Yumi kau nanti malam ada acara tidak ?.” tanyaku sambil tiduran di rumput pada Sayumi yang bersandar di pohon. Halaman belakang sekarang jadi tempat favoritku sekarang jd tempat favorit kami berdua. Sejak kejadian pembully’an tempo hati. Sayumi lebih sering menghabiskan waktu istirahat ke 2 di sini bersamaku.

“ Hmm kau mau ajak aku kemana ?.”

“ Tau aja kalau kau mau kuajak jalan .” kataku. Senyum Sayumi muncul di bibir melihat kekagetanku.

“ Mantan dukun.” sahut Sayumi asal nyahut.

“ Nanti malam jam 7 kau kutunggu di depan kafe yang kemarin ya. “

“ Kau mau mengajakku kemana dulu ?.” tanya Sayumi

“ Pokoknya datang ya. Aku tunggu lho.” kataku dan bergegas kembali ke kelas padahal bel masuk belum bunyi agar dia nggak naya lebih lanjut.

Yeoja pindahan dari Jepang itu akhir-akhir ini merebut banyak perhatian di sekolahku. Sikapnya yang cuek, blak-blakan membuatnya cepat akrab dengan kami. Aku menyukai sifatnya itu. Dan karena mudah akrab itu membuatnya jadi bahan pembicaraan. Bagi kami para namja, wajahnya yang cantik itu membuat kami terpesona, jatuh cinta. Dari ketua kelasku JongHyun hingga Presiden Siswa Jung YongHwa sunbae.

Bahkan Lee JungShin yang terkenal karena julukan icenamja nyapun bertekuk lutut di hadapan Sayumi. Walaupun kudengar dari mulut Sayumi sendiri dia hanya berteman tak ada hubungan lebih jauh dengan JungShin. Tapi sebagai namja aku tahu, JungShin terpesona.

Dan malam ini aku akan membuat kejutan untuknya. Tunggu saja Sayumi.

***

“ Jadi bagaimana pendapatmu Shin tentang dia ?.” JungShin hanya angkat bahu mendengar pertanyaan  itu.

“ Kalau kau Hyun ?.”

“ Untuk apa sih hyung kita ngomongin dia ?. Kayak nggak ada bahan obrolan aja.” gerutu JongHyun sambil menyetem gitar electricnya.

“ Aku hanya ingin tahu saja. Situasi terakhir ini membuatku nggak enak hati. Paling tidak kau juga Shin, gara2 kita berdua.” JungShin menatap YongHwa dan mengerti siapa yang di maksud dengan DIA. Dia Sayumi.

“ Menurutku dia cantik, hanya agak gila.” sahut JongHyun cuek.

“ Oohh cantik yaa .. “ YongHwa mengulum senyum. JongHyun nyengir geli dengan pembicaraan mereka bertiga. Entah di mulai sejak kapan, yeoja itu selalu masuk dalam pembicaraan saat mereka ngumpul sambil latihan ngeband begini.

“ Minhyuk kemana sih, nggak biasanya dia ngaret begini. Dan lagi katanya punya kejutan untuk kita.” JungShin mengalihkan pembicaraan. Ya mereka berempat tiap dua kali seminggu menyempatkan latihan band di apartemen YongHwa yg punya studio kamar sendiri, maklumlah anak orang kaya. Nggak tau juga bagaimana akhirnya mereka bisa nyambung ngobrol tentang music yang berlanjut dengan ngejams bareng.

“ Ayo masuukk saja jangan ragu ..” suara MinHyuk sayup terdengar dari ruang tamu depan.

“ Anyeong semua, Mianata … aku terlambat karena menunggu tamu istimewa kita yang ternyata jago ngaret..” kata MinHyuk membuka pintu kamar studio. Dan di balik punggung MinHyuk muncul yeoja yang baru saja jadi bahan obrolan.

“ SAYUMI ?.” seru YongHwa, JongHyun dan JungShin kompak. Begitu pula Sayumi melongo kaget melihat mereka bertiga.

“ Jadi .. .. “

“ Ne kami berempat selalu latihan band di rumah YongHwa hyung. Aku kan udah pernah cerita kekamu kalau aku punya band sendiri.” MinHyuk memotong ucapan Sayumi.

“ Tapi .. “

“ Kau heran ya kalau melihat kami di sekolah tidak terlalu akrab ?.” potong MinHyuk lagi.  Sayumi anggukan kepala membenarkan.

“ Yaahh kami sih kalau di sekolah emang jarang ngobrol bareng. Kami punya kesibukan masing2. Kau tahu sendiri kan .” MinHyuk mengerdipkan matanya jenaka. Jujur aja Sayumi tidak mengerti apa yang dimaksud kesibukan oleh MinHyuk itu, tapi dia ikut tersenyum.

“ Duduklah, sementara kami latihan .” MinHyuk mendudukkan Sayumi di sofa pojok dan mulai bersiap di balik drumnya. Sementara YongHwa, JongHyun dan JungShin masih terbengong-bengong melihat kehadiran Sayumi.

“ One .. Two .. … Hai kalian kenapa bengong gitu. Ayo mulai latihan .” usik MinHyuk pada ketiganya. Dan tanpa banyak cakap merekapun melantunkan melody dibawah tatapan Sayumi.

Sayumi pov

Astaga MinHyuk mengajakku kemari untuk melihatnya latihan. Ralat melihat mereka berempat latihan. YongHwa oppa, JongHyun dan bahkan si JungShin. Aigoooo aku nggak nyangka mereka berempat adalah teman ngeband. Padahal di sekolahan sepertinya mereka cuek satu dengan yang lain.

YongHwa oppa .. ahh suaramu merdu sekali … tapi JongHyun juga nggak kalah. Dan kau JungShin, ekspresimu terlihat begitu berbeda. Kau juga Hyuk masih tetap dengan cengir namun gebukan stikmu ..

Tuhaann .. aku menyukai mereka berempat

Author pov

Di bawah sorot lampu dekat sofa tatapan Sayumi tak lepas memandangi keempat namja itu. Sesekali mereka berempat juga melirik Sayumi yang duduk tenang sambil sesekali anggukkan kepala  mengikuti melody yang mereka perdengarkan. MinHyuk menatap ketiga temannya dengan cengiran geli. Rasain kalian bertiga tiap ketemu hanya yeoja satu ini yang jadi bahan pembicaraan. Sekarang yeoja ini ada di depan kalian guman MinHyuk dalam hati.

“ Huaahh DAEBAAAKK . Kalian hebat .. melody yg sangat indah. Huaaahh …” seru Sayumi sambil berdiri begitu string gitar JongHyun berhenti.

“ Keren nggak ?.” tanya MinHyuk menghempaskan tubuhnya di sofa.

“ Keren .. eh tidak … kalian sangat sangat saangaaattt keren.”

“ Menurutmu siapa yang paling keren diantara kami berempat ?.” tanya MinHyuk jahil. Spontan YongHwa, JongHyun dan JungShin yang sedang meletakan gitar mereka di tas sandang menoleh kearah Sayumi menunggu jawaban yeoja itu.

“ Waahh tidak bisa menilai kalian satu persatu. Karena kalian semua sangat KEREN.” tulus ucap Sayumi. MinHyuk sudah menduga yeoja itu akan bilang seperti itu. Di kerdipkannya sebelah mata kearah ketiga temannya yang menatap dengan pandangan penuh tanya kenapa dia mengajak yeoja itu kemari. Padahal ada aturan tak tertulis dilarang mengajak siapapun melihat latihan.

“ Jadi sudah berapa lama kalian ngejams bareng gini ?.” tanya Sayumi ingin tahu.

“ Hmm mungkin 5 – 6 bln ini lah. Sejak awal masuk sekolah itu, kenapa ?.” jawab JongHyun menghempaskan tubuhnya di sofa ruang tengah bersebelahan dengan Sayumi. Mereka telah pindah dari kamar studio. YongHwa meletakkan beberapa kaleng soda yg baru di ambil dari kulkas pd meja dan ikut duduk di bagian sofa yang lain.

“ Hanya ingin tahu saja kok.” Sayumi menatap bergantian antara YongHwa, MinHyuk , JongHyun dan JungShin. Ditatap sedemikian rupa oleh yeoja seperti ini membuat keempat namja itu salah tingkah.

“ Yaaa ada yang aneh di mukaku kah ?.” JungShin melempar topinya ke muka Sayumi yang dengan sigap di tangkap yeoja itu.

“ Hahaha .. kalian ini kenapa sih. Hanya aku ngerasa atmosfir disini rada-rada gimana gitu. Ataukah karena kedatanganku. Kalau memang iya, salahkan saja MinHyuk yang mengajakku kemari.” tawa Sayumi mencairan suasana yang canggung itu.

“ Kau tahu Yumi … “

“ Tidak .”

“ Ya aku kan belum selesai ngomong.” protes MinHyuk

“ Oke .. kau mau bilang apa ?.”

“ Hmm .. kau akhir2 ini selalu jadi bahan pembicaraan kami berempat seusai latihan seperti ini.”

“ Uhukss uhukss.” Tersedak  Sayumi mendengarnya.

“ Hyuk apa-apaan sih kau ini.” sergah YongHwa.

“ Tapi kan emang iya hyung. Kita berempat akhir2 ini selalu ngomongin dia. Dia yg begini lah yang begitulah .. “

“ Haahh .. begini begitu yang bagaimana ?. Kalian nggak ngomong jorok tentang aku kan. Aisshhh.”

“ Ara .. kami ngomongin kamu biasa aja kok. Ihh jangan kege-er banget gitu. “ sahut MinHyuk. Sayumi mencibirkan bibir nggak yakin.

“ Aaahhh ngaku aja dechhh … “

“ Siapa yang bisa menjamin ? Kalian 4 namja membicarakan seorang yeoja, yang di omongin pasti nggak jauh2 dari …. “ lanjut Sayumi sambil cengar cengir menggoda.

“ Hmmm jadi kau ingin tahu apa yang kami bicarakan tentang dirimu ?.” JongHyun tiba2 mencondongkan tubuhnya kearah Sayumi yang seketika terdiam kaget.

“ A a .. aniyo .. aku tidak ingin mendengarnya.” gugup Sayumi saat wajah JongHyun berhenti persis di mukanya. Tatapan JongHyun tajam menatap Sayumi.

“ Bagus dan jangan bertanya lagi .” kata JongHyun menarik wajahnya setelah agak lama menahan posisi seperti itu. Hela nafas terhembus dari bibir Sayumi.

Sayumi menatap punggung JongHyun yang telah beranjak dari sofa entah mau ke dapur atau kemana. Jatungnya seakan mau copot, baru kali ini ada namja yang menatapnya begitu dekat. Diliriknya YongHwa yang mengulum senyum, MinHyuk yang mulutnya ternganga dan Jungshin yang cuek seolah tak melihat kejadian barusan. Dasar namja gila, pasti mukaku kayak kepiting rebus dech saat ini gerutu Sayumi dalam hati.

“ Aku lapar…. Hyung kau punya ramen ?.” tanya JungShin tiba-tiba.

“ Ada di lemari dapur.”

“ Oke aku mau bikin ramen. Kau juga mau Yumi ?.” tawar JungShin.

“ Ehh .. boleh kalau tidak merepotkanmu.”

“ Baiklah kita pindah ke dapur saja. Kajja.” YongHwa ikut beranjak ke dapur mengikuti JungShin

***

“ Waa ramen buatanmu enak Shin.” puji Sayumi sambil menyedot habis kuah ramen langsung dari mangkoknya.

“ Yaa dimana-mana ramen instan sama aja rasanya. Berterima kasihlah pada YongHwa hyung yang sudah memperbolehkan kita makan malam ini.” tukas JongHyun. Sayumi mencibirkan bibirnya. Mereka berlima duduk melingkar di meja makan.

“ Itu .. “ tunjuk Jungshin di muka Sayumi.

“ Apa ?.” tanya Sayumi tak mengerti.

“ Ini kuah ramen .” JungShin mengusap sisa kuah ramen di sudut bibir Sayumi dengan ibujarinya.

“ Huaaaaa …” MinHyuk tak melanjutkan ucapannya.

“ Gumawo .” lirih Sayumi sambil pura-pura minum air setelah JungShin menarik kembali tangannya. JongHyun menatap tajam kearah Sayumi dan JungShin bergantian.

“ Kalian berdua benar pacaran ?.” tanya YongHwa tiba-tiba.

“ Mwoo .. pacaran ?.”

“ Ne, kalian berdua pacaran ?.” ulang YongHwa. Sayumi melirik JungShin yang duduk disampingnya masih dengan cuek makan ramen dari mangkoknya.

“Hmmm … sementara ini sih belum, tapi entah lain hari nanti. Saat ini aku cukup senang punya 4 namjacingu. Kau YongHwa oppa, Jonghyun, MinHyuk dan JungShin .” jawab Sayumi polos sambil tersenyum lebar.

“ 4 namjacingu ?.” sahut JongHyun.

“ Ne .. bukankah namjacingu itu artinya teman laki2. Bukankan kalian laki2 ?.” kata Sayumi lagi. MinHyuk langsung ngakak mendengarnya. JongHyun menghela nafas panjang sedang JungShin dan YongHwa tak dapat menyembunyikan senyum mereka. Dasar nggak paham kosa kata korea jadi seperti ini dech. Padahal namjacingu bisa diartikan dengan pacar. Dan jika teman menyebutnya cingu saja.

“ Oke oke .. kami semua namjacingu kamu dech.” kata YongHwa tersenyum lebar. Obrolanpun mengalir ringan diantara mereka sesekali diselingi tawa.

“ Yoboseo … “ YongHwa menjawab dering ponselnya.

“ Ne dia masih ada di sini, .. Mianhe kami lupa waktu, Ne akan segera kuantarkan pulang.”

“ Nuguyo ?.” tanya MinHyuk.

“ Emm .. Paman Sayumi “

“ Mwoo … Kau kenal paman Sayumi hyung ? Kok nggak pernah cerita dan kenapa dia tahu Sayumi ada disini ?.” tanya MinHyuk lagi. YongHwa hanya tersenyum.

“ Dia mencarimu, akan kuantar kau pulang.” kata YongHwa merujuk pada Sayumi.

“ Lho bukankah kami akan menginap disini menyelesaikan lagu terakhir kita.” sergah MinHyuk mengingatkan.

“ Ehhmm aku bisa pulang sendiri kok. Aku tahu mesti naik bus nomer berapa.” sahut Sayumi melihat dilema YongHwa. Agak heran dan sedikit kesal juga kenapa Kim bisa tahu dia ada di apartemen YongHwa padahal tadi sewaktu berangkat, Kim sudah keluar rumah lebih dahulu darinya. Bisa2 dia berpikir yang tidak2 guman Sayumi.

“ Aku saja yang mengantarmu pulang. Toh aku juga harus ngambil master disk dirumah n nanti bisa balik kesini lagi. Ini juga sudah malam. Kajja.” tukas JongHyun sambil meraih jaket di bahu sofa. Sayumi anggukkan kepala dan bergegas mengikuti langkah JongHyun.

“ Sampai ketemu senin depan ya. Daagg semua.” kata Sayumi sebelum menutup pintu.

“ Whoaa .. dia memang penuh dengan … “ MinHyuk tak melanjutkan ucapannya karena tak bisa mengungkapkan apa yang ada di pikirannya.

“ Waaa .. kau mengendarai ini ?.” tanya Sayumi menunjuk motor Honda 4tak 250cc milik JongHyun.

“ Kau lebih suka naik mobil ? aku bisa pinjam punya hyung.”

“ Ani .. aniyo .. aku suka naik motor. Boleh aku yang di depan ?.”

“ Kau bisa mengendarainya ?.” tanya JongHyun sangsi.

“ Ne .. aku mahir menaiki motor jenis ini. Bolehkah ?.” pinta Sayumi lagi.

“ Tidak. Cepat naik, sebelum aku berubah pikiran untuk mengantarmu.” sambil manyun Sayumi menghempaskan tubuhnya di boncengan dan motorpun melaju membelah pekatnya malam.

“ Bukankah ini rumah … “ kata JongHyun memandang kearah rumah yang di akui sebagai alamat Sayumi.

“ Ne .. pamanku adalah kepala sekolah kita. Tapi kuharap kau tidak mengatakan pada yang lain, yah kecuali mereka tahu dengan sendirinya. Karena tidak enak rasanya kalau selalu di hubung2kan dengan kepala sekolah bukan.”

“ Ara .. aku mengerti.”

“ JongHyun .. gumawo sudah mengantarku.” kata Sayumi sebelum motor JongHyun berlalu. Sayumi menatap motor hingga menghilang di balik tikungan.

“ Aigoooo .. berangkat sekolah dengan JungShin, pulang sekolah dengan YongHwa, tadi berangkat kencan dengan MinHyuk tapi sekarang pulangnya di antar JongHyun. Sebenarnya yang mana namjacingumu itu ?.” tegur Kim pamannya yang ternyata sudah berdiri dibelakangnya.

“ Mereka berempat itu namjacinguku .” jawab Sayumi.

“ Mwooo yeoja macam apa kau punya 4 namjacingu ?.”

“ Memang ada batasan jika seorang yeoja punya namjacingu. Ighh .. punya pacar saja bisa dobel, ini namja cingu saja dibatasin. Gak asyik.  Weeekss.” Sayumi menjulurkan lidahnya dan berjalan masuk rumah sambil bersiul2.

“ Oh iya .. darimana kau tahu aku berada di rumah YongHwa oppa ?.” Sayumi menghentikan langkahnya dan berbalik ingin tahu.

“ YongHwa sms, memberitahu kau ada di apartemennya bersama yg lain.”

“ Ooohh pantas saja. Kupikir kau sekarang sudah jadi dukun bisa tahu kemana saja aku pergi. Oke dech selamat tidur Kim.” Kim menatap punggung ponakannya yg menghilang di balik pintu.

“ Argghh rupanya eomamu tak mengajari bahasa korea yang baik dan benar. Punya 4 namjacingu ?. Ckckck.” Kim hanya bisa eleng2kan kepala. Biarpun keponakannya itu terlihat tak bisa diatur tapi Kim percaya Sayumi bisa menjaga dirinya. Lagipula jika bergaul dengan ke4 namja itu, dia akan aman. Kim tahu reputasi mereka ber4.

“ Sepertinya dalam 2 tahun kedepan aku harus exstra kerja keras mengaturnya. Noonaaa kenapa kau limpahkan tugas ini padakuuuuuu .” gerutu Kim sambil garuk2 kepalanya yang nggak gatal.

Nun jauh di sana seorang namja melaju cepat di jalan raya sementara 3 namja yang lain berkutat dengan pikiran masing2. Dan kesemuanya memikirkan satu yeoja. Sayumi.

End

next skuel SoL: Falling in Love

16 thoughts on “School of Love : Boyefriend part 5 (end)

  1. sekian lama aq menunggu,,,akhir’a ada lg SOL’a (ala2 dangdut +goyang ma jungshin)

    wawwwwwwwwwwWWWWWWW
    ending’a bikin penasaran aja nih!!!! SOL yg falling in love pst tmbh seru
    bnr2 wajib,kudu n mesti dinanti nih
    eonni fighting ya !!
    ^o^

  2. mian Thor .. saya nggak koment di part sebelumnya … hehehe
    wedeww wedeeww … 4 namja cingu ? …
    SoL selanjutnya jangan jadian ma jonghyun yaa .. bisa nangis gue

    #ditunggu SoL Falling in love nya🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s