PAIN [chapter 3 – end]


 

Author : otreh

Rating : PG-17

Length : chaptered

Genre : romance, AU, tragedy

Cast :

  • Lee Jonghyun
  • Kang Minyuk

Other cast :

  • Jung Yonghwa
  • Lee Jungshin
  • Yoona
  • Kristal
  • Seohyun

Disclaimer : cerita ini pairingnya berasal dari ff yang sebelumnya dah ada disni. Ceritanya inspirasi sendiri.

Note : ceritanya terpaksa dipangkas jadi 3 chapter soalnya author bener2 ga bisa ngelanjutin buat ff ini lagi berhubung sebentar lagi akan menjelang masa sibuk  jadi sori kalo ceritanya terkesan buru2, selamat membaca yah reader. Thank you

************************************************************

 

 

“Maaf, maafkan aku kristal !!”

“Minhyuk, apa maksudmu aku benar2  tidak mengerti mengapa kamu harus meminta maaf padaku.”

Minhyuk sedikit melonggarkan pelukannya, dan mengalihkan pandangannya ke wajah Kristal.

“Kris, sebenarnya selama ini aku hanya memanfaatkanmu.”

“Apa maksudmu?”

**********************************************8

Yoona akhirnya pulang ke rumah, sebenarnya dia ingin lebih lama berduaan dengan Jonghyun, namun dia takut orang tuanya akan memarahinya. Sesampainya di rumah Jungshin adik Yoona datang menghampiri Yoona dengan sedikit marah2.

“hei, Kak kenapa kau baru pulang hah?”

“Hei, Shin jangan marah2 donk aku kan kakakmu sopan sedikit ya!”

“Bukan gitu Kak, kemarin ibu menanyakanmu terus aku sampai pusing menjawabnya, aku tahu kau masih berhubungan dengan pelayan cafe itu kan, Lee Jonghyun.”

“Maafkan aku tapi …”

“Kak, kan aku sudah bilang sebaiknya kau jangan berhubungan lagi dengan laki2 itu, dia itu terlalu misterius itu yg menyebabkan ortu kita ga setuju bukan hanya karena masalah pekerjaannya.”

“emang, apa yang kau tahu mengenai Jonghyun?”

“Tapi kak ..”

“Sudahlah biarkan aku memikirkan masa depanku sendiri, aku sudah dewasa Jungshin aku bisa tahu mana yang baik dan mana yang salah.”

Yoona pergi dari ruang tamu dan meninggalkan Jungshin sendirian. Jungshin tidak habis pkir mengapa kedua gadis yang dia sayangi mengacuhkan peringatannya begitu saja. Jungshin tahu kalo mereka menyukai pria pilihan mereka masing2, tapi kekhawatiran Jungshin sebenarnya beralasan.

************************************************

Flash back

*Masa SMA*

Minhyuk adalah orang yang penyendiri dan sangat dingin. Ketika dia berjalan dia tidak akan menolehkan wajahnya kepada siapapun yang berpapasan dengannya. Julukannya adalah tuan muda berwajah es. Sekolah sangat memuja kepandaian Minhyuk, dan gadis2 berharap dapat mendekati sang pria sempurna.

Ayahnya adalah seorang pengusaha sukses sekaligus politikus handal di Korea, namun sudah bukan rahasia lagu bahwa ayahnya adalah penjilat alias koruptor kelas kakap. Akibat kekuasaan yang dimiliki ayahnya tidak ada satupun orang yang berani semena – mena terhadapnya. Suatu saat terjadi kejadian yang memilukan dan akan terus berbekas di hati Minhyuk.

*masa SMP*

Berita tentang korupsi yang dilakukan ayah Minhyuk sudah menyebar di berita2 baik media cetak maupun elektronik.  Tapi akibat kekuasaan yang dimiliki oleh keluarga Kang maka ayah Minyuk dapat bebas dengan mudah. Banyak masyarakat yang tidak terima dengan kebebasan yang diterima oleh ayahnya.

Minhyuk bersama dengan adiknya sedang bermain di sebuah taman. Minhyuk menemani adiknya seharian dia sangat menyayangi adiknya. Saat mereka sedang asyik bermain, tiba – tiba segerombolan laki2 dewasa datang mendekati mereka dan melemparkan tomat busuk ke arah Minhyuk dan adiknya.

“Hei, kau anak penjilat enyah dari sini bersama keluargamu.”

Segala hinaan dan cacian menerjang pikiran Minhyuk, tomat2 yang dilempar mengenai tubuhnya dan adiknya membuat tubuh mereka sangat kotor. Adiknya menangis di dalam pelukan Minhyuk yang berusaha melindunginya.

“Kakak, aku takut, uaaaaa.”

“Ssssttsttt, tenang kakak akan melindungimu.”

Saat itu Minhyuk tidak membalas apapun yang dilakukan orang2 padanya, dia hanya diam menahan rasa sakit dan jijik yang diakibatkan oleh tomat busuk yang dilemparkan kepadanya.

Setelah puas melempari tomat busuk itu akhirnya orang2 itu pergi.

Adik Minhyuk masih menangis, Minhyuk menggotong adiknya di punggungnya.

“Ayo, kita pulang.”

*sesampainya di rumah*

Ibu Minhyuk yang melihat keadaan anaknya langsung berlari menghampiri kedua anaknya, namun ibu Minhyuk yang melihatnya malah menyalahkan Minhyuk dengan keadaan yang dialami adiknya.

“Kau kan kakaknya seharusnya kau bisa melindungi adikmu Minhyuk.”

Minhyuk kesal dengan perkataan ibunya, dia sangat sayang dengan adiknya tetapi mengapa dia yang selalu dipermasalahkan.

Minhyuk hanya menatap wajah ibunya dengan tatapan tajam, lalu berlari masuk ke kamarnya. Di dalam kamarnya itu Minhyuk berkata dengan mengerang.

“Akan aku balas segala penderitaan ku ini!!” 

********************************************

Minhyuk Kristal-

“Apa maksudmu Minhyuk cepat katakan?!”

Minhyuk hanya menatap mata Kristal dengan tajam.

“Tada, kok kamu cemas gitu sih.”

“jadi dari tadi kamu hanya bercanda hah?”

“hahahaha, ia donk abisnya au suka ngeliat wajahmu yang lagi cemberut cute!”

Kristal tersipu malu dengan perkataan gombal yang dilemparkan Minhyuk kepadanya. Minhyuk membelai rambut Kristal dan menciuminya. Dia sangat menyukai wangi yang dihasilkan oleh rambut Kristal. Tangannya pun berpindah menuju bibir Kristal, lalu diapun mencium bibirnya, cukup lama Minhyuk mencium bibir Kristal.

“Kristal, sebaiknya kau jangan begadang malam ini?”

“Kenapa?”

“Tidak, aku hanya tidak ingin terjadi sesuatu padamu malam ini?”

“Maksudmu ?”

“Sudahlah, lebih baik kau menurut padaku.”

Kristal masih bingung namun dia tetap menganggukan kepalanya bertanda setuju. Akhirnya Minhyuk dan Kristal pun pulang dengan bergandengan tangan.

*************************************************

Hari sudah malam,

Yoona pergi ke apartemen Jonghyun, namun ketika sampai di sana lagi2 dia tidak menemukan Jonghyun.

“Jonghyun kamu pergi kemana lagi?”

Yoona keluar dari apartemen, dia melihat seorang pria menggunakan jaket hitam dan menggunakan topi, berjalan keluar dari gedung apartemen. Dari postur pria itu Yoona yakin bahwa pria itu adalah Jonghyun.

“Apa yang dilakukan Jonghyun malam2 begini?”

Yoona mengikuti Jongyun dari belakang, Yoona bingung mengapa Jonghyun berjalan kaki dan tidak menggunakan motornya.

Akhirnya setelah melangkah panjang, Yoona sampai juga di sebuah rumah besar. JongHyun terlihat  sedang menatap rumah itu dengan tatapan tajam keseluruhan rumah itu dari luar pagar. JongHyun melompat kedalam pagar itu dengan tidak ragu2, Yoona yang melihat kejadian itu tidak dapat menahan keterkejutannya mengenai tingkah laku JongHyun yang seperti seorang pencuri.

 

-Jonghyun-

Terlihat seorang pria tua yang sedang asyik menonton tv dengan suara keras. Pria itu tertawa dengan lepas seperti orang yang tidak memiliki beban apapun di dunia ini.  Jonghyun yang melihat pemandangan itu dari belakang terlihat sangat jengkel namun tanpa suara. Dengan perlahan dia mendekati pria dari belakang dengan sigap..

Jonghyun mencekik leher pria itu dengan tangannya, pria itu jadi sulit bernafas. Pria itu mencoba memberontak untuk mencoba melepasakan diri namun yang ada cekikan itu malah semakin keras.

-Krsital-

Kristal tidak bisa tidur, dia sudah berjanji untuk tidur cepat malam ini tapi matanya benar2 tidak bisa menutup. Kristal pergi ke ruang keluarga untuk menonton tv namun …

Kristal melihat seorang pria yang sedang mencekik leher ayahnya,,,

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!”

Kristal berteriak dengan keras, jonghyun kaget mendengarnya dan melepaskan cekikannya pada pria itu. Akhirnya pria itu bisa bernafas kembali, pria itu kaget melihat laki2 yang dihadapannya itu adalah Jonghyun anak yang dibencinya.

“Jonghyun apa yang kau lakukan disini?”

“Kau, berani bertanya untuk apa aku ada dini, jelas aku ingin kau mati!”

“Apa maksudmu?”

“Hei, jangan pura2 bodoh, aku tahu kau sudah mengirimkan banyak pesuruh untuk membunuhku tapi kau gagal kan?”

Jonghyun meninggalkan ayahnya lalu mendekati Kristal, Jonghyun mengeluarkan sebuah pisau lipat dari kantongnya lalu menodongkan pisau itu ke wajah Kristal.

“jadi ini adikku yang cantik itu, pantas saja Minhyuk jatuh cinta padamu.”

“Jonghyun, ja ja jadi kau kakakku.”, Kristal berkata dengan bibir yang bergetar dia tidak berani melihat wajah Jonghyun yang penuh dengan dendam.

“hahahahahahhahaha.”, Jonghyun  tertawa dengan keras lalu dia mengancam Kristal dengan pisaunya itu dan menggoresan sedikit luka di wajah Kristal.

“Bagaimana yah pendapat Minhyuk jika gadis yang dia cintai wajahnya ku lukai!”

“Jonghyun, jangan kau ganggu Kristal kau hanya punya urusan denganku!”, Ayah Jonghyun memanggil namanya.

“Apa peduliku, toh kau juga tidak peduli padaku, pembunuh.”

Tiba – tiba saja suara seorang lelaki lain muncul dari balik pintu.

“Jonghyun, sudah biarkan saja si tua bangka itu menderita, tapi aku ga setuju kalo kamu melukai gadisku.”

“Akhirnya kau datang juga Minhyuk!”

“Tentu, aku tidak mau melewatkan hari bersejarah ini Jonghyun.”

Minyuk yang baru saja datang menghampiri Kristal.

“Kristal, aku kan sudah bilang padamu jangan begadang hari ini.”

“Apa maksudmu Minhyuk aku benar2 tidak mengerti, lalu apa maksud Jonghyun dengan menyebut ayahku seorang pembunuh?”

“Ha, ha, ha kau memang bodoh Kristal selama ini ayahku ini hanya memanfaatkanmu agar citranya tidak hilang.”, Jonghyun memotong perkataan Kristal dan berbicara lagi,

“lelaki yang kau sebut ayah ini adalah pembunuh gadis yang paling kusayangi yaitu ibuku dan dia malah menyebut aku yang membunuh ibuku sendiri, sialan!”. Jonghyun mendekati ayahnya dan mendekatkan pisau ke wajah ayahnya.

“da da rimana kau tahu aku yang membunuh ibumu.”

“Kau memang lelaki bodoh, lihat tanganmu yang memiliki luka bekas jahitan akibat gigitanku dulu.”

“Terus apa maumu sekarang?”

Lalu Jonghyun tidak mejawab dia melepaskan pisau itu dari wajah ayahnya dan mengalihkan pembicaraan pada Minhyuk yang sejak tadi tertawa sadis. Kristal yang melihat pemandangan itu tidak menyangka bahwa Minhyuk dapat berekspresi jahat seperti itu.

“Minhyuk cepat bicaralah dengan lelaki yang telah membuat kita menderita selama bertahun2.”

“tentu, hai kau pria tua kau masih ingat kan dengan ibuku kan “Hyera”.”

“Hyera? Jangan2 kau?”

“Ia, aku anak kandung dari Hyera baik aku akan membuatmu menyesal dengan apa yang telah kau perbuat pada keluargaku.”

Flashback –

Minhyuk pov

Ntah sejak kapan keluargaku sudah mulai berantakan, ayah dan ibu sering bertengkar dengan ayahku karena banyak sekali kasus kejahatan yang ayah lakukan. Dan sejak aku masuk SMP ibu selalu memperhatikan adikku saja sedangkan diriku hanya seorang diri, sejak itulah aku menjadi seorang yang dingin. Aku berharap aku bisa membalaskan dendam pada semua orang yang telah membuat hidupku begitu menderita. Sampai sesuatu saat aku melihat sebuah kejadian yang mengejutkan sewaktu SMA.

“Ibu, aku pulang!”, aku memasuki rumah tetapi tidak ada yang menjawab. Lalu aku berlari ingin masuk kamar dan terlihat kamar ibuku terbuka sedikit dan terdengar suara seperti ada yang sedang mengobrol.

Aku intip isi kamar ibuku dan aku benar2 dikejutkan oleh kejadian yang menyedihkan, saat itu aku melihat ibuku sedang berciuman dengan lelaki lain selain ayahku, apa ini maksudnya??>!!!

Akhirnya semenjak itu aku tahu bahwa ibuku telah berselingkuh dengan seorang pria yang merupakan ayah Jonghyun.

**********************************************8

1 minggu kemudian aku seperti biasa, dari sekolah langsung menuju ke rumah. Namun ………….

“A, a yah apa yang kau lakukan?”

Aku melihat ayah yang sedang menusuk perut ibu dengan sebuah pisau berkali2 hingga darah terus mengalir dari tubuh ibu. Dan disisi lain adikku sudah tergeletak di lantai dalam keadaan berlumuran darah. Ibu merintih kesakitan sembari memegangi perutnya aku tahu ibu sudah tidak mungkin tertolong lagi.

No one pov

“Ayah, kenapa kau melakukan hal seperti ini?”

“Ha, ha, ha anakku kau bertanya mengapa kau bertanya bukannya kau tahu bahwa ibumu sudah berselingkuh dengan pria lain dan adikmu itu adalah hasil perselingkuhannya.”, ayah Minhyuk pada awalnya tertawa namun pada akhirnya berlinangan air mata, dia sudah seperti orang gila.

“Jadi Minyuk alangkah baiknya bukan kalau ake membuat seluruh keluargaku mati termasuk dirimu.

Ayah Minyuk menodongkan pisaunya ke arah Minyuk, pergelutan terjadi namun ayah Minhyuk tidak berhasil menusukkan pisau nya ke tubuh Minhyuk. Akhirnya ayah Minyuk depresi dan Minhyuk berhasil menendang pisaunya jauh2 dari tangan ayahnya. Selagi ayahnya linglung karena kepalanya sudah gila, Minhyuk mendengar suara ibunya menagil namanya.

“Min, Minhyuk.”

“Ibu, ….”, Minyuk mendekati ibunya yang sudah dalam keadaan sekarat.

“Maafkan ibu Minhyuk semua ini gara2 laki2 yang sudah ibu selingkuhi, ibu menyesal mengapa ibu tidak bisa mendapatkan lelaki yang baik satupun.”, air mata ibu Minyuk jatuh.

Lalu terdengar suara teriakan dari arah lain,

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA.”, ternyata ayah Minhyuk sudah menusukan pisaunya ke dadanya sendiri.

“Ayahhhh, kau kenapa begini juga.”, Minhyuk medekati ayahnya yang sebentar lagi kehabisan darah.

“Minhyuk maafkan ayah juga.”

Akhirnya seluruh keluarga yang dimiliki Minhyuk telah tiada. Mulai hari itu Minhyuk berjanji dalam hatinya dia akan membalaskan dendamnya pada lelaki yang telah menghancurkan hidup keluarganya.

**********************************8

Back to real time

“Hei anak muda itu salah ibumu sendiri mau denganku, dia mau saja denganku padahal aku hanya ingin harta kekayaan yang dimilki ayahmu melalui ibumu.”, ayah Jonghyun malah berkata sambil sedikit mengejek.

Minhyuk geram melihatnya dan mencoba memukul wajah ayah Jonghyun dengan kepalan tangannya dan membuat lelaki itu terjatuh. Jonghyun yang melihat kejadian itu bergabung dengan Minhyuk dan ikut memukuli wjah pria itu.

“Minhyuk haruskah kita membunuh pria ini sekarang juga.”

Krsital berteriak dengan sangat keras ,,

“Aku mohon jangan, kalian berdua hentikan!!!!!”

Saat Jonghyun dan Minhyuk akan mengeluarkan pisau dari kantongnya, terdengar suara Yoona.

“Jonghyun, kumohon hentikan!”

Jonhyun memalingkan wajahnya, dan menatap bahwa benar yang memanggil namanya adalah Yoona.

“Jonghyun, aku mohon jangan membunuh pria itu atau kau akan sama saja dengan pria itu, pria yang kejam.”

Kristal juga ikut berbicara, “Aku mohon Minhyuk kamu juga, aku akan berusaha agar kau bahagia denganku.”

Tiba2 terdengar suara sirine polisi dari luar,

“Kenapa ada suara sirine polisi disini?”

“Aku meminta Jungshin untuk memanggil polisi kesini untuk menagkap ayahmu Jonghyun, setidaknya dia bisa ditangkap karena ayahmu sudah melakukan banyak penipuan.”

“Kau tahu dari mana?”

“Itu karena Jungshin mencari informasi mengenai kalian dan tentu saja dibantu oleh “kakak” kalian.”

“Yonghwa?”

“Yup!”

Akhirnya ayah Jonghyun ditangkap oleh polisi, namun saat dipegangi polisi ayah Jonghyun berontak dengan hebat dan berhasil merebut salah satu pistol milik polisi tersebut.

“Lelaki sepertiku sebaiknya mati untuk menebus segala dosaku, maafkan aku Jonghyun dan ibumu juga sebenarnya ayah menyayanginya.”, Ayah Jonghyun menodongkan pistol ke kepalanya lalu duarrrrr, akhirnya dia mati dengan tangannya sendiri.

****************************************************************

Wedding party

Hari itu Kristal sudah berdandan sangat cantik seperti bidadari, hari ini adalah hari pernikahannya dengan Kang Minhyuk laki2 yang dia cintai. Lalu Yoona masuk ke ruangan pengantin wanita itu.

“Kau cantik sekali Kristal, Minhyuk pasti terpesona padamu.”

“Ah, Uni kau terlalu memujiku aku jadi malu, Uni juga cantik sewaktu menikah dengan Jonghyun.”

“Ha, ha, ha tapi sekarang aku sudah tidak cantik lagi karena perutku sudah menjadi besar seperti ini.”

“tidak justru Uni semakin cantik, dalam keadaan hamil justru aura kecantikan Uni semakin terpancar.”

“Terima kasih Kristal.”

Jonghyun dan Minyuk datang ke ruangan Kristal, Minyuk yang meihat Kristal dalam baju pengantin tidak dapat mengalihkan matanya.

“Yoona, ayu kita tinggalkan psangan pengantin ini.”, Jonghyun mengajak Yoona untuk keluar dari ruangan itu sambil mengecup dahinya.

“Tentu!”, dan Yoona membalas dengan senyuman.

Akhirnya Kristal dan Minhyuk tinggal berdua.

“Kristal, kau sangat sangat cantikkkk sekali.”

Wajah Kristal memerah dengan perkataan Minhyuk.

“Aku jadi semakin tidak sabar menunngu malam pertama kita malam nanti.”

“Apa maksudmu Minhyuk?”

“Kau tahu maksudku kan?”, Minyuk merajuk Kristal dan membuat wajah Kristal semakin merah merona, Minyuk mendekatkan wajahnya ke arah Kristal lalu dia mulai mencium bibirnya, ciumannya semakin dlam dan dalam dan membuat Krsital sesak. Setelah itu Minhyuk menghentikan ciumannya dan Kristal menjadi bingung.

“Maaf yah Kristal aku hentikan dulu, nanti kalau aku dan kamu sudah halal baru aku terusin lagi.”

Kristal semakin malu lalu mulai memukul pundak Minhyuk.

“Aw, sakit kau wanita bar2 Kristal, oh iya aku akan menagih janjimu yaitu kau akan membuatku bahagia?”

“Tentu saja aku Kristal akan membuat Kang Minhyuk sebagai suami yang paling berbahagia di dunia.”

*******************************************************

Saat pelemparan bunga terjadi hal yang lucu,

“1, 2, 3 ..”, akhirnya bunga itu dilemparkan Kristal ke arah belakang namun ternyata yang mendapatkan bunga itu adlah Seohyun.

Seohun kaget mengapa bisa dia yang dapat bunga itu lagi padahal dia kan sudah menikah dengan Yonghwa.

“Hyun, jangan2 ini bertanda kita akan memiliki anak lagi?”, Yonghwa berkata sambil sedikit mengerjai Seohyun.

“Hei, Yong jangan bercanda kita sudah memilki 2 orang anak yang masih kecil2.”

“Tentu kan aku sudah bilang aku ingin membuat tim sepak bola sendiri.”

Semua orang di pesta itu tertawa melihat tingkah suami istri yang konyol ini.

Tiba2 saja, Seohyun merasakan mual di perutnya dan dia seperti mau muntah.

“Hyun, kau gpp?”

“Yong sepertinya yang kau katakan benar?”

 

–          The end    –

 

>>>> akhirnya tamat juga, makasih yah yang udah baca gimana? Ceritanya berakhir dengan bahagia kan? Padahal kalo author punya waktu buat ngerjain nih cerita lagi, tamatya bakal lebih miris tapi sudahlah. Makasih yah semuanya..❤

 

12 thoughts on “PAIN [chapter 3 – end]

  1. wah daebak author…
    senengnya lhat minhyuk krystal nikah juga…
    jonghyun yoona mau nyusul yongseo tuh bikin kesebelasan juga…
    tinggal minhyuk sma krystal ntr yg nyusul…

    ternyata ada rahasia yg besar d antara jonghyun, minhyuk, n krystal…
    g nyangka endingnya kayak gini…
    keren thor…🙂

  2. iya sih agak terburu-buru..
    tapi aku suka ceritanya.
    yay happy ending, kecuali utk ayahnya jonghyun krystal. eh ganyangka mereka adik kakak. tampan cantik pula.
    bagian yongseonya kocak ^^

    ditunggu ff selanjutnya🙂

  3. makasih yang udah baca semuanya,, buat komennya juga makasih ..
    aku belum sempet baca semua ff disini jadi ga bs kasih komen,
    nongol buat ucapin sankyu .. aja ..🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s