My Star

Author: Lovely18 / @fildzahalft

Rating: T

Length: Ficlet

Genre: Romance

Cast: -Kang Minhyuk

-Park Hyera

Disclaimer: Cerita ini terinspirasi dari lagunya Kang Minhyuk – Star (o.s.t Heratstring) tapi jalan ceritanya murni meluncur dari otak saya, jadi maaf kalo rada rada gaje ^^ Please don’t be silent reader, commentnya sangat ditunggu ^^

Note: Di ff ini saya ngambil lirik lagu CN.BLUE – Love in the rain sama Kang Minhyuk – Star (o.s.t Heartstring)

 **********************************

Author POV

Waktu tepat menunjukan pukul 4 sore ketika Hyera baru saja menginjakan kakinya dirumah. Badannya benar benar letih. Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan untuknya. Entah mengapa bosnya memberikan tugas yang sangat menumpuk yang harus diselesaikan hari itu juga. Memang pekerjaanya bahwa Hyera hanyalah manusia biasa bukanya robot dengan kekuatan super?

Setelah mengunci pintu, dengan gontai Hyera berjalan menuju ruang tengah dan menghempaskan badanya ke sofa besar yang berada tepat ditengah ruangan itu. Cukup lama Hyera terdiam disana sampai akhirnya ia memutuskan untuk berjalan jalan mencari penyegaran disekitar kompleksnya, “mungkin angin sore bisa melepas penatku” pikirnya. Setelah berganti pakaian, Hyera berjalan menyusuri jalan setapak yang akan membawanya menuju taman yang berada ditengah kompleks rumahnya, taman itu memang cukup sering didatangi oleh Hyera selain karena letaknya yang dekat dengan rumah taman tersebut memiliki aura yang sangat menenangkan sehingga Hyera merasa betah disana. Namun entah mengapa kali ini langkah kaki Hyera justru membimbingnya menuju taman lain yang berada dibagian belakang kompleksnya, memang kompleks tempat ia tinggal memiliki 2 taman, yaitu taman depan dan taman belakang. Tetapi banyak penghuni kompleks yang lebih memilih menghabiskan waktu mereka ditaman depan, selain karena ukuranya yang lebih besar, taman depan bisa dibilang lebih “cantik” karena letaknya yang berada ditengah-tengah kompleks membuat penataan taman ini lebih diutamakan.

Pada awalnya Hyera agak ragu tetapi entah mengapa hatinya bersikeras untuk tetap memasuki taman itu, ia seperti merasakan ada sesuatu yang berbeda, didorong oleh rasa penasaran Hyera pun akhirnya memutuskan untuk mengikuti kata hatinya ia pun melangkahkan kakinya memasuki taman itu.Hyera berjalan perlahan menyusuri jalan setapak yang disetiap celahnya ditumbuhi rumput rumput kecil pertanda bahwa jalan itu memang jarang dilewati. Entah apa yang ada dipikiran Hyera saat itu, ia hanya berjalan perlahan dengan tatapan kosong tanpa tahu kemana jalan itu akan berujung, beban pikiran dan beban batin yang ditanggungnya saat ini benar benar membuat Hyera tak bisa berpikir logis.

Sambil berjalan sesekali Hyera memperhatikan keadaan disekelilingnya. Sebenarnya jika dilihat lihat taman itu tidak seburuk penampilan luarnya. Taman ini terasa sangat sejuk karena terdapat pohon ceri yang mengelilinginya. Dibagian depan, belakang, kanan, dan kiri sisi taman tersebut terdapat jalan setapak yang akan membawa kita ke inti dari taman ini yaitu sebuah air mancur besar dengan kolam ikan yang menjadi dasarnya, air mancur itu sangat cantik dengan berbagai macam pahatan rumit yang semakin memperjelas keanggunan dari air mancur tesebut. Namun sayang karena kurang terawat air mancur itu kini sudah tidak berfungsi lagi bahkan sudah banyak retakan retakan di setiap sudutnya yang menunjukan bahwa sudah lama air mancur ini tidak dialiri oleh air.

Setelah cukup lama berjalan akhirnya Hyera sampai pada air mancur tersebut, lama Hyera termenung memperhatikan air mancur itu. Ia seakan akan mendapatkan penggambaran atas dirinya. Kondisinya saat ini tidak berbeda jauh dengan air mancur yang berada dihadapanya, apalah arti dari sebuh air mancur tanpa air yang mengalirinya dan apalah arti hidup tanpa cinta yang mewarnainya?

Semenjak mengetahui pacarnya yang telah ia pacari selama 2 tahun berselingkuh hidup Hyera berbalik 180 derajat, dulu Hyera merasa hidupnya sudah sempurna ia mempunyai kekasih yang sangat mencintainya, pekerjaan dengan gaji yang cukup , sahabat sahabat yang selalu mendukungnya, semuanya terasa begitu lancar. Namun perselingkuhan itu merenggut semua kebahagiannya, bahkan kini untuk tersenyum pun sangat sulit. Bagai langit malam tanpa bintang, begitulah hidup Hyera kini.

Minhyuk POV

Hari ini, seperti hari hari sebelumnya aku menghabiskan soreku dengan bernyanyi sambil bermain gitar ditaman belakang kompleks perumahanku. Aku sangat mencintai tempat ini, tempat ini begitu tenang dan sepi karena jarang ada orang lain yang datang ke taman ini selain aku jadi aku pun bisa melakukan apa pun yang aku mau disini.

Haneure bitnadon byori , Jo molli bitnadon byori
Ne mame neryowannabwa, Gaseume segyojin byori

Nyanyianku berhenti seketika ketika aku melihat seorang yeoja datang memasuki taman ini. Aku heran tidak biasanya ada penghuni kompleks lain yang datang ke taman ini selain aku. Karena penasaran aku terus saja memperhatikan yeoja itu, tampangnya murung sekali ia berjalan dengan tatapan kosong lalu berhenti didepan air mancur. Satu menit…dua menit…tiga menit… ah aku tak mengerti apakah yang sebenarnya yeoja itu ingin lakukan disini, kenapa daritadi ia hanya termenung saja? Jujur sebenarnya jika dilihat lihat yeoja itu manis juga, rambut ikalnya membingkai wajahnya dengan sempurna. Wajahnya sangat menenangkan untuk dipandang. Persis seperti malaikat, pikirku.  Namun wajah murungnya membuat kecantikanya memudar, entah apa yang sedang ia pikirkan sehingga mukanya diselimuti kabut tebal seperti itu. Sayang, ia pasti sangat cantik kalau tersenyum.

 

Hyera POV

 

Hari sudah mulai gelap ketika aku baru tersadar dari ingatan masa laluku, sudah berapa lama aku disini? Aghh ini pasti gara gara aku lagi lagi teringat akan masa laluku dengan manusia itu, kim kibum sialan, mengapa kau lakukan ini padaku?! Apa salahku sampai sampai kau menduakanku dengan wanita itu? Apa hubungan kita selama 2 tahun ini kau anggap hanya main main hah?! Tanpa sadar air mata yang sedari tadi aku tahan akhirnya mengalir juga. Entah sudah berapa banyak air mata yang kubuang untuk menangisi laki laki hidung belang itu, jujur aku lelah dengan keadaan seperti ini, aku lelah terus terusan menangisi seseorang yang tidak patut aku tangisi. Ingin rasanya aku menemukan bintang lain untuk mengisi kekosongan dalam langit hatiku ini, bintang yang akan selalu menemaniku menjalani hari hariku. Semoga cepat atau lambat aku bisa menemukan kembali bintangku.

 

Author POV

 

Hari sudah menunjukan pukul 5 sore ketika Hyera tersadar dari lamunannya ia pun memutuskan untuk kembali kerumahnya dan disaat itulah ia tanpa sengaja melihat Minhyuk yang berdiri dibelakang pohon melihat kearah dirinya, Hyera terkejut mendapati bahwa bukan hanya ia yang berada di taman ini, begitupula dengan Minhyuk ia sangat terkejut menyadari bahwa yeoja yang sedaritadi  ia perhatikan menyadari bahwa ia sedang diperhatikan. Dalam beberapa detik yang berasa begitu panjang mata mereka saling bertemu, ketika sadar Hyera dengan gugup megalihkan pandanganya dari namja yang tidak dikenalnya itu dan saat itu juga ia memutuskan untuk kembali ke rumahnya. Dalam perjalanan kembali kerumahnya ia teringat kembali dengan namja yang tadi bertabrakan mata dengannya, ia pun tersenyum dan dengan seketika rasa lelah yang daritadi menjeratnya hilang seketika.

 

Hyera POV

 

Siapa ya namja itu, mengapa ia menatapku dengan tatapan seperti itu? Tatapannya itu benar benar….. ah Hyera sadarlah mengapa kau tersenyum senyum seperti itu, kau bahkan tidak mengenal namja itu sadarlah Hyera sadarlah!!! Aku memukul mukul kepalaku pelan, apa mungkin aku tertarik denga namja itu? Kuakui mukanya cute juga ditambah dengan smiling eyes yang ia miliki semakin menyempurnakan mukanya yang imut itu. Oke apa apaan ini aarrgghh Hyera apa yang sedang kau pikirkan umurmu sudah 21 tahun kau bukan lagi seorang remaja yang bisa dengan mudahnya jatuh cinta! Sudahlah aku harus berhenti memikirkan namja itu sebelum orang orang disekitarku bepikir aku gila karena berbicara sendiri dipinggir jalan seperti ini lebih baik aku pulang dan tidur hari ini benar benar membuatku gila.

 

*Keesokan harinya

 

Minhyuk POV

 

Sore ini terasa begitu menenangkan, hujan baru saja berhenti. Bau tanah yang tersiram air hujan pun masih tercium. Aku sangat suka hujan, teruatama baunya, bau itu sangat khas dan membuatku rileks. Aku menutup mataku menarik napas panjang lalu menghembuskannya perlahan. Bisa kurasakan setiap otot yang berada dibadanku mengendur melepas segala penat yang kurasakan. The power of rain begitu biasa aku menyebutnya. Setelah puas menjalani ritual hujanku, aku memulai ritual sore hariku yaitu bermain gitar dan bernyanyi. Hari ini tidak seperti biasanya aku lebih memilih duduk dibawah pohon ceri yang letaknya lumayan jauh dari bangku taman yang biasanya selalu kududuki, entah mengapa pohon ini terlihat menarik, mungkin karena ketika tadi aku baru saja sampai aku melihat ada banyak burung pipit hinggap diatas pohon ini suaranya yang merdu dan nyaring sangat menyenangkan bagiku sehingga aku lebih memilih untuk menghabiskan soreku dibawah pohon rindang ini.

 

Ketika aku baru saja ingin memulai nyanyianku tiba tiba aku teringat sesuatu, yeoja  yang kemarin aku temui. Kira kira ada dimana ya dia? Apakah sore ini ia akan berkunjung ke taman ini lagi? Jujur saja wajah angelic itu sangat sempurna membuat aku tak pernah bosan melihatnya. Semoga aja tuhan mendengar permintaanku untuk bertemu lagi dengannya. Aku pun memulai nyanyianku, aku bernyanyi sambil memejamkan mata menghayati setiap lirik yang kunyanyikan, burung burung pipit berseliweran diatas kepalaku saling bersahut sahutan seakan akan mereka ikut bernyanyi bersamaku.

 

Changgae heureuneun, Bitmure sumgyeonoheun geudael tteoolligo

Gaseume heureuneun, Nunmullo geudaereul jiweobogon hajyo

I sorireul deudgo itjyo, Bireul johahadeon geudaedo

Nareul gieokhanayo, Biga omyeon naneun geudael geuryeoyo

Sarangeun bireul tago naeryeo, Chueogeun bireul tago heulleo

Naerineun bitsorie tto geudael tteoollyeoyo, Nunmureun bireul tago naeryeo

Gieogeun bireul tago heulleo, Gudeun gaseum jeoksyeo nohgo tteonaganeyo bireul tago

 

Looking at the rain drop falling down my window,

I think of you, you who I have hidden away

With the tears falling down my heart, I try to erase you

You are listening to this sound right? You, who used to love the rain

Do you still remember me? When it rains I yearn for you

 

Love falls down with the rain, memories flow with the rain

I think of you again with the sound of rain

Tear falls down with the rain, memories flow with the rain

Following the rain, you leave after moistening my hardened heart

Aku baru saja akan akan beranjak dari tempatku ketika aku melihat yeoja itu lagi. Oh tuhan secepat inikah kau mengabulkan doaku? Aku pun membatalkan niatku untuk kembali kerumah, kira kira kali ini apa yang akan ia lakukan ya? Sayang aku hanya bisa memperhatikannya dari jauh, ingin rasanya aku mendekatinya dan mengajaknya berbincang tapi ah aku belum siap. Akhirnya aku memutuskan untuk memperhatikannya dari kejauhan saja, aku rasa untuk saat ini dengan melihat mukanya dari jauh saja sudah cukup. aku memperhatikan dia, setiap gerak geriknya tak kubiarkan lepas dari pandanganku. Cukup lama aku memperhatikannya sampai aku menyadari sesuatu, ada yang berbeda dengan mimik wajahnya kali ini. Sangat berbeda dengan saat pertamakali aku melihatnya, sudah tidak ada lagi kesedihan yang tampak, kabut tebal yang kemarin menyelimuti wajahnya kini sudah hilang. Saat ini ia seperti sedang mencari sesuatu atau seseorang? Ia berjalan perlahan menuju air mancur, beberapa saat ditatapnya air mancur itu lalu ia melihat sekeliling, ia seperti sedang mencari sesuatu. Ia terus melihat kesekelilingnya sampai akhirnya matanya berhenti pada sesuatu tempat. Wajahnya berubah seketika, ia seperti menemukan apa yang ia cari. Namun wajah bahagia itu tidak berlangsung lama, ia berubah kembali namun kali ini wajahnya menunjukan kekecewaan.

Aku sangat penasaran dengan apa yang sebenarnya ia lihat. Aku mengikuti pandangannya dan aku pun terkejut saat mengetahui apa yang lihat. Percaya atau tidak ia sedang terpaku pada bangku taman yang biasanya aku duduki. Aku semakin tidak mengerti apa yang sebenarnya ingin dia lakukan, otakku masih dipenuhi berbagai macam pertanyaan ketika aku mendengar ia berbicara, “ah dia tidak ada, aku terlalu banyak berharap rupanya”. Aku tercengang, otakku masih berusaha mencerna apa yang baru saja yeoja itu katakan, jadi ia mencariku? Sebuah senyuman langsung terpampang jelas diwajahku, terimakasih tuhan kau telah membawa seorang malaikat untukku.

Hyera POV

Ahh betapa menyenangkannya hari ini si bos sepertinya sedang berbaik hati padaku, seharian ini aku dibiarkan bersantai dan hanya diberikan sedikit tugas untuk ku kerjakan bahkan aku diperbolehkan untuk pulang cepat. Mungkin ini bayaran setelah kemarin ia menerorku habis habisan dengan tugas yang menggunung itu. Sesampainya dirumah aku memutuskan untuk langsung mandi lalu memasak makan malam, ketika sedang makan aku menyempatkan melirik jam kayu besar yang tergantung didekat Tv dan aku menyadari ternyata baru jam 4 dan diluar sedang hujan. Aku sangat suka hujan, suara hujan membuat perasaanku tenang. Setelah selesai makan aku merebahkan badanku di sofa merah besar kesayanganku ini, entah apa yang membuat aku begitu mencintai sofa ini, mungkin karena ukurannya yang besar dan empuk sehingga jika aku duduk diatasnya seakan akan tubuhku tenggelam didalamnya. Lama aku mengganti ganti saluran tv tapi tidak kutemukan acara yang menarik perhatianku. Aku melihat keluar jendela dan ternyata hujan sudah berhenti. Akhirnya aku memutuskan untuk jalan jalan ketaman saja, ya sebenarnya alasanku jalan jalan ketaman kali ini bukan hanya karena aku bosan, ku akui aku masih menyimpan rasa penasaran akan namja yang kemarin aku temui ditaman. Entahlah mungkin ini hanya perasaanku saja tapi aku sangat ingin bertemu namja itu lagi.

 

Sesampainya ditengah taman aku menyempatkan untuk melihat air mancur itu lagi, entah mengapa benda itu begitu menarik perhatianku. Setelah puas, aku berjalan perlahan melewati air mancur itu. Aku baru tersadar bahwa aku belum sempat menyusuri seluruh isi taman ini. Baru saja aku akan berjalan ketika pandanganku tertuju pada salah satu bangku taman yang berada di sudut taman ini. Seketika itu juga ingatanku melayang pada apa yang terjadi kemarin, seorang namja duduk dibangku taman itu dan dia sedang melihat kearahku. Namun sayang hari ini namja itu tidak berada disini, “ah dia tidak ada, aku terlalu banyak berharap rupanya” tanpa sadar aku menyuarakan apa yang ada dipikiranku.

Melihat namja yang kucari tidak ada, tiba tiba saja semangatku untuk berjalan jalan mengitari taman ini hilang begitu saja sehingga aku memutuskan untuk duduk saja di salah satu bangku yang berada persis didepan air mancur besar itu. Angin sore berhembus pelan, begitu menenangkan tapi itu semua belum cukup untuk menghapus kekecewaanku. Baru saja terpikirkan olehku untuk kembali saja ke rumah ketika aku mendengar seseorang bernyanyi

 

Haneure bitnadon byori, Jo molli bitnadon byori
Ne mame neryowannabwa

Gaseume segyojin byori, Gaseume bitnadon byori
Ama noin-got gata

Ttollineun soriga deullini, O star
Tteugoun simjangeul neukkini, Yo my star ~

Aju oren mon yetnalbuto na kkumkkwowatdon sarangi
Noin-gol ara, Onjena hamkke hejwo

Aju oren siganeul-lodo

 Neul gateun jarieso bitnajugil
Nemam noegeman billyojulge
[ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/k/kang+min+hyuk/star_20977039.html ]
Gaseume segyojin byori
Gaseume bitnadon byori, Ama noin-got gata

Ttollineun soriga deullini, O star
Tteugoun simjangeul neukkini, Yo my star ~

Aju oren mon yetnalbuto na kkumkkwowatdon sarangi
Noin-gol ara, Onjena hamkke hejwo

Aju oren siganeul-lodo
Neul gateun jarieso bitnajugil
Nemam noegeman julge

Nimamsoge segyojin byoldo
Nimamsok bitnadon byoldo
Naege marhe yongwonhi nol saranghe

Nemam noman barabolgoya, Tto nodo namaneul barabwa julle
Uri soroye byori dwe~ jugil

Star that shines in the sky
Star that shines far away from me
Seems like you came down to my heart

Star engraved in my heart,Star that shines in my heart
I think that might be you

Can you hear a quavering voice? Oh star
Can you feel my passionate heart? you’re my star

From a very long time ago
I know that you are the love I’ve been dreaming of
Let us always be together
Even if time passes,hope that you
Always shine on the same place
My heart, will only be given to you

Star engraved in my heart, Star that shines in my heart
I think that might be you

Can you hear a quavering voice?, Oh star
Can you feel my passionate heart?, you’re my star

From a long time ago
I know that you are the love I’ve been dreaming of
Let us always be together
Even if time passes, hope that you
Always shine on the same place
My heart, will only be given to you

The star engraved in your heart
The star that shines in your heart, I hope that is me
Forever I will love you

My eyes will only look at you oh
oh will you only look at me too
Let us be each other’s star

Namja itu duduk dibangku taman yang berada disebelah bangku yang kududuki,  ia bernyanyi sambil memainkan gitarnya. Selama bernyanyi matanya tak pernah lepas melihatku seakan akan ia bernyanyi untukku. Tuhan benarkah ia bernyanyi untukku? Suaranya begitu menenangkan, aku bisa merasakan setiap lirik yang ia nyanyikan terasa begitu tulus. Apa artinya semua ini, apa dia sedang berusaha menyampaikan sesuatu padaku? Seusai bernyanyi ia menatapku dan tersenyum, seakan akan meyakinkanku bahwa nyanyian tadi memang ia tujukan untukku.Aku pun membalas senyumnya. Kini aku menyadari bahwa aku benar benar telah jatuh cinta pada seorang namja yang bahkan tidak aku ketahui namanya. Tuhan telah menjawab doaku. I’ve found my star.

 

Star engraved in my heart, Star that shines in my heart
I think that might be you…

 

-END-

16 thoughts on “My Star

  1. uwah,,, sweet bgd ff nya…
    q suka bgd…
    tpi lebih bagus kalo dilanjutin author…
    itu masih gantung ceritanya, mereka bakal jadian g…
    ayo thor buat sequelnya… ^^

    • gamsahamnida *bow

      saya juga sempet kepikiran buat ngelanjutin tapi masalahnya otak saya masih stuck, harap maklum saya masih baru di dunia ff hehe ^^
      btw makasih udah comment ^^

  2. wooooi athor readers nyuruh lu ngelanjutin noh jangan cengo dan cukstaw kalo komen gue yang ini ga dibales cukup sudah persahabatan kita.
    TAPI LO KOK GINIH SIH JA? ITU MINHYUK BERAKHIR (MASIH) JOMBLO APAAN DAH
    cepetan aye mau baca lanjutannya kalo ga park hyera gue kutuk jadi krimsup.
    ps : oh iye ja, lo kan sering banget bahas “si bos” disini. kok gue kebayang bapak baik hati dah xD
    okeh overall gue suka ceritanya even i like how you “gantung” the story’s ending you better make the sequel DO IT FAST

    • Minhyuk gak jomblo kok, dia udah nikah sirih sama hyera xD
      gue juga gak ngerti kenapa bisa jadi ngegantung gitu, kemanakah perginya darah posesif gue?! OH MY bahkan gue gak pernah kepikiran bapak baik hati pas bikinnya, how come lo bisa mikir ampe situ? hahaha
      sequelnya ntaran aja deh tik, gue masih belom dapet jalan ceritanya, but i promise as soon as possible hehehe

    • gamsahmnida eonni ^^ *bow
      sequelnya lagi kena macet dijalan tadi dia lupa lewat tol makanya nyampenya rada telat *krik (?) hehehe

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s