Melody of Love [chapther 5]

Chapther 1 | 2 | 3 | 4

Author : @Eonn1k4D

Rating : PG17

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sunny

Disclamer : plot is mine .. also lee jung shin to # gak nyambungπŸ˜›

Note : mian lagi2 lamaaaaa banget posting part 5 ini, maklum author super sibuk #curcol .. n kayaknya alur semakin gaje tapi tetep jangan lupa tinggalin koment ya .. hehehe #nyengir .. Gumawo sudah membaca FF iniπŸ™‚

Langit pagi terasa cerah, kicau burung menyaingi sinar mentari yang perlahan mengintip di ufuk timur. JongHyun menatap keindahan alam itu dari balik jendela kamarnya yang dingin. Setengah jam lagi dia harus menghadiri peresmian Panti Asuhan yang didirikan oleh MinHyuk, lebih tepatnya dikoordinatori oleh yayasan MinHyuk.

Cukup mengangetkan baginya jika MinHyuk punya empati terhadap orang lain, padahal biasanya dongsaengnya itu hanya suka bermain-main saja. Sebenarnya JongHyun enggan datang di acara peresmian itu, karena pasti ada yeoja itu. Yeoja yang membuat hatinya tak keruan. Campuran antara rasa marah, sebal, benci tapi juga rindu ?.

β€œ Ahh kenapa aku harus memikirkan dia ?. Yeoja matre milik MinHyuk itu.” guman JongHyun kesal seraya membetulkan simpul dasinya.

β€œHyuuung , … kau sudah siap kan ?.” suara MinHyuk dari ruang tamu mengganggu lamunannya.

β€œ Kenapa kau menjemputku ?. Semalam aku kan sudah bilang akan datang .” jawab JongHyun keluar kamar sambil menenteng tas kerjanya.

β€œ Ck ck ck … hyungku ini memang tampan sekali. Pantas banyak yeoja yang jatuh di pelukanmu.” Minhyuk mengkomentari penampilan JongHyun.

β€œ Kau sendirian ?.” tanya JongHyun heran melonggok kearah mobil MinHyuk yang terparkir tak jauh dari mobilnya.

β€œ Ne .. memang kau mengharapkan aku datang dengan siapa ?. Aku sengaja menjemputmu siapa tau kau tak jadi muncul.” JongHyun tak menjawab pertanyaan MinHyuk dan hanya duduk santai di samping dongsaengnya itu.

 

β€œ Lalu apa yang harus kulakukan disana nanti ?.” tanya JongHyun sambil sesekali membuka berkas2 laporan dari seketarisnya.

β€œ Kau hanya meresmikan Panti Asuhan itu, sedikit ngobrol sana sini dengan para donatur lain sambil makan camilan yang kami sediakan. Dan kalau kau masih ada waktu…, kau juga bisa ngobrol dengan anak2 panti itu Hyung. Dan kemudian tugasmu selesai. Cukup mudah kan ?.” jawab MinHyuk sambil berkonsentrasi dengan padatnya lalu lintas Seoul di pagi hari.

β€œ Hmm .. mudah. Tapi kenapa harus aku yang meresmikan Panti itu, bukankah kau pemilik yayasannya.”

β€œ Kau ini bagaimana sih Hyung, bukankah kau donatur terbesar kami. Malah tanpa sumbangan darimu, Panti Asuhan itu nggak bakalan bisa berdiri.” JongHyun menoleh kaget mendengar jawaban MinHyuk.

β€œ Mwoo !!!… Aku donatur terbesar ? Kapan aku pernah menyumbang pada Yayasanmu itu .” tanya JongHyun tak mengerti.

β€œ Lho … bukankah Sunny telah memberitahumu kalau cek yang tempo hari kau berikan padanya telah dia berikan padaku untuk pembangunan Panti Asuhan ini?.Β  Atau apakah kau memang tidak tahu bahwa cek itu ada padaku ?β€œ

β€œ Kapan Sunny memberitahumu kalau aku mengetahui hal ini ?.” tanya JongHyun lagi.

β€œ Seminggu lalu… Dia bilang, tentang cek itu aku tak perlu kawatir karena kau telah tahu yang sebenarnya.”

β€œDia bilang padamu aku telah diberitahu ?.… ” JongHyun menegaskan kembali ucapan MinHyuk, hatinya campur aduk tak keruanΒ  mendengar cek yang diberikan pada Sunny ternyata di pergunakan yeoja itu untuk menyokong pembangunan Panti Asuhan atas namanya pula.

β€œ Kenapa kau tak minta langsung saja padaku jika kau membutuhkan dana lebih .” tegur JongHyun.

β€œ Kau kan waktu pengumpulan dana tempo hari sudah mengultimatumku tak akan memberi sepeserpun uang jika aku tak mau kau jodohkan dengan anak pemilik Skype .. siapa namanya .. aahh Krystal.”

β€œ Hmm aku ingat … Jadi Sunny memberikan cek itu padamu ya … β€œ tanya JongHyun lagi.

β€œ Iyak tepat sekali. Kata Sunny sih daripada pembangunan Panti itu terhenti karena kendala dana, makanya dia cairkan cek itu. Ehh tepatnya aku yang mencairkan cek itu…. Dan kau ini keterlaluan Hyung…, masa hargaku cuma sekian juta won saja. Warisan appa untukku yang ada kau pegang masih banyak lhoo .”

β€œ Aahhh tanpa yeoja itu aku tak bisa mewujudkan cita2ku membangun Panti Asuhan ini … β€œ kata MinHyuk panjang lebar tanpa memperhatikan paras JongHyun yang berubah pucatΒ  mendengar semua ucapan dongsaengnya ini.

β€œ Apakah Sunny juga akan datang nanti ?.” MinHyuk menoleh mendengar pertanyaan Hyungnya.

β€œ Tentu saja akan datang, dia sudah janji pada anak2 Panti akan menyanyi di acara pembukaan nanti .” JongHyun tersenyum tipis, sepertinya MinHyuk tidak tahu jika dia telah memecat Sunny dari kafe. Buktinya MinHyuk tak memprotes keputusannya. Apakah Sunny tak memberitahu MinHyuk ? guman JongHyun penuh tanya.

 

JongHyun menatap bangunan megah tiga lantai dengan halaman depan yang luas dengan perasaan senang. Ternyata dongsaengnya memang tidak main2 dengan proyek amal ini. Fasilitas penunjang Panti sangat memadai, dari halaman untuk bermain yang di lengkapi berbagai macam jenis permainan, kolam renang mini, kamar2tidur yang nyaman hingga perpustakaan dan ruang belajar musikpun ada.

Dan kini suasana halaman depan yg sudah terpasang tenda besar sangat riuh. Tamu2 undangan bercampur dengan anak2 Panti menikmati hidangan setelah acara seremoni pembukaan Panti. JongHyun melayangkan pandangan ke seluruh area di bawah tenda. Dimanakah dia ? guman JongHyun mencari2

β€œHyung … kenalkan ini Lee JungShin. Arsitek yang menangani pembangunan Panti Asuhan ini .” kata MinHyuk mengagetkan.

β€œ Lee JongHyun .” kata JongHyun menyambut uluran tangan namja tampan berbadan tegap dan tinggi itu.

β€œ Lee JungShin imnida. Marga kita kok sama ya, tapi aku berani jamin kau bukan hyung kandungku.” JongHyun tersenyum mendengar nada bercanda itu.

β€œ Kau ini bisa saja Shinie. Bisa mati aku jika kau ternyata hyung kandungku. Punya hyung satu seperti dia saja aku sudah pusing, Apalagi dua. ” kata MinHyuk seraya menonjok lembut lengan JungShin yang tertawa lebar. JongHyun menatap keduanya dengan sedikit heran. Keakraban yang terasa agak janggal. Namun JongHyun menepis pikiran itu saat telinganya menangkap suara merdu dari atas panggung kecil.

β€œ Akhirnya Sunny muncul juga … β€œ kata JungShin menatap tengah panggung dimana Sunny sedang memetik gitarnya dan bernyanyi.

β€œ Kau juga mengenal Sunny ?.” tanya JongHyun sambil menyesap minumannya.

β€œ Tentu saja. Yeoja itu sangat ramah dan menawan .” JongHyun melihat tatapan kagum dari mata JungShin.

β€œ Bukankah kau tahu, dia kekasih MinHyuk ?.”

β€œ Ah .. ya .. dia kekasih MinHyuk .” jawab JungShin sedikit kaku.

β€œ Kalian ngobrol lah. Aku akan menemui gadis mungilku dulu.” kata MinHyuk meninggalkan JongHyun dan JungShin menuju bibir panggung. JongHyun hanya menatap dari jauh saat MinHyuk mengulurkan tangan yang disambut jemari Sunny saat yeoja itu hendak turun dari panggung.

β€œ Pasangan yang serasi .” komentar JongHyun sedikit sinis.

β€œ Kurasa tidak juga … β€œ jawab JungShin menggantung. JongHyun menoleh dan mendapati tatapan tajam JungShin kearah pasangan itu. Apakah namja ini juga menyukai Sunny ? dan kenapa aku sebal sekali mendengarnya guman JongHyun kesal karena Sunny telah meluluhkan hati JungShin juga.

 

JongHyun berkeliling seantero Panti seakan ingin mengecek kondisi Panti, padahal dia hanya ingin mencari keberadaan Sunny yang sejak turun dari panggung tadi yeoja itu menghilang entah kemana. JongHyun ingin meminta maaf soal tuduhannya terhadap Sunny atas cek itu dan lagi sejak terakhir kali bertemu, JongHyun mulai menyadari jika dia mulai merindukan Sunny, kekasih dongsaengnya itu.

β€œ Aku ingin bicara sebentar denganmu .” kata JongHyun setelah menemukan Sunny di antara kerumunan anak2 Panti.

β€œ Tak ada lagi yang perlu di bicarakan.” jawab Sunny singkat dan kembali bercengkrama dengan anak2 itu.

β€œ Sebentar saja .” JongHyun mencengkeram lengan Sunny menariknya berdiri. Sunny ingin memberontak namun tidak jadi karena banyak mata polos menatapnya penuh tanya.

β€œ Eonni keluar sebentar ya anak2, nanti ceritanya eonni lanjutkan lagi. Oke.” kata Sunny.

β€œ Oke.” jawab anak2 itu sebelum Sunny mengikuti langkah JongHyun keluar ruangan bermain.

β€œ Kau akan membawaku kemana ?. Bisakah kau berhenti lenganku sakit tahu .” kata Sunny kesal karena genggaman JongHyun sangat erat di lengannya. JongHyun masuk ke sebuah ruangan dan melepaskan cengkramannya. Sunny mengelus-elus lengannya yang sedikit memar.

β€œ Mianhe .. β€œ kata JongHyun setelah sesaat tak ada yang membuka pembicaraan.

β€œ Untuk apa anda meminta maaf ?. Diantara kita tak ada yang perlu diΒ  bicarakan lagi. Permisi aku ditunggu anak2 itu.” kata SunnyΒ  mencoba melewati JongHyun yang berdiri di depan pintu menghalagi langkahnya.

β€œ Aku minta maaf soal cek itu. Aku baru tahu dari MinHyuk pagi ini…. β€œ

β€œ Kau di maafkan. Sekarang boleh aku pergi ?.” tanyaΒ  Sunny mendekat pintu namun JongHyun tak bergeming.

β€œ Mianhe aku menyebutmu yeoja materialistis …. β€œ

β€œ Sudahlah JongHyun-ssi. Itu tak penting untukku, terserah padamu mau menyebutku apa saja aku tak peduli. Arasso !! sekarang aku mau keluarlah, minggirlah.” kata Sunny meraih handel pintu namun jemari JongHyun menahan dengan menutup jemarinya. Sunny kaget dan menatap heran namja di depannya ini.

β€œ Aku benar2 minta maaf Sunny .” kata JongHyun lembut membuat Sunny tak bisa berkata apa2. Perubahan sikap JongHyun yang biasanya jutek menjadi lembut ini membuat Sunny bingung. Tatapan keduanya saling terkunci dan …

β€œ Aku merindukanmu Sunny … β€œ kata JongHyun meraih tubuh Sunny dan mengecup bibir yeoja itu ..

β€œ Ah .. β€œ suara tertahan Sunny yang kaget teredam hangat bibir JongHyun di mulutnya. Pelukan JongHyun semakin erat saat Sunny tidak menolak dan malah merespon ciumannya.

β€œ Sunny … kau ada dimana ?.” sayup suara MinHyuk memanggil. Sunny tersentak kaget dan menatap bingung JongHyun yang juga sedang memandangnya. Apa yang sedang aku lakukan bersamanya barusan ? keluh Sunny dalam hati.

β€œ Kau cantik Sunny .” kata JongHyun dan jemarinya membelai bibir bawah Sunny dengan lembut. Sunny terkesiap saat JongHyun kembali mengecupnya cepat tepat saat MinHyuk membuka pintu dari luar.

β€œ Kau disini Sunny ? … lho kau juga hyung ?.” tanya MinHyuk heran.

β€œ Sunny sedang menunjukkan fasilitas ruang music ini. Kurasa lumayan bagus .” JongHyun menjawab pertanyaan MinHyuk yang masih menatap keduanya dengan tatapan penuh curiga.

β€œ Ohh begitu … apa yang menurutmu kurang hyung ?.” tanya MinHyuk. JongHyun menjawab pertanyaan MinHyuk dengan mengusulkan untuk menambah beberapa alat music lagi, semantara Sunny terdiam di sudut ruang.

β€œ Ahh .. kenapa kau diam saja Sunny . Atau kau sudah lelah ya, sebentar lagi acara selesaiΒ  kok. Nanti kau bisakah pulang dengan taksi ?. Aku tak bisa mengantarmu karena harus mengantar hyung karena tadi pagi dia kujemput.” kata MinHyuk menghampiri Sunny dan menggenggam jemari yeoja itu.

β€œ Aku naik taksi saja Hyuk. Kau antarkan saja Sunny pulang. β€œ kata JongHyun.

β€œ Baiklah hyung, dan sekali lagi gumawo kau sudah menyempatkan hadir di acara ini.” kata MinHyuk. JongHyun hanya tersenyum dan berlalu dari hadapan mereka

β€œ Apakah barusan terjadi sesuatu di antara kalian berdua yang tak aku tahu ?.” tanya MinHyuk menatap punggung hyungnya.

β€œ Tidak ada apa-apa .” jawab Sunny singkat.

β€œ Aku tidak percaya, pasti ada sesuatu yang terjadi. Oh Iya .. kau bilang hyungku tahu tentang cek itu, tapi tadi pagi sepertinya dia baru sadar tentang hal ini. Katakan padaku Sunny … β€œ

β€œ Bukankah hal ini sudah tak penting lagi toh Β Panti ini sudah berdiri dengan megah soal lain tak perlu kau risaukan lagi. Kecuali tentang warisanmu itu, apakah ada kabar terbaru dari pengacarmu ?.” Sunny mengalihkan pembicaraan.

β€œ Ada…, kabar bagus malah. Aku bisa mendapatkan warisanku tanpa harus menikah atau bertunangan lebih dahulu. Appa memang menghendaki aku dan hyungku menikah, tapi tidak tercantum dalam klausul surat warisan. Sooo .. sebentar lagi aku akan kaya raya Sunny .” kata MinHyuk senang dan spontan memeluk Sunny yang juga ikut tersenyum.

β€œ Ck ck ck …. kutinggal kalian sebentar saja sudah berpelukan mesra .” JungShin mengangetkan keduanya. MinHyuk hanya mengerdipkan sebelah mata memandang lembut kekasihnya itu tanpa melepas pelukannya pada Sunny. Dari kejauhan JongHyun melihat kemesraan itu dengan tatapan kesal. Entah mengapa hatinya tak rela melihat Sunny ada di pelukan MinHyuk.

 

***

 

β€œ Dengan ini Kang MinHyuk telah resmi menerima semua warisan dengan ketentuan … bla …bla…” suara pengacara membacakan salinan surat dari notaries.

β€œ Chukhae dongsaeng … pergunakanlah milikmu dengan sebaik2 baiknya .” kata JongHyun memberi selamat pada MinHyuk. Dongsaengnya hanya melirik sekilas dan menyambut dingin uluran tangan hyungnya. JongHyun hanya bisa menghela nafas melihat sikap acuh MinHyuk. Tapi JongHyun bisa mengerti …

 

Flash back 2 bulan yg lalu

β€œ HYUUUNGGG … dimana kau .” teriakan MinHyuk menggelegar seantero rumah.

β€œ Ada apa sih ?.” tanya JongHyun yang sedang menyesap kopi menatap heran dongsaengnya masuk rumah tanpa babibu langsung berteriak2 seperti orang kesetanan (#kemasukan setan kali)

β€œ Kau memecat Sunny dari kafe ya ?.” tanya MinHyuk keras.

β€œ Hmm .. Iya dua minggu lalu. Kenapa?.”

β€œ Kenapa  … kenapa ? .. apa maksudmu sih hyung memecat Sunny segala. Kalau kau tidak setuju hubungan kami tak perlu memecatnya segala. Darimana dia akan mendapatkan uang untuk makan dan membayar sewa apartemennya jika kau telah memecatnya .”

β€œ Kau kan bisa menghidupinya bukankah dia kekasihmu .” jawab JongHyun santai

β€œ Kau ini hyung….. SunnyΒ  bukan yeoja semacam itu. Jangan samakan dia dengan wanita2 yang pernah jadi kekasihmu. Wanita yang hanya mendekatimu karena kau tampan dan jelas kaya,”

β€œ Sunny …. Dia tak akan mau menerima derma dari orang lain selagi dia mampu bekerja karena sepanjang hidupnya di masa kecil telah banyak menerima derma dari orang lain.” kata MinHyuk kesal seraya menghempaskan tubuhnya di kursi depan JongHyun.

β€œ Jadi kau tahu dia adalah anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan ?” tanya JongHyun.

β€œ Kau juga tahu hyung ?. Aku baru tahu akhir2 ini saja.” jawab MinHyuk mengakui.

β€œ Kau pasti menyelidiki latar belakang kehidupannya. Benarkan Hyung ?.. Katakan padaku apa yang kau tahu tentang Sunny ?.” cecar MinHyuk. Mau tak mau JongHyun menceritakan hasil penyelidikan detektif yang disewanya.

β€œ Jadi kenapa aku tak setuju kau dengan Sunny ya karena ini juga Hyuk . Dia tak sepadan denganmu .” kata JongHyun mengakhiri ceritanya. MinHyuk hanya bisa gelengkan kepala menatap Hyungnya

β€œ Hyung apakah kau selalu menilai orang dari sudut luarnya saja ?. Perlu kau tahu, sejak pertama kali berkenalan hingga detik ini, Sunny tak pernah mendapatkan atau meminta sesuatu dariku hyung. Bila kuberi hadiah yang sekiranya mahal dia pasti akan mengembalikan hadiah itu . Ahhh kau ini hyung .. β€œ MinHyuk garuk garuk kepalanya yang tidak gatal.

β€œ Tapi dia sering memakai baju2 buatan desainer kondang juga kan ? Apakah itu bukan pemberian darimu ?.” tanya JongHyun mengingat beberapa kali pertemuan dengan Sunny, yeoja itu mengenakan busana keluaran butik ternama.

β€œ Bukan hyung … baju2 itu di beli Sunny di toko secondhand. Katanya itu adalah keahliannya mendapatkan barang2 bagus namun murah.” Jonghyun tertegun mendengar penjelasan MinHyuk. Jadi dia telah salah lagi menilai Sunny.

β€œ Oke …oke ..Mianhe aku salah menilai Sunny. Jadi bisa kau bilang kepadanya. Dia boleh bekerja lagi sebagai penyanyi di kafe.” kata JongHyun akhirnya setelah keduanya lama terdiam.

β€œ Itu yang tidak mungkin hyung .”

β€œ Maksudmu ?.”

β€œ Sunny telah pindah dari apartemennya. Dan aku tidak tahu dimana dia saat ini tinggal .”

β€œ Apa … ! Sunny pindah dari apartemen bobrok itu dan kau kekasihnya tidak tahu ?.” JongHyun kaget setengah mati.

β€œ Ne aku tidak tahu. Dan bahkan saat ini akupun tidak bisa menghubunginya lewat ponsel. Dia hilang di telan bumi dan semua ini gara2 kau Hyung .”?.”

β€œ Tapii … tapi masa kau tidak bisa melacak keberadaan kekasihmu sendiri ?.”

β€œ Bukankah kau yang menyuruhnya untuk menjauhiku ?. Memang Sunny tak bercerita apapun tapi aku tahu, dibalik kepergiannya ada KAU yang mendalangi ini semua. Kau benar2 sangat menyebalkan Hyung .” kata MinHyuk sebelum pergi meninggalkan JongHyun yang termangu tak bisa berkata apapun. Dan sejak itu MinHyuk bersikap cuek terhadap JongHyun hingga hari ini .

 

β€œ Dimana kau berada saat ini Sunny ?.” guman JongHyun resah saat menatap tetesan air hujan yangΒ  mengetuk luar jendela kantornya di lantai 15

 

TBC

 

15 thoughts on “Melody of Love [chapther 5]

  1. jaaah JH mulai sukakan ma Sunny, karma berlaku itu..
    JS cemburu ma MH ya….masih a percaya mereka yaoi, onni tegannya bikin cerita JS ma MH yaoi…
    ayoloh sunny kemana?? jangan lama-lama ya lanjutannya onn

    • part 6 nggak lama ko tinggal edit sedikit
      kekeke benernya gak tega juga tapi biar seru aja … jarang2 yaoi member CNBLUE apalagi bias sendiri … psstt JungShin ngambeg baca FF iniπŸ˜›

  2. jiaaah… lagi asik-asik baca dh TBC… ==”

    wow, Jonghyun dh smakin suka ja ma Sunny nih…πŸ™‚

    Sunny dimanakah dirimu..??
    awas Jonghyun, gk usah nanya’ ma ayu thingThing,. ntr di kasi alamat palsu… wkwkwkwk.. *Plaak..

    cpt lanjutin…

  3. Yaaah… Sunny menghilang…
    Aduh, Jonghyun Oppa bikin gregetan aja dah!!!

    Lanjutannya jangan lama” Ζ”ΒͺΒͺ eonni…
    D’tunggu nc…

  4. akhirnya d post juga. . part 6 jng lama2 ya eon. .aq menunggu. .#duet brng ridho
    JH bru ngerasa kehilangan sunny. .
    sma kya BCL dund. . #ngaco.com
    hehehe

  5. I’m back agaiiiiinnn untuk baca ff onni ini…. kyaa..kya.. Jonghyun masih suka nyosor tiba-tiba ya?? And Jungshin kan bukan cemburu ama Sunny tapi cemburu sama Aku ^^ #diceraiDae

    Onni lanjutannya jangan lama-lama yaa……

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s