[SongFic] My “J”

Title : My ‘J’
Author : Keynie^^ a.k.a Jung Woonmin (@Weny Jung)
Main Cast : SNSD Seohyun, CNBLUE Yonghwa
Other Cast : SNSD Sooyoung.
Length : Ficlet
Genre : SongFic, Romance and A Little Humor
Disclaimer : Cast not mine, but the story real MINE. Credit picture by @YSFCI on Facebook. Inspired by song : SNSD – My ‘J’. (Click here to hear the song)
Note : Karena SongFic, jadi saran saya bacanya sambil denger lagu itu yaa. Latarnya masa SMA. Dan ini adalah bentuk kerinduan saya karena lama ngga nulis FF. Itung-itung merilekskan diri dari semua rutinitas *halah*. Setelah ini saya kembali sibuk *sok sibuk banget. 5 Desember ulangan coy!! Wahai para readers, mohon doanya yak!! Author doain balik deh.. Yang masih pelajar ulangan kita semua hasilnya bagus-bagus. Yang kuliahan tugasnya ngga numpuk. Mari saling mendoakan (?). Kalo udah doa, nanti kita bagi-bagi bias (?) #eh?. FF ini Ff instan, yang 2 jam jadi (?). So, maaf kalo ceritanya gaje dan typo bertebaran ==”. Terakhir…

HAPPY READING ^^

==========+

Seohyun sedang tersenyum senang meskipun Hwang Songsaengnim sedang menjelaskan pelajaran tentang sejarah terjadinya perang Korsel dan Korut di depan kelas. Bukan tersenyum karena mengerti akan pelajaran sejarah itu. Tapi, tersenyum karena hal yang saat ini sedang ditulisnya di lembaran kertas coretan. Seohyun menulis banyak sekali kata-kata di kertas itu. Hanya satu kalimat. MY LOVELY “J”.
“Seo kenapa kau tersenyum sendiri?”, bisik Sooyoung sambil menyalin penjelasan Hwang Songsaengnim. Seohyun buru-buru menutup lembarannya. Dan berpura-pura menulis penjelasan Hwang Songsaengnim lagi.
“Ani, gwaenchana.”, jawab Seohyun dengan senyuman manisnya, yang otomatis membuat matanya terlihat berbinar.
“Jangan tersenyum seperti itu. Kau mau membuatku jatuh cinta hanya karena senyum maut, tatapan mata, ditambah dengan kunciran kudamu itu?”, bisik Sooyoung lagi.
Mata Seohyun membelalak lebar. Dan ragu-ragu bertanya, “Unnie, masih normal kan?”
Sooyoung terkikik pelan, mengetahui betapa polosnya gadis yang ada disebelahnya ini.
“Ne, aku masih normal. Tapi kalau kau menatapku seperti itu, bias saja aku berubah pikiran.”
Seohyun mengerucutkan bibirnya. Membuatnya tampak imut.

“Tumben sekali kau menguncir rambutmu seperti itu? Ada apa?”, bisik Sooyoung.
Seohyun hanya mengelengkan kepalanya pelan, lalu dengan ragu-ragu dia bertanya pada Sooyoung.
“Unnie, kau pernah menyukai seseorang?”
Sooyoung menolehkan kepalanya. “Ne, tentu saja. Masa remaja seperti kita ini wajah bila sudah saling menyukai Seo. Wae? Kau menyukai seseorang?”
Seohyun menunduk kepalanya menahan rona merah muda yang ada di pipinya dan pelan-pelan mengangguk kepada Sooyoung.
“Aih, siapa orangnya? Kenapa kau tidak bilang kepadaku? Sejak kapan kau menyukai nya?”
Seoyun tak menjaewab pertanyaan Sooyoung, dia hanya tersenyum sambil mengambil lembaran kertas coretan tadi. Dan menunjukkannya kepada Sooyoung.
“My Lovely ‘J’?”

==========+

Seohyun berjalan dengan ceria menuju lapangan basket sambil membawa sebuah botol air mineral. Kuncir rambut kudanya terlihat bergoyang karena langkahnya yang sedikit melompat, membuatnya semakin terlihat imut. Setelah sampai di lapangan itu, Seohyun duduk dibangku pinggir lapangan dan menunggu anak-anak kelas laki-laki selesai bermain basket.
“YONGHWA OPPA!!”, Seohyun berteriak sambil melambaikan tangannya pada Yonghwa. Yonghwa menoleh dan tersnyum pada Seohyun. Ia lalu mengisyaratkan semua pemain untuk istirahat. Yonghwa langsung menghampiri Seohyun dipinggir lapangan basket dan mengambil hnaduk kecil dari dalam tasnya.
“Oppa, minum ini dulu. Kau pasti letih sekali.”, Seohyun menyodorkan botol air mineral yang dia pegang pada Yonghwa.
“Gomawo Hyun..”, ucap Yonghwa dan menghabiskan setengah isi dari botol itu.
“Kapan kejuaraannya akan dimulai Oppa?”
“Hmm, sekitar seminggu lagi. Kau akan datang kan?”
“Tentu, eomma sudah tahu lebih dulu tentang kejuaraan itu dari Ajjuhma sebelum aku membicarakannya. Dan dia menyuruhku untuk menemanimu pada kejuaraan itu.”
“Haha, kau tahu eommamu dan eommaku memang bersahabat dari dulu dan tak ada hari yang mereka lewatkan tanpa menggosip. Jadi hal itu wajar, Hyun. Mian kalau kau merasa terbebani karena menemaniku.”
“Ani Oppa. Gwaenchana. Lagipula hari itu aku tidak ada kegiatan.”
Yonghwa tersenyum lalu menatap Seohyun.

“Sepertinya hari ini kau harus pulang sendiri, Hyun. Aku ada latihan lagi sampai sore. Apa kau keberatan?”
“Begitukah? Ya sudah, tidak apa-apa Oppa. Aku bisa pulang sendiri.”, jawab Seohyun datar. Berusaha untuk menyembunyikan perasaan kecewanya.
Yonghwa memandang Seohyun seksama. Lalu berkata, “Kau terlihat lucu dengan rambutmu yang seperti itu, Hyun.”
“Jinjja?”, Seohyun mengoyang-goyangkan kepalanya yang otomatis membuat kuncirnya juga ikut bergerak. Hal itu membuat Yonghwa tertawa.
“Aku seperti ini karena ingin menyatakan perasaanku kepada—UPSS!!”, Seohyun menutup bibirnya dengan tangan kanannya. Hampir saja ia mengatakan rahasianya kepada Yonghwa. Ucapan seohyun membuat Yonghwa kaget. Ia terdiam sambil menatap Seohyun.
“Oppa, maaf aku harus kembali ke kelas.”, Seohyun cepat-cepat berlalu dari hadapan Yonghwa. Sedangkan Yonghwa masih memandang kepergian Seohyun dengan tatapan nanar.
“Apa aku tak punya harapan lagi.”

=========+

Seohyun memukul kepalanya sendiri dengan kesal menyadari kebodohan yang hampir ia lakukan tadi. Sooyoung melihat hal itu dan mengerutkan keningnya heran.
“Kau kenapa, Seo?”
Seohyun menataop Seohyun dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
“Hei, kenapa menangis?”
“Unnie… aku memang pabo… Hikssss…”
“Ada apa Seo?”
“Ini tentang ‘My J’”.
“Uljimayo Seo. Apa dia berbuat jahat padamu?”
Seo menggeleng. “Aku melakukan hal bodoh didepannya. Ottohke? Huaaaaa..”, tangis Seohyun semakin kencang.
“Cup cup cuppp. Minta maaflah padanya Seo sekaligus katakan perasaanmu yang sebenarnya.”
“Tapi unnie, aku takut.”
“Jangan takut Seo. Kau harus berani.”
“Tapi, sepertinya aku tidak bisa menyatakannya hari ini Unn.. Hari ini dia sibuk sekali.”
“Gwenchana. Besok juga bisakan?”
Dan Sooyoung harus meredakan tangis Seohyun hari itu.

============+

Yonghwa berlari tergesa-gesa menghampiri kelas Seohyun. Benar dugaannya, Seohyun sudah pulang. Ia baru akan melangkahkan kakinya untuk pergi saat ia melihat lembaran di atas meja Seohyun. Dengan ragu, Yonghwa menghampiri meja Seohyun lalu membaca lembaran itu. Ia tersenyum miris melihat tulisan tangan Seohyun di lembaran itu.
“Benar dugaanku. Aku benar-benar tak punya harapan lagi.”

=============+

‘Oppa, bisa kita bertemu di taman belakang sekolah saat jam pulang nanti?’
Yonghwa menghembuskan nafasnya berat saat membaca SMS dari Seohyun. Hatinya ingin sekali menolak keinginan gadis imut itu, tapi jari-jari tangannya berkata lain.
‘Ne. See you Hyun.’
Yonghwa menatap kosong layar handphonenya. ‘Kuatkan aku untuk mendengar semuanya nanti, Tuhan.’, batin Yonghwa berdoa.

===============+

Seohyun meremas handphonenya dengan cermas. Sudah 10 menit ia menunggu Yonghwa, tapi sosok itu tak kunjung muncul. Seohyun baru saja akan mengirim pesan pada Yonghwa saat Yonghwa sudah ada di hadapan Seohyun.
“Mian Hyun, aku telat. Ada sesuatu yang harus aku siapkan tadi.”, kata Yonghwa. ‘menyiapkan hatiku’ lanjutnya lagi dalam hati.
“Ne, Oppa. Gwenchana. Ayo duduk.”
Yonghwa pun duduk di samping Seohyun. Lama mereka terdiam sampai akhirnya Yonghwa membuka mulutnya untuk berbicara.

“Chukahae Hyun..”
Seohyun menolehkan kepalanya, dan keningnya berkerut karena ucapan Yonghwa.
“Ne?”
“Kau kesini ingin menyampaikan perasaanmu kan?”
Seohyun kaget. Ia baru saja akan membuka mulutnya saat Yonghwa melanjutkan perkataannya.
“Selamat karena telah bersatu dengan Your Lovely ‘J’ mu, sampaikan salamku untuk Jungmo juga.”
Yonghwa baru saja akan pergi saat tangan Seohyun menahannya.
“Apa maksudmu Oppa?’”, tanya Seohyun takut-takut.
Yonghwa memutar bola matanya kesal. Memperbaiki ransenya yang hampir melorot.
“Aku tahu kau kesini ingin membicarakan tentang kisahmu dan Lovely ‘J’ mu itu kan? Si Jungmo yang tidak telalu tampan itu? Satu hal yang harus kau tahu Hyun. Aku kecewa kenapa kau memilihnya. Aku tahu saat awal masuk sekolah ini kau sempat mengaguminya. Tapi kau bohong. Kau bilang kau sudah tak menyukainya lagi. Nyatanya? Kau masih menyukainya sampai sekarang. Aku ingin jujur satu hal Hyun. Aku tahu ini aneh. Tapi aku memilih mengungkapkannya daripada aku mati penasaran. Dan ini tak akan ku ulangi lagi. AKU CEMBURU!! Ini karena kau menyukaimu.”, ucap Yonghwa panjang lebar dengan nafas yang ngos-ngosan. Yonghwa membalikkan tubuhnya untuk pergi dari hadapan Seohyun.

“SARANGHAE!!!!!!!!!!”, teriak Seohyun. Hal itu membuat Yonghwa menghentikan langkahnya.
“Kau bodoh Oppa!! Aku belum berkata apa-apa tapi kau sudah berbicara panjang lebar dan tidak memberikanku kesempatan untuk berbicara!! Aku juga tak akan mengulangi perkataanku ini. Kau salah paham!! Orang yang ku cintai itu bukan Jungmo!! Tapi, kau Jung Yonghwa!! My Lovely ‘J’ ku bukan dia!! Tapi orang bodoh bernama Jung Yonghwa!! NEO ARRA!!!!!”, teriak Seohyun dengan air mata yang sudah mengalir deras dipipinya. Ia menundukkan kepalanya dan terisak.

Yonghwa tersentak. Ia segera berbalik menghampiri Seohyun.
“Apa itu benar Hyun?”
“Sudah ku bilang, tidak ada siaran ulang!!”, ucap Seohyun ketus tapi dengan suara yang bergetar karena menangis.
Yonghwa pun langsung memeluk Seohyun erat. Membiarkan Seohyun menangis di dadanya. Hatinya merasa sangat lega. Ia tersenyum lebar.
Saat tangis Seohyun sudah mereda. Yonghwa melepaskan pelukannya.
“Mianhae, aku sudah salah paham dan menjadi orang bodoh karena ini. Aku.. sangat lega Hyun. Aku kira ‘J’ yang kau maksud itu Jungmo. Mian Hyun.. Jeongmal Mianhae.”
“Itu semua karena kau bodoh!!”, Seohyun memukul dada Yonghwa dengan tangan kanannya. Bukannya meringis kesakitan. Yonghwa malah tersenyum senang.
“Saranghae, Hyun..”
Seohyun memeluk Yonghwa kembali dan tersenyum senang sambil berkata “Nado saranghae, My Lovely ‘J’”.

-END-

Haha.. Otthe?
Keep RCL readerssss..^^
Chuuuu~~~ ****😀

17 thoughts on “[SongFic] My “J”

  1. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa kocaklah. hihi,,
    salah paham yong makanya jgn ambil keputusan sepihak dulu dengeerin baik2 hahahhaiiii…
    jungmo oppa inget wgm kan jdnya yong begitu cemburu hahahha…

  2. iiiiiiii unyu unyu amat siiihh *lebay*
    seneng pas part seohyun mukul dadanya yonghwa hahahahaha. btw yonghwa sotoy amat ya,mau nandingin mama lauren dia (?) nice ff thor ^^

  3. huwa~ ketemu yongseo shipper lagi , berasa reunian . annyeong wenny ^_^

    suka suka suka , aku suka bgt ff nie . bukan cm pairing-nya yg cocok tp cerita ff-nya jg bagus bin keren!!! sering2 y bkin ff yongseo, hehehe..

    ak tunggu ff selanjutnya ^_^

    • annyeong juga ^^
      makasih yaa aku jg sneng ktmu lg sm sesama yongseo shipper😀. Sip, ntar lain kali aku pasti bikin ff main cast eomma dan appa kita itu😀. Buat reader lain jg mian yaa ternyata typonya bner2 banyak -_-“. Makasih udh smpetin baca dan komen🙂

  4. ngakak thor, apalagi pas di bagian; “apa aku tak punya harapan lagi.” sama pas dibagian Yong-yong nyerocos panjang x lebar = tinggi *abaikan. hahhaahaha

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s