GEURIWESSEO [sekuel I Will Forget You]

AUTHOR: fatki/ @fatki_chulliez

Rating: PG-13

Length: one shoot

Genre: angst, romance

#main cast#

  • -JUNG YONGHWA

#other cast#

  • -kim hye jun
  • -ALL MEMBER C.N BLUE &FT ISLAND

 

Heyhoooooooo!!!!! I’m come back! Aku balik nih membawa sekuel dari ff “I Will forget you”. seperti yang kubilang, disini hanya ada yonghwa pov aja. Kalau kata temen temenku, ff ini lebih nyesek daripada yang I will forget you. menurut kalian? Aku tak tau. Hehehehe… makanya komen ya

Aku bikin ff ini karena aku pernah ngalamin hal kayak gini *sejujurnya*. Tapi nggak separah Hye Na sih. Cuma beberapa part aja yang sama. Yonghwa milik tuhan dan seluruh  boice. Dan disini ada cast tambahan yaitu Kim Hye jun. dia adik laki lakinya Hye Na. hehehe… karena aku juga punya adik laki laki *penyesuaian*. Maaf kalau agak basi atau gimana gitu. Maklum juga ini adalah ff angst keduaku. Jadi mohon komennya sekali lagi

 

*******************

“hyung, apa kau mau baca ini?” tanya suara manja memecah konsentrasiku saat tengah bermain gitar

“ige mwoya?” tanyaku

Dia langsung memberikannya padaku. Benda yang berlapis lapis kertas. Berlembar lembar.  Sebuah Koran lebih tepatnya

“tentang Hye Na noona ada disana” ujarnya sambil menunjuk salah satu kolom berita. Akupun membacanya dengan seksama

SEORANG PENULIS CERITA FIKSI TERKENAL  MENINGGAL TERTABRAK MOBIL KARENA BERLARI DIJALAN

Sabtu sore, pukul 19.35 malam, seorang gadis bernama Kim Hye Na berlari ke jalan setelah keluar dari  gedung sebuah manajemen artis. Entah apa yang membuatnya berlari kearah jalanan yang sedang ramai itu. lalu karena tidak melihat jalan, sebuah mobil menabraknya. Banyak orang berkerumun. Beberapa dari orang itu mengenal si gadis yang diketahui adalah seorang penulis cerita fiksi yang terkenal.

Menurut penuturan para saksi. Hye Na memang sudah berlari dari dalam gedung sambil menangis. Saat dipintu keluar,Dia juga sempat berbicara dengan seorang pria lalu dia berlari kearah jalan yang ramai hingga akhirnya sebuah mobil menabraknya. Tuan kim, si pengendara mobil mengatakan saat itu sedang gerimis, tiba tiba ada seorang gadis yang lewat. Karena kecepatan mobilnya yang tinggi dan jarak pandangnya yang tak terlalu jelas karena gerimis, dia menabrak Hye Na. untuk mengusut kasus ini lebih lanjut. Tuan Kim, pengendara mobil yang menabrak Hye Na  dan juga beberapa saksi dibawa ke kantor polisi untuk diminta informasi

          Aku merobek Koran itu. 3 namja yang saat ini tengah berada diruanganku hanya bisa menatapku tanpa berkedip

“ini berita palsu!!!” kesalku

“tapi itu yang terjadi sesungguhnya hyung. Hye Na memang sudah berlari dari dalam gedung FnC. Saat minhyuk memanggilnya dia hanya diam. Lalu setelah dia bicara padamu di pintu masuk gedung dia berlari kan ke jalan. Itu benar hyung” bela Jungshin. Minhyuk mengangguk pelan

“tapi Hye Na berlari karena aku. karena menghindariku. Karena ingin melupakanku” kesalku sendiri. Aku menghempaskan pantatku kasar ke sofa. Memijit pelan keningku. Mencari ketenangan

“kita putus baik baik. tapi hye Na malah meninggal. Bagaimana bisa aku tenang?? Bagaimana bisa aku tidak merasa bersalah” teriakku

Ingin rasanya aku menangis. Tapi berat. Yang ada dadaku malah sesak. Aku malah mengingatnya. Mengingat masa masa indahku bersamanya. Juga ingat saat dia terkapar tak berdaya dihadapanku. Saat Tuhan mengambil nyawanya didepan mataku. Saat dia menghembuskan nafas terakhirnya dengan damai dan aku melihatnya. Aku melihatnya. Aku melihat saat dia mencoba bertahan hidup. Aku lihat saat nafasnya tersengal sengal karena tertabrak mobil dan terhempas ke bahu jalan. Aku lihat darah disekujur tubuhnya yang kental mulai mencair dan bahkan bertambah banyak karena hujan. Aku mencoba memanggilnya. Dia tak dengar aku. dia pergi. Benar, dia pergi dan dia bisa melupakanku. Mianhae hye na……..

“hyung……. Dia sudah pergi. Ikhlaskan dia” seru jonghyun yang membangunkanku dari pikiranku sendiri

“hyung, ini yang terbaik. Ini sudah jalannya. Hye Na sudah tenang disana” seru jungshin

“hyung….. mianhae…. Harusnya aku menahan hye na noona. Mianhae hyung…” kata minhyuk. Matanya memerah. Aku tau dia sedih sekali. Baginya Hye Na sudah seperti kakak untuknya

Aku hanya bisa diam. Para sahabatku memelukku. Sementara itu aku hanya diam. Aku tak bisa mengungkapkan apa yang kurasakan sekarang. Aku tak bisa menangis seperti orang kebanyakan yang menghabiskan masa sedihnya dengan menangis. Aku tak bisa melakukan semua itu. aku hanya bisa diam. Diam. Diam dan diam

***************

“hyung lihat ini!!!”kata minhyuk. Dia membuat lelucon saat kami tengah makan. Aku hanya bisa diam dan mengerjapkan mataku saja. aku tak bisa tertawa

“hyung!!! Kau ini kehilangan saraf ketawamu ya. yang tadi lucu kenapa kau tidak tertawa” tegur jungshin. Si magnae jerapah itu

Karena perkataan jungshin barusan. Aku teringat seseorang. Orang yang telah 4 hari yang lalu pergi meninggalkanku untuk selamanya. Dulu dia selalu berkata hal yang sama dengan jungshin. Dia selalu menegurku jika aku tak tertawa padahal hal itu lucu. Menurutku itu tak lucu, tapi konyol. Jadi untuk apa aku tertawa. Aku selalu beranggapan seperti itu. tapi kini, aku rindu kata katanya yang itu. yang selalu menegurku. Yang selalu bertanya apa aku sudah makan atau belum. Yang selalu mencoba mencairkan diriku yang keras ini. tapi kini dia sudah tak ada. Sudah pergi jauh dari hidupku. Meninggal. Meninggalkanku untuk selamanya. Aku tak bisa melihatnya lagi. Aku tak bisa melihat senyumnya. Aku tak bisa melihat wajah ikhlasnya saat aku melupakannya karena pekerjaan. Aku memang keterlaluan. Sangat keterlaluan

“sabarlah……” kata jonghyun sambil mengusap punggungku pelan. Aku hanya menyunggingkan senyumku disudut bibir

“jonghyun hyung, nanti temani aku ke dorm ft island ya. aku mau pinjem buku sama minhwan. Biasa tentang drum” seru si manja diantara kami

“aku?? kenapa tidak dengan yonghwa saja? dia ingin bicara sesuatu dengan hongki katanya” kata jonghyun. Dia menatapku. Apa apaan ini. dia bilang apa. Asal sekali bicaranya

“jinca yonghwa hyung??? Temani aku yaaa.. yuk yuk!!!” minhyuk mengeluarkan puppy eyesnya. Memelas padaku

“yonghwa hyung diam. Tandanya iya” seru magnae kami. Sial!!! Jonghyun dan jungshin, kalian bersekongkol ya. jahat sekali padaku. Aku dipermainkan begini. Kesalku dalam hati

*******************

TO:jonghyun

Hey!!!! Kau bilang apa tadi. Memangnya aku bilang aku mau bicara dengan hongki. Kau gila ya jonghyun. Bisa sekali mengarang cerita tak jelas

SEND!!

Karena jonghyun tadi, aku sekarang bersama minhyuk tengah menuju dorm ft island. Bukannya aku tak mau mengantar si anak manja ini. tetapi karena aku……..

Ddrrrrtt.. drrtt…..

FROM:jonghyun

Biar kau bicara dengan Jonghun. Bicara sebagai seorang lelaki

Hwaiting, my bigbro!!! ^__^

          Pintar sekali dia. Maksudnya apa menyuruhku bicara dengan Jonghun. Aiisshh.. membuatku kesal saja

10 menit kemudian aku sampai. Minhyuk dengan semangatnya langsung turun dari mobil dan melenggang menuju dorm “sunbae”ku ini

“hai!!!! Kalian, ayo masuk” sapa salah satu diantara pemilik dorm itu. dia main vocalnya. Hongki, lee hongki

“kau tahu kami akan datang hyung” kata minhyuk. Dia excited sekali

“tentu. Minhwan juga sangat menunggu kedatanganmu. Kupikir kau akan datang bersama jonghyun. Ternyata dengan yonghwa hyung” ujar hongki sambil menuntun kami masuk kedalam dormnya

“MINHYUK HYUUUNGGG!!!!!!!!!” teriak si maniak chicken. Si magnae. Si drummer. Yang tak lain dan tak bukan adalah minhwan.

Minhyuk senyum senyum gaje saat melihat kedatangan minhwan

“kkaja!!!! Ayo kita ke kamarku. Yonghwa hyung aku pinjam dulu ya dia” izin minhwan. Mau dipinjam. Di matiin. Nggak dibalikin 3 hari juga aku rela *kejem amat si yonghwa*

“lalu kau disini mau apa hyung? Hanya mengantar minhyuk saja?” tanya hongki

“emm…. Ada Jonghun??” tanyaku. Entah kenapa aku pikir benar juga tujuannya si jonghyun bahwa aku harus bicara pada jonghun

“ada. Dia dihalaman belakang sedang main gitar. Kesana saja” kata hongki

“arasseo… gomawo hongki-ah” seruku. Akupun segera pergi ke halaman belakang. Dan benar. Kudapati sesosok namja berkaos hijau terang tengah duduk dipinggir teras sambil memainkan gitarnya

“jonghun” sapaku. Dia terdiam. Lalu menoleh padaku. Tatapannya datar. Tapi dapat kurasakan dia tak suka kedatanganku

“waeyo, hyung?” tanyanya

“ani… sedang apa?” tanyaku berbasa basi

“kau tak lihat” ucapnya. Meski biasa. Perkatannya tadi kupikir sangat ketus

“aku menyesal. Kini aku merindukkannya. Aku sadar betapa buruknya diriku” ujarku tertunduk

“kau baru sadar sekarang. Terlambat hyung. Dia sudah pergi. Sudahlah jangan pura pura sedih begini. Aku tau kau memang tak bisa mengekspresikan apa yang kau rasakan. Yasudah diam saja. lagian kau putus dengannya dengan cara baik baikkan” kata jonghun. Tidak kasar. Hanya saja membuatku tersadar. Benar juga apa yang dia katakan

“kau hanya kurang terbuka padanya makanya dia lelah. Dia tak meminta lebih darimu. Tak dipublikasikan malah dia senang sekali. Tidak pernah ngedate ataupun kencan, juga dia bilang tak apa. malah dia bilang tak semua orang pacaran melakukan itu. dia bilang kalian pasangan yang unik. Karena dalam waktu pacaran 3 tahun sekalipun pergi kencan tak pernah. Kau juga tak salah dalam bersikap. Kau baik, perhatian, humoris dan serius. Hanya saja kau kurang terbuka. Dia bahkan tak tau apa benar kau mencintainya. Karena kau hanya diam saja saat bersamanya” jelas jonghun. Aku semakin tersadar

“ya, aku memang seperti itu. aku bingung. Aku tak bisa bilang apa apa padanya. Ya, aku memang kurang terbuka. Aku sadari itu”ucapku

“aku tau kau begini bukan sepenuhnya akibat putus dengan Hye na, tapi karena kau melihat langsung, didepan matamu, Hye Na tertabrak dan terlempar 4 meter dari tempat kejadian tabrakan. Aku tau bagaimana perasaanmu. Jika aku, mungkin aku sudah meraung raung karena sedih. Dan juga yang membuatmu semakin sesak adalah, dia meninggal setelah bicara padamu.  Berkata bahwa akan melupakanmu. Benar begitu kan Yonghwa hyung” Jonghun tau dari mana

“kau tahu darimana?” tanyaku yang penasaran

“dua hari sebelum kejadian putusnya kau dengan Hyena, dia bertemu denganku. Menanyakan apa dia harus putus denganmu atau tidak. Kubilang tidak. Tapi aku bilang jika kau tersakiti sebaiknya lupakan saja. mianhae hyung….. aku berkata itu. tapi kupikir lebih baik begitu. Aku tak mau hye na semakin sakit hati. Selama ini dia menahan sakitnya sendiri tanpa mau berbagi denganmu. Alasannya kau pasti sudah lelah karena aktivitasmu. Dia bilang dia akan memutuskanmu hari sabtu, aku mencegahnya tapi dia tak mau mendengarkanku. Aku sudah punya perasaan dia akan meninggalkanku. Makanya saat tau dia meninggal didepan gedung FnC aku sangat terkejut. Aku langsung berlari kerumah sakit. Dan yang kudapati hanya jasadnya yang sudha tak bernyawa” Jonghun juga tertunduk. aku tau dia sangat sedih

“dibanding denganmu, aku lebih mengerti dia asal kau tahu. Aku kesal kenapa bisa jadinya begini. Aku kehilangan sahabatku yang paling kusayang. Sekarang dia pergi hyung”

Tenryata Jonghun tak kalah terpuruknya denganku. Ya, memang. Diantara member C.N Blue dan ft island, yang paling dekat dengan Hye Na adalah Jonghun . Padahal aku yang mengenalkan Hye Na pada Jonghun. Tapi mereka dapat akrab dengan seketika. Bahkan mereka sempat diberitakan pacaran, dan itu saat Hye na pacaran denganku. Saat itu mereka tengah ke lotte world dan tertangkap kamera oleh paparazzi. Hye na lebih sering kencan dengan Jonghun daripada denganku

“aku amat sangat merindukkannya. Kau tahu kan rasanya bagaimana, hun. Kau juga begini kan??” ujarku. Sementara itu Jonghun hanya diam saja. dia juga jadi murung sejak kepergian Hye Na

******************

“yeobseyo” suara seorang anak laki laki. Dia menelponku. Nugu??

“nuguseyo??” tanyaku padanya

“hyung, ini aku. adiknya Hye Na noona. Aku Hye Jun. bisa tolong kerumahku. maaf merepotkanmu” ujarnya dari seberang

“Hye Jun? ada apa memangnya?” tanyaku penasaran

“aku menemukan beberapa cerita fiksi milik noona. Banyak yang castnya Minhyuk hyung dan Jungshin hyung. Bisa tolong mengambilnya dirumah?? Jika hyung takut dengan eomma dan appaku, jangan khawatir. Mereka sedang ke makam noona. Mungkin akan kembali petang hari. Palliyo hyung!!! Aku tak tau nomer teman satu bandmu. Aku hanya tau nomormu saja. jadi maaf jika aku mengganggumu”

“arasseo…. Aku akan segera datang” aku menyanggupi permintaannya

*******************

          Tahun 2008, saat aku baru debut. Aku pikir bandku takkan sukses. Sebab pertama debut, kami langsung di Jepang. Tapi ternyata 3 tahun berjalan dengan cepat. Popularitas, pengagum, fans, antifans bahkan sampai gosip gosip tidak jelas banyak aku dan teman satu bandku terima. Salah satunya adalah Kim hye na. gadis asal Busan. Dia salah satu dari beribu ribu, Boice, fans C.N Blue, bandku. Dan yang paling dia suka di C.N Blue adalah aku. dia menulis cerita fiksi. Sangat bagus.dia membuat blog khusus untuk menyimpan dan mempublish cerita fiksinya. Banyak yang menyukai cerita fiksinya. Dan dia lebih banyak menceritakan tentangku. Karena sudah terkenal, pihak manajemenku meresmikan blognya dan dia diajak bertemu dengan bandku. Kami berkenalan. Ternyata dia berasal dari kampong halamanku. Saat itu dia masih SMA kelas 3 sedangkan aku berumur 19 tahun. Dia seumuran dengan Jonghyun, gitaris dibandku. Aku dan dia semakin dekat. Dan kami akhirnya berpacaran. Kukenalkan dia ke teman teman bandku dan band “sunbae”ku, ft island. Ya, begitulah. Karena pacaran denganku dia sedikit tidak bebas. Meskipun begitu kami sangat sempurna menutupi hubungan kami. Tak ada yang tau kecuali manajemenku dan teman teman dekatku

“ini hyung” seorang anak berumur 13 tahun memberikanku tumpukan kertas yang sudah dijilid

“tulisan terakhir noona seminggu yang lalu. Dia banyak menulis. Siang dan malam tiap aku ke kamarnya dia sibuk didepan computer atau laptopnya. Pikirannya takkan mudah kusut begitu saja sepertinya. Tolong berikan ini pada yang lain ya hyung. Noona kan tak bisa publish cerita fiksinya lagi karena sudha tiada. Jadi aku print saja tulisannya yang terakhir lalu kuberikan pada kalian” ujar anak itu. bahkan adiknya masih sangat baik padaku

“Hye Jun. maafkan aku. karena aku, noonamu meninggal” sesalku

“gwaenchana hyung….. emm… hari itu noona bilang mungkin dia takkan mampu melupakanmu. Jadi dia akan lakukan apa saja untuk melupakanmu. Kupikir dia akan bunuh diri. Ternyata dia kecelakaan dan meninggal. Aku sudah bisa merasakan noona akan pergi meninggalkanku. Hyung, kau jangan sedih” hiburnya. Bahkan dia sudah ada perasaan Hye na akan pergi. Aku yang ajdi namjachingunya selama 3 tahun tak merasakan apa apa. Bodohnya aku

Aku memperhatikan kamar Hye Na sejenak. Banyak fotonya terpanjang. Cantik. Ya, dia cantik. Lalu Aku lihat disalah satu rak banyak sekali tumpukan koleksi album bandku. Mulai dari album pertama sampai album yang terakhir kami keluarkan, ya, album First step+1 thank you. Mini album kami yang belum lama kami keluarkan

“entah akan kuapakan semua koleksi eonnie ini. mungkin akan kujual saja untuk menambah uang jajan” kata Hye Jun. aku tau dia hanya bercanda

“terserah kau saja Hye Jun” ujarku. Aku segera keluar dari kamar Hye na. membawa tumpukan cerita fiksi yang sudah dijilid rapi

“hyung chakkaman!!!” Hye Jun menahan langkahku

“ini, dari eonnie” katanya sambil memberikanku sebuah amplop coklat besar

“buka saat sudah sampai dorm. Kau harus selalu sehat ya hyung. Mungkin setelah ini aku kita takkan bertemu lagi. Eomma dan appa pasti takkan memperbolehkanku bertemu denganmu. Jadi pasti kami akan pindah rumah. Tapi jika ada konser bandmu, aku pasti datang. Pasti!!! Sangat pasti!” dia sama seperti kakaknya. Begitu mengagumiku dan bandku

“arasseo…… aku pulang dulu yaa” ujarku. Sebelum melenggang pergi, aku mengacak rambutnya. Gemas sekali dengannya. Dia mirip dengan Hye Na. wajahnya mirip, sifatnya juga mirip. Aku jadi semakin merindukan Hye Na

******************

          Dengan perlahan kukeluarkan sisi amplop coklat itu. ada sebuah tape rekorder kecil *pokoknya buat ngerekam suara deh. Bentuknya kecil kayak ipod gitu. Ngerti kan??* dan juga ada sebuah kertas seperti surat dan beberapa lembat foto. Kuperhatikan satu persatu foto tersebut

Pertama, fotoku dan Park shin hye yang sedang mengobrol seusai syuting drama You Are beautiful, lalu fotoku bersama shin hye lagi disalah satu adegan di drama heartstrings, adegan yang bisa dibilang itu sangat romantis. Kemudian ada fotoku bersama seohyun di We Got Married, saat kami melakukan skinship, bertatap mata. Apa maksudnya Hye Na?

Ada sebuah kertas kecil terselip diantara foto foto itu

Jauh dilubuk hatiku aku iri dengan mereka

Tapi aku bisa apa?

Kau harus bersikap professional dan aku tak bisa memintamu lebih

Aku hanya bisa tersenyum memandangi foto foto itu

Kau bahagia tampaknya. Meskipun bukan saat bersamaku

Aku senang jika kau senang

Terus jadi yonghwa yang kukenal

Yonghwa yang tampan, berkharisma, baik hati dan humoris

Jung Yonghwa, saranghae…….

          Tanpa terasa air mataku mengalir. Aku bisa menangis. Aku tau bagaimana rasanya ketika Hye Na melihatku bersama wanita lain. Meskipun hanya drama, meskipun hanya syuting, meskipun hanya skrip, meskipun hanya tuntutan pekerjaan. Tetap saja hatinya pasti akan sakit melihatku bersanding dengan wanita yang lain

Kuraih tape rekorder itu. kupencet tombol play. Kutidurkan diriku dikasur. Lalu mulai mendengarkan isi tape rekorder itu

Hai yonghwa, annyeong haseyo!!!!

This is kim hye na speaking

How are you?

I miss you, jung yonghwa…. I miss you………

          Diawali dengan Hye Na yang menyapaku. Terdengar seperti nyata. Seperti Hye na benar benar ada disampingku dan menyapaku seperti itu. kudengarkan lagi dengan seksama. Terdengar suara gitar. Ini adalah intro lagu banmal song.

Uri seoro banmal haneun sa iga dwegireul

Ajik jogeum seotureogo eosaek gande do

Gomawoyo raneun maltu daeshin

Jomdeo chinhage mareul hae jullae

Uri seoro banmal haneun sa iga dwelgeoya

Hangeol eumsshik cheoncheonhi dagawa

Ijen nae dununeul bara bomyeon

Mareul hae jullae…..

Neol saranghae……

 

Mianhae yong…….. aku mungkin tak bisa seperti seohyun yang selalu membuatmu tertawa.

Maaf, aku tak secantik dia

          Aku terdiam…. Terdengar alunan gitar masih berbunyi. Air mataku semakin deras. Entah sudah seperti apa mataku ini.

Suara gitar berganti. Menjadi sedikit lebih cepat temponya

Neo naege banhaesseo banhaesseo

Dalkomhan nae sarang noga boryeosseo

Neon naege banhasseo banhasseo

Hwaengholhan naenunbitche chwihaeberoyeosseo

See my eyes, neon naege ppajyeosseo

See my eyes, neon naege banhaesseo

 

Yong, neon naege banhasseo….

          Aku kian terenyuh. Bahkan dia memainkan gitar dan menyanyikannya dengan sepenuh hati. Aku tahu itu pasti sangat sakit sekali. Mianhae hye na…. mianhae…..

Kemudian alunan gitar menjadi mellow. Dan kutahu lagu ini apa. Aku tau sekali

sarangi da geureochyo, sigani gamyeon huimihaejyeo

gieokjocha hal sudo eopgetjyo…. Oh~

sarangi gamyeon ddo dareun sarangi

dasi ol geomnida kkok geureol geomnida

jigeumeun apado jogeuman jinamyeon, amul geomnida

geureol geomnida…. Ijeul geomnida…. Nado geureol gomnida…….

 

“AAAARGGGHHHHHH” teriakku

Aku melempar tape recorder itu ke dinding. Dan tape recorder itupun hancur berantakan. Aku Memegangi kepalaku dengan kedua tanganku. Aku meringkuk, memojokkan tubuhku ke pojok tempat tidur. Aku seperti orang gila. Dan aku masih terus menangis

“hye na mianhae… maafkan aku hyena… maafkan aku…. maafkan aku…. kumohon maafkan aku…. Hyena aku minta maaf. Ini salahku. Maafkan aku hye na…. maafkan aku…. kumohon….. hye na maafkan aku…….”

Aku terus mengatakan maaf. Tapi yang kulakukan percuma. Dia telah tiada. Aku bodoh. Aku brengsek. Menyakiti hati seorang wanita. Hye na bukan boneka. Dia juga tak bisa terus sabar. Sabar pasti ada batasnya. Hye na… mianhae… mianhae….

********************

“waaaaahhh asik ya kita mau ke Jepang” seru minhyuk. Dari tadi selalu kata kata itu yang terlontar dari mulutnya

Saat ini kami sedang ada pesawat. Aku, minhyuk juga beberapa staff yang lain beserta beberapa lawan mainku di drama heartstrings atau yang biasa dikenal dengan you’ve fallen for me atau nama koreanya neo naege banhaesseo. Ya, kami akan melakukan promo di Jepang. Meskipun ratting di Korea tidak terlalu memuaskan, tetapi di Jepang banyak sekali yang menonton dramanya

“hyung, apa kau meninggalkan sesuatu di kamarmu dua minggu yang lalu?” tanya minhyuk tiba tiba

“apa?” tanyaku balik

“aku menemukan ini” serunya sambil memberikanku sepucuk surat

“dari Hye Na kan. Aku tak yakin kau sudah baca ini. sebab aku menemukkannya dikolong kasur saat tengah main petak umpet sama jungshin” jelas minhyuk. Aku menghela nafasku

“lalu maunya bagaimana? Aku baca ini?” tanyaku lagi. Dia hanya merapatkan mulutnya. Tak bicara apa apa

Aku mulai membuka surat itu. ya, surat ini sebenarnya adalah salah satu isi dari amplop yang diberikan adiknya Hye Na dua minggu yang lalu padaku. Setelah beberapa lembar foto dan memo yang telah kulihat, juga rekaman suaranya yang sudah kudengarkan, hanya surat ini yang belum kubaca. Aku tak siap. Aku semakin merindukkannya. Aku jadi tahu betapa sakitnya dia saat bersama denganku

Untuk: Jung Yonghwa

               Aku akan ungkapkan semuanya. Maaf, jika selama ini aku merepotkanmu. Tapi setidaknya aku sudah mencoba yang terbaik demi hubungan kita. Setelah ini jangan marahi Jonghun. Mungkin kau akan pikir kenapa aku mengatakan aku ingin berpisah darimu pasti karena Jonghun. Ya, jika boleh jujur Jonghun memang tak suka denganmu. Tapi dia tak menginginkan hubungan kita berakhir. Aneh sekali ya

               Yong, Aku rindu saat aku menyanyikan lagu I will forget you dan kau mengiringiku dengan permainan gitarmu yang amat sangat menakjubkan itu.  waktu itu aku menyanyikan saat di busan. Saat dihari kelulusanku, dan kau tengah pulang ke kampung halamanmu karena rindu dengan ayah ibumu di busan. Yong, dengarkanlah lagu itu. dengarkan lagu I will forget you sekarang. Yong,dengarkanlah…….

Aku mengambil ipod dari saku celanaku dan mulai mendegarkan lagu I will forget you. yang menyanyikannya adalah Jonghyun, tapi Hye Na dan aku sering menyanyikan lagu ini bersama. Aku ingat betul kapan terakhir kali hye na menyanyikan lagu ini. saat hari dimana Hye Na meninggal, dia menyanyikan lagu ini untuk yang terakhir kalinya

               I will forget you

Starting today, I don’t know you

I have never seen you

We never even walked pass eachother

               Aku akan melupakanmu, yong. Dimulai dari hari ini. dari detik ini. aku akan coba melupakanmu. Aku akan mencoba menutup telingaku. Pura pura tak mengenalmu. Bahkan aku akan bilang kalau aku tak pernah tau dan kenal dirimu. Aku belum pernah melihatmu. Maksudku, aku belum pernah melihatmu benar benar tulus mencintaiku. Aku tau kau tulus, hanya saja aku belum pernah melihatnya. Kau terlalu sibuk dengan duniamu. Kau terkenal,kau menyilaukan. Kita bahkan tidak pernah berjalan bersama. Berkencan, ngedate, atau apapun itu. pernah, tapi selalu berakhir dengan ke waswasan. Kau diikuti paparazzi dan juga kau harus menyamar. Aku tahu, itu resiko punya pacar seorang yang biasa. Maaf yong, aku menyusahkanmu

I’m okay, I forgot everything

I’m happy with my busy life

I’ve meet a great person too

               Aku baik baik saja. aku akan lupakan semuanya. Aku juga selalu bahagia. selama aku masih menjadi penulis cerita fiksi. Menulis cerita tentangmu. Menulis khayalanku. Aku masih bisa bahagia. bahkan aku juga bisa menemukan orang yang lebih baik darimu. Kau juga harus menemukan yang lebih baik dariku

Love is always like this

It fades away after some time

Can’t even remember it

               Cinta memang begini. Awalnya manis, berakhir dengan sakit hati. Seperti kita. Awalnya kita juga masih baik baik saja. semakin lama kau semakin sibuk. Semakin lama kau semakin lupa akanku. Ya, itu memang sudah kewajibanmu. Aku tak bisa melakukan apa apa. Aku hanya bisa diam. Dan aku sudah sampai pada titik batasku. Aku sudah lelah. Cintapun memudar, kenangan menghilang, dan memori kita bisa habis dimakan waktu. Bahkan hingga kita tidak bisa mengingat masa masa indah kita lagi. Seiring berjalannya waktu

When love goes away

Another love comes again

Even if it hurts now

I will forget, I will forget you

               Saat cinta kita sudah pergi entah kemana, cinta yang baru pasti akan hadir lagi. Kuharap kau bisa menemukannya. Tak apa jika itu shin hye atau seohyun. Aku setuju saja asal kau bahagia. bahkan jika itu menyakitkan bagiku, asal kau bahagia aku juga bahagia. yong, aku akan melupakanmu. Aku akan melupakanmu, yonghwa…..

Its difficult

 I will forget everything after today

I’m just getting used to my chaged life

               Aku tau ini sangat sulit. Mencoba melupakanmu mulai dari hari ini. tapi aku harus bisa. Demi aku dan kau. Agar kita takkan luka nantinya. Semakin lama, aku juga akan terbiasa dengan kehidupanku yang berubah. Berubah karena kau tak lagi disisiku

I will erase everything

Even if tears fall now

I will smile a little later

I will forget you, now

Just like a wounds heals

I will forget you……………

               Aku akan hapus semuanya. Bahkan jika air mataku akan terus jatuh, aku akan terus tersenyum. aku akan melupakanmu sekarang. Sama seperti ketika aku menyembuhkan luka saatku terjatuh, aku akan mencoba menyembuhkan luka hatiku sendiri. Aku akan terus tersenyum agar luka dihati hilang. Yonghwa…… aku akan melupakanmu….. jeongmal mianhe….. aku harus melupakanmu………

Beberapa tetes air mata membasahi surat yang kupegang ini. ketika lagu habis, bersamaan dengan aku selesai membaca surat ini. Hye Na… maafkan aku. aku sangat sangat sangat sangat merindukkanmu. Aku butuh dirimu. Hye Na tak bisakah kau kembali?? Hye Na… kumohon kembalilah…….

******************

“yonghwa-sshi habis ini kau yang perform” suara seorang yeoja mengagetkanku

“ne, shin hye. Aku tau. Tadi bagaimana saat kau tampil tadi?” tanyaku

“jelek. Beberapa nada sedikit meleset. Aku terlalu nervous karena setelah penampilanku ada minhyuk. Lihatlah suaranya begitu bagus. Suaraku jelek” shin hye mengerucutkan mulutnya. Lalu dia menunjuk minhyuk yang sedang perform diatas panggung dengan lagu solonya, star

“hey! Suaramu juga bagus. Berarti lain kali harus berlatih lebih keras. Yasudah aku mau cek gitarku dulu” seruku sambil berlalu

GRAP!

“yonghwa-sshi, jangan nyanyi lagu you’ve fallen for me, nyanyikanlah lagu because I miss you” seru shin hye sambil menggenggam tanganku

“kenapa?? Yang lagunya lebih terkenal kan lagu you’ve fallen for me” tanyaku heran

“biar Hye Na tau kau sangat merindukkannya. Ya… nyanyi lagu because I miss you yaaa…” pinta shin hye.

“dari siapa kau tahu?? Lagian Hye Na takkan bisa dengar suaraku lagi”

“banyak yang cerita padaku. Tapi tenang aku akan tutup mulut. Meskipun Hye Na tak dengar, tapi dia bisa kan merasakan bahwa kau merindukkannya. Sudahlah jung yonghwa cepat sana bersiap siap untuk performmu. Hwaiting!!”

Shin hye langsung berlalu keruang ganti. Aku terdiam. Haruskah aku nyanyikan lagu itu?? tanyaku dalam hati

******************

          Lampu menyilaukan menerangi panggung itu. dihadapan ribuan rakyat Jepang, seorang namja akan menyanyikan sebuah lagu. Dia sudah siap dengan gitarnya. Posisinya duduk ditengah panggung. Semuanya redup. Hanya ada satu lampu yang menerangi namja itu dan dia mulai memetik gitarnya

Neul ttogateun haneul-e, neul gateun haru

Geudaega eobneun geo malgoneun, dallajin ge eobneunde

Nan bonaen jul al-ajyeo,da namgin eobsi

Anijyo, anijyo nan ajig, Geudaeleul mobonaejyo

 

Geuriwo geuriwesseo….. geudaega geuriwesseo

Maeil nan,honjaeseoman

Geudaereul buleugo bulleo bwayo

Bogopa bogopasseo, geudaega bogopasseo

Ije nan, seubgwacheoreom

Geudaega ireuman buleu naeyo.. oneuldo……

          Namja itu masih terus bernyanyi sambil memainkan gitarnya. Terlihat dia menangis. Sangat deras air mata yang dia keluarkan. Entah apa yang membuatnya begitu sedih. Sesekali dia mencoba menghapus air mata itu dengan jemarinya, tapi tetap air matanya terus keluar

Haru haruga jugeul geotman gateunde

Eotteohgehaeya haeyo??

          Setelah nada tinggi itu, tangisnya semakin deras. Dia sedikit memalingkan wajahnya dari arah penonton. Wajahnya penuh dengan air mata, matanya merah. Nafasnya juga memburu. Terlihat dia seperti lelah. Tetapi bukan lelah karena menyanyikan lagu ini. melainkan ada sesuatu yang lain

Saranghae, saranghaeyo.. geudaereul saranghaeyo

Maljocha, mosha geusseo

Geudareul geulohge bonae neyo

Mianhae mianhaeyo…….. nae mali deullinayo

Dwineujeun nae gobaegeul

Geudaedeuleul su  isseulkkayo

Saranghaeyo………..

          Tangisnya malah semakin deras setelah dia menyanyikan lagu itu. kepalanya dia tenggelamkan diantara kedua pahanya. Mengumpat dari semua penonton. Tak ingin ada yang tahu kesedihannya. Tapi semuanya telah melihat. Dia menangis saat menyanyikan lagu berjudul “because I miss you”

“yonghwa hyung sepertinya sangat tersiksa ketika menyanyikan lagu itu” tutur seorang namja lucu memakai kaca mata bulat

“itulah balasannya karena menyakiti hati Kim Hye Na. sekarang dia tahu kan rasanya kehilangan bagaimana. Saat kau merindukan seseorang yang sudah takkan bisa kau rengkuh lagi karena telah berbeda dunia. Itu pelajaran untuknya. Aku mengerti bagaimana perasaan Kim Hye Na. dia wanita, sama sepertiku. Aku juga merasa bersalah jadinya karena telah membuat yonghwa sedikit melupakannya karena sibuk syuting denganku. Kkaja minhyuk, kita kesana” ujar seorang yeoja

Dia langsung menuju namja yang habis bernyanyi dipanggung itu. menepuk pundaknya pelan

“sekarang kau sudah lega kan yonghwa…. Menangis saja. tak apa kok” bisik yeoja itu

Riuh penonton memadati ruangan tersebut. Si yeoja hanya bisa tersenyum kepada semua orang menemani si namja yang masih terisak. Sementara namja satu lagi yang memakai kacamata hanya bisa menepuk pundak namja yang sedang menangis itu

**********************

          Penyesalan, atau apapun itu sekarang semuanya terlambat. Dia telah pergi. Takkan mungkin kembali. Dia telah berada dalam mimpinya yang indah dan terbaring untuk tidur panjangnya. Dan aku yakin, dia takkan melupakanku meskipun  dia sudah pergi. Sama sepertiku. Aku juga takkan melupakannya

I love you, I miss you atau apapun itu sekarang sudah tak berguna. Memanggil namanya terus juga takkan bisa membuatnya hidup kembali. Aku hanya bisa mengingat masa masa indahku bersamanya yang singkat itu. tak banyak kenangan manis yang kami torehkan. Tapi satu yang pasti, aku sangat menyesal. Aku menyesal belum bisa membahagiakannya bahkan detik detik terakhir sebelum dia pergi. Maafkan aku, Kim Hye Na…… geuriweosseo……. Aku merindukanmu Kim hye Na…….

 

 

## The End##

 

Dimohon komen ya teman teman. Aku sangat butuh dari kalian. Aku author belum handal. Jadi butuh banyak masukan. Terima kasih

Silahkan

Add:Fatkhiya mukarromah

Follow:@fatki_chulliez

13 thoughts on “GEURIWESSEO [sekuel I Will Forget You]

    • Nyesek ya? Waaaah…mian. Hahaha. Tp sedihnya udah pas kan? Ga kurang. Mungkin setelah ini aku bkl bkin ff genre angst deh. Terima kasih untuk yg sudah baca😀

  1. TT_TT. .
    hal aq lakuin pas yong perfom lagu because i miss you, jd inget pas d drama, aq tu paling gak bisa klo liat bias qu nangis,..
    ff bgs thor, ff pertama yg bkin aq nangis. .yong, geuriweosseo….

    • Aku juga nangis pas yong nyanyi geuriwesseo. Hahaha… Samaan. Jinca? Ini ff pertama yg bkin kamu nangis? Keren. Gomawo udah baca😀

  2. OMG, i hate this ff,
    it’s make me cry in the morning …
    but in the deepest of my heart, this is really really great ff … ^-^ –> senyum sambil menangis :p

  3. bagus pake banget!! aku udh bekali kali baca tp ttp aja kejer eonn.. soalnya aku juga lgi ngersain apa yg dialamin hye na tpi ga sepaah hye na si #curhat pokonya ini feelnya lebih ngena banget dehh :”(

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s