Melody of Love (chapther 6 – end)

 

Chapther 1 | 2 | 3 | 4 | 5

Author : @Eonn1k4D

Rating : PG17

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sunny

Disclamer : plot is mine .. also lee jung shin to # gak nyambungπŸ˜›

Note :Β  benernya part ini mau di bikin part 6 dan 7 .. tapi berhubung authornya agak2 malas posting .. jadi di END sekalian, so eps ini mayan puanjaangggg ..

Gumawo ya readers sudah baca n jangan lupa koment yaπŸ™‚

β€œ Bos jangan lupa buket bunga yang sudah saya pesan untuk untuk nyonya Besar . Anda bisa ambil langsung di tokonya saat perjalanan nanti .” kata seketaris JongHyun saat namja itu lewat di depan ruangannya. Hari ini ulang tahun eomma dan JongHyun sudah janji untuk datang makan malam bersama. Dan buket bunga adalah hadiah yang paling di sukai eommanya.

β€œ Aku tahu manis, gumawo .” jawab JongHyun tersenyum lebar.

β€œ Dan kau hari ini boleh pulang awal, eh …. titip ciumku untuk bidadarimu ya.” kata JongHyun lagi yang di sambut senyum lebar sang seketaris.

β€œ Bidadariku baru akan keluar bulan depan bos. Ciumanmu boleh kau titipkan pada eommanya.” kata seketaris JongHyun sambil mengelus perutnya yang membuncit besar.

β€œ Kalau begitu tidak jadi saja. Aku tak mau bogem mentah suamimu yang petinju itu mendarat di mukaku yang tampan ini.” kata JongHyun sambil tertawa dan menghilang di balik lift.

β€œ Dia sepertinya banyak berubah ya, lebih ramah pada kita .” kata pegawai lain pada seketaris JongHyun.

β€œ Benar … bos kita memang sudah banyak berubah.”

 

 

β€œ Toko bunga … toko bunga … ah dimana sih.” guman JongHyun sambil menatap deretan toko2 di sepanjang jalan sambil menyetir.

β€œ Ah itu dia Pink Flower .” JongHyun menepikan mobil dan setelah menutup pintu hendak menuju toko di lihatnya sosok yang sudah berbulan-bulan ini dicarinya.

β€œ Sunny ?…” guman JongHyun tak yakin.

β€œ SUNNY!!!” panggil JongHyun keras. Yeoja itu sesaat berhenti dan menoleh namun kemudian cepat2 berbalik dan berjalan lebih cepat lebih tepatnya lagi berlari di antara kerumunan orang. JongHyun mengejar sosok yang di yakini adalah Sunny. Tapi karena banyaknya orang yang lalu lalang JongHyun kehilangan jejak.

β€œ Pasti dia Sunny. Kenapa dia menghindariku ?.” JongHyun bertanya2 dalam hati. Untuk bertanya kepada MinHyuk dimana keberadaan Sunny sekarang Β rasanya juga nggak mungkin. Bisa2 MinHyuk curiga kenapa dia peduli dengan kekasih orang lain. Karena saat mereka bertemu dalam berbagai kesempatan, MinHyuk tak pernah bercerita apapun tentang Sunny walau JongHyun sudah memancing pembicaraan kearah sana.

 

Sementara di seberang jalan pada sebuah kantor Desain kecil Sunny bersandar di balik pintu sambil sesekali menatap keluar jendela dengan cemas.

β€œ Kau sedang melihat apa Sunny ?.”

β€œ Anu bos, .. dia .. β€œ tunjuk Sunny pada sosok di seberang jalan yang sedang menengok kiri kanan yang mencari sesuatu.

β€œ Lee Jong Hyun ?. Ngapain dia disekitar sini ?.” tanya JungShin heran dan menatap Sunny yang wajahnya memerah.

β€œ Dia memergokimu ya ?.”

β€œ Nyaris bos.” keluh Sunny menghempaskan tubuhnya di sofa sambil matanya sesekali menatap keluarΒ  jendela. Sosok JongHyun memang sudah tidak ada di seberang jalan

β€œ Kenapa sih kau menghindarinya ?.” tanya JungShin ingin tahu karena beberapa bulan yang lalu Sunny meminta agar JungShin dan MinHyuk menyembunyikan keberadaannya dari JongHyun.

β€œ Aku malas saja bertemu dengan orang menyebalkan seperti dia. Arogan , sok tahu, tak punya perasaan … β€œ

β€œ Tapi kau sebenarnya menyukainya bukan ?.” potong JungShin tiba2.

β€œ Iya .. eh Tidak .” jawab Sunny spontan. JungShin tertawa geli melihatnya.

β€œ Sudahlah Sunny, jawaban pertama tadi adalah jawaban jujurmu.Kurasa memangΒ  sudah waktunya aku dan MinHyuk terbuka pada orang lain terutama pada keluarganya tentang hubungan kami, apalagi sekarang tak ada lagi yang perlu di cemaskan oleh Hyukie.”

β€œ JungShin .. apakah sudah kau pikirkan matang2 tentang hal ini. Aku tidak keberatan kok menutupi dan tetap berpura2 menjadi kekasih MinHyuk.” kata Sunny menatap teman sekaligus bosnya ini. Beruntunglah saat dia mencari pekerjaan, JungShin membutuhkan pegawai serabutan jadi disinilah Sunny, bekerja pada kantor Desain milik JungShin.

β€œ Kami…, maksudku aku dan MinHyuk sudah sering membicarakan tentang hal ini. Rasanya kami juga tak sanggup jika harus terus menyembunyikan hubungan kami. Kami juga ingin menunjukkan kasih sayang dan kemesraan didepan orang lain. Dan kurasa tak adil bagimu harus tetap berpura2 menjadi kekasih Minhyuk, apakah kau tak ingin punya kekasih sendiri Sunny .”

β€œ Entahlah Shin, aku tak pernah memikirkan seorang namja menjadi kekasihku. Aku takut dicampakkan seperti eommaku. Aku takut … β€œ kata Sunny lirih.

β€œ Dengan Lee JongHyun bagaimana ?.” pancing JungShin.

β€œ Apalagi dengan namja seperti JongHyun. Kau tahu dia berganti2 kekasih seperti minum obat saja. Hari ini dengan artis A besok dengan Model B .. besok lagi dengan si C … β€œ

β€œ Artinya kau cemburu Sunny. Itu bagus untuk awalnya .” kata JungShin geli.

β€œ Apa kau bilang ? Aku cemburu terhadap JongHyun . Shiroo … Itu tidak mungkin !!!.” sergah Sunny sambil bangkit ingin menutup mulut JungShin yang tertawa geli namun kakinya tersandung kaki sofa hingga tubuh mungil Sunny mendarat dipelukan JungShin tepat saat pintu kantor terbuka ..

β€œ Anyeong …. β€œ suara berat menyapa membuat JungShin dan Sunny serentak menoleh ke pintu dan melihat siapa tamu mereka.

β€œ JongHyun ?.” bisik Sunny kaget. JongHyun juga tak kalah kaget melihat siapa yang sedang berpelukan itu. Tadi sewaktu lewat di depan kantor Desain ini terbersit keinginan untuk merenovasi rumahnya yang terkesan kaku, tapi tak di sangka siapa yang dijumpainya di dalam sini.

β€œ Anyeong Lee JongHyun … lama kita tidak bertemu denganmu. Hmm 5 atau 6 bulan yang lalu ya .”JungShin melepaskan pelukan dan mengulurkan tangan yang disambut kaku JongHyun. Sementara Sunny beringsut kebelakang dengan paras pucat.

β€œ Kantor ini milikmu ?.” tanya JongHyun mengedarkan tatapan di sekeliling ruangan kantor yang mungil ini.

β€œ Ne, inilah kantorku, tapi jangan tertipu dengan penampilannya ygΒ  kecil karena kantor ini hanya perwakilan dari kantor utamaku di Daegu. Silahkan duduk, ada yang bisa kubantu ?.” JungShin mempersilahkan tamunya duduk, sementara itu di kerdipkan matanya pada Sunny yang menatap kaku keduanya.Β  JongHyun tak melewatkan sedikitpun adegan itu

β€œ Aku ingin berencana untuk merenovasi interior rumahku. Apakah kau bisa membantu ?.”

β€œ Ne, kau ingin konsep seperti apa untuk rumahmu itu ?.”

β€œ Aku tidak tahu…, hanya saja aku merasa saat ini desain interior rumahku terasa kaku .” kata JongHyun tak melepaskan tatapannya pada Sunny yang berkutat dengan tumpukan kertas di meja belakang sana.

β€œ Oke .. mungkin aku akan berkunjung dahulu kerumahmu untuk melihat seberapa besar ruangan yang ingin kau renovasi dan mungkin kau bisa melihat beberapa contoh ruangan yang sudah pernah kurenovasi sebagai referensi. β€œ JungShin menyodorkan beberapa album foto hasil desainnya untuk dilihat JongHyun.

β€œ Sunny bisakah kau ambilkan notebook milikku. Aku ingin melihat jadwalku minggu ini.” kata JungShin lagi pada Sunny.

β€œ Hmmm … senin depan aku kosong, apa kau bisa menyediakan waktu untuk menunjukkan ruang mana saja yang akan kau renovasi.” kata JungShin sambil menatap layar notebook.

β€œ Terserah kau saja kapan akan ke rumahku. Kuberi kau kode keamanan dan kuncinya sekalian. Jadi kapanpun kau luang datanglah untuk merenovasi rumahku tanpa harus menungguku.” kata JongHyun menyerahkan kunci dan menyebutkan deretan kode keamanan pintu.

β€œ Wahh .. kita kan juga belum negosiasi harga dan desain seperti apa yang kau inginkan, kenapa kau sudah menyerahkan kunci JongHyun-ssi ?.” kata JungShin sedikit heran.

β€œ Biaya berapapun akan kubayar, pokoknya hanya terbaik untuk rumahku. Desainnya terserah kau saja aku percaya penilaimu.”

β€œ Huaahh jika aku punya 5 customer seperti anda JongHyun-ssi, aku bisa cepat kaya.” kata JungShin sambil tersenyum senang. Obrolanpun terus berlanjut sementara Sunny tetap diam di mejanya tak menghiraukan kehadiran JongHyun yang berulang kali menatap kearahnya.

 

***

 

β€œ Jadi kau akan kerumahku nanti siang Shin ? … Terserah kau saja, seminggu ini aku akan keluar kota, kau bisa datang kapan saja. … β€œ kata JongHyun mengakhiri telpon dari JungShin.

β€œ Apakah Sunny akan datang bersamamu ?.” guman JongHyun lirih. Seminggu lalu saat ulang tahun eomma, JongHyun bercerita pada MinHyuk kalau bertemu Sunny di kantor JungShin, dan dongsaengnya itu hanya berkata

β€œ Aku tahu hal itu. Apa urusannya denganmu hyung ?.” kata MinHyuk kalem membuat JongHyun urung menceritakan adegan pelukan itu. Sementara di sudut bagian kota yang lain

β€œ Aku nggak mau kerumahnya bos. β€œ

β€œ Aku lupa ada janji dengan klien lain Sunny. Please .. lagipula dia juga tak ada di rumah kok. Dia bilang akan di luar kota seminggu ini .” rengek JungShin menghiba.

β€œ Pokoknya aku nggak mau. TITIK .” kata Sunny tegas.

β€œ Yaaaa kau ini tega amat sih. Lagian tugasmu nanti hanya memfoto tiap ruangan, mencatat detail apa saja yg ada di ruang2 itu. SudahΒ  itu saja, mudah kan ? Aku kan juga sudah membantumu ….. bla .. bla ….”

β€œ Oke oke aku akan kesana sekarang .” kata Sunny sambil menutup telinganya. Kebiasaan JungShin akan ngomong panjang lebar dan selalu mengungkit kebaikan hatinya yang sudah menerima Sunny bekerja padanya di saat sedang menganggur tempo hari. Walau Sunny tahu hal itu hanya dilakukan JungShin dengan bercanda.

β€œ Kau memang gadis yang manissssss .” kata JungShin tersenyum lebar dan mengecup sekilas dahi Sunny sebelum meraih tas kerjanya lalu bergegas keluar kantor. Sunny menghela nafas panjang .

β€œ Namja yang tampan dan lembut hati .. sayang tak ada gadis yang mampu mengikat hatimu Shin .” Gay memang hak asasi setiap manusia namun rasanya sayang Β juga namja seganteng itu mempunyai orientasi sexual yang menyimpang keluh Sunny dalam hati. Toh begitu MinHyuk dan JungShin adalah teman sekaligus sahabat terbaik yang pernah dimilikinya, jadi Sunny tak banyak memprotes takdir Tuhan.

 

***

 

JongHyun mencium harum kopi yang menguar dari dapur saat memasuki rumahnya. Siapa yang ada di sana ? guman JongHyun heran. Sesaat kemudian pandangan matanya tertuju pada lembaran2 kertas dinding yang berserakan di ruang tengah. Beberapa perabotan baru sudah tertata rapi. Tembok yang bercat lembut. Ah rumah ini terasa lebih hangat, apalagi dengan aroma kopi dan mungkin kue ? batin JongHyun sambil meletakkan koper perjalanannya.

β€œ Pasti pekerja dari kantor JungShin yang sedang membuat kopi itu.” Sebulan ini JungShin sudah mulai merenovasi rumahnya, dan baru kali JongHyun melihat sendiri. Pekerjaan membuatnya tak pulang kerumah hampir satu bulan. JongHyun tersenyum senang, karena hasil yang dicapai JungShin sesuai dengan keinginannya.

Aroma kopi semakin kuat saat JongHyun membuka pintu dapur dan melihat di dalam sana seseorang membelakanginya danΒ  sedang berdiri diatas kursi sedang meraih sesuatu dari lemari atas …Astaga .. pasti dia akan jatuh batin JongHyun melihat kursi yang sudah setengah condong kekiri

β€œ Aaahhh …. β€œ aku pasti jatuh guman Sunny terlambat menyadari kursi yang di pijaknya miring kekiri

” Pyaarr … β€œ gelas yang hendak dipakai pecah, namun Sunny merasa tubuhnya tak terasa sakit terbentur lantai dan malah … lembut dan hangat ?. Dengan perlahan Sunny membuka mata dan mendapati sepasang mata yang menatapnya tak kalah kaget.

β€œ KAU … β€œ .. β€œ KAU … β€œ JongHyun tak menyangka pekerja dari kantor JungShin itu adalah Sunny, apalagi yeoja itu menyelipkan rambutnya di balik topi. Hingga sesaat tadi JongHyun menyangka Sunny adalah laki-laki. Dan kini rambut lebat yeoja ini tergerai bebas di lengannya.

β€œ Kenapa kau ada disini ?.” tanya Sunny yang telah pulih dari rasaΒ  kaget.

β€œ Bukankah ini rumahku ?. Harusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan disini, tepatnya di dapurku. Dan .. apa itu … kopi .. ?.. Omelet telur … ?.” Sunny tersentak kaget mendengar ucapan JongHyun dan parasnya semakin memerah saat menyadari dirinya masih ada dalam pelukan namja itu.

β€œEhh .. aku .. aku … β€œ hening sesaat …

β€œ Aku….. merindukanmu Sunny .” kata JongHyun tiba-tiba. Sunny terdiam kaku hingga saat bibir JongHyun menyentuh bibirnya. Semula hanya menyentuh ringan namun kali kedua JongHyun menghisap bibir Sunny penuh hasrat. Dan kerinduan yang lama terpendam meledak seiring desah nafas keduanya. JongHyun menarik wajah dan menatap Sunny yang juga sedang menatapnya dengan pandangan sayu.

β€œ Cantik … aku benar2 merindukanmu .” kata JongHyun lirih dan kembali mencium kening Sunny, mata , pipi dan turun ke bibir lembut Sunny.Β  Tanpa sadar lengan Sunny terangkat naik dan jemarinya menyusup ke rambut JongHyun serta menarik kepala namja itu agar menciumnya lebih rapat. Desah nafas berbaur belaian di antara tubuh membuat keduanya lupa diri hingga …

β€œ Sunny … JungShin bilang kau ada di sini … Aku..” MinHyuk menghentikan ucapannya saat mendapati Sunny dan JongHyun sedang berciuman.

β€œ Kaliann … ??? .” MinHyuk tak melanjutkan ucapannya dan hanya berbalik meningggalkan rumah.

β€œ Hyukkie tunggu .” panggil Sunny hendak menyusul MinHyuk namun jemarinya di tahan JongHyun.

β€œ Biarkan saja dia untuk sementara. Nanti aku yang akan bicara padanya .” kata JongHyun

β€œ Tapi dia salah paham……”

β€œ Dia harus menerima kenyataan Sunny. Kau kini milikku, bukan miliknya lagi.”

β€œ Kau tidak mengerti JongHyun-ssi. Dan aku juga bukan barang yang bisa di miliki siapapun.”

β€œ Mian .. aku harus pergi .” JongHyun tak lagi menghalangi Sunny yang bergegas keluar. Ditatapnya omelet telur buatan Sunny di piring dan teko kopi yang siap minum itu.

Argghh situasi semakin rumit, dia tadi jelas-jelas menyukai ciumanku tapi tak mau juga melepaskan MinHyuk kata JongHyun dalam hati seraya mengusap wajahnya yang lelah.

 

***

 

JongHyun menatap tombol angka dalam lift yang menyala merah berurutan naik. Sudah 3 hari ini dongsaengnya tak mau menerima telpon, Sunny juga tidak lagi datang ke rumah untuk melanjutkan pekerjaannya karena digantikan pekerja JungShin yang lain. Jalan satu2nya adalah mendatangi apartemen MinHyuk pagi2 seperti ini sebelum dongsaengnya itu berangkat kerja..

Lantai 9 nomer 275. JongHyun berulang kali memencet bel namun tak ada jawaban.

β€œ Nggak sabar amat sih, aku lagi mandi tau !!! .” pintu apartemen terbuka lebar dan dengan tatapan tak percaya JongHyun mendapati Sunny hanya berbalut mantel mandi dengan rambut basah bergelung handuk.

β€œ Kau tinggal serumah dengan MinHyuk ?.” tanya JongHyun tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sunny hanya melongo melihat siapa tamunya.

β€œ Nuguyo Sunny ?.” terdengar suara berat di dalam apartemen menegur. JongHyun menatap ke dalam dan melihat JungShin hanya mengenakan celana boxer keluar dari kamar dengan rambut panjangnya yang acak2an.

β€œ Kalian … ? Selingkuh di belakang MinHyuk … ? .”

β€œ Aigoooo …. dasar yeoja anak pelacur, tingkahmu tak jauh beda dengan eommamu. Di depanku saja kau berlagak sebagai gadis yang manis, namun ternyata hanya jual mahal saja. Bukankah kau juga menyukai ciumanku tempo hari, … atau aku perlu untuk membayarmu agar kau juga mau tidur denganku ?.” kata JongHyun sinis bercampur marah.

Kedatangan JongHyun di apartemen MinHyuk sebenarnya untuk menjelaskan pada dongsaengnya jika dia benar2 menyukai Sunny, namun Β andaikan MinHyuk tak mau melepaskan Sunny maka JongHyun yang akan mundur. Tapi yang di temuinya sungguh diluar dugaan. Sunny tak hanya tinggal serumah dengan MinHyuk namun juga tertangkap basah berselingkuh dengan JungShin yang notabene sahabat MinHyuk selagi MinHyuk sedang tidak ada di rumah.

β€œApaa … apaa.. yang kau katakan … akuu ..akuu .. β€œ pucat pasi Sunny mendengar kata2 JongHyun yang penuh amarah. Airmata Sunny perlahan mengalir dibawah tatapan jijik JongHyun.

β€œ Kau tidak mengerti JongHyun –ssi … kau salah paham .” isak Sunny.

β€œ Salah paham apa ?… Kau dan dia hampir tak mengenakan baju yang pantas, terlebih lagi saat MinHyuk tidak ada. Kenapa kau kemarin tidak melakukannya denganku juga.Apakah karena aku tak memberimu uang lelah ? Kau tahu, berapapun yang kau minta akan kuberikan Sunny.” kata JongHyun merendahkan. Sunny hanya terdiam dan kemudian berbalik masuk kedalam.

β€œ Tunggu aku belum selesai bicara … β€œ JongHyun mengejar Sunny namun lengannya di tahan oleh JungShin yang sudah sepenuhnya sadar apa yang terjadi barusan.

β€œ Jangan kau ganggu dia. Pulanglah JongHyun-ssi… β€œ kata JungShin tegas.

β€œ Ini bukan urusanmu Shin…..”

β€œ Hoaahheemmm … ada apa sih pagi2 sudah ribut begini. Berisik tauuuu ..”JongHyun melongo melihat MinHyuk keluar dari kamar yang sama dengan JungShin dan juga hanya mengenakan celana boxer.

β€œ Jagiya … ada hyungmu tuh .” kata JungShin seraya mengacak rambut MinHyuk yang masih setengah ngantuk itu.

β€œ Jagiyaaa ?…” seru JongHyun kaget setengah mati.

β€œ Oh …. kau hyung, tumben pagi2 begini kau datang. Ada perlu apa ?.” MinHyuk dengan santainya mengecup sekilas bibir JungShin dan cuekΒ  berjalan menuju dapur diiringi tatapan bloon JongHyun.

 

β€œ Duduklah JongHyun-ssi, kau mau kopi atau teh ?.” tawar JungShin.

β€œ Kopi saja .” jawab JongHyun singkat sambil memandang dua namja di hadapannya dengan tatapan tak percaya. Tak ada yang berbicara diantara mereka bertiga.

β€œ Aisshh … suasana pagi yang menyebalkan .” keluh MinHyuk memutar2 cangkir kopinya.

β€œ Kalian berdua yang sangat menyebalkan. Katakan padaku apa artinya semua ini .” desis JongHyun kesal melihat dua namja di depannya duduk saling berpegangan tangan dengan mesra dan sesekali saling melempar senyum.

β€œ Kau bisa lihat sendiri kan hyung, kami berdua berpacaran.” JongHyun hanya membelalakkan mata tak berkomentar menunggu penjelasan selanjutnya.

β€œ Sebenarnya hubungan kami sudah 4 tahun berlangsung. Hanya saja kami berdua tak berani mempublikasikannya pada khalayak umum …. β€œ

β€œ Hmm mmm lalu Sunny ?.”

β€œ Emm … Sunny adalah temanku yang setia hyung, dia membantuku untuk berpura2 jadi pacarku. Habis kau selalu berusaha menjodohkanku dengan anak2 kolegamu sih.”

β€œ Jadi kau menyalahkan aku ?.” kata JongHyun kesal.

β€œ Ani .. aku tak menyalahkan siapapun. Ini pilihanku hyung, kau tidak bisa mengubahnya .”

β€œ Apakah eomma juga tahu ?.” JongHyun mengkhawatirkan eommanya jika sampai beliau tau anaknya ada yang berorientasi sexual secara menyimpang.

β€œ Ne, kami sudah bicara terus terang pada eomma. Yach semula eomma memang tak bisa menerima tapi lama kalamaan beliau menyadari bahwa inilah jalan hidup yang aku pilih.” JongHyun hanya menghela nafas panjang, dia bukan namja kolot tapi mengetahui dongsaengnya menyukai sesama jenis membuatnya kaget juga.

β€œ Lalu apa yang dilakukan Sunny di sini. Kalian tinggal disini bertiga ?.”

β€œ Ne , Sunny menempati kamar di lantai 2. Kami di lantai 1. Terus terang ini demi Sunny juga.”

β€œ Waeyo ?.”

β€œ Bukankah kau mengejarnya hyung .. dan dia menghindarimu. Kau pasti tak akan menyangka Sunny tinggal bersamaku, jadi selama Sunny disini, dia merasa aman darimu. Sebagai sahabat, aku berusaha melindunginya.” tembak MinHyuk tepat menohok JongHyun.

β€œ Kau tahu aku mengejarnya ?.”

β€œ Siapa sih yang nggak melihat tatapan buasmu padanya .” JongHyun tersenyum tipis mendengar gurauan dongsaengnya.

β€œ Tapi kenapa dia menghindariku ? Apakah aku begitu menakutkannya ?.”

β€œ Kau nggak sadar ya JongHyun-ssi. Bukankah kau tahu darimana dia berasal .. dan setiap bertemu kau selalu merendahkan dirinya hingga dia tak ingin dekat denganmu karena kau menyakitinya.β€œ JungShin ikut bicara.

β€œ Aku .. merendahkannya … menyakitinya ?.”

β€œ Ne .. kau ingat kata2mu barusan tadi ?.” JongHyun terhenyak lemas. Jadi selama ini dia secara tak sadar telah menyakiti Sunny dengan kata2nya.

β€œ Ahh apa yang harus kulakukan ?.” keluh JongHyun mengusap wajahnya lelah.

β€œ Kita pergi saja yuk Jagi … biarkan hyungmu menyelesaikan masalahnya sendiri.”kata JungShin beranjak pergi.

β€œ Apakah kau merestui kami hyung ?.” tanya MinHyuk sebelum keluar dari dapur. JongHyun hanya tersenyum tak menjawab Β dan itu sudah cukup bagi MinHyuk dan JungShin.

 

***

 

Sunny mengendap perlahan turun ke lantai satu. Tak didengarnya suara orang bercakap-cakap. Jadi mereka semua pasti sudah pergi gumannya lega. Entah apa yang mereka bicarakan, semoga saja JongHyun-ssi bisa menerima keadaan dongsaengnya …

β€œ Lima menit lagi kau tidak turun aku akan mendobrak pintu kamarmu Sunny .”

β€œ Uhuukkss β€œ kopi yang baru setengah mengalir di tenggorokan Sunny spontan muncrat keluar saat mendengar suara lirih JongHyun yang ternyata duduk di sudut dapur.

β€œ Kau belum pergi juga ?. Di mana MinHyuk dan JungShin ?.”  kata Sunny gugup sambil menyeka mulutnya dengan tisu.

β€œ Mereka mungkin sedang sarapan entah dimana …” jawab JongHyun santai. Sunny jadi salah tingkah saat tatapan JongHyun tak lepas darinya.

β€œ Ehh .. kalau begitu aku juga mau berangkat kerja … β€œ Sunny bergegas keluar namun Jonghyun cepat berdiri di depan pintu menghalangi.

β€œ Kita harus bicara Sunny .”

β€œ HuufftttΒ  .. rasanya kata2 itu sudah sering kudengar akhir2 ini JongHyun-ssi. Kalau kau ingin minta maaf atas kata2mu tadi,… aku sudah memaafkannya dan itu artinya tak ada yang perlu dibicarakan lagi. Puas … β€œ

β€œ Permisi , aku akan bekerja .. β€œ kata Sunny sambil mendorong tubuh JongHyun yang menghalangi pintu. Tapi tubuh kekar JongHyun tak bergerak sedikitpun, Sunny berbalik duduk seraya menatap kesal namja dihadapannya ini.

β€œ Sekali lagi maafkan aku Sunny. Aku telah menyakitimu lagi dengan kata2ku .”

β€œNe .. kumaafkan. β€œ jawab Sunny cepat.

β€œ Kuakui aku terlalu cemburu jadi apa yang kukatakan tak kukontrol terlebih dahulu .”

β€œ Kauu apa ?.”

β€œ Aku cemburu pada MinHyuk dan kedatanganku kemari sebenarnya akan memintanya agar melepaskanmu. Tapi yang kulihat malah JungShin dan kau berpakaian ala kadarnya seperti orang yang habis bercinta … β€œ

β€œ Huaahhh .. kau ini benar2 selalu menilai orang dari luarnya saja. β€œ potong kata Sunny kesal.

β€œ Aku tau .. aku salah. Mianhe .. tapi siapapun orang akan berpikir sama sepertiku jika melihat situasi ini. Aisshh .. kedua orang itu benar2 menyebalkan sekali .” gerutu JongHyun menggaruk-garuk kepalanya yang nggak gatal. Sunny tersenyum geli melihatnya.

β€œ Jadi mereka berdua sudah mendapat restumu ya ?.” goda Sunny.

β€œ Entahlah, aku masih kaget saja melihat mereka berdua. Tapi MinHyuk sudah dewasa, jadi dia pastiΒ  bisa mempertanggung jawabkan pilihannya sendiri serta menanggung resiko yang mengikutinya .” keduanya lama terdiam berkutat dengan pikiran masing2.

β€œ Hmm … baiklah kalau begitu. Obrolan ini sudah berakhir bukan ?. β€œ

β€œ Kurasa belum Sunny … aku belum bicara tentang kita.”

β€œ Kurasa tak ada apapun antara kita .”

β€œ Kurasa ada…., karena aku menyukaimu Sunny … tepatnya aku mencintaimu sejak pertama kali bertemu denganmu di acara penggalangan dana itu. β€œ JongHyun berkata seraya menghampiri Sunny yan terdiam di kursinya.

β€œ Apakah kau mau menerimaku sebagai calon suamimu Sunny ?.”

β€œ Mwoo .. suami ?.”

β€œ Ne, aku nggak mau hanya sebagai pacar saja. Aku melamarmu Sunny .. β€œ kata JongHyun tegas. Sunny meremas jemarinya bingung.

β€œ Bersediakah kau menjadi istriku Sunny ?.” tanya JongHyun seraya berlutut di depan Sunny dan mengenggam jemari yeoja itu dengan lembut.

β€œ Aku … aku tidak sepadan denganmu JongHyun-ssi .”

β€œ Ssttt .. jangan ungkit soal itu lagi. Percayalah …. Aku mencintai dirimu apa adanya Sunny, tak usah lagi menengok kebelakang. Maukah kau menyongsong masa depan bersamaku ?.”  Sunny melihat kesungguhan terpancar dari mata JongHyun membuat seagala sakit hati atas ucapan namja itu lenyap tak berbekas.

β€œ Ne … aku bersedia JongHyun-ssi. Nado sarangheyo .” senyum Sunny merekah saat JongHyun merengkuh tubuhnya dengan suka cita.

β€œ Gumawo Sunny. Aku janji akan terus menyayangimu seumur hidupku. Sarangheyo .” bisik JongHyun sebelum mengecup bibir Sunny dengan lembut. Dari balik jendela apartemen, sinar mentari hangat menembus hingga dalam kalbu dua insan yang mabuk cinta itu. Senyum manispenuh kemesraan tersungging di bibir menyongsong masa depan yang indah di depan mata.

 

 

end

 

17 thoughts on “Melody of Love (chapther 6 – end)

  1. akhirnya posting juga ff ini … authornya daebak
    adegan hyuk n jungshin … ? <– apa nggak jeles tuh ya authornya kekekeke
    di tunggu ff selanjutnya ya eon , cast nya JH lagi pliss pliisss #ngarep

  2. Uaaaaa eon endingnya ga tahan, andai aj jonghyun blg gitu ke aq pasti langsung pinngsan hhehehehe

    Bener2 suka ceritanya dari awal pe akhirπŸ™‚

  3. Daebak!!!!
    Sunny dan Jonghyun akhirnya bersatu juga!!!!
    Yeeeyyy….

    Author, request dun…
    Bkin sekuel Jonghyun n Sunny stlh mreka menikah yak….
    Please….

  4. waaa ..
    akhirnya end juga ff ini ..

    sumpah aku suka bgt ff ini ..
    apa lagi ada jonghyun oppa ..

    maaauu donx di cium jonghyun Oppa ..
    waa .. dsar mupeng ..πŸ™‚

    suka,akhirnya happy ending ..
    buat lg yg kyk gini yagh,biar geregetan ..
    hehehehe

  5. huaa daebak author cerita’y , bner2 happy ending..

    bikin sekuel’y dong thor atau ga buat ff baru yg cast’y sunny lg yaπŸ˜€

  6. akhirnya dpost juga eon. . aq udh lama nunggu. .
    suka bgtz sma endingnya. . romantisss,. .
    aq tunggu karya slnjutnya ya eon. .
    fighting!!!

  7. huaaaa akhirnya selesai juga..
    Daebakk!! Aku suka banget endingnya, kalo bisa di bikin sekuel nya hehe
    banyakin ff tentang sunny – jonghyun ya oen ^^~

  8. *melongo*

    -1 tahun kemudian- #plakk

    Astaga onn!! apa itu?!! kenapa ada Min Shin?? kyaaa!! Andwae… !! Aku tak suka dengan MinShin couple..jungshin kan cuma punyaku *Disekep Dae*

    pada akhirnya hidup sunny berbahagia dengan Jonghyun walaupun mereka masih sempat berantam.. ILOVE Happy endingπŸ™‚

  9. Ampun dah ngakak aku pas baca adegan morning kiss nya Min Jung, tega banget authornya ama bias sendiri xD Tapi keren lah ff nyaπŸ™‚

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s