LOVE IS PAIN PART 2

 

Author:                Nirmala @nirmalaandana

Length:                 Captered

Genre:                  Romance, Family

Rating:                  PG-13

Main Cast:           Lee Jonghyun

Krystal Jung

Other Cast:         Sulli

Lizzy

Youngmi (OCs, Krystal’s mother)

Shinwoo (OCs, Jonghyun’s father)

Disclaimer:          FF ini murni ide milik author, terinspirasi setelah baca novelnya Ilana Tan yang Autumn in Paris. No plagiat pokoknya.

Note: Teterererererererettt *bunyi terompet* Part keduanya sudah muncul readers! Uwahahahahaha (?) Happy reading! Jangan lupa like dan comment *ngasah golok* #lebay #ditabokreaders. Oh iya, SIDERS DILARANG MASUK! YANG TETEP MASUK AUTHOR DOAIN KENA AZAB! #ebusetsadis

***

Jonghyun menatap ruang kelas yang masih sepi. Hanya ada 4 tas yang sudah ditaruh ditempat pemiliknya, termasuk tasnya sendiri. Tiba-tiba Krystal datang dan menaruh tasnya bukan disamping Jonghyun, namun di tempat duduk yang lain. Ia pura-pura tidak melihat Jonghyun dan hendak melenggang pergi, dan Jonghyun sadar itu. Jonghyun segera menarik tangan Krystal. Krystal tersentak dan bengong menatap Jonghyun.

“Kau marah padaku?” ucap Jonghyun datar. Krystal menggeleng kuat-kuat membuat Jonghyun ingin tertawa.

“Baiklah, mianhae karena aku sudah membuatmu kesal kemarin. Sekarang taruh saja tasmu di samping tempat dudukku” Jonghyun tersenyum kecil.

“Aish ada apa denganmu?” Krystal melepaskan tangan Jonghyun dari pergelangan tangannya. Ia lalu memindahkan tasnya ke kursi disebelah Jonghyun dan menghambur keluar kelas. Detak jantungnya seakan tidak terkontrol. Seluruh tubuhnya terasa dingin kecuali wajahnya yang terasa panas. ‘ada apa denganku?’ gumamnya. Tiba-tiba Lizzy menghampirinya.

“Annyeong! Pagi Krystal!” ucapnya manis. Krystal hanya tersenyum canggung karena kejadian tadi masih melekat hebat di otaknya.

“Kau sakit?” tanya Lizzy curiga karena melihat wajah sahabatnya yang pucat itu.

“A..a..aniyo” Krystal menggeleng kuat-kuat. Lizzy lalu mengajak Krystal masuk kedalam kelas untuk menaruh tas. Krystal melirik Jonghyun sekilas, namun Jonghyun terlihat biasa-biasa saja. Seperti tidak ada hal yang terjadi barusan.

“Hey, katamu hari ini tiket presale untuk Festival Sekolah sudah dijual kan? Aku sudah membawa uangnya!” celetuk Lizzy mengalihkan pandangan Krystal dari Jonghyun.

“Ne, kau bisa beli di Seulgi anak kelas sebelah, nanti saat istirahat siang” Krystal tersenyum manis. Lizzy mengangguk lalu mengalihkan pandangannya ke Jonghyun yang sedang membaca komik.

“Hey Jonghyun! Apa kau ingin nonton Festival Sekolah?” celetuknya. Jonghyun tidak melepaskan pandangan dari komik namun ia menggeleng. Lizzy mendengus kesal.

“Ya sudahlah terserah kau saja” ujar Lizzy. Ia lalu mengajak Krystal menuju kantin. Diam-diam mata Jonghyun mengikuti bayangan Krystal yang meninggalkannya sampai yeoja itu benar-benar menghilang.

***

Pelajaran terakhir telah usai. Seluruh murid segera menghambur keluar kelas

“Kau tau jika ingin ikut Klub Taekwondo bisa mendaftar kemana?” celetuk Jonghyun. Krystal menoleh lalu berfikir sebentar.

“Kau bisa pergi ke ruang taekwondo yang ada di depan lapangan basket, atau bisa menemui ketua klubnya langsung dikelas sebelah” ujar Krystal. Jonghyun mengangguk lalu menatap Krystal.

“Antar aku sekarang” ucapnya lalu berjalan duluan. Krystal bengong lalu berlari mengejar Jonghyun.

“Sekarang? Sebentar lagi aku ada rapat untuk acara Festival! Besok saja!” desaknya. Namun Jonghyun tidak mempedulikannya sama sekali. Krystal pasrah melihat kelakukan Jonghyun. Ia lalu mengekor Jonghyun dengan wajah tertunduk. Sudah dipastikan saat acara rapat nanti, ia pasti akan dimarahi Yunjae eonni karena terlambat.

Akhirnya mereka sampai didepan pintu ruang taekwondo. Krystal lalu mengetuk pintu dengan hati-hati.

“Masuk” ujar seorang namja dari dalam. Krystal memberi isyarat pada Jonghyun agar ia masuk duluan.

“Hei Krystal! Ada apa? Tumben kau datang kemari” ujar Junsu oppa. Krystal hanya tersenyum lalu mulai bicara.

“Ada anak baru yang ingin daftar klub taekwondo” ujarnya lalu melirik Jonghyun. Junsu oppa mengangguk tanda mengerti.

“Baiklah, kegiatan taekwondo dimulai besok sehabis pulang sekolah. Oh iya siapa namamu? Kau ikut klub ini untuk melanjutkan atau baru mau belajar taekwondo? Kalau melanjutkan kau sudah sabuk apa?” tanya Junsu oppa cerewet.

“Lee Jonghyun imnida. Aku mau melanjutkan kegiatan taekwondoku, kebetulan aku sudah sabuk hitam” ucap Jonghyun datar. Krystal sedikit bengong karena tau bahwa Jonghyun sudah sabuk hitam. Junsu oppa mengangguk.

“Baiklah! Jangan lupa untuk datang besok sepulang sekolah” ujar Junsu oppa. Krystal mengangguk lalu pamit. Ia melirik jam tangannya, sudah 10 menit ia terlambat untuk menghadiri rapat. Ia tertunduk lemas membayangkan akan dimarahi oleh Yunjae eonni.

“Kenapa?” Jonghyun bertanya heran menatap tingkah laku Krystal.

“Aku terlambat 10 menit untuk menghadiri rapat. Aaaahhhh Yunjae eonni akan marah besar!” ucapnya lalu menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Jonghyun melepas tangan kanan Krystal dari wajahnya, Krystal tersentak.

“Dimana letak ruang rapatnya?” tanya Jonghyun.

“Di samping ruang olahraga” ucap Krystal sambil mengatur detak jantungnya yang berdetak 3 kali lebih cepat. Jonghyun segera berlari sambil menggenggam tangan Krystal. Alhasil Krystal sedikit kehilangan keseimbangannya.

Akhirnya mereka sampai di depan pintu ruang rapat. Jonghyun segera membuka pintunya tanpa meminta komando dari Krystal. Seluruh anggota rapat bengong melihat tangan Jonghyun yang menggenggam erat tangan Krystal. Mereka langsung beranggapan bahwa Krystal sudah pacaran dengan anak baru itu.

“Mianhae noona, Krystal terlambat karena salahku. Aku memintanya menemaniku dulu di ruang taekwondo” Jonghyun membungkuk namun masih menggenggam tangan Krystal. Seluruh anggota rapat segera menatap mereka berdua dan banyak juga yang diikuti dengan bisik-bisik. Sekarang Krystal yakin bahwa wajahnya sudah benar-benar memerah.

“N..n..ne… tidak apa-apa. Ya silahkan masuk Krystal..” ujar Yunjae eonni. Jonghyun melepaskan tangan Krystal dan menyuruh Krystal masuk.

“Gomawo sudah menemaniku” ujar Jonghyun datar lalu pergi. Seluruh anggota rapat segera berteriak-teriak melihat kedekatan Jonghyun dan Krystal tadi.

“Waaahh Krystal! Apa tadi dia itu namjachingumu? Dia keren sekalii” ujar Jieun eonni.

“Aaaahh bukan dia hanya te…” belum selesai Krystal menjawab sudah ada yang memotong.

“Waaahhh chukkae Krystal! Kau sekarang sudah memiliki namjachingu yang keren, baik hati, dan juga tampan!”

“Krystal! Kenalkan aku dengan namjachingumu!”

“Krystal, siapa nama namjachingumu?”

“Krystal sudah berapa lama kalian berpacaran?”

Dan masih banyak pertanyaan lainnya. Krystal sampai pusing mau menjawab apa.

“Ya baiklah semuanya diam! Sekarang mari kita lanjutkan rapat yang sempat tertunda tadi. Krystal, lain kali jangan terlambat lagi” ucap Yunjae eonni mengendalikan suasana.

“Ne..” ucap Krystal.

Selama rapat, pikirannya terganggu dengan kejadian tadi. Ia pikir selama ini, Jonghyun orang yang cuek dan tidak peduli dengan dirinya. Tapi semuanya luntur seketika karena perlakuan Jonghyun padanya tadi.

“Ya, Krystal apa kau dengar aku?!” ucap Yunjae eonni keras. Krystal terbangun dari lamunannya.

“Ya  Krystal Jung! Kau ingatkan bahwa besok kita akan mulai kedatangan bahan-bahan untuk festival? Dan kau masih sempat melamun?!” bentak Yunjae eonni. Krystal tertunduk lalu meminta maaf. Tiba-tiba Yura menyikutnya.

“Hei jangan mentang-mentang kau sudah punya namjachingu, kau jadi tidak fokus begini!” bisik Yura pelan. Krystal mendengus.

“Memangnya aku bilang kalau dia namjachinguku? Tidak kan?” Krystal kembali fokus dengan penjelasan Yunjae eonni. Sedangkan Yura hanya menatap Krystal sebal.

***

Author POV end

Krystal POV

Hari ini! Sekarang bahan-bahan untuk Festival sudah sampai disekolah kami! Hari ini, public sale juga sudah dibuka. Pastinya, semua panitia sudah bersiap-siap dibantu oleh teknisi untuk merakit panggung. Sedangkan kami para yeoja bertugas memperindah bagian panggung dengan menempelkan pita warna warni dan masih banyak lagi.

“Krystal kau dengan Yura tolong kaitkan papan kayu yang sudah didekorasi ke bagian tengah panggung” ujar Jinhyung oppa.

“Ne, kajja Yura!” ajakku. Kami mengangkat papan itu bersama, lalu kami sepakat bahwa yang akan mengaitkan papan adalah Yura.

“Ah uh uh” Yura berusaha mengaitkan papan namun tidak sampai.

“Yura! Apa kau bisa mengaitkannya?” tanyaku dari bawah.

“Aniyo! Tempat kaitannya terlalu tinggi” ujarnya.

“Ne, biar aku yang naik!” ujarku. Yura turuh dari tangga kayu dan digantikan olehku. Dan untungnya, aku bisa mencapai kaitan untuk papan itu.

“Ke kanan sedikit Krystal!” teriak Yura dari bawah.

“Ne!” aku berusaha menggeser badanku dengan hati-hati. Namun rasanya, ada yang aneh dengan tangga kayu ini.

“Krrtt…krt….” tangga kayunya berbunyi. Tiba-tiba aku kehilangan keseimbanganku dan…..

Krystal POV end

Jonghyun POV

“BRAK!” seperti ada suara benda yang jatuh. Aku menoleh ke arah lapangan basket, kulihat seorang yeoja jatuh terkelungkup mencium tanah. Krystal!

Aku segera berlari menuju lapangan. Kulihat ia merintih kesakitan. Temannya berusaha mengangkat tubuhnya namun tidak kuat.

“Biar aku yang angkat!” aku segera menopang tubuh Krystal.

“Gwenchanayo?!” aku menggoyangkan tubuh Krystal yang lemas. Ia sadar namun tidak kuat untuk menjawab pertanyaanku. Kulihat lututnya terluka dan mengeluarkan darah.

“Biar aku bawa dia ke ruang kesehatan!” aku segera menggendong Krytsal lalu berlari menuju ruang kesehatan.

“Ahh yeoja pabo! Kenapa kau bisa terluka seperti ini” aku berkata sendiri. Sesampainya di ruang kesehatan, tidak ada siapa-siapa. Aku segera menidurkannya dan melihat seberapa parah lututnya. Tiba-tiba suster datang lalu segera mengobati lutut kanan Krystal yang berdarah. Suster bilang kaki Krystal sedikit terkilir dan terluka namun tidak terlalu parah. Tapi tetap saja dia memerlukan istirahat yang cukup dan tidak boleh banyak beraktifitas. Aku mengucapkan terima kasih kepada suster. Krystal yang sempat pingsan akhirnya bangun.

“Gwenchanayo?” aku melambai-lambaikan telapak tanganku didepan wajahnya. Ia tersenyum lalu mengangguk.

“Kenapa kau bisa ceroboh seperti ini hah?! Membuat orang kaget saja!” ucapku. Ia tidak menjawab, melainkan diam. Namun, akhirnya ia mengeluarkan suaranya.

“Gomawoyo…” ujarnya parau.

“Cheonman” ucapku lalu mengelus rambutnya. Aku baru sadar bahwa aku masih memakai seragam taekwondo. Aku lupa bahwa tadi aku hendak berlatih, Krystal juga sadar itu.

“Pergilah latihan, aku akan baik-baik saja..” ujarnya lemah. Aku menggeleng.

“Tidak, aku akan menemanimu. Kau harus banyak istirahat” ujarku lalu mengeluarkan ponselku dan segera menelfon Junsu hyung.

“Annyeong hyung! Ne, mianhae aku tidak bisa ikut latihan hari ini, Krystal mengalami sedikit kecelakaan dan aku akan menjaganya. Ne…” aku menutup telfon.

“Menelfon Junsu oppa? Kau tidak latihan taekwondo?” tanya Krystal ingin tau. Aku mengangguk.

“Baiklah terserah kau saja” Krystal menyerah lalu berusaha bangkit dari tempat tidur. Aku segera membantunya.

“Mau kemana kau?” tanyaku.

“Pulang. Bukankah katamu aku harus banyak istirahat?” tanyanya.

“Ne, biar aku antar” aku ikut berdiri dari kursiku.

“Ani, tidak usah! Aku bisa naik bis di halte nanti” Krystal menolak.

“Kau mau naik bis dengan keadaan seperti ini? Lupakan saja! Jika di bis kau harus berdiri bagaimana? Apa kau kuat?” aku menatap Krystal dalam-dalam. Ia akhirnya setuju akan diantar olehku.

“Baiklah sini, aku bantu berdiri” aku menopang badan Krystal yang lemah menuju tempat parkir. Saat melewati lapangan basket, teman-temannya segera menghampirinya. Apa yang mereka tanyakan hampir sama yaitu, ‘Apa kau baik-baik saja Krystal?’. Krystal hanya mengangguk lalu tersenyum.

Aku segera membuka pintu mobil dan mendudukkan Krystal di jok depan.

“Tunggu sebentar” aku meninggalkannya lalu mengambil tasku yang masih berada di ruang taekwondo. Sekembalinya dari sana aku segera menghidupkan mobil.

“Dimana rumahmu” tanyaku. Ia menyebutkan alamat rumahnya, dan aku segera melesat menuju rumahnya.

Jonghyun POV end

Krystal POV

Aku merasa seluruh tubuhku terasa sakit. Apalagi lututku, rasanya seperti ingin mati. Tapi aku beruntung, kali ini Jonghyun menolongku banyak sekali. Ia bahkan yang menggendongku ke ruang kesehatan. Saat ia menggendongku, kurasa jantungku mau meledak saking berdetak begitu cepat. Dan saat ia rela tidak ikut latihan taekwondo pertamanya demi menemaniku di ruang kesehatan hatiku serasa mau meloncat saking senangnya. Ia juga sempat mengelus rambutku! Dan ia bilang, aku harus banyak istirahat.

Aaaahhhh ada apa denganku? Kenapa aku jadi gugup saat Jonghyun menatap mataku? Apa…aku.. suk..

“Kita sudah sampai” ujar Jonghyun membuyarkan lamunanku. Ia keluar dari mobil, membukakan pintu untukku, lalu menopangku sampai ke depan pintu rumah. Ia segera menekan bel rumah dan eommaku keluar.

“Krystal! Ada apa denganmu?” eommaku segera gantian menopangku. Ia melihat tubuh anak perempuannya yang kini memar.

“Ada kecelakaan sedikit tadi disekolah” ujarku menenangkan eomma. Eomma  gantian menatap Jonghyun dengan tatapan bingung.

“Eomma, ini Jonghyun orang yang telah menolongku tadi” aku memperkenalkan Jonghyun. Jonghyun membungkuk dan mengenalkan diri. Eommaku berterima kasih atas bantuan Jonghyun lalu Jonghyun pun pulang.

Aku segera ditopang menuju tempat tidurku. Eomma lalu pergi ke dapur untuk membuatkanku makanan dan sekalian mengambil kotak P3K. Tiba-tiba semua perlakuan Jonghyun tadi secara otomatis terflashback dikepalaku. Dan aku yakin satu hal bahwa…

Aku menyukai Jonghyun.

Krystal POV end

Youngmi POV (Krystal’s mother)

Lee Jonghyun, aku seperti pernah mendengar namanya. Aku segera mengambil tumpukan album foto di laci penyimpanan. Kuambil album yang berisi foto saat aku masih bersama laki-laki itu. Kulihat keterangan dibawah salah satu foto.

Lee Jonghyun when he was born

Benar-benar mirip! Kuharap, namja tadi bukanlah Lee Jonghyun yang aku kenal…….

***

Youngmi POV end

 

TBC

 

Uwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa (?) Mian readers kalo part 2nya jelek, banyak typo, dan membuat kalian tidak puas (?) Part 3 akan dipublish secepatnya ^^

 

16 thoughts on “LOVE IS PAIN PART 2

  1. cie,cie. .krystal udh suka ama jonghyun, n jonghyun perhatian bgtz sma krystal..
    oia, apa hubungannya ibu krystal sma jonghyun,penasaran???
    lanjutnya jng lama ya thor. .

  2. BARU NYADAR! Ternyata JonghyunxKrystal gal sepenuhnya random pairing!
    Coba cari ‘Jonghyun Krystal’ atau gak ‘CN Blue Krystal’ pokoknya Ada video dmn krystal ganti leeteuk buat jadi dj Dan Ada jonghyun sama Jungshin disitu! Jonghyun blg ideal typenya dia tingginya 165 cm Dan eunhyuk bilang Krystal tingginya 165 cm! <<<<<3 jadi ga 100% random ihihhi

    So far I love it, penasaran sama apa hubungannya mamanya Krystal sama jonghyun deh, update soon yaaaa

    • Oh iya chingu? Aku yang bikin malah ngga tau sama sekali –“, aku emang Burning Soul yang ngga gaul (?)
      Gomawoyo untuk infonya ^^

  3. kyaaaaaaaaaaa ada apa itu dengan eommanya krystal ??? kaya ga mau kalo jonghyun yg di foto itu muncul lg. hmmmm
    jangan2 jonghyun ma krystal pernah ada kisah masa lalu nih…
    penasaran nih. lanjutlah.

  4. Jonghyunnnnn perhatian banget
    Tapi itu kenapa ibunya krystal ada fotonya ya?? Apa jgn2 1 bapak beda ibu lagi neh ma krystal *sok tau*

    Lanjut….penasaran

  5. ngiri abis lihat Jonghyun yang perhatian banget sama Krystal T.T

    aduh, makin penasaran.
    sebenarnya ada hubungan apa sih Krystal & Jonghyun itu?
    kenapa nyokapnya Krystal kenal sama Jonghyun?

    update very very very soooooon!😀

  6. YEEE!!
    Jonghyun mulai prhatian sma Krystal , & Krystal suka sma jonghyun…😀😀😀

    kira2 jonghyun spa nya youngmi ya?

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s