SoL : Falling In Love [chapther 1]

skuel  School Of Love : BoyFriend ( 1 – 5 )

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja.

Note :  biar nggak bingung baca dulu  School of Love : Boyfriend [1-5]

 

Sayumi berlari kecil sambil sesekali melirik jam di pergelangan tangan. Lima menit lagi bel bunyi. Arrgghh gara2 semalem asyik nonton dvd jadi bangun kesiangan dech. Udah gitu Kim pamannya nggak ngebangunin pula. Jadilah pagi2 olahraga lari gerutu Sayumi dengan nafas cepat

“ Bruuummmm .. “ sebuah motor menghalangi langkah Sayumi.

“ Kajja naik, bentar lagi gerbang di tutup .” kata pengendara motor sambil membuka sedikit kaca helmnya. Senyum Sayumi mengembang lebar.

“ JongHyuuuunnn kau dewa penolongku .” kata Sayumi girang sambil langsung naik dan spontan memeluk pinggang JongHyun yang langsung tancap gas ke sekolah.

“ Aigooo kalian nyaris saja telat .”  kata MinHyuk menyapa saat JongHyun dan Sayumi beriringan masuk. Untunglah songsaengnim belum datang.

“ Kau sudah ngerjain pe er Yumi ?.” tanya MinHyuk begitu Sayumi meletakkan pantat di bangkunya.

“ Haahh pee r ? .. Astaga , aku lupa !!! Siaaall pasti bakal di suruh keluar nih .” kata Sayumi panik, untuk mengerjakan sekarang jelas tak sempat karena ketukan sepatu highheels songsaengnim Boomi sudah terdengar di koridor. JongHyun di seberang meja menjulurkan lidah sambil mulutnya komat kamit tanpa suara berkata “ R A S A I N “ Sayumi meleletkan lidah sambil mendelik galak.

“ Nih aku bikin dobel…., aku tau kau bakal nggak ngerjain pe er keasikan nonton dvd itu “ kata JungShin menyodorkan 3 lembar folio berisi deretan angka pe er  Fisika.

“ Huaaaaahhhh JungShin kau dewa penolongku .” kata Sayumi dengan mata berbinar menerima lembaran kertas itu. JungShin hanya tersenyum tipis, ..

“ Huaaaa kau dewa penolongku ? .. huh ada berapa banyak dewa baginya .” guman JongHyun sedikit kekhi menirukan logat Sayumi, karena pagi tadi Sayumi juga menyebut dirinya sebagai dewa penolong. Di liriknya Sayumi yang kini asyik memandangi lembaran tugas Fisika pemberian JungShin, sesaat Sayumi menoleh dan menjulurkan lidahnya lagi sambil melambai2kan kertas pe er saat mendapati JongHyun sedang menatapnya.

 

 

“ Menurutmu bagus nggak dvd yang kupinjamkan itu ?.” tanya JungShin menyodok punggung Sayumi dengan pinsil saat yeoja itu tak keluar kelas pada jam istirahat.

“ Tuampaannnn … “ jawab Sayumi seraya berbalik menghadap JungShin yg duduk dibelakangnya.

“ Haahh .. kau bilang JungShin tampan ?.” celetuk MinHyuk yang sudah bergabung dengan mereka berdua.

“ Bukan JungShin , tapi WonBin cast utama film itu .” MinHyuk berOhh ria.

“ Tapi JungShin kalau di lihat2 juga tampan kok … “ lanjut Sayumi membuat cengiran MinHyuk terhenti jadi melongo.

“Ahh .. ahaaaaa … arrasoooo .. kau naksir JungShin ya ?.” goda MinHyuk.

“ Naksir ? .. sepertinya belum tuh. Tapi emang beneran lho, kalau di cermati kau tampan juga Shin .” kata Sayumi sambil memegang muka JungShin dan dihadapkan ke wajahnya seolah sedang mengamati sesuatu. JungShin hanya gelagapan mendapat perlakuan seperti itu.

“ Aisshh kau ini … “ JungShin menyentakkan jemari Sayumi dari wajahnya, sesaat paras Sayumi berubah namun kemudian normal lagi.

“ Kalau menurutmu aku tampan juga nggak ?.” tanya MinHyuk menyodorkan mukanya.

“ Kau tampan sekalii .. imut2 kaya bayi .” jawab Sayumi sambil tertawa seraya mencubit kedua pipi MinHyuk yang langsung berteriak kesakitan. Tawa ketiganya membahana membuat beberapa siswa yang tidak keluar kelas langsung menoleh ingin tahu.

“ Ciihh selalu suka  cari perhatian dia .” gerutu Hyunah kesal melihat JungShin tertawa lebar bersama Sayumi. Sudah lama Hyunah naksir JungShin namun sejak kejadian dia membully Sayumi tempo hari, JungShin malah semakin menjauhinya. Biasanya sih memang tidak dekat tapi JungShin tak menghindar saat diajak ngobrol. Sekarang boro2 ngobrol, disapapun JungShin tak pernah menjawab.

“ Lama2 aku muak melihat tingkah yeoja itu. JungShin dan MinHyuk seperti kena pelet saja .” timpal Krystal.

“ Ah sudahlah kita kekantin aja. Daripada eneg ngeliat yeoja satu itu .” tukas Jessica menengahi kedua temannya yang sewot. Sementara yeoja yang jadi bahan omongan tetap asyik ketawa ketiwi di pojok kelas.

 

***

 

“ Kau tidak pulang Yumi ?.” tanya JungShin melihat Sayumi masih saja duduk santai di bangku malas yang sengaja di tempatkan pada Rumah Kaca (rumah pembibitan tanaman klub Botani – baca SoL Boyfriend). Sementara tugas piket mereka untuk hari ini sudah selesai.

“ Tanggung Shin, sejam lagi aku mau ke hall .”

“ Ngapain ?.”

“Aku ikut klub karate juga. Mulainya sejam lagi, kalau aku pulang trus balik lagi ke sekolah nggak efektif. Mendingan aku tunggu di sini aja.” JungShin mengerutkan kening sambil terus membersihkan sisa sampah.

“ Sebenernya kau ikut berapa klub sih ?. Sepertinya kemarin sama anak2 teater, trus kemarinnya lagi kau ikut kelas memasak .. apa kau tidak capek sehari-harian ada kegiatan melulu.” Tak ada jawaban yang terdengar. JungShin menoleh kearah bangku dan dilihat Sayumi tak bergerak.

“ Benar2 yeoja serampangan, bisa2nya tidur di sembarang tempat.” kata JungShin tersenyum menghampiri Sayumi dan melihat yeoja itu tertidur dengan pulasnya padahal mereka baru saja ngobrol. JungShin menutup tirai atap Rumah Kaca agar sinar matahari yang terik tidak langsung mengenai tubuh Sayumi, suasana menjadi redup dan sunyi. Hanya desah nafas teratur Sayumi yang terdengar layaknya irama.

 

 

JongHyun membuka pintu Rumah Kaca dengan perlahan, dikerjapkan matanya untuk menyesuaikan refleksi cahaya di ruangan ini yang lebih redup daripada saat di luar tadi. Di balik rumpun anggrek nampak sepasang kaki yang tergantung lemas.

“ Benar – benar masih tidur dia ?.” JongHyun menghampiri Sayumi yang masih terlelap dalam buaian mimpinya. Dipandanginya sosok Sayumi yang pulas itu, entah kenapa jantungnya jadi berdegup tak karuan. Sesaat tubuh Sayumi bergerak hingga rambut panjangnya menutup sebagian wajah. JongHyun berlutut disisi Sayumi dan menyibakkan rambut itu dengan perlahan takut membangunkan. Ditatapnya lekat bibir merah Sayumi…, pipi halusnya…, hidungnya yang mancung dan tiba2 kedua mata berbulu lentik yang semula tertutup itu terbuka. Tatapan JongHyun beradu dengan Sayumi yang kaget melihatnya..

“ YAA Jonghyunie .. Apa yang kau lakukan HAH !! “ bentak Sayumi membuat JongHyun spontan berdiri.

“ Ani .. aku hanya ingin membangunkanmu saja. Tapi melihatmu tidur pulas seperti itu rasanya jadi nggak tega .”

“ Jeongmaaaaalll … apakah kau tadi tak berniat untuk menciumku ?.” goda Sayumi sambil tersenyum lebar kala melihat muka JongHyun memerah.

“ Ciihh ge er amat sih kau ini. Cepat cuci muka sana, tuh ilermu belepotan di pipi.” Sayumi memonyongkan bibirnya dan bergegas ke kamar mandi.

 

 

“ Kenapa kau tahu aku tidur di Rumah Kaca ?.” tanya Sayumi pada JongHyun saat mereka beriringan menuju hall.

“ JungShin yang memberitahu. Dia sms dan bilang kau tidur di sana sambil nunggu jadwal klub karate.”

“ Aishh anak itu … kenapa tadi aku tak dibangunkan saja olehnya, malah di tinggal pulang .” gerutu Sayumi sedikit kesal pada JungShin meninggalkannya sendiri di Rumah Kaca. JongHyun hanya angkat bahu.

 

 

“ OSHH sensai .” sapa Onew menundukkan badan sedikit begitu JongHyun dan Sayumi masuk hall. Beberapa siswa berpakaian takagi (baju karate) juga menyapa mereka.

“ OSHH .” balas JongHyun. (OSHH = sapaan dlm Karate ) (Sensai = Guru, walaupun umur sebaya tapi jika tingkat kepadaian melebihi yg lain maka di panggil SENSAI)

“ Sensai … hmmm harusnya aku juga di panggil sensai juga .” guman Sayumi seraya bergabung dengan karateka lain setelah mengganti seragam sekolahnya.

“ Apa yang barusan kau bilang Yumi ?.” tanya Amber saat melihat mulut Sayumi komat kamit.

“ Ani .. aku hanya agak kegerahan saja kok eonni .” Amber adalah kakak kelas mereka. Dia adalah atlet cewek andalan Georgeus High School dan karena terjatuh di kamar mandi membuat pergelangan kaki Amber terkilir hingga saat ini dia masih memakai kruk. Walau begitu Amber tetap menyempatkan diri datang ke Hall walau hanya sekedar melihat teman2nya latihan.

“ Perkenalkan , dia Sayumi anggota baru kita .” kata JongHyun memperkenalkan Sayumi pada yang lain, walaupun sebenarnya beberapa orang sudah tahu siapa Sayumi tapi baru kali ini Sayumi menjadi anggota resmi klub Karate.

“ OSH …. Sayumi imnida. Mohon bimbingannya .”

“ Kau sebenarnya sudah OBI apa Yumi ?.” tanya Taecyon menyela, dia masih ingat saat Sayumi mematahkan tendangannya tempo hari . ( OBI = Sabuk yang membedakan tingkatan dlm karate/judo/tae kwon do dgn urutan paling rendah warna putih , kuning , hijau, biru, coklat dan hitam kemudian hitam ada tingkatan lagi DAN I , II , III , IV dst hingga MASTER )

“ Ehh .. apakah OBI ku waktu di Jepang juga berlaku disini ?.” Sayumi balik tanya sambil memandang JongHyun yang notabene mempunyai tingkatan paling tinggi ber OBI Hitam.

“ Hmm jika kau bisa menunjukkan ijazah OBI mu, kurasa tak perlu mengulang lagi dari putih. Lagi pula kurasa kau sudah lebih tinggi dari itu .”

“ Wahh .. Kupikir aku tak akan ikut klub karate lagi disini jadi semua ijazah kutinggal .” Sayumi garuk2 kepalanya

“ Tapi nggak apa dech aku pakai OBI putih, lagian kan ini olahraga jadi nggak begitu penting mau pakai OBI apa. Kajja .. kita mulai saja latihannya Sensai ..” kata Sayumi santai.

 

 

“ Hyun .. kau lihat gerakannya …” bisik Amber di pinggir hall seraya menatap sosok Sayumi yang tengah melakukan gerakan jurus bersama anggota yang lain.

“ Hmm .. aku tahu. Dia pernah mengalahkan Taecyon tempo hari .”

“ Aku mendengar cerita itu tapi baru kali ini aku benar2 melihat gerakannya yang lincah dan bertenaga itu. Tapi kudengar setelah itu kau mengalahkannya .. ?.”

“ Lebih tepatnya saat itu dia tak bersungguh2 melawanku. Entahlah jika dia benar2 serius sparing denganku mungkin aku yang akan kalah .. atau paling tidak kami seri .”

“ Jinjaa .. sehebat itu kah anak itu ?.”

“ Ne .. kurasa kau kini punya saingan Nonna .” Amber tergelak mendengarnya .

“ Aku malah senang tau … kini ada penggantiku di GHS ini. Aku sudah kelas 3 Hyun jadi mesti konsentrasi pada ujian kelulusan , apalagi sekarang kakiku terkilir begini. Jadi .. kurasa dia kandidat tepat untuk wakil klub kita di PORSENI  tahun ini .” JongHyun hanya tersenyum menanggapi ucapan Amber.

“ Kita lihat saja nanti Nonna .. apakah dia memang pantas menjadi wakil sekolah kita.” Sementara itu di tengah Hall terdengar teriakan keras Sayumi saat membanting tubuh Onew pada matras.

“ Ne .. kita lihat saja Hyun .” Amber tersenyum lebar dan menyikut lengan JongHyun yang matanya tak lepas dari sosok Sayumi yang kini sedang menduduki punggung Onew sambil tertawa lepas.

 

***

 

“ Yumi …. “

“ Ne Kim … Ada apa ? “ jawab Sayumi seraya terus menyendokkan sup jamur kegearannya. Makan malam hari ini sangat lezat.

“ Kudengar kau resmi ikut klub karate ?.” tanya Kim paman Sayumi yang juga kepala sekolah Georgeus High School. ( Baca SoL : Boyfriend jika ingin tahu kenapa Sayumi lancang hanya memanggil pamannya dengan KIM tanpa embel2  paman)

“ Hmm… iyak betul. Waeyoo ?.” Kim tak langsung menjawab, dipandanginya keponakan yang dengan lahap menyantap masakan buatannya.

“ Aku harus bilang ke eommamu atau kau bilang sendiri ?.”

“ Kim … kau mengancamku ya ?.” Sayumi meletakkan sendok dan menatap tajam paman yang hanya beda umur 7 tahun darinya itu.

“ Aku tidak mengancamu Yumi. Tapi kau harus ingat apa pesan eommamu padamu. Kau tahu .. noonaku sudah menitipkan kau padaku dengan serentetan syarat yang harus kau patuhi….., ”

” Aku tak pernah mengecewakan dia Yumi. Dan kurasa kau juga tak ingin mengecewakan eomma appamu lagi setelah apa yang kau lakukan di Jepang sebelum pindah kemari kan ?.” kata Kim panjang lebar. Sayumi menghela nafas panjang dan lama terdiam mendengar ucapan pamannya itu.

“ Sebenarnya kau juga tahu kan Kim .. kejadian itu memang  tak bisa dihindari. Aku tidak bersalah ..  semua adalah resiko. Kau tak berhak mengingatkan hal itu lagi . Dan jika kau ingin mengadu pada eomma .. silahkan saja. Terserah padamu .” kata Sayumi dingin dan beranjak pergi ke kamarnya di lantai dua meninggalkan sang paman yang hanya bisa mengusap muka kebingungan.

Entah apa yang  harus di katakannya pada sang kakak jika bertanya anaknya  melakukan kegiatan apa saja di sekolah,   Kim tak ingin berbohong tapi dalam hati kecil dia tahu. Sayumi keponakannya tidak bersalah. Ya .. Sayumi benar. Dia tidak bersalah karena semua hal yang di lakukan mengandung sebuah resiko. Bahkan mungkin menjadi resiko yang paling buruk.

 

 

tbc

 

14 thoughts on “SoL : Falling In Love [chapther 1]

  1. horeeeeeeee akhirnya skuel nya nongol juga ..
    asyiikk asyiikk ..
    eh eh tapi , itu si Yumi dulu di jepang kenapa tuh ?
    di SoL Boyefriend juga nggak di jelaskan knapa pindah ke korea
    deuu authornya DAEBAK .. sudah bikin gue penasarn

    #lanjutannya jangan lama ya On

  2. wah eon tau amat ttg karate .. saya juga pernah ikut karate lho tp waktu smp dulu
    jd bayangin kalo Sayumi itu adalah saya … kekeke
    lanjut thor🙂

  3. Woow ..
    Ini dia FF yang ku tunggu2 ..
    Akhir nya nongol juga ..

    Makin penasaran nie,,sebenarnya ada apa sih ampe’ sayumi hrus pindah ke korea??

    Jonghyun suka sayumi yagh,,ayo kejar ..
    Aku juga penasaran nie eonn,,ntar sapa yg bakal dipilih yumi ..
    Saling bersaing deh ..
    Ayo Hyun,,hwaiting !!

  4. wuuuaaaahhh,,,,,penasaran,,,penasaran,,,penasaran…..
    aduh,,, eonni,, jangan bikin penasaran terus dong….
    apa masalah yumi waktu di jepang eonni….
    sayumi juga sebenarnya obi apa? apa jangan-jangan hitam?

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s