LOVE IS PAIN PART 3

 

Author:                Nirmala @nirmalaandana

Length:                 Captered

Genre:                  Romance, Family

Rating:                  PG-13

Main Cast:           Lee Jonghyun

Krystal Jung

Other Cast:         Sulli

Lizzy

Youngmi (OCs, Krystal’s mother)

Shinwoo (OCs, Jonghyun’s father)

Disclaimer:          FF ini murni ide milik author, terinspirasi setelah baca novelnya Ilana Tan yang Autumn in Paris. No plagiat pokoknya.

Note: Part 3 telah muncul huahahahahahhahahaha, wahai BOICE dan readers merapatlah huahahahahahha *oke author mulai gila* Happy reading all ^^ Don’t forget to like and comment😀

***

 

Krystal POV

Aku menatap pemandangan di depan rumahku dengan bosan. Hari ini aku tidak masuk sekolah, tentu saja karena kecelakaan kemarin. Aku kembali membaringkan badanku di ranjang lalu menarik selimut sampai ke mukaku. ‘Lee Jonghyun, sedang apa dia?’ tiba-tiba kalimat itu melintas dipikiranku. Kutatap layar ponselku, berharap ada telfon darinya. Pabo! Bagaimana dia bisa menelfonku, bahkan ia tidak punya nomer ponselku. Tiba-tiba ponselku berbunyi, ada pesan masuk.

From: 0756903xxx

Krystal, ini aku Jonghyun. Hari ini songsaenim meminta kelas kita untuk mengadakan tugas biologi berpasangan. Aku bilang kalau kau yang jadi pasanganku. Sekarang aku sudah diperjalanan menuju rumahmu, bahan-bahan untuk praktek biologinya juga sudah kubawa.

 

Aku meloncat kegirangan lalu meringis kesakitan karena lututku yang masih nyeri ini. Aku segera mengganti piyama yang kupakai dengan kaos biru muda dan celana jeans selutut. Tidak lama kemudian, bel rumahku berbunyi.

“Biar aku yang buka eomma!” aku menuruni tangga hati-hati lalu membuka pintu. Kulihat Jonghyun berdiri didepan rumahku sambil membawa sebuah tanaman, dan alat-alat lainnya.

“Annyeong. Bagaimana lututmu?” ucap Jonghyun sambil menunjuk lututku dengan dagunya.

“Sudah baikan. Sekali lagi, gomawo karena pertolonganmu kemarin” jawabku lalu tersenyum. Aku segera mempersilahkan Jonghyun masuk. Aku juga menjelaskan pada eommaku bahwa Jonghyun datang ke rumah untuk mengerjakan tugas kelompok bersama.

“Baiklah, apa yang harus kita kerjakan?” tanyaku lalu duduk di karpet ruang tengah rumahku dengan hati-hati.

“Mengamati pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tanaman ini” ujar Jonghyun sambil mengeluarkan semua alat kerjanya. Aku mengangguk-angguk tanda mengerti.

Pekerjaan kami akhirnya dimulai. Mulai dari mengukur tinggi batang tanaman, ukuran daun, kami lakukan dengan teliti. Saat aku sedang memotong bagian batang tumbuhan untuk dibandingkan dengan batang yang lain tiba-tiba….

“Aaaww!” tidak sengaja tanganku terluka. Jonghyun segera menoleh lalu refleks mengemut jariku yang terluka, aku hanya bengong.

“Ya! Kau ini bagaimana sih, kenapa bisa terluka seperti ini?” ia segera mengeluarkan plester dari tasnya dan melilitkannya di tanganku. Tiba-tiba eomma datang dengan tatapan bingung.

“Ada apa? Kenapa tadi kau berteriak Krystal?” eomma bertanya kebingungan. Aku segera menyembunyikan tanganku dibalik punggungku.

“Anniyo. Tadi hanya ada semut merah yang hampir menggigit tanganku” ucapku lalu nyengir. Eommaku hanya mengernyit dan segera berlalu. Jonghyun menatapku sinis dan kubalas tatapannya dengan cengiran lebar.

***

Akhirnya pekerjaan biologi kami selesai. Jonghyun pamit pulang dengan mobilnya lalu pergi. Aku memandangi plester yang Jonghyun lilitkan di jari telunjukku. Tanpa sadar aku tersenyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi.

Dua hari lagi festival akan diadakan, dan aku sudah membulatkan tekad bahwa pada festival nanti aku akan datang.

***

Krystal POV end

Jonghyun POV

Hari ini Festival akan digelar. Aku sudah yakin bahwa Krystal pasti tidak akan datang karena sakit, namun dugaanku salah…

Kulihat yeoja itu sedang berjalan tertatih-tatih melewati koridor. Aku segera berlari kecil dan menghampirinya.

“Kau nekat datang?” tanyaku. Ia kaget melihat kehadiranku lalu tersenyum dan mengangguk. Aku menjitak kepalanya.

“Ya! Jonghyun kenapa kau tiba-tiba menjitakku?!” protes Krystal lalu mengelus-elus kepalanya yang sakit.

“Siapa suruh bandel dan nekat masuk sekolah padahal kau masih sakit” ledekku. Ia cemberut lalu melangkah memasuki kelas. Aku mengikutinya dari belakang.

“Festival kira-kira selesai jam berapa?” tanyaku lalu duduk di kursiku. Ia tidak menjawab dan masih saja cemberut.

“Jam 8 malam” ucapnya dingin. Rupanya ia marah.

“Hei, kau marah?” tanyaku sambil menatap matanya dalam-dalam. Ia menghindari kontak mata denganku lalu duduk dan mengambil buku matematikanya.

“Baiklah terserah kau saja” aku segera mengambil komikku dari laci dan memasang headset di telingaku.

***

Jonghyun POV end

Author POV

‘kenapa namja ini sangat tidak pekaa?’ gumam Krystal dalam hati melihat Jonghyun yang membiarkan ia marah tanpa minta maaf sedikitpun. Krystal jadi marah-marah sendiri. Tiba-tiba Sulli dan Lizzy datang mengampirinya.

“Krystal! Kenapa kau sudah masuk sekolah?” Sulli bertanya dengan tatapan bingung. Lizzy ikut mengangguk.

“Aku bosan dirumah, lagipula hari ini kan Festival digelar jadi aku usahakan agar aku bisa datang sekarang” ucap Krystal lalu tersenyum.

***

Akhirnya Festival selesai. Walaupun saat Festival dilangsungkan Krystal lebih banyak duduk dan tidak banyak melakukan apa-apa, tapi semuanya merasa bahwa kerja keras para panitia Festival sudah terbayarkan dengan digelarnya Festival dengan baik. Krystal tersenyum gembira lalu berjalan pelan menuju gerbang sekolah.

“Krystal! Kau yakin bahwa kau akan pulang naik bis?” Sulli datang sambil menatap Krystal khawatir.

“Ne, Sulli. Memangnya kenapa?” Krystal menjawabnya sambil tersenyum. Sulli mendecak lalu menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kau ini benar-benar keras kepala ya! Sudah kubilang supaya kau ikut naik mobil saja denganku, nanti Sungyeol oppa juga akan menjemput kita” bujuk Sulli. Tapi Krystal menggeleng.

“Aku tidak ingin merepotkan, sudahlah pulang sana” ucap Krystal halus. Sulli masih belum yakin tapi Krystal memaksanya pulang duluan. Sulli pun berlalu.

Sesampainya di luar sekolah, Krystal melihat mobil sport warna hitam yang sangat dikenalnya. ‘Mobilnya Jonghyun? Bukankan dia tidak datang ke festival?’ gumam Krystal. Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang.

“Kau bilang acaranya selesai jam 8, lihat sudah jam berapa sekarang” Jonghyun mengagetkannya lalu menatap arlojinya. Lagi-lagi Krystal dibuatnya bengong. Kejutan apa lagi ini?

“Ka..kauu… kenapa ada disini?” ucap Krystal kaget. Jonghyun tertawa geli.

“Kenapa kau melihatku seperti itu hah? Memangnya tidak boleh aku menjemputmu? Lagipula lihat kakimu itu! Kau masih terluka tapi nekat akan naik bus di halte nanti” ucap Jonghyun membuat Krystal terkesiap.

“Sudahlah, ayo naik!” Jonghyun membukakan pintu depan untuk Krystal. Dengan ragu-ragu Krystal pun masuk.

Jonghyun tidak langsung mengantar Krystal ke rumahnya, namun malah memarkirkan mobilnya di sebuah taman. Jonghyun menurunkan jok mobilnya agar bisa leluasa melihat ribuan bintang malam ini. Tak lupa ia buka juga atap mobilnya. Krystal bengong.

“Menyenderlah seperti yang aku lakukan, pemandangan malam ini sangat luar biasa” ucap Jonghyun tanpa melepaskan tatapannya dari ribuan bintang di langit. Krystal pun melakukannya tanpa banyak protes.

“Omo! Daebak! Indah sekali!” Krystal kagum dengan ribuan bintang yang ia lihat malam ini. Jonghyun menoleh dan menatap Krystal dalam-dalam namun Krystal tidak sadar itu.

“Kau suka?” tanya Jonghyun tanpa melepaskan tatapannya dari wajah Krystal. Krystal mengangguk senang sambil terus memandangi bintang.

“Mana bintang yang paling kau sukai?” tanya Jonghyun masih sambil menatap wajah Krystal. Krystal berpikir sebentar lalu menunjuk.

“Itu! Bintang yang paling terang dan dikelilingi banyak bintang kecil itu! Dia yang paling indah!” Krystal menjawabnya sambil menunjuk-nunjuk bintang yang dia maksud. Jonghyun mengangguk mengerti.

“Kalau bintang itu berubah menjadi aku, apa kau akan tetap suka?” tanya Jonghyun tiba-tiba. Krystal terkesiap kaget lalu menatap wajah Jonghyun yang kini sedang menatapnya dalam-dalam. Krystal jadi salah tingkah.

“M..maksudmu?” Krystal bertanya gugup. Tapi Jonghyun tidak menjawabnya. Mereka bertatapan lama sekali, sampai akhirnya Jonghyun membuka suara.

“Aku baru saja mengenalmu. Kita baru berkenalan beberapa hari namun aku merasa sudah mengenalmu lama sekali dan…”

Jonghyun mengeluarkan sebuah kotak kecil lalu membuka isinya. Isinya adalah kue tiramissu kecil berbentuk persegi yang bertuliskan….

‘Do you want to be my Girlfriend?’

Krystal merasakan matanya sekarang panas. Ia akan menangis. Dan tanpa dikomando, butir-butir bening itu membasahi matanya sekarang. Tidak ada yang pernah berbuat semanis ini padanya, sampai hari ini datang. Ia menatap Jonghyun, bingung mau berkata apa. Jonghyun menatapnya lurus-lurus menunggu jawaban.

“Yes I do…” semua kata-kata itu meluncur tak terkendali melalu mulut Krystal. Jonghyun tersenyum manis lalu menarik Krystal kedalam pelukannya. Krystal membalas pelukan Jonghyun dengan memeluknya kuat dan menangis.

“Hei! Kenapa kau malah menangis seperti ini?” Jonghyun melepaskan pelukannya lalu menghapus butir-butir bening itu dari wajah Krystal. Krystal menggeleng lalu menghapus air matanya dengan punggung tangannya.

“Tidak ada yang pernah berbuat semanis ini kepadaku. Gomawo…” ucap Krystal lalu tersenyum. Jonghyun mengangguk lalu menarik Krystal lagi kedalam pelukannya lalu mengelus rambut Krystal.

“Kita pulang sekarang, aku akan mengantarmu” ucap Jonghyun setelah melepaskan pelukannya, lalu menjalankan mobilnya. Akhirnya mereka sampai di rumah Krystal.

“Hati-hati Jonghyun” Krystal turun dari mobil dan melambaikan tangannya. Jonghyun membalasnya dengan senyuman. Malam ini kakinya terasa tidak sakit lagi. Mungkinkan ini semua terjadi karena Jonghyun tadi? Krystal hanya tersenyum sendiri, dan masuk ke rumahnya.

“Kenapa kau pulang sangat malam Krystal? Sudah tau kau sedang sakit sekarang” ternyata eommanya telah menunggu di ruang tamu. Krystal nyengir lalu kabur ke kamarnya.

***

Jonghyun pun sampai dirumahnya. Besar dan sepi. Tiba tiba….

“Kenapa kau pulang larut malam?” Appanya datang sambil memegang secangkir kopi. Jonghyun menoleh.

“Apa kau pernah peduli padaku? Apa pernah?” Jonghyun tersenyum sinis lalu berjalan menuju kamarnya, dan membanting pintunya. Ia segera menghempaskan tubuhnya di kasur empuk miliknya. Setidaknya sekarang ia punya Krystal, yeojachingunya yang sangat ia sayangi…

***

Author POV end

Youngmi POV

Aku melihat Krystal pulang dengan diantar oleh Jonghyun. Jantungku berdetak kencang. Aku harus benar-benar menghubungi laki-laki itu menanyakan bahwa apa Lee Jonghyun yang sama dengan yang dulu. Jika iya, Krystal tidak boleh berhubungan dengannya. Tidak boleh.

Aku segera membuka ponselku. Kucari nama lelaki itu di contact, dan untungnya nomornya belum aku hapus. Semoga ia juga belum mengganti nomornya.

“Yeobseyo..” laki-laki itu mengangkat telfonnya. Hatiku mencelos mendengar suaranya lagi.

“Ha..halo… kau masih ingat aku?” tanyaku hati-hati.

“Ne, waeyo Youngmi?” sekali lagi hatiku terasa perih mendengarnya menyebut namaku.

“Bisakah besok kau bertemu di cafe tempat kita bertemu dulu?” tanyaku pelan lalu menunggu jawabannya.

“Ne, aku bisa. Jam berapa?”

“Jam 10 pagi. Jangan lupa” ucapku lalu menutup telfon.

***

(Keesokan harinya)

Aku sudah sampai di cafe yang aku maksud, tidak lama kemudian dia datang.

“Ada apa Youngmi?” tanyanya sambil duduk dihadapanku. Aku tersenyum.

“Bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu” ujarku basa basi.

“Baik. Langsung kepada pokok permasalahan, kenapa tiba-tiba kau ingin menemuiku?” tanyanya tak sabar. Aku segera menjelaskan tentang hal yang selama ini sangat menggangguku.

Dan semuanya kini tidak bias lagi. Sekarang aku dan Shinwoo tau bahwa Krystal dan Jonghyun, keduanya memiliki ayah yang sama….

***

Youngmi POV end

 

TBC

 

Uwaaaaaaaaaa bagaimana part 3 ini? Jelekkah? Atau ada kemajuan? Part 4 akan dipublish secepatnya. Comment dan like yaaa jangan lupaaa😀

14 thoughts on “LOVE IS PAIN PART 3

  1. OMG……
    i never think that JH n Kristal saudaraan…..
    but ceritanya makin seru aja…
    kira2 kelanjutanx gimana ya?….
    penasaran banget…..
    waiting for the next chapter….
    jangan2 lama-lama ya…..
    dah nggak sabar baca kelanjutan ceritanya…

  2. aw. .aw. .
    pas part 2 kmrn aq dh ada firasat klo JH n krystal saudara,tapi aq gk yakin,mlh jd beneran. ,makin penasaran sma klnjutannya. . smg aj gk sad ending ya thor. . 🙂

  3. Aiissh jong hyun so sweet bgt. ,

    .hmmp trnyta bnar jonghyun ma krystal sodara.n
    .jadi pnasaran
    okke lnjut jngan lama”
    author: tetap berkarya

  4. kyaaaaaaa ternyata. aduhhhhh…
    yang d part sebelumnya eomma krystal khawatir jg kan.
    aihhh siapa yaoumi itu ? teman kecilnya kah ?
    aihhh satu bapak. cobaan dimulai.
    lanjut deh author

  5. Lah,,ntar gimana donx si Krystal n Jonghyun oppa??
    Kasian,,mereka baru aja bersatu ..

    Chingu,,aku suka bgt loh waktu Jonghyun nembak Krystal ..
    Sumpah itu so sweet bgt ..
    Aku jadi ngiri ..
    Hee ..

    Part berikut nya di bumbuin dgn yg so sweet2 yagh,,biar berasa ..
    (*waa,reader kurang ajar nie suka ngatur2)
    PLAAK .. Ditampar ma author nya ..

    Hehe ..

    Ditunggu yagh part selanjutnya ..
    Up date soon ..

  6. melting pas baca kata-kata romantis Jonghyun pas lagi ngelihat bintang >.<

    tuh kan, ternyata mereka sodaraan.
    waduh! jadi gimana dong?
    haram ya hubungannya Jonghyun dan Krystal nanti?
    mudah-mudahan nggak sad ending😦

    tapi kok part ini kurang panjang ya?
    part selanjutnya harus lebih panjang lagi ya thor! hoho😀

  7. jonghyun nya… beuh.. pas dia ngeluarin kotak, kukira cincin. tapi mana mungkin.. dan akhirnya kue tiramisu!! oke oke, romantis. “Kalau bintang itu berubah menjadi aku, apa kau akan tetap suka?” eih… raja gombal dasar! well, so far so good nih thor ^^ tapi next panjangin ya

  8. YEEE!!!😀
    Jonghyun sma Krystal dah resmi pacaran , tpi agak sdh jg sih klo mreka trnyta pnya ayah yg sma..

    Makin mnarik aja🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s