Star

 

Author : Vanni (Na Hyunjung)

Rating : PG -13

Length : One Shot

Genre : Romance, Family, Friendship

Cast : Na Hyunjung(OCs), Kang Minhyuk

Other Cast : Lee Jonghyun

Disclaimer : Hyunjung punya keluarganya, dibilang punya saya juga blh.. #PLAK Minhyuk punya keluarga dan Tuhannya.

Note : Ini FF pertamaku disini, semoga kalian suka. Comment dibutuhkan, biar bisa benerin kesalahan kesalahan yang ada. Btw, FF ini udah pernah dipublish di WP pribadi aku. http://www.shinmagnae.com Yang mau lebih mengenal saya, bisa Follow twitter saya @Special9798

Happy Reading! Enjoy it!!

***

 

Seorang lelaki membawa sebuah Kamera. Ia berada di sebuah Mercusuar, Ia sedang memotret pemandangan Laut dari atas mercusuar. Ia memiliki hobi Fotografi. Dan, ini adalah salah satu Objeknya yang bagus.

“Joah!”Kata namja tersebut, setelah melihat hasil potretannya.

Lalu, Ia segera turun dari mercusuar tersebut. Ia menaiki sepedanya, lalu menuju kembali ke Hotel.

Namja’s POV

Dia lagi!

“Oppa, Annyeong..”Kata seorang yeoja, diiringi seulas senyum.

Aku menghiraukannya, lalu masuk kedalam kamar Hotelku.

L-O-V-E GIRL (Nae soneul japgo Fly)

L-O-V-E GIRL (Nareul mitgo Fly High)

L-O-V-E BOY (Yes we can Fly to the sky)

L-O-V-E BOY (I will take you there Baby)

Hpku berdering, tanda Telepon.

“Yeoboseyo..”

“…….”

“Ah, Ne.. Aku akan segera kesana..”

“….”

“Arasso..”

Jonghyun Hyung, mengajakku pergi ke Café. Ia bilang, Kalau Ia ingin mengenalkanku pada Yeodongsaengnya yang bernama Shin Hyunjung. Segera saja aku bergegas ke Café, dengan menaiki sepedaku.

***

Hyunjung’s POV

“Oppa.. Mana Hyuk oppa? Aku sudah tak sabar ingin bertemu. Pasti Ia sangat keren sekarang..”Kataku.

“Sabar.. Ia sedang dalam perjalanan kesini. Untung saja Ia sudah Hafal, jalan di Busan. Kalau tidak, Oppa harus repot menjemputnya.”Kata Jonghyun Oppa.

“Haha.. Hyuk Oppa pasti cepat hafal..”Kataku.

Saat aku melihat keluar Café…

‘Minhyuk Oppa!!’Batinku.

Kulihat Minhyuk Oppa masuk ke Café, dan… menghampiri tempat dudukku.

Minhyuk’s POV

‘Ah, Itu dia Jonghyun Hyung!’Batinku.

‘Eh, Yeoja itu… mengapa bisa satu meja dengan Jonghyun hyung?! Perasaanku mulai tidak enak..’Batinku.

“Jonghyun Hyung!!”Panggilku, lalu menghampirinya dan memeluknya.

“Ne, Minhyuk-ah..”Balas Jonghyun Hyung, sambil membalas pelukkanku.

“Kukira kau akan tersesat.. haha..”Tambah Jonghyun Hyung.

“Andwae.. Aku akan meminta Hyung untuk menjemputku.. haha..”Kataku.

“Haha.. Aku tak akan membantumu.. Haha.. arasso.. ehm, Minhyuk-ah.. Ini Hyunjung.. Kau tak merindukannya?”Tanya Jonghyun Hyung.

‘Hyunjung?! Jinjjayo?! Yeoja menyebalkan ini.. Hyunjung?!’Batinku.

“H-Hyunjung? Jadi,… Kau..”Kataku, tak percaya.

“Wah, jadi ini Hyuk Oppa? Uwaaa… Neomu Hengbokhaesseo…”Kata Hyunjung, sambil melompat-lompat kecil.

“Wae? Ada yang salah dengan Hyunjung..? dan, juga.. kau Hyunjung… jangan seperti anak kecil. Malu.. Kita telah diperhatikan Orang-orang..”Kata Jonghyun Hyung.

“Ehm, A-Aniyo.. hanya saja.. Ia yang selalu membuntutiku selama disini..”Kataku.

“Haha.. Jinjjayo,Hyunjung-ah..?”Tanya Jonghyun Hyung, tak percaya.

“Ehm, Ne.. Aku tak percaya kalau ternyata Minhyuk Oppa adalah Hyuk Oppa… Karna, sejak kecil aku memanggil Minhyuk oppa dengan sebutan Hyuk Oppa. Dan, juga.. Aku sudah 14 tahun… Wah, bayangkan.. 14 tahun! Itu bukan waktu yang sebentar, dan Hyuk Oppa berubah banyak..”Kata Hyunjung sumringah.

“Haha.. Jinjjayo? Baiklah, Kalian mengobrolah dulu.. Aku harus bertemu dengan Temanku, Minhyuk-ah.. sementara Hyunjung kutitip padamu. Gwenchana?”Tanya Jonghyun Hyung.

“A-Ah, Ne..”Kataku, berpura-pura setuju.

“Kalau begitu, aku pergi dulu.. Annyeong..”Kata Jonghyun Hyung, lalu pergi.

No One’s POV

Tak ada yang memulai pembicaraan. Akhirnya, Hyunjung angkat bicara.

“Ehm, Oppa.. jika Oppa, keberatan dengan perkataan Jonghyun Oppa. Aku pulang sendiri saja, gwenchana..”Kata Hyunjung.

“Ehm, Ani.. Jonghyun Hyung sudah menitipkanmu padaku. Aku harus bertanggung jawab pada Tugas yang ditujukan padaku.”Kata Minhyuk.

“Oh, ehm, Arasso..”Kata Hyunjung, Canggung.

“ehm, jadi.. apakah mau menunggu Jonghyun Hyung di kamar Hotelku. Kuharap, kau tak berpikiran Negatif..”Kata Minhyuk.

“Ah, arasso..”Jawab Hyunjung.

Akhirnya, mereka memilih menuju ke Hotel Minhyuk.

“Aku tak memakai Mobil ataupun motor.. Aku hanya menggunakan Sepeda. Gwenchanayo?”Tanya Minhyuk, Canggung.

“Ah, ne.. Gwenchana. Lagipula, Sepeda lebih bagus.. Untuk mengurangi Polusi udara..”Kata Hyunjung, sembari tersenyum.

“Baiklah, Ayo naik..”Kata Minhyuk.

“Ah, Ne..”Jawab Hyunjung, lalu naik ke sepeda.

Akhirnya, Minhyuk mengayuh sepedanya. Karna, Hyunjung jarang dibonceng sepeda. Ia takut akan terjatuh, dan Reflek memeluk Minhyuk. Minhyuk bingung, apakah Hyunjung merasa tidak nyaman.

“Gwenchanayo?”Tanya Minhyuk

“Ah, ne.. Hanya saja, aku jarang dibonceng sepeda. Aku.. Takut terjatuh..”Kata Hyunjung.

“Tenang saja, kau tak akan terjatuh..”Kata Minhyuk.

Hyunjung yang telah menyukai Minhyuk, mencoba untuk menyenderkan kepalanya kepunggung Minhyuk. Dan, Akhirnya berhasil.

Ia merasa sangat bahagia, Ia merasa sangat bahagia. Walaupun Ia memenangkan Lotre, Ia pasti lebih bahagia saat Ia dapat bersender di punggung seseorang yang Ia sukai.

“Kita sampai..”Kata Minhyuk, menyadarkan kenyamanan Hyunjung dipunggung Minhyuk.

“Ah, Ne..”Jawab Hyunjung, lalu turun dari sepeda.

“Kajja..”Kata Minhyuk.

Minhyukpun membuka pintu kamar hotelnya, dan masuk.

‘Wah…. Aku dapat masuk kekamar Minhyuk Oppa!!! Neomu Hengbokhae!!’Batin Hyunjung.

“Wah, Benar-benar bersih..”Kata Hyunjung.

“Duduklah.., Kau mau minum apa??”Tanya Minhyuk.

“Ehm, Air mineral saja..”Kata Hyunjung.

Lalu, Minhyuk menuju dapur kamar Hotelnya dan mengambil 2 buah botol air mineral dari kulkas. Dan, kembali keruang tamu kamar hotelnya.

“Ini..”Kata Minhyuk, sambil memberikan Sebotol air mineral.

“Gomawo..”Kata Hyunjung, lalu meminum Air tersebut.

Minhyukpun melakukan hal yang sama, hanya saja. Ia langsung menghabiskan setengah botol air mineral tersebut.

“Wah, Oppa.. Kurasa kau memang sangat haus,ya?”Tanya Hyunjung.

“Ani.. Biasa saja.. Air mineral bagiku sangat menyehatkan..”Kata Minhyuk.

“Ah, kalau begitu kapan-kapan akan kubawakan Oppa, satu kotak air mineral..”Kata Hyunjung.

“Tidak seperti itu juga..”Kata Minhyuk.

“Haha.. ne..”Jawab Hyunjung.

Minhyuk’s POV

Tak sengaja aku melihat kalung yang melingkar di leher Hyunjung. Itu…

-FLASHBACK : ON-

14 tahun yang lalu…

“Tutup matamu..”Kataku.

“Baiklah..”Jawab Hyunjung.

“Jangan mengintip yah..”Kataku.

“Ne..”Jawabnya.

Akupun memasangkan Kalung berliontin bintang.

“Nah, sekarang.. kau dapat membuka matamu..”Kataku.

Iapun membuka matanya, Dan melihat kebawah. Bermaksud melihat pemberianku.

“Wah.. Oppa… Yeppuda…”Katanya.

“Joah?”Tanyaku.

“Ne, jeongmal joahaeyo.. Gomawoyo,oppa..”Katanya.

“Cheonmaneyo..”Kataku, diiringi senyum.

-FLASHBACK : OFF-

‘Kalung.. pemberianku.. Ia masih memakainya..’Batinku.

“Oppa.. gwenchana??”Tanya Hyunjung, sambil melambaikan tangannya di depan wajahku.

“Ah, N-ne..”Kataku, tersadar dari lamunan.

“Gwenchanayo?”Tanyanya.

“Ah, ne.. gwenchana.. ehm, apakah kau.. ingin menonton TV ?”Tanyaku.

“Ah, boleh saja..”Katanya.

Akhirnya, aku menyalakan Televisi. Iapun menonton.

‘Apa yang harus kulakukan sekarang!?’Batinku.

Hyunjung’s POV

‘Ottokhae?! Suasananya canggung sekali!!’Batinku.

Tiba-tiba Minhyuk Oppa angkat bicara.

“Ehm, Hyunjung.. Apakah itu kalung pemberianku??”Tanya Minhyuk Oppa.

“Ah, Ehm, Ne.. hehe.. Kau mengingatnya,Oppa?”Kataku.

“Tentu saja.. Tapi, kukira kau telah membuangnya atau.. alasan lain…”Kata Minhyuk Oppa.

“Haha.. aku tak mungkin membuangnya.. Inikan kenang-kenangan dari Oppa, sebelum berpindah ke Seoul..”Kata Hyunjung.

“Kukira kau telah melupakannya..”Kata Minhyuk Oppa, menggaruk kepalanya yang tak gatal sama sekali.

“Andwae!! Aku tak akan melupakannya.. Bagiku, ini.. benda yang berharga..”Kataku.

“Jinjjayo?”Tanyanya.

“Ne.. bagi Oppa ini benda yang biasa saja ya?”Tanyaku.

“Ehm.. Tidak juga.. karna, aku masih mengingat, bagaimana aku dapat membelinya.. Yaitu, dengan menabung selama 2 bulan..”Katanya.

‘Ternyata, Ia hanya mengingat bagaimana Ia membelinya.. Aku terlalu banyak berharap..’Batinku.

“Ah, geurae..”Kataku.

Minhyuk’s POV

‘Ani..!! menurutku, itu bukan benda yang biasa saja! Aku bahagia, mengetahui kau masih menyimpannya dan menganggapnya benda yang berharga.. Mianhae, Hyunjung-ah.. Bibirku kelu untuk menyatakan bahwa benda itu juga berharga bagiku.’Batinku.

Suasana kembali hening. Aku terlalu canggung, untuk memulai pembicaraan.

TING TONG!!

“Chakkamanyo..”Kataku.

“Ah, ne..”Jawabnya.

Akupun segera membuka pintu.

“Ah, Jonghyun Hyung..”Kataku.

“Ne.. Mana Hyunjung? Kurasa, kami harus kembali kerumah..”Katanya.

“Oh, arasso.. masuklah dulu, Hyung..”Ajakku.

“Ne..”Jawabnya.

Akhirnya, Iapun masuk.

“Hyunjung-ah.. Kajja..”Kata Jonghyun Hyung.

“Ah, Ne.. Ehm, Kalau begitu Aku pulang dulu, Gomawo Oppa.. Annyeonggeseyo..”Kata Hyunjung, sambil membungkuk sedikit.

“Ah, Ne.. Cheon.. Hati-hati Hyung..”Kataku.

“Ah, Ne.., gomawoyo, Minhyuk-ah..”Katanya.

Lalu, merekapun pergi.

‘An-Andwae!! Pasti Hyunjung sakit hati mendengar perkataanku tadi!! Aku harus meminta maaf..’Batinku.

Akupun mengejarnya, ternyata mereka telah sampai di Basement Hotel.

Segera saja, aku menaiki Lift.

Akupun takut terlambat, maka menelepon Jonghyun Hyung.

Hyunjung’s POV

Di Mobil

Oetoriya Oetoriya, Ddaridiriddaradu
Oetoriya Oetoriya, Ddaridiriddaradu
Oetoriya Oetoriya, Sarange seulpeohago
Sarange nunmuljitneun oetori

“Yeoboseyo..”Kata Jonghyun Hyung, mengangkat Telepon.

“…”

“Ne? Wae? Ya! Yoboseyo?? Yoboseyo??”Tanya Jonghyun Oppa, bingung.

“Oppa, Nugu?”Tanyaku.

“Minhyuk..”Jawabnya.

“Minhyuk Oppa? Waeyo??”Tanyaku.

“Ia bilang, Jangan pergi dulu..”Katanya.

“Ah.. wae?”Tanyaku.

“Molla..”Jawabnya.

‘Minhyuk Oppa, menahan kami? Waeyo??’Batinku.

Minhyuk’s POV

Tak lama aku sampai di Basement.

‘Aigo!! Dimana Mobil Jonghyun Hyung!’Batinku.

Tiba-tiba lampu dari sebuah mobil BMW berwarna hitam, menyala.

‘Pasti yang itu!’Batinku.

Akupun segera berlari ke mobil tersebut, dan Jonghyun Hyung keluar dari mobil tersebut.

“Minhyuk-ah.. waeyo??”Tanya Jonghyun Hyung.

“Bisakahhh.. akuuh.. berbicaraahh.. dengannnhh Hyunjunghh…?”Tanyaku, dengan nafas tak beraturan.

“Aigo, Minhyuk-ah.. sepertinya ini hal yang sangat penting. Tentu saja boleh..”Kata Jonghyun Hyung.

Jonghyun Hyungpun masuk mobil, lalu Hyunjungpun keluar dari mobil tersebut.

“Minhyuk Oppa..? Jaljinaesseoyo? Waeyo?”Tanya Hyunjung.

“Ah, Hyunjung.. Mianhae… Jalmothaesseoyo..”Kataku, sambil memegang bahunya.

“Ah, w-wae? Oppa, tak memiliki kesalahan..”Kata Hyunjung bingung.

“Mianhae, Hyunjung-ah.. Kalung itu.. menurutku, itu bukan benda yang biasa saja! Aku bahagia, mengetahui kau masih menyimpannya dan menganggapnya benda yang berharga.. Mianhae, Hyunjung-ah.. Bibirku kelu untuk menyatakan bahwa benda itu juga berharga bagiku.”Kataku, lalu memeluknya.

“O-Oppa.. Gwenchana.. Jeongmal gwenchana.. Aku tak apa-apa.. Lagipula, aku terlalu banyak menaruh harapan pada Oppa.. semenjak, oppa berpindah ke Seoul. Aku tak sedikitpun berniat melupakan, Oppa. Makanya, Kalung inipun tak akan kubuang ataupun dengan alasan yang lainnya..”Katanya, matanya mulai berkaca-kaca.

Akupun mempererat pelukanku.

“Berharaplah sepuasmu, Hyunjung-ah.. Aku akan mewujudkan harapanmu padaku..”Kataku.

“O-Oppa.. andwae.. Oppakan, tak berharap padaku..”Katanya.

“Siapa yang bilang begitu??”Tanyaku, lalu melepas pelukan.

“Ehm, Aku..”Jawabnya.

“Hehe.. baboya..”Kataku, lalu mengacak pelan rambutnya.

“Tolong dengar kata-kataku dengan baik.. Aku seorang namja bernama Minhyuk yang bertemu dengan seorang yeoja 14 tahun yang lalu. Dan, sampai saat ini aku tetap menyukainya. Dan, sangat merindukannya. Aku sangat bahagia mengetahui, kalau hadiah yang kuberikan padanya.. masih Ia simpan.. dan, Ia berkata kalau hadiah itu sangat berharga. Padahal awalnya, Ia yeoja yang selalu membuntutiku selama di sini. Dan, aku semakin kaget, kalau Ia…”Belum selesai perkataanku.

Hyunjung dengan tiba-tiba memelukku. Akupun yang awalnya terkejut, langsung membalas pelukannya.

“Kalau Ia, adalah Yeoja yang kurindukan selama ini… Saranghae, Hyunjung-ah..”Bisikku, tepat ditelinganya.

“Nado, Oppa.. Nado saranghae..”Kata Hyunjung.

***

2 Minggu kemudian.

At Seoul, 09AM KST

L-O-V-E GIRL (Nae soneul japgo Fly)

L-O-V-E GIRL (Nareul mitgo Fly High)

L-O-V-E BOY (Yes we can Fly to the sky)

L-O-V-E BOY (I will take you there Baby)

“Yeoboseyo?? Ne.. Oppa sudah dijalan.. Tunggu ya..”Kataku.

“…”

“Arasso..”Jawabku, lalu memutus sambungan telepon.

Hari ini Hyunjung datang ke Seoul. Ia bermaksud untuk menghabiskan liburannya di Seoul. Dan, tentu saja aku yang menemaninya. Jonghyun hyung menitipkannya padaku.

Incheon Airport

Aku segera menuju, terminal kedatangan. Lalu, kutelepon Hyunjung.

“Yeoboseyo.. Neo odie?”Tanyaku.

Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku, dan berbisik.

“Right here..”Bisik Orang tersebut.

Saat menoleh.

“H-Hyunjung-ah..”Kataku.

“Haha.. Aigo, Oppa.. Jeongmal bogoshipoyo..”Katanya, lalu memelukku.

“Ne.. Nado.. Baiklah, nanti saja kangen-kangennya.. Jeongmal begophayo.. Kajja! Lets Eat, breakfast..”Kataku, lalu melepas pelukan dan merangkulnya.

“Ne..”Jawabnya.

 

THE END

15 thoughts on “Star

  1. Bc ff ini sambil dgr suara Minhyuk di lagu Star, berasa dunia tuh ringaaaaaannnn~ banget karena suaranya Minhyuk itu #apadeh?😀
    Suka^^

  2. Simple tp aku suka. Cerita cintanya bagus. Tp thor,knpa aku malah ngebayangin mukanya yong ya bukannya minhyuk #garuk pala. Abis pertamanya dia foto2 di mercusuar, trus naik sepeda. Ahahaha….

  3. -Hyunjung
    menyenderkan kepalanya
    kepunggung Minhyuk-
    haaaadooh adegan ini sangat memilukan..
    ..saya pngen kya gtu jugaaa..

    ceritanya simple, luar biasaaa keren..
    minhyuk oppa emg
    so~immah banget..

  4. author keren ff nya…
    cerita awalnya mirip adegan yong d heartstring jdi bayangin yong bukan minhyuk…
    tapi keren thor,,, so sweet deh cinta lama bertemu kembali…

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s