I WILL LEARN WITH YOU

#author: Fatki/ Fatki_chulliez

#length: one shoot

#genre: romance, friendship,

#rating: PG-13

#MAIN CAST#

  • JANG SONG EUN
  • LEE JUNGSHIN

#OTHER CAST#

  • LEE HYUK JAE a.ka Eunhyuk
  • YOO EUN HEE
  • LEE JONGHYUN
  • CHO MINHAE
  • KANG MINHYUK
  • KIM HYE NA
  • JUNG YONGHWA

#disclaimer:

Annyeong yeorobun, teman teman boice semua!!! *tebar senyuman ala minhyuk*. Aku post ff sekuel dari ff yang judulny “my burning is my love”. Sekarang cast utamanya adalah Lee Jungshin!! Horeeee!!!!! Tadinya urutan cerita ini mau sesuai sama kode nama mereka, kemarin kan cast utamanya jonghyun dan berarti sekarang harusnya minhyuk kan? Kenapa malah jadi jungshin? Soalnya ceritanya Jonghyun sama jungshin itu nyambung. Saling berhubungan. Jadi yang part jungshin aku post duluan deh.

#note:

Nggak terinspirasi  dari apa apa. Cuma ngebayangin aja lucu kaliya kalo ada klub mading yang bikin artikel tiap bulan itu itu mulu….. sampai akhirnya mereka pacaran sama orang yang mereka bikinin artikel.

Mohon maaf kalo banyak kata kata yang nggak dimengerti. Hehehe….. komentar boice semua sangat membantuku. Jadi tolong ya kritik saran jangan lupa. Oh ya!! bagi boice yang mau kenalan sama aku bisa follow di twitter @fatki_chulliez #promosi. Selamat membaca😀

 

 

******************

          Seorang yeoja berambut seleher berjalan menuju deretan loker loker. Lalu setelah itu dia membuka salah satu loker dengan jepit rambutnya dan menyelipkan sebuah kertas. Setelah selesai, diapun pergi

*****************

“sekarang Eun Hee berduaan terus ya sama Jonghyun” celetuk Minhae lalu setelah itu dia meneguk kembali gelas berisi jus mangga kesukaannya itu

“yaiyalah….. mereka kan udah pacaran, Minhae. Pabo!” seru Hye Na

Aku hanya tersenyum mendengar perkataan dua sahabatku itu. akupun menengok ke belakang. Kulihat Eun Hee sedang asik bersama Jonghyun. Dan sekarang kami hanya duduk bertiga tanpa Eun Hee

“biar saja. biar mereka senang senang dulu. nanti juga lama kelamaan Eun hee kembali ke kita” seruku

***********************

          Seorang yeoja berambut seleher memperhatikan sesuatu dari jauh. Ternyata yang dia perhatikan adalah seorang namja dan yeoja yang sedang berduaan

“tapi waktu itu kau cemburu kan saat aku boncengan sama Minhyuk” seru si yeoja

“iya iya…. Kau tahu saat aku megang kamera, hampir saja kameranya jatuh. Aku gemetaran karena marah kau berdua dengan minhyuk” ujar si namja

“hahahahaha…… dasar” seru si yeoja sambil menyikut pelan lengan si namja

Si namjapun menuju deretan loker dan dia membuka salah satu loker itu. tapi tiba tiba jatuh selembar kertas. Dengan seksama dia baca kertas itu

“itu apa?” tanya si yeoja

“ah… biasa…… surat dari fans” seru si namja. Lalu dia buru buru memasukan kertas itu kedalam saku celananya. Dan bergegas menutup lokernya

“kkaja!!!! Ayo kubonceng kau” seru si namja sambil merangkul si yeoja dan merekapun pergi

Yeoja yang berambut seleher yang-memperhatikan-mereka, diapun pergi dari tempat persembunyiannya sambil berjalan gontai

“kurasa kau sudah bahagia, Lee Jonghyun” serunya

*************************

“kita harus cari pacar!!!” seru Hye Na semangat

“issshh…. Kau ini apa apaan sih” kata Minhae sambil menimpuk Hye Na dengan bantal guling

“aku kesal!!! Kenapa dunia tak adil. Kenapa bukan aku yang pacaran dengan yonghwa” kesal Hye Na sambil guling guling ditempat tidurku

“ya!!! kim hye na! nanti berantakan” kesalku

“hehehe… mianhae..” seru Hye Na sambil cengengesan

Ya, kami. Aku-hye Na-minhae dan juga ada Eun Hee. Kami adalah anggota club mading. Tapi kami paling sering menulis artikel tentang band sekolah kami. C.N BLUE. Ya, namanya C.N BLUE. Terdiri atas 4 namja yang punya daya tarik tersendiri. Ada Jung Yonghwa sang vocalis, rapper+gitaris. Dia yang paling Hye Na sukai. Lalu ada Lee Jonghyun, gitaris yang merangkap sebagai vocalis juga. Ada Lee Jungshin yang memegang bass. Dan terakhir ada Kang Minhyuk di drummer. Awalnya hanya sekedar iseng saja nulis artikel tentang mereka, tapi artikel kami banyak dapat pujian hingga akhirnya kami terus menulis artikel tentang mereka. Tapi bulan ini kami akan break sementara

“kalau Song Eun kan gampang punya pacar. Teman laki lakinya kan banyak. Ada Eunhyuk, yesung, G.O, haduh banyak deh. Song Eun tinggal pilih salah satu dari mereka. Gampang kan?? Lah aku? mana ada yang suka sama aku” seru Hye Na

“ada. Itu si Jungsoo Sonsaengnim kan suka sama kamu” celetuk Minhae

“ya!!! dia itu udah sonsaengnim. Udah tua. Nggak mungkin aku bisa balas perasaannya. Kalau masih mudah juga sih mau” ujar Hye Na

Ohiya! Aku kan banyak teman lelaki. Benar juga apa kata Hye Na kita harus cari pacar. Kalau Minhae, dia kan anaknya baik hati, perhatian dan unik gitu pasti adalah namja yang suka sama dia. Kalau Hye Na kan ada jungsoo sonsaengnim. Hahahahaha….. ya… aku harus bisa dapat pacar!!! Aku harus bisa!!!

**********************

“Jang Song Eun!!!!” teriak seseorang memanggilku. Aku segera menoleh kebelakang

“oh… annyeong!!!” sapaku padanya

“kau baik baik saja kan? Bagaimana kabarmu?” tanyanya padaku

“aku baik baik saja kok. Kau?” tanyaku balik padanya

“aku juga baik baik saja” jawabnya

Tiba tiba dia mengeluarkan kertas dari saku celananya

“terima kasih atas ucapannya. Tapi maksudnya ini apa?” tanyanya padaku sambil memberikan kertas itu

“aku Cuma bersyukur kau bisa dapat yang lebih baik dari aku. aku bersyukur yang kau pilih dia. Chukkae!!!” ujarku sambil tersenyum lalu mengambil kertas itu dan mengepalnya

“apa aku akan merusak persahabatan kalian? Aku janji aku yang akan pergi jika itu terjadi” ujarnya

“aniya!!! Tidak akan ada yang berubah, tidak akan ada yang merusak persahabatan aku dan dia” jawabku

“apa kau masih mengharapkanku??” tanyanya. Aku terdiam. Jujur aku tak bisa jawab apapun

“tidak. Silahkan berbahagia bersamanya. Silahkan bahagia bersama Eun Hee. Aku juga pasti akan bahagia jika lihat Eun Hee terus tersenyum karenamu” ujarku. Aku tak tahu ini dusta atau bukan. Yang pasti hanya kata kata ini yang bisa terlontar dari mulutku

“kita teman kan, Song Eun?” tanyanya padaku. Aku mengangguk sambil tersenyum

Dia lalu mengulurkan tangannya dan aku membalasnya

“Song Eun….. dia pacar sahabatmu ara? Dia pacar Eun Hee, arasseo Jang Song Eun???” batinku

“gomawo…. Aku harap kau bisa menemukan yang lebih baik dariku” ujarnya. Lalu dia berlalu meninggalkanku. Aku hanya bisa melihat punggungnya menjauhiku

Aku berjalan gontai di koridor yang sepi ini. kertas itu terus ku genggam, genggam dan ku genggam

“Song Eun, ayo cepat punya pacar!!!!!!! Song Eun Fighting!!!!” ujarku. Lalu kemudian aku berlari dan beberapa tetes air membasahi pipiku

*******************

“Song Eun, hari ini kau mau jalan sama Eunhyuk??? Kemarin baru aja jalan sama G.O, kemarinnya pergi ke mall bareng anak shuffle yang namanya junsu *ngerti kan junsu siapa kalo ada kata shuffle??*” kata Hye Na sambil geleng geleng

“dia kan temen cowoknya banyak” seru minhae sambil ngegado coklat

“yaudah semoga beruntung ya kawan!!!” kata Hye Na sambil melambai padaku

Aku berjalan sendiri meninggalkan Minhae dan Hye Na. aku sudah siap untuk pergi jalan dengan Eunhyuk. Entahlah ini salah satu bentuk frustasiku atau bukan. Atau karena aku tak bisa move on dari lelaki itu. harusnya aku bisa, sekarang dia kan sudah punya pacar

Aku turun di halte bis dekat namsan tower, Eunhyuk sudah menungguku dipuncak menara. Dia bilang dia mau memberikanku sebuah kejutan. Entahlah apa. Semoga saja membuatku senang hari ini

Akupun berjalan menuju puncak menara namsan. Tapi, pandanganku tertuju pada pasangan kekasih yang sedang bermesraan sambil bergandeng tangan

“bentulkan sweetermu. Nanti kau kedinginan” seru si namja  sambil merapatkan sweeter si yeoja

“ne….” jawab si yeoja

Aku terus memperhatikan mereka, tapi saat si yeoja mengarahkan pandangannya ke arahku aku buru buru segera berbalik kebelakang

“jangan sampai Eun Hee sadar ada aku” seruku dalam hati

Aku segera melangkah pergi berlalu dari mereka. Dadaku sesak entah kenapa. Song eun… ayolah!!! Dia sudah pacaran. Kau tak boleh berharap terus darinya. Song Eun, pacarnya itu sahabatmu. Oke?? Jangan harapkan dia lagi. Kau harus bisa move on. Arasseo Song Eun?

Aku terus berjalan sampai akhirnya aku menemukan Eunhyuk

“hai Eunhyuk!!!” seruku sambil menepuk bahunya

“oh… hai Song Eun!!!” serunya. lalu kamipun cipika cipiki dulu (??)

“sudah lama menunggu ya?” tanyaku basa basi

“aniya….. baru sebentar kok. kau mau tau nggak surprise yang mau aku kasih ke kamu apa???” tanyanya padaku

“apa??” tanyaku dengan mata berbinar. Tapi sayang semua itu hanya acting

“kita akan double date!!!! Seru banget kan????” ujarnya sambil berlonjak lonjak kegirangan

“double date?? Sama siapa??” tanyaku bingung. Dadaku semakin sesak. Jantungku berpuluh puluh kali berdetak lebih cepat. Perasaanku tak enak. Eunhyuk mau ngajakin double date sama siapa

“aku mau ngajakin kamu double date sama pasangan baru dan terheboh disekolah. Sahabatmu Yoo Eun Hee dan pacarnya Lee Jonghyun. Eotte??? Pintarkan ideku??? Jadi kau bisa deh ngerasain double date bareng sahabatmu itu” seru Eunhyuk

“mwo?????” tanyaku bingung

“yeobseyo, kau dimana Jonghyun??? Aku sudah dipuncak menara namsan bareng Song Eun. Cepat kesini” ujar Eunhyuk. Dia ternyata menelpon Jonghyun

“ara ara… cepatlah kemari” seru Eunhyuk. Lalu dia memutuskan hubungan teleponnya

Tanganku gemetar. Tubuhku lemas. Keringatku bercucuran. Disaat seperti ini aku malah double date dengannya?? Kenapa dia mau saja??? apasih maksudnya?? Sungguh aku tak mengerti jalan pikirannya

“Song Eun gwaenchana???” tanya eunhyuk padaku saat menyadari aku hanay diam saja

“gwaenchana…. aku hanya kedinginan saja” seruku padanya

“haduuuhhhh…. Jangan sampai kau demam ya. aku pasti merasa bersalah sekali” serunya

Eunhyuk langsung memberikanku mantel miliknya dan memakaikannya ditubuhku. Lalu dia mengeluarkan sapu tangannya dan mengelapi keringat yang turun dari dahiku

“ehem!!!” seru seseorang dari belakangku. Eunhyuk menghentikkan aktifitasnya

“hai jonghyun!!!” seru eunhyuk. Aku terpaku emndengar eunhyuk menyapa orang itu. perlahan tapi pasti aku menoleh ke belakang. Kudapati sosok itu sambil merangkul sahabatku, Eun Hee

“hai!!!! Kalian disini juga” seruku sambil mengumbar senyuman

“waaaaaahhh…. Seru juga ya kita bisa double date. Song Eun, aku nggak nyangka kau bisa sama Eunhyuk gini” komentar Eun Hee

“ah… ne.. aku juga nggak nyangka dia ngajakin kalian buat double date” seruku

“karena sudah kumpul bagaimana kalau kita jalan jalan???” seru Eunhyuk

“boleh!!!!”

Kamipun berjalan bersama. Eun Hee bersama Jonghyun dan aku bersama Eunhyuk. Eun Hee dan jonghyun tampak bahagia sekali, sementara aku dan Eunhyuk hanya diam saja. aku tak ngobrol dengannya. Tapi dia terus mengumbar senyumnya. Aku jadi merasa bersalah pada Eunhyuk

“Eunhyuk, kau kedinginan?” tanyaku padanya

“aniya… aku malah merasa hangat”serunya lagi sambil tersenyum. lagi lagi tersenyum

“tapi kulitmu memutih begini. Kau pasti kedinginan” seruku. Aku sedikit melirik kearah pasangan Eun Hee dan jonghyun, mereka memperhatikan kami

“aku memang berkulit putih Song Eun -___-“ seru Eunhyuk

“ah.. ne… maaf. Habis aku khawatir padamu” dustaku. Maaf Eunhyuk….. aku benar benar minta maaf

“aaaa!!!! Itu tempatnya gembok cinta. Mau kesana???” ujar Eun Hee tiba tiba

Eun Hee dan Jonghyun menuju kesana, Eunhyuk menarik tanganku untuk mengikuti mereka

“waaaaahh….. sudah berapa juta ya pasangan yang menaruh gemboknya disini” seru Eunhyuk yang terlihat excited

“Eun Hee, bagaimana kalau kita taruh gembok juga disini. Biar hubungan kita langgeng” saran Jonghyun

DEG!!!

Mataku memanas entah kenapa. Hatiku dan otakku berkecamuk hebat. Song Eun tolol!!!! Harusnya kau bisa move on. Harusnya kau bisa terima dia sudah jadi pacar sahabatmu. Song Eun kau tak boleh begini

Mereka, EunHee-jonghyun mengambil dua buah gembok dan menyatukannya jadi satu dan ditaruh dikumpulan gembok gembok yang sudah ada disana. Aku hanya bisa menyaksikan mereka saja. aku tak bisa berkomentar apa apa. Aku tak boleh cemburu. Mereka berhak bahagia.

“ya!!! sudah selesai! Semoga hubunganku dengan Lee Jonghyun langgeng” teriak Eunhee

Lalu mereka berpelukan dan Jonghyun mencium kening Eun Hee. Aku membalikkan badanku. Aku tak kuasa melihat semuanya. Aku tak bisa melihat mereka terus berdua. Aku tak bisa. Semua kenanganku bersamanya terus kuingat. Aku tak bisa lihat mereka terus terusan

“Song Eun, kenapa hanya disini, kita berfoto disana yuk!!!” ajak Eunhyuk

“mianhae… aku mau pulang saja aku tak enak badan” seruku sambil berlalu

Eun Hee, aku juga doakan kau agar langgeng bersamanya. Aku selalu ingin yang terbaik untuk sahabatku. Tapi maaf jika perasaan itu masih ada. Walau hanya sedikit, tapi tetap saja perasaan itu masih ada dan tak bisa kubohongi. Maafkan aku Eun Hee………

*********************

“gwaenchana Eun Hee, aku baik baik saja. aku minta maaf ya tadi aku pergi tiba tiba. Aku benar benar tak enak badan” seruku. Eun Hee menelponku barusan

“harusnya kau bilang saja kau sedang sakit. Kau sekarang dimana?? Cepat pulang ya. aku tak mau terjadi sesuatu padamu. Nanti kalau kau pingsan dijalan gimana??” ujar eun Hee khawatir

“gwaenchana….. aku baik baik saja. sudah lanjutkan saja kencanmu bersama Jonghyun. Bilang ke eunhyuk aku minta maaf ya tak bisa lanjutkan double datenya” seruku

“ne….. get well soon, Song Eun” seru Eun Hee menutup teleponnya

Aku berjalan gontai ditepi jalan. Tanganku menggenggam handphone. Aku bingung mau kemana

Tes! Tes!! Tes!!

Titik air membasahi bajuku. Hujan. Baguslah, air mataku jadi tertutupi oleh hujan. Jadi tak ada yang tau kalau aku sedang menangis. Jadi, tak ada yang bisa melihat air mataku

“Song Eun!!!” panggil seseorang. Aku tak mendegarkan panggilannya

“Song Eun!!!” teriaknya lagi. Terdengar suara itu dari belakangku

“ya!!! Jang Song Eun!!” teriaknya lagi. Kini suaranya disampingku

“ya!! wae????” ujarku ketus sambil menoleh kesamping kiri

“ju….jungshin???”  kagetku saat melihat siapa yang ada disampingku

“hujan nih, ngapain disini?” tanyanya padaku

“bukan urusanmu!” seruku. Aku masih terus berjalan

“kalau lagi patah hati bukan hujan solusinya. Biar bagaimanapun orang masih bisa lihat air matamu” teriak jungshin

Deg!

“aku nggak sedang patah hati kok” seruku sambil menghampirinya

“yaudah jangan marah. Akukan Cuma berpendapat” seru Jungshin sambil garuk garuk kepalanya

Cuma pendapat? Tapi itu beneran Jungshin

“kau mau kemana? Kita berteduh dulu yuk!” ajaknya

Lalu kamipun pergi ke 7eleven yang ada diseberang jalan. Jungshin memarkir sepedanya lalu kamipun masuk kesana untuk berteduh

Aku menuju bangku yang terdapat disana, sementara itu jungshin sedang membeli minuman. Tak berapa lama dia duduk disampingku

“untukmu” serunya sambil menyodorkan segelas minuman hangat

“gomawo” seruku

“kau habis darimana sih? Kok hujan hujanan? Kok pakai mantel tebel banget kayak mantel cowok? Habis kencan ya? terus kencannya gagal ya?” tanya jungshin bertubi tubi

“bukan urusanmu” seruku ketus

Aku baru ingat, aku belum sempat mengembalikan mantelnya Eunhyuk tadi. Ah. Sudahlah besok saja kukembalikannya

“kalau dilihat lihat dari wajahmu sih kau habis kencan tapi gagal. Benar kan aku???” ujar jungshin

“sok tau” ujarku singkat

“atau kau habis diputusin pacarmu??? Atau jangan jangan……….” Jungshin memotong kalimatnya. Aku mengarahkan pandanganku kewajahnya

“atau jangan jangan kau habis melihat mantan pacarmu kencan dengan wanita lain?? Benar kan?? Hahahahaha…. Aku bisa tebak semuanya. Hore!!!!!!” teriak jungshin kegirangan

Jujur itu semua benar, tapi melihat tingkah jungshin aku jadi tidak sedih

“hahahahaha…. Kau ini!!!! kau berbakat jadi pelawak nih” seruku sambil menepuk bahunya

Lalu aku tertawa. Entahlah.. jungshin membuatku sedikit terhibur sepertinya.

************************

“Eunhyuk, maaf kemarin aku pulang duluan. Aku merasa tak enak badan. Aku takut mengganggu acara double datenya. Maaf ya…. ini kukembalikan mantelmu yang kemarin kupinjam” seruku sambil memberikan papperbag berisi mantelnya

“gwaenchana… tapi kau sudah membaik kan? Demam ya?” seru Eunhyuk yang ingin menyentuh dahiku. Tapi aku langsung menepis tangannya

“maaf… aku kembali ke kelas dulu” seruku

“Song Eun!!!” kudengar eunhyuk memanggilku, tapi aku tetap berjalan

Aku berjalan menuju kelasku, saat itu masih pagi dan belum banyak siswa yang datang. Aku melihat Eun Hee dan Jonghyun bergandengan tangan memasuki kelas. Sepertinya mereka baru datang. Batinku. Aku membalikkan badanku dan berjalan kearah yang berlawanan

BRUK!!!!!

Aku menabrak seseorang

“mianhae…” seruku padanya

“gwaenchana..” jawabnya

Lalu aku dan dia berdiri bersamaan. Namja ini tinggi banget, mana kepalanya? batinku. Aku memperhatikan namja itu dan…

“jungshin???” ujarku yang kaget saat tahu yang kutabrak adalah jungshin

“dasar Song Eun, kalo jalan nggak bener” ujarnya

“hehehe…. Mianhae… aku lagi nggak focus” seruku

“jonghyun menyilaukan ya makanya kau tak focus” serunya

“hah???” aku terpaku

“daaaah!!! Aku kekelas dulu ya” serunya sambil menepuk bahuku dan berlari pergi

**********************

“hari ini kita adakan pertukaran  tempat duduk” seru sonsaengnim

“yah…. Sonsaengnim memangnya kita anak TK yang harus diatur tempat duduknya. Kita udah SMA” celetuk teman sekelasku

“tidak ada tapi tapian. Ulangan harian kemarin jawaban kalian banyak yang sama. Salahnya sama semua. sudah ketahuan kan kalian bekerja sama. Tahun depan kalian akan ujian masuk universitas. Hilangkan kebiasaan nyontek kalian!!” ujar sonsaengnim

“oke, kita acak dari absen” seru sonsaengnim

“mau pindah tempat duduk ya… yah…. Jangan sampe dapet sama yang nggak beres” seru Minhae yang duduk sebangku denganku. Aku mengangguk mendengar jawabannya

“Cho Minhae” seru sonsaengnim

“ne??” jawab Eun Hee

“kau duduk dengan Jung Yonghwa” seru sonsaengnim

Aku dan Minhae langsung mengarahkan pandangan pada yonghwa

“kita sebangku” ujar Minhae, yonghwa hanya menunjukkan jempolnya saja. isshh… sok cool banget. Batinku

“semoga kau duduk dengan anak yang baik yah” seru Minhae. Diapun langsung menuju kesampingnya yonghwa, karena kebetulan disampingnya kosong

“Lee Jonghyun” seru sonsaengnim

“kau duduk dengan Jang Song Eun” ujar Sonsaengnim sambil melihat ke arahku

“saya duduk dengan Lee Jonghyun??” tanyaku bingung

“Lee Jonghyun, pindah tempat duduk disamping Jang Song Eun” perintah Sonsaengnim

Kulihat jonghyun menurut dan bergegas menuju ke arahku

“hai” sapanya lalu duduk disampingku. Aku hanya membalasnya dengan senyuman

Aku hanya bisa terdiam. jantungku berdetak seribu kali lebih cepat dari sebelumnya

********************

          Sore itu Minhae dan Hye Na berencana mengerjakan peer bersama dirumahku. Meskipun aku dan Minhae berbeda kelas dengan Hye Na tapi ternyata kami punya tugas yang sama. 1 jam lagi mereka akan datang, berhubung dirumah aku tak punya banyak makanan, jadi aku bergegas pergi kesupermarket terdekat

Setelah membeli makanan aku segera bergegas pulang. 10 menit lagi mereka akan datang. Aku berlari sambil membawa 2 kantong plastic berisi makanan dan minuman.

Karena aku tak mau terlambat sampai rumah aku memotong jalan lewat rumah Eun Hee. Rumahku dan Eun hee dekat hanya beda belokan saja. lagipula aku ingin sekalian menyapanya. Sudah dua kali ada kumpul kumpul dirumahku dia tak ikut dan lebih memilih bersama pacarnya Jonghyun. Aku mengerti bagaimana jadi dia dan aku bahagia dia bisa pacaran dengan jonghyun, orang yang dia memang suka. Beberapa meter aku sampai didepan rumah Eun hee aku langsung menghentikkan langkahku saat melihatnya dengan seseorang. Aku bersembunyi dibalik tiang listrik besar dan aku dengar percakapan mereka

“gomawo untuk hari ini, aku senang sekali” seru Eun Hee

“ne, nado. Cepatlah masuk” seru orang itu

“kau dulu yang pulang aku ingin melihatmu pergi duluan” ujar  Eun Hee

“aniya.. aku ingin kau yang masuk dulu jadi aku bisa menjamin kau benar benar sampai rumah” ujar orang itu

“ya! lee jonghyun!! Ini sudah sampai didepan rumahku. Sudah sana cepat kau yang pulang” kata Eun Hee sambil memasang wajah kesalnya

“ara.. ara…” seru orang yang bernama Jonghyun itu

Jonghyun berbalik badan dan meninggalkan Eun Hee, tiba tiba dia kembali menuju Eun Hee dan mencium pipinya

“saranghae….” Teriak Jonghyun sambil berlari meninggalkan Eun Hee. Kulihat Eun Hee tersenyum bahagia

Dari sini aku hanya bisa diam. Hatiku sudah meledak ledak. Hingga akhirnya tetes tetes air mata mengalir dipipiku. Tubuhku melemas dan aku ambruk. Meskipun begitu aku masih menggenggam kedua plastic belanjaanku. Ingat akan Minhae dan Hye Na aku segera menghapus air mataku dan segera belari pulang. Sambil berlari aku sambil terisak. Aku belum pernah sesedih ini. aku belum pernah menangis sampai seperti ini. hanya melihat adegan barusan kenapa aku menangis seperti ini??

BRAAAAKKK

Aku terhempas dan jatuh dijalan, belanjaanku jatuh berserakan. Kulihat seseorang juga jatuh dihadapanku. Perlahan diapun bangun dan menuju ke arahku

“gwaenchana?” tanyanya sambil mengulurkan tangannya dan membantuku berdiri. Akupun segera berdiri karena dibantunya

Kini didepanku ada seorang namja, bertubuh tinggi dan langsing, rambutnya panjang sepundak. Wajahnya familiar dan dia adalah jungshin, lee jungshin

“kau ini kenapa sih kalau jalan nggak hati hati hah?” tanyanya. Setelah membantuku berdiri, dia membantu membereskan belanjaanku

“nih!” katanya sambil memberikanku 2 kantong plastic berisi belanjaanku

“aku tau hatimu sedang tak bagus tapi pikirkan jugalah tentang keselamatanmu. Kau berlari seenaknya dijalan nanti kalau tertabrak bagaimana hah? Focus dong Song Eun!” ujarnya

Aku hanya terdiam. Air mataku kembali menetes. Aku jadi semakin lemah. Aku tak berani mendongakan kepalaku agar Jungshin lihat mataku yang mungkin sudah sembab ini

“Song Eun??” Jungshin menegurku

“ya!! Song Eun!!!” jungshin mengguncang bahuku

“ya!!! wae???” ujarku ketus dan tanpa sengaja aku mendongak

“omo!! Song Eun, gwaenchana??? neo gwaenchana???” tanya jungshin padaku

“aniyo… aku baik baik saja. maaf, aku harus pulang” seruku. Akupun mulai berjalan meninggalkan jungshin

“sudah dua kali aku melihatmu menangis tanpa sebab dan kau tak mau cerita. Jika aku melihatmu menangis sekali lagi aku akan menciummu!!! Aku akan buat kau tak menangis lagi. Lihat saja!!” teriak Jungshin. Perkataannya hanya kuanggap sebagai candaan saja. akupun terus berlalu meninggalkannya

*******************

          Setelah selesai rapat klub mading aku segera pulang. Sekarang sudah jam 2, tapi aku belum dijemput Han Ahjusshi. Karena bosan aku memutuskan untuk berkeliling sekolah dulu

“Song Eun!!!” teriak seseorang menahan langkahku. Akupun membalikkan badan. Dia berlari menghampiriku

“ada yang ingin kubicarakan padamu” ujarnya padaku

“waeyo?” tanyaku

“neo gwaenchana??” tanyanya

“gwaenchana?? ne.. aku baik baik saja” jawabku

“hanya itu sih yang mau kutanyakan. Aku khawatir padamu. Sejak kita sebangku kau malah menjauhiku. Entahlah mungkin itu hanya perasaanku saja. tapi kenapa sejak itu kita jadi kaku begini. Jungshin kemarin sudah dua kali bertemu denganmu dan disaat kau menangis. Pertama saat kita double date yang kau pulang duluan, kedua saat didekat komplek rumah Eun hee. Apa karena aku?” tanyanya

“emm…. Kenapa kau berpikir seperti itu? sudah tau kan aku orangnya memang begini. Aku memang cuek. Jadi aku bukannya menjauhimu tapi memang ini sifatku. Dasar!!! Jungshin tukang ngadu ya. tidak kok, aku tidak apa apa. Ini bukan karenamu” dustaku. Aku kembali berdusta padanya

“tapi aku merasa kalau itu karena aku. maaf jika saat kita mengakhiri hubungan kita waktu itu tidak dengan cara yang baik baik. aku meninggalkanmu demi keinginanku menjadi gitaris. Aku terlalu ambisius. Sungguh aku minta maaf soal itu. mulai saat itu aku belajar melupakanmu dan focus pada keinginanku. Hingga akhirnya sekarang aku bisa. Jujur aku terkejut saat tau kau adalah sahabatnya Eun Hee. Aku ingin menyapamu kembali, aku ingin seperti dulu, aku ingin hubungan kita baik baik saja tapi aku ingat kau paling benci diungkit masa lalunya. Jika kita kembali akrab dan para sahabatmu bertanya macam macam aku takut kau benci padaku. Song Eun, sekali lagi aku tanya padamu, apa kau baik baik saja? jawab yang jujur, yang kau rasakan sekarang, jika tidak……….” Dia memutus kalimatnya

“jika tidak aku akan putus dari Eun Hee dan kembali padamu. Belajar untuk menerimamu kembali” serunya sambil tertunduk

Aku mengarahkan pandanganku ke atas, menahan agar air mataku tak jatuh. Padahal aku yakin mataku sudah memerah dan berkaca kaca

“aku baik baik saja. tolong jangan putus dari eun Hee. Jika aku boleh jujur, sampai sekarang aku belum bia move on darimu. Setiap aku lihat kau bermesraan dengan Eun Hee, hatiku terasa terguncang, dadaku menyesak dan mataku pedih. Aku bingung dengan semua itu. harusnya aku bisa terima sahabatku pacaran denganmu. Itu hak kalian. Aku hanyalah sekedar mantanmu saja yang tak bisa berbuat apa apa” tuturku. Suaraku bergetar. Air mataku menetes saking tak bisa dibendung

“aku hanya merasa Eun Hee sangatlah beruntung. Dulu saat pacaran denganmu, aku tak banyak jalan jalan denganmu. Skinship kita hanya bergandengan saja. ya, aku tau itu memang sangatlah berbeda. Saat kau pacaran dengan Eun Hee saat SMA, tapi saat denganku waktu SMP. Aku hanya merasa sifatmu berubah. Dulu kau tak begini. Dulu kau juga sama cueknya denganku, tapi sekarang? Kau sangat sangat sangat romantis. Dan sebenarnya aku iri dengan Eun Hee”

“aku hanya merasa sikapmu dengan Eun Hee berbeda waktu saatku denganku dulu. sikapmu sekarang lebih hangat dan romantis. Ya, aku mengerti, dulu kita pacaran saat SMP dan pastinya sikap kita akan jadi semakin dewasa. Jadi tak heran jika kau jauh lebih romantis pada Eun Hee dibanding denganku” aku menghapus air mataku

“Jonghyun…  aku akan belajar untuk move on mulai saat ini. aku akan belajar biar bisa sepertimu yang mampu melupakanku. Kalau perlu aku juga secepatnya cari penggantimu. Jonghyun, aku baik baik saja. gomawo kau sudah mengkhawatirkanku” ujarku

Akupun menepuk bahunya pelan lalu tersenyum padanya. Dan sedetik kemudian aku pergi meninggalkannya

Aku menggenggam tali tas selempangku dengan erat. Air mataku kembali mengucur entah kenapa

GRAP!!!

Tiba tiba seseorang menarikku dan aku kini berada dalam pelukannya. Tubuhnya tinggi, pinggangnya ramping, badannya kurus bahkan dia membungkuk agar bisa memelukku. Kurasakan beberapa helai rambutnya yang panjang itu. aku hanya bisa diam dalam pelukannya yang hangat dan aku tahu siapa dia. Lee jungshin

“yaaa… aku sesak nih” kesalku. Diapun melonggarkan pelukannya

“aku tahu semuanya. Aku dengar semuanya. Aku sudah tau dari awal. Jadi itu alasanku kenapa bertingkah begini” ujarnya

“dari kapan kau tahu hah?” tanyaku

“dari waktu kau naruh surat dilokernya jonghyun. Waktu itu aku tidak sengaja melihatmu. Kenapa coba kalian tak bilang kalau kalian pernah pacaran. Nggak ada yang memarahi kalian kok” jelasnya

“ya!!! sudah lama kau tahu kenapa nggak bilang??? Waktu dinamsan tower jangan bilang kau membuntutiku” selidikku padanya

“namsan tower?? Yang mana? Aku nggak tahu” ujarnya sambil memasang tampang yang sangat meyakinkan kalau dia benar benar nggak tahu

“bagaimana??? Kau mau mulai belajar?” tanya jungshin tiba tiba padaku

“mworago???” tanyaku bingung

“sudah mau mulai belajar melupakan jonghyun? Aku mau kok jadi gurunya. Gimana?” tanyanya lagi. Aku hanya bisa tertawa mendengar ucapannya

“arasseo, kita belajar dari sekarang. Jungshin, sekarang kau pacarku. Kkaja!!!” ujarku sambil mengamit tangannya dan berjalan bersama

Entah jodoh atau memang kebetulan, setiap aku butuh, setiap aku sedih, dan setiap aku menangis selalu ada dia. Lee Jungshin. Pangeran Untouchable. Dan benar, harusnya aku sudah mulai belajar melupakannya. Dia saja bisa masa aku tak bisa. Song Eun Fighting!!

*****************

“Song Eun……” seru Eun Hee sambil menghampiriku yang sibuk menggunting kertas. seminggu lagi artikelku akan dipajang lagi dimading

“chukkae!!! Selamat ya udah pacaran sama Jungshin. Kalau kulihat kalian memang cocok :D” seru Eun Hee sambil merangkulku

“itu hanya kebetulan saja. kebetulan dia menarik dimataku, kujadiin pacar deh” seruku dengan santai

“Song eun…. Aku udah diceritain sama Jonghyun soal kalian waktu dulu. ya, aku tau sekarang kenapa diantara member C.N BLUE jonghyun yang kau pilih. Lagipula jonghyun kan memang cowok baik baik seperti tipe idealmu” seru Eun Hee

“ah…. Dia cerita padamu ternyata. Ya.. kau memang harus tau. Maaf ya aku tak pernah bicara padamu soal ini” ujarku pada Eun Hee

“gwaenchana…. aku mengerti. Sekali lagi chukkae ya!! semoga langgeng sama jungshin. Dia lelaki setia lho. baru pernah pacaran sekali. Ini pacaran yang kedua kalinya sama kamu. Ayo Song Eun kau bisa!!!” Eun Hee menyemangatiku

“hahahaha.. ne… aku sih bisa bisa aja. Tapi dia bisa nggak pendekan dikit” ujarku

Kamipun tertawa bersama. Akhirnya baik aku dan Eun Hee tak ada yang terluka. Aku bersyukur punya namja chingu seperti Jungshin. Untung saja dia tak sefamous yonghwa ataupun minhyuk. Aku nggak bakal deh babak belur kayak Eun Hee waktu itu. dan sekarang aku kasihan dengan Hye Na. pasti dia kembali meraung raung karena aku bisa pacaran dengan jungshin, sedangkan dia dilirik yonghwa mana pernah. Hahahahaha

“Song Eun!!” seseorang memanggilku. Kulihat sesosok namja tinggi diambang pintu

“hai sonsaengnim!!” aku membalas panggilannya. Dia berjalan ke arahku dan kamipun berpelukan

“uuuu… mesra banget nih” seru Eun Hee. Kami berdua hanya tersenyum saja

“hakseng, hari ini jadi kan kita belajar lagi?” tanyanya padaku. Aku mengangguk dan segera berlalu dan meninggalkan Eun hee

“ya!!! Song Eun!! Ini bagaimana??? Song eun!!!!”

 

THE END

5 thoughts on “I WILL LEARN WITH YOU

  1. bagian pertama’a aq bnr2 g nyambung nih,,,,mungkin dah lama jd agak2 lupa part yg abang hyun itu

    ternyata song eun pernah jd’an ma abang hyun gto,,,wawwwwwwwwww
    mungkin jungshin dah tau cerita mereka maka’a jd perhatian gto ya? jd’an ma song eun jg cepet bgt,,,he3 jd pengen

    oke author part yg selanjut’a ditunggu ya
    hwaiting^^

  2. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa *gajelas*
    sumpeeehhh asoy ni ff, bang jungshin lop yu dah *dikepret Jonghyun oppa * kekekekeke~
    cus ke part selanjutnya si akang minhyuk, tunggu coment gajeku yaaa *kabuuuurr
    ^^v

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s