[LombaFF] Pabo-ya and Ahjussi!!

Rating              :           PG-13

Genre               :           Romance

Cast                 :           Choi Ri Ri ( OCs)

Shin Min Ji (OCs)

Kang Min Hyuk

Jung Yong Hwa

Other Cast        :           Lee Jung Shin

Lee Jong Hyun

Note                 : Maaf ya kalau Fanficnya agak gaje, masih pemula masalahnya ^^

Oiya, Fanfic ini terinspirasi karena kehidupanku sehari-hari yang galau banget! Milih orang yang kita bilang sayangi atau milih orang yang menyayangi kita dan membuat kita nyaman.. AAA jadi keinget deh. Pokoknya HapRead aja yah!

 

 

 

“Waaaa!!!” teriak Ri Ri ketika melihat jam waker yang ada disamping tempat tidurnya itu. Jarum-jarum jam mungilnya itu sudah menunjukan pukul 9 pagi.. Waaa!! Ri Ri sudah SANGAT TELAT untuk pergi kuliah. Langsung saja ia masuk ke kamar mandi dan segera ia cuci muka dan lain-lain.

“Oppa!! Kenapa kau tak membangunkanku! Kelasku akan dimulai sebentar lagi!” kata Ri Ri sambil lari terbirit-birit menuruni tangga.

“wah!! Ri Ri sudah bangun! Mianhae tak membangunkanmu… masalahnya aku juga baru bangun.. hehehe” jawab Ji-hoon sambil memakan rotinya.

“ah terserah.. Pali-ya Pali!! Aku sudah telat!” bentak Ri Ri sambil menarik-narik Oppa-nya itu. Ji Hoon hampir saja tersedak karena tarikan maut adiknya itu.

“Hya! Kau tak lihat aku sedang makan?” jawab Ji Hoon sambil menatap rotinya itu. “Lagi pula untuk apa kau menyuruhku untuk cepat? Kau lupa? Mobilku sedang dibengkel! Jadi lebih baik kau cepat pergi ke depan dan tunggu bis jalur tempat kuliahmu itu!” jawab Ji Hoon panjang lebar.

“Ah! Aku lupa.. Mian Oppa. Baiklah, aku akan pergi.. Anyeongsi Oppa!” kata Ri Ri dan langsung berlari keluar..

Ri Ri panic ketika melihat jamnya sudah menunjukan pukul setengah 10! Dan belum ada juga bus Jalur 4 yang stop didepannya. 1 menit.. 2 menit…5 menit.. 15 menit.. dan akhirnya bus itu berhenti didepannya. Dan 15 menit lagi kelas akan dimulai! Ah.. Sial!

Ri Ri pun menaiki bus itu dengan tergesa-gesa, tapi setelah sampai didalam, tempat duduk dibus itu penuh, tak tersisa! Hanya Ri Ri yang berdiri. Ia celingak-celinguk mencari tempat untuk duduk, tapi hasilnya nihil! Tak ada tempat lagi.

Ia pun terdiam melihat laki-laki yang ada disampingnya, dengan posisi duduk tentunya. Namja itu santai, dari wajahnya bisa ditebak kalau namja itu hanya berbeda 1-2 tahun dengannya. Tanpa sadar, ia terus memperhatikankan namja itu. Akhirnya, Namja itu sadar bahwa ia sekarang menjadi Object penglihatan Ri Ri. Sontak, Ri Ri pun mengubah arah pandangnya dan menyembunyikan wajah merahnya.

Namja itu berhenti menatap Ri Ri, tapi.. Namja itu langsung berdiri! Ri Ri yang dari tadi disampingnya jadi terkejut! Namja itu kembali menatap Ri Ri seolah-olah tatapan itu memiliki arti ‘duduklah disini’. Ri Ri tampak tak percaya dan mengangkat telunjuknya dan menaruhnya didadanya dengan arti ‘apakah maksudmu aku?’

Tanpa ba. Bi.. bu.. be.. boo.. Ri Ri langsung saja duduk setelah namja itu menyingkir. Namja itu berdiri juga tanpa ba bi bu be boo.. jadi mereka sama-sama Jaim!. Akhirnya Ri Ri mengalah.. “Ehm.. Ehmm.. Gamsahamida!” katanya sambil menatap Namja itu (Lagi!). Namja itu menatap Ri Ri sekilas, dan kembali lagi menatap kedepan. Cool!! Pikir Ri Ri dalam hati.

~~~~

“Ah.. gara-gara terpesona sama Namja itu, jadi harus kehilangan 1 kelas deh! Ah Pabo-ya! Ri Ri Pabo-ya!” desahnya sambil mengelilingi taman kampusnya itu,

“ya! Kamu memang Pabo Choi Ri Ri!” jawab seseorang dari belakang.

“Hya! Min-Ji Eonnie! Apakah kelasnya sudah selesai?” sahut Ri Ri setelah tau kalau orang yang tadi adalah sahabatnya sendiri, Shin Min-Ji.

“Ya, baru saja! Kenapa kau jadi membolos?” Tanya Min Ji lagi,

“oh, tadi pagi aku telat bangun dan saat aku sudah siap ternyata Oppa tak bisa mengantarku karena mobilnya dibengkel. Jadi aku harus naik bus kesini dan akhirnya telaat deh..” jelas Ri Ri dengan panjang lebar. Eh ternyata si Min Ji tak mendengarkan.. pandangannya tertuju pada seseorang. Eh ralat! Banyak orang!

“hya! Eonnie ya!! Kau mendengarku?” kata Ri Ri kesal karena tak diperhatikan. Ri Ri memang memanggil Min Ji dengan sebutan Eonnie, karena biarpun mereka satu angkatan tapi diantara yang lain diangkatannya, dialah Maknae nya. Dia lebih muda 1 tahun diantara yang lain. Karena itu Ri Ri sering dijuluki Pabo Maknae oleh teman-temannya.

“wahh!! Kyeopta!!” gumam Min Ji sambil terpesona.

Karena penasaran, Ri Ri pun ikut memandangi orang-orang yang Min Ji liat daritadi.

“Ommo!! Itu.. Namja itu!!” seru Ri Ri. Ternyata diantara orang-orang itu ada namja yang menolongnya didalam bi situ. Namja itu terlihat santai. Dan sepertinya namja itu kuliah ditmpat yang sama dengan Ri Ri. Tapi kenapa Ri Ri tak pernah melihatnya ya?

“Eonnie! Apakah kau mengenal mereka?” Tanya Ri Rid an menyadarkan Min Ji dari lamunannya.

“Ne.. aku mengenal mereka!” jawab Min Ji dan masih saja terpesona.

“Tapi apakah mereka kuliah disini? Dan mengapa mereka dikerumuni orang seperti itu?” Tanya Ri Ri lagi dengan penasaran.

“Hya! Ri Ri-ya! Kau sangat Pabo!! Apa kau tidak mengenal mereka?” Tanya Min Ji penuh emosi, Ri Ri hanya bisa menganggung dengan muka polosnya.

“Hya Ri Ri-ya! Bahkan setelah 3 bulan aku mengenalkanku pada artis-artis korea, kau tak ingat mereka?!” Tanya Min Ji berapi-api.

Choi Ri Ri memang baru 4 bulan di Korea, sebelumnya ia tinggal di Amerika bersama orang tuanya, tapi karena Ri Ri hampir tidak bisa bahasa korea, ia pun dipindahkan ke Korea untuk belajar tentang korea. Meskipun ia tak mau, tapi ia terpaksa.

“Mian Eonnie, bukannya aku tak mengingatnya tapi setiap band yang kau kenalkan pasti memiliki banyak personil. Dan sangat susah untuk mengingatnya!” jawab Ri Ri dengan muka memelasnya.

“yah sudahlah.. kau memang Pabo.. Mereka itu CN Blue! Salahsatu band kesukaanku. Mereka pindah kuliah kesini hari ini.” Jelas Min Ji. Ri Ri hanya mengangguk-angguk paham.

“bisakah kau jelaskan lebih detail?! Please Eonnie!!” pinta Ri Ri.

“hah! Kau sangat merepotkan! Kau kira aku google?!” bentak Min Ji.

“Hya! Eonnie!! Tolonglah!” pinta Ri Ri lagi.

“baiklah, dari yang baju biru, itu namanya JungShin.. dia yang paling muda,, lalu sebelahnya yang baju merah, namanya Jonghyun, cakepkan? Dia namjachinguku.. hheheehe” kata Min Ji ngayal!

“Benarkah? Wah Eonnie hebat! Dia memang ganteng..” jawab Ri Ri,, (astaga ternyata Ri Ri benar benar Paboo! -_-a)

“kita lanjutkan! Lalu selanjutnya itu adalah.. hemm.. Aha! Min Hyuk Ssi! Ya namanya Min Hyuk!” lanjut Min Ji.

Saat inilah yang sangat Ri Ri tunggu-tunggu, selanjutnya adalah pangeran Coolnya.. siapa ya namanya??

“nah, yang terakhir itu. YongHwa! Dia terkenal sangat dingin.. tapi entahlah.. aku kurang tau” lanjut Min Ji.. hati Ri Ri pun berbunga-bunga. Ternyata pangeran coolnya itu adalah Yong Hwa.

“Hya Eonnie!! Gamsahamida! Jeongmal jeongmal gamsahamida!” ucap Ri Ri sambil membungkuk beberapa kali.

“Hya! Ada apa denganmu!?” kata Min Ji lagi karena bingung melihat tingkah laku Ri Ri..

“ah.. aniya eonnie! Ayo kita masuk, sbentar lagi kelas dimulai!!” cetus Ri Ri.

“dasar Ri Ri Pabo-ya!” Ejek Min Ji lagi.

“ehmm.. Choi Ri Ri-ya!” panggil Gin Ra sangsamnim yang daritadi berdiri dibelakang Ri Ri

“Nee.. Sangsamnim? Ada apa?” jawab Ri Ri, sambil berbalik kebelakang dan membungkuk hormat.

“bisakah kau menolongku?” pinta Gin Ra sangsamnim dengan tatapan serius

“bukankah saya ada kelas? Dan kelas anda bukan?” Tanya Ri Ri balik.

“Ya.. saya tau..  tapi saya juga tau bahwa kamu sudah sangat pintar pada pelajaran saya. Jadi saya bebaskan kamu.” Kata Gin Ra.

“Jinjayo? Wahh gumowoyo sangsaengnim!” ucap Ri Ri lagi dengan Girang!!

“tapi kau harus membantuku..” pinta Gin Ra

~~~~

Ternyata permintaan Gin Ra sangsaengnim adalah menjaga kelas Joon Oh sangsaengnim!! Joon Oh Sangsaengnim adalah guru bahasa Inggris di kampus ini, Berhubung Joon Oh sedang cuti karena istrinya akan melahirkan, jadi ia menitipkan anak muridnya kepada Gin Ra sangsaengnim, tapi ternyata Gin Ra menitipkannya lagi kepada Ri Ri. Dan bagusnya lagi! Ternyata kelas Joon Oh sangsaengnim adalah kelas sunbae, yaitu kelas senior Ri Ri. Dan menurut gossip yang beredar CN BLUE ADA DI KELAS INI!! Ri Ri pun menjadi kalang kabut dan grogi.

“Ah.. tenang Choi Ri Ri! Mereka tak akan memakanmu! Tenang!” desak Ri Ri sambil berjalan menuju kelas Joon Oh sangsaengnim.

“Astaga Ri Ri!! Tenanglah! Jangan jadi pabo! Kau bisa memanfaatkan ini untuk berterimakasih pada Yong Hwa Sunbae!” gumam Ri Ri lagi. Akhirnya Ri Ri berhasil sampai didepan kelas itu, Ri Ri tambah grogi ketika melihat sunbae-sunbaenya yang sedang asik bermain-main.

Ri Ri pun mengetuk pintu kelas itu, “anyeonghaseyoo! Nega Choi Ri Ri imnida!” kata Ri Ri sambil membungkuk. Orang-orang dikelas itu hanya bisa tercengang karena ada perempuan cantik yang masuk ke kelas mereka.

“oh ne.. choi Ri Ri-ssi.. untuk apa kau disini? Apakah kau tersesat?” Tanya Jung Shin dengan tatapan bingung. Melihat tatapan itu, Ri Ri menjadi tambah Grogi! Ternyata CN BLUE benar-benar dikelas ini.

“Ah.. eh.. ehm.. saya disuruh Gin Ra sangsaengnim untuk kesini. Untuk memberikan tugas dari Joon Ah sangsaengnim..” jawab Ri Ri dengan grogi.

“Ah.. begitu.. apa tugasnya?” Tanya Jonghyun. Wah ternyata ini suara Eonnie namjachingu.. kata Ri Ri dalam hati (tetep aja Pabo)

Ri Ri pun mengambil secarik kertas yang Gin Ra berikan kepadanya. Dan membacakannya didepan semua sunbae. Dan dengan catatan : jika ada pertanyaan, tanyakan pada Ri Ri.

Ia pun duduk dimana para guru sering duduk, dan ditempat duduk itu Ri Ri bisa melihat Yong Hwa sunbae dengan sangat jelas. Wajahnya sangat santai dan cerah. Terlihat sedikit kesedihan di wajahnya..

“Anyeonghaseo Ri Ri-ssi!” sambut orang itu, lamunan Ri Ri pun membuyar.

“ah.. sunbae? anyeong” jawabnya linglung.

“kau tau namaku kan?” tanya orang itu lagi. ah.. pertanyaan itu sungguh memalukan! Ri Ri hanya ingat ia adalah salahsatu dari personil CN BLUE, tapi siapa??? yang dia ingat hanyalah Yong Sunbae.

“ah.. emm.. Jungshin ssi bukan?” jawabnya ragu-ragu..

“hah? Jungshin.. ah aniyaa! Apakah aku terlihat semuda dia?” tanyanya lagi dan dilengkapi dengan senyuman yang sangat membukau,

Ri Ri pun berpikir, tak mungkin bahwa namja ini adalah Jonghyun. Karena Jonghyun adalah pacar Eonnie, dan pacar eonnie bukan namja ini. “Ah.. mianhaeyo Sunbae.. aku tak ingat namamu..” jawab Ri Ri dengan wajah menyesal.

“hahaha, baiklah.. tak apa namaku Kang Min Hyuk, panggil saja Min Hyuk.” Kata min Hyuk dengan manis. A! benar nama namja itu adalah min Hyuk!

“Oh Nee.. sekarang aku ingat.. hehehe mianhae.. oiya, kenapa sunbae disini? Bukankah seharusnya sunbae duduk dan mengerjakan tugas?” Tanya Ri Ri yang sadar bahwa Min Hyuk sekarang ada didepan kelas, bukan ditempat duduknya.

“Oh Nee.. untung kau mengingatkanku… aku hanya ingin bertanya, bisakah kau membantuku mengerjakan ini?” Tanya Min Hyuk sopan. Ri Ri pun mengangguk.

Tak lama, YongHwa berdiri dan berjalan keluar. Dan kelakuan YongHwa itu membuat Ri Ri bingung, “Hya!” panggil Ri Ri pada YongHwa yang masih berada di mulut pintu. YongHwa pun berbalik.

“Ah Mian YongHwa sunbae, tapi Gin Ra sangsaengnim bilang bahwa tak ada yang boleh keluar ruangan sebelum tugasnya selesai.” Jawab Ri Ri ragu-ragu.

“Aku ingin ke toilet, apakah kau ingin aku buang air disini sampai tugasku selesai?” bantah YongHwa dengan sinis dan ketus. Semua orang pun menertawakan Ri Ri, dan YongHwa langsung prig meninggalkan ruangan.

“Apakah dia lupa aku? Kenapa ia sejutek itu?” desah Ri Ri kesal.

“Sudah, biarkan saja dia.. beberapa hari ini dia memang menjadi seperti itu.” Bela Min Hyuk yang daritadi hanya diam.

Ri Ri pun membantu Min Hyuk untuk mengerjakan tugasnya, dan hasilnya.. Min Hyuk mendapatkan nilai A. Ternyata Ri Ri yang pabo bisa pintar bahasa inggris ya! Besoknya, Ri Ri masih saja mencoba untuk mendekati Yong Hwa untuk berterimakasih walaupun ia sudah dicampakan dan dengan cara yang memalukan. Tapi apakah aku harus berterimakasih? Dia saja tak meminta maaf kepadaku? Ah~ jangan berpikiran yang tidak-tidak Ri Ri pikirnya dalam hati.

Hari ini, Ri RI dan Min Hyuk sudah berjanji untuk makan siang bersama, kata Min Hyuk ini sebagai tanda terimakasih karena telah membantunya mendapatkan nilai yang bagus. Karena ini gratis, jadi Ri Ri menerima ajakan itu,

“Sunbae.. Aku tak merasa nyaman..” kata Ri Ri jujur, ketika melihat semua orang dikantin kampusnya itu memperhatikan mereka berdua. Memang beberapa hari ini, Min Hyuk dan Ri Ri menjadi hot gossip karna sering jalan berdua. Tapi mereka berdua sama-sama menolak berita itu. Mereka bilang, mereka hanya berteman.

“Wae? Nanti juga kamu akan terbiasa..” jawab Min Hyuk dengan senyum yang ‘WAW’

Wah senyum sunbae yang ini sangat manis, dan Kyeopta… Ahhh~~ kenapa aku jadi memikirkan Min Hyuk sunbae? Yang harus kupikirkan saat ini adalah Yong Hwa sunbae.

“oiya.. Sunbae.. Bagaimana kabar Yong Sunbae?” Tanya Ri Ri dengan sedikit malu.

“Masih sama seperti hari kemaren. Aku juga tak tau kenapa ia jadi seperti itu.” Jawab Min Hyuk.

“Oh ya.. Ri Ri-ssi.. bisakah kau berhenti memanggilku sunbae? Itu sangat aneh didengar” lanjut Min Hyuk lagi.

“Lalu aku harus panggil apa?”

“panggil aku Oppa!” jawab Min Hyuk lagi dengan pede. Tanpa ragu-ragu, Ri Ri pun tertawa terbahak-bahak, sejak kapan sunbae ini menjadi centil pikirnya.

“Hya! Kenapa kau tertawa? Tak ada yang lucu!” kata Min Hyuk geram.

“hahaha, mianhae.. hanya saja.. sunbae lucu ketika memberi saran. Sunbae terlalu pede!”

“biarin! Yang penting aku lucu Weee!” jawab Min Hyuk sambil menjulurkan lidah,

“hahaha, arraseo arra! Aku tak akan memanggilmu sunbae lagi.. jadi aku akan memanggilmu..” kata Ri Ri sambil mengeluarkan tatapan jahat.

“Ahjussi!” lanjut Ri Ri dan diikuti dengan tawa mengejek,

“Hya! Aku tak setua itu! Sini kamu!” kata Min Hyuk geram. Min Hyuk pun mencoba mendekati Ri Ri untuk menjitaknya. Tapi Ri Ri sudah lebih dahulu pergi berlari meninggalkan kantin dan menghindari Min Hyuk. Padahal mereka sama sekali belum memesan makanan.

~~~~

Kali ini, kelas berikutnya adalah kelas seni music. Dan kelas Ri Ri akan dicampur dengan kelas Sunbae lagi. Ri Ri masih saja suka tertawa sendiri saat ingat kejadian dikantin, sedangkan yang lain sedang sibuk mempersiapkan diri untuk bertemu CN BLUE, ada yang menebalkan bedaknya, ada yang lipstikan, ada yang coba nyanyi (Sumpah! Yang ini untuk apaan?)

Saat mereka masuk ternyata, sunbae-sunbae sudah duluan sampai, semua perempuan dikelas Ri Ri langsung saja teriak-teriak, termasuk Min Ji eonnie. Terkadang Ri Ri bingung, meskipun Min Ji eonnie pacarnya JongHyun sunbae, mengapa Eonnie selalu teriak-teriak ketika melihat JongHyun sunbae..

Atau jangan-jangan Min Ji Eonnie hanya bercanda? Aish! Kenapa aku bisa tertipu!! Ah Eonnie-a!

“Anyeong! Ri Ri-ssi!” sapa JongHyun dari belakang.

“Ah… Sunbae! Anyeong!” balas Ri Ri lagi. Ini adalah kedua kalinya ia berbicara dengan JongHyun Sunbae, dan suaranya dan mukanya tetap saja manis.

“Sedang apa Sunbae disini? Bukankah kelas sunbae dibagian sana?” Tanya Ri Ri lagi sambil menunjuk bagian sebelah kiri kelasnya,

“ah Aniya.. aku hanya ingin menyapa yeojachinguku.” Jawab sunbae itu dengan tatapan mempesona.

Bukankah yang tadi disapanya adalah aku? Berarti aku dong yeojachingunya JongHyun sunbae. Ah Mian Sunbae, aku tak menyukaimu.. aku menyukai Yong Sunbae

“hei! Mengapa kau melamun? Jangan bilang kau mengira bahwa kau yeojachinguku?” tebak JongHyun

“Ah.. eh. Bukannya?” jawab Ri Ri ragu-ragu..

“Hya! Apakah kau lupa? Aku sudah pernah bilangkan bahwa JongHyun namjachinguku? Kau lupa? Dasar pabo!” ejek Min Ji.

“Ommo! Jadi hal itu.. ah.. arraseo.. aku sebaiknya pergi, aku tak ingin diusir karena mengganggu orang berpacaran” jawab Ri Ri tau diri,

Yah.. ternyata eonnie benar-benar yeojachingunya sunbae. Ah~ aku jadi sendiri!

Ri Ri pun meninggalkan mereka berdua dan mencoba mendengarkan sangsaengnim yang sedang menjelaskan alat music. Sebenarnya Ri Ri ingin sekali menghampiri Min Hyuk, tapi ia takut dijitak Min Hyuk gara-gara peristiwa kantin itu.

Kelas pun berakhir, setelah mendengarkan penjelasan dari sangsaengnim ia jadi terpesona dengan drum. Sangsaengnim bilang, seorang drummer itu memiliki charisma tersendiri, dan music akan sangat hampa jika tanpa ketukan drum. Ri Ri pun mempunyai niat untuk belajar drum suatu hari nanti.

Saat asik terpana akan drum, ia baru sadar bahwa dia sendiri sekarang diruang music. Ia pun mencoba mencari-cari orang tapi tak ada. Tapi tunggu! Ada orang! Orang itu sedang bermain-main dengan gitar. Tapi bukankah itu Yong Sunbae? Kenapa ia tak menegur Ri Ri?

Setelah sedikit malu didepan JongHyun, Ri Ri memutuskan untuk menghampiri Yong Sunbae, dan mencoba percaya diri. “ah anyeong Sunbae!” sapanya dengan sedikit manis. Tapi, YongHwa hanya menatapnya sebentar, lalu kembali lagi ke gitarnya.

“Em.. Sunbae.. mengenai waktu itu dikelas, mianhae.. jeongmal mianhae! Aku tak bermaksud membuatmu, geram.. tapi. Aku hanya merasa kau aneh saat itu.” Kata Ri Ri lagi, seolah-olah mereka sudah kenal lama.

YongHwa tetap saja tak mau berbicara, ia malah pergi dari ruangan tnpa sepatah kata pun. Terlihat sebersit kesedihan dimata Ri Ri, ia tak tau bahwa Yong Hwa tak mau berbicara kepadanya, apakah Yong Hwa benci kepadanya? Perlahan, air mata Ri Ri menetes. Ri Ri sangat berharap Min Hyuk disini untuk menghiburnya…

“Ah Ri Ri-ssi! Kau ada disini! Aku mencarimu kemana-mana!” kata Min Hyuk sambil masuk ruangan, Ri Ri langsung saja menghapus air matanya.

“Ah Ahjussi! Aku sangat merindukanmu!” jawab Ri Ri dan langsung berlari menghampiri Min Hyuk.

“Wah!! Seorang pabo merindukanku! Hahaha”  Ejek Min Hyuk,

“hya! Ahjussi jangan memanggilku Pabo!”

“kau juga berhenti memanggilku ahjussi! Aku belum setua itu pabo!”

“hehehe.. mianhae.. oha bata! Tadi aku terpesona dengan penjelasan sangsaengnim tentang drummer, nah! Bukankah CN BLUE mempunyai Drummer? Bisakah kenalkan aku padanya? Aku ingin sekali belajar drum!” kata Ri Ri saat ingat tentang tadi,

“Hya! Pabo-ya Pabo! Ahjussi yang ada didepanmu ini adalah drummernya! Pabo-ya!” jawab Min Hyuk sambil mengacak-ngacak rambut Ri Ri.

“Ah!! Jangan ganggu rambutku! Apakah benar ahjussi seorang drummer? Kata sangsaengnim seorang drummer itu, mempunyai charisma, sedangkan ahjussi sama sekali ga punya! Lalu seorang drummer itu mempunyai tubuh yang berotot dan sangat semangat.. sedangkan ahjussi? Kau terlihat sama sekali tak bersemangat!” ejek Ri Ri dengan pasti.

“Hya berhenti mengataiku!” kata Min Hyuk sambil berlari mengejar Ri Ri yang lebih dahulu berlari keliling ruangan. Min Hyuk sempat kelelahan mengejar Ri Ri tapi ia ingin membuktikan bahwa ia juga punya smangat. Dan Hup! Ri Ri pun tertangkap, Min Hyuk memeluknya dari belakang! Min Hyuk sedikit grogi. Begitu pula Ri Ri. Ini pertama kalinya bagi mereka berdua untuk berpelukan, meskipun bukan bermaksud untuk berpelukan.

“eh,, ah.. eh.. Ahjussi! Bisakah kau melepaskanku?” pinta Ri Ri dengan sedikit takut.

“aku akan melepaskanmu.. tapi, bisakah kau meemberitahuku kenpa kau menangis tadi?” Tanya min Hyuk dengan serius. Ternyata Min Hyuk sadar bahwa mata Ri Ri merah saat Ri Ri menghampirinya tadi. Perlahan Ri Ri kembali mengeluarkan tetesan air mata, ia kembali teringat tentang kejadian akhir-akhir ini. Ia pun menceritakan segalanya kepada Min Hyuk, dari kejadian dibus sampai perasaannya.

Tapi diam-diam, Min Hyuk juga memiliki rasa pada Ri Ri, mendengar penjelasan Ri Ri, Min Hyuk merasa ia hanya memiliki harapan palsu. Hatinya pedih, tapi ia mencoba tegar dan membantu Ri Ri. “Stop! Berhentilah menangis! Aku akan membantumu! Sungguh! Berhentilah menangis!” Min Hyuk tambah mengeratkan pelukannya, ia masih tak rela untuk kehilangan Ri Ri.

~~~~

Keesokan harinya, Min Hyuk berencana untuk memberikan kesempatan untuk Ri Ri berbicara pada YongHwa, ia akan mencoba menjodohkan mereka, walaupun itu menyakitkan baginya. It Hurt to Lost You, But it Will be Much Hurt if you feel Hurt pikir Min Hyuk.

~~~~

Ri Ri POV’

Pagi ini, aku terpaksa bangun dengan mata yang bengkak, bengkak karena menangisi Yong Sunbae. Tapi tak tahu mengapa sangat sulit untukku mengeluarkan air mata. Aku selalu teringat pelukan hangat dari Min Hyuk Oppa. Yah! Aku tak tau tentang perasaanku saat ini, saat melihat Yong Sunbae aku merasa sangat ingin berbicara padanya. Dan saat aku melihat Min Oppa, aku merasa sangat tenang dan terlindungi.

Entah kenapa sejak tadi pagi, hingga sekarang aku belum mendapatkan kabar apapun dari ahjussi itu. Biasanya dia selalu menelponku atau ngesmsku pagi-pagi. Semenjak aku kenal Min ahjussi, dia selalu menjadi jam wakerku jadi aku tak pernah telat lagi. Ah!! Aku sangat merindukannya!

“Hya! Ri Ri-ssi! Kenapa kau senyam senyum?” Tanya Min Ji eonnie, ternyata ia menyadari kalau aku daritadi senyum-senyum. Hhehe

“ah aniya eonnie! Kenapa kau  kesini?” tanyaku.

“tadi Min Hyuk menitipkan ini!” jawab Eonnie itu sambil menyodorkan sebuah surat! Ah akhirnya aku tau kabarmu ahjussi!

“Gumowo Eonnie!” jawabku.

Hya! Pabo-ya!

Maaf tadi pagi ga bangunin kamu, aku baru pulang tadi pagi dari konser di Busan.

Oh Ya! Nanti sore ke ruang Musik ya! Aku akan menepati janjiku!

Itulah bunyi surat darinya! Waah aku sangat tak sabar! Pasti janjinya untuk mengajariku bermain drum! Aku pasti akan datang Ahjussi aku ingin menyampaikan sesuatu padamu.

Matahari sudah mulai tenggelam, aku pun langsung berlari menuju ruang music. Belum ada orang disana, mungkin aku terlalu cepat. Aku pun mencoba beberapa kali mengetukan drum, dan yang terdengar hanya bunyi ketukan-ketukan bodoh tanpa arti. Tak lama, pintu terbuka, dengan penuh percaya diri kukira itu Min oppa. Tapi ternyata bukan…

“Sunbae? Sedang apa kau disini?” tanyaku bingung ketika melihat Yong sunbae lah yang membuka pintu. Itu juga yang kulihat dari Yong sunbae, ia terlihat bingung.

“Ri ri? Kau untuk apa disni?” Tanya sunbae itu.

“aku disuruh Min Hyuk sunbae..” jawabku ragu-ragu.

“oh.. aku kesini untuk belajar..” jawab Yong sunbae sambil beranjak  ke gitarnya.

Klep! Tak lama terdengar suara dari pintu, suara itu terdengar seperti seseorang mengunci kami! Jangan bilang!!!  Aku pun bergegas berlari kepintu dan mencoba membukanya, dan ternyata benar! Pintunya terkunci, “Sunbae! Pintunya terkunci!” jeritku panic

“oh ya? Biarkan saja!” jawab Yong sunbae dengan santai.

“Sunbaee aku serius!”

“sudahlah, nanti juga ada yang membukakan! Sudahlah! Jangan ganggu latihanku!” pintanya. Astaga aku sangat bingung bagaimana ini, sunbae yang selama ini dingin kepadaku ternyata sangat menyebalkan! Bahkan pada saat genting seperti ini ia masih bisa tenang.

Aku pun menjauh dari pintu dan duduk ditepi ruangan, ku coba untuk menelpon Joon Oh oppa, tapi ah sial! Tak ada sinyal! Bzzz.. angin terasa menghembus dibadanku, ah dingin..

“kau kenapa? Kedinginan?” Tanya Yong Sunbae sambil memainkan gitarnya. Aku mengangguk pelan.  Yong sunbae pun meninggalkan gitarnya dan menghampiriku. Ia sampai didepanku dan duduk disebelahku, astaga! Sedang apa manusia ini!

Ia tambah mendekatiku, aku hanya bisa menatapnya aneh.. dan.. dia memegang tanganku dan menggosok-gosoknya! Astaga tangannya begitu lembut! Dan hangat! Tapi bukaan kehangatan ini yang kurasakan saat bersama Ahjussi itu. Ah I miss you Ahjussi.

“kenapa kau memandangiku seprti itu?” tanyanya

“ah.. aniya! Tadi kukira kau membenciku, tapi..” jawabku dengan ragu-ragu untuk melanjutkan kalimatku.

“oh.. aku hanya tak ingin melihatmu mati kedinginan..” jawabnya dengan penuh arti.

“ah~ ku kira kau membenciku..”

“kenapa aku membencimu..”

“yah karena sikapmu menunjukan seperti itu..”

“ah~ aku mianhae.. aku tidak bermaksud seperti itu.. aku hanya… ingin menjauhimu..”

“kenapa?”

“karena aku menyukaimu..”

Jlep.. hatiku terasa sesak. Seharusnya itu menjadi kata-kata terbaik dalam kamusku tapi..

“maukah kau menjadi yeojachinguku?”

~~~~

Min Hyuk POV

Kemarin mungkin adalah hari terbaik untuk Ri Ri, huft.. it hurt! Sakit ketika harus pergi darimu Ri Ri-ssi! Kau tak tau betapa ku merindukanmu kemarin. Aku mencoba menahan air mata yang ingin keluar untuk seharian, dan sekarang, aku harus melupakanmu, untuk selamanya~~

“Hya Min Hyuk!” Tanya JongHyun kepadaku.

“ada apa?” tanyaku dengan sedikit senyum.

“kau terlihat murung..” jawabnya lagi sambil memperhatikan wajahku.

“Ah~~ kau pasti merindukan Ri Ri-ssi!” tebak JungShin. Yah dia benar! Sangat-sangat benar!

“oh ya! Tadi Min Ji menitipkanku ini, katanya dari Ri Ri untukmu!” kata Jonghyun sambil menyodorkan sebuah surat. Astaga! Aku sudah bertekad untuk melupakanmu! Tapi kenapa kamu datang?

Hya! Ahjussi!

Aku sangat senang ketika menulis surat ini. Dan saking senangnya ku lupa ingin menulis apa.

Ok, pointnya aja, yang akan ku beritaukan adalah hal penting dan istimewa! Jadi kumohon datang keruang music sore ini jam 4 ok?! Jangan coba-coba tak datang! Karena aku akan menunggumu! Gumowoyo ahjussi!

Ah, aku tak bisa menemuinya saat ini. Aku masih sangat sangat susah untuk melupakannya, rindu akan senyumannya, dan kata-kata bodohnya itu. ARGGHH~~ Min Hyuk sadarlah.

Jam sudah menunjukan pukul 6 sore, aku sudah telat 2 jam dari janjiku dengan Ri Ri, tapi aku yakin, dia itu seorang Pabo Yeoja! Aku yakin dia sudah pergi. Sebaiknya aku melupakannya dan berhenti mengkhawatirkannya. Astaga.. aku punya firasat buruk.

L~O~V~E girl.. L~O~V~E Girl. Itu bunyi ringtone ponselku. Apa yang terjadi, tak biasanya ada yang neleponku. Seingatku hari ini CN BLUE tak ada konser. “Yoboseo?” tanyaku pada orang itu.

“Ah.. Min Hyuk Sunbae.. anyeonghaseo nega Min Ji imnida, Ri Ri chingu. Apakah kau tau dimana Ri Ri?” tanyanya. Firasatku benar! Dia memang sangat Pabo!

“ah aniya.. memangnya kenapa?” tanyaku dengan mencoba supaya suaraku tidak teerdengar menjadi orang yang khawatir.

“ah ani.. tadi Oppanya menelponku, katanya ia belum pulang. Oppanya terdengar sangat khawatir!”

“baiklah aku akan mencarinya!”

Slep! Kumatikan ponslku dan aku langsung berlari menuju ruang Musik, oh Tuhan! Apakah kau baik-baik saja? Kenapa kau sangat Pabo Ri Ri? Bukankah kau seharusnya hari ini bersenang senang dengan Yong Hyung? Kau membuatku sangat khawatir Ri Ri.

Brak! Pintu pun ku buka dengan sekuat tenaga, padahal pintu itu juga bisa terbuka jika aku membukanya dengan lembut. Dengan cahaya remang-remang, aku melihat Ri Ri! Dia sedang terebah dilantai, diaa sangat lemah! “Ri Ri-ya! Geumchanayo?” tanyaku. Ia tak menjawab. Badannya terasa dingin sekali. Langsung saja aku merebahkan kepalanya kepangkuanku. Dan melepaskan jaketku untuk menutupi sebagian badannya.

“Oppa..” panggilnya lemas. Astaga! Itu memang panggilan yang aku tunggu dari bibirnya, tapi aku tak percaya bahwa ia mengatakan itu saat setelah dia menghancurkan hatiku.

“Oppa geumchanayo?” tanyanya lagi dengan lemas.

“Aish Jinja-yo! Seharusnya kau tanyakan itu pada dirimu sendiri! Kau mau mati beku disini? Dasar pabo-ya!”

“Mianhae oppa, aku kira kau kenapa-napa shingga kau tak kesini. Nega Bogosipo-yo~~” jawabnya lirik. Astaga! Dia merindukanku.. tapi mungkin ia hanya merindukanku sebagai seorang yang selalu mensupportnya bukan sebagai seorang namja yang mencintainya.

“hya! Pabo! Berheentilah berbicara! Kau mau pingsan? Lagipula.. mana namjachingumu itu?” tanyaku, aku siap dengan semua jawaban darinya, walaupun itu menyakitkan.

Ia tersenyum, dan mengalihkaa pandangannya, ia tak menatapku lagi.. “dia bukan namjachinguku oppa..”

“tapi bukannya…”

“yah.. dia mencintaiku bukan seperti siapa aku. Tapi dia mencintai sosok yang adaa dalam diriku. Beberapa hari yang lalu, mantannya pergi ke luar negeri untuk bertunangan, ia sangat kehilangan dan saat kalian pertama kali sekolah disini, aku bertemu dengannya. Dan ia bilang aku sangat mirip dengan mantannya itu, ia takut akan slalu teringat mantannya itu, jadi ia memutuskan untuk menjauhiku. Dan semalam, berkat ahjussiku ini! Dia menyatakan cintanya padaku..” jelasnya padaku. Seharusnya aku menangkap setetes demi tetes air mata dari pipinya. Tapi tak ada!

“aku tak menerimanya karna aku tidak mencintainya, aku hanya ingin bilang trimakasih kepadaanya. Dan yong Oppa menerimanya. Dan seharusnya. Hari ini aku akan berkata jujur kepada seseorang! Tapi berkat ahjussiku ini juga! Aku malah freeze disini” jawabnya dengan snyuman. Senyuman yang sangat kurindukan. Aku pun langsung memeluk Ri Ri tanpa tau apakah Ri Ri kesakitan,yang pasti aku sangat merindukannya.

“Ri Ri-ssi.. aku tau kau pabo, tapi menurutku tindakan mu itu benar. Karena… Saranghae Ri.. aku tak bisa hidup tanpamu.. maukah kau menjadi Paboku selamanya?” tanyaku dengan sedikit kehangatan. Aku bisa merasakan bahwa Ri Ri meneteskan air mata, tapi aku tak peduli, karena ini mungkin bisa menjadi plukan terakhir kami jika Ri Ri menolakku.

“Nee ahjussi.. nado saranghae..” jawabnya juga. Aku tak percaya ia menerimaku, pelukanku semakin erat, aku berharap mala mini bukan mimpi. Aku tak ingin kehilangan Ri Ri lagi. Tapi.. ada satu hal yang ingin kubereskan.

“Ri Ri-ssi..” panggilku.

“bisakah kau tetap memanggilku Ahjussi? Aku merasa tak nyaman ketika seseorang memanggilku oppa atau chagi atau sebangsanya. Aku hanya ingin menjadi Ahjussimu itu..” pintaku dngan sedikit senyum.

Ri Ri pun melepaskan pelukannya, dan memegangi pipiku dengan tangannya yang sudah mulai hangat. “Hya! Terserah aku dong.. kau lupa? Aku kan Pabo-mu.. jadi aku bisa jadi Pabo untuk beberapa saat.. hehehe”

“arraseo.. Saranghae Nega Pabo..!” ucapku sambil mencium keningnyaa.

“nado saranghae ahjussi.”

The End

How to VOTE?

* Jika kamu menyukai fanfiction ini, cukup tulis kata “SUKA” di kotak komentar di bawah (bukan menekan tombol like).

* No silent readers here! Hargai dengan memberikan komentar “SUKA” jika kalian memang menyukai fanfiction ini.

* Jika kamu sudah voting di WordPress, jangan voting (lagi) di Facebook. Cukup salah satu.

* Voting bisa dilakukan lebih dari 1 fanfiction, kalau kalian suka semua fanfiction peserta ya komen aja semuanya

* Para peserta lomba diperbolehkan voting, asal jangan voting diri sendiri

Terima kasih ^^

13 thoughts on “[LombaFF] Pabo-ya and Ahjussi!!

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s