[LombaFF] Ra Hyo’s Story

Cast                       :  Jung Yong Hwa (CNBLUE)

Park Ra Hyo (FICTION)

 

Genre                   : I dont know yet,but i think the genre is romance ^^

 

Rating                   : Parents Guidance (PG) 15 maybe.. hihi

 

Note                      : Gak jelas ya ceritanya? Hihi… mian ya,soalnya ini ff pertamaku sih… haha🙂

Judulnya juga aneh kan? Hihi😀

Tapi,aku harap semoga ff ini jadi kado terindah buatku..

di ultahku tanggal 7 januari kemaren🙂

Love you all di like yaa ff ku…

Kamsahamnida… jeongmal kamsahamnida J

 

 

 

Brukk…

“akhhhh!!!”aku berteriak kesakitan saat mobil itu menabrakku

“mianhae.. apakah kau baik-baik saja?” tanya namja yang baru saja turun dari mobil

“bagaimana bisa aku baik-baik saja, kau telah menabrakku, dan sekarang kaki ku sakit sekali! Kau harus bertanggung jawab!” jawabku dengan penuh emosi

“maaf, aku sedang sangat terburu-buru…” kata namja itu sedikit memohon

“tidak peduli apakah kau sedang terburu-buru atau tidak, pokoknya kau harus bertanggung jawab!!”

“de…ummm, apakah ini cukup untuk biaya berobat mu?!” tanyanya sambil memberiku beberapa ribu won

“tidak, aku tidak memerlukan uangmu! Yang aku butuhkan hanya pertanggung jawabanmu! Kau harus mengantarkanku ke rumah sakit dan membayar semua biaya!”

“sudah ku bilang,ambil saja uang ini, kau pergi sendiri ke rumah sakit! Kalau uangnya kurang tinggal telpon aku! Ini kartu namaku..” katanya sambil memberiku kartu nama

“sombong sekali kau!! Memangnya kau siapa?” tanyaku

“terserah mau kau siapa, yang penting kau harus mengantarku pergi ke rumah sakit dan membayar semua biaya! Tambahku lagi dengan emosi yang hampir memuncak

“ah, kau juga harus mencarikan aku tempat tinggal!”tambahku lagi sambil tersenyum kecil

“mwo?! Aku menabrakmu, bukan menabrak rumah mu! Mengapa aku harus mencarikanmu tempat tinggal?!!” protes namja itu

“karena kau telah menabrakku dan sekarang aku sedang mencari tempat tinggal!!”

“ahh, kau ini merepotkan saja!! Cepat naiklah ke mobilku, aku akan membawamu pergi ke rumah sakit..”jawabnya

“dan mencarikanku tempat tinggal..” ralatku

“huhh!! Baiklah,untuk sementara kau tinggal di rumahku dulu.Ayo cepat naik ke mobilku! Mengapa kau hanya berdiam disitu?”tambahnya lagi

“yak!! Kalau mau cepat , bantu aku berdiri!”

“arghh!dasar kau ini!” jawabnya sambil mendengus kesal

 

Ya,begitulah setelah aku ditabrak oleh namja tadi.Untuk sementara aku tinggal di apatemenya, sampai aku bisa berjalan lagi dan sampai ia menemukan tempat tinggal untukku.Sebenarnya aku juga malu harus menumpang tinggal di apartemen seseorang yang aku tidak kenal sebelumnya, apalagi dia adalah seorang namja yang hanya tinggal sendirian.Tapi, mau bagaimana lagi? Sekarang saja aku tidak bisa berjalan, apalagi untuk mencari tempat tinggal.Ahhh! ini semua gara-gara namja itu!.

***

Cahaya matahari menerobos masuk lewat jendela kecil di apartemen namja itu.Akupun segera terbangun dari tidurku.

“ahh, sudah pagi rupanya!”

Klek…

Tiba tiba pintu kamar terbuka, namja yang menabrakku tadi malam masuk ke kamar ini sambil tersenyum.Ia duduk di kursi dekat tempat tidurku.

“kau membuatku kaget saja!” kataku masih agak ketus

“mianhae…” jawabnya ramah sambil tersenyum

“bagaimana kakimu? Masih sakit?”

“sedikit..” kataku

“ngomong-ngomong namamu siapa?” katanya memecah keheningan

“Park Ra Hyo imnida… panggil saja aku Ra Hyo kau?”

“Jung Yong Hwa imnida..”

“ummm, apakah kau bisa mengambilkan kruk ku?aku ingin ke toilet”

“de…” katanya sambil berjalan ke arahku dan membawa krukku

“gomawo…” jawabku sambil mencoba berdiri

“awas..! hati-hati..” katanya sambil tersenyum dan membantuku berdiri

Akupun membalas senyumannya itu.

“Orang ini benar-benar aneh, tadi malam bicaranya kasar.Sekarang tiba-tiba jadi baik seperti ini”gumamku

Setelah dari toilet, aku memutuskan untuk keluar kamar.Bosan juga kalau di kamar terus.Saat aku keluar kamar,ternyata Yong Hwa sedang makan.

“anja..” katanya sambil menunjuk kursi  didepannya

“de…” kataku sambil duduk dikursi

“Ini kau yang memasak?” tanyaku

“tentu saja!”

“ohh..” kataku sambil tersenyum kecil

“ayo makan…” katanya

“De…” kataku sambil tersenyum lagi

“Masisseoyo(enak)..” tambahku lagi sambil tertawa

“uhuk…uhuk…uhuk…” aku tersedak sambil memegangi tenggorokanku

“makanya jangan makan sambil tertawa…” katanya lembut kemudian mengambilkan aku minum

“ahhhh de… gomawo” kataku lega

***

3 minggu aku di apartemennya, 3 minggu itu pula aku tak pernah keluar untuk jalan-jalan.Hari ini ia mengantarku ke rumah sakit untuk melepas perban di kakiku.Saat pulang dari rumah sakit, ia mengajakku makan malam di sebuah restoran dekat rumah sakit.

“Ra Hyo, bagaimana kalau hari ini kita makan bulgogi disana.?aku yang traktir” katanya menunjuk sebuah restoran di seberang jalan

“aku mau asalkan kau yang traktir.. hehe” kataku sambil tersenyum

“hahaha… dasar kau ini…” jawabnya sambil tertawa

***

“apakah kalian sudah siap untuk memesan?” kata seorang pelayan kepada kami

“Bulgogi ukuran couple sama mmm, kau mau pesan apa?” tanyanya kepadaku

“orange juice saja…”

“baiklah, aku sama sepertinya saja..” katanyanya kepada pelayan tadi

“jadi pesananannya bulgogi sama orange juice 2?” tanya pelayan tadi untuk memastikan pesanan kami

Kami berdua mengangguk untuk mengiyakan pertanyaan pelayan tadi.Setelah itu, pelayan tadi pergi meninggalkan meja kami berdua.

Sesaat setelah pelayan tadi pergi, mendadak suasana menjadi hening.Kami tenggelam dalam pikiran masing-masing.Suara pelayan yang datang membawa pesanan kami memecah keheningan diantara Yong Hwa dan aku.

“ini arak bonus untuk nona yang manis ini” kata si pelayan sambil tersenyum kepadaku

“gomawo” kataku kepada pelayan yang telah memberiku arak itu

“ayo makan” kata Yong Hwa tiba-tiba

“de…” kataku sambil tersenyum

 

Beberapa menit kemudian aku telah selesai makan.

“ahhh. benar-benar enak..”

“benar! Hahahaha” kata Yong Hwa tertawa renyah

Aku mengambil botol arak yang diberikan pelayan tadi,kemudian menuangnya digelas dan meminumnya.

“kau mau?” kataku menawarkan arak kepada Yong Hwa

“anio…” katanya sambil menggeleng

Tanpa sadar, aku sudah menghabiskan hampir satu botol arak.

“hei.. berhentilah minum! Sepertinya kau sudah mulai mabuk” Yong Hwa menegurku

“yak!! Biarkan saja aku minum..sudah lama aku tidak minum!”

“anio!” katanya sambil berusaha mengambil botol arak yang ada dimeja.Namun ia kalah cepat denganku.Akupun menjulurkan lidahku kepada Yong Hwa.

“akhh, kau ini benar-benar!” katanya

“dibandingkan dengan teman-temanku, akulah yang paling pandai minum arak hahaha” kataku kepada Yong Hwa

“terserah kau sajalah!” kata Yong Hwa

Beberapa menit kemudian,pandanganku sudah mulai kabur.Aku seperti tidak sadar akan apa yang aku lakukan.

“yak!! hey! Bangun! Ini sudah larut malam ayo kita kembali ke rumah sakit mengambil mobil!” kata Yong Hwa

“ahh de..!” kataku sambil cemberut

***

“aih, bumi sepertinya sedang berputar-putar” kataku

“yak!! Jalan yang benar!” katanya

“ah, kenapa berputar semuanya?!!”

“aish,kau ini!jalan baik-baik” kata Yong Hwa sambil menarik tubuhku agar aku tidak jatuh

“ahhhhh, Bumi kenapa terus berputar-putar?!!”

“yak!! Yak!! Kan sudah ku bilang kau jangan minum terlalu banyak..” katanya sambil menolongku yang terjatuh

“ah, kesini.. biar ku gendong kau sampai rumah sakit” katanya sambil mengalungkan tanganku di lehernya dan menggendongku.

“ ingat ya, kalau kau berani muntah di punggung ku, kau akan kutinggalkan disini!” katanya lumayan ketus

“de..” kataku sambil cemberut dan mulai bergerak-gerak

“hei! Diamlah sedikit” katanya menyuruhku diam

“huhhh” kataku lalu menutup matanya

“hey! yak! apa yang kau lakukan?! Aku tidak bisa melihat!” katanya

“hahahaha” aku tertawa lagi dan melepaskan tanganku dari matanya

“ Kalau kau tidak mau kutinggalkan sendirian, jangan bergerak terus! Aku lelah!” tambahnya lagi

“nananana…nananana…” aku bersenandung kecil sambil tertawa

“Utjima! berisik!” kata Yong Hwa

“biarkan saja!” balasku sambil terus bersenandung

Tiba-tiba ia berhenti berjalan dan menatap mataku dalam.Refleks,aku berhenti bersenandung.

“waeyo?! Kenapa menatapku seperti itu?” kataku bingung

Yong Hwa berhenti menatapku dan melanjutkan berjalan.Akupun terus bersenandung sambil tertawa-tawa.

“apa kau tidak bisa diam Ra Hyo?!” tanyanya dengan kesal

“memang kau mau apa?! Hah?!” kataku menantang sambil terus bersenandung

Sekali lagi Yong Hwa menghentikan langkahnya,ia memutar kepalanya dan menatap dalam mataku.Aku kembali terdiam.

“Waeyo?” kataku lagi

Ia tidak menjawab pertanyaan ku.Namun, ia mendekatkan wajahnya ke wajahku.Ia memejamkan matanya dan bibir kami saling bertemu.Jantungku berdetak sangat cepat.Tanpa sadar aku pun juga ikut memejamkan mataku,menikmati ciuman lembutnya.Ia berhenti mencium ku dan melanjutkan jalannya menuju rumah sakit sambil tersenyum.Aku mematung, tak bisa bergerak dan tak bisa melanjutkan senandungku tadi.Aku sangat terkejut,mengapa ia bisa menciumku? jantungku masih terasa seperti mau meledak.Mengapa rasa deg-degan ini tidak mau berhenti? apa aku menyukainya?.Pertanyaan-pertanyaan itu terus menari-nari dipikiranku bahkan ketika aku sampai di mobilnya.Di dalam mobil suasana masih hening seperti tadi.Tidak ada satu patah katapun keluar dari mulut kami.Suasana hening seperti ini membuatku mengantuk,tanpa sadar aku tertidur.

“Neo cha ni?” kata Yong Hwa

“baiklah kalau kau benar-benar tertidur..” tambahnya

“mungkin aku adalah pria paling pengecut di korea.kau tau mengapa?” tanya Yong Hwa tanpa menunggu jawabanku

“karena aku tidak berani mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya..” tambahnya lagi

“mungkin kau juga bertanya-tanya mengapa tadi aku bisa menciummu..” katanya yang terus bertanya walaupun tahu aku sedang tertidur

“sebenarnya aku juga tidak yakin atas alasan mengapa aku bisa menciummu tadi,tapi setelah kupikir-pikir itu semua benar…”

“Saranghae Park Ra Hyo”

“nomu nomu saranghae…”

Dalam tidurku,samar-samar aku mendengar Yong Hwa mengatakan cinta kepadaku.Tapi mungkin itu hanyalah mimpiku saja.Sangat tidak mungkin ia juga mencintaiku.

***

07.27 a.m.

Aku baru saja terbangun dari tidurku.Mengapa begitu sepi? tanyaku dalam hati.Apartemen Yong Hwa pagi ini memang sangat sepi. Apakah dia belum bangun? tanyaku dalam hati lagi.Akhirnya, aku beranjak dari tempat tidur dan pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahku.Aku menatap cermin yang tergantung di dinding kamar mandi.Ku lihat sebuah memo menempel di wajahku.

 

Apakah tidurmu nyenyak?

Saat kau membaca memo ini mungkin aku sedang dalam perjalanan ke London.

Jung Yong Hwa

 

Begitulah isi memo yang ditempelkan Yong Hwa di wajahku.

“mengapa kau harus menempelkan memo di wajahku?! Seperti tidak ada tempat lain saja!” gumamku sambil sedikit mengerucutkan bibirku

Sehabis dari kamar mandi, aku pergi ke dapur untuk mencari sesuatu yang bisa aku makan.Saat hendak membuka kulkas,aku kembali melihat sebuah memo tertempel di depan pintu kulkas.

 

Aku sudah membuatkan omelet untuk sarapanmu..

Omelet itu kuletakkan di microwave…

Sebelum kau makan, ingat untuk menghangatkan dulu omeletnya..!

Aku akan menghubungimu nanti.

Jangan lupa makan sarapanmu!!

“hahaha…” aku tersenyum dan tertawa pelan ketika membaca memo itu

 

Setelah membaca memo tadi, aku mengambil omelet yang dibuatkan oleh Yong Hwa dan menghangatkannya di microwave.Aku memakan omelet itu, rasanya benar-benar enak.Apalagi itu adalah omelet keju kesukaanku.

Setelah makan,aku menyetel tv dan menontonnya sendirian.Aku merasa bosan sekali,sangat bosan.

“ahhh, bosan sekali sih”kataku

“aku akan mencoba berjalan-jalan keluar..” tambahku kemudian

Saat hendak menuju pintu dan keluar dari apartemennya,aku melihat sebuah memo lagi.Kali ini memo itu menempel di pintu.

 

Jangan coba-coba keluar dari apartemenku sebelum aku pulang!

Jangan biarkan seorangpun masuk!

Arasseo?!!

 

“ahh, laki-laki ini benar-benar merepotkan! Masa aku sama sekali tidak boleh keluar?!” aku mengeluh sambil mengerucutkan bibirku

“biarkan sajalah! Dia juga tidak ada di korea! Hahaha” kataku sambil tertawa

Aku membuka gagang pintu dan keluar dari apartemen Yong Hwa.

“ahh,hari ini mau kemana ya??” tanyaku kepada diri sendiri

“mmm, sudah lama aku tidak jalan-jalan.ah, hari ini aku mau coba untuk mencari pekerjaan saja..” tambahku lagi

***

“ah,ternyata mencari pekerjaan masih sulit sekali!”aku kembali mengeluh dan mengerucutkan bibir

“ah,apa yang kau pikirkan Ra Hyo? Ayo berjuang lagi! Fighting!!” kataku menyemangati diri sendiri

Beberapa toko, dan kios-kios aku masuki untuk melamar pekerjaan.Namun semua toko dan kios yang aku datangi sedang tidak mencari pegawai.

“ah,oettoke?sudah sore,lebih baik aku pulang saja! Aku lelah berjalan terus, lagipula kepalaku juga sakit” kataku sendiri

***

Saat membuka pintu,ponselku tiba-tiba berbunyi karena ada pesan masuk.Aku menyetel tv lalu duduk di sofa dan membaca sms yang baru masuk tadi.

 

Incoming message from +5891713040xxx

Aku baru saja sampai di hotel..

 

“nomer ponsel siapa ini?”tanyaku dalam hati

Karena tidak mengenali nomernya,akupun tidak membalas sms tadi dan melanjutkan menonton tv sambil memakan cemilan yang kubeli saat keluar tadi.

`               10 menit sudah aku menonton drama yang sukses membuatku menangis karena ceritanya sedih.Tiba-tiba ponselku berdering lagi, akupun sedikit mengecilkan volume tv dan mengangkat telepon itu.

“de.. yeobboseyo…?” aku berbicara kepada seorang namja di telepon

Aku menjauhkan ponselku dari telinga karena lawan bicaraku di telepon berbicara nyaring sekali.

“siapa ini?beraninya berteriak begitu padaku?” jawabku asal tanpa mengalihkan pandangan dari tv

“ah, Yong Hwa-ssi..”

Ternyata yang meneleponku dan mengirim sms tadi adalah Yong Hwa.

“darimana kau tahu?” tanyaku saat Yong Hwa menanyakan apakah aku sedang menangis

“ah,pede sekali kau!” kataku saat ia bertanya apakah aku menangis karena kangen dengannya

“ Mana bisa aku menangis karena ditinggal ke London olehnya.Memang agak sedih sih,soalnya aku jadi sendirian di apartemen..” Tambahku dalam hati

“anio.. aku baik-baik saja” jawabku saat ia bertanya  mengapa aku menangis

“de..sudah ya..aku mau menonton drama lagi” kataku jujur dan mengakhiri telepon

Aku mensave nomer  Yong Hwa di ponselku dan melanjutkan nonton drama tadi.Ponselku berdering lagi.

“aih,pria ini benar-benar!! menggangguku menonton saja!” kataku saat membaca siapa nama pengirim smsnya.

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Mengapa kau mematikan teleponku?!

Awas saja kalau kau mematikan telepon sekali lagi,

Dan tidak membalas smsku..

Kau tidak akan kubawakan oleh-oleh MAHAL dari London!! :p

Arraseo??

 

“hah? Oleh-oleh mahal? Asik-asikk…” kataku kegirangan

“kira-kira ia akan memberiku apa yaa?” tanyaku kepada diri sendiri

Karena membaca kata-kata “oleh-oleh MAHAL dari London!!”,akupun langsung mengurungkan niatku untuk memarahinya lewat sms.Aku lebih memilih menurutinya daripada tidak jadi diberi oleh-oleh mahal dari London.Tak lama setelah itu, akupun langsung mengetik balasan untuk sms nya tadi.

 

Sending message to Yong Hwa (+5891713040xxx)

De… *bow

Aku akan membalas sms mu dan mengangkat teleponmu sekalipun itu tengah malam…

Tapi kau juga harus janji membawakanku oleh-oleh dari London… hehe🙂

 

Aku mengirimkan pesan itu kepada Yong Hwa.Tak sampai 2 menit setelah aku mengirim pesan itu, sms balasan darinya pun datang.

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Tenang saja, aku janji…

Kau juga harus mengingat memo yang kutempel di pintu..!

 

Sending message to Yong Hwa (+5891713040xxx)

pasti akan ku ingat…

Pertama, Jangan coba-coba pergi keluar sebelum aku pulang!

Kedua, Jangan minum arak kalau aku tidak ada!

Ketiga, Jangan biarkan seorangpun masuk!

Jangan khawatirkan aku…🙂

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Daebak..!

bagaimana aku tidak khawatir, apalagi yang kutinggalkan adalah seorang yeoja cantik..

 

Tapi bodoh!

Kalau ada apa-apa hubungi aku…🙂

 

“omo?! Apa yang dia katakan?”

“aku cantik?” aku terkejut dan tersenyum lebar begitu membaca smsnya tadi.

Jujur aku sangat senang ia mengkhawatirkan ku,apalagi ia berkata kalau aku cantik.Tapi setelah kubaca kata-kata selanjutnya, kegembiraanku sedikit berkurang.Walau begitu, tetap saja aku sangat senang.

 

Sending message to Yong Hwa (+5891713040xxx)

Cih,kau ini sebenarnya mau memuji atau mengataiku?!😦

 

Selanjutnya ia tidak membalas smsku lagi.Mungkin ia sibuk pikirku.Tiba-tiba kepalaku menjadi sakit,sakit sekali hingga aku hampir menangis.Mataku juga berkunang-kunang.Aku memegangi kepalaku dan kupejamkan mataku sejenak agar sakit kepalaku berkurang.Tapi semua itu tidak ada hasilnya,kepalaku malah bertambah sakit.Dengan susah payah aku mencari obat,namun tidak menemukannya.Akhirnya aku mengirim sms kepada Yong Hwa untuk bertanya dimana ia menyimpan obat.

 

Sending message to Yong Hwa (+5891713040xxx)

Dimana kau meletakkan obat? Kepalaku sakit sekali..

 

Lama aku menunggu balasan smsnya.Namun ia tidak juga membalas smsku.Aku memutuskan untuk meneleponnya,namun telepon ku tidak diangkat olehnya.Akhirnya aku berinisiatif untuk mencari ke kamar Yong Hwa.Siapa tahu ia menyimpannya disana.

Saat ingin memutar knop pintu,sakit kepalaku bertambah sakit.Aku menangis karena tidak kuat menahnnya.Keadaan sekitarku menjadi gelap,aku tidak menyadari lagi dengan apa yang terjadi dengan diriku.

***

18.05 p.m.

Saat aku tersadar,sakit kepalaku sudah agak berkurang.Aku meraih ponselku yang tergeletak tidak jauh dari tempatku pingsan tadi lalu pergi ke kamar untuk istirahat.Aku melihat ponselku dan ternyata ada 5 pesan masuk dan 10 panggilan tidak terjawab.Semuanya dari orang yang sama yaitu Yong Hwa.

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Gwenchanayo?

Coba cari obatnya di laci kamarku,di dalam kotak p3k..🙂

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Sudah menemukan obatnya?🙂

Kau baik-baik saja kan?

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Kenapa tidak membalas smsku??

Bagaimana keadaanmu sekarang?

Apa kau sakit??

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Angkat teleponku…

Kalau tidak,aku tidak jadi memberimu oleh-oleh!!

 

Incoming message from Yong Hwa (+5891713040xxx)

Mengapa kau masih tidak mengangkat telepon?

Aku sudah menelponmu 10 kali..!

Kau baik-baik saja kan??

 

Ah,aku jadi merasa bersalah padanya.Aku tidak menepati janjiku.Apa boleh buat, ia pasti tidak akan memberiku oleh-oleh.Aku akan meng-smsnya.

 

Sending message to Yong Hwa (+5891713040xxx)

Mian aku tidak membalas smsmu dan mengangkat teleponmu…

Tadi aku ketiduran…

Tidak usah membawakanku oleh-oleh..

Aku yang salah karena tidak menepati janji..🙂

 

Tak lama kemudian Yong Hwa meneleponku

“Kau tahu tidak sekarang di London jam berapa?Jam 02.55 a.m. satu setengah jam lalu aku baru saja sampai! Sekarang harusnya aku sudah tertidur tapi gara-gara memikirkanmu, sekarang aku tidak bisa tidur!!” kata Yong Hwa dengan nada nyaring

“kau marah?! jeongmal mianhae….” kataku lemah

“tentu saja! Tapi sudahlah, tidak apa-apa…” katanya

“kau masih mau oleh-oleh dariku?”tambahnya lagi

“tidak usah,aku sudah tidak menepati janjiku…” kataku lemah

“yakin?”tanyanya

“yakin…” jawabku

“padahal barang-barang di london bagus-bagus lho…kalau kau tidak mau yasudah..” kata Yong Hwa di telepon

“mmmm,Yong Hwa-ssi tunggu… aku sih sebenarnya mau..” kataku cepat sebelum ia menutup telepon

“geurre,aku akan membelikanmu satu.tapi ada syaratnya..”

“apa syaratnya ?”tanyaku

“kau harus berjanji untuk memanggil aku oppa…” katanya

“sirheo!”

“kau yakin?”tanyanya

“yakin..”

“Sungguh?apa susahnya sih memanggil oppa?”tanyanya

“mmm,geurre oppa,kau janji ya membelikanku oleh-oleh…!”

“apa? Disini berisik sekali,aku sulit mendengarmu…!”

“huhhh…! Yong Hwa oppa…apa perlu ku ejakan?!” jawabku sambil sedikit berteriak

“baiklah,ayo ejakan…” jawabnya sambil tertawa

“ Y-O-N-G H-W-A O-P-P-A” jawabku

“suaramu menyakiti telingaku!” jawabnya tak kalah nyaring

“mianhae oppa…sudah ya.. aku mau tidur” jawabku lemah

“istirahatlah yang baik… kalau terjadi sesuatu cepat hubungi aku..” katanya

“satu lagi, balas smsku dan angkat telepon dari oppamu ini..” tambahnya

“de oppa.. bye” kataku sambil mematikan telepon

***

Dua hari sudah Yong Hwa oppa di London.

Pagi-pagi saat terbangun,aku langsung pergi menuju balkon untuk menghirup udara segar.Suasana masih begitu sepi, karena Yong Hwa belum pulang dari london.

“hah.. sepi sekali..kapan dia pulang ya?” tanyaku kepada diri sendiri sambil menghela nafas panjang

“menunggu seseorang?” tanya seseorang yang tiba-tiba sudah berdiri disampingku dan memandangi langit

“oh..?” kataku terkejut dan refleks menoleh

“yak! Yong Hwa-ssi kapan kau pulang?” tambahku lagi

“siapa?”

“kau? Kapan pulang?” kataku mengulang pertanyaan yang baru saja ku katakan

“kau memanggilku siapa?” tanyanya sambil menatapku

“Yong Hwa-ssi… Oh,salah! Yong oppa.. mianhae” kataku sambil tersenyum dan meralat perkataanku

“yong oppa? Apa itu panggilan sayangmu untukku?” tanyanya sambil terkekeh

Kurasakan pipiku bersemu merah saat ia bertanya.

“a..anio.. namamu Yong Hwa,sulit untuk memanggilnya.jadi kupanggil Yong oppa saja.. boleh kan?”tanyaku

Ia mengangguk tanda setuju.

“mana oleh-olehku…?” tanyaku tidak sabaran dan tersenyum lebar

“ada di suatu tempat..nanti malam temani aku mendatanginya.. arasseo?”

“de…” kataku sambil tersenyum kegirangan

***

Jujur,kurasa malam ini ada yang aneh dengan Yong Hwa.Menurutku ia tampak tegang.Tapi penampilannya benar-benar keren sekali, lebih keren dari sebelumnya.

“hampir sampai..” katanya

“asikk…asikk..,kita mau kemana? kau mau memberiku apa sih?” tanyaku kegirangan saat kami hampir sampai

“liat saja nanti” jawabnya

“nah, sudah sampai…” katanya sambil membelokkan mobil ke arah sebuah gedung tinggi

“di gedung ini?” tanyaku bingung

Ia hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaanku.

“kkaja…” katanya sambil menarik lenganku

Ia terus menarik lenganku hingga kami sampai di atap gedung yang tinggi itu.Atap gedung ini begitu gelap namun, karena bulan sedang bersinar terang di langit,atap gedung ini jadi tidak begitu gelap.Yong Hwa masih saja menarik lenganku dan menuntunku menuju pinggiran atap gedung itu.

“kau mau membunuhku ya?” tanyaku

“coba lihatlah kebawah…” katanya sambil tersenyum

“wah… cantik sekali” kataku kagum

Ternyata, lampu-lampu di kota seoul terlihat cantik jika dilihat dari atas.

“baguskan..?kau suka?” tanyanya

“ne.. inikah hadiahnya?” tanyaku

“anio… kau mau hadiahnya sekarang?” tanyanya sambil tersenyum

Aku menjawab pertanyaannya dengan anggukan bersemangat.

“tutup matamu..” katanya

Akupun menutup mataku.Ia memegang salah satu tanganku dan membisikkan sesuatu di telingaku.

“saranghae…” katanya berbisik

“mwo?” kataku terkejut dan refleks membuka mata

Saat membuka mata,kulihat sebuah kalung berliontin hati kecil dan berhiaskan permata ada di depan mataku.

“ambillah kalung ini jika kau memiliki perasaan sama denganku…” katanya sambil memandang wajahku dan menatapku.

Aku mengambil kalung itu sebagai tanda jika aku juga menyukainya.Ia tersenyum lega begitu melihatku mengambilnya.

“pakailah jika kau mengizinkanku untuk menjadi namjachingumu…” tambahnya lagi

Aku diam,tanpa berkata-kata dan tanpa menggerakkan tubuhku.Lama sekali aku berdiam diri.

“inikah jawabanmu?” tanyanya

Aku mengangguk lemah.pada saat yang bersamaan, aku kembali merasakan sakit yang hebat di kepalaku.Namun aku berusaha sekuat tenaga untuk menahannya.Aku tidak ingin pingsan di hadapannya.

“bukannya kau bilang kau juga mencintaiku?” tanyanya dengan wajah kecewa

“mianhae,aku tidak bisa…” jawabku lemah

“wae? Waeyo? Apa alasannya” tanyanya

“karena….”

Aku belum sempat menyelesaikan kalimatku, namun aku tidak kuat lagi menahan rasa sakit di kepalaku ini.Semuanya menjadi gelap.Sekelilingku menjadi gelap.Ya, aku kembali tak sadarkan diri.

“Ra Hyo gwenchanaaa?gwenchana??saranghae” itulah kata terakhir yang kudengar dari Yong Hwa

——- END ——-

 

How to VOTE?

* Jika kamu menyukai fanfiction ini, cukup tulis kata “SUKA” di kotak komentar di bawah (bukan menekan tombol like).

* No silent readers here! Hargai dengan memberikan komentar “SUKA” jika kalian memang menyukai fanfiction ini.

* Jika kamu sudah voting di WordPress, jangan voting (lagi) di Facebook. Cukup salah satu.

* Voting bisa dilakukan lebih dari 1 fanfiction, kalau kalian suka semua fanfiction peserta ya komen aja semuanya

* Para peserta lomba diperbolehkan voting, asal jangan voting diri sendiri

Terima kasih ^^

4 thoughts on “[LombaFF] Ra Hyo’s Story

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s