[LombaFF] STAR

Rating : Pg 14

 

Genre : Sad Romance

 

Cast :

– Star ( Oc )
– Kang Minhyuk
– Jung Yong Hwa
– Jung Yong In ( Oc )

 

 

 

Tangisan seorang gadis kecil terdengar jelas dari sebuah rumah yang didepannya dilengkapi rumah makan kecil, tangisan itu terus berlanjut sampai gadis itu beranjak dewasa.

” Ibu … Ampun.. Sakit… Aku hanya ingin sekolah” tangisnya namun sang eomma tetap saja memukulinya tanpa pandang bahwa anaknya sudah babak belur akibat pukulannya,

” Dasar anak tidak berguna.. Kau anggap apa aku ini.? Kau sudah bosan kan membantu aku mengurus warung makan..!!”

” Yah.. Bibi.. Apa yang kau lakukan ..?? Hentikan…!” Bentak Minhyuk yang baru datang dan disusul oleh kedua orangtuanya, Minhyuk langsung berlari menuju sigadis malang ini.

” Star….???” sapa minhyuk dengan rasa tak teganya, ia meraih tubuh Star yang sudah gemetaran dan kemudian memeluknya.

” Ibunya Star.. Apa yang kau lakukan..? Berulang kali kau menyiksa Star .. Apakah kau tak takut penjara ha.? Aku tak segan-segan melaporkanmu ke Polisi akan tindakanmu ini, kalo kamu gak sanggup ngurus star, bilang aja.. Biar aku yang ngurus, apa salah dia, dia itu anak yang nurut, pintar, rajin, dia sempurna, ingatlah anak itu adalah titipan Tuhan…!” Tegur ibunya Minhyuk yang sudah enek dengan tingkah ibunya Star.

” Istriku.. Tenang.. Sudahlah..” ucap ayah Minhyuk seraya mengelus punggung sang istri
Ibunya star hanya terdiam dan kemudian masuk kedalam Warung kecilnya, setetes airmata mulai membasahi pipinya.

” Apa salah ku…??” Tangis Star sesegukan dipelukan Minhyuk.

” Tak ada satupun tindakanmu yang salah” balas Minhyuk yang ikut menangis.

” Minhyuk, ayo bawa Star ke rumah kita, kita obati dulu lukanya” saut ayah Minhyuk
minhyuk menggendong tubuh Star yang sudah tak berdaya.

” Lebih baik sekarang kita berangkat sekolah, nanti kita telat” Rintih Star.

” Sekolah dengan keadaanmu seperti ini hanya bisa membuat luka disekujur tubuhmu semakin parah, biar saja Minhyuk yang meminta ijin ke guru nanti yah” ucap ibunya minhyuk menenangkan Star
Minhyuk meletakan star di sofa ruang keluarganya, dengan penuh rasa sayangnya ibu minhyuk mengobati semua luka di sekujur tubuh Star.

” Perih..? ini pasti sangat sakit” lirih Minhyuk seraya meniupi luka star.

” Istriku, pelan-pelan” ucap ayahnya Minhyuk.

” Bibi, terimakasih.. Bibi sudah memperhatikan aku layaknya anak bibi sendiri ” senyum star berusaha menahan Sakit, star selalu merasakan hangatnya keluarga saat ia berada ditengah-tengah keluarga Minhyuk yang rumahnya hanya bersebrangan satu rumah dari rumahnya.

Star terus memaksa untuk ikut Minhyuk sekolah dengan alasan ada ulangan yang sangat penting, dengan menggunakan sepeda minhyuk akhirnya membonceng Star dengan dibekali 1 Kotak makanan oleh ibunya untuk makan siang .

 

***

Disekolah, terlihat si Tampan Yonghwa yang terlihat sedang menunggu seseorang, sesekali ia melihat kearah jamtangan dan kemudian kearah gerbang sekolah.

” Hati-hati” ucap minhyuk seraya membantu Star turun.

” Akhirnya dia datang, tapi kenapa tubuhnya penuh luka..??” batin Yong hwa bingung dan terus memperhatikan Minhyuk dan Star.

” Kaka, ayo masuk ..! Kita hampir telat, lihatlah sebentar lagi kelas kaka dimulai..” Ucap Yong in disertai menggandeng tangan yong hwa
Yong hwa hanya terdiam, sejenak ia menatap kearah adiknya yang menyuruhnya masuk kelas, yong hwa dan minhyuk sama-sama kelas 3 SMA, sementara Yong In dan star kelas 1 SMA, meraka berdua satu kelas.

” Apa yang kaka lihat..??” Lanjut yong in penasaran lantaran yong hwa tak menggubris ajakannya.

” Gadis itu..?? Apakah kaka suka gadis udik itu..??” tanya yong jin sinis dengan tatapan penuh kebencian yang dangat mendalam ke Star, namun Yong hwa masih mengunci rapat-rapat mulutnya.

” Sebenarnya ada ulangan apa hari ini..??” Tanya minhyuk ke Star saat melewati Yong hwa dan juga Yong Jin.

” Hemm.. ^^ ” Balas Star dengan menunjukan sederet ulangan yang akan dia jalani nanti.

” Aigoo.. Kalo aku jadi kamu bisa-bisa meledak kepalaku ini,” goda Minhyuk shock.

” Hehehe, ini demi Besya siswaku disini, sebenarnya yang lain hanya perlu mengikuti 1 kali ulangan, tapi karena aku ingin cepat-cepat langsung ke kelas 3 agar cepat lulus, makannya sekali ulangan aku harus 6-9 kali” ucap Star dan membuat Minhyuk kembali kagum.

” Wuiiihh.. Bisa-bisa aku jadi adik kelasmu.. Hebat-hebat, oh iya, apa lukamu sudah mendingan..? Kau terlihat seperti Super Hero, mmm wanita super tepatnya, hehehehe ” balas minhyuk.

” Hehe.. Aku masuk dulu yah ka. Bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan Kaka.? Umur kita juga terpaut 2 Tahun..?” lanjut Star.
” Tentu saja boleh.. ^^ selamat berjuang yah, Hwaiting ^^ ” balas minhyuk menyemangati star
Star hendak masuk ke kelasnya, namun tiba-tiba Yong in menyerobot masuk dan membuat Star hampir jatuh, untung Yong hwa langsung cepat tanggap, yong hwa langsung berlari dan menangkap jatuhnya star, Minhyuk bingung lantaran ia kalah cepat dengan Yong hwa sedangkan Yong in semakin membenci Star karena semakin lama perhatian Yong hwa semakin berlebihan, bahkan dirinya yang merupakan adinya tidak pernah diperhatikan oleh Yong hwa,Yong hwa menatap dalam wajah Star, sementara Star hanya bingung dan sejenak ingat akan pesan ibunya.

” Star, sekarang kamu sekolah di Sekolahan Orang elit, tapi ingat apa kata-kata ibu, jangan pernah kamu bergaul dengan orang kaya, sebaik apapun orang itu padamu.. Ingat itu..!!” pesan ibunya.

star langsung sadar akan pesan ibunya, ia berusaha berdiri dan lepas dari pelukan Yong hwa.

” Lepaskan aku” Lirih star.

” Baru kali ini aku menatapnya dari dekat, beberapa bulan terakhir ini setelah pertama kali aku melihatnya , aku langsung ingin tau lebih banyak tentangnya, namun aku hanya tau nama dan prestasinya disekolah… ” batin Yong hwa yang masih terhening menatap star tanpa menyadari kata-kata star tadi.

Minhyuk kesal akan ulah yong hwa yang tak kunjung melepaskan Star juga, ia bertindak dan menyanggah balik Star agar terjatuh ketangannya.

” Aarrgg.. Lepaskan dia,,,,! Star.. Kamu gak apa-apa kan..??” ucap Minhyuk.

Yong hwa sadar dan menunjukan rasa bersalahnya, ia meminta maaf dan kemudian pergi menuju kelasnya.

” Uhh dasar anak ini, huftttt.. Kurang kerjaan banget sih..!” Cibir minhyuk ke Yong In.

” Mawo..??? Apa..? kamu berani ama aku ha?” balas Yong in seraya meletakan kedua tangannya di pinggang dengan ekspresi galaknya.

” Sudah-sudah, ka minhyuk, lihatlah, sebentar lagi masuk, ayo cepat kaka ke kelas” tegur Star memisahkan Yong In dan Minhyuk yang sudah siap bertempur

***

Suasana Di kelas star mulai hening, ulangan mulai di mulai terlihat diantara mereka yang mulai mengerjakan kertas ulangan mereka , lain lagi dengan Yong Jin, wajahnya sangat gelisah, sesekali ia melirik ke sana-sini untuk meminta jawaban dari temannya, ia bingung akan soal yang sedang ia hadapi lantaran semalaman dia hanya tidur tanpa mempelajari materi ulangan.

” Apa yang harus aku lakukan..? Lihatlah anak udik itu, dia terlihat sangat lancar mengerjakannya, bagaimana dengan aku..??” batin Yong in was-was.

” Apa kah kau sudah selesai..??” tanya guru pada Star saat memeriksa satu persatu murid-muridnya yang menjalani ulangannya.

” Tinggal beberapaagi ^^ ”

” Gumprang….” sesuatu terjatuh dari laci Yong in,,? Tapi bukannya semua isi tas sudah ditampung diluar agar tidak ada kecurangan?” pikir yang lain.

Guru kelas mulai menghampiri Yong In, semua pandangan tertuju padanya.

” apa ini..??” Tanya guru saat mendapati buku catatan yang tadi jatuh dari laci meja Yong In.

” Itu tadi titipannya Star, lihat aja nama pemilik catatannya..? Tadi dia ngumpet-ngumpet nitip ke aku buat bahan contekan, jadi jangan salahkan aku karena aku ini adalah korbannya, aku dipaksa untuk menyembunyikan catatan itu dengan imbalan jawaban darinya juga agar nilaiku bagus, tadinya aku nolak karena aku yakin kalo aku pasti bisa mengerjakan semua ini tanpa contekan darinya, tapi aku gak tega liat dia, maklum kalo bilainya jelek, otomatis biaya siswanya juga dicabut kan ..?” aku Yong In dan membuat semuanya kaget, Yong In dan star memang duduk bersampingan.

” Star…?? Apa-apa’an ini..??” tanya guru kesal ke Star.

” Bukan..?? Aku gak tau apa-apa..” balas Star ketakutan seraya menggelengkan kepalanya, ia bingung mengapa buku catatannya ada didalam laci yong in, karena ia yakin kalo tadi ia telah memasukan semua bukunyanya kedalam tasnya.

‘ Padahal dia terlihat sangat polos, apakah semua prestasinya diraih dengan cara seperti itu..??” Bisik teman kelas Satu sama lain membicarakan Star.

Yong in tersenyum bahagia, melihat Star di bawa keruang guru untuk dimintai ketarangan.

” Aku gak tau apa-apa pak, itu bukan salahku, aku juga gak tau kenapa buku catatan aku ada di laci Yong In” ucap Star berulang kali namun tak digubris sama sekali oleh Gurunya.

Sementara itu dikelas yang sama, terlihat Minhyuk dan Yong hwa yang sama-sama melamun meskipun sang guru sedang menjelaskan materi pelajaran, Tapi minhyuk langsung sadar ketika mendengar suara Star, terlebih dahulu dia mengintip dari jendela untuk memastikan akan pendengarannya, karena dia takut kalo dirinya hanya sedang berhalusinasi akan star, karena dia yakin kalo dia menyukai star sejak ia masih kecil.

Minhyuk langsung bingung ketika melihat ke sumber suara itu ternyata adalah star, dengan keadaan di gandeng paksa oleh gurunya, ia mulai mencari ide agar bisa keluar, , ia meminta ijin ke kamar mandi padahal sebenarnya ia hendak mengejar Star.
” Tunggu….!!” teriak Minhyuk berusaha menahan star ,

” Ada perlu apa..??” tanya pak guru ke Minhyuk.

” Star..?? Kau kenapa..?? Apa yang terjadi??” tanya minhyuk heran melihat mata star yang mulai membengkak, seperti habis menangis,? Bahkan minhyuk melihat airmata star yang mengalir.

” Kaka…” tangis Star meledak,.
” Yah.. Kau kenapa nangis..? Ada apa? ayo cerita ama kaka” ucap minhyuk bingung seraya mengelap airmata star.

” Sebaiknya ceritakan semuanya di ruang guru saja.. Biar semuanya tau akan kebenarannya..!” tegas pak guru.

” Tapi apa maksudnya..??” lanjut minhyuk yang tambah bingung.

” Selama ini star sudah melakukan kecurangan, bahkan di memaksa Yong in untuk melancarkan misinya dengan menitipkan buku catatannya sebagai kunci untuk mendapatkan jawaban ulangan-ulangannya selama ini..” tegas pak guru lagi.

” Itu tidak mungkin, aku yakin benar kalo itu semua hanya jebakan..! Star, , ayo bilang kalo kamu hanya dijebak kan..??” lanjut minhyuk tak percaya.

” Kaka aku gak atau apa-apa, aku memang dijebak, tapi aku juga gak tau kenapa buku catatanku ada di laci Yong In..” tangis Star.

” Yong In…?? Apakah ini ulahnya lagi..??” batin Minhyuk semakin kesal dengan orang yang namanya yong in.

” Tenanglah, jangan menangis, serahkan semua ini ke kaka” lanjut Minhyuk yang langsung pergi menuju kelas star, dimana ada Yong in disana.

Star kembali dibawa menuju ruang guru, sementara itu terlihat dikelas Yong hwa yang sedang memperhatikan Yong hwa lantaran yong hwa malah tertidur pulas dan didepannya sudah ada guru yang dari tadi memanggil nama yong hwa.

” JUNG YONG HWAAAAAAAAAAAAAA…..!!” teriak bu guru gendut yang suaranya melebihi petir.

Yong hwa terbangun, melihat kesekelilingnya, dan langsung nylonong begitu saja tanpa menghiraukan panggilan dari gurunya.

” Yah.. Jangan mentang-mentang sekolah ini milik ayahmu kau menghiraukan panggilankuuuuuuu…!!” lanjut bu guru yang tambah nek akan tingkah menjengkelkan yong hwa ,

***
Minhyuk berlari menuju kelas star, ia langsung menghampiri Yong in dan menyeret paksa Yong In.
” Hey kau…! Lepaskan aku.. Apa-apaan ini, gak sopan banget si..?? Kalo kamu suka ma aku bilang aja, gak usah munafik deh..!” oceh Yong in.
Minhyuk langsung melepaslan cengkraman tangnnya dari tangan yong in dengan emosinya.

” Yah…!! Aku lebih memilih menikah dengan kuda daripada aku harus jatuh cinta padamu, kuda dan binatang lainnya lebih berharharga dari dirumu yang begitu menjijihkan dan penuh dengan kepalsuan, tampang aja yang kaya orang kaya, tapi otaknya miskin , picik…!” Balas minhyuk dengan suara lantang dan membuat semuanya yang ada di ruangan sekolah keluar kareana penasaran.

” Ada apa itu..??” Bisik semua orang memperhatikan tingkah Minhyuk dan Yong In.

Minhyuk kembali menyeret Yong In nemasuki Ruang guru dimana ada Star yang sedang di introgasi.

” Jelaskan semuanya sana…!! ” teriak minhyuk yang mendorong Yong In dan membuat Yong In jatuh ke meja guru.

” Kang Minhyuk…..!! Kaka…” ucap guru-gura dan juga Star kaget melihat tingkah minhyuk yang sangat murka lain dari kepribadian sehari-harinya yang sangat pendiam dan tenang.
” Awhh.. Sakit.. Apa-apaan si kamu ini,,” Tegur Yong In.

” Jadi Orang jangan kasar…! Dia itu wanita.. Dia itu adik akuuuu…!!” bentak Yong hwa yang tak sengaja melihat dan hendak membalas minhyuk.

Yong hwa menarik kerah baju Minhyuk dan hendak melemparkan bogemnya ke Minhyuk, tapi guru-guru disitu berhasil memisahkan mereka.
” Kang minhyuk.. ” bentak guru.

” Kaka, sakit..” rintih manja Yong in yang langsung lari ke pelukan Yong hwa.

” Ini bukan Ka minhyuk yang aku kenal, kenapa kaka jadi begini..??” ucap star seraya mendekat ke minhyuk.

” Karena kaka gak mau melihat kamu sedih hanya karena perbuatan mahluk sirik ini.. Kaka gak mau kalo kamu difitnah sama dia, karena kaka yakin kalo kamu gak salah” Ucap minhyuk seraya Menunjuk sinis Yong In.

” Kenapa Star ada disini..?? Apa maksud minhyuk difitnah?? Apakah ini alasan dia ngamuk ke Yong in??” batin yong hwa bingung yang menatap kearah star kemudian Yong In, Yong hwa sangat bimbang.

” Yah Kang Minhyuk…! Kamu jangan Main nuduh gitu yah..? Apa maksudnya mitnah? Orang itu real juga, Nyata, itu buku catatan Star, dia nyuruh sekaligus memperalat aku..” elak Yong In.

” Kang Minhyuk,Yong hwa, dan kamu Yong In, sekarang kalian keluar…! Biar semua ini kami yang menangani,” ucap kepala sekolah.

” Kaka…??” rintih Star seraya menarik tangan Minhyuk.

Minhyuk bingung apa yang harus dia lakukan, sementara yong hwa juga masih bimbang siapa yang salah, adik atau gadis yang dia cintai..??

” Beri aku waktu untuk membuktikan semua ini.. Aku rela untuk menggantikan posisi star, apapun resikonya…!!” tegas Minhyuk dan membuat semua bingung,

” Sebenarnya apa isi kepala kang minhyuk..!” batin Yong In.

minhyuk bingung, apa yang harus ia lakukan untuk membuktikannya, tatapannya hanya tertuju pada star, ia mencoba mencari apa yang bisa membuatnya bisa mengeluarkan star dari masalah ini.

” Kang Minhyuk, apa yang kau lakukan, kau juga harus keluar, kaka ayo kita keluar.. Biar semua ini kita serahkan ke yang berwenang..” ucap Yong In.

Yong hwa terjalan tanpa pandangan, ia hanya mengikuti arah tarikan kemana adiknya membawanya, sebisa mungkin minhyuk berusaha lepas dari cengkraman Yong in dan berusaha bertahan dengan gandengan tangan Star.

” Lepaskan aku,, apa yang kau lakukan…..!” berontak minhyuk ke Yong in.

” Kaka…” tangis star.

” Yah.. Aku tau sekarang.. Sekolah ini sekolah elit, aku yakin kalo disekolah ini ada CCTV kameranya kan disetiap sudut ruangan, kita bisa membuktikan semuanya kewat CCTV itu..!” Teriak minhyuk penuh semangat.
Semua terdiam mendengar usul minhyuk, lain lagi dengan Yong In, dia bingung, kenapa gak kepikiran sampe situ,,? Yong In berusaha membawa paksa Minhyuk agar tak ada yang mendengarkan usul Minhyuk.

” Yah.. Jalankan semuanya, kita lihat semuanya lewat CCTV, siapapun yang terbukti bersalah berhak menerima ganjaran dari semua ini, karena ini sudah keterlaluan..!!” Saut Yong hwa.

Semuanya menuju Ruangan CCTV untuk menyaksikan kejadian sebenarnya, Yong In berusaha menghindar pergi, namun minhyuk berhasil menahannya.
Yong In, Yong Hwa, Star dan juga Minhyuk berdiri bersampingan, perlahan tanpa disadari tangan minhyuk meraih tangan Star dan dibalas oleh Star diiringi senyuman, Yong hwa menyadari situasi itu, ia mengepalkan tangannya lantaran cemburu.
Setelah menyaksikan kejadian sebenarnya lewat CCTV, semuanya terbukti kalau Star tidak bersalah melainkan Yong In lah yang bersalah.

” MEMALUKAN..!!” bentak Yong hwa ke Yong In.

” Yeahhh..” lirih Minhyuk dan star bersamaan,

Yong in cemberut dengan muka amarahnya yang berusaha ia tahan.

” AYO CEPAT MINTA MAAF…!!” bentak yong hwa lagi dan membuat seisi ruangan itu kaget.

tapi bukannya minta maaf, Yong In malah menendang kaki Star dan langsung kabur begitu saja.
” Aigooo,huhuhu.. ” rintih Star kesakitan.

” Ya ampun anak itu,. Huh.., aduh..?? Sakit yah,, ” ucap Minhyuk bingung melihat kearah kaki star.
Star kembali melanjutkan ulangannya, begitu pula dengan Minhyuk dan Yong hwa yang kembali ke kelasnya, dan Keberadaan Yong In menghilang begitu saja,

Setelah menyelesaikan semua ulangannya, Minhyuk setia menunggu Star didepan pintu kelas , minhyuk mengajak Star makan bekal dari ibunya, sementara Yong hwa hanya memperhatikan Minhyuk dan Star dari kejauhan.

***

Minhyuk Mulai mengayuh sepedanya dengan penuh semangat dihiasi senyuman yang tak pernah lepas dari wajahnya, dia mengbonceng Star.

Minhyuk mulai ingat kalo dia mempunyai sesuatu yang akan dia berikan ke Star, tapi dia lupa dimana ia menaruhnya, dia mulai mengingat-ingat dimana dia menaruhnya.

” Yah, sepertinya aku meninggalkannya dilaci meja sekolah, aisss..” lirih minhyuk.

” Apa yang ketinggalan..??” tanya Star dan membuat Minhyuk menghentikan sepedanya.

” Mmm.. Mau kah kamu menunggu sebentar disini..?? Ada barang kaka yang ketinggalan,, mm??’

‘ Oke.. ^^” balas Star dan disusul perginya Minhyuk.

Terpancar wajah Gundah diwajah Star setelah kepergian Minhyuk, ia takut akan nasibnya bila kembali kerumah, karena hanya minhyuk sekeluargalah yang bisa ia andalkan sebagai tempat berlindung dan pengganti keluarganya yang tak pernah ia rasakan, ayahnya meninggal sejak ia masih bayi, ibu..??? Hmm.

” Apa yang harus aku lakukan..?? Ibu.. Kenapa kau begitu membenciku..? Saat melihatku ,ibu terkesan seperti melihat pencuri yang telah mencuri sesuatu dari ibu…” lirih lemas Star dan mulai duduk ditepi jalan menunggu datangnya Minhyuk, Orang yang mengerti dan memahami dirinya lebih dari siapapun bahkan dirinya sendiri.

” Yah, apa yang kau lakukan disini..??” Tanya Yong hwa dari kaca mobilnya.

” Hmm..? Aku..??” ucap Star bingung seraya menunjuk wajahnya.

Yong hwa mulai turun dari mobil dan terpancar jelas rona bahagia diwajahnya saat mendapati star sedang sendirian.

” Ia, sedang apa kamu disini..? Kamu mau pulang kan..?? Ayo aku antar..? Oh iya masalah yang tadi itu..” lanjut Yong hwa yang jadi pembicara aktif, padahal aslinya dia sangat pendiam dan dingin terhadap semua orang termasuk keluarganya sendiri.

” Masalah tadi gak papa ko, gak usah di pikirin, malahan aku udah lupa, oh iya, kaka sendiri kenapa malah berhenti disini..?”
” Hehe,.. Sebenarnya aku sedang mencari Yong In, sejak kejadian tadi dia menghilang,”

” Meoyong.. Meoyewww” suara kucing membuyarkan pembicaraan yong hwa dan Star,

yong In yang dari tadi menjadi bahan pencarian Yong hwa karena menghilang ternyata datang dengan membawa seekor Kucing,

” Yah, darimana saja kamu..? Kenapa kamu make bawa-bawa kucing..? Kamu kan tau sendiri kalo mamah alergi ama kucing..??” ucap Yong hwa.

” Ha.. Hasiemm.. Ha..hasiemmm” berulang kali Star bersin dan menjauh dari kucing yang dibawa yong In,

” Apakah kamu alergi kucing juga..??” Tanya Yong hwa ke Star dan dibalas anggukan kepala,

Terselip ide jahat lagi di Otak Yong In, ia melemparkan kucing yang ia dapat dari seorang ibu-ibu tua di jalanan tadi itu ke Star.

” Meowww…..” teriak kucing itu saat hinggap ditubuh star dan kukunya yang tajam berhasil mencakar tangan star,

” Aww.. Tolong aku, jauhkan aku dari kucing ini,,” Rintih star tak karuan yang terus saja batuk-batuk diselingi bersin .
” Jung Yong In…!” bentak Yong hwa yang benar-benar kesal dengan ulah adiknya itu.

Yong hwa mulai menjauhkan kucing itu dari star, si kucing lari ketengah jalan, dan membuat Yong In yang sangat suka dengan Kucing pun langsung turun kejalanan tanpa menyadari bahaya yang mengancam didepannya, sebuah truk yang sedang melaju kencang pun siap menyambarnya, menyadari akan hal itu meskipun masih bersin-bersin, Star langsung berlari kejalanan untuk menolong Yong In.

” Awasss…?????!” teriak star seraya mendorong Yong In kepinggir jalan.

Yong hwa bingung lantaran dia tidak tau kalo Adiknya hampir tertabrak Truk dan berhasil diselamatkan oleh star.
” Yah… Starrrr…????? Awassss…!!” lanjut Yong hwa bingung dan langsung turun kejalanan.
” Dugggggg” Tubuh Yong hwa dan Star tertabrak bersamaan, dan langsung mental, Truk yang menabrak juga langsung menabrak Pepohonan yang ada didekat jalanan.
” Kakaaaaa…” teriaak Yong In.

” STARRRRRRR….??????” teriak Minhyuk yang baru datang,

***

Yong hwa dan Star langsung dibawa kerumah sakit terdekat, mereka dirawat diruangan yang sama lantaran keterbatasan kamar, minhyuk meresa sangat bersalah karena dia telah membuat Star menunggunya dan akhirnya mengalami kecelakaan.

Minhyuk menghubungi ibunya Star sekaligus orangtuanya.

Kedua orangtua Yong hwa datang terlebih dahulu, ibunya Yong hwa menangis dan sangat shock melihat putra semata wayangnya tergeletak tak sadarkan diri meskipun lukanya tak sebanding dengan luka yang diderita star.
” Star…..?? Dimana star..? Dimana dia??” Tangis ibunya star yang membabi buta seraya mengguncang-guncang tubuh minhyuk.

Minhyuk hanya terdiam menagisi semua keadaan.

Ibunya Star langsung menyerobot masuk saat dokter keluar dari ruangan Star.

” Bibi,, bibi sabar,,” ucap Minhyuk.

” Yun… Sabar yunn..” tenang orangtua minhyuk.

” Apa yang terjadi pada bibi..? Bukannya dia sangat membenci Star,,?” batin minhyuk bingung seraya menggenggam tangan star yang belum juga menunjukan tanda-tanda kemajuan .

‘ Suamiku.. Yong hwa..” tangis Ibunya yong hwa
” Starrr.. Bangunnnn nak..” tangis ibunya star
” Yun.. Sabar..” ucap orangtuanya Minhyuk yang setia mendampingi ibunya Star, begitu juga dengan minhyuk meskipun dirinya hanya bisa memandangi keadaan star seraya terus berdoa untuk kesembuhan Star
Ibunya Yong hwa kaget, ia mulai mendekat kearah ibunya Star dan ranjang rawat star yang hanya berjarak beberapa langkah saja,
” Kim Yuna..???” ucap ibunya Yong hwa kaget.

‘ Yah.. Kau benar Kim Yuna, kau yang telah mengambil anakku,. Aku lihat semua itu saat aku hendak menyusui anakku di Rumah sakit, kembalikan anakku….!!” Tangis Ibunya Yong hwa seraya memukul pelan Ibunya star

<<< Flash back <<

14 tahun yang lalu setelah menjalani persalinan melahirkan anak keduanya yang merupakan putri pertamanya karena anak pertamanya adalah laki- laki, yang tak lain adalah Yong hwa, Jung Mi sun yang masih merindukan putrinya diruangan khusus bayi itu berniat untuk menyusui putrinya , tapi ketika ia hendak sampai di ruangan Khusus bayi, tiba-tiba ia dikagetkan dengan menyelinap keluarnya seorang perempuan yang Tak lain Adalah Kim Yuna ibu dari Star menggendong seorang bayi dengan pergi terburu-buru.

Kim Yuna sendiri adalah mantan pembantu keluarga Jung, tapi kim yuna mempunyai dendam yang sangat besar lantaran Suaminya yang tadinya adalah Sopir juga di keluarga Jung, meninggal karena berusaha melindungi Ayahnya Yong hwa dari tembakan rampok saat Ayahnya Yong hwa sedang mengambil uang di Bank, tapi Kim Yuna tetap saja salah paham, mungkin karena dulunya dia sedang mengandung juga makanya emosinya tidak stabil.

Tadinya, ibunya Yong hwa berfikir kalo bayi yang dibawa ibunya star itu adalah anak dari Kim Yuna sendiri, tapi setelah ia mendapati putrinya yang sudah tak ada ditempat, ia baru menyadari kalo bayi yang dibawa kabur kim Yuna utu adalah anaknya, ia juga ingat akan sumapah Ibunya star yang bilang kalo dirinya akan membuat Keluarga Jung menderita lewat perantara apapun.

Belasan tahun sudah orangtua Yong hwa mencari adik yong hwa yang dibawa kabur oleh ibunya Star itu, tapi tak kunjung ketemu lantaran ibunya star mengganti surat-surat kependudukannya, dan pergi entah kemana, setiap hari ibunya yong hwa terus berstingkah seperti orang gila, lari sana sini menghampiri orang-orang yang menggendong anak perempuan kecil, dan karena itulah ayahnya yong hwa mengapdopsi Yong In yang seumuran dengan putrinya yang hilang,

Flash Back End >>>

Ibunya star terkejut mendapati kanyataan yang sedang ia hadapi ” Jung Misun..?? Disini sedang berkumpul keluarga Jung..? Berarti putriku ada disini..? Apakah gadis ini putriku..??” batin ibunya star seraya memandang kearah Yong In.

” Bukannya gadis ini yang tadi menagis meminta kucingku..?? Jadi kesukaannya terhadap kucing itu terturun dariku..??” lanjut Ibunya Star yang masih terdiam.

” Yah.. Kenapa kau dia..?? Kembalikan anak ku, kembalikan anakku…!!! ” Lanjut ibunya yong hwa yang semakin menjadi-jadi.

Ayahnya yong hwa dibantu oleh Orangtua minhyuk berusaha memisahkan ibunya yong hwa dan Star ini.

Ibunya Star berlari dan langsung memeluk Yong In dan membuat Yong In ketakutan.

” Anakku.. Ini annakku…” tangis ibunya star yang terus memeluk Yong in.

‘ Ayah.. Ibu.. Tolong aku…” tangis Yong In ketakutan.

# 1 Minggu kemudian#

Terlihat keluarga besar Jung yang keluar dari rumah sakit, tak terkecuali Minhyuk dan keluarganya, serta ibunya star yang keluar dengan penuh senyuman satu sama lain.

Minhyuk mendorong Star yang masih ada di Kursi Roda.

” Ayah, ibu..? Bolehkah aku pergi dengan Ka minhyuk ke suatu tempat..?” tanya Star.
” Tentu saja…” balas Orangtuanya Yong hwa serempak dipenuhi senyum dan tangis.

Keluarga besar Jung telah memaafkan semua perbuatan kim Yuna ibunya star yang telah mencuri Star kecil dan sengaja mengirim anaknya sendiri yaitu Yong In yang telah di adopsi oleh keluarga Jung, Yong In sendiri sudah mulai menerima ibu kandungnya yaitu Kim Yuna, ia merasakan ikatan bati yang sangat kuat dengan Kim yuna dan banyak kesamaan yang ia miliki dengan sang ibu, tadinya dia memang sempat tak bisa menerima kenyataan kalo dirinya hanyalah anak orang miskin, tapi setelah banyak masukan dari orang-orang terdekat Yong In termasuk masukan dari Yong hwa, Yong In akhirnya menyadari seberapa besar arti dari Keluarga asli terlebih lagi IBU.

minhyuk mulai mengajak Star kesebuah tempat yang sangat indah nan sunyi,
” Kaka sebanarnya kita mau kemana..??” tanya star penasaran.
” Apakah kau merasa lelah..??” tanya Minhyuk cemas dan menundukan badannya didepan Star agar sejajar dengan Star.

” Tidak ..??” balas star seraya menggelengkan kepalanya.

” Kau sangat cantik,,..??” ucap minhyuk.
” Jangan bercanda, bahkan wajahku sangat pucat,”

” Biar bagaimanapun kau sangat cantik, dari dulu sampai sekarang aku tetap mencintaimu, mungkin terkesan aneh lantaran umur ku masih terbilang anak kecil, begitu juga denagnmu, tapi aku merasa dan sangt yakin kalo aku sudah tergila-gila padamu, dari semua kepribadianmu, yang terus semangat menjalani kehidupanmu yang penuh dengan liku, mencari kasih sayang dari ibumu yang ternyata bukan ibu kandung mu, mskipun dia selalu bersikap tidak baik padamu, bahkan buruk, tapi kamu tetap sayang dan menerima dia apa adanya sebagai ibu yang sempurna,,” tangis Minhyuk seraya memeluk erat Star.

” Kaka, apa maksudmu.. Kaka jangan menangis, apakah kaka berfikir kalau besok aku akan mati karena KANGKER OTAK yang mengancam kehidupanku..?? Jangan hawatir ka, aku masih bisa bertahan hidup 100 tahun bahkan 1000 tahun lagi, aku akan berjuang untuk melawan penyakit ini, dan berhentilah menyalahkan diri kaka sendiri karena telah menyuruhku menunggu kaka di tepi jalan 1 minggu yang lalu, semua kejadian yang kita alami itu sudah ada yang mengatur, semua itu kehendak TUHAN, dan aku yakin, kecelakaan itu bukanlah penyebab dari kangker otakku,” balas Star yang ikut menangis.

” Tapi semua itu salahku, aku yang gak bisa menjagamu dengan baik…” balas Minhyuk seraya melepaskan pelukannya dan mengelap airmata Star yang terus mengalir membasahi pipi.

Star terus menggelengkan kepalanya dan bilang kalau itu bukan kesalahan Minhyuk, ia mencoba mengendalikan tangannya untuk mengelap airmata minhyuk.

Minhyuk dan Star sama-sama menangis sampai mereka sesegukan, perlahan minhyuk mulai mendekatkan wajahnya ke wajah star dan mengecup pelan bibir star,

** 3 Tahun kemudian **

Star masih bertahan akan kangker Otak yang diidapnya, dengan setianya Minhyuk terus menemani star kemoterapi, Yong hwa masih sibuk melanjutkan Kuliahnya dan setelah kuliah ia juga selalu menemani Star, Yong In bekerja keras membantu Usaha warung Ibunya, ia bekerja sambil kuliah.
Setiap malam semuanya berkumpul dirumah besar keluarga Jung untuk menemani Star,,

***

Minhyuk membawa Star jalan-jalan ketaman Rumah sakit,
” Udara hari ini sangat segar, cuacanya juga sangat cerah, lihatlah,,, kupu-kupu berterbangan dengan indahnya.. ” ucap Minhyuk, ia beehenti sejenak untuk memetik bunga mawar putih yang ada di sampingnya.

” Kepalaku pusing… Arrggg.. Ini benar-benar sakit..” batin Star berusaha menahan sakit.

” Bunga ini sangat cantik, tapi secantik apapun itu, didunia ini yang paling cantik cuma kamu star” lanjut minhyuk seraya menundukan badannya dan memberikan mawar putihnya ke Star.

” Eummm.. ” lirih Star berusaha tersenyum.

Minhyuk melihat kearah kalung berliontin bintang yang ia berikan ke Star 3 tahun silam, ia senang karena sampai sekarang star masih menggunakan kalung pemberian darinya.

” Kaka.. Bolehkah aku memelukmu..???” Ucap Star terbatakbata ke Minhyuk.

Tersenyum-dan terus tersenyum.. Itulah balasan minhyuk kepada star, minhyuk langsung memeluk star, ia merasakan tubuh star yang basah kuyup karena keringat.
” Apakah udara ini membuatmu kepanasan..? Tubuhmu berkeringat terlalu banyak..” ucap Minhyuk panik dan hendak membawa masuk star ke ruang rawat.

” Kaka,jangan lepaskan aku, tetaplah disini dan tetaplah kau memelukku, banyak hal yang ingin ku ceritakan padamu..”

” Ohh..?? Apa kah itu sangat penting..??” tanya minhyuk bingung akan tingkah Star.

” Hmmm.. Mungkin aku terkesan seperti orang yang sangat EGOIS karena aku telah membiarkan laki-laki yang sangat sepertimu tetap disampingku yang jelas-jelas sudah tak ada harapannya lagi..” tangis Star.

” Apa maksudmu..? Kau menangis, aku mohon jangan menangis lagi,,” ucap minhyuk yang hendak memastikan wajah star namun star tak mau , ia tetap bersi kokoh ada dipelukan Minhyuk.

” Cita-citaku adalah membahagiakan semua orang, terlebih lagi orang yang ada disekitarku, baik itu keluarga, teman, orang asing sebisa mungkin aku ingin membuat orang bahagia meski aku tak tau apakah aku mampu membuatnya bahagia,,?? Karena aku takut, di waktu yang sangat singkat ini, aku hanya bisa membuat orang lain susah dan menderita,” ucap star, Dan membuat tangis Minhyuk meledak.

” Kaka.. Tau kah kaka.. Sebenarnya Yang jadi bintang itu kaka bukan aku, karena kaka selalu menyinari langkahku, karena kaka selalu ada untukku, kaka selalu menolongku dan kaka juga aku masih berusaha bertahan…. Kaka” ucap star yang semakin tak jelas.

” Iya..” ucap minhyuk yang masih menangis.

” Terimakasih buat semuanya, terimakasih atas cinta yang sangat berlimpah ini.. Aku harap, di kehidupan mendatang, aku bisa bertemu dengan kaka dan menjadi ibu dari anak-anak kita kelak seperti cita-cita kita.. Aku sayan kaka… …” ucap star untuk terakhir kalinya.

” Star.. Star.. Starr.. Kenapa kau berhenti..? Katanya banyak yang ingin kau katakan ..?? Ayo katakanlah..?? Star…??” ucap minhyuk layaknya orang gila sersya menepuk pelan pipi Star.

” S. T. A. RRRRRRRRR…!!” teriak minhyuk.

Guyuran hujan tiba-tiba mengguyur dengan derasnya, mengubah suasana cerah dan membuat kedukaan atas kepergian Star begitu dalam, semuanya menangis melepas kepergian star untuk menuju Dunia yang berbeda.

” Usiamu begitu muda untuk menerima semua ini,, tapi aku benar-benar salut dengan semua perjuangan dan rasa sabar yang kau miliki, dan aku adalah orang yang sangat beruntung karena telah mengenal dan memiliki Cintamu…” Ucap Minhyuk seraya mencium nisan makam star..

* END *
 

How to VOTE?

* Jika kamu menyukai fanfiction ini, cukup tulis kata “SUKA” di kotak komentar di bawah (bukan menekan tombol like).

* No silent readers here! Hargai dengan memberikan komentar “SUKA” jika kalian memang menyukai fanfiction ini.

* Jika kamu sudah voting di WordPress, jangan voting (lagi) di Facebook. Cukup salah satu.

* Voting bisa dilakukan lebih dari 1 fanfiction, kalau kalian suka semua fanfiction peserta ya komen aja semuanya

* Para peserta lomba diperbolehkan voting, asal jangan voting diri sendiri

Terima kasih ^^

3 thoughts on “[LombaFF] STAR

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s