[LombaFF] TELEPATI

  1. Genre           :romance, friendship,
  2. Rating           :PG-13
  3. Length          :oneshoot
  4. Main cast:

–          Kim Hye Na

–          Jung yonghwa

–          Lee jonghyun

Other cast:
-Lee Song Eun
-Kang Minhae

  1. Disclaimer:

Pertama tama mau ngucapin Alhamdulillah. Akhirnya ff ini bisa selesai juga. Ff singkat yang dibuat dalam waktu Cuma 3 jam doang. Cast aku pilih dari suamiku Jung Yonghwa *dilemparin bom Molotov* emmm.. tadinya mau pake castnya itu si Jungshin, soalnya Jungshinnya aneh. Tapi kalo jungshin berarti udah ketahuan anehnya dari awal dong * digebukin fansnya jungshin*. Untuk cast cewek aku pakai nama koreaku. Silahkan kalau mau ngebayangin diri kalian sendiri

 

  1. Note:

Ff ini terinspirasi dari keinginanku. Aku pengen banget punya kemampuan telepati, jadi aku bisa baca isi hati orang yang aku suka. Hehehehehe….. *senyum kuda*. Awalnya aku mau buat FF genre action. Gara garanya waktu itu liat mv cry cry T ara terus temenku bilang Yonghwa kok muka muka orang jahat (?) yaudah dibikinlah sebuah ff. dan aku dikasih tau sama author tetap disini *lirik  @Eonn1K4D * kalau bakal ada lomba bikin ff dan ffku diikutin aja. Awalnya sih semangat bikinnya. Apa daya aku nggak berbakat bikin ff genre action. Dan jadilah ff aneh seperti ini

Aku harap FFku bisa menang dan semoga boice suka baca ffku. Oh ya! jangan lupa baca doa dulu sebelum baca FF ini takutnya abis baca langsung sawan apa kejang kejang gitu. Dan maaf kalau banyak typo disana sini dan juga bahasa yang aneh. Maaf juga kalau bias kalian aku nistakan disini. Oke, selamat membaca!!!!😀

 

 

“annyeong Minhae” sapaku pada Minhae teman sebangkuku

“Hye Na? sudah masuk sekolah? kau baik baik saja kan?? Syukurlah” ujar Minhae padaku

“Song Eun!!!! Hye Na sudah masuk sekolah” seru Minhae memanggil temannya Song Eun. Ya, aku Minhae dan Song Eun sering bermain bersama. Makanya kami akrab

Seminggu yang lalu sepulang sekolah aku ditabrak truk besar. Kata eomma aku koma 4 jam. Setelah 4 jam koma itu aku akhirnya tersadar. Dokter mengatakan aku baik baik saja. tak ada cacat fisik ataupun kelainan diotakku. Hanya beberapa luka sobekan yang terdapat ditanganku. Eomma bilang itu mukjizat tapi aku rasa itu musibah. Sebab, sejak saat itu aku merasa aku jadi aneh

“syukurlah kau baik baik saja. kupikir kau akan patah tulang atau apa” ujar Song Eun yang kini sudah duduk didepanku

“hush!! Song Eun! Kau ini malah nyumpahin orang” kesal Minhae

“hehehe…. Aku hanya bercanda. Ini keajaiban Hye Na…. kau bisa lolos dari maut. Padahal kau ditabrak truk besar sekali. Aku saja merinding dengar cerita kecelakaanmu” seru Song Eun

“keajaiban aku masih hidup sih iya, tapi sekarang aku dapat musibah” ujarku sambil memasang tampang melas

“kok  musibah??” tanya Minhae bingung

“sejak aku sadar dari komaku, aku sedikit aneh. Aku jadi bisa baca pikiran orang” seruku

“ha???? Mworago???” ujar Song Eun yang kaget

“kau bisa telepati?” Minhae ikut ikutan kaget

“aku serius!!! Aku mana pernah sih bohong” kesalku karena melihat raut wajah mereka yang sepertinya tak percaya padaku

“badanmu masih panas ya Hye Na” ujar Song Eun sambil memegangi dahiku

“otakmu rusak tuh” ujar Minhae sambil geleng geleng

“aku sungguh sungguh!! Aku bisa baca pikiran orang” kesalku

“arasseo… coba baca pikiranku” tantang Minhae

“Minhyuk oppa~ aaaa… naneun neomu joahae. Harusnya kita nggak kembar!!!!!”

“ya! kang minhae! Kau tak boleh suka sama kakak kembarmu sendiri!” bentakku pada Minhae

“HYE NA??? KAU TAHU ITU DARIMANA HAH???” bentak Minhae sambil mencengkeram kerah kemejaku

“kan aku sudah bilang aku bisa baca pikiran orang. Sekarang sudah percaya kan?”

“Hye Na Hye Na… kau pikir aku percaya gitu aja. Paling juga kau dikasih tau sama Minhae. Jangankan Minhae, kembarannya. Han sonsaengnim aja suka sama Minhyuk. Itu mah hal biasa”

“Song Eun!! Minhae belum pernah memberitahuku tentang hal itu. bagaimana bisa jadi hal biasa? Kembarannya bisa suka gitu itu hal yang luar biasa” bentakku

Mereka berdua terdiam

“ih.. Hye Na benar benar bisa baca pikiran orang. Etteokeh????? Nanti kalau rahasiaku ketahuan gimana?”

“ih.. Hye Na aneh banget. Dia bener bener bisa telepati. Haduh!!! Jangan sampai dia tahu semua rahasiaku”

“Hye Na, aku duduk sama Song Eun ya” ujar Minhae sambil berlalu membawa tasnya

“chakkamannyo!!!!” teriakku menahan mereka untuk tak pergi, tapi sayang mereka berdua sudah pergi

Aku sekarang jadi yeoja yang aneh. Aku menjijikan. Aku bisa baca pikiran orang. Aku sekarang benar benar aneh

“ya! Kim Hye Na! tentang pesta ulang tahun sekolah….”

Aneh? Ya memang. Menjijikan juga sudah tentu. Siapapun pasti tak ingin hatinya dibaca orang seenaknya. Aku memang pernah tahu tentang telepati dan sekarang aku punya kemampuan itu. aku terus mencoba tak peduli dengan semuanya. Tapi tetap saja isi hati orang selalu terengar ditelingaku. Seperti mereka bicara sehari hari. Tapi sekarang sifatnya lebih pribadi.

“aku suka sama dia. Aaaaaa etteokeh??”

“haduuhhh lapar nih mana bentar lagi jam pertama mulai”

“gawat!!!! Berat badanku naik. Aaaaa….issshhh jincayo!!!!”

“kenapa sih aku nggak bisa dapetin dia. Aku kurang cantik apa?”

                Aiiiisshhhhhh tetap terdengar meski aku sudah coba tutup kupingku!!!

PLAAKKK!!!!

“kamu lagi ngelamun ya Hye Na?” tanya seseorang disampingku. Aku segera mengarahkan pandanganku padanya sambil mengelus kepalaku yang sepertinya tadi dipukul dengan suatu benda

“Jung Yonghwa?” tanyaku setelah aku bertatap muka dengannya. Kami lama sekali bertatapan. Aku terus memandangnya

“sudahlah lupakan saja” ujarnya sambil berlalu

Jung Yonghwa, dia ketua kelas dikelasku, juga pemimpin dari band sekolah dan anggota PMR. Dari dulu aku hanya ingin tahu perasaannya saja. karena sejak sekelas dengannya diam diam aku menyukainya. chakkaman!!!! Tadi…. Tadi aku bertatap muka dengannya tapi hatinya tak terbaca olehku. Hah????? Masa tak terbaca sih?

“JUNG YONGHWA!!!!!!” panggilku

Dia yang sedang sibuk mengelilingi kelas langsung kutarik dan aku langsung memandangnya. Meski harus berjinjit. Aku harus tau perasaanya. Dia benci atau tidak padaku

“astaga!!!! Tak terbaca! Hanya hati yonghwa yang tak dapat kubaca” batinku

“ada apa Kim Hye Na?” tanyanya padaku

“ah.. aniyo! Sudah sana cepat muter muter kelas lagi” kesalku. Lalu aku duduk dibangkuku kembali dan dia kembali melanjutkan aktivitasnya

Aku duduk dibangkuku sambil memasang headphone dan menyetel lagu lagu berirama keras. Tapi tetap saja hati orang dapat kubaca. Aaaaa eotteokeh??? eomma????? Bagaimana ini?

“ehem!! Perhatian semua. hari ini kita tak belajar. Karena kita akan membahas tentang pesta ulang tahun sekolah” seru Yonghwa didepan kelas. Volume suaranya dikeraskan sebab memang anak anak dikelasku badung semua

“kelas kita kebagian untuk membuat kue ulang tahunnya. Kalian boleh pilih tugas sesuka kalian dan dibagi jadi 7 kelompok. Arasseo???” ujar Yonghwa lagi. Aku terus memandangnya dengan tajam

Kenapa ya hanya hatinya Yonghwa yang tak dapat kubaca??

“Kim Hye Na…. jangan menatapku seperti itu….” kesal Yonghwa

“ah. Mian!” jawabku singkat

Aku segera menoleh kebelakang. Melihat kearah Jonghyun. Cowok urakan itu. yang mmebuat nilai rata rata kelas jadi turun. Sok sok jago gitar tapi padahal mainnya urakan. Bagusan yonghwa kemana mana

“huuuhhhh membuat kue. Masa laki laki buat kue juga. Aku sih malu ikutan yang begitu” ujarnya. Meski hanya bicara suaranya sudah membahana diseluruh ruangan

“Lee Jonghyun berisik!!!” ujar yonghwa dari depan kelas

“kue ulang tahun ya?? aku suka membuat kue. Aku sering buat kue bersama ibu dan adikku. Kalau yonghwa makan kue buatanku apa dia suka padaku ya??? apa aku bisa masuk kedalam bandnya yang keren itu??? ah sial!! Aku sebenarnya suka padanya. Eh? Suka apa kagum? Kalau suka padanya… masa aku seperti perempuan sih???”

“BUAAAAHHHHAHAHAHAHAHA……. SUKA?? HAHAHAHAHAHA……” tawaku meledak setelah mendengar isi hatinya Jonghyun

“ya kim hye na!!!” seru seseorang dari sampingku

Aku segera menutup mulutku agar berhenti tertawa

“kenapa kau menertawaiku hah???” jonghyun membentakku. Aku masih terdiam saja

“apanya yang lucu hah???? Kenapa kau menertawaiku???” dia menarikku dari dudukku hingga aku berdiri

“nggak ada yang lucu!!!” teriakku sambil menutup mata. Gawat!! Bisa bisa aku babak belur olehnya

“Lee Jonghyun, kau bagian membuat kue” ujar seseorang. Tiba tiba cengkeraman Jonghyun padaku melemah. Aku membuka mataku. Yonghwa??

“kau Hye Na, kau bagian dekorasi kue. Oke?” ujarnya sambil memukul bahuku pelan

“ah.. ne” jawabku sambil mengangguk

“BAGIAN MEMBUAT KUE?? MEMANGNYA AKU WANITA!!!” teriak jonghyun ke yonghwa

“sorry…. Tapi emang tugasnya tinggal itu doang” jawab Yonghwa enteng

“ah.. entahlah rasanya enak atau tidak” ujar jonghyun sambil keluar dari kelas. Yonghwa hanya menghela nafas saja dan berlalu. Diapun kembali sibuk dengan tugasnya

Semua anak anak sibuk, aku hanya dibangkuku saja. biasanya ada Minhae dan Song Eun yang selalu tertawa tawa bersamaku. Sekarang mereka menghindariku karena aku aneh

Akupun mulai menggambar kue ulang tahun yang akan dibuat oleh kelasku. Sebenarnya tak jago menggambar sih. Tapi yang menyuruhku itu yonghwa. Aku harus lakukan yang terbaik untuknya

“sudah jadi gambar kue ulang tahunnya?” tanyanya padaku sambil duduk disebelahku

“sudah” jawabku singkat sambil memberikan kertas berisi gambarku padanya

“bagus! Aku suka. Ini jadi kue 3 tingkat ya? sama seperti sekolah kita. Kau pintar sekali. Aku suka” jawabnya sambil mengangguk angukkan kepalanya

“jinca?? Aa……  baguslah” ujarku sambil tersenyum senang

“Hye Na…. kau sudah baikan?” tanyanya  sambil menatapku

“ne, aku sudah baikan. Hanya luka sobekan saja disekitar lenganku. Tak usah khawatir soal kecelakaan itu” jawabku

“bukan kecelakaan” ujarnya

“hah????” tanyaku bingung

“kudengar kau sedang punya masalah, sudah tenang?” tanyanya padaku. Aku hanya bisa melongo dibuatnya

“Yonghwa mengkhawatirkanku??jinca?? aaaa…. Neomu haengbokhae….. :D” kataku dalam hati

“sepertinya kita perlu banyak butter dan pewarna makanan. Bahan bahannya mau beli minggu depan?” tanyanya padaku

“kita yang beli?” tanyaku balik

“tentu” jawabnya sambil tersenyum padaku

Yonghwa, hanya hatimu yang tak dapat kubaca. Wae??? Sepertinya hanya didepanmu saja aku bisa tetap seperti perempuan yang tak punya telepati

*******************

“annyeong Minhae!!! Annyeong Song Eun!!” sapaku pada Minhae dan Song Eun saat tak sengaja bertemu mereka dikoridor sekolah. sejak hati mereka kubaca dan mereka tahu, mereka jadi menjauhiku. Bahkan sekarang aku duduk sendiri karena mereka merasa aku orang yang aneh

“pura pura nggak liat deh”

“aku masih kesal hatiku dibaca olehnya”

Mereka berjalan begitu saja tanpa membalas sapaanku. Ini baru Minhae dan Song Eun. Bagaimana kalau seluruh orang yang isi hatinya kubaca, mereka tau aku membaca hati mereka. Bisa bisa aku tak punya teman didunia. Aaaaa… eomma??? Eotteokeh??? ada apa sih dengan otakku ini. apa karena kecelakaang itu otakku jadi bermasalah?

Aku sudah tanyakan pada eomma dan appaku. Diantara mereka tak ada yang punya kemampuan telepati. Seluruh keluargaku juga tak ada. Dan saat aku cerita aku punya keahlian telepati mereka hanya tertawa. Hingga akhirnya aku hanya bilang aku bercanda. Daripada ditertawakan terus oleh mereka. Aissshhh……  kenapa aku jadi aneh gini sih

Aku berjalan, tanpa sengaja aku melewati ruangan dimana yonghwa dan teman temannya berlatih band. Aku mengintip dari pintu yang terbuka sedikit. Ada yonghwa yang memegang gitar sekaligus jadi vocalis, juga ada jungshin sunbae yang memegang bass ditambah kembarannya Minhae, Kang Minhyuk yang menjadi drummer. Sepi sekali ya. band berisi 3 orang saja. ah…. Nggak apa apalah. Yang penting mereka semua keren keren

Setelah puas melihat Yonghwa dan bandnya latihan, aku segera ke kelasku. Aku menaiki tangga karena memang kelasku dilantai 2. Kupilih lewat tangga yang paling ujung. Alasannya karena tangga itu sepi dan tak banyak orang yang pakai. Jadi aku tak bisa baca pikiran orang terlalu banyak. Jujur aku sedikit pusing ketika dengar isi hati orang orang. Isi hatinya beragam. Bahkan sekarang aku sudah tak dapat bedakan yang mana isi hati, yang mana bicara yang sebenarnya saking banyaknya orang yang sudah kubaca hatinya

Geureol geomnida…… ijeul geomnida oneunbuteo nan~

Suara siapa tuh? Siapa yang main gitar? Hantukah??? Batinku berkata. Aku segera melihat ke bawah tangga. Terdapat jonghyun disana sedang main gitar. Ah, aku tak boleh ketahuan olehnya ada disini. Sebaiknya kudengarkan saja dari sini. Seruku dalam hati. Lalu akupun duduk disalah satu anak tangga

“aissshhh jinca!!! Kenapa aku tak bisa menyanyikan lagu yang iramanya mellow sih” kudengar dia berteriak seperti itu

“eomma ingin aku jadi anak baik, tapi sayang disekolah aku malah jadi anak urakan. Aku sudah mengecewakan eomma. Harusnya aku ikut bandnya yonghwa saja biar eomma bangga padaku, tapi mana mungkin merek mau menerimaku. Band itu kan isinya anak anak yang baik dan sopan. Tak urakan sepertiku. Eomma… mianhae… aku belum bisa jadi anak yang berguna”

Aku kembali mendengar isi hati jonghyun. Jadi ternyata dia ingin sekali ikut bandnya yonghwa?? Waaahhh… bagus dong kalo gitu. Tapi apa yonghwa mau ya masukan dia kebandnya? Kudengar seleksi masuk band itu susah banget. Coba deh nanti kubujuk yonghwa. Siapa tau dia mau menerima jonghyun

***********************

“annyeong yonghwa!!!” ujarku sambil melambai padanya

“annyeong hye na!!!”

Aku dan yonghwa hari ini berencana untuk membeli  bahan bahan keperluan membuat kue. Hari ini dia sangat tampan. Tapi lebih keren dari disekolah. Baru kali ini aku lihat yonghwa tanpa mengenakan seragam sekolah

Aku berjalan bersamanya. Dan kembali aku dengar isi hati orang orang disekitarku

“laki laki itu tampan”

“ih mereka nggak cocok”

“namja itu mirip pacarku”

“perempuan itu jelek banget. Nggak sepadan sama laki laki dibelakangnya”

Aku diam saja. ada beberapa perkataan yang menusuk hati. Tapi aku bisa apa? Daripada aku nanti ketahuan anehnya sama mereka. Lebih baik aku diam menahan semuanya.

Setelah selesai belanja kebutuhan untuk membuat kue, aku dan yonghwa menuju sebuah caffe. Kamipun duduk dan minum dulu disana

“kau sangat suka strawberry ya? minuman dan makanan yang kau pesan strawberry semua?” tanyanya padaku. Aku masih diam saja. disini terlalu banyak orang. Aku bisa dengar isi hati mereka semua

“Hye Na????”

“aaaa berisik!!!!! Aku kesal!!!” ujarku sambil menggebrak meja. Yonghwa tampak kaget melihat tingkahku

“kamu aneh deh, Hye Na…..” seru yonghwa sambil memandangku dan bertopang dagu

“waktu itu aku lihat kamu senyum senyum sendiri, terus aku liat lagi kau tampak kesal tapi kemudian tertawa sendiri” ujarnya lagi

Aku terdiam. Yonghwa tahu aku bertingkah aneh? Astaga!!! Apa aku akan dijauhinya juga???

“masalahmu itu….. ceritakanlah. Mulanya untuk cerita memang susah. Tapi apa salahnya jika itu bisa membuat perasaanmu lega. Kurasa kau belum cerita sama siapa siapa makanya sikapmu jadi begini” serunya

Aku senang yonghwa khawatir dan ingin jadi teman curhatku. Tapi untuk keadaan yang sekarang mana mungkin aku cerita. Nanti dia jadi benci dan menjauhiku sama dengan Minhae dan Song Eun. Tapi… tapi hanya yonghwa yang hatinya tak bisa kubaca. Mungkin kalau aku cerita dia takkan marah atau menjauhiku

“aku….. aku……. aku punya telepati” ujarku sambil menundukkan kepalaku. Aku tak siap lihat ekspresiwajahnya

“waaahhhh.. telepati??? Hebat!!!” serunya

“hah?? Hebat katamu? Itu aneh!!!!” ujarku. Dia tersenyum

“nggak aneh kok. Aku percaya ada kemampuan seperti itu” ujarnya. Aku senang dia tak menganggapku aneh

“tapi Hye Na, hati orang milik pribadi, jangan sembarang membacanya” nasihat yonghwa padaku

“aku… aku nggak sengaja baca isi hati orang. Itu terdengar begitu saja. aku juga tak mau mendengarnya. Sekarang aku sudah tak bisa bedakan yang mana bicara sesungguhnya yang mana isi hati orang. Aku tak mau jadi aneh” ujarku sambil tertunduk

“Kim hye Na!” yonghwa memanggilku dan dengan terpaksa aku menoleh padanya. Dia memandangku

“kau itu nggak aneh! Kau itu unik! Walaupun terdengar jangan kau pedulikan, arasseo??” ujar yonghwa. Perkataannya membuatku semangat. Membuatku yakin kalau aku bukan dapat musibah karena kemampuan ini, tapi malah aku jadi orang yang special

“ne.. arasseo” jawabku sambil mengangguk

“Hye Na, percayalah kamu punya cara untuk tak dengar hati orang sembarangan” serunya sambil menepuk bahuku pelan

“kkaja!!” ajaknya

Kamipun keluar dari caffe itu

“yonghwa, kenapa kau yakin begitu?” tanyaku padanya

“soalnya aku pernah membacanya. Eh! Maksudku aku pernah baca buku tentang hal itu” ujarnya sambil tersenyum ke arahku

“HEI!!! KETUA KELAS!!! HEI JUNG YONGHWA!!!” teriak seseorang dari belakang kami. Aku dan yonghwa menengok kebelakang dan kudapati Jonghyun disana

“kamu pacaran dengan Kim Hye Na ya? sudah sampai tingkat mana?” tanya Jonghyun pada Yonghwa

“isshh sial!! Ada dia. Memangnya aku dan yonghwa pacaran apa” kesalku

“dasar!! Jonghyun selalu nantangin berkelahi. Kkaja Hye Na!!” yonghwa menarikku pergi meninggakan tempat itu

Aku dan yonghwa berjalan bersama. Yonghwa menggandeng tanganku. Ini yang pertama kalinya

“yonghwa…. Jonghyun suka lho padamu” ujarku

“jangan bercanda!!” kata yonghwa

“aniyo….. dia memang suka padamu sebab aku membacanya lewat tele…..”

“kamu jangan dengarkan isi hati orang sembarangan!! Ini privacy mereka!” bentak yonghwa padaku

“ya… arasseo… tapi Yonghwa, kenapa ya hanya isi hatimu yang tak bisa kubaca” seruku padanya. Yonghwa hanya diam saja

“kkaja aku antar kau pulang!! Nanti aku dimarahi ibumu lagi karena kau pulangnya malam” serunya. aku dan dia masih bergandengan tangan

*************************

“aigo!!!! Siapa yang ngelakuin ini semua!!!” teriak yonghwa

Pagi itu aku dan dia menuju ruang kelas kami. Tempat dimana kami akan membuat kue. Tapi semua bahan bahannya rusak dan bertaburan kemana mana. Ruang kelas jadi kotor karena tepung dan telur

“arasseo… bagian kebersihan, kalian tolong bersihkan ini ya. setidaknya sampai lantai bersih dan dinding juga bersih. Emm….. kita pakai uang kas dulu saja untuk mengganti bahan bahan yang sudah dirusak begini. Cepat ya dibeli” yonghwa mengkoordinir semuanya

“jonghyun!!! Hanya jonghyun yang tak terlihat. Mungkin dia. Ya! dia melakukan hal ini untuk menarik perhatian yonghwa” batinku

Akupun segera pergi kebelakang sekolah tempat dimana jonghyun sering berada disana menurut para murid. Dan benar aku menemukan dia disana sedang bermain gitar

“LEE JONGHYUN!!!!” teriakku memanggilnya

“apa?” tanya jonghyun santai

“kau harus tanggung jawab semuanya!!! Bahan bahan untuk membuat kue kau kan yang merusaknya. Caramu kekanak kanakan jonghyun!! Ini nggak lucu!! Semua orang bekerja keras lalu kau menghancurkannya. Cepat ganti semuanya!!” bentakku

“kenapa harus aku???” tanyanya dengan enteng

“karena kau bisa kan buat kuenya??? Aku tahu semuanya. Kau sebenarnya pintar membuat kue. Kamu sebenarnya juga suka yonghwa kan?? Selama ini kau selalu berbuat urakan hanya untuk menarik perhatiannya kan? Aku takkan bilang kalau ini perbuatan tapi tolong tanggung jawab atas semuanya. Kasihan yonghwa. Aku yakin nanti pasti Yonghwa akan suka padamu” seruku

PLAAAAAKKK

Perih, sakit, pipiku ditampar olehnya

“kenapa kau tahu semua itu???? itu rahasiaku sendiri!!!!!!” teriaknya

“mianhae… aku tak sengaja dengar itu. aku tak sengaja dengar isi hatimu. Maafkan aku jonghyun….” Ujarku sambil terisak

Kulihat mata jonghyun memerah. Mungkin dia marah padaku. Lalu dia berniat untuk memukulku dengan gitarnya

BRAAAAAKKKK

Tiba tiba. Entah angin darimana Jonghyun terhempas begitu saja. dan kulihat yonghwa berlari kea rah jonghyun sambil menunjuk nunjuk jonghyun

“jonghyun sudahlah….. aku sudah tau semuanya. Aku sudah dengar. Kamu jago kan buat kue? Sering buat kue bersama ibu dan adikmu kan?” seru yonghwa

“diaaaaammmmm!!!!!” ujar jonghyun. Mungkin dia malu perasaan sudah diketahui yonghwa. Tunggu!!!! Yonghwa juga tau? Darimana? aku tak pernah memberitahunya soal ini. apa jangan jangan….

“yonghwa, yang tadi menghempaskanku begini kau ya? kau punya kekuatan aneh ya?” tanya jonghyun

“ya.. begitulah…” ujar yonghwa

“omo!!!” ujarku kaget

Yonghwa menghampiriku

“makanya telepatimu tak sampai padaku” seru yonghwa. Dia berjongkok dihadapanku yang sedang terduduk. Lalu menatapku

“sebenarnya aku tak mau menunjukkannya padamu. Tapi mungkin ini akan membuatmu lebih tenang”

Lho??? Tadi itu????

“sebenarnya aku juga punya telepati, tapi aku sudah bisa meredam kemampuanku ini. aku punya kemampuan ini bahkan dari aku kecil. Aku senang saat tahu kau juga punya telepati. aku juga dulu merasa aneh, tapi aku bersyukur aku bisa jadi unik karena aku punya kemampuan ini. hye na… kau dengar kan telepatiku??”

“sebelumnya aku tak pernah ingin hatiku dibaca orang lain. Tapi karena kami ingin membaca hatiku, silahkan. Hye Na….. kau penasarankan bagaimana perasaanku padamu??”

Aku hanya bisa melongo dibuatnya. Dan tiba tiba tubuhku mendekat padanya lalu dia memelukku

“saranghae.. Kim Hye Na….”

“yonghwa!!!!!” kesalku sambil memukul pundaknya

“hehehehe… maaf ya nggak pernah cerita padamu soal ini” ujarnya sambil tersenyum padaku

*********************

                Seperti biasa aku selalu mengintip diruangan tempat dimana yonghwa dan teman teman bandnya berlatih

“Hye NA!!!” yonghwa memanggilku. Aissshhh gara gara kemampuannya melebihiku. Radius 100 meter dia sudah bisa baca isi hatiku. Meski hanya isi hatiku sih

“annyeong haseyo!!!” ujarku sambil memasuki ruangan itu

Teman teman bandnya menyapaku. Dan sekarang sudah ada personil baru lho….

“lee jonghyun fighting!!!!!” seruku menyemangati si personil baru itu

“iya iya…” jawabnya slengean. Ah.. dasar!! Dia memang begitu

“kkaja Hye Na!!!” tiba tiba yonghwa menarikku kesuatu tempat. Dan dia menarikku ke taman sekolah

Siang itu sepi sekali. Para murid sudah pulang. Dan bisa dipastikan hanya aku dan yonghwa saja yang berada disini

Yonghwa menggenggam tanganku. Kini kami berhadapan. Sejak tahu kemampuan telepati, kami lebih sering bicara lewat telepati daripada bicara lewat mulut kami

“hye na…….”

“ya….???”

“kita pacaran ya!!!” ajak yonghwa

“mwo??? Kau mengajakku pacaran? Yang romantis dikit kek!” kesalku

“Hye Na……” dia memanggilku lagi

“eumm??” tanyaku

Dia langsung menciumku dengan lembut. lalu setelah itu kami bertatapan kembali

“gimana??? Diterima nggak perasaanku?”

“yonghwa, kamu ngomong apa aku nggak denger”

“Hye Na… kamu nerima nggak perasaanku? Kok nggak dijawab??”

“yonghwa… ngomong dong jangan diem aja!!!”

“hye na.. “

“yonghwa……”

“jangan bilang telepatinya hilang???” ujarku dan yonghwa bersamaan

“yaaaaaaaahhhh…” seruku lemas. Baru aja punya kemampuan yang beda, sekarang sudah hilang aja

“gara gara ciuman nih!!” kesalku pada yonghwa

“bagus dong!!! Kita jadi bukan orang aneh lagi ya kan???” yonghwa sepertinya senang sekali kemampuan telepatinya nggak ada lagi

“Hye Na…” seru yonghwa

“ne?” jawabku sambil menatapnya

“biarpun udah nggak ada telepati lagi, kamu tetep suka kan sama aku kan???” tanya yonghwa

 

#####THE END####

How to VOTE?

* Jika kamu menyukai fanfiction ini, cukup tulis kata “SUKA” di kotak komentar di bawah (bukan menekan tombol like).

* No silent readers here! Hargai dengan memberikan komentar “SUKA” jika kalian memang menyukai fanfiction ini.

* Jika kamu sudah voting di WordPress, jangan voting (lagi) di Facebook. Cukup salah satu.

* Voting bisa dilakukan lebih dari 1 fanfiction, kalau kalian suka semua fanfiction peserta ya komen aja semuanya

* Para peserta lomba diperbolehkan voting, asal jangan voting diri sendiri

Terima kasih ^^

34 thoughts on “[LombaFF] TELEPATI

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s