[LombaFF] you’re crazy but I love

Genre : romance, angst

Rating : PG-13, T, G

Cast : Kang Min Hyuk [ CN BLUE ]

Shin Yeonri [Ocs]

Other Cast : All member CN BLUE

Han Hyura [Ocs]

Note : annyeonghaseyo~~, ini FF pertama ku. Mian kalo ada typo-typo, alurnya kecepetan,endingnya nggak enak dan agak berantakan nulisnya. Karena ini murni isi otak author, dan gak ada plagiat deh pokoknya, Minta saran sama kritiknya, HAPPY READING ^_^. . .

 

 

 

MINHYUK POV

Lelah penat, itulah yang saat ini aku rasakan. Hari ini CN BLUE sedang melaksanakan konferensi pers. Sudah 3 jam berlalu, tapi acara ini belum juga selesai. Terlebih lagi ketika aku melihat poster berukuran besar dengan tulisan ‘ MENIKAHLAH DENGANKU MINHYUK OPPA, SARANGHAEYO’, terlihat sangat konyol dan aku tidak suka. Poster itu di pegang oleh seorang yeoja, tidak terlalu cantik, tapi sangat manis. Ia terus saja berteriak, mengganggu pendengaranku. Aku ingin segera pergi dari sini, kulihat yonghwa hyung terus saja tersenyum dan sesekali menyenggol lenganku. “ aish hyung, kenapa kau terus menyenggol lenganku,” kataku kesal, “kau lihat, yeoja yang membawa poster besar itu?” katanya sambil menunjuk yeoja yang membuatku sangat kesal, “ne,wae?” kataku dengan wajah kesal, “ sepertinya ia benar-benar mencintaimu.” Katanya sambil terkekeh pelan, “hah ani, aku tidak mau, pokoknya aku tidak mau titik.” Kataku tapi dia tidak menggubrisnya, dan melanjutkan kembali konferensi per situ.

AUTHOR POV

Setelah melihat yeoja yang ia anggap gila, minhyuk terus saja diam, walaupun beberapa pertanyaan mengarah padanya, tapi ia tetap diam, sehingga yonghwa yang menjawab pertanyaan itu, dengan mengatakan bahwa minhyuk sedang tidak enak badan, hingga konferensi pers itu selesai.

Di dorm cn blue~~~

“ minhyuk~ah, gwenchannayo?” kata jonghyun khawatir, “ne gwenchanna.” Kata minhyuk dingin, ia masih kesal dengan yonghwa yang terus mengejeknya. Jonghyun heran melihat sikap minhyuk saat ini, tidak seperti biasanya, walau ia sering menyendiri. jonghyun menghampiri yonghwa yang sedang mencuci piring. “ hyung, sebenarnya apa yang terjadi pada minhyuk, ia kelihatan sangat kesal?” kata jonghyun kemudian duduk  disamping yonghwa. “ ia telah dilamar yeoja, saat KP tadi.” Kata yonghwa sambil terkekeh pelan, jonghyun membulatkan matanya “mwo, jeongmal?”.

“yaa! Kalian semua, hari ini ada pembantu baru, karena shin ahjumma sedang sakit dan dorm ini hampir terlantarkan terutama kamarmu jonghyun, maka keponakannya lah yang akan menggantikannya.” tiba- tiba manager masuk dan langsung berteriak, sontak semua yang ada di dalam kaget. “yaa! Hyung bisakah kau ketuk pintu dulu, kami semua kaget.” Kata jungshin protes, tapi manager tidak menggubrisnya, “ jadi perkenalkan ini dia, hay ppali masuklah,” kata manager mempersilahkan yeoja itu masuk, “ annyeonghaseyo, shin yeon ri imnida usia 16 tahun aku kelas 2 SMA selain kerja sampingan aku akan mengambil hati minhyuk oppa,” kata yeonri tanpa titik koma, dan sontak membuat mereka kaget lagi.

 

 

MINHYUK POV

“annyeonghaseyo, shin yeon ri imnida usia 16 tahun aku kelas 2 SMA selain kerja sampingan aku akan mengambil hati minhyuk oppa,” kata yeoja yang membuatku sangat kesal, sontak aku kaget dan langsung berdiri, “ neon…..” kataku, yeonri pun berlari lalu memelukku, “minhyuk oppa, saranghaeyo. Suatu saat nanti menikahlah denganku.” Katanya lantang, “ aissh kau ini gila atau pura – pura gila,” kataku kesal, “ne, aku saat ini sangat gila, tergila-gila padamu minhyuk oppa.” Katanya yang membuat seisi ruangan riuh, “ shireo, aku tidak mau.” Kataku lagi sambil melepaskan pelukannya dan pergi untuk menenangkan pikiran.

AUTHOR POV

Minhyuk keluar dari dorm, tapi yeonri hanya tersenyum senyum. “ah, yeonri~ah kau kan masih sekolah, lalu bagaimana kau kerja disini?” kata yonghwa memulai pembicaraan, “sepulang sekolah, kira-kira jam 11an, begitu yonghwa-ssi.” Katanya. “yaa! Kau panggil kami oppa saja jangan memanggil kami seformal itu.” Kata yonghwa, didukung anggukan dari semuanya, “hmm, baiklah” katanya singkat. “baiklah, kalau tidak ada yang di tanyakan lagi kau boleh pulang sekarang, mulai besok kau bekerja disini.” Kata manager. “gamsahamnida, annyeong,” “annyeong”.

Setelah mereka keluar minhyuk datang dengan mengendap-endap. “yaa! Kau ini darimana saja.” Kata jungshin, “aku sedang menghindari yeoja gila itu,” kata minhyuk menuju dapur, “yaa! Baboya. Dia akan kerja disini besok, dan kau tidak bisa menghindarinya lagi.” Kata jonghyun terkekeh, dan sontak membuat minhyuk kaget, “mwo, jeongmal?” , “ne.” kata semua kompak , “aish!kalian kompak sekali, jangan harap kalau aku akan suka pada yeoja gila itu.” Kata minhyuk agak kesal, “kalau itu sih terserah kau saja, sudah lah sudah malam cepat tidur.” Kata yonghwa, dan semua pun mengikutinya.

Esoknya~~

YEON RI POV

“ pagi semua,” kataku. Aku membuka pintu ruangan itu, dan perlahan berjalan memasukinya, kulihat dua kamar tidur , satu kamar mandi, ruang makan bergabung dengan dapur, dan ruang tamu *author ngarang. Aku menelusurinya satu parsatu. “aish! Aku lupa, harusnya aku segera membangunkan mereka, sekarang jam berapa ya?” kata ku sambil mencari letak jam dinding. “sudah jam 8, padahal sekarang mereka harus mengisi acara.” akupun bergegas memasuki kamar mereka, kamar pertama tertulis JUNG YONGHWA_LEE JONGHYUN. Akupun memasukinya dengan mudah,karena pintu itu tidak dikunci, kulihat kamar yang satu ini kotor dan berantakan, aku juga melihat jonghyun oppa tidur di lantai, dengan pakaian tak beraturan, sedangkan yonghwa oppa yang tertidur pulas di atas kasur dengan berbalut selimut. Cukup melihat – lihat, aku segera membangunkan yonghwa oppa, “ oppa, oppa bangun, hari ini ada interview, ppali bangun,” kataku seraya menggoyang pelan tubuh yonghwa oppa, ia mengeliat kecil kemudian terbangun, “ya, 5 menit lagi,” katanya dan kembali tidur, ‘kenapa dia mirip denganku, saat aku di bangunkan eomma’ aku berusaha membangunkannya lagi. “oppa ppali, interviewnya jam 9 tepat, sekarang sudah hampir jam 9.”. yonghwa oppa pun terbangun, “ mwo,” ia beranjak dari tempat tidurnya, masih menggunakan piyamanya ia pun masuk ke kamar mandi. ‘ hah tinggal yang satu ini,’ . “ oppa, oppa, oppa, bangun, jebal bangun.” , ia hanya mengeliat kecil kemudian tertidur lagi. Aku berhenti sejenak, rasanya kepalaku mulai pusing dan perutku mual, aku tidak bisa menyeimbangkan tubuhku, bagaimana ini. “ yaa! Yeonri, kau bangunkan saja yang lain, kalau yang satu ini biar aku yang urus” terdengar suara yonghwa oppa dari kamar mandi, “ ne, oppa.”. akupun keluar dari kamar itu dan berjalan menuju kamar disebelahnya yang bertuliskan, ‘LEE JUNGSHIN – KANG MINHYUK’ aku pun membukanya kamar ini lebih bersih dari kamar sebelumnya, ku lihat dua buah ranjang kecil yang di pisahkan oleh meja kecil, mereka sepertinya nyenyak sekali, aku berjalan mendekat kearah minhyuk oppa, ‘aish dia lucu sekali seperti bayi’ aku tersenyum geli dan mengguncang tubuhnya pelan, “oppa-oppa bangun, ppali bangun kalian harus sudah siap jam 9.” Kataku lembut tidak seperti pada jonghyun oppa tadi, kulihat ia mengeliat kecil dan membuka mata sipitnya pelan, “mwo” ia bergegas pergi ke kamar mandi tanpa kesadaran penuh, kurasa ia tidak mengenaliku. Aku pun beralih pada jungshin oppa “ oppa bangun”. Ia terbangun cepat dan berlari kearah kamar mandi dapur, mungkin ia sudah tahu kamar mandinya ada minhuk, ‘cepat sekali bangunnya, sudahlah aku buatkan sarapan dulu’.

AUTHOR POV

Yeonri pun segera menyiapkan makanan, ia memang pintar masak namun tidak dalam pelajaran, ia mendapat rangking 2 dari bawah, walaupun begitu yeonri tetap merasa dirinya paling pintar.

3 menit kemudian~~

“taarrrarrra, sarapan siap, aku namakan apaya….. oh omelete hyukri~” katanya sambil berjalan menghampiri 4orang namja tampan yang dari tadi memperhatikannya, “ sepertinya enak, hmm tadi namanya apa? hyukri?” kata jungshin yang sudah siap dengan pisau dan garpunya, “ owh, itu artinya minhyuk- yeonri” kata yeori dengan membentuk gambar hati dengan tangannya, “ hah, ani, aku tidak mau, kenapa kau selalu bicara seperti itu, PERTAMA aku gak kenal kamu, KEDUA aku gak suka kamu dan KETIGA AKU NGGAK AKAN PERNAH JATUH CINTA SAMA KAMU, hyung aku pergi duluan, aku udah nggak nafsu lagi,” kata minhyuk kemudian ia pergi ke luar dorm, semua yang ada disana hanya berbengong ria, yonghwa, jonghyun, dan jungshin melihat yeonri yang tidak berkutik sedikit pun, “gwenchannayo yeonri~ah?” yonghwa meyakinkan, yeonri diam, “ya~ yeonri~ah, jawab.” Yonghwa ngotot, setelah kesadarannya kembali pulih terlihat senyum yang mengembang, tapi lebih cocok menyeringgai, “ ah, mian oppa, aku tidak apa-apa, aish minhyuk oppa keren sekali ya, aku makin suka padanya” yeonri riang, yonghwa, jonghyun, jungshin hanya saling menatap, “hyung~ apa benar ia sudah gila” kata jungshin pada jonghyun, “ yaa~ oppa aku bisa mendengarnya, sudah kubilang aku ini sangat tergila-gila padanya, jadi apapun yang terjadi aku tidak akan menyerah” kata yeonri semangat, “baiklah, pertahankan semangatmu, kalau begitu kami makan dulu.” Jungshin memberi semangat, “ ne, silahkan oppa, aku juga harus pergi les, mian tidak bisa menemani kalian, aku sudah bersihkan semuanya, hwaiting oppa, semoga berhasil dan tidak terlambat, ku lihat jam sudah menunjukan pukul 9 pas, aku pergi dulu, annyeong.” Kata yeonri sembari menutup pintu.

YEONRI POV

Aku menutup pintu, tapi sempat kulihat muka oppadeul panik, bingung, kaget. Lucu sekali, belum sempat aku berjalan, terdengar suara riuh dari dalam, aku tersenyum geli, akupun mulai berjalan melewati lorong-lorong dan akhirnya keluar dari apartement itu, ahhh kepala ku mulai pening perutku juga mual, ‘uhuuk uhhuk’batuk ini perih sekali, selalu menyiksaku, aku melihat telapak tanganku penuh darah, wae? Apakah batukku berdarah? Kenapa sebanyak ini? Aku segera berjalan lebih cepat bahkan berlari kencang pergi ke rumah, rumahku memang cukup jauh dari dorm oppadeul cn blue, aku segera menaiki bis, menunggu beberapa menit dengan kepalaku yang sangat pening, ahh akhirnya sampai juga. Aku turun dan segera memasuki rumah, “ahjumma, ahjumma, akkuuu, ….” Tak sempat berbicara sepenuhnya, aku sudah tidak tahan dengan sakit ku ini, aku oleng, dan tak tahu lagi apa yang terjadi.

AUTHOR POV

“kyyaaa,,,, yeonri~ah ada apa” shin ahjumma panik,ia pun segera menelepon ambulance.

Di rumah sakit~~~

“bagaimana keadaannya dok?” Tanya shin ahjumma panik, “ini sungguh diluar dugaan saya, kankernya telah menjalar begitu cepat  keseluruh organ dalamnya, kecuali satu ginjal yang masih bagus.” Kata dokter, sebenarnya ia tidak tega memberitahukan semuanya, tapi apa boleh buat, mau tidak mau mereka harus tahu apa yang terjadi. “hiks..hiks apakah tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya, Dok?” shin ahjumma terisak, “mianhamnida nyonya, ia sudah tidak ada harapan untuk hidup lagi, kemungkinan ia bisa bertahan 2 bulan, sekali lagi maafkan aku, aku tidak bisa berbuat apa-apa.” Kata dokter sambil berlaludi hadapan shin ahjumma.

YEONRI POV

“ini sungguh diluar dugaan saya, kankernya telah menjalar begitu cepat  keseluruh organ dalamnya, kecuali satu ginjal yang masih bagus.” Kata-kata itu membuat hatiku sakit, apa penyakitku separah itu? Apa aku tidak bisa hidup lagi? Aku mencoba lebih mendengarkan percakapan shin ahjumma dan dokter yang merawatku. “hiks..hiks apakah tidak ada obat lagi untuk menyembuhkannya, Dok?” shin ahjumma terisak, “mianhamnida nyonya, ia sudah tidak ada harapan untuk hidup lagi, kemungkinan ia bisa bertahan 2 bulan, sekali lagi maafkan aku, aku tidak bisa berbuat apa-apa.” ‘deg’ kali ini lebih sakit lagi, apa? Katanya hanya satu ginjal ku yang tersisa. Aku mencoba mengikhlaskanya aku harus memberikan ginjal ini kepada orang yang sangat berharga bagiku, aku harus pura-pura sehat didepan oppadeul CN BLUE, terutama minhyuk oppa.

Aku mencoba bangkit dari tempat tidur sempit ini, tapi tiba-tiba tangan lembut yang selama ini menjagaku setelah kecelakaan eomma dan appa waktu itu memegangku, aku berbalik, kulihat shin ahjumma menangis dan memelukku, “aku sudah tahu ahjumma, aku tahu, aku tidak bisa lebih lama untuk hidup, aku tahu, aku ikhlas ahjumma, tolong jangan menangis untukku.” Kataku kemudian melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya. “tapi yeonri~ah, kau masih muda, seharusnya kau bisa menjalani hidup yang panjang.” Terdengar suara shin ahjumma menahan tangis, “gwenchanna ahjumma, aku sudah mengikhlaskannya, mungkin takdir berkata lain, sudahlah jangan menangis lagi, aku ini kuat loh.” Aku mencoba tersenyum, menenangkan ahjumma yang menangis lagi. “ne, kau kuat, sangat kuat, apalagi ketika eomma mu meninggal karena penyakit yang sama, setelah seminggu itu appa mu juga meninggal karena kecelakaan, dan sampai sekarang kau tidak pernah meneteskan air mata.”tangis shin ahjumma meledak lagi, aku tersenyum lalu memeluknya erat, “kalau begitu ayo kita pulang,aku tidak nyaman berada di tempat seprti ini,” “tapi yeonri~ah, kau…” “gwenchanna ahjumma, kajja”.

AUTHOR POV

Setelah merapihkan semuana, mereka pun pulang.

Di rumah yeonri~

“sebaiknya mulai besok kau tidak boleh bekerja lagi!” kata shin ahjumma, “ani, aku ingin bekerja dengan idolaku, jebal ahjumma, ini permohonanku yang terakhir,” yeonri memelas, terlihat tampang khawatir di raut wajah shin ahjumma, “baiklah, kalau itu maumu.”. yeonri tersenyum lalu memeluk shin ahjumma “gomawo~”.

Esoknya di dorm cn blue~~

YEONRI POV

‘tok tok tok’ pintu itu kuketuk pelan, tak beberapa lama aku membukanya, kulihat ruangan ini masih bersih dan cukup rapih, aku pun masuk, duduk-duduk sebentar untuk menghilangkan bosan. “ ya ! yeonri~ah, kenapa kau tidak membuatkan sarapan untuk kami?” terdengar suara jonghyun oppa, aku pun membalikan badan dan benar saja, ia terlihat sangat lucu mengerucutkan mulutnya, sedangkan tangannya memegang perutnya yang mungkin sudah keroncongan. Aku tersenyum melihatnya lalu pergi membuat ramen.

“nah oppadeul nih, ramen buatanku, silahkan mencoba.” Aku memberikan mereka panci besar ramen, lalu duduk di antara mereka, “ yeonri~ah, besok lusa kami akan mengunjungi panti jompo di busan, kau mau ikut? Kalau kau ikut, kau akan jadi koki disana?” kata yonghwa sambil memakan ramen buatanku, aku melirik minhyuk oppa di sebrang sana, ia mengalihkan pandangan, aishh! Menyebalkan, baiklah di panti jompo nanti, aku akan buktikan bahwa aku bisa mengambil hatimu oppa, “ne oppa.” “bagus kalo begitu, lusa datang paling lambat jam 07.00 kst, arraseo?”, aku tersenyum, “ arra,”.

Esoknya~~

“annyeong oppadeul, maaf terlambat 5 detik.” Aku membungkukan badanku, kulihat memang jam tanganku sudah menunjukan 07:00:02, “gwenchana yeonri~ah. Neomu yeppeo” kata jonghyun oppa yang tak langsung membuat pipiku merona, “ yaa! Oppa.” Kulihat ia terkekeh, dasar selalu saja bercanda. “kajja kita naik mini bus itu, ah yeonri, kenapa kau membawa barang begitu banyak?” kata yong oppa yang heran dengan bawaanku yang lumayan banyak, “ehh, kata ahjumma, aku harus bawa baju yang banyak. Katanya, kalian biasa menginap 3 sampai 4 hari.” Kataku tak mengerti, “ne, tapi sekarang kita hanya akan menginap satu malam, lalu kembali lagi.” Kali ini minhyuk oppa yang berbicara,ah suara merdu itu,  aku sangat mendambakannya. “yaa! Minhyuk oppa kau bicara padaku?, aishh, aku sangat senang.” Aku berlari menghampirinya, tapi sebelum aku memeluknya, ia sudah memasuki mini bus yang akan kami tumpangi, aissh sangat menyebalkan. “kajja kita masuk!” kata yong oppa. Akupun memasuki mini bus, memilih duduk dekat jendela, karena kalau tidak, aku pasti akan muntah.

4 jam kemudian~~~

Di Busan~~~

Terasa sebuah tangan besar mengguncang tubuhku pelan, aku membuka pelan mataku, “yaa! Yeonri~ya, kita sudah sampai.” Ternyata yong oppa yang membangunkanku dengan lembut, memang diantara semuanya aku paling dekat dengan yong oppa, Jung Yong Hwa. Aku terbangun penuh, kemudian turun bersama yong oppa, aku melihat sekelilingku sekarang ternyata sudah menjelang malam, aneh!!, aku merasa sangat aneh, “oppa bukankah kita ke panti jompo? Tapi kenapa kita sekarang di pantai?” ketidakmengertianku ini disambut tawa kecil olehnya, “ne, tuh di pinggir pantai sana, kami memilih tempat ini karena suasananya yang sejuk, kau suka yeonri~ah?”  katanya seraya melirik kearahku, “ne, oppa. Ah sepertinya kita telah di tunggu oleh semuanya.” Kataku sambil berjalan di ikuti yong oppa.

Sesampainya di panti, aku disambut oleh beberapa halmoni, “aiigoo, kau cantik sekali.” Kata salah satu halmoni ketika aku menghampiri mereka, aku hanya tersenyum manis menanggapinya.

MINHYUK POV

“aiigoo, kau cantik sekali.” Kata salah satu halmoni, ketika yeoja itu menghampiri mereka, kulihat ia hanya tersenyum manis menanggapinya. Aishh! Mengganggu pendengaranku saja, apa yang mereka katakana, dia cantik? Hahahah, rasanya aku ingin tertawa lepas, tapi kenapa ketika dia tersenyum , hatiku terasa nyaman dan hangat. Senyumnya yang tulus, wajahnya yang cerah dan selalu ceria.Aissh kenapa aku malah memikirkannya, sebaiknya aku pergi menemui jonghyun hyung, ahhh, tapi kemana dia, sudah kucari-cari kenapa tak kutemui batang hidungnya.

Aku pun berjalan di tepi pantai, bermain dengan ombak kecil di sana, akupun duduk memandangi suasana pantai pada malam hari, tiba-tiba ada yang menepuk tanganku, aku menoleh dan ternyata jonghyun hyung, “yaa! Hyung kau kemana saja, kucari-cari kau tak ada?” kataku kesal, tapi dia diam saja dan duduk di sebelahku, tak lama kemudian ia menjitakku pelan “babo, aku yang dari tadi mencarimu.” Aku hanya terkekeh pelan, “oh ya hyung~, cinta itu apa sih,” kataku polos, kulihat hyungku ini terkejut, “aigoo, dongsaengku ternyata sudah besar,” kata jonghyun hyung sambil mengelus rambutku, “ yaa hyung~ serius.” “hehehe, baiklah, cinta itu adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betepa berhargana kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi. Cinta bukanlah sebatas kata-kata saja, karena cinta lebih berharga dari harta yang melimpah,termahal didunia pun. Saat seseorang memegang tanganmu dan bilang aku cinta kamu… pasti menjadi perasaan hangat yang istimewa, karena itu, saat kamu sudah menemukan orang yang sangat berharga buatmu, jangan pernah lepaskan dia!!. Cinta juga sebuah perasaan yang tidak ada seorang pun yang bisa mengetahuinya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun.jika dia sakit kau juga akan mrasakannya. Namun ada kalanya cinta begitu menyakitkan, maka berhati-hatilah jangan coba-coba untuk bermain cinta, dan cinta itu datangnya dari sini, arra?” katanya menunjuk dadaku dan tersenyum lalu meninggalkanku.

Sejenak ku berpikir, apakah perasaannya juga seperti itu padaku, tapi aku teringat appa yang menderita karena cinta, masih tergiang juga ucapan appa padaku, untuk tidak sekali-kali jatuh cinta, tapi aku takut kalau Shin Yeonri , yeoja gila itu merasakan cinta yang gagal seperti appa sampai ia meninggal, tapi aku juga takut untuk memulainya, aku takut gagal seperti appa dan eomma yang berpisah ketika aku berumur 4 tahun. Eotteohke?

AUTHOR POV

Esoknya~~

Setelah semua urusan siap, mereka akan pulang beberapa menit lagi, “ yaa! Semuanya kajja kita pulang.” Kata sang leader, membangunkan dongsaeng-dongsaeng nya, “ ya hyung masih pagi, aku ingi tidur lebih lama.” Jonghyun yang memang tidurnya kuat mengeluh.“ tidak ada kata tidur lagi, ppali” dengan suaramelengking yonghwa, semuanya pun terbangun.

Beberapa menit kemudian, mereka pun telah siap di depan mini bus yang akan mereka tumpangi, “kenapa kalian cepat sekali pulang, akankah kalian kemari lagi?” Tanya salah satu harabeoji kepada yeonri, “ne, mudah-mudahan kami ada waktu.” Kata yeonri ramah, lalu salah satu dari harabeoji itu mendekat kea rah yeonri “nak sini, aku akan membisikan sesuatu,” katanya, yeonri hanya menurut ia pun membungkuk menyeratakan dirinya dengan harabeoji tadi , “mwo?” “SARANGHAE, chu~” kata harabeoji itu dengan suara lantang dan mencium pipi yeonri, yang tak langsung membuat pipi yeonri merona lagi, dan membuat hati minhyuk sedikit sakit. Sebelum menjawab, tiba-tiba salah satu halmoni menghampiri yeonri dan harabeoji tadi lalu menyeretnya, tapi terdengar kata kata sang halmoni “dasar playboy, baru saja kemari kau mengutarakan itu padaku, awas saja kau akan tahu akibatnya, blablablabla. . . . .. .”.

“ah baiklah, mianhamnida, kita tidak boleh terlalu lama berada di sini. Karna lusa kami akan ke jepang, sekali lagi mianhanda, annyeong,” setelah berpamitan, mereka pun menaiki mini bus itu lalu melesat pergi.

Di dorm CN BLUE~~

“ yaa! Oppa apakah benar kalian akan ke jepang?” Tanya yeonri pada yonghwa setelah sampai dorm, “ ne kami akan meliris single baru disana, kau mau ikut?” Tanya yonghwa menggoda, “ahh oppa, bagaimana aku ikut, aku sudah bolos dua hari, oppa sini deh,.. .” suruh yeonri pada yonghwa supaya ia mendekat “mwo?” “oppa kau harus menjaga minhyuk oppa,” “oh tentu saja, akukan leader yang bijaksana, baik dan tampan,” “yaa oppa kau narsis sekali, jadi lusa kalian berangkat?” Tanya yeonri, “ ne, ah ya, selama kami pergi, kau harus jaga kebersihan, seperti aku yang selalu bersih,” kata yonghwa yang mulai membanggakan dirinya, “ah hyung, bajumu saja di cuci sebulan sekali, apa itu yang disebut bersih?” ledek jungshin, dan membuat semua orang yang ada didalam tertawa lepas, sedangkan yonghwa sendiri hanya tersenyum malu.

Setelah bercanda berjam-jam setelah pulang dari busan, yeonri memohon diri untuk pulang,“baiklah oppa, sudah malam, aku pulang dulu annyeong~” kata yeonri hendak menutup pintu, “ yaa yeonri~ya, apa perlu ku antar?” yonghwa menawarkan diri, “ tak perlu hyung biar aku yang mengantarnya.” Kata minhyuk tiba-tiba, dan membuat yeonri kaget tak percaya. Dengan segera minhyuk menarik tangan yeonri dan mereka berdua pun lenyap di ambang pintu, “ada apa dengannya?”, yonghwa heran, “ mungkin ia telah bertemu cintanya hyung,” kata jonghyun penuh kemenangan.

Flashback~

“oppa memangnya kenapa ia selalu bersikap dingin padaku, oppa bantu aku mendekatinya oppa, jujur saja hanya dia yang aku inginkan,” kata yeonri, dia sekarang bersama jonghyun di tepi pantai, di busan. “tapi yeonri~ya, ia sama sekali tak mengenal cinta,. . .” jonghyun berusaha meyakinkan yeonri, “ tapi oppa, jebal, bantu dia mengenal apa itu cinta, bagaimana rasanya mencintai, jebal oppa, kau tahu? Aku tidak punya banyak waktu untuk hidup, jadi ini permintaan terakhirku, aku percaya oppa bisa melakukannya demi aku,…” kata yeonri terisak “ba-baiklah kalau begitu, oh itu minhyuk, aku akan menghampirinya, kau pulanglah ke panti, ini sudah malam, tidak baik untukmu,” kata jonghyun yang sejujurnya sangat membenci air mata, “ baiklah oppa…”

Flashback end~

MINHYUK  POV

Aku sudah memutuskan segalanya, aku akan mencoba dan merasakan cinta, aku juga takut apa yang di alami yeonri kalau aku tidak menerimanya, mungkin akan seperti appa, aku tidak mau, ia tidak bersalah.

Aku masih memegang tangan yeonri erat, sampai keluar apartement, dan membawanya dulu ke taman pusat seoul. Aku mendudukannya di kursi taman dan akupun duduk disampingnya, “yeonri~ah, mianhae, sejujurnya aku tidak pernah mengenal apa itu cinta, bagaimana rasanya mencintai, dan rasanya dicintai. Tapi setelah aku melihat senyummu, hatiku merasa hangat dan nyaman, jantungku juga berdetak cepat bila berada disampingmu, tapi aku sangat bodoh, tidak tahu bahwa itu adalah cinta, sampai saat jonghyun hyung yang memberitahuku bahwa itu adalah cinta, hmmm..saranghae yeonri~ah,” aku pun mencium tangan yeonri seperti apa yang di katakan jonghyun hyung padaku. Kulihat ia kaget, dan hanya berbengong ria, “ jawab aku yeonri~ya,” aku memaksa, “na-nado saranghae oppa.” Jawabnya dengan mata berbinar dan tersenyum lepas.Aku memeluknya erat, berdiri lalu berjalan bergandengan tangan.

“oppa, aku ingin itu,” katanya sambil menunjuk kearah tukang es krim di sebrang jalan. “ah baiklah jagi-ya, aku akan membelikannya untukmu,” belum sempat aku berjalan ia sudah menghalangiku, “ani, aku mau beli sendiri, oppa duduk saja disana, aku akan membelikan satu lagi untukmu, jangan melarangku.” Katanya menunjuk kearah bangku panjang di pinggir jalan, “ baiklah hati-hati.”

Ia pun berjalan ke sebrang jalan, dengan riangnya, ia berjalan dengan memainkan kakinya kesana kemari, tapi ku lihat di ujung jalan sana bus besar melaju cepat, sontak aku berdiri dan berlari kencang kearahnya, “awas jagi-ya, aaaaaaaaa.” ‘brruuaak,,, cccciiiittttt’ gelap, sungguh gelap, itu yang kulihat saat ini, dan saat itu juga aku tidak tahu apa yang terjadi.

YEONRI POV

“oppa,oppa aku mohon cepat bangun, ..  .” aku duduk di ruang tunggu unit gawat darurat, teringat tentang satu jam yang lalu, iiih sungguh membuatku ingin mati saja.

‘drapdarap  drapdarapdrapdarap’ kudengar suara langkah kaki yang sedang menuju kearahku, “yeonri~ah apa yang terjadi?” ah,ternyata yonghwa oppa, dan oppa-oppa lainnya, “ini semua gara-gara aku, oppa.” Kataku dan menangis lagi, “sudahlah katakana apa yang terjadi.” Katanya lagi.

Aku menceritakannya dari awal sampai minhyuk oppa masuk rumah sakit ini, aku sedih memikirkan semuanya, tiba-tiba jonghyun oppa memelukku, “jangan menangis lagi.” Katanya tulus, aku pun membiarkan ia memelukku, sampai ‘krreeet’ dokter yang merawat minhyuk oppa pun keluar, dengan sigap aku berdiri di depan dokter itu, “bagaimana keadaannya, Dok?” kataku parau, “Saat ini ia sedang koma, keadaannya sangat kritis, untuk menyelamatkan nyawanya kami memerlukan satu ginjal.” Kata dokter itu serius, aku shock mendengarnya, ia bisa meninggal jika tidak ada ginjal, Eotteohke?

“ pakai ginjalku saja, Dok.” Kata jungshin oppa, “andwae, pakai ginjalku saja.” Jonghyun oppa tak mau kalah, “kalian ini apa-apaan sih, dok jangan dengarkan mereka, pakai ginjalku saja.” Kali ini yong oppa yang berbicara.Jangan, jangan mereka, mereka harus tetap sehat, “cukup oppadeul, karena ini kesalahanku pakai ginjalku saja,” teriakku, dokter itu terlihat bingung, “arra, kalau begitu kalian semua, ikut aku” kata dokter serius.

AUTHOR POV

“Setelah melakukan pemeriksaan, ternyata ginjal yang cocok adalah ginjal yeonri-ssi, saya harap 15 menit lagi kau siap untuk operasi pencangkokan, arraseo?” jelas sang dokter, “arra, gamsahamnida.” Katanya tegas,.

Setelah keluar dari ruang dokter, yeonri pergi entah kemana.sedangkan yonghwa,jonghyun,jungshin duduk-duduk di ruang tunggu. Sepertinya mereka berbicara serius, tiba-tiba yeonri dengan muka muram menghampiri mereka bertiga “gwenchanayo yeonri-ah?” panik yonghwa, “ne oppa, gwenchana. Hmm oppa, nanti kalau operasinya berhasil berikan ini pada minhyuk oppa dan shin ahjumma.” Katanya sedih sambil menyerahkan 2 buah amplop, “memangnya ada apa yeonri-ah?” Tanya jonghyun , akan tetapi sebelum yeonri menjawab suster memanggilnya, “yeonri-ssi apakah anda siap?” “ ne, aku siap. Jonghyun oppa ku harap kau bisa mengerti.” Kata yeonri lalu mengikuti suster ke ruang operasi.

40 menit kemudian~

‘kreeek’ dokter keluar dari ruang operasi, ia telihat senang sekaligus sedih, “bagaimana dokter? Apakah keduanya selamat?” kata yonghwa mendahului yang lainnya, “hmm, minhyuk-ssi telah melewati masa kritisnya, ia hanya perlu dirawat disini. Tapi,, yeonri-ssi ia,…” kata-kata dokter terputus, “ia kenapa? Cepat jelaskan pada kami,” jonghyun tidak sabar, “ia, , , mianhamnida, aku tidak bisa menyelamatkan nyawanya. Ia mengalami pendarahan yang hebat, dan kanker yang ganas, permisi aku harus pergi sekarang, pasien tidak boleh di ganggu dulu.” Kata dokter meninggalkan 3 orang yang sedang terkejut mematung disana.

 

 

Seminggu itu, minhyuk terus menanyakan dimana yeonri berada, tapi ketiga hyungnya tidak mau memberitahukan yang sebenarnya , sampai minhyuk sembuh sepenuhnya.

Dua minggu setelah hari kejadian~

Di dorm CNBLUE~

“mwo? Tidak mungkin, ini tidak mungkin, pasti setelah ini kalian akan mengucapkan april mop setelah aku menangis, seperti tahun lalu, ia kan hyung, jebal jangan menakutiku. Yeonri, yeonri, kau dimana, biasanya jam segini kau sudah datang?” kata minhyuk yang sudah menangis kencang.“ jebal minhyuk~ah, kau harus percaya kami, ini benar, ini kenyataan. Dan ini, ini dari yeonri sebelum ia masuk ruang operasi.” Kata jonghyun sedih, “apa ini, hyung~?” “cepat masuk kamar dan baca saja”. Minhyuk menurut, ia pun memasuki kamarnya.

Minhyuk membuka perekat amplop yang ada di tangannya, mengambil kertas yang ada di dalamnya, ‘annyeong  oppa, bagaimana keadaanmu sekarang, kau sudah sembuh? Kuharap sudah. Mungkin ketika kau membaca surat ini, aku sudah tidak ada di dunia yang indah ini. oppa mianhae, aku tidak bisa menemanimu labih lama, sebenarnya sebelum aku bekerja disini, aku sudah mengendap kanker yang ganas. kata dokter, aku hanya bisa hidup selama dua bulan dari itu. Aku sudah ikhlas oppa, jangan sekali-kali kau menangis untukku, aku akan sedih disana. Yang terakhir, jaga dirimu baik- baik, temukanlah cinta yang lain lagi, kuharap kau bahagia.Saranghae. . .SHIN YEONRI’. Setelah membaca surat itu, airmata minhyuk terus mengalir.

‘krek’ pintu kamar terbuka, minhyuk keluar dengan mata sembab, “Eotteohke?” kata jonghyun yang sedang membaca novel seorang diri disana, “hyung antar aku, antar aku ke pemakaman yeonri-ah.” Kata minhyuk, disambut senyuman jonghyun.

Di pemakaman~

Minhyuk terus memandangi salah satu makam, “yeonri-ah, aku akan membautmu senang disana, aku akan mencari cinta yang lain untukmu, saranghae, ,” tangis minhyuk kembali terdengar, “hyung , aku gagal, aku gagal mempertahankan cintaku, hyung aku gagal.” “gwenchana minhyuk-ah, kau pasti bisa mencari cintamu lagi.” Jonghyun tersenyum, lalu mengajak minhyuk pulang.

1 tahun kemudian~

MINHYUK POV

Rasa ini terulang lagi, Lelah penat, itulah yang saat ini aku rasakan. Hari ini CN BLUE sedang melaksanakan konferensi pers. Sudah 3 jam berlalu, tapi acara ini belum juga selesai. Terlebih lagi ketika aku melihat poster berukuran besar  dengan tulisan ‘ MENIKAHLAH DENGANKU MINHYUK OPPA, SARANGHAEYO’, tapi kali ini aku tidak kesal tapi bahagia, bahkan sangat bahagia, aku merebut mic yang sedang di pakai yonghwa , “siapa namamu?” kataku sambil menunjuk yeoja itu, “aku, Han Hyura imnida,” katanya senang, “ oh, ya hyura~ya.”

Aku tersenyum, kali ini aku tidak akan gagal lagi mempertahankan cinta itu.

~~~TBC~~~

 

Gimana chingudeul GAJE-ya?

 

 

How to VOTE?

* Jika kamu menyukai fanfiction ini, cukup tulis kata “SUKA” di kotak komentar di bawah (bukan menekan tombol like).

* No silent readers here! Hargai dengan memberikan komentar “SUKA” jika kalian memang menyukai fanfiction ini.

* Jika kamu sudah voting di WordPress, jangan voting (lagi) di Facebook. Cukup salah satu.

* Voting bisa dilakukan lebih dari 1 fanfiction, kalau kalian suka semua fanfiction peserta ya komen aja semuanya

* Para peserta lomba diperbolehkan voting, asal jangan voting diri sendiri

Terima kasih ^^

9 thoughts on “[LombaFF] you’re crazy but I love

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s