MISSING YOU (PART 1)

Author                                  : Mega Flaminho

Main cast                             :

–  Jung Yonghwa (Yonghwa)

–  Kitagawa Naomi (Naomi) OCs

Support cast                       :

–    Lee Jonghyun (Jonghyun)

–    Kang Minhyuk (Minhyuk)

–    Lee Jungshin (Jungshin)

–    Kitagawa Takuma (Takuma)

Length                                  : Sequel

Rating                                   : T, G

Note                                      : Annyeonghaseyo, aku kembali dengan Missing You Part 1 J

Mianhae, kalo part 1 nya lama banget, soalnya belum sempat ngirim. Buat part ini, mungkin kalian belum mengerti dengan alur ceritanya. Soalnya, part 1 ini masih perkenalan jadi harap dimaklumi😀 jangan lupa RCL y, gamsahamnida~

 

Summary : Aku selalu mengenang masa lalu. Tak indah memang, tapi jika mengingat masa lalu bersamamu itu selalu menjadi indah. Aku bukan pecundang yang tak bisa mengungkapkan perasaannya, dan akhirnya memutuskan untuk pergi menghilang. Bukan, itu bukan aku. Aku bukan lelaki yang selalu membicarakan kebohongan. Bukan, itu juga bukan aku. Tapi aku berusaha untuk selalu jujur mengungkapkan perasaanku padamu. Meskipun itu membutuhkan waktu bertahun-tahun.

 

 

YONGHWA POV

Ini adalah lagu ke-5 yang aku ciptakaan untuk album Jepang pertama CNBLUE. Aku benar-benar gugup untuk debut Jepang kami. Aku….aku, hanya mengharapkan kedatangannya di showcase kami nanti. Jujur, aku masih mengharapkannya selama ini. Mungkin dia berpikir bahwa aku pergi menghilang untuk menghindar. Tidak, aku hanya belum siap. Aku akan kembali lagi, aku mohon tunggu aku…

 

 

FLASHBACK

TOKYO, JEPANG

AUTHOR POV

“aaaaaah, akhirnya kita sampai juga”, kata Minhyuk sambil meregangkan otot-otot tangannya.

“ini rumah baru kita?”, tanya Jungshin sambil melihat kesekeliling.

“tentu saja, kalau tidak untuk apa kita kesini babo!”, jawab Yonghwa sambil memukul sedikit kepala Jungshin.

“aish, appoyo”, kata Jungshin mengerang.

“sudahlah, ayo kita masuk”, kata Jonghyun mengakhiri keributan itu.

Merekapun memasuki rumah baru itu. Mereka, CNBLUE datang ke Jepang untuk mempelajari musik. Mereka tidak tau apa-apa tentang Jepang, yang mereka tau adalah Jepang unggul dalam bidang musik(grup band) setelah Amerika. Setelah beberapa persiapan, mereka pun memutuskan untuk berangkat ke Jepang, dan menetap di sana untuk beberapa tahun, ya setidaknya untuk 2tahun. Untung mereka memiliki Jonghyun, leader mereka yang sedikit bisa diandalkan. Setidaknya pengetahuan Jonghyun tentang Jepang tidak nol seperti member yang lainnya. Mereka pun membagi kamar masing-masing. Rumah itu hanya memiliki 2 kamar, jadi mereka harus tidur berdua.

“aku tidak mau tidur dengan Jonghyun hyung”, tukas Minhyuk ketika Yonghwa memintanya untuk sekamar dengan Jonghyun.

“wae?!”, tanya Jonghyun sedikit keras. Ia merasa tersinggung mendapat penolakkan dari dongsaengnya itu.

“andwae, pokoknya aku tidak mau”, geleng Minhyuk cepat.

“kita itu berbeda hyung”, lanjut Minhyuk, Jonghyun hanya membelalakkan matanya.

“ah, aku tau. Jonghyun hyung itu tak sebersih Minhyuk. Minhyuk itu risih dengan segala benda yang berserakan disekelilingnya, seperti kebiasaan Jonghyun hyung”, jelas Jungshin, mengerti dengan pikiran teman sejawatnya itu.

“ya, kau pintar juga!. Kalau begitu Minhyuk dan Jungshin, saku kamar saja. Aku dan Jonghyun, akan menempati kamar itu. oette?”, tanya Yonghwa pada member lainnya.

“ye”, jawab Minhyuk sambil tersenyum puas. Jonghyun hanya memanyunkan bibirnya, merasa tersinggung dikatakan kurang  bersih. Mereka pun berjalan memasuki kamar masing-masing dan menyusun baju-baju yang sudah mereka bawa.

“hyung, persediaan uang kita sudah kritis. Eotteohke?”,tanya Jonghyun tiba-tiba ketika ia dan Yonghwa sedang menyusun barang-barang di kamar.

“jinjayo?”, tanya Yonghwa begitu terkejut.

“ne, uang kita hanya cukup untuk makan 2 hari ini tanpa ongkos untuk kemanapun. Kau tau hyung, tiket kereta bawah di sini begitu mahal”, jelas Jonghyun pada hyungnya itu.

“kalau begitu, kita harus segera mencari pekerjaan. Hm…bagaimana kalau kita manggung di café-café? Sekalian untuk melatih kita tampil di depan orang banyak”, saran Yonghwa.

“ah, kau benar hyung. Kita harus mencobanya”, kata Jonghyun akhirnya.

“hyung, aku lapar~”, tiba-tiba kepala Jungshin muncul dari balik pintu yang terbuka sedikit.

“ya, apa yang kau lakukan di sana, mengagetkanku saja!”, teriak Yonghwa yang terkejut  melihat Jungshin tiba-tiba muncul dengan tampang menyedihkannya.

“aku hanya ingin bilang kalau aku lapar hyung. Tidak bisakah kalian membelikan aku makanan?”, tanya Jungshin lagi yang sekarang sudah berdiri di dalam kamar.

“ne, untukku juga hyung”, tambah Minhyuk yang sudah berdiri di belakang Jungshin.

“hah, ini. Pergilah ke kedai ramen di depan gang “, kata Jonghyun sambil menyerahkan beberapa lembar uang yen.

“ah, gomawo hyung. Kajja Minhyuk-ah”, kata Jungshin sambil menarik Minhyuk keluar kamar.

“aku?”, tanya Minhyuk pada Jungshin.

“tentu saja kau. Memang ada berapa orang bernama Minhyuk di atas rumah ini?”, tanya Jungshin mulai kesal.

“aaah, mianhae Jungshin-ah sepertinya kau harus pergi sendiri. Tiba-tiba kepalaku pusing, mungkin karna aku sudah terlalu kelelahan”, kata Minhyuk dengan alasan konyolnya.

“huh, katakan saja kalau kau malas keluar. Baiklah, aku akan pergi sendiri”, akhirnya Jungshin pergi ke kedai ramen itu sendiri. Sesampainya di depan kedai ramen yang dimaksud Jonghyun, Jungshin tampak kebingungan.

JUNGSHIN POV

aigoooo, bodohnya aku. Bagaimana caranya aku memesan ramen jika aku tak mengerti bahasa mereka. Aku lupa kalau ini bukan di Korea, tapi Jepang. Eotteohke???

Akupun memutuskan untuk memasuki kedai itu dengan sedikit menunduk. Tentu saja, agar kepalaku tidak membentur kosen bagian atas pintunya. Karna, pintunya begitu rendah dari ukuran normal. Baru beberapa langkah aku memasuki kedai kecil itu, aku melihat sekelompok pemuda yang tertawa sambil sesekali melihatku. Awalnya aku tak tau apa yang mereka tertawakan, aku hanya berusaha bersikap santai. Tapi, aku mulai merasa kalau mereka mengejekku. Aku pun berusaha menajamkan pendengaran untuk mencoba mendengar apa yang mereka katakan.

“#$@^!$#$@^#*)#*#%@*@%#*!%$$$#^@(!)#*^$%^%!*#*@$#”, mwoya? Apa yang mereka katakan?. Sungguh, tak ada satu katapun yang aku mengerti. Mereka terdengar seperti berkumur-kumur di telingaku. Lama kelamaan aku mulai panas dengan cara mereka melihatku sambil tertawa. Aku pun memutuskan untuk meninggalkan kedai itu dan kembali ke rumah. Sial, kalau saja aku mengerti bahasa Jepang aku pasti akan membalas mereka.

MINHYUK POV

“aku pulang”, kudengar suara Jungshin dari arah pintu depan. Akhirnya dia sampai juga, makananku~

“mana ramennya?”, tanyaku heran pada Jungshin. Aku tak melihat apapun di tangannya.

“tidak ada”, jawab Jungshin singkat.

“wae? Bukankah kau pergi untuk membeli ramen?”, tanyaku lagi.

“aku tidak jadi membelinya”, jawab Jungshin lagi. Ada apa dengannya? Mengapa tampangnya seperti itu?

“ah, Jungshin-ah kau sudah kembali? Mana ramennya, aigooo perutku lapar sekali”, kata Yonghwa hyung yang baru keluar dari kamarnya dan di ikuti oleh Jonghyun hyung.

“Jonghyun hyung, ajarkan aku bahasa Jepang”, kata Jungshin tiba-tiba ketika melihat Jonghyun hyung keluar kamar. Ia tidak mempedulikan kata-kata Yonghwa hyung.

“waeyo?”, tanya Jonghyun hyung sama herannya denganku.

“ya, kau tidak mendengarku?!”, Yonghwa hyung mulai sedikit emosi. Aigo, Emotional Yonghwa kembali~

“ah, mianhae hyung aku tidak jadi membeli ramennya. Aku ada sedikit masalah di kedai itu tadi”, jelas Jungshin.

“wae?”, aku mulai angkat bicara.

Jungshin pun menceritakan semua kejadian di kedai ramen tadi. Aku dan Hyungdeul tertawa mendengar ceritanya. Bisa kubayangkankan bagaimana tampang bodohnya ketika mencoba mendengar pembicaraan pemuda-pemuda Jepang itu. Hahahaha

“baiklah, mulai besok kita harus berlatih bahasa Jepang bersama-sama. Penguasaan bahasa Jepangku juga tidak terlalu bagus”, kata Jonghyun hyung setelah berusaha menenangkan dirinya untuk tidak tertawa.

 

 

AUTHOR POV

Jam sudah menunjukkan pukul 6.30 waktu Jepang. Semua member CNBLUE sedang bersiap-siap untuk pergi mencari pekerjaan di Jepang. Ini kali pertamanya mereka mencari pekerjaan, apalagi di luar Korea.

“hyung, kita harus berjalan kaki?”, tanya Minhyuk pada Jonghyun ketika mereka baru keluar rumah.

“ne, uang kita tidak cukup untuk membeli tiket kereta bawah tanah. Kita juga harus mendapatkan pekerjaan hari ini, kalau tidak kita tidak akan makan besok”, jelas Jonghyun pada dongsaengnya itu.

Merekapun berjalan mencari café-café di sekitar daerah Shibuya, tempat tinggal mereka di Jepang. Akhirnya mereka untuk memasuki salah satu café yang bertuliskan “Hachiko” di bagian pintu masuknya.

“excuse me”, kata Yonghwa ketika mereka berempat telah bertemu dengan pemilik café itu, Kitagawa Takuma.

“oh, hai”, pria itu menoleh ketika merasa ada seseorang yang memanggilnya.

“Kamura-san?”, tanya Yonghwa lagi. Was-was jika mereka salah orang.

“hai, ada yang bisa kubantu?”, tanya pria itu menggunakan bahasa Jepang.

“oh sorry, we can’t speak in Japan”, jelas Yonghwa pada Kitagawa Takuma.

“dia bertanya apakah ada yang bisa ia bantu, hyung”, bisik Jonghyun pada Yonghwa.

“oh, jinjayo? Aku kira kau tak mengerti. Kau saja yang bicara kalau begitu”, kata Yonghwa.

“oh sorry, I think you are Japanesse. What can I do for you?”, tanya Takuma lagi.

“kami mencari pekerjaan dengan tampil di café anda, apakah anda bisa menerimanya?”, tanya Jonghyun hati-hati pada Takuma dengan bahasa Jepang. Pria itu sedikit melongo mendengarnya. Tentu saja, karna lelaki yang satu mengatakan bahwa mereka tak bisa berbahasa Jepang tapi kemudian teman dari lelaki itu berbicara dengannya dengan bahasa Jepang.

“oh sorry, I can’t speak in Japan well. I still learn it”, lanjut Jonghyun mengerti dengan raut wajah lawan bicaranya.

“hai, I need a group for performance in my café”, jawab Takuma sambil tersenyum. Mereka pun berbincang sedikit untuk memperkenalkan diri masing-masing. Dilanjutkan dengan membicarakan jadwal tampil di café sampai gaji yang dapat mereka terima.

‘Hachiko’, café itu merupakan café milik keluarga Kitagawa. Sekarang café itu dikelola oleh Takuma dan adik perempuannya. Café itu merupakan café yang tak pernah sepi di daerah Shibuya.

Setelah tampil untuk pertama kalinya di café itu, CNBLUE pun mengemasi alat-alat mereka dan berjalan menuju keluar café. Namun ketika berjalan, seorang yeoja menabrak Yonghwa dan menumpahkan minuman yang ia bawa ke baju Yonghwa. Ia begitu terkejut melihat baju Yonghwa yang basah karna tumpahan air minumnya.

“ah, osoreirimasu ga”, kata perempuan itu menggunakan bahasa Jepang. Yonghwa yang tak mengerti langsung menoleh pada Jonghyun yang ada di sebelahnya.

“ia meminta maaf”, kata Jonghyun mengerti dengan pandangan Yonghwa.

“hai, it’s okay”, jawab Yonghwa sambil tersenyum.

“sorry, what happened?”, tanya Takuma yang sudah berada di tempat kejadian.

“oh, your waitress spilled a drink to my friend’s shirt. But, it’s okay”, jawab Jonghyun sambil tersenyum meyakinkan.

“really? Is it okay?”, tanya Takuma pada Yonghwa.

“hai, it’s okay”, jawab Yonghwa tersenyum.

“by the way, she’s not my waitress but she’s my young sister, Kitagawa Naomi”, jelas Takuma.

“hi, I’m Naomi”, Naomi memperkenalkan dirinya sambil membungkukkan badannya dengan hormat.

“please wait for a minutes”, lanjut yeoja itu. Tak berapa lama kemudian ia kembali dengan membawa bungkusan dan menyerahkannya pada Yonghwa.

“what is it?”, tanya Yonghwa heran atas pemberian yeoja itu.

“just a little from me, thanks for your performance and sorry for my fault”, jelas yeoja itu.

“ah, arigatou gozaimasu”, kata Yonghwa sambil mebungkukkan badannya di ikuti oleh Jonghyun, Minhyuk dan Jungshin. Merekapun berpamitan untuk pulang.

NAOMI POV

Lelaki itu, ia membuatku sedikit tercengang. Bukan karna wajahnya, tapi karna senyumnya. Senyumnya, mengingatkanku pada ayah. Senyumnya begitu mirip dengan senyum ayahku. Matanya teduh, memberi  kepercayaan pada orang-orang di sekelilingnya. Aku, aku….mengaguminya…

“Naomi-chan”, Takuma memukul pundakku sedikit. Ah, dia pasti melihatku sedang termenung.

“hai”, jawabku.

“ada apa?”, tanyanya padaku.

“nai, aku akan melanjutkan pekerjaanku”, jawabku dan berlalu pergi. Aku takut ia mencurigaiku yang memperhatikan pemuda-pemuda itu keluar dari café kami.

Kitagawa Takuma, dia adalah kakak laki-laki ku. Kami hanya berdua, ayah dan ibu telah meninggal 1tahun yang lalu akibat kecelakaan. Ah, aku benar-benar tidak ingin mengingat kejadian itu lagi. Café ini adalah milik keluarga kami, Takuma meminta agar aku membantunya untuk mengurus café ini. Karna ini adalah café kesayangan ayahku.

Ketika aku ingin berjalan, aku melihat sesuatu di lantai. Aku pun mengambilnya. Ternyata itu adalah sebuah strap HP yang sudah putus. CNBLUE, itu tulisannya. Punya siapa ini? Ah, lebih baik kusimpan saja dulu.

TBC

13 thoughts on “MISSING YOU (PART 1)

  1. kyaaaa seru >.<
    bagus, naomi jatoh cintanya ama yong oppa aja ya jangan sama yeoboku si jonghyun oppa wkwkwk *digeplak author*
    ditunggu ya lanjutannya ^^

  2. Senyum yong oppa emank sllu mggoda imant stiap wanita… Hhayhayhayy
    #senggol yong~

    penasaran mha klnjutan crta’a…:D
    Lanjut thor…:)

  3. Aaah~
    berasa baca perjalanan karir cnblue di jepang.
    Suka bgt yg itu.
    Oh sicewek jatuh cintrong sm oppaku?
    Yo wes lanjutken thor..bagian CNBLUE nx dibnxkin ya
    q suka pas CNBLUE ngumpul kekeke

  4. kamu ikut lomba ff juga kan? yg tema horor, naomi-yonghwa di jepang?
    atau jangan2 ff ini menceritakan kisah masa lalu? ah tapi enggak nyambung ya kayaknya.

    masih belum tau masalahnya, mungkin krn konfliknya blm keluar. ditunggu lanjutannya

    • iya, aku author yg ff horror gaje itu😀
      ff ini gak ada hubungannya kok sama ff yg ikut lomba, cmn nama castnya aja yg sama😀

      utk konfliknya mgkn mulai keliatan di next part, ditunggu ya🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s