It’s All Because Of You [part 1]

 

Author : Kim Sung Rin

Genre : entahlah, find it by your self kekekek~ #gubraaakk romance deeenngggg genrenya😀

Length : chaptered ini mah kayaknya  *author labil*

Main Cast : -Kang Minhyuk

–         Lee Jonghyun

Other Cast :- Lee Jungshin

–         Jung Yonghwa

Ocs : Lee Soo Hee (Lee Jungshin sister)

Disclaimer :  Lee Jungshin, Kang Minhyuk dan Jung Yonghwa punya emak bapaknya tapi tidak dengan Lee Jonghyun karena dia milik author semata😄 , fanfiction ini lahir karena lamunan gajeku, kyaknya gak murni soalnya ngelamunnya didepan tipi. Jadi map kalo agak mirip sinetron dll -_-

Note : Saya kembali membawa fanfiction dari dunia antah berantah setelah hiatus menulis fanfiction beberapa saat.

Yang kalian lakukan disini hanya menikmati ff ngaco ciptaan saya, lalu RCL. Tidak diperkenankan untuk siders membaca ff inih -_-. Dan warning!!!!!!! Typo bersebaran kekekek~

tidak ada bashing! Plagiarism! Apalagi siders! Dan ketahuilah ini hanya sebuah fanfiction okey.

Udah ah banyak omong, cekodoooott ^^

 

 

Soo Hee pov

“Loh Jungshin oppa mau kemana?” tanyaku sambil mengamati penampilan oppaku yang agak rapih ini. Dibalik punggungnya dia menyampirkan gitar bass kesayangannya. Dia Nampak sumringah dan repot membenahi poninya.

“Eh~ini aku mau tampil di FNC café. Café yang baru buka itu loh. Yah lumayanlah daripada gak ada kegiatan. Gimana penampilanku?” Jungshin oppa menanyakan pendapatku. Dia lalu berputar layaknya sang putri yang sedang memamerkan gaunnya dan mengakhirinya dengan senyuman.

“Joayo. Eh oppa boleh ikut gak?” tanyaku penuh harap. Jungshin oppa mendelik kearahku, “Kau yakin mau ikut?”

Aku mengangguk cepat, “Ne oppa, aku bosan berada dirumah terus”.

“Ah~baiklah cepat ganti bajumu”. Ujar Jungshin oppa sambil menghempaskan tubuhnya di sofa depan tv. Aku beranjak dari dudukku dan secepat mungkin mengganti baju.

“Kajja oppa”. Aku lalu menggandeng Jungshin oppa dan berjalan dengan riang.

“Yak~~jangan menarikku!!  Kau kan tau kau itu lebih pendek dariku!! Lihat punggungku jadi pegal karenamu”. Keluh Jungshin oppa sambil menepuk-nepuk punggungnya yang pegal. Aku mengerucutkan bibirku, ini semua hanya karena aku terlalu riang bisa mengatasi rasa bosanku.

“Mianhae”. Ucapku lirih. Jungshin oppa menatapku sekilas dan menghela napas panjang, “Oh~baiklah tak apa. Kajja sedikit lagi kita sampai”.

Kali ini Jungshin oppa yang menarik tanganku, kalau seperti ini aku yang kecapekan mengikuti langkahnya yang lebar-lebar. Huh~

“Aishh~ternyata mereka sudah naik ke panggung! Mianhae Saeng, aku duluan yah~ kau duduk disini saja ne?” Kata Jungshin oppa sambil menyuruhku duduk di meja yang letaknya tak jauh dari panggung. Akupun mengikuti sarannya dan menghempaskan tubuhku di bangku tersebut.

Ini pertama kalinya aku melihatnya manggung. Aku memperhatikan ketiga namja lain selain oppaku diatas panggung sana.

Yah~yang duduk di tengah itu pasti Yonghwa oppa. Aku pernah bertemu dengannya sekali saat dia berkunjung kerumah kami. Satu lagi yang memegang gitar adalah Jonghyun oppa, aku kenal baik dengannya dan mwo? Mataku tidak salah kan? Sang drummer adalah K..Kang Minhyuk?

Aku terdiam, sepertinya aku menjadi tuli tiba-tiba. Tidak lagi mendengar apa yang dikatakan Yonghwa oppa diatas sana saat ingin memulai perform mereka.

Pikiranku sibuk dengan namja dibalik drum itu. Kang Minhyuk. Bagaimana dia bisa disini? Bagaimana dia kenal dengan oppaku dan banyak pertanyaan yang menerobos masuk kedalam otakku.

Air mataku mulai menggenangi pelupuk mataku, langsung saja aku meninggalkan café itu dan berlari tanpa arah sampai akhirnya aku sampai ditaman bermain yang sudah mulai lusuh seiring bertambahnya waktu.

Aku duduk disalah satu bangkunya yang terbuat dari beton. Dan membiarkan genangan air mataku itu menerobos pelupuk mataku. kubiarkan dia menelusuri wajahku. Aku tak peduli lagi dengan wajah sembab atau apapun itu. Luka itu seperti ditorehkan kembali mengingat namja yang telah menyakitiku itu.

Lama~aku larut dalam kesedihan ini. Kalau airmataku ini diibaratkan seperti lautan pasti lautan itu sudah setengah surut.

“Aisshhh~ternyata kau disini Soo Hee”. Jungshin oppa, diikuti dengan Jonghyun oppa dan Yonghwa oppa kini sudah berada dihadapanku. Napas mereka tersengal. Cepat-cepat aku menghapus airmata yang masih mengalir diwajahku.

“Kau menangis?” Tanya Jonghyun oppa yang sudah dengan pasti dia tau jawabannya. Aku sibuk memandangi sekitar. Kenapa mereka hanya bertiga? Seharusnya mereka berempat kan?

“Soo Hee ah, neo gwenchana? Kenapa tiba-tiba meninggalkan café huh? Kau tau kau hampir saja membuatku mati!!”. Decak Jungshin oppa kesal. Aku hanya bisa tertunduk sambil kembali menahan tangis. Dan kudengar langkah kaki yang lain berlari mendekat kearah kami.

“Shin, apa dongsaengmu sudah ketemu?” Tanya sebuah suara yang sangat kukenal. Suara yang  dengan mendengarkannya saja bisa membuatku sakit.

Aku beranjak dari dudukku dan berusaha membuang muka dari Minhyuk, berharap dia tidak menyadari kalau aku ini adalah Lee Soo Hee, orang yang pernah disakitinya dulu.

“Yak~mau kemana lagi kau huh?” Tanya Jungshin oppa setengah berteriak. Aku menghentikan langjkahku, “Aku mau pulang!”. Jawabku tanpa membalikkan badanku. Kudengar Jungshin oppa menghela napas panjang, dia pasti kecapean dan kesal mempunyai dongsaeng sepertiku. Jeongmal mianhae oppa

~~~

Author pov

Soo Hee meninggalkan keempat namja yang masih saja mengatur nafas mereka yang tersengal karena mencarinya.

“Aigoo~dia itu benar-benar merepotkan!!” decak Jungshin kesal.

“Mungkin dia sedang ada masalah, sudahlah jangan terlalu menyalahkannya”. Ucap Jonghyun sambil menepuk punggung Jungshin pelan.

“Tadi saat kulihat dia masuk ke café bersamamu dia tampak ceria sekali, kenapa begitu cepat bisa berubah? Pasti ada sesuatu yang membuatnya seperti itu”. Yonghwa menimpalkan lagi. Jungshin Nampak berpikir. Ada benarnya juga pernyataan kedua hyungnya, Yonghwa dan Jonghyun. Daritadi kan saat menuju café Soo Hee terlihat sangat riang.

“Kau kenapa daritadi diam saja?” Tanya Jungshin yang melihat Minhyuk masih terpaku seolah masih memandang punggung Soo Hee.

“Aniya~ aku hanya merasa mengenalnya. Siapa nama dongsaengmu Shin?”

“Namanya Soo Hee. Kau kenal darimana? Dia kan tidak satu sekolah dengan kita”. Jelas Jungshin tapi sepenuhnya diabaikan oleh Minhyuk. Tubuhnya seolah membeku dan airmatanya mulai mendesak keluar.

“Neo wae? Gwenchana?” Tanya Yonghwa yang mulai khawatir melihat bulir-bulir airmata jatuh menyusuri pipi Minhyuk. Minhyuk hanya bungkam, pikirannya melayang ke memori dua tahun yang lalu saat dia sedang menjalin kasih dengan yeoja yang bernama Soo Hee.

Sejurus kemudian Minhyuk berlari, berusaha mengejar sosok yeoja yang begitu dicintainya.

~~~

Minhyuk pov

“Yakkk~Minhyuk-ah kau mau kemana?” teriak Jonghyun hyung yang melihatku berlari menjauh dari mereka. Aku mengabaikan teriakannya. Mulutku seperti kaku, hatiku merasa tertusuk lagi. Dia pasti Soo Hee!! Kalau tidak tak mungkin dia bereaksi seperti itu.

Aku mengexplore pandanganku kearah sekitar, kemana dia? Apa mungkin dia sudah pulang?

Tanpa berlama-lama lagi, kakiku membawaku melesat menuju kediaman Jungshin. Yah~Soo Hee mempunyai kakak laki-laki tapi aku tak pernah menyangkanya kalau itu adalah Jungshin.

Dan benar aku menangkap sosok tubuh mungil itu tengah duduk didepan pagar rumahnya.

“Soo Hee”. Panggiku dan dia menoleh kearahku. Sejenak dia kaget tapi dia langsung menggantinya dengan tatapan penuh kebencian.

“Mau apa lagi kau muncul dihadapanku?” tanyanya ketus. Hatiku mencelos, aku begitu merindukannya tapi sepertinya tidak dengannya karena lontaraan pernyataannya barusan. Aku menghela napas panjang, tidak bisa apa-apa karena aku tau dia masih sakit hati denganku.

“Soo Hee ah, aku datang untuk minta maaf denganmu. Kali ini dengarkanlah aku Soo Hee”. Pintaku memohon sambil meraih tangannya namun dengan kasar dia menghempaskannya, “Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi Minhyuk ssi!”

Soo Hee beranjak berdiri dan berniat ingin meninggalkanku tapi aku menahannya. Dia mendengus kesal dan menatapku dengan penuh kebencian, “Museun iriya? Aku rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi denganmu Minhyuk ssi. Pulanglah!! Yeoja itu mungkin sedang mengkhawatirkanmu.”

Dengan sekali hentakan dia melepaskan genggaman tanganku di lengannya dan meninggalkanku sendiri didepan pagar rumahnya.

“AAARRRGGHHH~~” aku menjambak rambutku frustasi. Tidak seharusnya dulu aku berdiam diri begitu saja,  baru sekarang kusadari penyesalan yang begitu mendalam. Gara-gara yeoja itu aku kehilangan Soo Hee sekarang!!

Flashback

Siang itu aku berniat untuk menjemput Soo Hee di SS Senior High School, sekolah yang letaknya di Bucheon. Yah~hari ini adalah anniversary kami yang pertama. Aku akan memberi kejutan untuknnya malam ini.

“Ouch~~” pekik seorang yeoja yang terjatuh saat aku sampai didepan gerbang sekolah Soo Hee.

Semula aku tak menghiraukannya, tapi dia memakai seragam sekolah yang sama denganku jadi aku mendekatinya dan benar yeoja itu adalah krystal yang merupakan hoobae ku di 501 Senior High School.

“Krystal ssi gwenchanayo? Apa yang kaulakukan disini?” tanyaku keheranan sambil mengusap lukanya dengan tissue basah. Krystal hanya diam saja dan wajahnya terus saja menoleh ke gerbang sekolah Soo Hee.

“Kau kenapa huh?” tanyaku yang mulai merasa aneh dengan sikap yeoja ini dan tiba-tiba saja dia memelukku.

“Chagiya~~ gomawo kau telah menolongku”. Ucapnya manja. Aku segera menjauhan tubuhku, “Apa yang kau lakukan huh?” pekikku kesal.

Dan kudengar langkah berlari dibelakangku, dia adalah Soo Hee.

Aku mengejarnya dan tak memperdulikan Krystal yang masih termangu disitu.

“Soo Hee ah dengarkanku dulu. semua itu tidak seperti yang kau lihat. ” Jelasku begitu aku mendapatkan tubuh mungilnya. Dia menghempaskan tanganku dengan kasar, “Mau menjelaskan dia adalah yeojachingumu yang baru huh?!!” teriakknya sambil terisak. Hatiku seperti tertusuk-tusuk melihat pemandangan ini.

“Soo Hee ini tidak seperti yang kau lihat. Tadi itu kulihat dia sedang terjat..”

“CUKUP!!! MULAI SEKARANG JANGAN PERNAH LAGI MUNCUL DIHADAPANKU, ARASSO?” teriak Soo Hee terisak memotong perkataanku.

Hatiku mencelos, airmata tanpa izin mulai menerobos pelupuk mataku. seperti ditabrak oleh kereta api yang sangat cepat, perasaanku begitu sakit. Tapi kakiku seakan tak mampu berbuat apa-apa memandang punggung mungilnya yang semakin menjauh dari hadapanku.

Flashback end

“ARGGGGGGHHHHHHHH”. Teriakku kesal sambil menjambak rambutku frustasi. Lagi-lagi memori itu muncul setelah sekian lama aku berusaha menguburnya.

Wajahku basah sekarang, apa aku menangis? Yah kalau iyapun peduli apa huh?

Aku berjalan gontai, entah kemana kakiku melangkah. Rasanya aku enggan pulang dengan perasaan yang semrawut seperti ini.

Kulangkahkan kakiku menuju flat Yonghwa dan Jonghyun hyung.

“Minhyuk ah~ kemana kau tadi huh?” Tanya Jonghyun hyung yang menyuruhku masuk begitu melihatku berdiri lesu didepan pintu flat mereka, mungkin dia kasihan karena melihatku yang begitu berantakan.

Aku masih bungkam dan membaringkan tubuhku yang lelah dikasur milik Jonghyun hyung.

Airmataku terus saja bersimbah mengingat kejadian tadi, bagaimana aku bisa kembali kepadanya lagi? Aku sangat mencintainya. Soo Hee aku sangat mencintaimu!!

“Minhyuk~ah kau kenapa huh? Jangan membuat kami bingung menghadapi sikapmu yang tak mau berbicara ini”. Ujar Yonghwa hyung yang menatapku khawatir begitu juga Jonghyun hyung. Aku menegakkan badanku hingga posisiku sekarang ini menjadi duduk.

“Gwenchanayo~ jangan bertanya lagi hyung” Ucapku singkat sambil memeluk kedua kakiku.

Jonghyun hyung dan Yonghwa hyung saling pandang sampai pada akhirnya mereka menghela napas panjang.

“Baiklah, silahkan saja kalau kau mau menangis. Tapi kalau kau sudah merasa siap menceritakannya, ceritakanlah ke kami” Saran yonghwa hyung sambil menepuk punggungku pelan. mereka berdua beranjak kedepan tv dengan gitar mereka, sepertinya sedang mengaransemen lagu. Ah entahlah~ aku sedang tak mau tau.

Mianhae hyung~ aku pasti akan menceritakannya kalau aku sudah mendapatkannya kembali.

~~~

Jonghyun pov

Aku menghempaskan punggungku ke sandaran sofa didepan tv. Kuletakkan gitar disampingku dan sesekali memukul-mukul pelan punggungku.

Yonghwa hyung sudah tidur daritadi tapi tidak dengan Minhyuk. Dia masih duduk dipojok kasur sambil memutar-mutarkan ponselnya.

Entahlah, tapi aku merasa sikap Minhyuk berubah semenjak dia bertemu dengan Soo Hee tadi dan Soo Hee pun sama. Apa mereka berdua pernah bertemu sebelumnya?

Kutaruh ramyeon ku yang belum sepernuhnya matang di meja dan mulai mengganti-ganti channel tv.

“Yak~kalau mau bikin sendiri!” selorohku kesal begitu mendapati Minyuk yang menyerobot ramyeon ku. Dia mendelik kearahku dan mengabaikan ucapanku. Aku berdecak kesal lalu menuju dapur lagi membuat ramyeon untukku.

“Ahhh~mashita”. Desah minhyuk setelah menghabiskan ramyeon.

“Tentu saja~ kau tinggal memakannya”. Dia terkekeh dan menselonjorkan kakinya di sofa lalu meraih remote televise dan mengutak-atik channelnya.

“Minhyuk sebenarnya kau kenapa huh?” ucapku membuka pembicaraan diantara kami, dia melirikku sebentar dan kembali dengan aktivitasnya mengutak-atik channel tv,”Mollaso”. Jawabnya singkat.

“Apa berhubungan dengan Soo Hee?”

Minhyuk agak tergelak dan mulai menegakkan badannya sehingga duduk dengan sempurna, “Bagaimana bisa kau berfikir seperti itu?” Tanya Minhyuk ketus.

“Mollaso, aku hanya merasa kalian pernah bertemu. Ah~sudahlah tidak usah digubris pertanyaanku tadi. Eh apa kau tidak kuliah besok? Ini sudah sangat larut kenapa belum tidur?”

Minhyuk menghela napas panjang dan menggelungkan kakinya, “Biarkan aku disini dulu hyung~aku tidak ingin kuliah besok”. Katanya parau.

Aku lalu menjitak kepalanya sehingga membuatnya mengelus-elus kepalanya kesakitan, “Pabo!! Sudah enak bisa kuliah malah disia-siakan”. Minhyuk menutup wajahnya dengan bantal bola berwarna biru yang ada disofa. Aku hanya bisa menghela napas melihat tingkah lakunya.

“Dasar anak kecil!!”

~~~

 

Author pov

Soo Hee berjalan gontai menuju pelataran sekolahnya. Semangatnya untuk bersekolah hari ini pudar karena kejadian kemarin yang sangat tak diduganya.

“Soo Hee ah~neo gwenchana? Kau terlihat murung hari ini”. Kini disamping Soo Hee telah berdiri sahabatnya yang merupakan teman sekelas Soo Hee, Seohyun. Soo Hee menatap malas Seohyun dan tersenyum simpul kearahnya, “Nan gwenchana”. Jawab Soo Hee singkat dan melanjutkan perjalanannya. Seohyun Nampak bingung dengan tingkah laku sahabatnya hari ini. Diputuskannya untuk bertemu dengan Yonghwa yang merupakan namjachingunya ditempat mereka biasa latihan band.

Sementara itu Soo Hee melangkahkan kakinya ke halte bus. Dihempaskannya badannya di kursi halte. Tak dihiraukannya bus yang sudah dua kali berhenti dihadapannya. Pikirannya kembali kacau gara-gara Minhyuk. Lama  Soo Hee bersusah payah untuk menata hatinya seperti sedia kala namun sepertinya usaha itu gagal dan sia-sia saja..

Akhirnya dia memutuskan untuk pulang setelah bis keempat berhenti dihadapannya.

“Aku pulaaang”. Teriak Soo Hee begitu dia memasuki rumahnya yang terbilang sepi. Dia mengedarkan pandangannya kesekitar penjuru rumah.

“Jungshin oppa pasti sedang latihan band dan umma appa pasti sedang bekerja”. Keluh Soo Hee sambil beranjak ke kamarnya yang berada dilantai dua.

Dia menghempaskan tubuhnya ke kasur berukuran single tanpa mengganti seragamnya terlebih dahulu. Dia memejamkan matanya, menikmati setiap hembusan air conditioner yang membuatnya lebih nyaman.

Matanya terbuka lagi, nama Minhyuk berputar-putar lagi disekeliling otakknya.

“Aissshhh~”. Soo Hee mengibas-ngibaskan tangannya seolah ingin mengusir nama yang kini mengitari otaknya.

Pandangannya beralih ke box disudut ruangan sana. box yang sengaja ditaruhnya ditempat yang paling susah untuk dilihat tapi pada akhirnya hari ini dia melihatnya juga.

Dihelanya napas Soo Hee panjang kemudian menyeret box yang lumayan besar itu ke hadapannya. Dibukanya perlahan tutup box tersebut dan muncullah berbagai macam barang yang merupakan kenangannya dengan seorang namja yang bernama Kang Minhyuk.

Matanya berkaca lagi saat mengamati satu persatu barang-barang tersebut, “Eotthokhae? Sekarang aku harus bagaimana Kang Minhyuk?” Gumam Soo Hee Lirih.

Sementara itu ditempat lain Seohyun sedang duduk disudut ruangan sambil memperhatikan Yonghwa yang sedang latihan. Seohyun menikmati alunan music yang menggema diruangan itu.

“Wah~Seohyun tumben sekali kau datang kemari sendiri. kemana adikku? Apa dia baik-baik saja?” Tanya Jungshin seraya melepas gitar bassnya dan menaruh ditempatnya.

“Itu yang aku mau tanyakan oppa, ada apa dengan Soo Hee? Dia tidak seperti biasanya. Apakah sesuatu terjadi dengannya?” Tanya Seohyun sambil memandang Jungshin yang Nampak berpikir, “Mollaso, tapi semalam juga dia bertingkah aneh. Entahlah~ nanti akan kutanyakan dengannya”.

Jonghyun yang ikut duduk bersama mereka melirik kearah Minhyuk yang masih asik dengan drumnya. Kini dia semakin yakin kalau Soo hee dan Minhyuk pernah ada hubungan. Buktinya tadi dia bilang sangat lelah tapi dia malah melanjutkan latihan sendiri. ini pasti akal-akalan Minhyuk untuk menghindari dirinya terlibat dalam percakapan tentang Soo Hee, pikir Jonghyun.

“Minhyuk~ah, sudahlah. Aku tau kau sudah sangat lelah”. Yonghwa memandang Minhyuk yang masih saja asik dengan permainan drumnya. Dan akhirnya Minhyuk mendengar saran Yonghwa. Dia segera menghentikan latihannya dan menyambar tas ransel hitamnya yang tergeletak dilantai.

“Aku pulang duluan ya, aku sangat lelah. kabari aku kalau mau latihan lagi ne?” Minhyuk berlalu dengan sangat cepat namun kepalanya kembali menyembul dibalik pintu, “Oh~iya hyung hari ini aku tidak menginap di flatmu. Gomawo sudah boleh tinggal”. Teriaknya lalu menutup pintu ruang latihan mereka.

“Mwo? Jadi Minhyuk tidak pulang kerumahnya semalam?” Tanya Jungshin yang baru mengetahui kabar ini. Yonghwa dan Jonghyun mengangguk serempak.

“Anak itu benar-benar aneh!” ucap Jonghyun yang sedang membenahi string gitarnya yang putus.

“Aneh kenapa?” Tanya Jungshin yang Nampak penasaran. Sadar akan ucapannya tadi Jonghyun jadi terperangah, “Ah~bukan apa-apa kok”. Jelasnya lagi.

~~~

TBC

 

 

11 thoughts on “It’s All Because Of You [part 1]

  1. daebak🙂
    jonghyun berasa jd detektif hehe
    dan itu si krystal geje banget ngegodain minhyuk~
    next chapter ditunggu^^

  2. Eonniiii aku baca ff mu😀
    Khas eonni banget, jungshin jadi oppa nya cast ceweknya kekekek
    Dimana-mana ada yongseo haha
    Daebakk eonn😉

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s