It’s All Because Of You [part 2]

 

Author : Kim Sung Rin (@megaoktavias)

Genre : romance

Length : chaptered

Main Cast : -Kang Minhyuk

–         Lee Jonghyun

Other Cast :- Lee Jungshin

–         Jung Yonghwa

Ocs : Lee Soo Hee (Lee Jungshin sister)

Disclaimer : ini plot aseli milik saya walaupun agak-agak terkontaminasi gara –gara sering nonton sinetron dan ngelamun gaje. Semua milik tuhan kecuali jonghyun karena dia milikku *kaburrrr

Note : no bashing! Plagiarism! jangan coba-coba siders membaca lanjut ff saya karena nanti akan terkena karma -_-
yang kalian lakukan hanyalah membaca ff ngaco bin gaje ciptaan sayah dan RCL yaakk ^^~ sayah yakin 2000% kalo para bini oppadeul RCL semua #ngerayu xD

Happy reading😀

~~~

 

Soo Hee pov

Pintu kamarku terbuka dan terlihatlah tubuh tinggi semampai Jungshin oppa yang sedang berdiri diambang pintu kamarku.

“Eh oppa sudah pulang”. Ucapku basa-basi padahal aku tau Jungshin oppa sudah pulang tiga jam yang lalu . Jungshin oppa menjawabnya dengan mengembangkan senyuman yang bisa mempuat para yeoja klepek-klepek *hohoho*.  Aku kembali focus terhadap novel yang sedang kubaca tadi saat dia memasuki kamarku.

Dia berjalan mendekatiku dan duduk diujung ranjangku, “Neo gwenchana saengie~ah?” Tanya Jungshin oppa khawatir.

“Memangnya aku kenapa oppa?” tanyaku pelan sambil membalikkan halaman novel yang sedang kubaca.

Jungshin oppa merebahkan tubuhnya diujung kasurku, “tentu saja kau kenapa-kenapa dengan sifatmu semalam dan pernyataan Seohyun tadi yang bilang bahwa kau terlihat beda dari biasanya. Sebenarnya ada apa huh?”

Ah~ Seororo itu benar-benar deh! Aku menutup novel yang sedang kubaca dan beralih pandang ke Jungshin oppa yang sedang mengamati glowing berbentuk bintang di langit-langit kamarku.

“AH~~~ entahlah oppa. Apakah aku harus menceritakannya atau tidak denganmu. Tapi aku pasti akan mnceritakannya nanti”. Desisku galau. Jungshin oppa mendelik tajam kearahku.

“Yak! Kenapa senang sekali membuatku penasaran huh? Lebih baik tak usah kau ucapkan kata-kata tadi”. Jungshin oppa mempout bibirnya membuatku tertawa karena dengan seperti itu dia terlihat seperti kodok.

“Arrasso oppa, akan kuceritakan kalau masalahnya sudah selesai”.

“Itu sama saja tidak cerita! Ah Sudahlah”.

Jungshin oppa yang tengah ngambek itu beranjak dari kamarku. Ah~mianhae oppa aku belum bisa menceritakannya denganmu, jujur aku tak suka membagi kabar buruk dan aneka macam luka kepada orang lain. Rasanya seperti menyakiti diriku sendiri kalau seperti itu.

#drttt drtttt

Kupandangi ponselku yang tergeletak dimeja belajar, eh? Ada pesan dari Jonghyun oppa?

From : Jonghyun oppa

Soo Hee, bisa bertemu? Ah~sepertinya moodmu sedang kacau. Aku tidak akan mengajakmu kemana-mana kok. Hanya sekedar ngobrol di taman. Apakah kau mau? Kutunggu kedatanganmu ya, aku sudah berada ditaman sekarang.

 

Aish~~ oppa yang satu ini selalu saja. Pura-pura menanyakan apakah mau pergi atau tidak padahal dia sudah berada ditempat yang dimaksud. Huh~benar-benar trik yang bagus.

Mau tak mau aku mengganti bajuku untuk menemui Jonghyun oppa. Kalau menuruti moodku, mungkin aku tidak akan keluar sekarang.

“Oppa aku keluar sebentar”. Teriakku ketika mau keluar dari rumah. Samar-samar aku dengar Jungshin oppa berteriak menanyakan aku kemana tapi aku abaikan.

Aku merapatkan sweater abu-abu yang melilit di tubuhku. Tak menyangka udara malam ini dingin sekali.

Kuhampiri Jonghyun oppa yang sudah bertengger diayunan taman. Dia sedikit kaget dengan kedatanganku.

“Eh kau sudah datang”. Sapa Jonghyun oppa sambil tersenyum menatapku. Aku mengangguk dan duduk diayunan yang berada tepat disampingnya. Aku mengayunkannya pelan, masih enggan untuk berbicara.

“Apakah kau dan Minhyuk sebelumnya sudah pernah bertemu?” Tanya Jonghyun oppa setelah hening beberapa saat. Aku diam, bukannya menatap Jonghyun oopa yang sedang bertanya aku malah menunduk dan memandangi tanah yang sedikit gundul ini.

“Kenapa diam?” Tanya Jonghyun oppa lagi. Kali ini aku menengadahkan pandanganku menatap wajahnya yang daritadi tampak penasaran, “Kenapa kau tiba-tiba bertanya seperti itu?”.
terdengar helaan napas Jonghyun oppa, kini dia lebih memilih memandang jungkat-jungkit yang berada tak jauh dari ayunan yang sedang kami tempati, “Aku hanya ingin tahu”. Jawabnya singkat tapi menurutku pasti dia menyembunyikan sesuatu dariku.

Aku memicingkan mataku, masih menatapnya dengan lekat. Sebenarnya bukan sifatku mencurigai orang seperti ini tapi mendengar pertanyaannya barusan aku patut mencurigai Jonghyun oppa. Karena tidak ada satupun yang tau masa laluku dengan si Minhyuk ini.

“Kenapa tiba-tiba ingin tau? Bisakah kau menjelaskannya lebih detail?” tanyaku lagi. Jonghyun oppa membagi pandangannya, antara melihatku dan melihat jejeran pohon maple yang mengitari taman dibelakangku.

“Karena melihat sifat kalian berdua yang aneh sewaktu kami ngeband di FNC café. Kau tiba-tiba menghilang begitu saja dari café dan Minhyuk yang tiba-tiba pergi entah kemana  setelah melihat kepergianmu. Yah~aku hanya penasaran atau ini hanya intuisiku saja?”

Nafasku tercekat, dan seketika pandanganku membeku. Keduanya sangat match menurutku.

Aku menghilang begitu mengetahui posisi sang drummer yang tak lain adalah Minhyuk, dan Minhyuk menghilang setelah kepergianku. Pasti itu karena dia mencariku, buktinya dia mendatangi rumahku kan?

“Apa kau marah padaku? Mianhae, aku hanya sekedar menebak”. Jelasnya santai. Aku masih terdiam dan menunduk. Kalau saja dia tidak tertarik dengan dunia seni, kupastikan dia pasti memilih menjadi detektif.

“A..aniyo, mana mungkin aku marah denganmu oppa”. Ucapku gugup, “Lagi pula itu semua hanya kebetulan saja oppa, tidak ada kaitannya sama sekali”. Lanjutku berdusta.

Jonghyun menatap mataku tapi aku menghindarinya, takut-takut kalau Jonghyun tau yang sebenarnya.

Dia terkekeh melihatku yang mungkin seperti seorang maling yang tertangkap sedang mencuri.

“Soo Hee, Soo Hee.. aku ini bukan Jungshin. Melihat tingkahmu seperti itu aku jadi semakin yakin kalian ada apa-apa”. Jonghyun oppa semakin terkekeh.

Aku lalu beranjak berdiri, dia kaget melihatku yang tiba-tiba saja berdiri.

“Aku mau pulang saja!! Jumuseyo~”. Pamitku lalu ngeloyor pergi. Tak memperperdulikan dia yang meneriakkan namaku berkali-kali.

GREEBBB!!!

Aku terpekik saking kagetnya karena tiba-tiba saja badanku menghangat.

Jonghyun oppa memelukku, mwo? Memelukku?!

“Oppa lepaskan!”. Ucapku sambil menarik-narik tangannya yang melingkar di pinggangku.

“Akan kulepaskan kalau kau bercerita”. Ucapnya pelan tepat disamping telingaku.

“Aissshhh~~ne ne ne”. umpatku kesal sambil menatap kesal kearahnya yang kini tersenyum puas. Kuatur napasku yang sedikit tercekat, hey ada apa dengan jantungku?

“Oke, ini pertama kalinya aku membeberkan hal ini kepada orang lain bahkan Jungshin yang merupakan oppaku sendiri saja tidak tau hal ini karena aku menyimpannya dengan sangat rapat”. Jelasku kepada Jonghyun oppa yang menaggapi perkataanku dengan senyum dan anggukan.

“Aku dan Minhyuk dulu pernah pacaran dan putus karena kesalahan Minhyuk”.

Seketika senyuman diwajah tampannya mengilang. Wajahnya begitu menyiratkan keingin tahuan yang lebih jauh lagi.

“Memangnya salah apa sampai kau tidak mau menemuinya lagi?”

Gentian aku yang tersenyum, “Kurasa aku sudah memberitahu apa yang ingin kau ketahui, aku tidak akan menjawab pertanyaanmu lagi oppa”.

Jonghyun menghentakkan kakinya keras dan menggigit bibir bawahnya, mungkin agak kesal dengan perkataanku barusan. Aku hanya tersenyum simpul menanggapinya, “Sudah tau kan? Aku mau pulang dulu, dingin sekali disini. Oh iya, jangan sampe ada yang tau hal ini. Aku tidak segan menyalahkanmu bila ada orang lain yang tau akan  hal ini.”

Jonghyun oppa mendengus kesal sambil mengacak-acak rambutku. Dia mengangguk, dan itu pertanda baik karena aku bisa segera pulang kerumah.

~~~

Minhyuk pov

“Hari ini latihan dirumahku saja bagaimana? Aku sedang malas ketempat latihan kita itu. Sedikit jauh ya kan?” ajak Jungshin yang membuatku yang dikala itu sedang meneguk orange juice tersedak.

“Minhyuk~ah gwenchana?”Tanya Yonghwa hyung yang langsung menyodorkan sehelai tissue. Aku mengangguk sambil mengeringkan kerah bajuku yang sedikit basah.

“K..kenapa tiba-tiba dirumahmu?” tanyaku berusaha terdengar senormal mungkin. Jungshin menghela napasnya panjang, “Hanya butuh suasana baru dan tempat latihannya lumayan jauh. Setuju kan?” Tanya Jungshin sambil memandang kami bertiga bergantian.

“Aku sih setuju aja”. Kata Yonghwa hyung sambil membenahi gitarnya.

“Aku juga setuju aja, udah lama tidak mengunjungi rumahmu”. Kali ini Jonghyun hyung yang angkat bicara.

“Kenapa diam saja huh?” Tanya Jungshin yang daritadi ternyata menatapku.

“Ah.. i..i..yya aku s..setuju saja”.

Sial! Aku merutuki diriku sendiri yang berbicara tergagap tapi sepertinya mereka tak menyadarinya. Tapi kenapa Jonghyun hyung senyum seperti itu?

“Yaudah yuk!” ajak Jungshin yang beranjak dari tempatnya, diikuti dengan Yonghwa hyung dan Jonghyun hyung.

Jantungku rasanya seperti mau meledak selama perjalanan kerumah Jungshin. Aku tak peduli ocehan-ocehan Jungshin dengan hyung yang lain dan lebih memilih untuk diam.

“Nah masuklah”. Jungshin memandang kami yang masih termangu diluar pagar. Jonghyun hyung langsung masuk begitu juga dengan Yonghwa hyung yang mengedarkan pandangannya keseluruh taman depan yang lumayan luas.

Aku melangkahkan kakiku dengan berat, sedikit gemetaran karena siapa tau ada Soo Hee didalam.

Rumahnya tampak sepi, yah tidak sesuai dengan besarnya rumah ini. Aku bingung harus apa jadi aku hanya duduk di kursi sofa ruang tengah sambil sesekali memutar-mutar stick drum yang ada ditanganku.

“Ayo kita langsung ke studio musikku saja”. Ucap Jungshin setelah selesai dari kesibukannya menjelajahi isi kulkas. Dipelukannya terdapat botol minuman serta aneka macan snack lainnya.

Aku lalu beranjak mengikuti Jungshin ke lantai dua. Langkahku terhenti saat melewati kamar yang didepannya tertulis nama ‘Soo Hee’,

“Loh kamu ngapain disitu Hyuk? Ayo cepat masuk”. Ucap Jungshin yang kepalanya menyembul dari balik pintu disebrang kamar Soo Hee.

“Ah~iya. Sebentar aku mau ke toilet dulu. Dimana toiletnya?” tanyaku.

“Dipojok sebelah kiri. Baiklah jangan lama-lama ne?”

Jungshin lalu hilang dari balik pintu itu.

~~~

Soo Hee pov

“Aku pulaannggg”. Teriakku begitu aku memasuki rumahku. Aku tertegun melihat banyak pasang sepatu yang berceceran didepan pintu.

“Jungshin oppa datang bersama siapa?” tanyaku pada diri sendiri. Entah kenapa jantungku berdebar tak karuan.

Aku menuju kulkas untuk mengambil sebotol orange juice sebelum aku beranjak ke kamarku yang berada dilantai dua.

Seketika langkahku terhenti mendapati sosok namja yang paling kuhindari setahun belakangan ini berdiri dihadapanku. Tangannya masih menggenggam erat kenop pintu toilet.

Hening~ diantara kami tidak ada yang bergerak dari tempat semula.

“Soo Hee~ah”. Tangan Minhyuk meraih lenganku saat aku ngin memasuki kamar.

“Ada apa? Aku sedang lelah bisakah kau membiarkanku istirahat?” ucapku malas. Dia mengangguk dan melepaskan genggaman tangannya yang sempat meraih lenganku.

“Bogoshipposso”. Ucapnya lirih sebelum aku menutup pintu kamarku.

“Nado Minhyuk~ah” bisikku pelan dibalik pintu kamarku.

Tubuhku merosot dibalik pintu itu setelah mendengar lebaman keras dari pintu yang berada disebrang kamarku. Air matapun mulai berjatuhan lagi.

Aku bingung, bagaimana aku harus bersikap dengannya. Aku masih mencintainya tapi aku juga tak bisa lupa rasa sakit yang pernah diukir olehnya.

~~~

Author pov

“Lama sekali kau hyuk, darimana saja?” tanya Yonghwa setelah mendapati Minhyuk masuk kedalam studio musik milik Jungshin.

“Aku kan dari toilet. Ah sudahlah ayo kita mulai latihan”. Ajak Minhyuk yang sudah berada dibalik drum.

Jonghyun menatap Minhyuk dengan penasaran. Apakah Minhyuk tadi bertemu dulu dengan Soo Hee?

“One.. Two.. One Two Three”. Aba-aba Yonghwa. Jonghyun mulai memainkan gitar coklatnya disahuti dengan Minhyuk yang bermain drum dan dilengkapi oleh Jungshin yang sedang memegang bass putihnya.

Lagu yang dimainkan saat ini adalah lagu lovegirl. Lagu yang bertemakan tentang perasaan seorang namja yang sedang jatuh cinta terhadap seorang yeoja.

Tapi, lagu yang seharusnya terdengar bagus sekarang malahan terdengar sedikit acak-acakan karena berkali-kali Minhyuk salah memainkan drum.

“Yak~kau kenapa huh?” Jungshin mendengus kesal. Sekarang ketiga namja tersebut tengah memandangi Minhyuk yang sedang menunduk.

“Mianhae~”ucapnya pelan namun terdengar jelas oleh ketiga teman bandnya.

Yonghwa menatap Minhyuk dengan iba lalu menghampiri Minhyuk dan menepuk punggungnya beberapa kali, “Gwenchana. Namanya juga latihan,” bisik Yonghwa menenangkan.

“Sebenarnya ada apa denganmu huh? Kau sering berlatih sendiri tapi justru hari ini kau yang banyak melakukan kesalahan. Apa kau sedang ada masalah?” tanya Jonghyun yang masih memetik gitarnya asal-asalan. Minhyuk menatap Jonghyun lalu menggeleng, “Aniyo~aku baik-baik saja”.

“Gotjimal”. Jawab Jonghyun diiringi dengan tawa renyah.

“Yak~apa maksudmu hyung?” tanya Minhyuk yang mulai sedikit ‘panas’

“Jangan berpura-pura tidak ada masalah!Apa kau tidak menganggap kami keluargamu huh? Aku tau kau saat ini sedang terbebani oleh suatu pikiran yang entah apa itu,” Kini Jonghyun menatap Minhyuk yang semakin terduduk lesu. Emosinya meredam seketika begitu menatap rekannya di band yang sudah setahun belakangan ini berdiri.

“Akan kuceritakan tapi bukan sekarang hyung. Sudah kukatakan akan aku bicarakan bila waktunya tepat”.

“Semakin lama kau memendamnya, permainanmu semakin buruk! Kau boleh taruhan denganku Hyuk!” ucap Jungshin tenang tapi penuh dengan tekanan.

Minhyuk menatap Yonghwa yang sepertinya enggan ikut campur lebih jauh tentang urusan pribadi Minhyuk. Yonghwa hanya bisa mengangguk dan mengedikkan pundaknya, menyerahkan semua keputusan kepada Minhyuk.

“Baiklah akan kuceritakan tapi tidak disini. Ayo kita ke FNC café!”

~~~

 

 

9 thoughts on “It’s All Because Of You [part 2]

  1. aish enaknya jd so hee..
    Jd kebayang-bayang betapa enaknya jd so hee~
    eh entarnya jonghyun jgn2 suka lg sm so hee.. Ih envy #boicelabil
    kekeke~ bagus thoor🙂

  2. Wah hyuk beneran mau cerita semuanya tuh? Kira2 tanggapan jungshin gmn ya *penasaran* lanjutannya jgn lama2 ya thor🙂

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s