it’s all because of you (part 7)

Title: it’s all because of you (part 7)

Author: Kim Sung Rin

Rating: G

Genre: Romance

Length: Chaptered

Main Cast:

– Kang Minhyuk

-Lee Jonghyun

Other Cast:

– Lee Jungshin

– Jung Yonghwa

OCs:

-Lee Soo Hee (Jungshin sister)

Disclaimer: aseli murni dari pemikiran saya yang aneh bin gaje. Agak mirip ama sinetron kali yaa karena mikirnya didepan tipi. Bila ada kesamaan tempat atau tokoh itu hanya kebetulan biasa. Dan ini hanya sebuah fanfiction. saya juga ngepost semua ff ciptaan saya yang dipublish disini ataupun enggak di wp pribadi saya.

 

Note: gak ada tuh yeh yang namanya siders! Plagiarism! dan ngebashing! Di mari. Gampang aja kok, tinggal baca ff ngaco ciptaan saya lalu RCL deh . sayah sih yakin seyakin-yakinnya para bini oppadeul sekalian selalu RCL yakan yakan? #ngerayu. Maap juga kalo typo yeehh harap maklum😀

Udah ah banyak omong, happy reading all ^^V

 

~~~

Previous part

Jonghyun berjalan meninggalkan Soo Hee yang terduduk kembali. Kakinya seakan lemas bahkan tidak bisa menopang tubuhnya sendiri. Air matanya kini mengalir bebas menyusuri pipinya.

“Karena aku tidak mau kehilanganmu oppa.” Desis Soo Hee lirih.

Minhyuk yang membuntuti daritadi kini memegangi dada kirinya. Jantungnya terasa sesak mengetahui sikap Soo Hee terhadap Jonghyun.

“Soo Hee~ya, apa kau benar cinta padaku?”

~~~

“Kau lama sekali buang sampahnya.” Jungshin yang menyadari kedatangan Soo Hee langsung menghampirinya, membuat tiga orang lainnya yang berada didalam ruangan itu sontak memandang Soo Hee.

“Aku berjalan-jalan sebentar, makanya agak sedikit lama.” Jelas Soo Hee berdusta.

Hening~

Jonghyun lebih memilih berkutat dengan gitar merahnya, disusul dengan Yonghwa yang mulai membicarakan lyric lagu Jonghyun tadi. Jungshin masih membersihkan flat Yonghwa dan Jonghyun yang berantakan akibat perayaan kecil tadi karena dia sangat menjunjung tinggi nilai kebersihan. Sebenarnya Minhyuk juga tapi berhubung dia masih dikatakan dalam keadaan sakit jadi dia urung membantu Jungshin dan memilih untuk berdiam diri didepan tv.

“Kau sudah minum obatmu kan?” Soo Hee menghempaskan dirinya disebelah Minhyuk. Minhyuk hanya membalasnya dengan anggukan dan gumaman kecil.

Sadar akan sikap Minhyuk yang berubah, Soo Hee kembali melontarkan pertanyaan, “Nanti pulang denganku dan Jungshin oppa saja yaa.”

“Tidak~hari ini aku akan menginap disini.” Jawab Minhyuk datar.

Soo Hee diam karena merasa  ada yang tidak beres dengan Minhyuk. Dia lalu menghempaskan badannya ke sofa dan menghela napas panjang. Ditahannya kuat-kuat air mata yang ingin mendesak keluar.

“Sekarang apa lagi?” batinnya lelah. Setelah bisa kembali dengan Minhyuk, kini dia tidak bisa mendeskripsikan perasaannya terhadap Jonghyun ditambah Minhyuk yang tiba-tiba berubah.

“Soo Hee~ya, kajja kita pulang.” Ajak Jungshin yang telah selesai beberes di flat Jongyun dan Yonghwa.

“Ne.” Soo Hee bergegas setelah pamit singkat. Jungshin merasa aneh dengan perubahan Soo Hee, Minhyuk dan Jonghyun sekaligus.

“Hyung, tidakkah kau merasa aneh?” Tanya Jungshin sambil memakai sepatunya diambang pintu. Yonghwa yang mengantar Jungshin sampai didepan pintu flat mengertnyit, “Maksudmu?”

Jungshin berdecak, “Masa kau tidak merasakannya? Mereka bertiga terlihat aneh.” Bisik Jungshin. Yonghwa mengedikkan pundaknya ragu, “Entahlah, aku memang merasa Minhyuk sedikit berbeda.”

Jungshin mengangguk pelan sembari mentautkan kedua alisnya, “Kalo begitu tetap awasi Jonghyun hyung dan Minhyuk ne? Anyyeong.”

Jungshin beranjak pergi meninggalkan Yonghwa yang terbengong diambang pintu.

~~~

Tepat sudah tiga hari komunikasi antara Soo Hee dan Minhyuk tidak terjalin. Soo Hee terus saja mencecar Minhyuk menanyakan ada apa sebenarnya melalui pesan singkat yang tidak pernah dibalas oleh Minhyuk.

#drrtttt drtttt drtttt

Minhyuk memandangi ponselnya yang tengah berpendar lalu membuka pesan masuk yang ternyata berasal dari Soo Hee.

 

From : Nae chagiya

Minhyuk~ah, temui aku ditaman biasa pukul 4 sore. Kita harus bicara.

 

Menuruti ajakan Soo Hee, Minhyuk kini telah berada ditaman yang dimaksud. Nampak Soo Hee tengah terduduk dibangku taman sambil sesekali menendang kerikil yang bertebaran.

Melihat kedatangan Minhyuk, Soo Hee lantas berdiri dan tersenyum kepada Minhyuk.

“Minhyuk, kau boleh meninggalkanku kemana saja, kau boleh tidak menghubungiku seperti yang kulakukan sekarang hajiman, jebal~berutahu aku apa salahku.” Soo Hee berkata to the point. Minhyuk terperangah, menatap mata gadisnya yang tengah berkaca.

Minhyuk lalu duduk dibangku taman, diikuti oleh Soo Hee. Dia menghela napas panjang, sedangkan Soo hee tetap menatap Minhyuk, menunggu jawaban.

“Lepaskan aku, Soo Hee~ya.” Desah Minhyuk pelan. Ada keraguan dibalik kata-kata yang barusan dilontarkannya tapi itu lebih baik daripada dia bersama dengan gadis yang ternyata menyimpan perasaan terhadap orang lain, kepada Jonghyun hyung yang sudah dianggapnya sebagai kakak kandungnya sendiri.

Soo Hee melongo, kentara sekali dia kaget dengan perkataan Minhyuk barusan. Dia menggelengkan kepalanya, “Tidak Oppa, kita harus menyelesaikan masalah ini baik-baik. Jangan seperti ini, jebal.”

Soo Hee menggenggam tangan Minhyuk. Air matanya mulai menerobos kelopak matanya.

“Menyelesaikan apa? Sudah jelas kan kalau kau mencintai Jonghyun hyung? Kau bahkan melarangnya untuk mencintai wanta lain. Apa itu pertanda kau mencintaiku? Apa jangan-jangan kau kembali kepadaku karena kasihan? Bukan karena perasaan yang kau rasakan kepadaku?”

Papar Minhyuk terisak. Yah~akhirnya dia mengeluarkan bebannya selama tiga hari belakangan ini. Soo Hee Nampak terkejut dan menunduk. Matanya tidak berani menatap mata Minhyuk.

“Benar kan? Kau bahkan tidak menyangkalnya sedikitpun sekarang. Katakan kau cinta padaku Soo Hee!! Katakan!!”

Minhyuk mengguncang bahu Soo Hee yang terisak. Tak ada statement khusus dari soo Hee, karena dia juga sedang bingung terhadap perasaan yang sebenarnya kepada Minhyuk.

Minhyuk lalu menangkupkan tangannya kewajah soo Hee dan menciuminya dengan ganas. Ciuman yang menyalurkan kefrustasiannya dan kemarahannya terhadap Soo Hee.

Soo Hee memberontak kuat namun sia-sia. Tenaganya lebih kecil dibanding dengan tenaga Minhyuk. Pukulannya melemah dan itu membuat Minhyuk melepaskan tautan bibirnya. Deru nafasnya tak beraturan, menandakan dia masih emosi dengan apa yang dirasakannya sekarang.

Dia lalu pergi meninggalkan Soo Hee sendirian yang masih terisak.    Hatinya sebenarnya sakit melihat Soo Hee seperti itu tapi hatinya lebih sakit lagi jika dia mencintai orang yang telah mencintai orang lain.

Sementara itu Soo hee masih terdiam, menatap nanar punggung Minhyuk yang bergerak semakin menjauh dari hadapannya. Dia kemudian menangkupkan kedua tangannya diwajahnya, berusaha menampung kegundahan yang dialaminya belakangan ini.

~~~

Jonghyun memetik gitarnya asal. Kepalanya serasa mau pecah mengingat kejadian disaat Soo Hee memintanya untuk tidak mendekati wanita lain.

BRAKKKK!!!!

Pintu Flat terbuka paksa, membuat Yonghwa berlari dari arah dapur, mengecek apa yang terjadi. Dan terlihatlah Minhyuk yang berjalan tergesa dengan napas tersengal, “Mana Jonghyun hyung??!!” teriaknya keras membuat Jonghyun yang sedang duduk memainkan gitar menghampirinya yang tengah terpaku di ruang tengah.

“Minhyuk~ah? Museun iriya?” Tanya Jonghyun yang jelas bingung melihat Minhyuk yang datang sambil marah-marah.

Minhyuk menatap Jonghyun lama lalu dia mencengkram kerah baju Jonghyun, “Jauhi Soo Hee!!!” decaknya kesal. Jonghyun menghempasan tangan Minhyuk, “Memangnya kenapa? Kau ini bicara apa sih?”

Minhyuk tertawa mengejek dan menatap Jonghyun sebal, “Jangan pura-pura tidak tahu hyung!! Apa perlu aku membeberkan apa yang dikatakan Soo Hee saat pesta penyambutanku beberapa hari yang lalu?”

Jonghyun terdiam, dadanya naik turun dan tangannya mengepal berusaha meredam emosinya. Dia tidak mau hubungannya dengan Minhyuk yang sudah dianggapnya sebagai dongsaengnya sendiri pecah karena masalah yang sepele baginya.

“Kalau kau cemburu karena hal itu berarti kau bodoh Kang Minhyuk!!” Jonghyun berkata pelan namun tajam, membuat Minhyuk kembali emosi. Yonghwa yang tidak tau apa yang mereka bicarakan kini mulai berada diantara Minhyuk dan Jonghyun, berusaha melerai mereka berdua.

“Aku tidak tau apa yang kalian bicarakan tapi tolong dengan sangat jangan gunakan emosi kalian!! Gunakanlah kepala dingin!!”

Minhyuk menatap Yonghwa an mendengus, “Jangan ikut campur hyung!! Ini urusanku dnegan Jonghyun, bukan denganmu!!”

Kelihatan Yonghwa terbawa emosi, dia hampir memukul Minhyuk kalau tidak ditahan oleh Jonghyun dan Jungshin yang baru datang waktu itu.

“Ada apa ini eoh? Kenapa kalian bertengkar?” Tanya Jungshin kebingungan dengan situasi yang menegangkan. Yonghwa dan Minhyuk saling tatap sedangkan Jonghyun menatap kesal kearah Minhyuk.

“YAK!! Aku Tanya ada apa?? Tolong salah satu dari kalian jelaskan!!” teriak Jungshin yang membuat Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk menatap Jungshin. Minhyuk mendekati Jungshin, “Ini bukan urusan kalian arasso? Ini urusan aku dan Jonghyun hyung!! Kalian berdua. Tidak usah ikut campur!!” tunjuk Minhyuk ke Yonghwa dan Jungshin lalu dia pergi meninggalkan flat.

“Mwo? Yak!! Kurang ajar sekali kau terhadap Hyungmu!!” teriakan Yongha teredam oleh suara dentuman daun pintu yang dibanting dengan kencang oleh Minhyuk.

Yonghwa memijat keningnya pelan dan menghempaskan dirinya di sofa ruang tengah. Matanya kini bergerilya ke Jonghyun yang masih terpaku ditempatnya, “Wae geurae? Kenapa dia bisa semarah itu padamu eoh? Apa yang dikatakan Soo Hee?”

Jungshin berjengit, matanya sedikit membelalak, “Jadi karena dongsaengku?” batin Jungshin.

Jonghyun menghempaskan diri di sofa, tepat disamping Yonghwa, “Ini hanya salah paham saja hyung. Malam itu Soo Hee memintaku untuk menjelaskan siapa itu Jae In, aku tidak menjelaskannya dan akhirnya dia memintaku untuk tidak menyukai wanita lain.”

Jungshin terdiam, sedikit merasa bersalah karena dirinyalah yang menyebut-nyebut Jae In.

“Hyung, mianhae. Ini semua salahku.” Jungshin berkata lemah. Jonghyun membelalak, “Bagaimana bisa salahmu? Kau ini ada-ada saja.”

Jungshin menghela napas panjang, “Geundae, Soo Hee pasti tidak akan menanyakan Jae In kalau saja sewaktu di mobil aku tidak membahasnya.”

Jungshin mengerucutkan bibirnya, membuat seulas senyum menghiasa wajah Jonghyun yang memang sudah tampan, “Anieyo bukan salahmu. Sudahlah biarkan Minhyuk dengan pikirannya sendiri. kalau sudah reda emosinya pasti baikan lagi.”

Yang lainnya mengangguk setuju.

~~~

‘Kau sudah tidur Soo Hee~ya?” Tanya Jungshin yang muncul dibalik pintu kamar Soo Hee. Soo Hee yang dikala itu sedang membaca, mulai melihat ke sumber suara, “Ne oppa aku sedang membaca. Museum iriya? Kenap kau malam-malam kekamarku?”

Jungshin kini masuk kedalam kamar Soo Hee dan duduk ditepi ranjangnya, “anieyo, aku hanya ingin bertanya sesuatu.”

Soo Hee mengernyit, “Ada apa?”

Jungshin menarik napas sebelum mengucapkan pertanyaannya.

“Apa kau sedang bertengkar dengan Minhyuk?”

Senyum Soo Hee menghilang dari wajahnya. Dia diam dan menunduk dan memilih untuk bungkam. Jungshin masih menatapnya menunggu jawaban.

“Tidak apa kalau tidak mau jawab, aku tau itu privasimu. Aku hanya ingin bilang, aku sayang dirimu dan bandku, CN BLUE. Aku tidak mau salah satu dari mereka pergi ataupun kau tersakiti. Jadi kuharap kau lebih bijak dalam bersikap. Tidurlah~ini sudah larut. Anyyeong.”

Jungshin melambai sebelum dia menutup daun pintu kamar Soo Hee.

Soo Hee kini terpaku, dia sangat mengerti apa maksud dari perkataan oppanya barusan.

“Minhyuk oppa, Mianhaeyo.”

~~~

TBC

jiaaahhhh aneh banget ini cerita lama-lama -_- tapi tetap saya butuh RCL kalian ne?

9 thoughts on “it’s all because of you (part 7)

  1. Minhyuk oppa, mianhaeyo…
    What??
    Apa itu prtanda so hee lbih mlih jonghyun…??
    Kyaaaa~ sumpah pnasaran bgtt nihh…
    Next, jgn lma” ya thor… Hwaiting🙂

    • hahaha carut-marut hubungan hyuk-soo hee memang sedang galau-galaunya di part ini dan sampe part selanjutnya mungkin hahaha xD
      gomawo eonni udah baca :**

  2. aduuhh So hee pilih siapa? kalo jonghyun kasian minhyuk.
    ahh jonghyun aja deh biar minhyuk sama aku *eh digampar author*

    • hahaha nih *sodorin minhyuk* xD
      entahlah, Soo Hee galau sekali ya di FF ini, jadi kasihan sama beliau (?) -_-
      gomawo ya udah bacaaaaaa :*

  3. eummmm,,,,,, jdi’y galau nih so hee. qrain bkal muncul crita bru Jong Hyun ma Jae In d part ni. coba kalo Min Hyuk lbih lma d RS’y, Jong Hyun kn psti bsa ktmu Jae In lgi!!🙂
    *haha…. enth knpa Jong Hyun mnding ma Jae In za, biar g ngrusk hubngn’y ma Min Hyuk*😀

  4. bacanya telat parah.. jadi aku komen di chapter ini aja ya thor.. heheh…

    jadi ceritanya mereka cinta segitiga? atau segi empat? yah.. kasian minhyuk, baru sembuh sakit hatinya, skrg hrs sakit hati lagi.. T.T
    btw ini ff ga dilanjutin lagi ya thor? kok aku nyari chapter 8nya tak ada? T.T

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s