Student Orientation with Love [part 4]

Title : Student Orientation with Love part 4

Author : Rizzas (@Rizzaas)

Rating : T

Genre : Romance

Length : Chaptered

Main cast :

Lee Jungshin

Suzy (Miss A)

Other Cast : Kang Minhyuk

Lee Junghyun

Minyoung (Miss A)

Jung Yonghwa

Meng Jia (Miss A)

Disclaimer : FF ini terinspirasi dari FF yang saya baca di ffcnblueindo.worpress.com, seru juga kayaknya kalo ikut join disini. FF ini orisinil dari otak aku sendiri kok.

Note : Maaf kalo nanti ceritanya aneh banget, karena emang sama sekali gak ada bakat nulis sepertinya. Baru kali ini doang bikin FF. Mungkin ceritanya garing banget, joengmal mianhe oenni

Selamaat membacaa, semoga menyukainyaa

 

Part 4

Suzy POV

Mengapa Jungshin sunbae begitu ketus kepadaku, memangnya apa salahku padanya ? Apalagi ketika aku sedang bersama oppa. Sikapnya begitu berbeda dengan di ruang musik dan lapangan basket. Dia lebih lembut ketika itu dan senyumnya sangat manis. Berbeda dengan sekarang.

“Suzy-ah sudaah ?” aku terkaget dari lamunanku, itu suara Jungshin sunbae

“Ne sunbae, masuk saja dahulu pintunya tidak di kunci” balasku. Hening sesaat ketika dia masuk dan duduk diatas ranjangku, tak terdengar suara apapun. Dengan segera aku membereskan semua barang-barangku.

“Sunbae kajja” ujarku. Namun dia tidak bergerak dan meresponku sama sekali. “Sunbae, Jungshin sunbae..” ujarku lagi seraya menyentuh tangannya

“Nee ? Kajja”

Aku menutup kamarku dan Jungshin sunbae langsung menggandeng tanganku. Aku terdiam tidak tau harus berbuat apa. Jantungku berdetak lebih cepat seperti sedang ikut kejuaraan marathon.

“Gwenchana ? oh maaf aku tidak sengaja” ucap Jungshin sunbae seraya melepaskan gandengan tangannya padaku

“Gwenchana sunbae” jawabku memelas karena kecewa dia melepaskan gandengan tangannya. Ada apa dengan aku ini ? Mengapa aku merasa kecewa ?

Kami berjalan menuju pantai di belakang villa, aku baru tau bahwa di belakang villa ini terdapat pantai.

“Annyeong Suzy-ah” suara Jonghyun sunbae menyadarkan aku dari lamunan mengagumi keindahan pantai.

“Annyeong Jonghyun sunbae” balasku dengan senyum. Senyuman Junghyun sunbae tidak kalah manis dari Jungshin sunbae. Secara tidak sadar aku terus memperhatikan senyum Jonghyun sunbae.

Aku terkaget ketika tanganku ditarik oleh Jungshin sunbae. “Mianhe Jonghyun sunbae, aku duluaaan” teriaku sambil melambaikan tangan padanyaa. Aku menggerutu kesal karena Jungshin sunbae menarik tanganku, padahal aku baru saja benar-benar melihat wajah tampan Jonghyun sunbae dari dekat.

“Kenapa kau ? Mengapa tersenyum senyum sendiri seperti itu ?” Tanya Jungshin sunbae dengan ketus seraya melapaskan tangannya yang menarikku tadi.

“Aniyo, sunbae” jawabku singkat. Ada apa dengan sunbae ini, mengapa menjadi semakin dingin. Di kejauhan aku melihat Minhyuk oppa yang sedang duduk diam memandang laut, aku berlari mendekatinyaa “Oppaaaaaaa, anyoeng” panggilku seraya melambaikan tanganku padanya. Aku langsung duduk disampingnya dan bergelayut manja padanya.

 

Jungshin POV

Suzy langsung berlari ke arah Minhyuk, duduk disampingnya dan begelayut manja. Haaah seandainya saja hari ini aku dan Minhyuk tidak tampil dalam acara api unggun malam ini sudah kuhabisi dia, tidak perduli walaupun dia adalah teman sebangkuku di kelas. Tanganku sudah terkepal, hanya tinggal melangkannya saja di wajah Minhyuk.’ Aih namja ini menyebalkan sekali.’ Ucapku pelan.

Mereka bercanda seakan-akan tidak ada orang lain yang melihat mereka. Rasa panas menjalar ke seluruh tubuhku, melihat Suzy dan Minhyuk semakin mesra saja. Tangan Minhyuk mengacak-acak rambut pirang Suzy dan mereka tertawa bersama. Aku sudah tidak tahan lagi melihatnya, walaupun mereka berpacaran tapi tetap saja disini Suzy adalah tanggungjawabku. Kulangkahkan kakiku mendekati mereka, dan kutarik tangan Suzy.

“Waeyo sunbae ? Mengapa tiba-tiba menarikku ? Bisakah disini sebentar saja, aku ingin mengobrol dengan Minhyuk oppa”

Aku tidak menjawabnya dan langsung menariknya, semantara tanganku yang lain sudah mengepal karena emosi.

“Ya Jungshin-ah, tidakkah kau mendengarnya ? Dia ingin disini, jika kau ingin pergi yaa pergilah. Biarkan dia disini bersamaku, aku akan menjaganya. Aku jamin kau tidak akan kena marah Yonghwa”

“Kajja Suzy” ucapku akhirnya

“Aku tidak…” Langsung kutarik tangan Suzy sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya

“YA! JUNGSHIN-AH..” bentak Minhyuk sambil menahan lenganku. Kuarahkan tinjuku ke wajah Minhyuk tanpa berpikir panjang, siapa suruh dia menghalangiku. Darah segar mengalir dari sudut bibir bagian kanan Minhyuk dan tubuhnya tersungkur diatas pasir. Suzy berteriak ngeri dan mukanya berubah menjadi pucat.

“YA JUNGSHIN SUNBAE, apa yang sudah kau lakukan” bentak Suzy padaku

“Siapa suruh dia menghalangiku membawamu pergi”

“Aku tidak ingin pergi, Wae ? Kau tidak suka ? Ternyata kau adalah namja yang kasar. Kau tidak apa-apa Oppa ? Bibirmu berdarah, apakah sakit oppa ?” setelah membentakku dia langsung mengalihkan perhatian pada namjachingunya itu.

Kualihkan pandanganku ke arah yang lain, amarahku semakin menjadi-jadi. Apa-apaan mereka ini, malah bermesraan di depan mataku. Belum cukup aku membuat Minhyuk tersungkur dan bibirnya berdarah seperti itu. Aku bisa saja membuat dia lebih parah dari ini.

“Ya Suzy-ah, lepaskan dia.” kutarik tangannya. Sekarang dia ada dihadapanku. ”Kau sekarang adalah tanggungjawabku, jangan hanya bermanja-manja ria dengannya. Mentormu adalah aku, bukan dia. Kau tau aku sangat marah ketika kau bermesraan dengannya, ketika kau bergelayut padanya, ketika kau bisa tertawa bersamanya, ketika kau berbicara banyak padanya, cerewet padanya dan perhatian padanya. Aku tidak suka ketika kau tersenyum begitu manis pada Jonghyun, sedangkan denganku kau hanya diam dan hanya menurutiku saja. Kau terlihat sangat murung ketika bersamaku, sejahat itukah aku atau seseram itukah wajahku ? Aku tidak tau apa yang aku rasakan sekarang ini, perasaan yang tidak benar-benar aku mengerti. Bayanganmu selalu menghampiri aku, membuatku senyum-senyum sendiri. Padahal kita baru saja kenal, kenal pun hanya sekedar kenal. Tau kah kau akan hal itu ? Aku tau Minhyuk adalah namjachingumu tapi tidak menutup kemungkinankan jika aku berharap memilikimu ?” ucapku panjang lebar. Suzy terlihat sangat kaget. Hening menyeruak diantara kami. Hening yang lumayan lama. Raut muka Suzy yang tadinya pucat berubah menjadi orang yang kaget dan nampak bingung.

“Aahaahahaaa…” tiba-tiba Minhyuk tertawa terbahak-bahak seraya mengelap darah yang masih keluar dari sudut bibirnya. Aku merutuki diriku mengingat apa yang aku katakan barusan, mengapa aku begitu frontal dan dengan polosnya mengucapkan itu semua.

TRIIIING TRIIIIING TRIIIING, ponsel Minhyuk berdering. TRIIIIIING TRIIIIIING TRIIIIIIiNG

“Yeoboseyo eomma ?” jawabnya

“…..”

“Kebetulan sekali dia ada disampingku oemma, wae ?”

“……”

“Suzy-ah, eomma ingin berbicara padamu” Minhyuk memberikan ponselnya pada Suzy.

“Yeoboseyo eomma ? Wae ?” aku semakin bingung, Minhyuk masih saja tertawa ? eomma ? apa maksud dari semua ini.

“……”

“Ne eomma, Gwenchana. Aku tidak akan makan telat. Lagipula disini ada oppa, jadi aku akan baik-baik saja” aku semakin kikuk dan semakin tidak mengerti

“…..”

“Oppa menjagaku dengan baik eomma, tidak usah terlalu kawatir. Oppa juga baik-baik saja. Baru beberapa jam kami meninggalkan rumah, kau sudah begini kawatirnya eomma. Apalagi jika aku pergi berbulan-bulan” canda Suzy sambil tersenyum

“….. Katakan pada oppamu itu, dia harus menjaga dongsaengnya dengan baik” terdengar samar-samar suara dari ponsel Minhyuk. Apa ? Dongsaeng ? ada apa dengan semua ini ?

“Oppa, kata eomma kau harus menjagaku dengan baik. Sudah dengar oemma ?”

“……”

“Nee, jalja” Suzy mengembalikan ponsel Minhyuk.

“Waeyo ?” tanya Minhyuk pada Suzy. “Hanya menanyakan kabar” jawab Suzy. Minhyuk hanya mengangguk.

Minhyuk mengalihkan pandangannya kepadaku “Gwenchana ?” tanyanya padaku

“…….” aku terdiam, masih sangat bingung.

“Waeyo ? Kau bingung ? Wajar saja. Mianhe aku tidak memberitahumu sebelumnya, karena ini permintaan Suzy sendiri” jelasnya.

Ada apa ini ? Apa permintaan Suzy ? Aku melihat Suzy dan ekpresi wajahnya berubah, tadi ketika mendapatkan telepon dari eommanya dia terlihat sangat antusias namun sekarang dia terlihat sangat kikuk dan masih kaget. Kurasa karena dia mendengar ucapanku tadi.

“Jongmal mianhe Jungshin-ah, Suzy ini adalah dongsaengku. Dongsaeng kandungku, mianhe membuatmu salah sangka. Karena Suzy minta padaku supaya senior dan junior disini tidak ada yang tau tentang hubungan kami.” tegasnya.

Semua terasa berputar dihadapanku, Suzy dongsaeng Minhyuk ? Jadi Suzy manja kepada Minhyuk karena dia adalah dongsaeng Minhyuk ? Bukan yoejachingu Minhyuk ? Semua sudah jelas sekarang. Aku senang dan lega mendengar namun terflashback kejadian aku memukul minhyuk karena cemburu dan mengungkapkan perasaanku pada Suzy. Entah apa yang aku perbuat ini, aku tidak berani menatap wajah mereka berdua karena malu. Aku hanya menunduk.

“Kau mencintai dongsaengku ?” tanya Minhyuk

“Mianhe Minhyuk-ah, mianhe Suzy-ah aku tidak tau jika kalian adalah kaka beradik. Joengmal mianhe Minhyuk aku sudah memukulmu dan bersikap kasar pada Suzy” aku sengaja menghiraukan pertanyaan Minhyuk

“Gwenchana Jungshin-ssi pukulanmu lumayan juga, tapi jawab dulu pertanyaanku. Kau menyukai dongsaengku ?”

“…..” aku hanya diam tidak tau harus berbicara apa

 

Suzy POV

Kulirik jam tanganku, sudah menujukan pukul 6 sore. Sedangkan pukul 7 nanti aku harus berkumpul di pantai untuk acara Api Unggun yang sengaja dibuat untuk mendekatkan hubungan antara senior dan junior. Malas sekali aku rasanya mengikuti acara itu, karena ada laki-laki itu. ‘Jungshin Sunbae’. Entah apa yang dia pikirkan sampe bisa-bisanya memukul oppa dan mengungkapkan perasaannya padaku. “Aiiiissssh, mengapa begitu.. ”

“Ada apa denganmu Suzy-ah ?” tanya Jia mengagetkanku. Teman sekamarku dan dia adalah salah satu fans Jungshin sunbae. Entah apa yang yang membuat namja itu begitu populer di kalangan yeoja, apa kesan pertama yang mereka dapatkan sampai begitu tergila-gila dengannya.

“Anieyo Jia-ah, hanya sedang melamun” jawabku asal.

“Lanjutkan lah lamunanmu itu, 30 menit lagi kita pergi ne”

“Ne Jia-ah”

Flashback

Aku melangkah menuju kamar masih dengan perasaan kaget, bingung dan canggung. Mengingat kembali runtutan kejadian yang baru saja terjadi. Kesambet apa namja itu hingga mengungkapkan perasaannya padaku. Kubuka pintu kamarku

GABRUK

Aku menabrak seorang yeoja yang tingginya tidak lebih tinggi dariku, dan rambutnya di cat pink. Kami jatuh bersamaan.

“Gwenchana Suzy-ah” tanya Jungshin sunbae seraya membantuku bangun.

“Ne sunbae gwenchana. Gwenchana ?” Tanyaku pada yeoja di depanku. Dia tidak menjawabku, melainkan hanya menatap ke arah Jungshin sunbae terus menerus.

“Suzy, aku kembali ke kamarku dulu. Jalja, sampai bertemu nanti malam” ucap Jungshin sunbae seraya melambaikan tangannya padaku. Aku membalas lambaian tangannya dan kembali melihat yeoja yang tadi aku tabrak, matanya tidak lepas memandang Junsghin sunbae. Walaupun sekarang yang terlihat hanya punggungnya saja.

“Mianhe, gwenchana ?” Aku mengagetkan dia dari lamunannya.

“Ne, gwenchana” jawabnya sambil mengangguk.

“Suzy imnida” kuberanikan diri memulai percakapan dengan yeoja di depanku.

“Jia imnida, apakah kau dimentori oleh Jungshin sunbae ? Apakah kau teman sekamarku ?” Tanyanya padaku

“Ne, Jungshin sunbae adalah mentorku. Sepertinya aku teman sekamarmu, karena tasku sudah lebih dulu ada di dalam”

“Kau sangat beruntung sekali dimentori oleh Jungshin sunbae, aku ingin sekali dimentori olehnyaa. Sayangnya dia bukan mentorku…” Aku tidak mendengarkan dengan seksama apa yang dikatakan oleh Jia, semuanya berisi pujian tentang Jungshin sunbae. Apakah dia tidak tau sifat buruk Jungshin sunbae sampai menggilainya sebegitunyaa.

“Kau menyukainya ?” Tanyaku frontal.

“Ne, aku sangat suka” jawabnya tegas

“Mencintai atau hanya sekedar fans ?” Tanyaku lagi penasaran

“Mungkin keduanyaa”

“Apa kau mengenal dia ?”

“Aku sangat mengenalnya, aku tau sifat buruknya, kegemarannya, makanan yang dia sukai, apa yang bisa membuatnya sedih dan yang lainnya”

“Sedetail itu kah ? Tapi mengapa tadi dia seperti tidak mengenalmu ?”

“Memang dia tidak mengenalku, aku yang mengenalnya tapi dia tidak mengenalku”

“Kau tau banyak info seperti itu dari mana ?”

“Aku pernah mengikutinya seharian, kemanapun dia pergi aku ikuti” aku sedikit meringis mendengarnya, yeoja ini seperti syco. Menyeramkan sekali diikuti kemanapun aku pergi ck

“Apa yang kau suka darinya ?”

“Apapun yang ada pada dirinya” semuanya ? Sampai sikap buruknya ? Aku saja muak dengan namja itu ck

“Kaja masuk” ajaku. Supaya dia juga tidak menceritakan Jungshin sunbae lebih banyak lagi, panas kupingku mendengarnya memuji-muji Jungshin sunbae terus menerus.

Flashback end

Tak terasa aku sudah melamun lebih dari 15 menit, dan aku belum bersiap siap. Kualihkan pandanganku pada Jia, dia sudah rapih. Memakai jegging selutut, kaos putih dan jaket.

“Kau masih duduk disitu ? Tidak berniat untuk mengganti pakaianmu ?” Tanya Jia

“Ne, baru saja aku berniat untuk mengganti pakaianku”

Aku sudah siap sekarang, memakai jegging panjang, kaos dan sweater unguku. Aku tau pasti malam ini akan dingin sekali. Aku tidak ingin mati konyol karena kedinginan di pesta api unggun, cara mati yang sangat tidak elit sekali.

“Kaja Jia, aku sudah siap”

 

Author POV

Pantai sudah ramai oleh para senior maupun junior yang berpartisipasi dalam acara MOS. Acara dimulai pukul 7 namun jam setengah 7 sudah ramai sekali, bagaikan lautan manusia *okelebayabaikan*. Disudut pantai yang lain, tepatnya di stage sudah bersiap CN BLUE dengan alat musik mereka. CN Blue adalah band kebanggaan Seol Art Senior High School, setiap ada lomba seni terutama band CN Blue lah yang ditunjuk untuk mewakili sekolah. Walaupun mereka satu grup, hubungan mereka tidak begitu dekat. Hanya sekedar teman, namun chemistry music mereka jangan ditanya. Sudah sangat menyatu. Jika band lain membutuhkan keakraban dahulu ketika ingin membuat band, lain dari mereka. Justru musik lah yang menyatukan mereka. Jika sedang tidak berhubungan dengan musik, mereka seperti tidak mengenal.

Suzy, Jia dan Minyoung datang bersamaan ke pantai. Mereka bertemu di jalan tadi, ternyata Minjyoung adalah teman SMP Jia. Sehingga dia tidak perlu repot-repot lagi mengenalkan Jia pada Minyoung. Mereka bertiga berjalan mendekati stage.

“Anyeonghaseo” sapa Yonghwa “Pada malam hari ini kami akan membawakan 5 lagu. Lagu pembuka pada malam hari ini adalah Ready N Go, kalian tau lagu itu ? Maukah kalian bernyanyi bersama kami ?” Tanya Yonghwa

“Nee” jawab Audience serentak diiringi tepuk tangan

Wassup you guys

Do you wanna play?

Are you ready CNBLUE?

We’re so hungry for something

Microphone check up

Ok let’s go

Dilanjutkan oleh lagu Let’s go crazy, Hey You, High Fly dan diakhiri oleh Love Revolution yang diiringi oleh tepuk tangan yang sangat meriah. Karena memang penampilan mereka teramat sangat sangat sangat menawan.

Suzy terlihat bingung melihat style mentornya, jika sedang diatas panggung dia berubah menjadi namja yang sangat kharismatik. Indah sekali dilihat dan tidak bosan melihatnya. “Namja ini tampan, tampan sekali” gumam Suzy. Tanpa sadar tatapan Suzy hanya melihat ke arah Jungshin, matanya tidak menoleh ke arah manapun. Ke Minhyuk pun tidak.

“YA! Jungshin sunbae mengapa kau begutu kereen..” Celetuk Jia

“Iyaa benar, mengapa dia sangan keren” balas Suzy. Jia dan Minyoung menoleh bersamaan. Selama ini Suzy selalu bercerita yang buruk-buruk tentang Jungshin kepada Minyoung dan Jia. Dan baru kali ini mereka mendengar Suzy memujinya.

Suzy tersadar bahwa kedua temannya sedang menoleh kearahnya. “A..aa..ni mereka sangat keren maksudku, apalagi Minhyuk oppa” elak Suzy. Padahal sedari tadi dia sama sekali tidak melihat ke arah Minhyuk.

“Minhyuk oppa ?!” Tanya Jia dan Minyoung bersamaan.

-TBC-

 

Huaaaaah finally selesai juga part 4nyaaa, maaf ceritanya makin aneh dan yaaa kayak sinetron sepertinyaa. Jujur sampe sekarang masih bingung ini mau selesai sampe part berapa ck. Semoga suka. Eh iya ini masih kurang panjang kah ?

26 thoughts on “Student Orientation with Love [part 4]

  1. kyaaaaaaa sumpah itu jungshin malu sekali,,,, kalo aku jadi jungshin mungkin aku udah nikahin jonghyun deh *sumpah yang ini enggak nyambung* xD
    lanjutnya jangan lama-lama oke thooorrr ^^

  2. lanjut chingu, ketawa Q Baca ini gag kebayang gmn konyolny jung shin oppa cemburu ama oppa kandung suzy😀
    jia ska jung shin oppa?
    chingu dilanjut jangn lama-lama ^^

  3. aduhhhh!!! suzy malah bilang minhyuk oppa lagi, bakal ketahuan deh kalau suzy adalah dongsaengnya oppa!

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s