Still in love

Title : Still in love

Author : Lady Blue ^^

Main Cast : Kang minhyuk, Han ja eun (you)

Rating : PG-15

Length : One shots

Genre : Romance

Disclaimer : Aku terinspirasi dari judul lagunya CNBLUE still in love sama judul lagunya Jonas brothers still in love with you. Ceritanya aku sendiri yang buat.. hehe

NB : Ini FF pertama yg aku posting.. Hehe ^^ Tolong di comment. Dan aku minta maaf kalo kurang bagus dan kurang jelas. Hwaiting! ^_^

 

****

Aku membuka mataku lalu mengusapnya dengan perlahan. Dengan cahaya malam yang terpancar dari jendela kamarku, dengan samar-samar aku memperhatikan angka-angka pada wekerku di atas meja disebelah tempat tidur. Jam 12 malam. Yup, aku terbangun lagi.

Aku terduduk dan meraih ponselku. Aku mulai membuka inbox dan mulai membaca satu persatu pesan yang biasanya minhyuk kirim untukku. Dengan sekejap sebuah senyuman kecil sudah muncul di bibirku. Semua pesan yang dikirim minhyuk seperti sebuah mantra bagiku. Jika kau membacanya, kau akan tersenyum sangat lebar dan tidak bisa berhenti.

Aku merindukannya.

Kini aku bisa merasakan air mata sudah mengalir sangat deras di pipiku. Dengan cepat aku mengusapnya dengan punggung tanganku. namun, tetap saja gagal. Air mataku sudah mengalir seperti sungai.

“wae? Kenapa aku merindukanmu? Wae? You’re not mine again. But why I still feel this feeling? babo”

Flash Back

“Mian, mianhae. Aku janji tidak akan terlambat lagi” kata minhyuk yang kini sudah duduk di hadapan ja eun

Ja eun menatap minhyuk kesal, lalu menyeringai. “mianhae. Aku janji tidak akan terlambat lagi. Sudah berapa kali oppa mengatakan itu? Jadi seperti ini rasanya berpacaran bersama seseorang yang sangat popular di Negara ini.” mata ja eun sudah berkaca-kaca

“ ja eun jeongmal mianhae. Aku tidak akan mengulanginya lagi. Aku janji” minhyuk memengang kedua tangan ja eun dan menatapnya dengan rasa sangat bersalah

Dengan cepat ja eun langsung menarik tangannya dari genggaman minhyuk. “sudahlah, lebih baik kita akhiri saja disini” kata ja eun pelan dan langsung meninggalkan café tempat ia dan minhyuk bertemu.

Minhyuk hanya terdiam kaku sambil menatap ja eun yang sudah menghilang di ambang pintu cafe. Ia membenamkan wajahnya di atas meja dan menutup matanya. “Jebal kajima. You’re the only one that I love” matanya mengeluarkan sedikit bulir-bulir air mata.

End flash back

 

Jae un mengusap matanya beberapa kali. Menggenggam ponselnya dengan erat dan secepat kilat ia bangkit dari kasurnya. Memakai mantelnya dan langsung berlari menuju taman yang tidak terlalu jauh dari rumahnya ataupun apartemen minhyuk.

“kau sedang tidak disini rupanya” ja eun memandang ke sekelilingnya, lalu mebungkuk sambil memegang kedua lututnya dan berusaha mengatur nafasnya yang tidak beraturan

“sudahlah ja eun. Just let him go from your heart” ja eun berusaha menghibur dirinya. Namun, air matanya kembali membasahi pipinya.

“YA! kang min hyuk!”ja eun berteriak di tengah tangisnya

“waeyo?” suara yang sangat ja eun kenal. Suara minhyuk.

Dengan cepat ja eun langsung menoleh kebelakangnya. Dan memang benar itu minhyuk. Ia berdiri tidak jauh dari ja eun berada. Min hyuk tersenyum lalu berjalan beberapa langkah ke arah ja eun dan berhenti tepat satu langkah di depannya. Ja eun hanya terdiam kaku.

“kenapa kau memanggilku?” tanya minhyuk dengan polos dan dengan mata teduhnya

Ja eun terdiam lalu menundukkan kepalanya. “oppa mianhae. Aku yang salah. Aku yang terlalu egois. Seharusnya aku bisa mengerti pekerjaanmu. Mianhae.. jeongmal mianhae” ja eun kembali menangis

Minhyuk tersenyum kecil. Memajukan lagi langkahnya dan memeluk ja eun. “kau tau ja eun? Disaat aku sedih, seberapa banyak aku menangis atau sekuat apapun aku berteriak semua itu tidak ada gunanya. Obatku hanyalah kau han ja eun. You’re the only one in my heart.” Min hyuk melepaskan pelukannya. Menatap ja eun lalu menghapus air matanya.

“ya, kalau kau masih menangis aku akan menghukummu” kata minhyuk dengan imut

Jae un mengusap matanya lalu  menatap minhyuk. “mwo? Hukuman?” kata ja eun dengan wajah sedikit kesal

“ne~” kata minhyuk masih dengan wajah imutnya

“hukum saja. Aku tidak….” belum sempat melanjutkan perkataannya, minhyuk langsung memegang sisi kanan wajah ja eun dan langsung mendekatkan bibirnya ke bibir ja eun. Mata ja eun terbelalak tapi kemudian tertutup sama seperti minhyuk. Tak beberapa lama kemudian minhyuk melepaskan kecupannya. Ia menatap ja eun dan tersenyum.

“aku sangat gila tanpamu”

Ja eun tersenyum, lalu tertawa. “Nado”

“saranghae” kata minhyuk dan ja eun bersamaan. Mereka terdiam dan saling memandang. Dan akhirnya mereka pun tertawa bersama. “nado” ucap mereka secara bersamaan lagi lalu tertawa. Minhyuk pun memeluk ja eun. “I’m still in love with you. Always. Forever and ever after” minhyuk mempererat pelukannya. Ja eun hanya tersenyum dan membalas pelukan minhyuk.

THE END

 

3 thoughts on “Still in love

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s