SoL : Falling In Love [chapther 3]


Chap 1  | Chap 2

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja.

Note :  biar nggak bingung baca dulu  School of Love : Boyfriend [1-5]

 

 

Suara hingar bingar dan teriakan bercampur menjadi satu memenuhi hall B. Pertandingan Porseni cabang karate memperebutkan medali emas akan segera berlangsung. Seluruh siswa high school di kota Seoul tumplek bleg di Georgeus High School yang kali ini jadi tuan rumah Porseni. Baik itu yang ikut pertandingan mewakili sekolahnya ataupun yang hanya jadi supporter.

“ Aisshh 15 menit lagi aku main .. “Sayumi melirik jam di pergelangan tangan dan menarik nafas panjang-panjang seakan oksigen di muka bumi ini sangat sedikit.

“ Kau ini darimana saja, 5 menit lagi kau turun .” semprot JongHyun begitu melihat Sayumi masuk hall dengan nafas ngosngosan.

“ Mian sensai, aku tadi ketiduran . Hehehe .” Sayumi cengar cengir melihat JongHyun yang panik.

“ Kau tidur di rumah kaca ? Kok tadi kucari nggak ada ?.” kebiasaan Sayumi jika jam istirahat suka tidur di rumah kaca.

“ Nggak .. aku tidur di ruang kesehatan. Lumayan ada kasur empuknya.” Ciisss .. JongHyun mendesis kesal karena tadi bingung mencari yeoja satu ini.

“ Yumi .. sebentar lagi kau turun main .” teriak Onew dari kejauhan. [turun main = bertanding] Onew yang jadi official sibuk berlari2 mengatur jalannya pertandingan. Beberapa panitia berasal dari pengurus siswa juga terlihat sibuk dengan tugas masing2

“ Kau nggak takut kan ?.” tanya JongHyun seraya mengikat body protector di badan Sayumi. [body protector bentuknya spt rompi anti peluru milik polisi dan diikat pd punggung].

“ Tumben kau mengkhawatirka aku Hyun.”

“ Aku nggak khawatir, aku hanya ingin kau menang . Arachi !!.” JongHyun mengubah nada suaranya.

“ Neeee sensaaii .” Sayumi membungkukkan tubuhnya di hadapan JongHyun.

“ Yumi kau akan bertanding sekarang ?.” tanya suara lembut di belakang Sayumi.

“ Ehh eoni Hyun-ah. Iya sebentar lagi turun. Oppa mana ?.” Sayumi celingukkan mencari sosok YongHwa.

“ YongHwa sunbae sedang di Aula 3 mengawasi pertandingan basket. Dia titip bilang ke kamu  FIGHTING !!.” SeoHyun  sambil mengepalkan kedua tangan di dada. Senyum Sayumi terpasang lebar.

“ FIGHTING eoni .” balas Sayumi bebarengan dengan namanya di panggil.

“ Hati-hatilah lawanmu pemegang medali emas tahun lalu .” bisik JongHyun.

“ Yaaa .. kau ini, kenapa baru bilang sekarang. Aku kan jadi takuuuttssss .” Sayumi pasang muka ketakutan yang di buat-buat.

“ Ciihhh … “ JongHyun mencibir saat Sayumi memeletkan lidahnya.

 

“ Dia manis sekali ya ..”

“ Nuguyo …. Sayumi ? Noona nggak salah lihat ya ?.” kata JongHyun menanggapi ucapan SeoHyun.

“ Memangnya kau tak pernah memperhatikan yeoja itu. YongHwa sunbae aja terpesona padanya .” Alis JongHyun seketika naik keatas heran, masa Seo noona nggak cemburu sih gumannya.

“ YongHwa Hyung ….????.”

“ Nggak usah heran gitu. Apa kau nggak pernah lihat perlakuan YongHwa terhadap Sayumi .” SeoHyun masih tersenyum.

“ Noona nggak cemburu ?.”

“ Awalnya sih cemburu, tapi kini aku yakin sunbae hanya menganggapnya sebagai adik. Tuh lihat betapa manisnya dia, akupun jadi ikut2 menggapnya adik sendiri .” JongHyun melayangkan pandangan ke tengah hall. Sayumi memang sedang bertanding tapi dia terlihat sedang bermain-main saja. Senyum dan cengiran selalu muncul dibibirnya, teriakan setengah mengejek juga terlontar untuk memancing emosi lawan. Seperti itu manis ?

 

“ Yumi-ah … cukhaee … “ MinHyuk spontan memeluk Sayumi dan keduanyapun berjingkrak2. Beberapa temanpun ikut memeluk Sayumi dan menyalami yeoja yang berhasil menang itu.

“ Kau harus mentraktirku Hyukie .” kata Sayumi ceria.

“ Beres , .. sekarang aku mau ke Aula 3. JungShin main sebentar lagi .. kutunggu disana setelah kau ganti bajumu jangan lupa mandi ya .” kata MinHyuk. Sayumi anggukkan kepala setuju senyum lebar tersungging di bibirnya.

“ Cukhae Yumi , … Kau baik2 saja ?.” tanya JongHyun

“ Gwecana ..aku nggak apa2 kok . Aku menang kan sensai, kau harus mentraktirku .” kata Sayumi meringis menampakkan deretan giginya yang rapi.

“ Beres … kutunggu di Aula 3. Aku mau lihat JungShin main .”

“ Sepss … “

 

 

Aula 3 dipenuhi gemuruh suara suporter kedua kubu yang bertanding. Porseni sudah memasuki hari terakhir. Jadi hari ini seluruh pertandingan tinggal menyisakan perebutan medali emas dan perak.

“ Hyun .. Sayumi mana ? Kau tidak bersama dia ya ?.” tanya MinHyuk disela2 teriakan member semangat untuk team Georgeus.

“ Dia nanti nyusul .. mungkin masih mandi .” JongHyun balas berteriak. Ditengah lapangan JungShin berhasil melewati lawan seraya mendrible bola dan shoot ..

“ JUNGSHIN FIGHTING ….. “ gemuruh suara menyemangati kapten team JungShin.

“ Ternyata JungShin keren juga di balik sikap pendiamnya .” JongHyun berkata pada MinHyuk.

“ Baru tau ya kalau soulmateku itu keren . JAGIYAAA … FIGHTINGGG ..” jleb jitakan mendarat di kepala MinHyuk.

“ Jinjaaii ..” gerutu JongHyun. MinHyuk hanya nyengir seraya mengelus kepalanya.

“ Aku cari Sayumi dulu Hyuk .”

“ Ne .. “ jawab minHyuk singkat dan kemudian berteriak2 lagi menyemangati soulmatenya yang sedang berlari di tengah lapangan itu.

 

 

JongHyun menyusuri sisi Hall B yang mulai sepi, beberapa teman yang masih berkeliaran di situ menyapanya.

“ Kalian lihat Sayumi ?.” tanya JongHyun

“ Sepertinya masih di ruang ganti .”

“ Thanks … “ Ruang ganti sudah sepi saat JongHyun sampai di situ. Jangan2 sudah pergi dia guman JongHyun namun saat hendak beranjak tidak jadi karena mendengar suara erangan di ruang ganti perempuan.

“ Yumi … ada orang di dalam ?.” panggil JongHyun dari balik pintu.

“ Uummm .. aku disini. Tunggu sebentar … “ JongHyun bersandar di pintu sambil sesekali melirik jam tangan. Pertandingan basket segera berakhir, kalau Yumi tidak bergegas dia bisa ketinggalan aksi JungShin.

“ Yumii … lama banget sih … “ teriak JongHyun lagi.

“ Waitt … Ughh .. “ jawaban Sayumi terdengar sedikit nggak jelas.

 

 

“ Sudah kuduga … dasar yeoja gila .” desis JongHyun yang sudah berdiri dibelakang Sayumi sementara yeoja itu duduk membelakangi pintu berusaha memasukkan tangan kirinya di baju.

“ YAAA JONGHYUN !!! .. ngapain kau masuk ruang ganti perempuan. Dasar playboy .. “ Sayumi buru2 menutupkan jaket di dadanya. Sementara kemejanya baru satu lengan yang dipakai.

“ Cerewet .. sudah kuduga kau terluka. Coba kulihat bahumu. Ck ck ck sepertinya engsel bahumu agak bergeser.” JongHyun meraba bahu kiri Sayumi yang berwarna ungu kebiruan dan menekannya.

“ Kenapa tadi nggak bilang .. cihhh … “ omel JongHyun kesal.

“ Kau bisa mengembalikannya tidak ?.” tanya Sayumi sambil meringis menahan sakit.

“ Bisa .. tapi akan sakit sekali. Lebih baik kerumah sakit ….”

“ Lakukan , aku sudah nggak tahan sakitnya .” Sayumi menyumpalkan handuk di mulutnya dan mengulurkan lengan kiri.

“ Kauuu ..”

“ Lakukan sekarang .” kata Sayumi tegas. JongHyunpun memegang bahu serta tangan Sayumi dan memposisikan diri untuk menarik lengannya.

“ Tahan … “ “ Krekkkk … “ suara engsel bahu kembali ke tempatnya

“ Ughhhh ummmmm .” jeritan Sayumi teredam handuk sontak airmata mengalir dipipinya. Sementara itu JongHyun segera mengoleskan salep memar di seluruh bahu Sayumi, sepintas JongHyun melihat gurat putih panjang bekas luka di punggung Sayumi sebelum membantu yeoja itu mengenakan kemejanya.

“ Kau bisa melanjutkan sendiri ?.” tanya JongHyun, Sayumi anggukkan kepala mengerti maksud ucapan JongHyun.

“ Kutunggu di luar … “ JongHyun bergegas keluar dari ruang ganti sementara itu dada Sayumi berdebar dengan keras. Bukan karena rasa sakit di bahu yang mengigit tapi karena malu tadi JongHyun membantunya mengenakan baju.

“ Aisshhh …. yeoja pabo . Aiissshhh aahhhh .” Sayumi menggaruk kepalanya yang nggak gatal. Tak berbeda jauh dengan Sayumi, JongHyun bersandar di balik pintu seraya berulang kali menarik nafas panjang berusaha meredakan jantungnya yang berdebar keras. Baru kali ini dia melihat punggung telanjang seorang yeoja. Tak lama kemudian Sayumi keluar seraya menenteng tas besarnya.

“ Sini kubawakan .”

“ Gumawo Hyun … “

“ Kau habis menangis ya ?.” JongHyun meneliti paras Sayumi.

“ Rasanya sakit tauu … “

“ Kukira yeoja bandel seperti kau pasti tahan banting dan nggak bisa nangis . heheheh … “ JongHyun mengusap sisa airmata di pipi Sayumi sambil terkekeh geli. Wiiinggg suasana mendadak senyap saat keduanya bertatapan ..

“ Eehh .. kajja kuantar kau kerumah sakit .” kata JongHyun menarik tangannya dan berjalann mendahului Sayumi yang mukanya memerah.

“ Lihat JungShin dahulu , aku sudah janji akan menonton permainannya .” Sayumi mengekor di belakang JongHyun

“ Yaa .. kau ini cedera , kita harus kerumah sakit.” tolak JongHyun.

“ ini kan nggak parah cuma meleset sedikit. Paling natr di rumah sakit juga Cuma di bebat. Pleaseee kerumah sakitnya nanti saja ya …” bujuk Sayumi menjajari langkah JongHyun.

“ Neee .. tapi setelah ini kita kerumah sakit .”

“ Oke … Tapi kau jangan bilang yang lain jika aku cedera, Janji ya Hyun .. “

“ Ara .. ara .. “

 

Pertandingan basket masih menyisakan 15 menit sebelum berakhir saat Sayumi dan JongHyun beriringan masuk Aula 3 dan kemudian bergabung dengan MinHyuk.

“ Lama sekali sih kalian . JungShin mencetak rekor tuh. …. “

“ JAGIYAAA …. JAGIYAAA …” teriak MinHyuk keras sementara di tengah lapangan JungShin menoleh kearah mereka dan melambaikan tangan.

“ Aihh JungShinku yang tampaannn . Bukankah dia tampan Yumi ?.”

“ Iya JungShin kelihatan keren ….” Sayumi ikut berteriak menyemangati JungShin. JongHyun hanya gelengkan epala melihat keduanya yang sama2 gila.

Pertandingan basket masih berlangsung seru, sesekali JongHyun mencuri pandang kearah Sayumi yang  masih heboh bersama MinHyuk. Bulir keringat terlihat di kening Sayumi membuat JongHyun heran. Apakah yeoja ini benar2 tidak kesakitan dengan cedera bahu seperti itu.

“ Menaaangg … kita menang Hyun .” Sayumi berteriak senang saat peluit wasit berbunyi. JongHyun hanya tersenyum tipis melihat Sayumi yang kini berjingkrak2 dengan MinHyuk.

 

 

“ Waahh .. hari ini kita bakal makan2 besar nih. Sayumi dapat medali emas dan JungShin bawa teamnya menang. Hyung kau yang traktir kami ya.” kata MinHyuk dengan cengiran polos.

“ Kok aku yang harus traktir , biasanya yang menang kan yang traktir .” tolak YongHwa saat mereka berlima beriringan menuju tempat parkir. Gedung sekolah sudah mulai sepi karena keseluruhan acara Porseni telah selesai.

“ Yaa hyung .. kau kan yang paling tua diantara kami. Jadi kaulah yang harus traktir dongsaengmu ini .” kata MinHyuk dengan tatapan puppyeyesnya.

“ Setuju .” timpal JungShin dan JongHyun kompak.

“ Kau kenapa Yumi ?… capek ya ?.” tanya YongHwa melihat Sayumi tak banyak bicara seperti biasanya.

“ Hu um .. sedikit lelah oppa. Tapi nggak apa2 kok.” jawab Sayumi ceria. Obrolanpun berlanjut dengan perdebatan untuk menentukan tempat dimana malam ini mereka akan makan2.

 

“ Yumi sebentar …” panggil YongHwa memegang bahu kiri Sayumi dan spontan yeoja itu berteriak.

“ Aduuhhhh .”

“ Sudah kuduga .. kau cedera kan?. Seberapa parah  … coba kulihat .” YongHwa akan meraih jaket Sayumi.

“ Nggak apa2 kok … JongHyun sudah membetulkan engsel bahuku .” Sayumi menahan tangan YongHwa.

“ Mwoo .. membetulkan engsel bahu. Hyuuunn .. kau ini teledor sekali. Harusnya kau langsung bawa dia kerumah sakit.” omel YongHwa.

“ Mauku sih begitu hyung, tapi dia ingin melihat pertandingan JungShin. Setelah itu baru ke rumah sakit .” JongHyun membela diri.

“ Demi melihatku main kau nggak mau ke rumah sakit. Dasar yeoja gila … “ JungShin gelengkan kepala ikut kesal. Sayumi hanya nyengir mendengar omelan mereka.

“ Aiisshh dasar anak bodoh. Sekarang ke rumah sakit .” YongHwa setengah menyeret Sayumi menuju ke mobilnya diikuti MinHyuk dan JungShin.

 

 

“ Waahh kalian perhatian sekali ya padaku .” Sayumi mencoba bercanda. YongHwa tak menjawab hanya melirik sekilas. Mereka berlima sedang menunggu dokter .

“ Tenanggg … cederaku nggak parah kok. Tadi Hyun sudah membetulkan engselku … “

“ Hyun sama bodohnya denganmu .” YongHwa memotong ucapan Sayumi sambil mendelik kearah JongHyun yang bersandar di pilar ruang tunggu. Sementara namja itu pura2 tak melihat.

“ Memangnya tidak sakit ?.” tanya MinHyuk penasaran.

“ Hmm sakit sih, tapi masih bisa kutahan kok . He he he .”

“ Pasti sakit … “ ucapan JungShin terhenti saat melihat YongHwa menyeka keringat di kening Sayumi dengan saputangannya. JongHyun juga tertegun melihatnya. Sedangkan MinHyuk malah tersenyum lebar.

“ Nona Sayumi … “ panggil perawat.

“ Disini … “ dan Sayumipun menghilang di bilik periksa meninggalkan 4 namja yang berkutat dengan pikiran masing2.

 

 

Malam makin beranjak larut, JongHyun hanya membalik balik tubuhnya di ranjang tak bisa memejamkan matanya..

“ Benarkan hyung hanya menganggap Yumi sebagai adik sendiri seperti yang di katakan Seo noona. Apakah noona tidak salah melihat …. ataukah sebenarnya hyung memang benar2 menyukai Yumi ?.”

“ Aiiisshhh kenapa aku jadi memikirkan yeoja gila satu ini. Dan luka di punggungnya … pernah kecelakaankah dia ?. Ahhh gelaapp ….. ” gerutu JongHyun. Masih terbayang di ingatannya kejadian di ruang ganti tadi siang yang membuat jantungnya berdebar serta sikap melindungi yang di tunjukkan YongHwa pada Sayumi saat di rumah sakit.

Sementara itu beberapa kilo dari rumah JongHyun. Seorang namja lain juga tak bisa memejamkan mata.

“ Kurasa aku telah jatuh cinta pada Sayumi .” guman namja itu lirih seraya menatap jauh ke luar jendela kamarnya.

 

 

tbc

9 thoughts on “SoL : Falling In Love [chapther 3]

  1. bnr soulmate bgt nih shin ma hyuk,,,,,,adegan romantis keduanya bikin aq ngakak nih^^
    aduh ending’a bikin tanda tanya besar muncul nih??????????
    eon jgn yongppa ya yg falling in love sama yumi,,,,kasihan seohyun

    lajutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt ^^

  2. minhyuuuk. . chagiya mu disini. . /abaikan
    waah. . siapa tuh yg di kilo meter ituq ? jgan minhyuk loh, eonni. . /halah
    next. .

  3. wow, Jonghyun hebat banget ya, bahasanya ‘membetulkan’ engsel bahu, kesannya itu mudah banget dilakuin.. hehhee.. minhyuk bikin ngakak teriak “JAGIYA JAGIYA” hahahahaa.. eish, apa yang kilometer itu Yonghwa? yah, jangan dong, dia kan sama aku >.< muehehehhe

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s