SoL : Falling In Love [chapther 4]


Chap 1  | Chap 2  | Chap 3

Author : @Eonn1k4D

Rating : T

Genre : Romance

Leght : Chapthered

Cast :

Jung YongHwa

Lee JongHyun

Kang MinHyuk

Lee JungShin

Sayumi Michishige

Disclamer : Member CNBLUE milik Boice tapi khusus JungShin milik author #halah.  Jika cerita dalam FF ini ada yang mirip dgn kehidupan anda,  itu hanya satu kebetulan yang nggak disengaja.

Note :  biar nggak bingung baca dulu  School of Love : Boyfriend [1-5]

 

Keheningan pagi yang cerah ternoda oleh teriakan keras dan sedikit umpatan membuat burung2 yang bertengger di pohon langsung kabue entah kemana.

“ Makanya kubilang juga apa. Nggak usah ikut klub karate lagi. Gini nih hasilnya .” omel Kim saat membebat bahu Sayumi dengan dekker sementara yeoja itu berteriak kesakitan karena Kim pamannya tidak melakukan hal tersebut dengan lembut.

“ YAA .. kalau aku nggak masuk team , pasti sekolah kita nggak bakalan jadi juara umum. Dan kalau nggak jadi juara umum reputasimu sebagai kepala sekolah akan hancur. Wekks … aduhhh pelan2 knapa sih.” balas Sayumi.

“ Ciihh … segitu pedenya. Apakah aku harus bilang ke eommamu kalau kau cedera ?.” ancam Kim.

“ Awas kalau sampai eomma tahu. Aku tak akan memaafkanmmu .”

“ Oke .. tak akan kulaporkan asal kau memanggilku paman. Keponakan macam apa memanggil pamannya dengan nama depan .”

“ Nggak usah ngancam segala napa. Kan kau sudah kalah taruhan tempo hari dan aku berhak memanggilmu dengan nama depan selama hidupku. Kalau kau mau lapor ke eommaku silahkan saja. Paling juga nanti kau yang bakal kena semprot dia .” tantang Sayumi.

Kim hanya garuk2 kepalanya yang nggak gatal. Benar juga ucapan Sayumi, kalau dia melapor pada eomma Yumi alias kakaknya bisa2 tiga hari tiga malam dia diomeli. Noonanya sangat galak, pantas Sayumi senang sekali tinggal bersama di Korea sini daripada dengan ayah ibunya di Jepang sana.

Bruummm bruummm suara deru motor berhenti di pagar depan.

“ Aku berangkat dulu Kim, JongHyun sudah menjemputku. Daaggg .” Sayumi menghambur keluar rumah.

“ Anyeong songsaengnim, kami berangkat dahulu.” JongHyun menyapa sang kepala sekolah dari balik pagar. Kim melambaikan tangan membalas sapaan JongHyun.

“ Bagaimana bahumu ?.” tanya JongHyun seraya mengulurkan helm.

“ Baik-baik saja. Cerewet amat sih kau . Kajja berangkat , aku belum ngerjain pe er Fisika.” Sayumi duduk manis diboncengan.

“ Kebiasaan …. “ ucapan JongHyun teredam helm sambil menstater motor dan kemudian melaju menuju ke sekolah.

 

 

Sayumi sedang  akan menyantap nasi campurnya di kantin saat istirahat kala Yonghwa menghampirinya.

“ Bagaimana bahumu ? Masih sakit.” YongHwa duduk di depan Sayumi seraya mencomot sedikit ayam goreng milik MinHyuk. Si empunya langsung melotot melihat ayamnya pindah ke mulut YongHwa

“ Aisshh .. rasanya aku sekarang punya empat pengasuh .” Sayumi pura2 mengeluh. Bagaimana tidak , … sedari pagi dia sudah direcoki JongHyun, MinHyuk dan JungShin yang selalu mengikutinya kemanapun dia pergi. Kini giliran YongHwa

“ Sini kusuapi .. “ YongHwa mengambil sendok dan garpu dari tangan Sayumi lalu memotong2 ayam dan telur.

“ Buka mulutmu .. “ YongHwa menyodorkan sendok yang terisi penuh di depan mulut Sayumi. mau nggak mau yeoja itu membuka mulutnya dengan tatapan jengah. Sementara JongHyun dan JungShin hanya diam melihat tindakan YongHwa.

“ Oppa … aku bisa makan sendiri .” bisik Sayumi nggak enak karena beberapa siswa lain yang ada di kantin kini menoleh melihatnya disuapi YongHwa.

“ Nggak mau kusuapi ya ?.”

“ Bukan begitu .. tapi nggak enak dilihat yang lain. Apa kata Seo eonni .. memangnya oppa juga menyuapi dia makan ?.” Sayumi balik bertanya.

“ Hmm rasanya aku belum pernah menyuapi SeoHyun. Kalau kau tak mau kusuapi .. Nih Hyun kau suapi Yumi, dia kan kidal. Kurasa susah untuk makan dengan bahu seperti ini .” kata YongHwa mendorong piring Sayumi ke depan JongHyun.

“ Aku … ???.”

“ Kau nggak mau ? Kalau begitu kau suapi dia Shin .” YongHwa kali ini mendorong piring ke depan JungShin yang kemudian tanpa bicara menyendokkan nasi berserta lauk dan menyodorkan ke depan mulut Sayumi.

“ Oppa …. “ Sayumi tak bisa berkata apa2 karena mulutnya kini penuh makanan. YongHwa hanya angkat bahu pura2 tak mendengar.

“ Aku mau juga donk Shin kau suapi .” rengek MinHyuk. JungShinpun menyendokkan nasi dan menyuapi MinHyuk. JongHyun hanya mencibir melihat tingkah keduanya.

 

***

 

“ Kau dengar gossip nggak ?. Kemarin siang di kantin cewek Jepang itu makan di suapi YongHwa sunbae … “

“ Sayumi anak kelas satu itu ?.  Jeongmall …. ?.”

“ Setelah itu di suapi juga oleh JungShin. .. “

“ Wahh .. punya pelet apa yeoja itu bisa menggaet cowok setampan YongHwa sunbae. .. “ [di korea ada pelet nggak sih ?]

“ JungShin juga .. sepertinya JongHyun juga karena sejak cedera bahu dia tiap hari berangkat dan pulang diantar Hyun.”

“ Aisshh benar-benar menyebalkan sekali .”

“ Pssttt .. tenang ini perpustakaan .” petugas perpustakaan memperingatkan siswi2 yang sedang bergosip itu.

SeoHyun yang berdiri di balik rak  dengan jari gemetar menutup bukunya dengan perasaan gelisah mendengar percakapan barusan. Oppa menyuapi Sayumi ? Ini untuk kedua kalinya. SeoHyun teringat pertanyaan JongHyun tempo hari .. apakah benar YongHwa hanya sekedar menganggap Sayumi seperti adik sendiri ?.

 

 

Sayumi memejamkan mata sambil duduk bersandar  di pohon halaman belakang sekolah, tempat favoritnya jika ingin menyendiri. Semilir angin meniup pelan beberapa anak rambutnya yang lepas dari ikatan.

“ Kau disini ?.” MinHyuk menghempaskan tubuhnya di sisi Sayumi.

“ Hmm … “

“ Sepertinya kau sedang banyak pikiran ?.”

“ Hmm .. “ Sayumi hanya berdehem sebagai jawaban.

“ Kau memikirkan YongHwa hyung ?.” tebak MinHyuk. Perlahan Sayumi membuka matanya.

“ Ani .. kenapa kau menebak aku memikirkan oppa ?.”

“ Kukira kau memikirkan hyung. Yachh kalau aku sih memikirkan sikap Hyung terhadapmu yang makin hari terlihat … gimana yaa … ?.” MinHyuk bingung mendiskripsikan bagaimana sikap YongHwa terhadap Sayumi.

“ Gimana yang bagaimana ? … selalu memperhatikan aku begitu ?.” MinHyuk anggukkan kepala.

“ Hehehe .. bukankah oppa daridulu selalu memperhatikan aku, memperhatikan kau juga. Dan lagi Oppa sudah punya kekasih. “

“ Kuakui aku memang pernah tertarik pada oppa. Tapi yaachh  itu kan dulu … “ kata Sayumi pajang lebar.

“ Memangnya sekarang kau sedang tertarik pada siapa ?.”

“ Ada dechh … mau tau aja kamu .”

“ Aku sebenarnya pernah merasakan jatuh cinta padamu Yumi .” kata MinHyuk mengagetkan.

“ Yaaa .. jangan bercanda kau Hyukie.”

“ Aku tidak bercanda kok. Sejak awal kau pindah ke sini aku sudah menyukaimu. Makin lama makin menyukaimu …. “

“ Hyukiee …. “ Sayumi tak menyangka MinHyuk bicara terus terang seperti ini. Karena MinHyuk biasanya selalu bercanda.

“ Tapi aku bisa melihat … kau tidak menyukaiku seperti harapanku .”

“ YA YAAA .. aku menyukaimu ..  Tapi cinta …. ?? “

“ Ara .. aku tahu kau menyukaiku sebagai teman tidak lebih. Aku bisa menerimanya kok.” kata MinHyuk santai yang membuat bingung Sayumi hingga yeoja itu tak bisa berkata apa-apa.

“ Kalau kau sekarang tidak naksir hyung lagi, lalu kau naksir siapa ?.” tanya MinHyuk ingin tahu.

“ Ade dweehh mau tau aja .” Sayumi kembali menutup matanya menikmati angin siang yang hangat.

“ Tapi kurasa perasaan dia tidak sama seperti perasaanmu padanya Yumi .” Sayumi kembali membuka mata heran mendengar ucapan MinHyuk,

Apakah MinHyuk tahu siapa namja yang kumaksud ? guman Sayumi menatap MinHyuk yang kini malah ikut menutup mata tak melanjutkan ucapannya. Semilir angin yang membawa aroma rerumputan seolah membuaikan keduanya hingga ketika bel jam terakhir berbunyi baik Sayumi dan MinHyuk tak ada yang membuka mata. Tertidur pulas di bawah pohon pinus tua yang rindang.

 

***

 

“ Yumi .. apakah kau mau mencoba jadi vokalis kami ?.” kata MinHyuk.

“ Naega ? … Shiroo … “ kata Sayumi seraya menghempaskan tubuhnya di sofa. Sayumi kini seperti anggota tambahan baru karena selalu hadir saat mereka latihan studio milik YongHwa.

“ Coba kau bernyanyi … “ JongHyun melemparkan mike kearah Sayumi.

“ SHIROO .. kalian bisa langsung muntah mendengar suaraku yang fals .” Yumi melemparkan kembali mike kearah JongHyun.

“ Sebenarnya suaramu bagus kok. Kenapa nggak kau coba nyanyi barang satu lagu .” celetuk JungShin.

“ Kau pernah dengar Sayumi bernyanyi ?.” tanya YongHwa.

“ Sering … hampir tiap hari malah.”

“ Shinieee … “ Sayumi mendelikkan matanya kesal. Memang tiap hari jika jalan kaki ke sekolah bareng JungShin , Sayumi selalu bernyanyi. Apalagi sekarang JongHyun tak lagi menjemputnya karena bahunya telah sembuh.

“ Satu lagu pleaseee …. “ bujuk YongHwa melambaikan partitur lagu di muka Sayumi.

“ Iya dechhh … tapi jangan kaget kalau suaraku fals .” kata Sayumi mengalah dan meraih gitar milik YongHwa.

“ Kalau lagu kalian aku nggak bisa. Lagu ini saja …. “ dan denting gitar akustik mengiring suara jernih Sayumi.

 

……

You will always be inside my heart
And you should know
How I wish I could have never let you go
Come into my life again
Please don’t say no
Now and forever you are still the one
In my heart
So true, I believe I could never find
Somebody like you
My first love
……

[ first love – utada hikaru]

 

JongHyun tertegun mendengar suara Sayumi yang merdu, begitu pula dengan MinHyuk dan YongHwa. Hanya JungShin yang bersikap biasa karena sudah terlalu sering mendengar Sayumi menyanyikan lagu ini setiap berangkat sekolah.

“ Huaahh … suaramu bagus sekali … “ puji YongHwa.

“ Sepertinya curahan hati .. menghayati sekali kau manyanyikan lagu ini . Oh my first lovee …” goda MinHyuk membuat wajah Sayumi memerah jengah.

“ Bagus kan suaraku … hehehehe … aku ke toilet dulu .” Sayumi cengar cengir dan keluar dari studio.

“ First Love nya … ? Sayumi pernah jatuh cinta ?. “ tanya YongHwa pada MinHyuk begitu pintu studio tertutup.

“ Yup .. dia pernah jatuh cinta tapi bertepuk sebelah tangan. Seperti saat aku jatuh cinta padanya tapi dia tak mencintaiku .. He he he he .” jawab MinHyuk seraya nyengir.

“ Kau bilang .. kau jatuh cinta pada Sayumi ?.” JongHyun menegaskan ucapan MinHyuk.

“ Memangnya kau tidak ?.” balas MinHyuk membuat JongHyun gelagapan.

“ Kalian ini … “ YongHwa gelengkan kepala. Mengejutkan mendengar Sayumi jatuh cinta.

“ Kau juga hyung … apa kau tidak jatuh cinta juga padanya ?.” kali ini MinHyuk bertanya pada YongHwa.

“ Aku ? … Aku kan sudah punya SeoHyun. Ada-ada saja kau Hyuk .”

“ Kalau tidak ada Seo noona ? … pasti kau juga sudah jatuh cinta padanya kan hyung .” desak MinHyuk.

“ Aishh ngomong apaan sih kau ini …. “ elak YongHwa dan buru2 keluar studio terselamatkan oleh bunyi bel pintu depan. Ketiganyapun menyusul keluar studio untuk istirahat.

 

 

“ Hyun-un ? … tumben malam-malam kemari. Ada apa …, kok nggak nelpon dulu kalau mau kemari kan bisa aku jemput .” ternyata SeoHyun yang datang.

“ Aku hanya ingin bicara sebentar dengan oppa … “ jawab SeoHyun setengah gugup.

“ Duduklah … apa yang ingin kau katakan.” YongHwa mempersilahkan SeoHyun masuk. MinHyuk dan Jonghyun yang hendak berjalan ke ruang tamu menghentikan langkah dan memilih berbalik ke dalam setelah tahu siapa yang datang.

“ Ehh .. eemm aku ingin bertanya. .. Apa oppa mencintai Sayumi ?.”

“ Mworago ?… apa yang kau bicarakan ini .” tanya YongHwa tak mengerti arah bicara SeoHyun.

“ Oppa akhir-akhir ini lebih memperhatikan Yumi dari pada aku .. .. “

“ Oppa juga selalu membicarakan Sayumi tiap kita bertemu .. Sayumi yang ini lah .. Sayumi yang itulah .. dan Oppa juga menyuapi Sayumi di depan siswa lain. Padahal oppa tak pernah melakukan hal itu padaku .”

“ Apakah oppa masih menganggapku sebagai kekasih atau tidak ?.” JongHyun dan MinHyuk yang menguping spontan menutup mulut yang hampir berteriak karena terkejut mendengar pertanyaan SeoHyun. Tidak seperti biasa SeoHyun yang lemah lembut bisa bertanya seperti ini.

“ Hyun-un … kau ini bicara apa ?.”

“ Jawab saja pertanyaanku Oppa . Kau masih mencintaiku atau tidak .”

“ Aku masih mencintaimu jagiya .. Aku hanya tak mengerti kenapa kau seperti ini. Kau cemburu kah pada Sayumi ?.” YongHwa meraih jemari SeoHyun dan menggenggamnya.

“ Ne .. aku cemburu. Aku sangat cemburu oppa .” SeoHyun mulai terisak.

“ Sshh .. mianhe .. mianhe. Aku mungkin telah membuatmu salah paham. Seperti kubilang aku hanya menganggap Yumi seperti adikku sendiri. Mianhe jagiya .” YongHwa memeluk tubuh SeoHyun menenangkan. Sementara di ruang dalam JongHyun dan MinHyuk saling berpandangan tak berani bersuara.

 

Tubuh Sayumi menegang kaku mendengar percakapan YongHwa dan SeoHyun yang terdengar hingga ke dapur. Gelas yang ada di tangan Sayumi nyaris lepas jika JungShin tak meraihnya.

“ Lihat aku Yumi …. Jangan kau dengar … jangan kau dengar .”  JungShin sudah menutup telinga Sayumi dengan kedua telapak tangannya. Sayumi menengadahkan wajah menatap JungShin dengan tatapan kosong.

“ Aku tidak mendengar … aku tidak mendengar Shin .” bisik Sayumi lirih.

 

 

tbc

13 thoughts on “SoL : Falling In Love [chapther 4]

  1. Gx tau jg ada plet tow gx dkorea eon…-_-” *abaikan*

    eon, yongseo ttp sllu brsama yahh…
    Yumi sama kwon kwangjin oppa ajah… #pletakkk

    next_

  2. Galau nih part ini
    minhyuk udah brani nyata’in perasa’anx,,,,,gimana sma yongppa ya!!!semoga cintanya hny utk seohyun

    Siapa ya yg di suka yumi??????

    pokokeeeeeeee lanjut eon😉

  3. Ceritanya tambah seru. Tambah bikin penasaran. Author musti tanggung jawab ya….
    Jgn lama2 publish next partnya😀

  4. minhyuuuk. . kau menghianatiku. . /plak
    sapa sih yg disuka ama yumi? yong.hyuk bkan. .
    jong / shin ya?~
    shin aja deh. . /ditabok author
    next eon. .

  5. huaaahh iri sama sayumi bisa bersama cnblue tiap hari.. aku juga iri sama seohyun gara-gara pacaran sama yonghwaaaaa >< *direbus yongseo shipper* tapi aku mauuu huaaaaaa #abaikan

    ngga nyadar udah di tbc pas lagi baca seru-serunya..cepet publish next part ya eonni😀

  6. Eonni chapter slanjtunx kog lma bgt sich ..?
    .. Aq udh nggu ber-mnit2 , br jam2 , br hari2 , br bulan2 dn bhkan br tahun2 #PLAK# lebay .
    Tp msh lom da😦

    hwaiting eonni biar bs cpet nylesein chap slnjnx ..
    SeX lgi HWAITING

  7. emangnya sih yumi keliatannya nyebelin, tp emang gak enak jg sih jd yumi, pingin.a sih bisa ngelupain perasaanya buat yong, tp mau gmn lg hati gak bisa ditebak.

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s