[[FF EVENT – MINHYUK’S BIRTHDAY]] Oh!! My Yuri

Author: HappyHanna

Genre: Romance, friendship,

Length: Oneshot

Rating: PG

Cast:

  • Kwon Yuri (SNSD)
  • Kang Minhyuk (CNBLUE)

Other cast:

  • Lee Jong Hyun (CNBLUE)

Disclaimer: My own story

Note: FF ini dibuat untuk merayakan ultah my beloved husband🙂 Kang Min Hyuk ~~ Happy reading and RCL

 

***

Minhyuk POV

Dia Kwon Yuri, perempuan yang selama 2 tahun ini selalu berlalu-lalang di kepalaku setiap waktu.

Dia, lihat dia, matanya indah, bibir tipisnya yang selalu dihiasi senyuman manis, pipinya yang merona, rambut panjangnya yang selalu tergerai, tubuh langsingnya dan kaki jenjangnya selalu ada dipikiranku. 

Dia begitu popular dikampus, hampir semua orang menganggumi dia… hampir semua pria.

“ya!! Pasti aku sedang memikirkan hal-hal yadong ya” tiba-tiba terdengar suara menyebalkan jungshin yang langsung duduk seenaknya di sebelahku.

“isshhh…. Kau datang-datang langsung berisik” protes ku, pada salah satu sahabatku ini

“kau pasti sedang melamun yang tidak-tidak tenyang yuri ya..?” canda jungshin saat mendapati mataku terus tertuju pada yuri yang sedang duduk bersama teman-temannya di salah satu bangku taman yang tak jauh dari tempatku duduk dengan jungshin

“enak saja… memangnya pikiranku sekotor pikiranmu huh?” tiba-tiba yuri yang sedang menulis sesuatu menoleh kearahku, mata kami saling memandang untuk beberapa saat.

DEG!! Jantungku rasanya berhenti, demi apapun mata indah itu barusan melihat ku, walau hanya beberapa detik tapi itu adalah sebuah keajaiban, sekarang yuri kembali sibuk pada tugas kuliahnya atau apalah itu yang sedang ia kerjakan.

“Minhyuk!! Ayo kita ke kelas, sebentar lagi kelas mulai” Jungshin menarik tasku, tapi aku menahannya

“tunggu dulu, aku belum puas memandangi yuri”

“aiiish…. Aku tidak mau dimarahi dosen, hyuk”

“ya sudah kau duluan saja, nanti aku menyusul” kataku, dan jungshin meninggalkanku, aku bertopang dagu, memandangi kecantikan yuri. Sebenarnya aku sudah kenal yuri saat pertama kali ospek mahasiswa baru, tapi kami jarang berbincang karena kami memang berbeda fakultas tapi disaat-saat senggang seperti inilah aku bisa memperhatikannya. Sinar matahari yang menyelinap diantara dedaunan dari pohon rindang di taman kampus membiaskan cahayanya mengenai rambut coklat tua yuri, membuat dia makin terlihat seperti dewi.

“Eheeem” terdengar deheman berat dikupingku, aku menoleh dan mendapati dosenku sedang berdiri menatap tajam padaku.

“kau mau bolos, kang minhyuk?”tanyanya terdenger seram.

“anio pak, aku hanya sedang mencari udara segar, aku akan kekelas sekarang” alibiku

“cepat kekelas atau ujian minggu depan namamu akan aku black list” segera aku berlari menuju kelas, sebelum yuri tahu aku di marahi oleh dosen ditempat umum.

 

***

Author POV

“lee jonghyun lagi?” minhyuk bertanya kecewa saat key salah satu temannya bilang yuri baru saja pulang bersama lee jong hyun, yang gosipnya memang sedang menjalin hubungan dengan yuri

“ne… tadi aku melihat yuri masuk kedalam mobil  jonghyun”

“sial! Kenapa dia harus berpacaran dengan namja semacam jonghyun” runtuk minhyuk sambil mengacak-acak rambutnya

“apa kau pikir kau lebih baik dari jonghyun?”

“tentu saja, aku ini lebih tampan dari jonghyun itu. kau tahu sendirikan kalau jonghyun itu playboy, suka gonta-ganti pacar. Aku ini setia… apalagi kalau Yuri yang jadi yeoja cingguku, mana mungkin aku melirik wanita lain”

“aiiishh… kau ini mimpi terlalu tinggi minhyuk. Yuri itu cewe popular dikampus kita, susah untuk mendapatkan hatinya” kata Key meremehkan

“oh ya?? Kita lihat nanti” kata minhyuk smabil meninggalkan kelas.

 

***

Hari ini minhyuk akan latihan basket dengan teman-teman satu tim nya, minggu depan tim basket kampusnya akanmengadakan pertandingan persahabatan dengan kampus tetangga, sehingga minhyuk dan teman-temannya menyiapkan diri. Minhyuk meletakan tasnya di pinggir lapangan, dan melakukan pemanasan sebelum berlatih, tiba-tiba mata minhyuk tertuju pada beberapa mahasiswi yang masuk ke dalam lapangan.

“hyung, kenapa ada mahasiswi yang masuk kemari?” Tanya salah seorang anggota tim pada yonghwa hyung, kapten klub basket

“ooh mereka itu cheerleader, kau tau kan kyuwon university punya tim cheerleader yang selalu menemani tim basket kalau sedang bertanding, nah kita juga tidak mau kalah, jadi aku menundang klub cheersleader kampus kita untuk menyemangati kita bertanding nanti, dan ternyata mereka bersedia dengan senang hati” yonghwa menjelaskan.

Mata minhyuk langsung terpaku pada sosok yuri yang memang ketua cheersleader kampus mereka. Yuri terlihat cantik dalam shortpantnya, juga kaos putih dan rambut yang di ikat satu dibelakang kepalanya.  Yonghwa menghampiri yuri dan membicarakan sesuatu, minhyuk hanya mengamati dari kejauhan.

“yuri lagi… yuri lagi….” Celoteh junghin sambil melempar bola dan mengenai lengan minhyuk

“ya jungshin-na… mengganggu saja” minhyuk melempar kembali bola basket itu dan mengenai kepala jungshin yang langsung mengaduh.

“ya!! Kalian, aku tinggal sebentar malah main-main, kembali ke barisan dan kita akan berlatih, sementara tim cheersleader juga akan berlatih disudut lapangan sana” perintah yonghwa.

 

2 jam sudah tim basket terus berlatih, akhirnya mereka  diberikan waktu istirahat. Minhyuk segera menuju tasnya dan mencari minum karena sedari tadi ia sudah berlatih keras sehingga ia merasa haus, ditambah keringat yang membanjiri tubuhnya juga panas matahari yang terik. Tapi minhyuk tidak menemukan botol minumnya di dalam tas.

“aiiissh…. Aku sepertinya lupa membawa minum” minhyukpun berniat bangkit untuk meminta minum milik jungshin saat sebelah tangannya ditahan oleh seseorang

“kau pasti mau minum?” Tanya suara halus dibelakang minhyuk, minhyuk menolrh dan mendapati yuri yang sedang tersenyum padanya.

“ne…” kata minhyuk pelan karena masih terlalu terkagum melihat senyum yuri dari dekat.

“ini, aku bawakan minuman untukmu” yuri menyodorkan sebotol air mineral pada minhyuk

“tidak usah… aku bisa minta milik jungshin, itu untukmu saja. Kau juga pasti haus kan setelah daritadi latihan cheers terus”

“anio… ini memang untukmu… ayo diminum, sebelum kau dehidrasi” kata yuri, akhirnya minhyuk menerima minuman itu dan kembali duduk, tidak ia sangka yuri juga duduk tepat disampinganya. Membuat minhyuk salah tingkah.

“ah… minhyuk-ssi, tadi permainanmu sungguh keren” puji yuri membuat minhyuk makin salah tingkah, minhyuk segera meneguk air mineralnya sebelum yuri tahu kalu ia sedang salah tingkah.

“aku sungguh suka permainan basketmu tadi” puji yuri lagi…

“tapi, jonghyun pasti bisa bermain basket lebih keren dari yang aku lakukan” minhyuk merendah

“jonghyun tidak suka main basket, dia lebih suka main bola dan judo. Sayangnya aku tidak mengerti permainan bola dan aku juga tidak suka kekerasan”

“judo itu bukan kekerasan, judo itu bela diri”

“tetap saja, salah satunya pasti akan merasakan kesakitan, itu berarti kekerasan”

“baiklah.. terserah kau saja” kata minhyuk mengalah

“hmm… minhyuk-ssi. Apa kau mau mengajariku basket? Sejak kecil aku ingin belajar bermain basket tapi tidak ada yang mengajariku, apa kau mau mengajariku?” Tanya yuri, minhyuk menatap yuri lama, minhyuk tau ini kesempatan emas untuknya bisa mengenal yuri lebih jauh.

“kau…. Tidak mau mengajariku ya? Hmm…. Tidak apa-ap…”

“anio… aku bersedia mengajarimu kapanpun kau mau” kata minhyuk bersemangat

“jinjja?? Waaa jeongl gomawo” yuri terlihat sangat senang

“kalau begitu kapan kita latihan?” Tanya minhyuk

“bagaimana kalau besok? Sepulang kuliah, disini?”

“baiklah, kau bisa hubungi aku kalau begitu” kata minhyuk

“Ya!! Tim basket… waktu istirahat kalian sudah habis, sekarang kembali kelapangan dan berlatih lagi” teriak yonghwa dari tengah lapangan.

“big boss memanggilmu, cepat sana” kata yuri , minhyukpun segera menuju lapangan.

“minhyuk-ssi” panggil yuri saat minhyuk masih dekat, minhyupun menoleh

“fighting!!” yuri memberi semangat dengan mengepalkan tangannya dan tersenyum pada minhyuk.

 

 

“ya, minhyuk! Apa yang kau lakukan berduaan dengan yuri huh?”  Tanya jungshin

“hanya ngobrol-ngobrol biasa”

“waaah…. Kemajuan pesat ini hyuk, tapi hati-hati kalau ketauan jonghyun”

“tenang saja, yuri hanya minta aku mengajarinya basket besok, tidak lebih” kata minhyuk

“aku hanya peringatkan kau, hati-hati. Kau tahu kan jonghyun orangnya temparamen”

“sudah ku bilang tenang saja….” Sekali lagi minhyuk meyakinkan jungshin.

 

***

Minhyuk memainkan bola basket ditangannya, sambil bersantai dipinggir lapangan. Dari kejauhan ia melihat seorang wanita berlari kearahnya dan berhenti tepat didepannya.

“annyeong~~” sapanya sambil  melambaikan tangan dan tersenyum, minhyuk terpaku, terpesona pada kecantikan yuri.

“bisa kita mulai sekarang?” Tanya yuri membuyarkan lamunan minhyuk

“ah ne, tapi sebelum berlatih kita harus pemanasan dulu supaya nanti tidak cedera. Kita jogging  keliling lapangan ini” kata minhyuk

“baik, ayo kita mulai” kata yuri sambil mengambil langkah pertama untuk berlari, minhyuk mengiktuinya dari belakang, memandangi sisi lain yuri dari belakang. Tak terasa sudah 3 keliling mereka berlari.

“sekarang kau harus belajar cara memegang bola basket” kata minhyuk sambil mencontohkan

“kau harus memegang bola dengan kedua telapak tanganmu mengikuti bentuk bolanya, kau harus memposisikannya di depan tubuhmu, kau harus memegangnya mantap, kedua sikut tanganmu harus lurus. Setelah itu kau jinjitkan kakimu dan ayunkan bolamu kearah ring dengan menumpukan tekanan pada telapak tangan dan sikutmu, daaan shoot!!” minhyuk melempar bola basket itu dan bola membentur papan ring lalu mulus menembus ring.

“waaah daebak!!” yuri bertepuk tangan riang melihat minhyuk berhasil memasukan bola basket

“nah sekarang kau coba” kata minhyuk, yuri mengambil bola basketnya dan mulai mencoba.  Beberapa lemparan yang yuri lakukan tidak berhasil, minhyuk tersenyum sambil mengamati yuri yang belum menyerah untuk mencoba.

“kau payah ternyata” kata minhyuk bercanda sambil merebut bola daritangan yuri

“pegang seperti ini” kata minhyuk, yuri mengikuti setelah minhyuk menyerahkan kembali bolanya, tapi  yuri belum bisa mengikuti contoh minhyuk, minhyuk memposisikan dirinya dibelakang yuri, membantu yuri membenarkan letak tangannya, sehingga mau tidak mau minhyuk terlihat seperti sedang memeluk yuri dari belakang. Untuk sesaat suasana berubah hening, hanya angin yang terasa.

“ehhem… apa sudah benar?” Tanya yuri, minhyuk sedikit kaget

“ne~~ sekarang tumpukan tenagamu di kedua telapak tanganmu dan sikutmu”

“ne~” jawab yuri patuh

“sekarang shoot!” yuripun menlemparkan bolanya dan kali ini bolanya masuk ring dan sontak yuri bersorak

“kyaaa…. Aku berhasil!! Kau lihat kan aku berhasil” tanpa yuri sadari ia melonjak kegirangan dan memeluk minhyuk dengan reflex. Minhyuk menyambut pelukan yuri dengan menepuk punggung yuri halus. Menyadari apa yang sedang mereka lakukan, yuri segera menjauhkan tubuhnya, untung saja lapangan sedang sangat sepi sehingga tidak ada yang melihat mereka berpelukan.

“kau pasti lelah sedari tadi mencoba, ayo kita istirahat” ajak minhyuk dan merekapun berisitirahat bersama. Baru saja selesai meneguk air mineral, ponsel yuri berdering, yuri agak menjauh untuk menjawab telepon tersebut

“yoboseo…”

“….”

“aku sedang bersama temanku”

“…..”

“ah ne, sebentar lagi aku pulang. Kau jangan khawatir”

“….”

“annyeong jagiya” setelah perbincangan singkat ditelepon, yuri kembali

“dari jonghyun?” Tanya minhyuk cemburu

“iya.. dia menanyakan ku ada dimana”

“pasti dia sangat perhatian padamu” komentar minhyuk datar

“tidak juga… kau tahu? Aku dan jonghyun tidak benar-benar berpacaran” kata yuri pelan, membuat minhyuk penasaran

“maksudmu?”

“aku dan jonghyun berpacaran itu hanya status di kampus saja, ada alasan lain kenapa aku dan jonghyun berpacaran, kami tidak saling mencintai”

“lalu?” minhyuk semakin penasaran

“ibuku sedang sakit, aku membutuhkan biaya untuk operasi ibuku. Ayahku sudah tidak peduli pada ibuku sejak mereka bercerai 10 tahun lalu. Aku sudah mencoba berbagai kerja part time tapi hsilnya masih belum cukup. Tiba-tiba jonghyun menawarkanku bantuan dana, kau tahu kan ia punya banyak uang. Tapi ia mempunyai syarat, syaratnya aku harus mau menjadi pacarnya selama 4 bulan, setelah itu ia akan memberikan uang untuk biaya operasi ibuku, dan aku menyanggupi karena aku pikir itu mudah.. tapi ternyata…..”

“apa ia menyakitimu? Atau melakukan sesuatu yang tidak baik padamu?” Tanya minhyuk menginterupsi

“tidak… hanya saja ia sering berbicara kasar dan tak mempedulikanku, tapi aku bersabar, toh 3 bulan lagi semuanya berakhir” kata yuri, tanpa ia sadari air matanya sudah membasahi pipinya. Minhyuk merengkuh yuri dalam pelukannya.

“uljimma… aku akan membantumu. Kau tenang saja, secepatnya aku akan menemukan jalan keluar untuk masalahmu”

 

***

 

Minhyuk menceritakan apa yang dihadapi yuri pada jungshin dan key.

“minhyuk, bukan kau saja yang membantu yuri? Kau juga kan anak orang kaya, aku rasa kau punya uang untuk membantu yuri” kata key

“benar juga, aku bisa memberikan uang milikku, kenapa baru terfikir sekarang ya”

“Karena selama ini kau terlalu tergila-gila pada yuri sehingga akal sehatmu sedikit terhambat” kaya jungshin sambil memuluk kepala minhyuk dengan kotak pinsil

“ya!! Enak saja. Ya sudah aku mau mencari yuri” kata minhyuk meninggalkan teman-temannya.

Minhyuk berkeliling kampus mencari yuri, lama berkeliling akhirnya sosok yang ia cari terlihat. Minhyuk mendatangi yuri yang sedang duduk sendiri sambil mendengarkan music dari ipod nya, minhyuk dengan jahil menarik salah satu headset yang di pakai yuri

“ya!!” kaget dengan kedatangan minhyuk yang tiba-tiba.

“mian… aku tidak…eh ada apa denganmu?” Tanya minhyuk yang tiba-tiba khawatir melihat wajah lesu yuri, matanya merah, terlihat sekali kalau gadis itu baru saja menangis.

“anio, gwenchana” kata yuri sambil menutupi wajahnya dengan rambut panjangnya. Tapi minhyuk menepis tangan yuri yang terus berusaha menutupi wajahnya.

“kau habis menangis?” Tanya minhyuk, minhyuk tambah terkejut saat melihat luka memar di pipi yuri

“seseorang menamparmu?” Tanya minhyuk sambil mengelus halus pipi yuri walaupun begitu yuri tetap merasakan nyeri dan meringis

“sudah pergi sana, tinggalkan aku. Ini bukan urusanmu” kata yuri menapis tangan minhyuk

“tidak bisa! Kau harus bilang apa yang terjadi” kata minhyuk bertambah khawatir

“sudah aku bilang ini bukan urusanmu, aku tidak mau kau terkena masalah. Sudah sana pergi”

“mana bisa aku meninggalkan gadis yang aku cintai dalam keadaan seperti ini!” yuri terkesiap mendengar pengakuan minhyuk.

“kau bilang apa?… kau bilang kau mencintaiku?” Tanya yuri, minhyuk malah diam, ia berusaha menenangkan detak jantungnya yang menggebu-gebu.

“minhyuk…” panggi yuri melihat minhyuk yang hanya diam

“ehhem… masalah itu, nanti saja kita bicarakan. Sekarang yang paling penting kau bilang padaku siapa yang berbuat seperti padamu huh?”

“shiro!!”

“Ya!! Yuri” minhyuk memegang kedua pundak yuri, mengarahkan tubuh yuri menghadapnya, dan minhyuk menatap mata yuri tajam, menuntut penjelasan

“katakana apa yang terjadi” kata minhyuk tajam

“baiklah, jonghyun marah padaku, dan tidak sengaja menamparku”

“tidak sengaja? Aku tidak yakin”

“dia marah karena kemarin aku tidak mau menemaninya ke club untuk menghabiskan malam bersama, jonghyun biasanya memaksakau ikut hanya untuk memamerkanku pada teman-temannya, sesudah itu ia akan mencampakanku dan besenang-senang sampai mabuk. Tapi kemarin malam aku sungguh tidak mau pergi dengannya sehingga aku bersikeras menolaknya, dan ia marah padaku”

“Lee jong hyun!! Kau pikir kau bisa mempermainkan yuriku dengan cara ini huh” minhyuk emosi dan meninggalkan yuri untuk membari jonghyun pelajaran, yuri beruasah menahan minhyuk tapi minhyuk terus bersikeras ingin menghajar jonghyun yang sudah mempermainkan yuri.

 

***

Jonghyun baru saja memarkir mobilnya, ia sedang berjalan emnuju pintu amsuk gedung kampus saat seseorang menepuk kasar punggunya. Saat jonghyun emmbalikan tubuhnya sebuah kepalan tangan memukul wajahnya dengan keras hingga tubuhnya terhuyung dan terjatuh ke lantai.

“Kau!! Rasakan ini!!! Akibat kau mempermainakn yuri!!!” minhyuk memuluk jonghyun dengan penuh emosi, tidak peduli wajah jonghyun sudah babak belur minhyuk terus memukulinya.

Jonghyun yang biasanya jago berkelahi kali ini tidak bisa berbuat banyak, karena tenaga dan emosi minhyuk yang menggebu-gebu membuat jonghyun kehabisan tenaga bahkan untuk melawan.

“minhyuk!! Hentikan!!” tiba-tiba yuri datang untuk melerai saat sudah mulai banyak orang mengeruminu untuk melihat perkelahian minhyuk dan jonghyun.

Yuri menjauhkan tubuh minhyuk dari tubuh jonghyun yang sudah melemas.

“ayo kita pergi” yuri menarik minhyuk pergi

“Kwon Yuri!!” teriak jonghyun memanggil, yuri menoleh

“mulai sekarang kita putus!! Dan perjanjian kita batal!! Kau tidak bisa menolong ibumu, perempuan bodoh!!: teriak jonghyun, yuri tdak memperdulikan jonghyun dan meninggalkan jonghyun pergi.

 

***

“mian, aku terlalu emosi” kata minhyuk pada yuri. Lalu mereka berdua saling diam.

“ottokhae?” Tanya yuri

“sekarang bagaimana aku bisa membiayai operasi ibuku?” Tanya yuri lagi, minhyuk menggenggam tangan yuri

“tenang saja. Aku yang akan mengurus semuanya. Besok kita bertemu lagi dilapangan. Ibu mu pasti akan sembuh”

“tapi minhyuk, biaya operasi ibuku bukan biaya yang murah, aku tidak mau merepotkanmu, kau sudah terlalu baik padaku”

“sttt…. Kau tidak merepotkan siapapun, aku malah senang bisa membantumu. Pokoknya besok aku tunggu dilapangan basket”

***

Minhyuk mendribble bola basket dan melakukan lay-up dan seperti biasanya bola basket meluncur sempurna kedalam ring. Minhyuk mengambil bolanya kembali dan mendribble nya saat sebuah tangan merebut bolanya.

“annyeong” sapa minhyuk melihat yuri yang telah merebut bolanya.

“mian terlambat” kata yuri

“gwenchana, sini ikut aku” minhyuk menarik tangan yuri ke pinggir lapangan dan duduk disana. Minhyuk mengambil sebuah amplop didalam tasnya dan menyerahkannya pada yuri

“ini, untuk operasi ibuku, kalau kurang kau bisa bilang lagi padaku” kata minhyuk

“ommo…. Minhyuk. Aku tidak mau menerimanya, kau teralu baik” yuri berusaha memngembalikan uang pemberian minhyuk

“shirro!! Aku memberikannya bukan untukmu, tapi untuk ibumu. Sudah sana bawa ibumu ke dokter”

“tapi… tapi dari mana kau dapat uang sebanyak ini?”

“itu tabunganku… sebagain lagi aku pinjam dari ayahku”

“minhyuk… aku sungguh merepotkan. Bahkan keluargamu sudah aku repotkan seperti ini, aku jadi tidak enak”

“ayah dan ibuku sudah kuceritakan tentang ibuku, dan mereka dengan senang hati membantu. Masalah mengembalikan uang apaku itu akan ku urus nanti”

“bagaimana caranya kau mengembalikannya? Seharusnya aku yang mengembalikannya”

“aku akan kerja part-time sepulang kuliah”

“kalau begitu aku harus membantumu, aku ikut kerja part-time bersamamu”

“kalau begitu sekarang aku antar kau pulang dan kita bawa ibumu ke rumah sakit supaya ia bisa segera di obati dan dioperasi”

“baik” minhyuk menggandeng tangan yuri dan mengantarnya pulang.

 

***

2 minggu kemudian

“bagaimana keadaan ibumu?” Tanya minhyuk sepulang ia dan yuri kerja part time disebuah toko buku

“ibuku sudah dalam masa pemulihan, dokter bilang 2 atau 3 hari lagi ia sudah boleh pulang dan ia sudah sembuh total. Ibuku dan aku sangat berterima aksih padamu minhyuk, kalau tak ada kau entah kapan ibuku akan sembuh” kata yuri

“sudahlah, aku juga senang bisa membantu. Kalau begitu besok aku akan menjenguk ibumu”

“baik”

“hmm… yuri”

“ne?”

“mungkin ini terdengar tidak romantic… tapi aku sungguh tidak punya persiapan untuk mengatakannya… aku harap kau jangan marah” kata minhyuk, ia menggegam tangan yuri dan meletakannya didadanya, hingga yuri bisa merasakan detak jantung minhyuk.

“apa?” Tanya yuri

“aku…”

“aku mencintaimu minhyuk, sejak awal kau memang pahlawanku, dan aku tidak salah sudah menyukaimu… tidak tidak..! aku tidak menyukaimu, aku mencintaimu” kata yuri.

Minhyuk merengkuh wajah yuri dalam pelukannya mengecup dahi yuri dan menyusuri  pipi yuri dan berakhir dibibir yuri.

“saranghaeyo…” bisik minhyuk

“nado…” jawab yuri, jalanan yang sepi dan angin malam yang dingin membuat mereka saling merapat.

 

__end__

 

11 thoughts on “[[FF EVENT – MINHYUK’S BIRTHDAY]] Oh!! My Yuri

  1. comment pertama! *tebar confetti
    aaahh~ suka, Minhyuk keren banget disini thor..😄 jadi iri sama Yuri.
    dan itu, Jonghyun kenapa jadi begitu? yahh pokoknya overall ff ini manis banget author😀

  2. tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk abang hyun jd namja jahat T.T #sukses deh autho bikin karakter’a ^^

    hyuk di umur mu yg bertambah sebentar lg ,,,,,,, ttp lah menjadi minhyuk yg penuh cinta
    #HappyLovelyDay

  3. Saengil chukkae kang minhyuk yg bsok ultah..
    Buat ff ini commentnya keren aja deh buat author yg bikin. Tp aq kurang setuju ah klo jonghyun dapet peran antagonis gitu..

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s