My Lovely Man (Part 1)

 

 

Title:My Lovely Man (Part 1)

 

Author: Boice Burning

 

Rating: T

 

Genre: Romance, AU

 

Length: Chaptered

 

Main Cast:

– Lee Jonghyun

– Im Yoon Ah

 

Other Cast:

– Jung Yonghwa

– Lee Sungmin Super Junior

– Hyo Min T-ARA

– Jessica SNSD

 

Disclaimer: cerita ini author buat setelah semalaman bertapa #plakk. Cerita ini asli keluar dari otak author, tapi mohon maaf jika ada kesamaan cerita dengan ff lainnya. Juga mohon maaf kalo kata2nya ada yg alay dan berlebihan, maklum baru belajar.

 

Note:. Buat para boice , happy reading J ditunggu saran dan kritiknya !!!

 

 

My Lovely Man

 

“Yoona, ayo bangun. Ini sudah jam berapa?? Ntar kamu telat ke sekolahnya!!! Teriakan mami membangunkanku dari tidur nyenyak ku. “Hoammm, iyya mam.” Jawabku ogah-ogahan. “Cepat tuh, Jonghyun udah nungguin kamu dibawah.” Mami kembali mengingatkanku. Dengan malas aku bergegas menuju kamar mandi.

 

Yoona POV

 

Hah, ngapain sih si Jonghyun itu jemputin aku sepagi ini? kan kalo gini aku jadi keburu-buru terus tiap hari. Perjanjiannya kan jam setengah tujuh dia jemput aku. Kenapa tiap pagi dia selalu nongol jam enam lima belas sih. Aku jadi gak pernah sempat sarapan kan gara-gara dia.

 

 

“Yoona, cepat sedikit dong!! Kasian itu Jonghyun nungguin kamu lama sekali!! “teriakan mami kembali menyadarkanku. Buru buru kumasukkan buku pelajaranku kedalam tas dan bergegas turun.

“Mam, aku pergi dulu yah!! “ kataku sambil mencium pipi mami.

“Iya hati-hati ya” kata mami.

“Tante, kami berangkat sekolah dulu ya “ pamit Jonghyun sopan.

“Iya hati-hati ya nak, jaga Yoona dengan baik”. Pesan mami.

 

 

Ruang Kelas 1-C, pukul 10.30

Ruang kelas sudah sepi karena anak anak sudah berhamburan keluar kelas. Di dalam kelas hanya ada beberapa anak-anak yang males keluar kelas, termasuk Yoona. Hari ini Yoona  males sekali pergi ke kantin, meskipun Hyomin bilang ia akan mentraktir Yoona. Namun, Yoona masih sangat kesal dengan kejadian tadi pagi. “Arrggh, semua ini akibat perbuatan Jonghyun yang menjemputku terlalu cepat, jadi akhirnya aku belum sempat sarapan.” Pikirnya kesal.

Tiba – tiba saja Yoona teringat peristiwa yang membuatnya menyesal seumur hidup. Baginya kejadian itu adalah sebuah stupid mistake terbesar yang pernah ia lakukan. Ia pun masih ingat bagaimana ia berani bertaruh dengan teman sekelasnya, Lee Sung Min.

(Flashback)

“Eh Yoona ngomong-ngomong, Guru baru kita itu sudah menikah atau belum ya?” Tanya Sungmin.

“Ya jelas lah belum. Aku yakin dia itu perawan tua. Buktinya dia ganjen banget sama murid laki-laki.” Timpal Yoona yakin.

“Ah masa sih, aku gak yakin deh” kata Sungmin.

“ Aku berani bertaruh deh kalo dia itu belum nikah. Aku yakin 1000%” Yoona begitu yakin.

“Bener nih kamu berani bertaruh. Oke, gimana kalo kita bertaruh. Siapa yang kalah harus nembak kakak kelas yg ditentuin sama yang menang. Gimana?” kata Sungmin menantang.

“Oke, aku terima. Aku yakin aku pasti menang.” kata Yoona.

“Oke, kita liat saja nanti”, kata Sungmin lagi

 

3 Hari kemudian.

“Gimana Yoona, kapan nih kamu mau nembak Jonghyun? Kamu kan udah kalah, jadi kamu harus nepatin janji dong” kata Sungmin.

“Aduh, gimana ya, aku malu nih. Lagipula aku kan gak kenal sama Jonghyun. Kita batalin aja yya”. Mohon Yoona.

“Gak bisa gitu dong, lagipula Bu Jessica udah tau masalah taruhan ini. Dan dia bilang besok kamu udah harus nepatin janji ini.”

“Hah??? Gimana dong??? Aku bingung nih.”

“Ya pokoknya kamu harus bayar kekalahan kamu. Lagian sih kamu pake ngadain taruhan segala. Kan gini kamu jadi nyesel sendiri.”

“Ya udah besok aku bakal nepatin janji. Tapi jangan sampe ada yang tau ya masalah ini. Cukup aku, kamu, Bu Jessica, sama Jonghyun aja yang tau.”

 

~~

Esok Hari, jam Istirahat kedua

“Gimana Yoona, udah siap??” Tanya Sungmin.

“Iya, mau gimana lagi. Eh, sekarang Jonghyun ada dimana?”

“Dia ada di belakang perpustakaan. Udah aku bilang tadi kalo kamu mau ketemu sama dia disitu”

“Oke, ayo kita kesana sekarang”

Yoona dan Sungmin pun berjalan menuju belakang perpustakaan. Yoona melangkahkan kakinya dengan lemas. Apa kata anak-anak kalo sampe dia ketahuan nembak cowok, apalagi cowok itu adalah Lee Jonghyun, anak kelas sebelah yang paling pendiam dan paling gak populer. Sesampainya disana Jonghyun memang telah menunggunya.

“Ada perlu apa denganku?” tanyanya.

“Hmm, Ehh, sebenarnya….” Yoona panik bin malu.

“Emmm… jonghyun… sebenarnya aku suka sama kamu. Kkka..mu mmau gak jaa..jadi pacar aku?” Yoona menunduk malu. Mukanya pasti sudah semerah tomat.

“Apa katamu??” kata Jonghyun bingung campur kaget.

Tiba – tiba banyak anak-anak bersorak sambil bertepuk tangan. Yoona dan Jonghyun kaget.  Keadaan menjadi ramai. Mereka menyoraki Jonghyun dan Yoona. “Terima, Terima, Terima…” sorak mereka. Bahkan ada anak-anak yg sengaja merekam kejadian ini. “Oh Tuhan, ini sungguh memalukan. Yoona, bodohnya dirimu” yoona mengutuk dirinya sendiri. Tiba-tiba Bu Jessica datang.

“Jonghyun, sebaiknya kamu terima Yoona, bila tidak nilai kalian akan ibu kurangi” kata bu Jessica tajam.

“Ttapi Bu..” kata Yoona membantah

“Tidak ada tapi-tapian, mulai sekarang kalian resmi berpacaran.” kata bu Jessica lagi.

Yoona menunduk lemas. Ia menyesal telah melakukan tindakan nekat ini. Sedangkan Jonghyun melongo tak mengerti. Anak-anak banyak yang menyoraki dan memberikan selamat kepada Jonghyun. Jonghyun tidak dapat berkata apa-apa. Ia hanya tersenyum pada teman-teman yang memberikan selamat padanya. Sungguh ia sangat bingung dengan semua ini. Tapi baginya ini adalah hari terindah dalam hidupnya.

(End Of Flashback)

“Yoona, kamu kok melamun?” Suara Jonghyun menyadarkan Yoona dari lamunan panjangnya itu.

“Ehmm… Gak papa kok. Kamu ngapain kesini?”

“Ini aku bawain roti sama air minum. Dimakan yah, kan kamu tadi pagi gak sempat sarapan.”

“Ini rasa apa?”

“Rotinya rasa cokelat”

“Aku kan gak suka rasa cokelat. Aku sukanya rasa keju”

“Iya aku tau. Tapi tadi roti kejunya abis. Dimakan yah, ntar mag kamu kambuh. Udah dulu aku mau balik ke kelas dulu ya”

Kemudian Jonghyun bergegas pergi keluar kelas.

“Ah,sebenarnya dia begitu baik dan perhatian padaku. Tapi aku sama sekali nggak ada perasaan sama dia. Pacaran sama dia aja terpaksa gara-gara kalah taruhan. Pokoknya besok malam aku harus putusin dia, bagaimanapun caranya.”batin Yoona

~~

15 Juli 2012, jam 19.30

“Akhirnya sampai juga kita disini” kata Jonghyun.

“Emang ini dimana?”

“Ini tempat favorit aku. Kalo aku lagi ada masalah, aku suka kesini. Cuma aku dan kamu yg tau tempat ini. Ayo kita kesana” ajak Jonghyun.

Mereka sampai di sebuah bukit di pinggiran kota Busan. Dari sini mereka bisa melihat pemandangan malam Busan yg indah. Dan di bukit tersebut sudah tersedia meja makan lengkap dengan lilinnya. Ternyata Jonghyun mengajak Yoona candle light dinner.

“Silahkan duduk” kata Jonghyun lembut sambil mendorongkan kursi untuk Yoona.

“Terima kasih” kata Yoona.

Setelah makan malam, mereka berdua duduk di sebuah bangku taman yg ada disana. Kemudian Jonghyun menyanyikan sebuah lagu untuk Yoona sambil memainkan gitar. Yoona kembali melamun.

Yoona POV

Bagaimana ini? Aku gak mungkin mutusin dia. Dia udah baik dan perhatian banget sama aku. Tapi gimana. Masalahnya kata Hyomin, Yonghwa, si kapten basket sekolah naksir aku. Dia gak berani deketin aku karena aku udah pacaran sama Jonghyun. Ahh, pokoknya malam ini aku harus tega. Demi masa depanku yang indah bersama Yonghwa.

“Yoona, kok melamun sih??” Jonghyun menyadari kalo aku melamun.

“Ahh, nggak kok. Aku gak melamun.” Kata Yoona kikuk.

“Ya udah tunggu sini ya, aku mau ambil barang dulu ya di motor” katanya

Setelah beberapa saat, Jonghyun datang. Tiba-tiba dia mengalungkan sebuah kalung dengan bandul bintang di tengahnya

“Happy Anniversary Yoona. Aku sayang kamu.” Katanya lembut.

Kemudian Jonghyun mengecup kening Yoona. Yoona kembali diam membatu. Dia sungguh tak sanggup buat mutusin Jonghyun.

“Maukah kamu bersamaku selamanya?” katanya lagi

Yoona tak dapat berkata-kata. Dirinya sungguh bingung. Ia benar-benar tak tega.

“Hmm..”

Tiba-tiba Jonghyun mendaratkan bibirnya ke bibir manis Yoona.Yoona kembali membatu. Dirinya ingin bicara tetapi  bibir Jonghyun terus menekan lembut bibir Yoona. Mata Jonghyun kemudian menutup sambil terus mencium Yoona. “Ciuman ini sungguh hangat dan lembut” pikir Yoona. Tapi tiba-tiba…

 

“Brukkk”

Jonghyun terjatuh karena didorong oleh Yoona.

“Ada apa Yoona?” tanyanya sambil meringis.

“Kurasa kita lebih baik putus saja”

“Ada apa memangnya??” Jonghyun masih bingung

“Aku rasa kita sama sekali gak cocok. Lagipula aku  pacaran sama kamu karena terpaksa. Semua ini hanya kebohongan. Dan sebenarnya aku udah lama pengen mutusin kamu, tapi aku gak tega.”.

“Jadi, waktu itu hanya bohong saja?” kata Jonghyun datar. Matanya menatap lurus ke depan.

Yoona terdiam. Ia tidak berani menatap mata Jonghyun.

“Oke, kalo itu yg kamu mau… Kita putus”. Kata Jonghyun.

Kemudian ia berlalu tanpa sedikitpun menoleh ke belakang. Ingin rasanya Yoona menangis karena ia sudah terlalu jahat pada Jonghyun. Tapi apa boleh buat, yg penting ia bisa jadi pacarnya Yonghwa.

~~

 

Oke boicedeul
Akhirnya selesai juga yg Part 1

Author harap kalian suka dengan FF yg author buat

Dan jangan lupa kritik dan sarannya author tunggu J

 

 

 

6 thoughts on “My Lovely Man (Part 1)

  1. .ff ini hrus smpai end ya part’x.,, c0z qw agk sbel ma yg bkin ff pairing’x yoona ma jonghyun.,, slalu g’ di trusin.,,, pdhal ssah bnget b’t cri pairing yoona ma jonghyun oppa….

    .crita’x mnarik bnget.,, ksian bnget dech jonghyun oppa.,,,, sabar ya oppa…

    .part slnjut’x di tnggu…

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s