Perplexity

 

Title : Perplexity

Author :c’troublM

Cast : Jung Yong Hwa, Lee Jong Hyun, Kang min Hyuk, Lee jung Shin (all CN BLUE )

Rating: 15+

Genre : Fantasy

Length: Chaptered

Disclaimer:Perplexity tercipta saat melamun manis di depan tv, tiba-tiba aja ngebayangin YongYong oppa jadi anak umur 7 tahun lagi. Mohon maaf kalau ff in memiliki kesamaan dengan conan atau dengan ff yang sudah beredar, sungguh..aku tidak memplagiath, dan mohon maaf kalau miss typo bertebaran.

________________________________________

* Jung Yong Hwa, vocalist sekaligus leader dari sebuah Band bernama ‘ CN BLUE ‘yang sedang berada di punck popularitas, tiba-tiba saja tubuhnya menyusut, ia kembali menjadi anak berusia 7 tahun.

 

Bagaimana reaksi para member CN BLUE saat seorang anak kecil berusia 7 tahun mengaku-ngaku sebagai JUNG YONG HWA??

 

 

==================================

 

 

“Bagai mana? Apa polisi sudah menghubungi kita, hyung?” tanya Minhyuk pada Jong Hyun yang sedang mondar-mandir sembari menggenggam gagang telpon. Jong Hyun menggeleng sembari terus mondar-mandir.

 

“Hyung….berhentilah mondar-mandir seperti itu, aku pusing melihatnya…!” protes sang maknae –Lee Jung Shin-.

 

“Bagaimana ini? Bukankah mini konser kita tinggal beberapa hari lagi? Konser tidak akan terlaksana tanpa Yong Hwa hyung, dan kalian tau bukan kalau konser itu batal pa………” ucapan Min Hyuk terpotong oleh Jong Hyun dan Min Hyuk.

 

“Para Boice akan kecewa……” ucap Jung Shin dan Jong Hyun kompak, mereka pun menghela nafas bersamaan.

Jong Hyun berhenti mondar-mandir, ia mengacak rambutnya ‘frustasi’ dan kemudian menjatuhkan diri ke sofa panjang . Menghilangnya sang leader benar-benar membuat ke tiga member CN BLUE itu cemas, bingung, kesal bercampur menjadi satu.

 

Di tengah-tengah jadwal CN BLUE yang cukup padat, Yong Hwa meminta ijin untuk liburan selama dua hari,sementara ke 3 member CN BLUE yang lain nya, mereka memilih untuk istirahat di drom, namun setelah 5 hari berlalu Jung Yong Hwa tak kunjung pulang, ia menghilang, tak ada yang bisa menghubungi nya, tak ada yang mengetahui keberadaan nya, kecuali Tuhan. Sang menejer dan para member CN BLUE mencari Yong Hwa ke tempat-tempat yang sering dia kunjungi, namun nihil Yong Hwa tidak ada di sana, begitu juga di kediaman orang tuanya, Yong Hwa juga tidak mengunjungi orang tuanya.

Sang menejer pun terpaksa menolak beberapa tawaran pemotretan, yang pasti menghilang nya Jung Yong Hwa membuat jadwal CN BLUE berantakan.

 

“Hyung…bagaimana kalau kau saja yang menjadi vocalist untuk sementara….tidak mungkin kita membatalkan mini konser kita, tiket sudah terjual habis”

 

“Aish…, Min Hyuk…! kau lupa? tenggorokan ku sedang sakit, mana bisa bernyanyi dengan baik.., sepertinya…..kita memang harus membatalkan mini konser itu, aku tau boice akan kecewa, tapi konser tidak akan sempurna tanpa Yong Hwa hyung”  apa yang di katakan Jong Hyun memang benar konser akan sempurna  jika formasi CN BLUE lengkap.

 

Suasana pun menjadi hening, tapi 10 menit kemudian Jong Hyun dan Min Hyuk melirik kearah Jung Shin, suara perut keroncongan maknae berambut gondrong itu memecah keheningan.

 

“Aku lapar……” Jung Shin mengelus perutnya, ia memasang wajah memelasnya, berharap salah satu hyung nya memasakan sesuatu untuknya.

 

“Ish….jangan memasang tampang seperti itu,aku tidak tega melihat nya…” Jong Hyun melemparkan sebuah bantal berbentuk hati kearah Jung Shin, untung saja ia cepat menghindar, kalau tidak..bantal itu pasti mendarat cantik di wajahnya tampan nya.

 

Jong Hyun beranjak dari sofa dan pergi ke dapur. “Wah…hyung, kau mau memasak untuk ku?” tanya Jung Shin,maknae itu tersenyum, senang karena Jong Hyun bersedia memasakan sesuatu untuknya.

 

“Sebagai gantinya, kau harus membereskan kamar ku, kau dengar itu Lee Jung Shin….!” teriak Jong Hyun dari dapur, mendengar itu senyuman di wajah pemuda jangkung itu menghilang, sementara Min Hyuk, ia terkikik.

 

“Awas kalau kau ikut makan…!” ancam Jung Shin sembari melotot kearah Min Hyuk.

Jung Shin menghela nafas, bagaimana tidak? Dia harus membereskan kamar Lee Jong Hyun si pemalas, pemuda berdimple itu memang sangat malas beres-beres, sang leader lah yang selalu membereskan tempat tidurnya, yah…di drom mereka hanya ada dua kamar, 1 kamar di huni oleh dua orang, beruntung Jung Shin tidak satu kamar dengan Jong Hyun, dan apes bagi  Yong Hwa karena satu kamar dengan pemuda berdimple itu.

 

 

Jong Hyun meletakan mangkuk berisi sup iga sapi di meja makan, mata Jung Shin berbinar melihat mangkuk yang masih mengeluarkan kepulan asap kecil itu, sungguh membuat air liur maknae itu hampir menetes.

 

“Kau tidak ikut makan?” tanya Jong hyun pada Min Hyuk yang sedang menuangkan air pada mug besar biru kesayangan nya.

 

“Tidak…! kau pasti menyuruhku beres-beres juga jika memakan masakan mu, aku tidak mau, hyung…!” dengan segera Min Hyuk meninggalkan dapur, sebenarnya Min Hyuk tergoda oleh sup iga sapi yang baru matang itu, tapi perutnya tiba-tiba terasa kenyang saat mengingat betapa berantakan nya kamar Lee Jong Hyun.

 

 

_____________________________________

 

1 minggu telah berlalu, member CN BLUE masih di landa kegalauan, sang leader belum juga kembali.

“Ya Tuhan…..satu minggu telah berlalu, bahkan polisi pun tidak bisa menemukan nya, apa jangan-jangan dia di culik dan kemudian di bunuh?” ucap Jung Shin asal.

 

“Tutup mulut mu, jangan bicara sembarangan, itu tidak mungkin, mungkin saja dia tersesat di jalan, tapi…dia pasti menghubungi kita kalau tersesat, aishh…leader itu benar-benar membuat masalah, apa dia tidak tau kalau kita semua mencemaskan nya” Jong Hyun pun meraih gagang telpon yang terletak di meja kecil di samping sofa.

 

“Kau mau menghubungi siapa? Percuma saja jika kau mencoba menghubungi Yong Hwa hyung, nomornya tida aktif” Min Hyuk mengingatkan.

 

“Bukan Yong Hwa hyung yang ingin aku hubungi, tapi menejer Park….” jelas Jong Hyun, ia pun segera menekan beberapa digit angka, kemudia menunggu sang menejer menjawab telpon darinya.

 

Ini sudah ke 5 kalinya Jong Hyun mencoba menghubungi menejer Park, namun  ponsel menejer Park masih saja sibuk, Jong Hyun pun menyerah, ia meletakan gagang telpon dengan kasar, saking kesalnya.

“Hyung…telpon nya bisa rusak tau…..!” celetuk Jung Shin.

“Biar saja, biar menejer Park menggantinya dengan yang baru”

“Jadi harus bagaimana kita sekarang?” tanya Min Hyuk sembari bersandar pada punggung sofa. Dengan kompak Jung Shin dan Jong Hyun menggelengkan kepalanya, mereka juga tidak tau harus bagaimana. “Bagaimana kalau kita mencari Yong Hwa hyung lagi?”

 

“Cari kemana lagi? Bukankah semua tempat sudah kita kunjungi?, lagi pula menejer Park menyuruh kita untuk tidak pergi kemana-mana, tidak boleh ada yang tau kalau leader kita menghilang, apa lagi sang pemburu berita” Jong Hyun pun beranjak dari tempat duduknya.

 

“Kau mau kemana hyung? “ tanya Min Hyuk.

“Ke dapur, aku butuh sesuatu yang dingin…” jong hyun pun bergegas menuju dapur, namun langkahnya terhenti saat mendengar suara gaduh, suara gedoran pintu.

“Memangnya bel kita rusak?” tanya Jung Shin. “Sepertinya bel kita baik-baik saja” tambahnya.

“Jangan-jangan itu sesaeng fans….” tebak Min Hyuk asal. “Jung Shin..kau yang buka pintu, aku takut…”

“Apa?? Aku.? .tidak… aku tidak mau, hyung..kau saja…biar aku yang kedapur”

“Baiklah…baiklah…, kalian ini penakut sekali….”

“Setidak nya kau kan bisa melawan kalau yang datang itu orang jahat, kau kan jago taekwondo…” ucap Min Hyuk.

 

Jung Shin pun pergi kedapur, dan Jong Hyun berjalan kearah pintu, sementara Min Hyuk, ia tetap  berada di ruang tengah duduk di sofa sembari bersila.

 

Jong Hyun melihat layar interkom, namun ia tak melihat siapapun di depan pintu, ia pun hendak kembali ke ruang tengah, ia berpikir ‘itu hanya orang iseng saja’ namun baru saja ia melangkah 2 langkah, pintu kembali di gedor seseorang.  Jong Hyun pun membuka pintu secara perlahan.

 

“Hey…..lama sekali kau membuka pintunya…….!” seorang anak kecil terlihat sangat marah, Jong Hyun sukses di buat bengong oleh anak kecil itu.

“Adik kecil…kau siapa?” tanya Jong Hyun ramah sembari tersenyum dan sedikit membungkukan badan.

“Minggir…aku mau masuk, di luar panas…..” anak kecil itu menerobos masuk kedalam rumah tanpa izin dari Jong Hyun.

“Hey…tunggu……” Jong Hyun menutup pintu dan menyusul anak kecil itu. “Hey……!” Jong Hyun berhasil menghalau jalan anak kecil itu.

“Hey…Lee Jong Hyun…menyingkirlah ”

“Kau mengenal ku? Ah ia..bukankah aku ini terkenal, jadi anak kecil seperti mu juga pasti mengenal ku..” Jong Hyun tertawa.

“Ish….” anak kecil itu mendesis.

 

Jung Shin menaruh tiga kaleng minuman bersoda di atas meja, ia pun duduk di samping Min hyuk. “Siapa yang datang? “ Min Hyuk menggeleng menanggapi pertanyaan Jung Shin, pemuda imut-imut itu pun meraih minuman kaleng jatahnya, membukanya dan kemudian meminumnya.

 

“Hyung…siapa yang datang?” teriak Jung Shin dari ruang tengah.

“Aku yang datang, Jung Yong Hwa…..” teriak anak kecil itu.

 

“Apa?? Sejak kapan suara Yong Hwa hyung jadi seperti suara anak kecil?” Jung Shin menggaruk kepalanya yang memang sedang gatal. Sementara Min Hyuk ia tersedak mendengar teriakan anak kecil itu.

“Kalian merindukan ku?” tanya anak kecil itu.

 

“Tunggu dulu….” Min Hyuk memperhatikan anak kecil itu dengan seksama. “Sepertinya kau tidak asing lagi, siapa ya…?” Min Hyuk mendekat kearah anak kecil itu, kening nya berkerut, bertanda ia sedang berpikir keras. “Ah..aku ingat, hyung, Jung Shin.., tidakah kalian sadar anak kecil ini mirip sekali dengan Yong Hwa hyung…kita yang sedang menghilang entah kemana itu…”

 

“Benarkah?” ucap Jung Shin dan Jong Hyun, kedua pemuda itu pun memperhatikan dengan seksama anak kecil yang mirip dengan Yong Hwa itu dari atas sampaibawah.

 

“AH…benar, mirip sekali, jangan-jangan dia anak Yong hwa hyung…” celetuk Jung Shin.” Dia cocok sekali jadi anak Yong Hwa hyung, jangan-jangan….” Jung Shin menggantung ucapan nya. “Auuu,,,sakit….” Jung Shin meringis, baru saja anak kecil itu menendang tulang kering nya.

 

“Sembarangan saja kau bicara, mana mungkin aku punya anak, aku ini laki-laki baik-baik…, kalian benar-benar tida mengenali ku? Aku ini JUNG YONG HWA……………..”

 

“Aku tau Yong Hwa hyung memang pendek, tapi tida sependek kau, anak kecil….” ucap Min Hyuk ia pun mengacak rambut anak kecil itu.

 

“Ish..berani kau pada ku hah…? lihat aku baik-baik, aku ini Jung Yong Hwa, aku hyung kalian.., aish…aku bingung menjelaskan nya, tolonglah…percayalah pada ku,Ya…. Tuhan…. kenapa aku harus mendapatkan kutukan seperti ini? Apa salah ku? bukankah aku selalu berbuat kebaikan?” anak kecil yang mengaku sebagai Jung Yong Hwa itu terlihat sangat frustasi.”Baik lah kalian mau percaya atau tidak, terserah………! , aku capek, aku mau tidur, awas kalau kalian mengganggu tidur ku…” anak kecil itu masuk kedalam kamar Jong Hyun, kamar Yong Hwa juga.

 

“Hyung…dia masuk kekamar mu……!” seru Jung Shin.

‘Biar saja, toh kamar ku sudah berantakan..”

“Kau tidak takut gitar kesayangan mu dirusak oleh nya?” tanya Min Hyuk. Jong Hyun pun segera berlari ke kamarnya, untung saja anak kecil yang mengaku sebagai Yong Hwa itu tidak mengunci kamarnya, ia pun bernafas lega, anak kecil itu terlelap tidur, gitar kesayangan nya masih aman, anak kecil itu sama sekali tak menyentuh gitar kesayangan nya.

 

Jong Hyun tersenyum, ia memperhatikan anak kecil yang terlelap itu. “Lucu sekali…apa Yong Hwa hyung juga seperti ini saat seumuran anak keci ini?” Jong Hyun pun menyelimuti anak kecil itu. “Tidurnya nyenyak sekali, sepertinya dia kelelahan sekali…, baiklah..aku tidak akan mengganggu” Jong Hyun pun meninggalkan kamarnya.

 

“Hyung…..bagaimana? apa gitar mu baik-baik saja?” tanya Min hyuk.

“Tentu saja, ah… anak itu manis juga….kau kalah manis Min Hyuk….” ucap Jong Hyun sembari mencubit gemas pipi Min Hyuk.

“Hyung….sakit…….., lepaskan……..”

 

 

————————————————————-

 

@Drom CN BLUE 20:00 KST

 

“Hyung…anak kecil itu belum pulang juga?” tanya Jung Shin pada Jong Hyun yang sedang menyiapkan makan malam. “Apa anak itu kabur dari rumah? Atau dia anak hilang?” Jong Hyun hanya menggeleng, dan tersenyum. “Hyung…sebaiknya kita bawa saja anak itu ke kantor polisi”

“Awas saja kalau kau membawa ku ke kantor polisi, aku bukan anak hilang dan aku juga tidak kabur dari rumah, drom CN BLUE ini rumah ku juga……”

“Hey..bocah kecil…sejak kapan kau di sini? Kau menguping pembicaraan kami?” Jung Shin membungkukkan badan nya menyetarakan tubuhnya dengan tubuh mungil bocah itu .

“Panggil aku hyung! Aku lebih tua dari mu, dasar tidak sopan…!”

“Ha…ha..ha…kau lucu sekali, ah..ia kami belum tau siapa nama mu..”

“Lee Jung Shin…aku kan sudah bilang, aku ini Jung Yong Hwa…!!” lagi-lagi ucapan Yong Hwa kecil tak di anggap, kasian…

“Apa makan malam nya sudah siap? Aku sudah lapar….” Min Hyuk pun duduk di salah satu kursi makan.”Anak kecil..tadi kau bilang kau itu Jung Yong Hwa? Jangan-jangan Ibu mu Boice ? Emotional Angel? Makanya nama mu Jung Yong Hwa”

“Hey…umur anak ini 7 taunan.., kau bergurau, hyung? 7 tahun lalu CN BLUE belum ada…” Jung Shin menghela nafas, ia tak habis pikir hyung nya yang satu itu membuat lelucon yang sama sekali tidak lucu.

”Bodoh…!” umpat Yong Hwa kecil.

“Hm…nama sama, wajah mirip, wajah dan nama leader kita benar-benar pasaran…” ucap Min Hyuk sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Hyung..kau lupa..? member BTOB juga ada yang bernama Min Hyuk, namu juga pasaran, hyung…”

“Hey…Lee Jung Shin, marga kami berbeda,  dia bermarga Lee, bukan Kang….!”

“Baiklah…hari ini cukup usaha ku meyakinkan mereka kalau aku ini JUNG YONG HWA..” ucap Yong Hwa kecil,dalam hati.

“Adik kecil…apa kau lapar? “ tanya Jong Hyun.

“Tidak, nafsu makan ku hilang….” Yong Hwa kecil pun meninggalkan ruang makan.

 

Anak kecil itu sama sekali tidak berbohong, dia adalah Jung Yong Hwa leader dan vocalist band CN BLUE yang sedang di cari-cari sang menejer serta member CN BLUE lain nya. Tak mudah bagi Jung Yong Hwa untuk menjelaskan apa yang terjadi pada tubuhnya, benar-benar tak masuk akal, tubuhnya menyusut.

 

Tangan kecil itu mendorong sebuah pintu kaca, Yong Hwa memang senang menghabiskan waku di taman belakang drom jika suasana hatinya sedang buruk.Dia berusaha duduk di sebuah bangku dari batang pohon, bahkan sekarang untuk duduk di bangku  saja susah, bangku nya cukup tinggi, ia berusaha keras supaya bisa duduk di bangku itu. Setelah berhasil duduk di bangku itu, ia mengayunkan kedua kakinya, kelakuan nya persis seorang bocah kecil, padahal dia bukan anak kecil lagi, meski kini tubuhnya memang kecil.

 

“Oppa…maaf kan aku, ini semua gara-gara aku…” ucap seorang gadis yang entah ada dimana, yang jelas Yong Hwa mendengar ucapan gadis itu dengan sangat jelas, Yong Hwa pun merasakan hawa dingin, bulu kuduk nya berdiri.

“Si…siapa..kau…?”

“Aku…aku adalah fans mu…”

 

 

To be continued……………

 

10 thoughts on “Perplexity

  1. “Aku tau Yong Hwa hyung memang pendek, tapi tida sependek kau, anak kecil”
    NGAKAK!!!!!
    kocak nih, ditunggu lanjutannya

  2. eih? baru nemu fic model begini ._. ini kereenn ngakak di bagian Yonghwa kecil ngga dianggep dan ngebayangin gaya dia nyuruh mereka manggil hyung. hahahahaaa
    lanjuuutt! next part lebih panjang lagi yaaaw

  3. Itu kenapa ya? Who’s that girl?

    Nha,menyusutnya kenapa nih? Kan kalo shin gara2 organisasi hitam,nha ini apa gara2 organisasi biru? Lol.

  4. lucu banget thor ngakak bacanya. unik ceritanya. itu kenapa bisa dikutuk? kasian yonghwa. kasian juga cnblue dan manajer nya yg kelabakan

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s