Forbidden Love (chapter 1)

Title: Forbidden love

Author: Kim Sung Rin
Rating: PG 15
Genre: romance, fantasy, AU
Length: chaptered
Main Cast:
– Jung Seo Jin (OC)
-Lee Jonghyun
Other Cast:
– Other member CN BLUE
-Kim Sunggyu INFINITE
Disclaimer: ide cerita dari va dan aku merealisasikannya disini. untuk chapter pertama, ini hasil tulisan aku dan Va a.k.a c’roubleM
Note: tidak bashing, silent reader dan RCL!! itu sangat penting bagiku dan mungkin bagi author lain juga hahaha.
cerita ini sebelumnya sudah di publis di note FF aku.
so, happy reading😀
~~~

Seo Jin P.O.V

Dia semakin mendekatkan dirinya, menghimpitku, hampir tidak ada jarak diantara kami, aku tidak bisa melihat wajahnya, dia bagaikan siluet, kurasakan hembusan nafasnya, menderu…, detak jantung ku kian tak menentu, suhu tubuh ku terasa meningkat.Chu~~Dia mencium ku lembut, 1 detik, 2 detik, 3 detik, 4 detik , dia melepaskan ciuman nya, menarik diri, membuat jarak diantara kami, aku memegangi bibirku, masih terasa sentuhan bibir lembutnya di bibir ku, dia melangkah mundur, tiba-tiba saja sebuah sayap membentang di punggungnya, sayap berwarna hitam pekat, dia semakin menjauh dari ku, membalikan badan nya dan kemudian terbang entah kemana.

 

Perlahan aku membuka mata ku, aku duduk dan bersandar pada kepala tempat tidur . Aku memegangi bibir ku, kecupan itu masih terasa, kecupan lembut itu, hanya mimpi, tapi entah kenapa mimpi itu terasanya nyata, lalu..? sianapa namja bersayap hitam itu? Kenapa aku tidak bisa melihat wajahnya? Mimpi macam apa ini?

 

Aku menyibakan selimut tebal berwarna biru yang selalu memberikan kehangatan setiap aku terlelap tidur, beranjak dari tempat tidur, dan kemudian melangkah keluar meninggalkan kamar.

“Tumben kau sudah bangun, biasanya kau sulit sekali bangun pagi…” ucap Yong oppa sembari mengeringkan rambutnya yang basah di depan pintu kamarnya, kamar kami berhadapan.

“Tsk…pagi-pagi begini kau bertelanjang dada? tidak takut masuk angin?” aku sedikit mengejek, Yong oppa hanya mengenakan celana selutut, kurasa dia baru selesai mandi.

“Mengertilah aku baru selesai mandi, tadinya aku ingin membangunkan mu”

“Tidak usah repot-repot membangunkan ku, apalagi membangunkan ku dengan hanya menggunakan celana saja, oppa…kau itu tidak ber abs..jadi agak kurang mengenakan melihat mu bertelanjang dada begitu…” ejek ku dengan penuh penekanan pada kata abs.

“Kau meledek ku huh?”Aku mengangguk.

“Sial…” umpatnya, dia menarik tangan ku, merangkul ku dan kemudian mengacak-ngacak rambut ku gemas.

“Adik durhaka kau…”

“Biar saja..”

“PPhaliwa…mandi sana…badan mu bau”

“Tidak kau suruh juga aku akan pergi mandi, kau bawel sekali oppa..jelek…uee…” aku segera berlari dan masuk kembali ke kamar ku.

~~~

Aku menarik kursi meja makan, dan kemudian mendudukinya.

“Kapan oppa pergi ke pulau Jeju untuk mengunjungi appa dan eomma?” tanya ku pada Yong oppa yang sedang menikmati sarapan pagi nya.

“Mungkin bulan depan, akhir-akhir ini aku banyak kerjaan”

aku hanya tinggal bersama Yong Hwa oppa, sejak 3 tahun lalu appa dan eomma memutuskan untuk menetap tinggal di pulau Jeju.

“Kau merindukan mereka?” tanyanya.

“Tentu saja….sayang sekali jadwal kuliah ku padat, jadi aku tidak bisa mengunjungi mereka”

“Ah..mianhae, aku tidak bisa mengantar mu hari ini, aku ada urusan”

“Ehm…”

“Teang saja, aku akan melebihi uang saku mu, kau senang bukan?”

“Tentu saja, jarang-jarang kau memberi ku uang saku lebih, kau itukan sangat pelit” dia menghentikan aktifitasnya, mengimpan sendok yang dari tadi ia pengan, ia merogoh saku celananya, mengeluarkan dompetnya dan mengambil beberapa lembar uang.

“Ini…” dia menyerahkan lembaran uang yang ia keluarkan dari dalam dompetnya, aku menerima nya dengan senang hati. Ia pun meneguk segelas air miliknya.

“Aku pergi….” Dia beranjak dari tempat duduknya.

~~~

Author P.O.V

Lee Jong Hyun berjalan di tengah-tengah keramaian kota Seoul, tak ada yang tau siapa sebenarnya dirinya, baginya berbaur dengan manusia bukan hal yang sulit, ia sudah bertahun-tahun mempelajari gaya hidup manusia. Yeah…Lee Jong Hyun bukanlah seorang manusia, dia adalah bangsa Blackdarc, mahluk bersayap hitam pekat,dan merupakan mahluk penghisap. Dia adalah sang pewaris tahta Lusimos ‘King of Blacdark’ yang tak lain adalah appanya. Dia sengaja pergi ke dunia manusia, ia tak ingin menjadi pewaris tahta, ia tidak senang hidup sebagai Blackdarc yang selalu haus akan darah, ia berusaha keras untuk tidak meminum darah lagi.

Jong Hyun menekan bel salah satu rumah mewah bergaya Eropa, tak lama setelah ia menekan bel, pintu rumah pun terbuka.

“Kau sudah datang? Lama kita tak bertemu” Sunggyu memeluk Jong Hyun, ia menarik Jong Hyun masuk kedalam rumahnya.

“Kau serius ingin tinggal di dunia manusia ini?” Jong Hyun mengangguk.

“Aku bosan hidup sebagai Blackdarc, hidup sebagai manusia sepertinya jauh menyenangkan, kau sepertinya menikmati kehidupan mu sebagai manusia Gyu..?” tanya Jong Hyun .

“Yah..kau benar, menjadi manusia memang lebih menyenangkan, sebentar lagi kau akan merasakan nya Jong” Sunggyu dan Jong Hyun sama-sama tersenyum.

“Aku sudah menyiapkan semuanya untuk mu, hidup baru mu akan segera di mulai Jong”

 

Sunggyu adalah seorang ‘Blackdarc’ sama seperti Jong Hyun, bedanya dia tidak pernah meminum darah, kedua orang tuanya melarangnya untuk tidak meminum darah, tak mudah bagi Sunggyu untuk menahan rasa haus nya akan darah mengingat dia terlahir keduania sebagai seorang ‘Blackdarc’, namun perlahan ia bisa mengatasi rasa hausnya akan darah. Sejak usia 8 tahun ia dan orang tuanya pergi ke dunia manusia dan memutuskan untuk melepaskan atribut ‘Blackdarc’ mereka menjalani hidup mereka selayaknya manusia. Sunggyu adalah teman masa kecil Jong Hyun, dan mulai sekarang Jong Hyun akan tinggal bersama Sunggyu dan menjalani hidup selayaknya manusia.

~~~

Jong Hyun P.O.V

Mulai sekarang aku akan tinggal di dunia manusia, berbaur dengan manusia dan hidup seperti manusia. Tentunya banyak hal baru yang akan aku alami, dan aku ingin segera merasakan nya.

“Aku tau, tak mudah bagi mu untuk mengendalikan rasa haus mu akan darah, aku pernah mengalaminya bertahun-tahun silam, tapi aku yakin kau pasti bisa mengendalikan nya” Sunggyu menepuk pundak ku, kemudian dia menyodorkan secangkir teh hangat.Aku meneguk perlahan teh yang di suguhkan Sunggyu.

“Kamar mu di lantai dua..” ucap nya.

“Ah ia..besok kau harus mulai kuliah, kau sudah terdaptar di Universitas yang sama dengan ku, hanya saja kita berbeda jurusan”

“Bagaimana bisa kau mendaptarkan ku di sana?”

“Bukan hal yang sulit bagi ku untuk membuat surat-surat yang menyatakan kalau kau mahasiswa pindahan dari Amerika, koneksi appa ku sangat luas Jong”

~~~

Aku meghirup udara kota Seoul dari balkon kamar ku, aku merentangkan kedua tangan ku, baru kali ini aku merasakan nikmatnya udara pagi, semerbak harum bunga menusuk hidung ku, dengan sangat jelas aku bisa melihat taman bunga mini.“Welcome to new world Jong” ucap ku pada diri sendiri, aku melangkahkan kaki ku masuk ke kamar, aku harus segera siap-siap untuk pergi ke kampus.

 

“Kau sudah siap Jong?” tanya Sunggyu dari ambang pintu kamar ku.

“Ne…”

“Kajja…..hal-hal baru menanti mu Jong..” Aku pun mengekor di belakang Sunggyu.

 

Aku menebarkan pandangan ku, melihat bangunan yang berdiri kokoh di depan ku.

“Kajja….” Lagi lagi aku mengekor di belakang Sunggyu.

“Kelas mu ada di ujung sana Jong” ucap Sunggyu, aku mengangguk.

“Baiklah..aku hanya bisa mengantar mu sampai sini, aku harus segera masuk ke kelas ku, bye Jong, semoha hari mu menyenangkan…” Sunggyu pun pergi meninggalkan ku.

Author P.O.V

“Silahkan duduk di bangku kosong di sebelah Jung Seo Jin..” ucap kangsa begitu Jong Hyun selesai memperkenalkan diri, kelas cukup riuh, para mahasiswa histeris melihat Jong Hyun, mengingat Jong Hyun mempunyai paras yang sungguh tampan, mengalahkan ketampanan Romeo. Lain halnya dengan Seo Jin, ia hanya terdiam, ada sesuatu yang aneh yang dia rasakan dirinya, dan debaran jantungnya tiba-tiba berubah tak karuan saat melihat Jong Hyun. Jong Hyun berjalan menuju tempat duduknya, Jong Hyun dan Seo Jin saling memandang, Jong Hyun menghentikan langkah nya sejenak, memandang intens Seo Jin, ia duduk di tempat duduknya saat Seo Jin memalingkan wajahnya.

“Ya Tuhan….ada apa dengan ku? kenapa debaran jantung ku menjadi tak karuan seperti ini saat melihatnya? ini aneh…” batin Seo Jin.

“Seo Jung……” kangsa menyebut nama Seo Jin, merasa namanya di panggil dia segera menoleh kea rah sumber suara.

“Ne…”

“Bantu Jong Hyun untuk mengejar ketinggalan nya…”

“Aku?”

“Ia..kau, bukan kah kau mahasiwi terpandai di kelas ini?”

“Ta..tap..”

“Sssttt…jangan tapi-tapi…., kau harus membantu Jong Hyun…TITIK”

“Ne…” Seo Jin pun terpaksa setuju, tidak mungkin dia mengabaikan oerintah seorang kangsa.

 

Seo Jin menghampiri Jong Hyun begitu pelajaran usai.“L..l..lee Jong Hyun” Jong Hyun menoleh kearah Seo Jin yang berdiri di sampingnya,ia menatap tajam Seo Jin, membuat Seo Jin sedikit tidak nyaman.

”Kajja..kita pergi ke perpustakaan” Seo Jin menarik tangan Jong Hyun, ia membawa Jong Hyun ke perpustakaan.

“Ya Tuhan.., berdekatan dengan namja ini benar-benar tidak nyaman, dia bagaikan manusia es, sikap nya dingin sekali” batin Seo Jin.Setelah sampai di perpustakaan Seo Jin segera mencari beberapa buku untuk Jong Hyun, sementara Jong Hyun, Ia hanya bersandar ke dinding perpustakaan sembari melipat kedua tangan nya.

“Menyebalkan…” ucap Seo Jin pelan.

 

Jonghyun P.O.V

Aku menatapnya yang tengah memilih buku dengan perlahan. beberapa kali dia menggembungkan pipinya sendiri membuatnya terlihat lebih lucu.Ah~aku bingung harus bersikap apa dengannya, karena setiap kali aku melihat matanya, jantungku berdesir.

“Ini~” Seo Jin menyodorkan beberapa buku yang berada ditangannya,

“Ini referensi yang sangat akurat dan lengkap. Kau bisa mulai membacanya.” Lanjutnya lagi. Aku membolak-balikkan beberapa buku yang dipilihnya. Astaga~ haruskah aku membaca kesemua buku menyebalkan ini?

“Kenapa? Ada yang salah?” tanyanya sambil memandangku yang tengah membolak-balikkan buku.DEG!!!Astaga apa ini? Kenapa melihat matanya bisa membuat jantungku berdesir separah ini?

“Anieyo.” Kataku singkat sambil mengalihkan pandanganku. Akupun berjalan meninggalkannya yang kelihatannya masih bingung.

“Kau tidak mau bilang terima kasih kepadaku?” pekiknya sedikit kencang, membuat beberapa pasang mata memelototinya. Aku berhenti tanpa menoleh kepadanya.

“Gomawo.” Kataku singkat lalu bergegas keluar dari perpustakaan.

~~~

Author P.O.V

Seo Jin merebahkan diri di sofa. Sesekali dia memijat keningnya yang sedkit pusing. Ingatannya kembali ke anak pindahan yang berhasil menguras emosinya tadi –Lee Jonghyun- walaupun dia tidak terlalu mengekspresikan kemarahannya.

“Kau sudah pulang…?” Yong Hwa mengacak rambut Seo Jin.

“Waeyo?” Tanya Yonghwa yang melihat raut wajah adik perempuannya itu tidak berada dalam kategori senang.

“Aku sedang merasa kesal oppa, ada mahasiswa pindahan yang membuat ku kesal, dia manusia atau bukan? Sifat nya sangat cuek dan dingin.” Seo Jin melipat kedua tangannya didepan dada dengan kesal. Yonghwa terkekeh pelan menanggapi curahan Seo Jin.

“Jangan terlalu cepat menilai seseorang, dia kan perlu beradaptasi dengan kampus baru juga teman-teman barunya.” Nasihat Yonghwa yang sepenuhnya tidak didengarkan oleh Seo Jin, karena dia sudah kelewat kesal dengan namja bernama Lee Jonghyun itu.

“Ah..lupakan soal dia oppa, besok tanggal berapa ya?” tanya Seo Jin.

“Tanggal berapa ya??” Yong Hwa pura-pura lupa.Seo Jin menggembungkan pipinya “Kau lupa?” tanyanya sambil menatap Yonghwa intens.

“Ani, tentu saja aku ingat, besok hari ulang tahun mu” Jawab Yonghwa yang membuat seulas senyum tergambar diwajah cantik Seo Jin.

“Kukira kau lupa.” Kata Seo Jin terkekeh senang.

“Tapi maaf kalau aku tidak memberi mu kado ulang tahun.”

“Setidaknya kau traktir aku makan malam…” Yonghwa Nampak berfikir.

“Yah..baiklah..” ucapnya pada akhirnya.

“Awas saja jika oppa tak memberi ku sesuatu,…” ancam Seo Jin sebelum ia beranjak dari sofa dan bergegas pergi ke kamarnya.

~~~

Seo Jin segera membuka matanya begitu jam wekernya berdering, ia segera mematikan alaram di wekernya, beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan kearah cermin besar yang ada di kamarnya, ia berniat untuk menyisir rambut sebahu miliknya yang berantakan.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………….” Seo Jin berteriak begitu melihat dirinya di cermin.

TBC

8 thoughts on “Forbidden Love (chapter 1)

  1. Ceritanya pendek bgt ya tp bagus koq jalan ceritanya.
    Pertemua pertama mereka dh buat reaksi jantung mrka berdesir alias detak hhehe
    Seo jin knp teriak yaaa…ahhhh penasaran nieh. Lanjut ya

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s