I do .. I Love You [part 1/2]

 

Author : Eonni k4D

Rating : T

Genre : Romance

Cast

Lee Jong Hyun

Tiffany

All member CNBLUE and FnC Family

Note : Just imagination author . Dont forget to coment yaπŸ™‚

β€œ Hyunnnnn … pakai dulu celana dan bajumu yang telah kusiapkan. Palliwaa … !!! .” teriak Tiffany yang suaranya hampir menyamai geledek.

β€œ Iyaaa iyaaa … sabar knapa sih .” gerutu JongHyun masih asyik dengan gamenya. Sementara MinHyuk cepat-cepat menaruh stick game dan buru2 ngacir ke ruang ganti.

β€œ MinHyuk yaaaa .. kau mau kabur. Mentang2 aku yang menang … β€œ

β€œ Aku bukan kabur karena aku kalah. Tapi aku takut noona … hiiiii . Paliii sebelum nenek sihir itu datang .. β€œ MinHyuk dengan tampang ketakutan.

JREEEENGGGG sesosok berwajah garang tiba2 berdiri di depan pintu sambil berkacak pinggang.

β€œ KAAAUUUU belum ganti baju juga. Apa perlu noona yang gantiin baju dan celanamu .” ancam TiffanyΒ  .

β€œ Nggaakkk nggakkkk …. aku segera ganti baju noona .” JongHyun buru2 meraih baju dan celana yang di hanger. Sementara YongHwa yang berdiri tak jauh dari JongHyun mengeja kata R A S A I N tanpa bersuara sambil terkikik geli.

β€œ Apa kamu … ?.” Tiffany melihat YongHwa galak.

β€œ Enggak kok noona . Kami 5 menit lagi siap .” jawab YongHwa tersenyum lebar seraya menenteng gitarnya.

β€œ Bagus .. mana JungShin ?.”

β€œ Disini noona … β€œ sebuah suara lembut terdengar dari pojok. Tiffany anggukkan kepala dan berbalik keluar ruang warddrop CNBLUE.

β€œ Huaaahhh … kenapa kita dulu memilih manager seperti dia sih .” keluh JongHyun saat punggung Tiffany hilang dari pandangan.

β€œ Kau ini bak kacang lupa kulitnya. Tanpa noona kita semua nggak bakalan terkenal seperti ini .” sahut JungShin singkat padat dan langsung membungkam mulut JongHyun yang akan berkomentar lagi.

Yup berkat kepiawaian Tiffany noona, band indie mereka yang dulu hanya tampil di cafe2 kecil kini bisa menembus pasar music Korea. JongHyun ingat betapa noona berjuang keras menawarkan lagu2 mereka ke label2 besar. Walau berulang kali di tolak tapi noona tidak patah semangat. Hingga akhirnya FnC mau menerima mereka berempat.

Dari sejak trainer hingga debut dan kini terkenal. Noona selalu menjadi manager mereka. Noonalah yang mengatur segalanya dengan dibantu beberapa staff. Termasuk urusan baju sampe celana pula.

 

 

β€œ Hyun .. kau nggak pulang ke rumahmu ?.” tanya YongHwa melihat JongHyun masih main game ps dengan MinHyuk di dorm. Sehabis perform ,Β  seperti biasa mereka balik dulu ke dorm.

β€œ Malas hyung … aku tidur sini aja .”

β€œ Cisssshh .. paling dia takut di marahi T-noona .” celetuk JungShin yg nyungsep di sofa seraya mendekap guling angry bird kesayangannya [hadiah eon tahun lalu /plak].

β€œ Nggak tuh … aku lagi pengen tidur di dorm aja. Emang nggak boleh .”

β€œ Boleh kok . Toh kau juga ada kamar disini. Kalian berdua jangan tidur terlalu malam, besok pagi kita sudah harus terbang ke Yokohama. Aku pulang dulu .” pamit YongHwa.

β€œ Beres hyung .. kami nggak akan tidur larut .” jawab Min Hyun dan Shin kompak. YongHwa memang sudah jarang nginap di dorm karena dengan penghasilannya bermain music dan main drama pundi2nya paling besar di antara mereka berempat, jadi membeli rumah impian telah bisa dimiliki YongHwa.

Jika YongHwa membeli rumah, MinHyuk dan JungShin lebih memilih beli apartemen. Sedangkan JongHyun masih ada rumah orang tuanya jadi dia tidak membeli apapun dan hanya menabungkan hasil jerih payahnya. Toh begitu MinHyuk dan JungShin lebih senang tidur di dorm karena jika masing2 tidur di rumah pasti akan kangen satu dengan yang lainnya (?).

Drrrtttt rrrtttt … ponsel JongHyun bergetarΒ  tapi si empunya tetap asyik main PS.

β€œ T noona tuh Hyun .”  kata JungShin membaca nama di layar ponsel.

β€œ Biarin … .”

β€œ Jawab dulu napa. Nanti kita juga yang kena semprot .” benar .. tak lama kemudian ponsel JungShin yang kini berdering.

β€œ Ne noona … Iyaa .. JongHyun ada disini. Noona nggak percaya ? … β€œ JungShin mengernyitkan alisnya sambil memonyongkan bibirnya kearah JongHyun karena Tiffany ngomel lewat ponsel.

PLAAKKK …

β€œ Adoowww .” teriak JongHyun yang kaget kepalanya tiba2 di timpuk JungShin.

β€œ Tuh kan noona dengar sendiri suara Hyun. Nee … Nee .. Selamat malam noona .” JungShin menutup ponselnya dengan cengiran lebar.

β€œ AAiisshhh kau ini kenapa juga mukul kepalaku HAAHH .”

β€œ Habis T noona nggak percaya kau ada disini. Jadi setelah dia mendengar teriakanmu baru dech percaya .” JungShin mengakhiri ucapannya dengan terkekeh senang berhasil nimpuk kepala JongHyun.

 

 

β€œ Aisshh anak itu nggak mau pulang lagi. Awas kau Hyun .” gerutu Tiffany kesal. Rumah besar ini terasa sepi jika JongHyun nggak ada. Sedari dulu memang sudah sepi apalagi sejak paman dan bibi meninggal. Paman dan Bibi adalah orang tua JongHyun. Sewaktu orang tua Tiffany meninggal mereka mengajak Tiffany yang waktu itu duduk di kelas 6 SD untuk tinggal bersama. Saat itu JongHyun baru kelas 1 SD. Orang tua mereka sudah bersahabat sedari di universitas.

Dan kala orang tua JongHyun meninggal karena kecelakaan giliran Tiffany yang membalas jasa mereka dengan mengasuh JongHyun. Tiffany kembali ke rumah besar itu setelah sempat tinggal di asrama mahasiswi sewaktu kuliah. Sebenarnya juga bukan mengasuh tapi menemani dan mengawasi karena waktu itu JongHyun sudah High School. Sudah 5 tahun berlalu tapi kenangan akan Paman dan Bibi selalu membekas di hati Tiffany. Bagaimanapun merekalah yang menjadi orang tua saat Tiffany membutuhkan bimbingan.

 

 

***

 

 

 

β€œ Hyun .. ada yang nyari tuh .” JungShin mengedikkan bahu kearah pintu studio tempat mereka latihan. JongHyun melihat di depan pintu yang setengah terbuka berdiri yeoja cantik yang tersenyum manis padanya.

β€œ JunHee … kau mencariku ?.” tanya JongHyun.

β€œ Ne .. bisa bicara sembentar denganmu oppa .” kata JunHee pelan. JongHyun beranjak ke pintu dan sesaat kemudian mereka menghilang entah kemana.

β€œ Kalian lihat .. mereka sering sekali jalan bersama. Apakah JongHyun dan JunHee sekarang pacaran ?.” tanya MinHyuk tapi nggak jelas di tujukan pada siapa.

β€œ Sepertinya enggak. JunHee kan trainer baru di sini. Wajar jika Hyun jadi tutornya .” kata JungShin.

β€œ Tapi kok hampir tiapa saat mereka jalan besama. Pastii …  pasti mereka pacaran. Iya kan Hyung ?.” kali ini MinHyuk minta persetujuan YongHwa yang kini asyik dengan buku partitur musicnya.

β€œ Siapa yang punya pacar ?.” celetuk seseorang mengangetkan ketiganya.

β€œ Eh T noona. Nggak ada yang pacaran kok. Kami hanya ngobrol sambil lalu.” JungShin langsung menyikut MinHyuk.

β€œ Annyeong noona.” sapa YongHwa. Tiffany celingukan seolah mencari sesuatu, seseorang lebih tepatnya.

β€œ Kalian nggak latihan. Kemana JongHyun ? … ke toilet ?.” tanya Tiffany nerocos. Yong, Hyuk dan Shin saling berpandangan.

β€œ Ehh .. Hyun sedang keluar noona … β€œ jawab YongHwa singkat. Alis Tiffany naik satu membuat bulu kuduk JungShin langsung berdiri. T noona tandanya kesal.

β€œ Keluar … ? Ke kantin atau ke toilet atau kemana .. ?”

β€œ Emm .. nggak tau kemana tapi tadi dia pergi dengan JunHee .” kata JungShin akhirnya. Takut menghadapi omelan Tiffany lebih baik jujur aja.

β€œ Pergi dengan JunHee ? … lagiii … ?.” Tiffany mengulang ucapan JungShin. Tiga namja itu anggukkan kepala kompak. Helaan nafas panjang terdengar mengerikan di ruang studio itu.

β€œ Emm .. jadi kami nggak bisa latihan kalau nggak ada JongHyun noona. Emm … bolehkah kami main juga .” tanya MinHyuk ragu-ragu

β€œ Shiro !!! .. kalian tetap latihan seperti biasa. Awas kau Hyun .” kata Tiffany dengan galaknya dan bergegas keluar studio dengan langkah cepat.

β€œ Hyuuungg … nanti malam kau traktir kami makan dan minum ya .” rengek JungShin tiba-tiba sepeninggalan Tiffany.

β€œ Haa ?.. β€œ

β€œ Iya hyung , kau nanti malam harus traktir kami .” kata MinHyuk juga.

β€œ Lho kok tiba-tiba minta traktir ?.” YongHwa tak mengerti.

β€œ Kami nggak mau pulang ke dorm. Pasti nanti malam bakal ada perang. Oh Iyaa .. kami nginap di rumahmu saja ya hyung. Plisssss ..” rengek Minhyuk disusul JungShin dengan posisi menyembah dan tatapan mata memilukan.

β€œ Iya iyaaaaa … aishh kalian ini.” kata YongHwa akhirnya luluh. bagaimana tidak, dua dongsaengnya ini tak mengenal kata tidak. Bisa-bisa kupingnya tuli mendengar rengekan mereka berdua.

 

 

JongHyun bersiul riang menyusuri jalan setapak kecil taman menuju rumah mewah yang dijadikan dorm CNBLUE. Tak jauh dari situ juga ada sebuah rumah yang di jadikan dorm FT Island dan rumah Presiden FnC juga berada satu komplek dengan mereka. Lingkungan ini terasa nyaman dan tenang terutama di malam hari.

β€œ Darimana saja kau ?.” tegur seseorang begitu JongHyun membuka pintu rumah. Dilihatnya Tiffany duduk di sofa dengan tangan bersedekap di dada.

β€œ Main … β€œ jawab JongHyun singkat.

β€œ Dengan JunHee .. ?Β  Apa kau benar pacaran dengannya juga ?.”

β€œ Ne .. aku pergi main dengan JunHee. Dan kalau aku pacaran dengannya apa masalahnya .”

β€œ Kau ini bagaimana ,.. akhir-akhir ini kau sering bolos latihan. Kau … β€œ

β€œ Emangnya aku nggak boleh main, nggak boleh pacaran juga ?.” sergah JongHyun kesal di omeli.

β€œ Siapa yang bilang nggak boleh. Hanya saja JunHee anak trainer di FnC , jangan bikin gossip yang merugikan dia sebelum debutnya mulai. Dan ada waktunya kapan kau main kapan kau latihan. Kau itu di band nggak sendiri jadi kau harus toleransi juga dengan member lain. Kalau kau nggak latihan bagaimana kalian akan kompak saat perform di panggung … β€œ

β€œ Mereka aja nggak protes kok noona cerewet amat sih. Dan dengan siapa aku pergi main bukan urusan noona. Toh bos juga nggak ngelarang kok .” kata JongHyun ketus. Tiffany menatap tajam kearah JongHyun.

β€œ Ya sudahlah. Terserah kau saja…. , Noona pulang dulu.” kata Tiffany setelah lama terdiam dan diapun keluar dari rumah. JongHyun tertegun melihatnya. Biasanya Tiffany akan ngotot dan tetap menceramahinya hingga kupingnya terasa bebal. Tapi ini sedemikian cepat Tiffany menyerah. Ada apa ini ?.

 

 

***

 

 

β€œ T noona … stelan jasku mana ?.” tanya JongHyun di ruang ganti.

β€œ Itu di pojok, punya yang lain juga ada disitu .’ jawab Tiff singkat dan matanya lebih asyik menatap layar ipadnya sesekali bibirnya tersenyum.

β€œ Noonaaa .. sepatuku mana ?.” rengek JungShin yang berulang kali memang kehilangan sepatu.

β€œ Di koper warna biruΒ  Sudah kutempel label S E P A T U .”

β€œ Noonaa …. β€œ

β€œ Ikat pinggangmu di koper coklat Yong,… kau Hyuk … kalau cari stick drummu sudah kuletakkan dekat meja.” Tiffany tetap konsen dengan ipadnya. Tidak seperti biasa dia pasti mondar mandir dan ribut jika CNBLUE akan perform. MinHyuk hanya melongo kok Tiffany tau ya apa yang sedang di carinya.

 

 

β€œ Jangan lupa minum vitamin. Dan jangan tidur malam-malam besok malam kalian akan konser di Busan jadi mesti bangun pagi. Noona pulang dulu. Annyeong semua .” pamit Tiffany pada member CNBLUE setelah mengatur para staff untuk membereskan sisa2 perlengkapan CNBLUE.

β€œ Kau .. lihat hyung. T Noona meninggalkan kita lagi.” bisik MinHyuk menatap kepergian Tiffany setelah mereka perform.

β€œ Iya nih , akhir-akhir ini noona sering tidak menemani kita sampai selesai. Malah mendelegasikan tugas pada staff.”

β€œ Noona marah kah dengan kita Hyung ?.” kata JungShin.

β€œ Sepertinya tidak. Kalau marah dia pasti sudah ngomelin kita habis2an. Lagipula semua kebutuhan kita manggung juga nggak ada yang terlewat. Jadwal kita juga masih padat seperti biasa.”

β€œ Tapi kan biasanya noona nungguin kita sampai selesai hyung. Trus menyiapkan segala kebutuhan kita dengan tangannya sendiri. Lah ini malah staff yang ngurusin .” protes MinHyuk.

β€œ YAA kau ini. Apa kau nggak kasihan sama noona kalau dia semua yang harus mengurus. Lalu apa gunanya kita memiliki staff.” kata YongHwa lagi

β€œ Tapi hyuungg .. ada yang berubah dari T noona. Jangan … jangann … noona nggak mau jadi manager kita lagi. Aduhh gimana ini .” MinHyuk histeris lebai.

β€œ Kau ini bicara apaan sih .” JungShin menjitak kepala MinHyuk agar namja itu nggak mikir yang aneh2.

Sementara JongHyun tidak ikut berkomentar dan hanya memandang ke3 temannya dengan perasaan tak menentu. JongHyun juga merasakan perubahan sikap Tiffany beberapa minggu ini. Biasanya Tiff rajin ngomel … yang mereka berempat harus ini lah .. itu lah. Tapi sekarang selalu santai. Terlalu santai malah.

JongHyun merasakan perubahan itu terutama pada dirinya, T noona tidak lagi menyuruhnya untuk pulang kerumah. Terserah dia mau pulang atau tidak , noona tak bertanya. Noona juga jarang menelponnya, paling nelpon jika hanya ada urusan band saja. Padahal dulu hampir tiap saat Tiff menelpon hanya sedekar mengingatkannya makan. JongHyun garuk2 kepalanya yang nggak gatal. Ada apa dengan T noona gumannya penuh tanya.

 

 

***

 

 

β€œ Kalian pasti belum dengar berita heboh satu ini .” Yong Min dan Hyuk spontan menoleh heran melihat JungShin yang masuk ke studio latihan sambil terengah2.

β€œ Berita apa yang bikin kau heboh begitu ?.”

β€œ Anu hyung … kudengar T noona akan menikah dan nggak akan jadi manager kita lagi.”

β€œ APAAAA … T noona akan menikah?.”  kompak ketiganyaΒ  berteriak kaget.

β€œ Dengan siapa ? … Emangnya T noona punya pacar ?.” sergah JongHyun kaget setengah mati.

β€œ Aku dengar T noona sendiri yang bicara begitu. Tadi aku akan ke ruang presiden [FnC] dan waktu kulihat ada noona disitu aku nggak jadi masuk. Tapi aku sempat menguping, T noona bilang akan menikah dan akan meninggalkan management FnC. Otokhee hyung … β€œ JungShin meremas tangan YongHwa.

β€œ Dengan siapa dia akan menikah ya. Kok kita nggak pernah tau T noona punya pacar .” guman YongHwa setengah berbisik.

β€œ Sepertinya pacar noona Jang Dong Gun … β€œ celetuk MinHyuk.

β€œ Dong Gun Β yang artis drama itu ?.” JongHyun memastikan. MinHyuk anggukkaan kepala.

β€œ Kok kamu tau ?.”

β€œ Aku pernah lihat noona beberapa kali jalan dengan Dong Gun-ssi. Tapi kukira mereka hanya berteman biasa. Nahh kalau sekarang ada berita noona akan menikah. Kurasa ya dengan DongGun-ssi karena hanya namja itulah yang akhir akhir ini dekat dengan noona.” JongHyun hanya terdiam mendengar ucapan MinHyuk. Benarkah T noona berkencan dengan Jang Dong Gun guman JongHyun.

β€œ Kau nggak tahu Hyun rencana T noona akan menikah ?.” tanya YongHwa.

β€œ Aku nggak tahu, aku malah baru tau kalau noona berkencan dengan DongGun-ssi .”

β€œ Kau ini keasyikan pacaran dengan JunHee sih hingga pacar noonamu sendiri bisa-bisanya nggak tahu .” timpal JungShin.

β€œ Beneran aku nggak tahu. Nanti akan kutanyakan langsung ke noona .” kata JongHyun akhirnya. Hatinya juga jadi nggak karuan mendengar Tiff punya namjacingu dan akan menikah pula.

 

 

Alunan musik lembut memenuhi ruang demi ruang di rumah besar ini saat JongHyun membuka pintunya dengan perlahan. Sudah hampir tiga bulan dia nggak pulang ke rumah.

β€œ Kau pulang ?.” tegur seseorang saat JongHyun masuk ke ruang tengah. Dilihatnya Tiffany duduk santai di kursi tinggi dekat meja dapur.

β€œ Ehh hmm ya .. β€œ jawab JongHyun salah tingkah apalagi kemudian Tiffany hanya diam sementara jemarinya memutar-mutar cangkir kopi yang kosong. Hening yang canggung menebar membuat JongHyun makin tak enak.

β€œ Kalau belum makan itu di kulkas ada sayur dan lauk. Tinggal kau panaskan saja.” kata Tiffany memecah keheningan.

β€œ Aku mau tidur .” Tiffany bangun dari tempat duduk setelah beberapa saat mereka diam.

β€œ Aku ingin bicara padamu noona .” JongHyun menahan lengan Tiffany.

β€œ ?? ?? .” tatapan penuh tanya ditujukan pada JongHyun.

β€œ Kau marah padaku noona ?.” mata Tiffany membulat besar mendengar pertanyaan JongHyun.

β€œ Marah ? … untuk apa aku marah padamu ?.”

β€œ Yaahh .. kukira .. kurasa kau marah padaku .”

β€œ Apa alasan aku harus marah padamu ?.” Tiffany balik bertanya.

β€œ Aku .. nggak pulang kerumah tiga bulan ini. Jadi kau pasti marah padaku .” Tiffany tersenyum tipis.

β€œ Kau sudah dewasa .. kau akan pulang atau tidak itu terserah. Kau akan terus tidur di dorm juga nggak apa-apa, aku nggak bisa melarangmu. Jadi .. hal ini tak menjadikanku harus marah padamu Hyun .”

β€œ Tapi biasanya kau marah jika aku tak pulang ke rumah dalam waktu lama .”

β€œ Bukankah Β kaubilang itu bukan urusanku … kau punya kehidupanmu sendiri yang bisa kau atur sesukamu dan aku nggak berhak turut campur .” ucapan Tiffany menohok jantung JongHyun dan yeoja itu lalu tersenyum dan berjalan kembali menuju konter dapur menyeduh kopi dicangkir lain.

β€œ Kudengar gossip … noona akan menikah. Benarkah ?.” Tiffany menghentikan adukan gulanya dan menoleh memandang JongHyun dengan alis naik satu. JongHyun paham sikap itu, tandanya Tiffany sedang tidak suka. Tapi biarlah yang penting aku harus tau kejelasan berita ini guman JongHyun nekat

β€œ Dan benarkah calonnya adalah Jang Dong Gun-ssi ?

β€œ Aku akan menikah atau tidak bukankah tidak ada hubungannya denganmu Hyun .” jawab Tiffany datar. JongHyun tak bisa berkata-kata mendengar jawaban singkat itu. Tiffany benar, dia akan menikah atau tidak dan dengan namja mana yang akan dinikahi adalah bukan urusannya.

β€œ Ughh .. aku hanya bertanya noona .. kalau kau tak mau menjawab ya nggak apa-apa .”

β€œ Hmm .. aku lelah. Mau tidur dulu . Kopi itu buatmu …..” JongHyun hanya menatap Tiffany yang menghilang di kamarnya tanpa bisa mengucapkan sepatah kata. Tiffany berubah, dia sudah berubah.

 

 

***

 

 

Rumor Tiffany punya kekasih dan mungkin akan menikah segera menyebar cepat di seluruh kantor management FnC. Entah siapa yang mulai membicarakan hal ini, namun yang bersangkutan tetap santai menanggapi dengan tetap bekerja seperti biasanya.

β€œ Anyeong semua … perkenalkan anggota baru tim kita. Jessica .” Tiffany memperkenalkan seorang yeoja cantik pada Yong, Hyun, Min dan Shin sesaat sebelum mereka naik stage.

β€œ Annyeong .. salam semua. Mohon bimbingannya .” Jessica mengucap salam.

β€œ Annyeong … Jessi. Aku Yong , dia Hyun , dia Hyuk dan yg dipojok sana itu Shin .” YongHwa mengulurkan tangan.

β€œ Aku tahu lah siapa kalian .” Jessica menyambut uluran tangan bersahabat YongHwa.

β€œ Oke .. perkenalan lebih lanjut nanti saja. Kalian mesti naik stage .” kata Tiffany menyudahi perkenalan singkat itu. JongHyun menatap tajam Tiffany namun yeoja itu hanya cuek saja, membuat batin JongHyun kesal setengah mati.

 

 

JongHyun melirik jam di dinding yang menunjukkan angka 23.30 kst. Tak biasanya Tiffany pulang larut seperti ini. Padahal tadi dia sudah pulang duluan sebelum CNBLUE menyelesaikan perform. Β Derum suara mobil berhenti di depan rumah, lewat jendela JongHyun melihat Tiffany turun dari sebuah mobil dan Tiffany melambaikan tangan pada pengemudinya sebelum masuk rumah.

β€œ Nggak biasanya noona pulang malam .” tegur JongHyun mengagetkan sessat setelah Tiffany masuk rumah.

β€œ Astaga .. kukira nggak ada orang. Kenapa lampu depan nggak kau nyalakan kalau kau ada di rumah.”

β€œ Noona habis darimana ? … Bukankah tadi noona pulang duluan, kenapa baru sekarang sampai rumah?.” cecar JongHyun lagi.

β€œ Hmm habis jalan saja .” jawab Tiffany singkat .

β€œ Dengan siapa ?.” JongHyun mengekor dibelakang Tiffany.

β€œ Dengan teman-temanku .” jawab Tiffany singkat.

β€œ Dengan DongGun-ssi ?.” tebak JongHyun.

β€œ Bukan urusanmu …. β€œ

β€œ Noona kau ini kenapa sih . Kau tak menjawab pertanyaanku .” JongHyun meninggikan nada suaranya.

β€œ Memang kenapa kalau aku pergi jalan dengan DongGun-ssi … toh aku pergi dengan siapapun nggak jadi masalah buatmu. Seperti aku tidak pernah melarangmu pergi dengan teman-temanmu.”

β€œ Tapi aku tidak suka noona pergi dengan DongGun-ssi .”

β€œ Apa aku juga pernah bilang padamu kalau aku tak suka melihat kau pergi dengan JunHee pacarmu itu ? ….Tidak pernah kan ?.” balas Tiffany dengan nada tinggi membuat mulut JongHyun tertutup kaget. Tidak seperti biasa Tiffany berkata kasar kepadanya. Keduanya saling bertatapan kesal. Dan sesaat kemudian Tiffany masuk kekamarnya. Tak berapa lama kemudian keluar lagi dengan membawa tas koper kecil.

β€œ Noona mau kemana ?.” tanya JongHyun heran.

β€œ Ke apartemenku ,.. β€œ jawab Tiffany singkat. Apartemen ? sejak kapan noona punya apartemen tanya JongHyun dalam hati.

β€œ Bukankan ini rumah noona juga. Dan sejak kapan noona punya apartemen ? Kenapa aku nggak tahu ?.” tanya JongHyun penasaran.

β€œ Ini rumah orang tuamu Hyun. Bukan rumahku. Hmm … sejak kapan aku punya apartemen ? .. apakah aku harus memberitahumu segala tentang hidupku. Bukankah kau biasanya nggak peduli dengan kehidupan noonamu ini ?.” jawaban Tiffany membuat JongHyun pucat. Akhir-akhir ini dia memang jauh dari Tiffany. Padahal mereka berdua sedari kecil selalu berbagi cerita mengenai apapun.

β€œ Annyeong Hyun .. β€œ ucapan Tiffany saat keluar rumah seakan yeoja itu berpamitan membuat JongHyun cemas.

 

tbc

13 thoughts on “I do .. I Love You [part 1/2]

  1. hmmmm. nah loh ulah jonghyun nih peramanya yg ngebentak tiffany duluan alhasil sekarang tiffany jd cuek bebek. ada yg hilangkannn hihi.. kasian jonghyun.
    hmmm mereka sebenernya saling perhatian tuh. kalo satu ga ada kesepeian. haha..
    ahhh part 2nya bs cepet kali hehe #maksabgt :p

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s