A Lover [Part 1]

PROLOG

Author: @hannamoran

Rating: T

Genre: romance

Length: chaptered

Cast:

  • Jung Yong Hwa (CNBLUE)
  • Seohyun (SNSD)
  • Lee Hyun MI (OCs)
  • Lee Jong Hyun (CNBLUE)

Dis: My own story

Note: Happy reading and comment :)

***

hyun Mi POV

Musim panas sudah tiba… dan seperti biasa setiap kali musim panas selalu diadakan pasar malam. Disini semua orang bersenang-senang, seperti yang aku dan 2 temanku lakukan mala mini. Disini diadakan banyak acara hiburan, ada panggung hiburan, lalu juga ada berbagai macam permainan dan stand para penjual makanan, pakaian hingga stand permaninan, semuanya lengkap dan sangat menyenangkan. Lampu kelap-kelip dimana-mana.. semakin malam suasana semakin ramai

“hyun mi… “ panggil soohyo

“ne…”

“kita ke stand ramal yuk…” ajak soohyo

“ramal?? Untuk apa? Lebih baik kita beli takoyaki lalu lanjut melihat-lihat stand, itu lihat stand itu menjual pernak-pernik yang lucu dan unik” kataku menunjuk salah satu stand yang menarik perhatianku

“tapi kita ke stand ramal dulu ya, setelah itu baru kita keliling lagi. Aku ingin diramal… iseng-iseng saja sih”

“iya hyunmi… aku juga ingin diramal… sebentaaar saja ya…” kyuna pun ikut membujukku

“hmm… baiklah, tapi sesudah itu kita keliling lagi ya… banyak barang bagus yang ingin aku lihat” kataku

“baiklah…” lalu kami bertiga memasuki sebuah stand yang dihiasi ala gipsi. Lalu kami memasuki sebuah ruang lain yang ditutupi tirai dan seorang wanita dengan dandanan gipsi tengah duduk menunggu kami.

“selamat malam nona-nona cantik” sapa wanita itu dengan misterius

“selamat malam madam” kata soohyo

“silahkan duduk, kalian tentu ingin kuramal bukan?”

“tentu saja madam, aku ingin kau meramalku”

“hmm… pasti tentang jodoh?”

“bagaimana madam tau?” Tanya kyuna polos

“aku seorang peramal nona, aku pasti tahu. Lagipula pertanyaan apa lagi yang akan ditanyakn nona-nona muda seperti kalian, kalau bukan tentang jodoh?” kata wanita peramal itu dengan senyum misteriusnya.

“jadi siapa yang mau diramal terlebih dahulu?” Tanya wanita peramal itu

“aku” jawab kyuna dan soohyo bersamaan, mereka tampak sangat antusias. Sedangkan aku hanya diam, aku tidak terlalu tertarik dengan ramal-meramal. Bukankah hidup itu misteri, labih seru dijalani kalau kita tidak tahu apa yang akan terjadi.

“kau… nona yang diujung” terdengar wanita peramal itu memanggilku

“eh…ya?” jawabku heran kenapa dia memanggilku

“bolehkah aku meramalmu terlebih dahulu?” tanyanya

“aku? Kenapa aku? Teman-teman ku saja yang diramal” kataku

“tapi aku melihat aura yang sangat menarik darimu, bolehkah aku meramalmu?” pintanya lagi

“hyunmi, ayo… “ kyunmi menarik tanganku, akhirnya dengan pasrah aku duduk dikursi didepan peramal itu, peramal itu memperhatikanku dengan sangat seksama, menbaca mataku dalam-dalam sampaia ku merasa agak risih.

“siapa namamu, nona?”

“hyunmi…Lee hyunmi”

“bolah ku lihat telapak tanganmu?” pintanya, akupun meletakan tanganku dimeja dihadapan peramal itu. peramal itu menyentuh permukaan telapak tanganku dengan hati-hati seperti tanganku ini terbuat dari bahan yang sangat rapuh. Kedua bola mata hitamnya focus menelurusi setiap garis ditelapak tanganku. mataku melirik kedua temanku yang ikut memperhatikan dengan seksama sekaligus heran. Kau hanya psarah, aku tidak begitu suka dan percaya dengan ramalan, tapi sudah terlanjur jadi mau bagaimana lagi??

“ah… ini sedikit rumit” peramal itu akhirnya menghentikan aktifitasnya membaca telapak tanganku

“apa yang akan terjadi?” Tanya soohyo antusias dan beringsut duduk semakin merapat padaku

“sebentar lagi kau akan bertemu dengan cahayamu” ucapnya

“cahaya?” tanyaku tidak mengerti

“ya… kau akan bertemu dengan seorang pria yang akan menjadai cahay dalam hidupmu. Ia akan menemukanmu disaat kau tersesat, yang akan selalu ada bersama denganmu. Dia mencintaimu” kata-kata peramal itu semakin membuatku bingung.

“jodohku? Aku masih muda, masih 20 tahun, masih terlalu jauh untukku menikah” kataku, tapi peramal itu hanya tersenyum

“dia JYH” lanjutnya lagi sambil mengamati telapak tanganku lagi

“busan… ya busan. Dia seorang yang tampan, kau tenang saja. Ah! Dia pandai bermain gitar” aku dan 2 temanku saling berpandangan.

“tapi jalan yang akan kalian tempuh tak mudah. Akan ada halangan-halangan kecil yang akan menghadang.

“lalu? Apa kami bisa melaluinya?” pertanyaan itu terlontar begitu asa darimulutku, rasa penasaranku mulai terpancing.

“peramal itu menutup telapak tanganku dan mengenggamnya lalu ia memperhatikanku

“bagian itu tidak akan aku ceritakan, biar kau dan cahayamu itu yang akan membuat akhir untuk cerita kalian sendiri” bisiknya dengan senyum misteriusnya.  Aku hanya terdiam saking penasarannya.

“nah, kau sudah selesai. Sekarang biar aku ramal 2 temanmu yang lain” katanya, secepat kilat soohyo dan kyuna memberondong peramal itu dengan banyak pertanyaan, sedangkan aku hanya diam, masih percaya sekaligus tidak percaya dengan kata-kata peramal tadi.

***

Author POV

Hyun mi berjalan pulang sendirian, karena rumahnya berbeda arah dengan kyuna dan soohyo jadilah dia menyusuri jalan kerumahnya seorang diri.

Dalam perjalanan hyun mi terus memikirkan kata-kata peramal tadi, seumur hidupnya ia tidak pernah ambil pusing dengan ramalan, ia hanya menganggap itu semua hal yang biasa, tidak perlu terlalu dipercaya hanya diamini kalau memang ramalan itu baik, tapi berbeda dengan ramalan yang satu ini, hyunmi merasa ramalan yang satu ini mungkin ada benarnya.

Tanpa terasa ia sudah sampai didepan pagar rumahnya, ia melirik tempat kursus music milik appa nya yang berada disebelah rumahnya. Lampunya tampak masih menyala, ia melihat jam tangannya. Sudah hampir jam 10, biasanya tempat kursus sudah tutup jam 8 malam, tapi hyun mi memutuskan untuk masuk kedalam rumah dan brganti pakaian.

“aku pulang…”

“dari mana saja kok baru pulang?” Tanya ibu hyunmi dari dapur

“pasar malam bu, maaf ya agak terlambat tadi kami berkeliling sampai lupa waktu”

“ya, kau sudah makan?”

“sudah bu. Appa dimana?” Tanya hyunmi saat melihat hanya ada ibunya dan jonghyun oppanya yang sedang menonton TV diruang tengah.

“masih ditempat kursus”

“semalam ini? Tumben?” Tanya hyunmi

“appa menerima guru baru, jadi appa mentraining nya dulu”

“oh, guru apa?” Tanya hyunmi penasaran

“guru gitar”

“lho, bukannya jonghyun oppa yang mengajar gitar?” Tanya hyunmi

“kau tahu kan akhir-akhir ini banyak pendaftar baru yang memilih mengikuti kursus gitar, aku dan appa kewalahan kalau harus mengajar mreka semua, apalagi kuliahku juga sudah mulai padat dan banyak tugas. Jadi appa memutuskan mengambil guru tambahan untuk membantuku dan appa”

“oh begitu…” kata hyunmi mendengarkan penjelasan oppanya

“kalau begitu, aku ke temepat kursus dulu ya… “ hyunmi pun keluar rumah dan menuju tempat kursus. Dari pintu mausk ia bisa mendengar suaran petiakn gitar acoustic dari salah satu ruangan disana. Benar saja ayahnya tengah bermain gitar bersama seorang namja yang juga bermain gitar disampingnya, namja itu duduk membelakangi hyunmi.

“oh, hyunmia..” panggil appanya

“eh appa, mian mengganggu… “ hyunmi merasa tidak enak menggangu keasikan mereka berdua yang tengah bermain gitar. Laki-laki tadipun ikut menoleh kearah hyunmi, mata mereka saling bertemu dan laki-laki itu tersenyum pada hyunmi. Bberapa detik hyunmi hanya diam berdiri, tersihir oleh senyum namja itu.

“perkenalkan, ini anak bungsuku. Hyunmi” hyunmipun tersadar dari lamunannya dan emnjabat tangan namja itu. rasa hangat menjalar saat tangannya bersentugah dengan tangan laki-laki itu.

“hyunmi, ini guru gitar baru disini. Namanya jung yong hwa, ia datang dari busan” laki-laki itu kembali tersenyum dan hyunmi merasa tubuhnya terbang melayang.

“nah, hyunmi ada apa kau emnacri appa?”

“oh… aku hanya ingin melihat saja kemari. Tumben appa belum menutup kursus padahal sudah hampir larut” lalu namja bernama yonghwa itu serentak dengan appanya melirik jam yang ada di dinding.

“astaga! Benar sudah malam. Kalu sudah bermain gitar selalu lupa waktu” kata ayahnya

“ya sudah aku pulang duluan saja hyunmi, appa akan membereskan ruangan ini sebentar lalu akan pulang”

“biar ku bantu paman” kata yonghwa. Akhirnya hyunmi memilih untuk pulang kerumah duluan, sebelum ia semakin salah tingkah.

***

Hyunmi duduk bersila diatas tempat tidurnya sambil menyisir rambut panjangnya, tiba-tiba terlintas wajah namja guru kursus baru itu.

“aigoo… kenapa aku memikirkan namja bernama jung yong hwa tadi.. kami kan baru bertemu” kata hyunmi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya

“tunggu… namanya jung yonghwa, berarti inisial namanya JYH” hyunmi tampak kaget

“dia tampan… dan pandai bermain gitar…dia berasal dari busan” hyunmi terbelalak kaget. Seketika jantungnya berdetak lebih cepat, semua kalimat peramal yang ia temui di pasar malam terputar kembali dalam otaknya

“ommo… apa mungkin ramalan itu benar?? Astaga!! Kenapa bisa setepat ini?”

***

Hyunmi tampak diam dimejanya dikelasnya, ia hanya memainkan pisil mekaniknya tanpa benar-benar melakukan sesuatu.

“hyunmi, kau sakit?” Tanya kyuna yang khawatir melihat perubahan sikap hyunmi hari ini, yang ditanya hanya menggeleng tanpa menoleh kearah kyuna

“ada masalah?” Tanya kyuna lagi.

“hmm…. Bukan masalah besar, hanya sesuatu yang tidak penting”

“kalau tidak penting kenapa kau sampai lesu begitu?? Ayo ceritakan” bujuk kyuna

“ramalan kemarin… sepertinya tepat, ramalan itu menjadi kenyataan” kata hyunmi

“apa?? Ramalan itu benar?? Kau serius??” kyuna histeris membuta beberapa teman sekelas mereka menoleh kearah hyunmi dan kyuna

“sttt…. Pelankan suaramu” kata hyunmi

“oh mian, aku hanya kaget. Bagaimana ceritanya sampai ramalan itu jadi nyata. Cepat sekali…”

“jadi ekmarin malam aku bertemu dengan guru baru ditempat kursus appaku. Namanya jung yong hwa. Berarti inisial namanya JYH, sesuai dengan ramalan yang kemarin kan?” kyuna mengangguk

“lalu dia itu berasal dari busan. Dan permainan gitarnya sangat bagus, aku jatuh cinta pada setipa petikan gitar yang dia mainkan”

“lalu, wajahnya? Peramal itukan bilang wajahnya tampan”

“menurutku sih wajahnya tampan. Senyumnya tidak bisa aku lupakan” kata hyunmi jujur

“waaah…. Aku jadi penasaran. Lalu kenapa kau malah terlihat lesu, seharusnya kau merasa senang”

“entahlah, aku bingung. Aku tidak pernah percaya pada ramalan. Tapi kenapa ramalan ini menjadi kenyataan sangat cepat??”

“aku jadi penasaran… pulang sekolah ini aku kerumahmu ya… aku ajak soohyo juga”

“kau pasti penasaran dengan namja bernama jung yong hwa itukan?” tebakan hyunmi di jawab dengan anggukan antusias kyuna

“baiklah…”

***

Hyunmi, Kyuna dan Soohyo masuk ke tempat kursus music milik ayah hyunmi. Suasana tampak ramai oleh anak-anak yang mengikuti kursus ditempat itu.

“mana orangnya?” Tanya kyuna tidak sabaran

“sebentar.. aku rasa dia sedang mengajar” kata hyunmi sambil mencari sosok yonghwa. Tak berapa lama pintu slaha satu ruang kursus terbuka dan tampak sosok yonghwa keluar mengantar murid kursusnya yang sudah selesai mengikuti kelas.

“hyunmi…” panggil yonghwa

“eh… annyeonghaseyo yonghwa-ssi” sapa hyunmi sambil membungkuk memberi salam, diikuti kedua temannya

“baru pulang sekolah ya?” Tanya yonghwa ramah sambil memberi senyum pada 3 gadis yang masih mengenakan seragam ini.

“ne…” hyunmi melirik kedua temannya yang tampak takjub melihat senyuman yonghwa.

“ada yang bisa aku bantu?” Tanya yonghwa lagi

“ahh… tidak. Eh maksudku apa kau melihat oppa ku? Jonghyun?” Tanya hyunmi mencari alasan ketimbang ia ketahuan tidak ada tujuan datang ke situ.

“oh jonghyun, aku belum melihatnay seharian ini. Dan kalau tidak salah ia tidak ada jadwal mengajar hari ini, apa kau tidak tahu?” Tanya yonghwa membuat hyunmi makin salah tingkah.

“oh, begitu ya? Aku kira dia ada jadwal mengajar hari ini. Baiklah akua begitu, aku permisi dulu” hyunmi pamit sambil menggiring kedua temanya yang tampaknya masih terpesonda dengan yonghwa menuju rumahnya.

***

“Astaga hyunmi… kau sangat beruntung” komentar soohyo saat mereka sudah sampai dikamar hyunmi

“namja tadi bukan hanya tampan…. Tapi sangat sangat tampan…” kali ini kyuna yang berkomentar dengan mata yang berkilauan.

“kau harus berterima kasih pada peramal itu” kata kyuna lagi.

“kalian percaya ramalan itu menjadai nyata secepat ini?”

“tentu saja, peramal itu bilang kau akan bertemu dengan namja tampan yang pandai bermain gitar. Kau tidak lihat namja tadi, dia sangat tampan ditambah senyumnya itu, sangat sempurna”

“aku tahu dia tampan… dia juga terliihat sangat ramah tapi kalau dia “cahaya” yang dimaksudkan oleh peramal itu rasanya tidak mungkin, dia sangat tampan dan juga gagah. Sedankan aku? Hanya anak sekolah biasa yang sama sekali tidak cocok dengannya” kata hyunmi merasa rendah diri.

“hyunmi, jangan bilang seperti itu. kau itu cantik dan juga baik hati, hanya saja kau kurang percaya diri” komentar kyuna.

“betul. Kau dan dia tampak serasi kok…” soohyon juga ikut menghibur.

“apa kau tidak menyukainya?” Tanya kyuna tampak menyelidiki

“eh… kenapa kau jadi bertanay seperti itu?”

“kalau kau tidak menyukainya, bolehkan aku mencoba mendekatinya? “ Tanya kyuna memancing hyunmi

“andwe! Dia cinta pertamaku” kata hyunmi spontan, tanpa sadar kedua temannya tengah tertawa mendengar jawaban spontannya. Sedetik kemudian hyunmi sadar dia telah ikerjai oleh kyuna.

“kyuna….!!” Hyunmi melempar bantal keraha kyuna dan hyunmi tetapi tawa kedua temannya semakin meledak.

“hyunmi… kau ini polos sekali…. Tenang saja, kau hanya bercanda. Aku tidak akan mengambil namja bernama yonghwa itu darimu kok. Gatiku tetap untuk jonghyun oppa”kaya kyuna

“kalau kau lakukan itu sekali lagi aku tidak akan membantumu untuk dengan oppaku” giliran hyunmi yang mengancam membuat kyuna menutup mulutnya.

“jadi yonghwa itu cinta pertamamu?” Tanya soohyo

“ne…” jawab hyunmi malu-malu. “dan bisa dibilang dia cinta pada pandangan pertamaku” hyunmi mengakui.

“waah…. Seperti cerita di drama-drama”

“tapi jangan bilang siapa-siapa ya…” kata hyunmi

“ne.. kau tenang saja, kami bisa dipercaya kok” kata kyuna dan soohyo.

***

Hyunmi POV

“Hyunmi, tolong antarkan partitur ini pada jonghyun. ia lupa membawanya” terdengar suara omma dari arah ruang keluarga, aku segera menghampiri omma

“jonghyun ada kelas mengajar ditempat kursus tapi partiturnya ketinggalan. Tolong antarkan ya”

“ne omma” akupun segera berjalan menuju tempat kursus.  Aku segera menuju ruangan yang biasanya dipakai jonghyun oppa untuk mengajar.

“hyunmi?” panggil seohyun onni, guru piano

“oh onni? Bukannya ruangan ini dipakai jonghyun oppa?”

“iya, tapi kami bertukar ruangan. Karena murid kelas piano bertambah banyak ruangan ku tidak cukup jadi aku bertukar dengan oppamu”

“kalau begitu jonghyun oppa ada dilantai 2?”

“ne, dia ada disana”

“ya sudah aku ke lantai 2. Gomawo onni” lalu aku berlalu dan menaiki tangga ke menuju lantai 2

“AAAHHKKK” kau tergelincir, aku menutup mataku cepat bersiap untuk tubuhku menghantam tangga dan berguling sampai lantai dasar lagi, tapi tunggu… kenapa tubuhku tidak menghantam tangga, malah terasa hangat dan nyaman?

Atau mungkin aku pingsan jadi tidak merasa sakit? Atau aku mati karena terkena serangan jantung dan sekaranga ku disurga sehingga tidak merasa sakit sama sekali?

Aku membuka mataku, ternayta seseorang menyangga tubuhku, ternyata jonghyun oppa yang menyanggaku. Oppaku memang baik sekali.

Eh tunggu aroma parfume nya bukan parfume jonghyun oppa

“gwenchana? Apa kau terluka?” ommona… ini bukan suara jonghyun oppa, aku melirik sekilas

“gwencaha?” tanyannya, Tanya yonghwa. Ternyata yonghwa yang menopang tubuhku. Aku langung berdiri tegak melupakan rasa sakit dipergelangan kakiku. Wajahku pasti merah sempurna.

“gwenchana…” jawabku. Aku harus pergi dari sini pikirku, akupun segera melangkah menuju lantai 2 tapi seperti sengatan listrik, pergelangan kakiku terasa sangat sakit hingga aku kehilangan keseimbangan

“AAAHHH”

BRUUUK…. Kali ini untuk kedua kalinya tubuhku terjatuh dan kali ini lagi-lagi yonghwa menangkap tubuhku dengan sempurna, tapi tunggu!! Tangan yonghwa menyentuh…..

“Kyaaa…..” aku histeris dan yonghwa tampak kaget lalu tubuh kami berduapun terjatuh.

-TBC-

4 thoughts on “A Lover [Part 1]

  1. suka bgt author nulis ini “Bukankah hidup itu misteri, lebih seru dijalani kalau kita tidak tahu apa yang akan terjadi”

    seruuuuuuuuu
    jd lanjutttttttttttttttttttttt ^^

  2. Wahhh aku suka crta.y tpi agk bingung thor yg cast utma yeoja.y sapa seobaby or hyunmi???

    berharap sih seo,, tpi tunggu lnjutan author aja dehhh… kan author yg bikin jdi terserah…
    Ff.y bguuuuuussss thor

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s