I do .. I Love You [part2/2]

Author : Eonn1 k4D

rating : T

Genre : Romance

cast

Lee Jong Hyun

Tiffany

All member CNBLUE and FnC family

Note : Jangan lupa koment yaπŸ™‚

Benar dugaan JongHyun , .. tugas managerial yang biasa di lakukan Tiffany kini di gantikan oleh Jessica. Tiffany masih datang ke kantor juga tapi kebanyakan lebih berurusan dengan management, tidak langsung berhubungan dengan member CNBLUE. Ini membuat ke 4 namja bingung.

β€œ Apa manager kita beneran diganti ? β€œ tanya MinHyuk setelah mereka perform sambil melirik Jessica yang sibuk mengatur para staff yang mengurusi barang2 CNBLUE.

β€œ Hyuuungg .. .” tanya JungShin. YongHwa angkat bahu tidak menjawab karena dia juga belum tahu apa yang sedang terjadi saat ini. Pihak management belum mengeluarkan statement apapun tentang manager mereka. Tiffany masih sering datang , tapi Jessica lebih banyak di belakang mereka saat ini.

β€œ Hyun .. adakah T noona pernah bercerita padamu tentang hal ini ?.” tanya YongHwa.

β€œ Ani .. noona jarang bicara denganku .”

β€œ Kau membuatnya marah lagi ya ?.” tebak JungShin.

β€œ Nggak juga .. hanya aku jarang komunikasi dengan noona. β€œ

β€œ Kau sih kebanyakan pacaran jadi nggak tau apa2.”

β€œ Siapa yang pacaran ?. Aku nggak punya pacar tau .” sergah JongHyun.

β€œ Lho .. JunHee kau kemanain ?.” tanya YongHwa heran begitupun Hyuk dan Shin.

β€œ Aku selama ini nggak pernah pacaran dengan JunHee, dia hanya memintaku untuk mengajarinya trik memainkan gitar agar lebih mahir dan membuat lagu untuk debutnya. Lagian selama ini dia sudah punya namja yang ditaksirnya. Kalian saja yang seenak sendiri mengira aku pacaran dengan JunHee.” kata JongHyun panjang lebar.

β€œ Mwoo .. jadi kau nggak pacaran dengan JunHee .. lalu siapa namja yang dia sukai ? Anak2 di FnC juga ya ?.” tanya JungShin ingin tahu.

β€œ Ciiss namja paboya … Dia naksir kamu, masa kau nggak sadar sih kalau dia kemari sebenarnya hanya ingin melihatmu.”

β€œ Aku ?.. jeongmal ….”

β€œ Ne .. dia naksir kau Shin. Bukan aku, tapi dia ragu karena kau terlalu pendiam.” JongHyun memastikan dan senyum lebar terlihat dibibir JungShin. Seketika namja itu melesat keluar dari studio.

β€œ YAaa kau mau kemana Shin ?.” panggil YongHwa

β€œ Dia pasti ke studionya JunHee hyung … cisss bodoh .” sahut MinHyuk. Ketiganyapun tersenyum lebar karena sebentar lagi bakal ada kabar baru nih. Namun bukan itu yang kini ada di pikiran JongHyun tapi ini soal Tiffany.

 

 

***

 

 

JongHyun berjalan menuju kafe di lantai satu gedung FnC , perutnya keroncongan sedari siang belum terisi apapun karena terus menerus latihan dan mengaransemen lagu milik JunHee. Di tangga eskalator tatapan JongHyun tertuju pada dua orang yang baru saja meninggalkan meja kafetaria menuju ke arah pintu keluar gedung.

Tiffany … dan lagi – lagi dengan Jang DongGun-ssi guman JongHyun. Ada gumpalan rasa kesal di dada manakala bertatapan dengan Tiffany yang tiba-tiba menoleh seakan tahu ada yang menatapnya, tapi yeoja itu tak membalas senyuman JongHyun dan malah langsung keluar gedung. Tertinggal tawa Tiffany saat DongGun-ssi entah membisikkan apa di telinganya.

β€œ Hyungg .. duduk sinii … β€œ panggil MinHyuk saat JongHyun melangkahkan kaki ke dalam kafe.

β€œ Kau pasti juga lapar kan hyung ? … mau baso atau sate ?.” tawar MinHyuk seraya menarik kursi di sebelahnya untuk JongHyun. (emang di korea ada sate kah ya ?)

β€œ Kau tadi lihat T noonna dan DongGun-ssi ?.” tanya JongHyun

β€œ Hmm .. Ne, aku malah ngobrol dengan mereka berdua .”

β€œ Ngobrol apa ?… β€œ

β€œ Hmm nggak ada yang penting kok. DongGun-ssi ternyata orangnya ramah banget. Aktor hebat korea dia, malah aku baru tau kalau beberapa filmnya dapat respon bagus di luar negeri .” MinHyuk nerocos tanpa mempedulikan perubahan raut wajah JongHyun.

β€œ JungShin dan Hyung nggak turun kah Hyuk ?.” tanya JongHyun mengalihkan pembicaraan.

β€œ JungShin sedang nemenin JunHee ke shop. Senar gitarnya putus .. β€œ

β€œ Senarnya siapa ? Shin … ?.”

β€œ Punya JunHee yang putus , emang ada perlu dengan JungShin kah Hyung ?.”

β€œ Nggak kok .. hanya tanya aja. Kalau hyung kau tahu kemana ?.”

β€œ Hyung ke dorm FTI .. Hongki sakit, kau tau sendiri kan hyung sayang banget sama dia. Begitu dengar Hongki panas aja langsung di samperin, giliran aku sakit tempo hari eh di cuekin.” rajuk MinHyuk.

β€œ Yaa .. bukannya waktu kau sakit itu hyung sedang syuting running man di Paris. Mana bisa dia merawatmu, lagian juga tiap jam hyung telpon kemari. Anak ini nggak tau berterima kasih .. ciss percuma aku merawatmu tempo hari .”

β€œ Hehehee … jangan marah dong hyung. Aku tau kok kau yang merawatku penuh kasih sayang. Muaachhhh …. β€œ MinHyuk hendak mencium namun JongHyun sudah berdiri dan ngeloyor pergi.

β€œ Hyuuungg … kau mau kemana ? Kau nggak jadi makan ?.” panggil MinHyuk.

β€œ Melihat tingkahmu nafsu makanku langsung hilang.” jawab JongHyun melenggang keluar kafe diiringi tatapan inocent MinHyuk.

β€œ Kan aku hanya ingin mencium sebagai ucapan terima kasih. Kok hyung marah sih, aneh .” MinHyuk angkat bahu dan kemudian melanjutkan makan.

 

 

***

 

 

JongHyun termenung seraya memutar2 stik drum milik MinHyuk yang tergeletak begitu saja di meja yang berserakan kertas partitur. MinHyuk memang suka meletakkan barang2nya secara sembarangan dan nanti bakal kebingunan saat membutuhkannya.

β€œ Oppa … β€œ JongHyun menoleh kearah pintu studio yang setengah terbuka.

β€œ JunHee … masuklah. Tapi JungShin sedang keluar dengan hyung.”  JunHee perlahan masuk dan duduk di depan JongHyun.

β€œ Aku sedang tidak mencari JungShin oppa.” jawab JunHee pelan

β€œ Lalu … β€œ

β€œ Oppa .. apakah JungShin oppa marah padaku ?.” JongHyun bingung dengan pertanyaan JunHee.

β€œ Haa .. ?? kalian sedang marahan ya ?.”

β€œ Emm aku nggak tau oppa, tapi JungShin oppa sudah seminggu ini mendiamkan aku. Kutelpon jarang di jawab, kalaupun diangkat dia bilang sibuk latihan. Padahal aku kan juga tahu jadwal kalian latihan dan manggung. β€œ

β€œ Tadi barusan kutelpon dia bilang sibuk latihan, padahal kulihat disini hanya ada kau saja .” JongHyun anggukkan kepala tanda mengerti.

β€œ Ehh .. kurasa dia nggak lagi marah padamu JunHee .. Mungkin JungShin ada keperluan lain yang nggak bisa di katakan padamu.” JongHyun bingung harus menjelaskan prilaku dongsaengnya itu.”

β€œ Tapi kan sebagai pacar harusnya dia terbuka padaku oppa.” JongHyun menahan senyum melihat JunHee mulai kesal.

β€œ Atau … atauu .. jangan-jangan JungShin oppa sudah nggak menyukaiku lagi .. dan .. dan dia mempunyai yeoja lain. Ottokhe .. β€œ JongHyun kaget melihat JunHee mulai terisak. Gawat nih kalau sampai ada yang melihat JunHee menangis disini, bisa2 dia jadi tertuduh menganiaya junior.

β€œ Shhh ssh .. jangan mikir yang nggak2 dong. JungShin bukan tipe namja playboy seperti MinHyuk atau hyung. Dia setia kok padamu. Aku berani menjaminnya .” kata JongHyun seraya menepuk2 punggung JunHee. (MinHyuk dan YongHwa playboy ? .. bakal di gampar boice ntar Hyun :P)

β€œ Jeongmal .. JungShin oppa setia padaku ?.”

β€œ Yap .. aku jamin 1000% dech.”

β€œ Gumawo oppa , sekarang aku bisa tenang.” JunHee spontan memeluk JongHyun yang mau tak mau balas memeluk yeoja imut ini.

KLEEEK ..

β€œ Yong …. Eh .. mian …. β€œ suara menggantung mengagetkan mereka berdua yang serentak menoleh ke arah pintu.

β€œ Eonni Tiffany … β€œ

β€œ T noonna … β€œ

β€œ Aku mencari YongHwa .. eh dia nggak ada ya. Kalau dia kembali katakan padanya aku mencarinya .. β€œ Tiffany berkata cepat dan canggung sebelum berbalik keluar.

β€œ Eonni T kok buru2 begitu oppa ?.” tanya JunHee heran.

β€œ Nggak apa2, mungkin dia memang sedang buru2. Kau kembalilah ke studiomu. Nanti aku akan bilang ke JungShin agar dia lebih memperhatikanmu lagi. Oke.”

β€œ Oke .. Gumawo oppa.”

JongHyun kembali terduduk lesu sepeninggalan JunHee. Bukan kerena masalah JunHee dan JungShin yang membuatnya resah tapi tatapan Tiffany barusan membuat bulu kuduknya merinding hebat. Tak pernah sekalipun selama hidupnya melihat sorot mata Tiffany penuh kemarahan dan dingin terhadapnya. Tiffany selalu hangat terhadapnya , .. jangan – jangan guman JongHyun berspekulasi.

 

 

Tiffany membasuh wajahnya di wastafel seraya menghela nafas panjang. Dia tak menyangka melihat JongHyun dan JunHee berpelukan di studio latihan. Selama ini Tiffany memang sudah mendengar mereka berdua berpacaran namun hati kecilnya terus saja menyangkal bahwa itu hanya sekedar gosip untuk mendongkrak popularitas JunHee yang baru saja debut.

β€œ Kalian berdua memang cocok satu dengan yang lain .” guman Tiffany seraya memejamkan mata dan air matanya mengalir lagi.

β€œ Eonni … kau baik2 saja ?.” tegur Jessica yang baru saja masuk toilet mendapati Tiffany menangis.

β€œ Ahh .. hanya pedas sekali mataku. Rasanya maskara yang kupakai tidak cocok.” Tiffany menyeka air mata dengan tissu.

β€œ Benarkah hanya itu ?. kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku kan eonni ?.”

β€œ Aku menyembunyikan apa ? aku kemarin belanja ke mal dan mencoba memakai maskara baru, tapi ternyata rasanya pedas sekali di mata .. β€œ

β€œ Ngomong2 .. kau sudah bicara dengan JongHyun tentang drama itu ?.” Tiffany mengalihkan pembicaraan.

β€œ Lho bukannya Eonni yang akan bicara sendiri dengan JongHyun. Lagian kan itu bukan kewenanganku .”

β€œ Kau sajalah yang bilang padanya. Hari ini aku tak berhasil bertemu Hyun. Mungkin dia sedang sibuk .” Jessica heran mendengar jawaban Tiffany. Bukankah tadi Tiffany barusan keluar dari studio CNBLUE,Β  Jessica melihatnya namun hanya diam.

β€œ Oke .. nanti aku akan bicara dengan JongHyun.”

β€œ Baiklah .. sampai ketemu di kantor nanti .” Jessica anggukkan kepala saat Tiffany melesat keluar toilet.Β  Mungkin ada sesuatu yang sedang terjadi antara Tiffany dan anak2 CNBLUE kemungkinan terbesar dengan JongHyun tapi JessicaΒ  memilih tak ingin turut campur. Itu sudah jadi tekadnya untuk bisa membedaan mana area pribadi dan pekerjaan.

 

 

***

 

 

β€œ Yaaaaa JONGHYUN .. berani beraninya kau memeluk kekasih orang lain.” suara JungShin yang baru saja masuk terdengar menggelegar seantero dorm. Membuat YongHwa, MinHyuk, JongHyun dan Jessica yang sedang berdiskusi tentang rencana manggung di Yokohama minggu depan kaget.

β€œ Naega ? … memeluk pacar orang. Nuguyooo ?.” JongHyun balas berteriak kesal melihat JungShin yang baru saja masuk sudah meneriakinya.

β€œ Wahh .. wahh … adaa apa ini ?.” kata YongHwa heran.

β€œ Tenang Shin .. ada apa sebenarnya .” MinHyuk menenangkan JungShin dan menariknya duduk di sofa sementara YongHwa memegang lengan JongHyun yang juga sudah akan berdiri. Kedua namja itu saling melotot kesal.

β€œ Dia hyung .. seenaknya saja memeluk kekasih orang. Dasar namja playboy .” JungShin menunjuk hidung JongHyun.

β€œ Siapa yang memeluk siapa. Aku nggak pernah memeluk pacar orang lain .” segah JongHyun makin kesal.

β€œ Minggu lalu bukankah kau memeluk JunHee di studio saat aku pergi. Cisss dasar namja penghianat … β€œ MinHyuk dan YongHwa saling berpandangan tak mengerti arah pembicaraan keduanya. JongHyun sejenak terdiam. Achh itu ..

β€œ Ooo .. waktu itu ya … β€œ

β€œ Kau ingat sekarang … dasar hyung macam kau ini. Merebut kekasih dongsaeng sendiri. Aku benci padamu hyung .”

β€œ Jadi benar kau berpelukan dengan JunHee ? .. kau kan tahu Hyun dia pacar JungShin, masa kau tega sih .” YongHwa ikut mengomeli JongHyun.

β€œ YAA YAAA .. bukan begitu ceritanya. Aku nggak tau Shin kau dapat versi cerita yang bagaimana tapi waktu itu memang aku berpelukan dengan JunHee, eh tepatnya dia memelukku dink …”

β€œ Tuuhh kan hyung dia ngaku jugaaa … β€œ JungShin langsung mewek patah hati.

β€œ Sebentar Shin … waktu itu kau sedang pergi dengan hyung. Dan nggak lama JunHee datang, dia memang sengaja mencariku untuk bertanya….. β€œ

β€œ Nanya macam apa hingga kau memeluknya … β€œ

β€œ Aisshh dengarkan dulu … JunHee tanya padaku kenapa kau mendiamkannya, telpon dan sms darinya tak pernah kau jawab, kalaupun kalian bertemu kau selalu bilang sibuk. Dia tanya padaku apakah kau punya yeojacingu lain, apakah kau nggak mencintainya lagi.”

β€œ Kubilang aja iya, kau punya yeoja lain dan diapun nangis … β€œ

β€œ Andweee aku nggak punya pacar lain. Huaaaa … β€œ tangis JungShin makin keras.

β€œ Ssttt diamlah Shin, hyung hanya menggodamu. Tuh lihat dia tertawa tuh .” bujuk MinHyuk menenangkan JungShin.

β€œ Aishh .. kalian berdua memang cengeng. Gitu aja percaya … Aku bilang cintamu hanya buat dia seorang setelah itu dia berhenti menangis dan memelukku. Mungkin karena lega. Puas … β€œ

β€œ Jeongmal kau bilang begitu hyung ?.”

β€œ Iya .. aku bilang begitu. Kau juga sih pakai acara nyuekin dia segala .”

β€œEmm .. eeh .. aku hanya ingin memberinya kejutan. Dua hari lagi JunHee ultah jadi aku sibuk kesana kemari nyiapin surprais party. Kan nggak mungkin aku nyiapin surprais itu sementara dia ngikut kemanapun aku pergi, jadi sengaja aku bilang sibuk ini itu lah .”

β€œ Aisshh kenapa nggak bilang ke kita2. Kan bisa kita bantuin, dasar bodoh .” kata YongHwa.

β€œ Tapi hyung .. aku tetap nggak terima kau memelukkanya .” gerutu JungShin.

β€œ Kalau nggak terima nih kukembalikan pelukan Junhee .” JongHyun beranjak hendak memeluk JungShin.

β€œ Nggak dechh … lebih baik kuikhlaskan saja daripada menerima pengembalian darimu.” Jessica menatap keempat namja itu seraya tersenyum lebar.

β€œ Jadi minggu lalu JongHyun memeluk JunHee di studio ya ? .. Pantas saja dia menangis … β€œ guman Jessica pelan.

β€œ Siapa lagi yang menangis ?.” tanya YongHwa mendengar guman Jessica.

β€œ Nggak ada .. nggak ada yang menangis kok. Oke kita lanjutkan lagi persiapan konser Yokohama.”  Jessica meraih bendel kertas dan mulai berdiskusi dengan member CNBLUE sesekali tawa bergema diantara mereka.

 

 

 

β€œ Jess … aku ingin tanya ?.” Jessica yang sedang menyeduh kopi menoleh melihat JongHyun ternyat amengikutinya ke dapur.

β€œ Soal apa ? .. tentang cast drama itu. Kan sudah kubilang ini kesepatan buatmu untuk menjajal dunia akting. Kau lihat YongHwa dan MinHyuk sukses di drama mereka. Sekarang giliranmu, apalagi kau pairing dengan Jang Dong Gun bintang top korea. Pamormu akan cepat naik dech.”

β€œ Aku nggak ada masalah dengan casting drama itu, toh aku juga ingin berkembang juga kok.”

β€œ Lalu … β€œ

β€œ Aku ingin tanya, siapa yang kau maksud menangis minggu lalu ?”

β€œ Ehh nggak ada yng menagis kok .” elak Jessica pura2 mengaduk kopinya.

β€œ Aku mendengar ucapanmu tadi Jess … T noona kan yang menangis ?.” tebak JongHyun membuat Jessica tersedak kopi.

β€œ Ehh … β€œ

β€œ Katakan padaku , apakah T noona benar2 menangis melihatku memeluk JunHee tempo hari ?.” desak JongHyun.

β€œ Apakah memang Tif eonni melihat kalian berpelukan ?.” Jessica memastikan, JongHyun anggukkan kepala membenarkan.

β€œ Hmmm .. aku nggak tau apa waktu itu T eonni menangis karena melihatmu berpelukan dengan JunHee atau karena sebab lain. Hanya saja aku sering mendengarnya mengeluh tentangmu, kau yang kini menjauhlah .. tak lagi menurut padanya dan lain2. Aku tahu hubungan kalian seperti kakak adik. Tapi kalau menurutku .. ini menurut kacamataku lho Hyun … kurasa T eonni menyukaimu .”

β€œ Maksudmu … β€œ

β€œ Apakah kau tidak merasakannya Hyun .. coba kau pikirkan sendiri .” kata Jessica menggantung kalimat dan ngeloyor pergi keluar dapur meninggalkan JongHyun yang makin bingung.

 

 

***

 

 

Salah satu ruang rapat digedung FnC hinggar bingar karena malam ini di sulap jadi ruang pesta ultah JunHee. Perjuangan JungShin yang merengek pada Direktur untuk meminjam tempatΒ  membuahkan hasil. Seluruh staffpun ikut bergembira ..

β€œ Saengil chukhae JunHee … β€œ ucapan untuk JunHee terus mengalir.

β€œ Kau lihat hyung, betapa cantiknya dia .” bisik JungShin pada JongHyun yang sedang menyesap minumannya.

β€œ Hmm .. iya cantik .”

β€œ Kok hanya begitu komentarmu hyung ?.”

β€œ Lah aku harus berkomentar apa ? .. kalau kubilang dia sexi , menggiurkan dan sebagainya kau pasti akan mencak2 marah . Aisshh … β€œ

β€œ Jangan coba2 ya hyung … β€œ ancam JungShin.

β€œ Eh T Noona kok nggak kelihatan ya hyung ?.” guman JungShin celingukan. JongHyun hanya angkat bahu karena sejak awal dia sudah memperhatikan seluruh ruangan dan tak mendapati sosok Tiffany.

β€œ Mungkin dia terlambat … β€œ belum selesai ucapan JongHyun muncul Tiffany bersama Jang Dong Gun yang disambut teriakan menggoda para staff. JongHyun menatap tajam keduanya yang kini tertawa itu.

β€œ Mereka beneran pacaran ya Hyung ?.” tanya JungShin memastikan.

β€œ Aku nggak tahu .” JongHyun menjawab singkat dan terus menatap keduanya dari jauh. Seakan ada aliran listrik di punggung Tiffany, dia tiba2 menoleh dan bertatapan dengan JongHyun. Sedetik … dua detik .. tiga detik .. tak ada senyum di bibir keduanya hingga DongGun-ssi menarik lengan Tiffany untuk pindah ke meja prasmanan.

β€œ Perhatiaann … ting .. ting .. ting .. β€œ suara MinHyuk yang di dapuk jadi MC.

β€œ Kini acara puncaknya, yaitu potong kue. Silahkan JunHee potong kuenya dan serahkan pada orang yang paling kau sayangi.” JunHee tersenyum lebar menerima pisau dari MinHyuk.

β€œ Untuk siapa ya potongan kue pertama ini ….. β€œ kata MinHyuk saat JunHee membawa potongan kue ini ke arah JungShin …

β€œ Dan kue pertama untuk …. Lee Jung … eh Lee Jong Hyun ?.” MC MinHyuk kesleo lidah saat melihat piring di tangan JunHee pindah ke tangan JongHyun yang lebih tepatnya JongHyun menyerobot kue yang seharusnya untuk JungShin. Namja itu kini manyun berat melihat ulah hyungnya.

β€œ Gumawo … jagiya ..” kata JongHyun seraya mengecup sekilas kening JunHee yang terbelalak kaget. Apa2an ini ….

Sorakan menggema kembali di ruangan, suara musicpun kembali terdengar. JungShin dan JunHee melotot kesal kearah JongHyun.

β€œ Mianhee .. mianhee aku menyerobot kue ini. Aku sedang butuh satu kepastian .” kata JongHyun menenangkan JungShin yang hendak mengomel.

β€œ Apa maksudmu sih hyung .. β€œ kata JungShin kesal sekali.

β€œ Nanti akan kujelaskan . Oke .. oke .. β€œ JongHyun lalu menyerahkan piring kue ke tangan JungShin dan bergegas pergi sementara JunHee mulutnya komat kamit menyumpahi JongHyun tanpa suara.

 

 

***

 

 

Gedung apartement Honja Square lantai 5 no 342 , JongHyun membaca lagi tulisan di secarik kertas yang tadi di berikan Jessica. Alamat apartemen Tiffany yang di dapat dengan susah payah karena Jessica sudah berjanji pada Tiff tidak akan memberikan alamatnya pada siapapun. Tapi siapa sih yang bakal tahan rayuan maut JongHyun.

JongHyun menenggelamkan topinya semakin dalam seraya melangkah mantab melewati lobby langsung menuju ke lift.

β€œ Chogiyo … .” panggil satpam menghentikan langkah JongHyun.

β€œ Anda ingin bertamu ? .. β€œ JongHyun berbalik dan memasang senyum lebar.

β€œ Aigoo .. aigoo .. Lee JongHyun CNBLUE .. huaaa .. β€œ

β€œ Ssttt … sstt jangan berisik ahjussi … β€œ JongHyun meletakkan telunjuk di bibirnya. Si satpam paham dan anggukkan kepala.

β€œ Saya akan ketempat noona. Tiffany lantai 5 – 342 .”

β€œ Oohh .. silahkan . Silahkan .. β€œ JongHyun acungkan jempol dan segera masuk lift. Hufft pengamanan gedung ini ketat sekali guman JongHyun. Ada untungnya jadi orang terkenal, dan sepertinya satpam itu tahu Tiffany juga bekerja di FnC jadi dia mengijinkan JongHyun naik.

 

 

Di depan pintu apartemen JongHyun sejenak ragu, tapi dia membulatkan tekad. Bel di pencetnya berulang2 tapi tak ada respon.

β€œ Apa T noonna belum pulang ya ?. Bukankah dia meninggalkan pesta lebih dahulu β€œ. guman JongHyun bersandar di pintu, menunggu.

β€œ Hmm .. paswordnya berapa ya ?.” kata JongHyun iseng memencet beberapa angka dengan asal.

RRRtttt .. salah.

RRRtttt … salah lagi.

β€œ Ah .. coba ini … β€œ JongHyun menekan angka tanggal lahirnya. Dan ..

KLEEKK .. pinyu terbuka.

β€œ Mwoo .. paswordnya tanggal lahirku ?. Benar2 T noonna sangat ceroboh .” guman JongHyun melangkahkan kakinya. Apartemen Tiffany cukup luas, di ruang tamu terdapat satu set sofa merah yang persis sama dengan sofa merah di rumah orang tua JongHyun. Membuat namja itu seakan masuk kerumahnya sendiri versi lebih kecil saja.

β€œ Ini pasti kamar noonna .. β€œ JongHyun membuka pintu kedua di ujung lorong dan langkahnya langsung terhenti mendadak melihat foto besar terpampang di dinding kamar bercat terang itu. Fotonya .. benar2 fotonya terpasang tepat di atas kepala tempat tidur. Tak hanya itu, di meja kecil terdapat beberapa pigura fotonya dengan Tiffany dalam berbagai gaya. Kebanyakan foto2 lama .

β€œ T noona benar benar …. β€œ JongHyun tak melanjutkan ucapannya. Dikelilinginya kamar yang lumayan besar itu, desainnya sungguh mencerminkan Tiffany yang rapi. Di pinggir kamar ternyata ada sekat yang di baliknya terdapat lemari baju yang tersembunyi. JongHyun sedang asik melihat-lihat koleksi sepatu Tiffany saat di dengarnya pintu depan terbuka.

 

 

β€œ Gumawo sudah mengantarku DongGun-ssi .. β€œ bla blaa … JongHyun hanya sayup2 mendengar percakapan itu dan buru2 bersembunyi di balik sekat karena sadar Tiffany menuju kamarnya. Mati aku guman JongHyun …

Tiffany yang begitu masuk kamar tanpa repot2 menyalakan lampu langsung merebahkan diri di kasur. Hanya desah nafas teratur yang didengar JongHyun namun lama kelamaan tarikan nafas itu berubah menjadi isak lirih.

β€œ Kau memang jahat … kau sengaja melakukan itu … β€œ bisik Tiffany lirih di sela isakannya. JongHyun menghentikan langkahnya yang akan keluar dari tempat persembunyian saat mendengar ..

β€œ Kau memang jahat Hyun …. β€œ

DEGG .. aku jahat ? guman JongHyun. Aku salah apa coba ? JongHyun mencoba mendengar lagi namun Tiffany sepertinya malah tertidur. JongHyun keluar dari persembunyiannya dan berdiri di sisi tempat tidur menatap paras lelah Tiffany, bekas airmata dipipi masih membekas.

β€œ Aku melakukan kesalahan apa padamu noona ? … β€œ tanya JongHyun lirih seraya berbaring di sisi Tiffany. JongHyun ingat dahulu waktu kecil jika dia merasa ketakukan akan sesuatu pasti Tiffany akan menemaninya hingga terlelap. Kali ini sebaliknya namun rasanya aneh saat menatap paras Tiffany, jantung JongHyun tiba2 berdetak tak karuan.

Jemari JongHyun perlahan mengelus kening Tiffany yang tiba2 berkerut, mungkin dia bermimpi.

β€œ Kau memang jahat Hyun .. tapi aku mencintaimu .” tangan JongHyun sontak berhenti mengelus mendengar igauan Tiffany. Jadi ..

 

 

β€œ Huaaa hhhh … siapa kauuu … β€œ Tiffany tiba2 membuka mata tersadar ada orang lain di sampingnya.

β€œ Sshhh ssshh tenang noona … ini aku .. aku JongHyun .” JongHyun menghentikan pukulan Tiffany yang membabi buta dengan pelukan.

β€œ Haahh .. JongHyun ? .. β€œ Tiffany mengerjapkan mata seolah tak yakin jika namja yang sedang memeluknya itu adalah JongHyun. Sedikit sinar lampu yang menerobos dari jendela sedikit membuat yakin Tiffany bahwa orang yang kini memeluknya benar2 JongHyun.

β€œ Ne ,.. ini aku noona .” bisik JongHyun lirih.

β€œ Yaaa apa yang kau lakukan disini ? Dan bagaimana kau bisa masuk .” Tiffany mulai memberontak lagi namun JongHyun tak melepaskan pelukan dan malah makin mempereratnya.

β€œ Hyuuunn …. ?.β€œ

β€œ Kau sudah tenang ? … β€œ Tiffany anggukkan kepala, percuma memberontak jika pelukan JongHyun makin erat dan malah membuat tubuhnya kesakitan.

β€œ Aku masuk lewat pintu depan, salah sendiri paswordnya tanggal ultahku … β€œ

β€œ Dan yang kulakukan disini … hmm semula sih aku ingin bicara denganmu , tapi kau langsung saja tertidur dan aku juga ikut ngantuk. Jadinya aku mencoba tidur disebelahmu karena kurasa kau hanya punya satu kamar di apartemen ini .”

β€œ Aisshh … kau kan bisa membangunkanku .” gerutu Tiffany kesal mendengar alasan JongHyun yang mengada2.

β€œ Aku mana tega membangunkanmu, kau tampak lelah sekali. Dan kau juga tadi habis menangis kan ?.”

β€œ Anii .. kapan aku menangis ? Kau mengigau ya … Sudah turun .. aku sesak nih .”

β€œ Bukan aku yang mengigau , tapi kau … β€œ Tiffany mendongakkan wajah dan tatapan mereka bertemu. JongHyun tak lagi memanggilnya noona , tapi KAU.

β€œ Ahh .. emm .. lupakanlah yang kau dengar. Toh itu cuman igauan kan ?.” Tiffany mencoba beringsut.

β€œ Tidak bisa .. karena kau menyebutku namja yang jahat … β€œ

β€œ Eh .. aku .. β€œ

β€œ Apa aku telah menyakitimu hingga kau bilang aku jahat ?.” desak JongHyun membuat Tiffany gelagapan .

β€œ Ehh .. pasti aku sedang bermimpi buruk jadi terucap begitu saja . Kau tak pernah menyakitiku kok Hyun.”

β€œ Benarkah ? … Apakah saat aku memeluk dan mencium JunHee kau tak merasa sakit di sini ?.” JongHyun menunjuk dada Tiffany.

β€œ KAAUUU .. dasar namja jahat .. KauΒ  … kauu β€œ. Tiffany tak melanjutkan ucapannya hatinya memang terasa sakit.

β€œ Mianhe .. aku tak tahu kalau hal itu membuatmu terluka.” JongHyun mengusap pipi Tiffany yang kembali basah.

β€œ Kali pertama aku tidak sengaja, JunHee lah yang memelukku. Tapi kali kedua aku memang sengaja mencium JunHee karena ingin melihat reaksimu yang sebenarnya. Kurasa kini aku yakin akan satu hal …. β€œ

β€œ Maksudmu apa sih .. β€œ potong Tiffany.

β€œ Nado saranghae Tiffany .”

β€œ Mwo .. Nado ? .”

β€œ Ne .. bukankah kau duluan yang bilang mencintaiku .”

β€œ Hah .. kapan aku bilang aku mencintaimu ?.”

β€œ Tadi sewaktu kau tidur.”

β€œ Kau pasti mengada2 Hyun , .. β€œ wajah Tiffany mulai memerah jengah.

β€œ Kupingku masih normal kok. Kau bilang mencintaiku… dan aku juga mencintaimu .”

β€œ Tapi .. JunHee .. β€œ

β€œ JunHee sejak awal sudah jadi milik JungShin, dan kau milikku. Dan aku tak suka kau dekat2 Dong Gun-ssi, dia terlalu tua untukmu. Lebih baik kau dengan yang lebih muda saja. Yaitu aku .”

β€œ Dan mulai sekarang panggilah aku OPPA .”

β€œ Oppa ? .” mulut Tiffany membeo.

β€œ Tutup mulutmu atau aku akan menciummu .” JongHyun tersenyum lebar melihat Tiffany buru2 menyembunyikan wajahnya.

β€œ Apakah kita akan tidur begini hingga pagi ?.” tanya Tiffany tiba2.

β€œ Hmm .. aku janji tak akan melakukan apa2. Aku hanya akan memelukmu saja. Tidurlah .. kita besok akan bicara lebih panjang lagi .” JongHyun menarik selimut untuk mereka berdua dan helaan nafas teratur penuh kelegaan terdengar lirih penuh kebahagiaan.

 

 

β€œ Oppa .. β€œ bisik Tiffany pelan.

β€œ Hmm … β€œ

β€œ Apakah aku tidak mendapatkan ciuman selamat tidur darimu ?.”

 

 

– End –

 

 

9 thoughts on “I do .. I Love You [part2/2]

    • keinget salah satu wawancara magazine aja sih , kalo hyun n jungshin lebih nyaman dgn cewek yg lebih dewasa *mungkin identik lebih tua

  1. sequel sequel sequel!! *demo
    kyaaaa author suka banget ceritanya, kukira Junhee sama Yonghwa, eh sama Jungshin ya.. ya gapapa deh, nice coupleπŸ™‚
    Jonghyun-Tiffany sweet sekalii. aaaa~

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s