Let it Be Our Little Secret [part 4]

 

Title: Let it Be Our Little Secret

Author: lovelyburningsoul

Rating:T

Genre:Romance

Length:Chaptered

Main Cast:

  • CNBLUE’s Lee Jonghyun
  • SNSD’s Im Yoona

Other Cast:

  • CNBLUE’s member
  • SNSD’s member
  • Super Junior’s member
  • FT Island’s member
  • OC’s : Lee Min Young dan Lee Hana (sebenernya gak OC’s juga si, mereka beneran ada cuma author aja yang gak tau nama mereka! Keluarga Jonghyun itu Expensive sama kayak Jonghyunnya,hahahha…)

 

Disclaimer: Ini cerita murni keluar dari kepalaku! Tanpa plagiat dari mana pun! Dijamin seratus persen,hahahha…

Note:  maaf ya kalo ceritanya masih abal.. maklum baru banged bikin ff kayak gini, abis seneng kalo liat ff pairing’a Jonghyun n Yoona. Walaupun aku burningsoul, gpp deh klo mreka bneran! Sama2 jago makan soalnya,hahahha…

 

Message author: Sebelum kalian membaca fanfic part IV ini, author mau minta maaf nih, maaaaaaaaaaaffffffff udah updatenya lamaaaaaaa~, sampe berjamur kali ya saking lamanya L

Akhirnya author merasakan gimana rasanya kehabisan ide sampe mau nulis aja satu kata aja bingung,hahahahha…

Kalian pasti udah kesel kan sama aku? Iya kan.. pasti kan.. bener kan.. *asik sendiri😛

Okkkke mudah2an dengan update ini kalian nggak kesel lagi ya dan kalian masih setia nungguin chapter selanjutnya,kekekke… selamat menikmati semuanya😀

 

Let it Be our little Secret IV

Sudah sekitar 2 minggu setelah kepulangan Yoona ke Seoul. Dua minggu Yoona kembali dengan dunianya sebagai member SNSD. Menjadi salah satu idola besar Korea. Hari-hari Yoona kembali disibukan dengan shooting,pemotretan,MC dan juga berita miring tentang kepergiannya selama dua minggu belakangan.

Gosip dirinya dengan Taecyeon memang sudah meredup dan ia berharap tidak ada gossip lain yang menggantikannya. Kini Yoona harus bekerja dua kali lipat untuk Shooting drama ‘love rain’ yang telah ia tinggalkan. Setiap hari, dari pagi hingga malam, Yoona berada dilokasi shooting. Produser dan para kru juga tidak mengajaknya berbicara selama Yoona kembali. Yoona paham akan hal ini, mereka pasti merasa kesal dengan tingkah Yoona yang seenaknya saja, tidak professional kalau kata mereka. Hal ini juga yang membebani Yoona, berapa kali pun Yoona meminta maaf, tapi mereka tetap tidak memperdulikannya.

“hahhhhh~”keluh Yoona pada saat selesai shooting adegan pertama. Jam sudah menunjukan pukul 10 malam. Yoona masih terkurung dengan jadwal shooting yang entah akan selesai jam berapa.”ini akan selesai jam berapa oppa?”Tanya Yoona pada manager yang duduk tepat disampingnya.

Yoona sudah benar-benar muak berada di lokasi shooting dengan orang-orang yang tak bersahabat ini. Semua mata memandangnya sinis,’hey… aku memang salah. Tapi aku sudah berusaha untuk menebusnya dengan shooting sepanjang hari. Aku menggantikan semua jam shootingku yang terbuang, kenapa kalian masih bersikap seperti ini padaku? Hentikan omongan kalian dibelakangku! Memangnya kau pikir aku tidak mendengarnya???’

Ingin sekali Yoona berteriak kepada mereka,tapi apa daya, Yoona hanya seorang artis yang dikekang oleh management, yang hanya bisa melakukan apapun yang diperintahkan ‘atasan’nya!

“Yoona,aku tahu kau benar-benar marah terhadap mereka. Tapi bersabarlah sebentar, dramamu hanya tinggal beberapa episode lagi, setelah itu kau tidak perlu bertemu mereka lagi. Aku tahu kau ingin bebas sepeti dua minggu yang lalu”

Yoona mengangguk mengerti, “ lalu aku akan mu;lai shooting jam berapa lagi?”

“sekitar jam satu, kau bisa tidur sebentar, akan kubangunkan saat sudah waktunya” jawab managernya dan meninggalkan Yoona sendirian di mobil.

Yoona mengambil bantal yang tertengger manis di jok van belakang, menaruhnya dibelakang lehernya dan bersiap untuk tidur. Saat ingin menutup mata, handphone Yoona bergetar pelan. Dengan malas, Yoona menarik ponselnya yang baru saja menerima pesan.

Mata Yoona sukses terbuka lebar saat melihat siapa pengirim sms itu. CNBLUE’s Jonghyun. Yak, nama itu yang tertulis dilayarnya.

“Jonghyun? Ada apa? Sejak kapan dia tau nomerku? Untuk apa dia sms malam-malam seperti ini”Tanya Yoona pada diri sendiri. Dia membenarkan posisi duduknya dan membuka message dari Jonghyun.

Ya, Agashii.. kau dimana? Dorm? *pake bahasa banmal ya :P*

“Ya! Apa-apaan ini?kenapa smsmnya tidak sopan seperti ini?ohh yaahhh, sejak kapan ucapannya manis?”ucap Yoona sambil membalas sms Jonghyun

Aku sedang shooting. Kenapa?

5 menit kemudian ada balasan dari Jonghyun,

Dimana? Ibuku menitipkan sesuatu untukmu

Sesuatu? Apa itu?

Bisakah hanya katakan kau dimana? Aku akan kesana dan memberikan ini, agar aku bisa istirahat

Yoona sedikit kesal,“Ada apa dengan laki-laki ini? kenapa bicaranya seperti ini? haishhh.. kenapa masih ada laki-laki tidak sopan seperti ini?”

Di daerah Hongdae! Dekat stasiun!

15 menit aku sampai!

Yoona melempar pelan ponselnya. Sedikit bingung dengan perasaannya saat ini. Kesal dengan nada sms Jonghyun yang sedikit tidak sopan namun tercampur bahagia, karena akhirnya bisa bertemu lagi dengan Jonghyun. Bertemu Jonghyun? 15 menit lagi?

Dengan sigap Yoona mengeluarkan cermin dari tasnya, melihat betapa lusuhnya ia malam ini.

“Aigggoooooo…. Bagaimana ini?” Yoona langsung mengambil bedak dan peralatan make upnya. Berusaha secepat mungkin menjadi fresh dan cantik. Ponsel Yoona bergetar tepat pada saat Yoona selesai menaruh lipgloss dibibirnya. Yak tepat waktu! Ucap Yoona girang.

Aku sampai. Mobilku tepat dibelakang stasiun. Tidak jauh dari lokasi shootingmu.

Yoona bersiap keluar mobil dan berjalan menemui Jonghyun. “oppa, aku mau berjalan-jalan sebentar”ucapnya pada manager yang menatapnya bingung

“berjalan-jalan? Sendirian? Ya Yoona, ini sudah malam” ucap sang manager khawatir dan bingung. Tidak biasanya Yoona ingin berjalan sendirian ditengah malam seperti ini.

“gweancana.. aku akan baik-baik saja”Yoona berlalu meninggalkan managernya yang masih bingung.

“hei nona, aku juga lelah. Bisakah kau datang lebih cepat?” cerocos Jonghyun saat Yoona memasuki mobil.

Yoona menatap tidak percaya pada laki-laki disampingnya. Dia baru saja masuk, tidak ada ucapan “hai” , “apa kabar”, atau “bagaimana shootingmu” tetapi malah omelan sinis yang ia dapat.

Yoona menghempaskan tubuhnya perlahan. “ Hei Lee Jonghyun, kau pikir mudah keluar lokasi shooting tampa diketahui orang-orang? Aku harus memberikan alasan kepada semua orang yang melihatku keluar, kau piker aku pintar berbohong?” ucapan Yoona tidak kalah sinis.

“memangnya siapa yang memintamu berbohong?”Tanya Jonghyun yang sibuk dengan diablonya

“lalu aku harus jujur, “ohh aku mau bertemu dengan CNBLUE Lee Jonghyun dibelakang stasiun” itu maksudmu?”

Tak ada jawaban. Jonghyun masih asik dengan permainan barunya itu. Yoona benar-benar kesal, tadi laki-laki ini berteriak ketus kepadanya, mengatakan dirinya ingin segera istirahat. Tapi lihat sekarang, siapa yang bikin lama?????

Dengan kesal Yoona menarik Diablo dari genggaman Jonghyun, membuat si empunya menatap kesal.

“hei apa yang kau lakukan? Kau tak tahu aku hampir saja menyelesaikan permainan itu”

“tadi kau berteriak menyuruhku cepat, tapi lihat sekarang! Kau yang bikin lama!”Yoona langsung mematikan permainan Jonghyun.

Jonghyun menatap kesal apad Yoona, bukannya takut, Yoona malah membalas tatapan itu lebih sinis.’kau piker aku takut padamu hah?!’

“haishhhh wanita ini!”rutuk Jonghyun. “ini dari Ibuku. Cepat keluar, aku harus pulang dan tidur!”Jonghyun menaruh satu tas jinjing dipangkuan Yoona.

Yoona sedikit membuka bungkusan itu dan langsung menyeruak bau bermacam-macam makanan,”huaaaaaa harumnya”dengan tidak sabar Yoona membuka kotak-kotak makanan tersebut dan mencobanya satu persatu dengan sumpit yang telah disediakan Ibu Jonghyun.

“hei.. kenapa malah kau buka disini?”Jonghyun mulai menggerutu dan dia berusaha menutup semua kotak makanan yang telah digelar Yoona di atas dashboard mobil miliknya. “kau bisa makan sepuasmu dirumah, jangan disini. Kau piker aku dating untuk melihatmu makan hah?! Besok aku masih harus shooting dan fansmeet! Jadwalku padat dan…” belum sempat ia melanjutkan ocehannya,  Yoona telah memasukan makanan ke mulut Jonghyun.

Jonghyun terkesiap, bukan hanya karena makanannya yang memang enak tapi karena Yoona menyuapi Jonghyun dengan senyum sejuta watt miliknya,”enak kan??kau coba yang ini, jauh lebih enak” ucap Yoona sambil menyodorkan makanan ke depan mulut Jonghyun.

Jonghyun terdiam sesaat. Menelaah keadaan bahwa saat ini, dia sedang bersama seorang Yoona SNSD didalam mobilnya ditengah malam yang dingin! ‘Jungshin akan membunuhku kalau ia tahu,hahahahha’

“Ya.. Mr. Jonghyun. Tangan ku sudah lelah”ucapan Yoona menyadarkan Jonghyun, dengan cepat Jonghyun melahap makanan didepannya,”Hmm.. Ibuku memang pintar memasak”Jonghyun mengambil sekotak makanan dan mulai ikutan melahapnya. Saat ia sedang asik memuji semua masakan ibunya, terdengar rintihan pelan dari gadis disampingnya. Dengan mulut penuh makanan, Jonghyun melirik pelan kearah Yoona, mendapati gadis itu sedang memakan dengan lahap namun sambil menangis.

“Ya Ya Ya! Kenapa kau menangis?”Jonghyun merutuki dirinya yang malah mengeluarkan nada risih. Okkke.. bukan maksud Jonghyun untuk bicara tak sopan dan kasar, ini memang sudah gaya bicaranya, busan namja!

Yoona masih melahap makanannya, namun ia tidak bisa menahan isakan tangisnya.

Jonghyun berhenti makan, menyenderkan dirinya, menunggu hingga Yoona berhenti menangis. Tak ada gunanya bertanya, jadi dia biarkan saja sampai Yoona sedikit tenang.

“ini minum…”Jonghyun menyodorkan minuman saat ia melihat Yoona sudah berhenti menangis dan mulai  membereskan semua makanannya. Yoona meminumnya perlahan, menata kembali kotak-kotak itu kedalam tas dengan rapi.

“maaaff”ucapnya lirih saat melihat Jonghyun menatapnya bingung. Jonghyun menatap kosong kedepan,”sudahlah.. aku tak mengerti kenapa kau menangis, dan aku tidak akan bertanya kalau memang kau tidak ingin cerita”

Yoona tersenyum kecil namun cukup memperlihatkan kedua lesung pipinya. “ terima kasihh.. baiklah, aku akan keluar, kau bisa pulang sekarang” Yoona membuka pintu mobil dan melangkahkan kakinya keluar.

Jonghyun memperhatikan Yoona hingga wanita itu benar-benar keluar dari mobilnya. Dia bersiap menjalankan mobilnya, namun hal itu dia tunda sejenak saat tiba-tiba Yoona muncul di kaca tepat disampingnya.

“Heii Mr. Grumphy, tidur lah dengan baik.. kantung matamu membuat kau benar-benar mirip panda”Yoona mencubit kedua pipi Jonghyun dan berlari dengan kekehannya seperti biasa.

Sedangkan Jonghyun masih terpaku, terdiam. Mencerna apa yang baru saja terjadi. Yoona SNSD mencubit pipiku? Wajahnya.. tadi wajahnya hanya beberapa centi dariku, senyumnya.. sejak kapan senyumnya jadi semanis itu?? Arggggghhhhh….” Jonghyun mengacak-acak rambutnya sendiri, lalu dia menepuk pelan kedua pipinya,”sadarlah Lee Jonghyun.. jangan pikirkan yang tidak-tidak, kau hanya mengantuk! Ayo pulangggggg” ucapnya sambil menyiapkan mobilnya dan benar-benar menjauh dari lokasi itu.

Sejak hari itu, intensitas hubungan Jonghyun dan Yoona semakin besar. Tidak hanya menghubungi lewat sms ataupun hanya sekedar kakaotalk, bahkan mereka sudah saling menelfon satu sama lain. Awalnya dari Yoona yang hanya ingin mengembalikan tempat makan, lalu berlanjut dengan Jonghyun yang bertanya mengenai acting kepada Yoona.  Mereka saling bertanya hal yang mereka tidak ketahui satu sama lain, saling berbagi informasi jika ada hal yang menarik, bahkan mereka juga saling bergosip tentang hal-hal yang sedang jadi hot topic di Korea. Jika mereka sedang saling SMS, mereka hanya akan autis dengan ponsel mereka, senyum sendiri, tertawa sendiri, asik sendiri, pokoknya mereka benar-benar melupakan keadaan sekitar!

Seperti malam ini, sejak pulang syuting tadi siang, Jonghyun sibuk dengan Iphonenya. Benda itu tidak pernah lepas dari genggamannya, bahkan saat makan sekalipun. Yonghwa sudah merasakan ada yang aneh dengan dongsaengnya yang satu ini, tidak seperti seorang Jonghyun jika dia memiliki dunianya sendiri, dia bukanlah tipe orang yang akan hanya hectic dengan ponselnya.

“Hei Lee Jonghyun, cepat mandi dan tidur.. besok kau harus syuting pagi-pagi sekali”ucap Yonghwa yang baru keluar mandi. Dia duduk di sebelah Jonghyun dengan handuk masih dikepalanya. Namun tak ada jawaban dari sang dongsaeng, “Jonghyun…” ucapnya lagi, Jonghyun masih asik dengan ponselnya.

Yonghwa menatap tidak percaya, baru kali ini Jonghyun tidak mendengarkan orang yang sedang bicara,” Ya Lee Jonghyun!” Kini Yonghwa menyenggol bahu Jonghyun. Dan Jonghyun baru menyadari keberadaan Hyungnya ini.

“Ohhh Hyung.. sejak kapan kau selesai mandi?”jawabnya kaget.

Yonghwa makin kaget mendengarnya. Dia menatap Jonghyun tak percaya, menaruh tangannya kekening Jonghyun, mengecek bahwa membernya satu ini tidak sakit apapun.

“ya Hyung.. apa yang kau lakukan” Jonghyun menampik tangan Yonghwa yang mendarat mulus dikeningnya.

“kau yakin kau baik-baik saja? Apa kau sakit? Kau capek?”Tanya Yonghwa dengan tatapan serius. Jonghyun malah bingung,”aku baik-baik saja. Capek, tapi tidak apa-apa, sudah biasa. Kenapa?”
“aku sudah 20 menit yang lalu keluar dari kamar mandi, nonton TV sambil mengeringkan rambut tepat dihadapanmu, duduk disampingmu sambil bicara denganmu, dan tadi kau bertanya sejak kapan aku selesai mandi? Kau gila? Kau tidak menyadari semua itu?” Tanya Yonghwa tidak percaya

Jonghyun memiringkan kepalanya, mencoba mengingat apakah yang tadi di ucapkan Yonghwa benar-benar terjadi. Namun tidak sedikitpun ingatan tentang hal itu ada dikepalanya.

“tidak.. aku tidak ingat. Apakah itu benar Hyung?”tanyanya pada Yonghwa.

Yonghwa menghela nafas, kembali menonton TV dan mengeringkan rambutnya, terlalu membuang tenaga bicara dengan Jonghyun yang seperti ini. sedangkan Jonghyun yang masih bingung malah melanjutkan kembali menatap ponselnya yang tadi sempat terganggu oleh Yonghwa.

Walaupun mata Yonghwa menatap TV, namun dia masih memikirkan apa yang terjadi pada Jonghyun. Ini bukan Jonghyun yang biasanya, jika sedang di dorm, Jonghyun tidak pernah sibuk dengan ponselnya. Dia akan sibuk memainkan gitarnya, menonton TV, bermain computer atau hanya sekedar bermain PS yang tergeletak manis di depan TV. Yonghwa tidak pernah melihat Jonghyun seperti ini, kecuali saat dia…. Mata Yonghwa melotot kaget, dia ingat! Dia ingat kapan terakhir kali dia melihat Jonghyun seperti ini.

“Jonghyun! Kau punya pacar ya?” teriak Yonghwa tiba-tiba.

Jonghyun kaget dan gelagapan, ponselnya hampir jatuh karena ia kaget dengan ucapan Yonghwa. “Hyung… aniyo… aniyo Hyung”Jonghyun buru-buru menyanggah ucapan Yonghwa, dia sibuk mengibaskan tangannya didepan Yonghwa. Jonghyun membetulkan posisi duduknya yang malah menambah kecurigaan Yonghwa.

Yonghwa tersenyum keki, mendekatkan wajahnya dengan pipinya yang kini telah tersenyum merekah dan matanya menyelidik. Jonghyun menelan ludah, ia tahu apa yang akan keluar dari mulut Hyung-nya ini kalau dia sudah tersenyum menggoda seperti itu.

“betulkan.. iyakan.. benerkan.. dugaanku benerkan..” ucapan Yonghwa bukan seperti pertanyaan, tapi lebih tepatnya pernyataan. Ini-lah Yonghwa, selalu menduga namun akhirnya seperti kenyataan.

“bukan Hyung, pacar apa lagi..” jawab Jonghyun sambil memalingkan wajahnya.

“jangan bohong! Aku ingat terakhir kau seperti ini adalah saat awal-awal kita debut dulu, saat kau masih punya pacar. Kau tidak pernah lepas dari ponselmu, kau selalu tersenyum seperti orang bego di depan ponsel, melupakan kami yang serumah denganmu..” ucap Yonghwa yang masih menatap menyelidik.

“aniyoo….”Jonghyun bangkit dari duduknya dan berjalan kearah kamarnya. Meninggalkan Yonghwa yang masih terus menggodanya.

“hah.. Lee Jonghyun! Kau pikir kau bisa membodohiku hah? 5 tahun bersama, aku sudah hafal di luar kepala semua sifat kalian. Lihat saja, beri aku 2 minggu, maka aku akan tahu siapa yang sedang dekat denganmu!” Jonghyun mendengar lirih teriakan Yonghwa dari luar.

Jonghyun duduk di pinggir kasurnya, mengelus dada karena berhasil lari dari ‘mangsa’ godaan sang Hyung yang tidak akan diam sampai dia mendapatkan apa yang ia inginkan. ‘sepertinya aku harus lebih berhati-hati sekarang’ ucapnya pelan sambil melirik ke ponselnya.

Entah sejak kapan Jonghyun mulai menantikan balasan email, sms ataupun kakaotalk dari Yoona. Setiap hari bisa membagi cerita dengan gadis ini, mendengarnya tertawa, ataupun panggilan ‘Jongiieee’ saat Yoona mengangkat telfonnya. Awalnya dia selalu bersikeras tidak ingin dipanggil dengan nama itu, tapi lama kelamaan itu terlihat lucu juga.

Jonghyun tersenyum saat ponselnya bergetar, tandanya ada message yang masuk. Jonghyun langsung membukanya tanpa mengecek siapa yang mengirimnya pesan, karena dia sudah yakin siapa itu.

From: Yongie

Message: aku baru pulang latihan. Capek sekaliiiiii~ apakah kau sudah pulang? Istirahat ya Jongiiee…

Jonghyun tersenyum membacanya. Dengan sigap dia membalas,

Kau juga Yongieee.. tidur yang nyenyak yaaa…

‘apakah ini terlalu cheesy??’ Jonghyun menghapus kembali,

‘aku sudah pulang.Kau juga istirahat ya..’

‘ahhh apakah ini terlalu kaku?’Jonghyun kembali mengahpusnya,

aku baru saja pulang, kau juga tidurlah…’

‘apakah ini baik-baik saja?’ Tanya Jonghyun lagi sambil membaca tiap kata dari sms yang dia tulis. Ahhhhhh sejak kapan aku memikirkan apa yang harus kubalas untuknya? Jonghyun mengacak-acak lagi rambutnya. Akhirnya dia memencet tanda send! Yak selesai..

Jonghyun bersiap ke tempat tidurnya, mencari posisi tidur yang enak dan bersiap tidur. Namun matanya tetap tidak bisa menutup, hatinya tetap menunggu jawaban dari SMS tadi,10 menit.. 20 menit.. tetap tidak ada jawaban. ‘Apakah dia sudah tidur?’ Jonghyun melihat kearah ponselnya. Berharap ponsel itu kembali bergetar, ‘hiuhhhhhh~’(klo di komik ada daun yang terbang :P) hanya angin yang bertiup setelah 5 menit Jonghyun menanti.

“Aisshhh aku benar-benar gila”ucapnya dan dia menutup kepalanya dengan bantal. Mencoba tidur dan membuang harapannya dengan Yoona. Namun setelah 5 menit, ponselnya bergetar. 5 detik Jonghyun langsung membuka message itu,

maaf tadi aku baru selesai mandi, kau juga istirahat😀 night Jonghyun’

Jonghyun tersenyum, dia bersumpah kalau wajahnya kini sebodoh Yonghwa saat menggodanya tadi. ‘Hahahhaha masa bodo berwajah bodoh atau apapun, yang penting aku senang….’ Ucap Jonghyun dalam hati dan memeluk erat gulingnya. Sepertinya dia akan mimpi indah malam ini,hahahahahha~

***

Selesaiiiiiiii~…. Hiufh akhirnya selesai juga part 4 ini, mian ya kalau jelek, ini dibuat bener-bener melalui perjalanan panjang,hahahha.. tadinya mau update cepet tapi apa daya mimin mentok idenya, entah abis ini mau bikin kayak gimana,hahahahha..

Makasiii banged yang dari dulu udah comment di fanfiction ini, mudah-mudahan kalian nggak bosen ya nungguin mimin dapet ilham, setiap malem nyari fanfic yang bisa bantu mimin tapi malah keenakan bacanya,maaf juga kalau ceritanya bertele-tele,hehehhe..

Please comment lagi, kalau bisa si bantuin idenya juga,hihihi.. bdw udah pada denger album CODE NAME BLUE belom? Recommended banged itu album, beneran… mimin bikin ini sambil dengerin lagu mereka! These days, No More, With You and Blue Sky are such a good songs! CNBLUE Daebak!!

 

 

 

 

 

33 thoughts on “Let it Be Our Little Secret [part 4]

  1. kokk udahan?? kependekan thor T-T padahal lagi asyik baca ceritanya. ehh tu cerita udah abis… OVER ALL>> “NICE STORY”
    aku recommend lagu “BLUE SKY”…suara emotional Yongppa, bikin hati clesss..

  2. kyaaaaaaaaaaaaa thor, udah nunggunya lama kenapa ceritanya dikit bgt huhu…
    ahhhhh mesti secepatnya nih part selanjutnya. aku suka burning ma yoona haha..
    abis ini mesti ada cerita klimaks yg ngebuat ceritanya ga datar2 aja thor kalo saran aku. mesti ada cobaannya juga buat mereka sebelum mereka bahagia selamanya tsaaaaaaaaaaaahhhh hehe.
    hwaiting author !!! next part please faster hhe

  3. aaa! aku lumutan nunggu ff ini dan akhirnya keluar juga ><
    kurang panjang thor,jadi agak kurang memuaskan😦 tapi aku suka banget,soalnya disini jonghyunnya keliatan banget jatuh cinta sama yoona. Terus typo min,masih ada banyak. ditunggu part selanjutnya! jangan lama-lamaaaa

  4. Dimaafin thor..
    Tp next part ga boleh lama lg ya.
    Setuju deh sm.author klo Lagu2 di album Code Name Blue ga ada yg ga enak

  5. cieciecieeee jonghyuuunn ehem ehemm *toel toel jonghyun* ^^ udah punya pacar baru niyeeee *godain bareng yonghwa* wakakakaka next part cepet dilanjut author! ^^9

  6. Mian ya, aku dh baca dari part 1-4, ceritanya bgs bgt loch. Aku suka bgt. Yg td nya ga akrab jd akrab…jgn2 mrka dh saling punya perasaan masing tp lom menyadari..dilanjut ya

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s