Worried -Please forgive me.

 

Title : Worried

Author : Kim Sung Rin

Cast : Lee Jonghyun CN BLUE, Kim Sung Rin (OC)

Genre : Romance

Length : ficlet

rating : PG 15

disclaimer : murni dari otak saya yang galau dan ini cuma reka-rekaan saya ajaloh ya😀

note : bosen ya yang ngepost saya lagi hahaha. kalo bosen maaf ya, saya emang gak ada kerjaan banget soalnya masih libur juga *padahal hafalan ada banyak* jadi hari-hari saya ngetik, ngetik, dan ngetik #curhat. ini ff series aku, sebelumnya baca dulu inih ->  worried, soalnya ada beberapa bagian dari ff ini yang sedikit menyangkut cerita sebelumnya. btw, ini ff re-make aku ya., pernah publish di fb saya juga tapi di protect sih hehe. so, silahkan membaca, semoga suka🙂 ah iya, reader yang baik tidak lupa untuk RCL pastinya🙂

enjoy ^^b

~~~

Sung Rin mengernyitkan dahinya selagi matanya asik menelusuri berbagai macam rumor tentang kekasihnya, Lee Jonghyun sang gitaris terkenal CNBLUE. ah~ bahkan sekarang dia mendapat gelar aktor setelah dirinya resmi berpartisipasi dalam  sebuah drama.

Gadis itu tidak bisa tidak menitikkan air matanya. Sedih? tentu saja! berada bermil-mil jauhnya dari sang kekasih membuatnya patut curiga atas rumor yang sedang menghangat dikalangan media tersebut.

Ponselnya bergetar tanda telepon masuk. Setelah melihat nama yang tertera di layar ponselnya, dia enggan untuk menerima telepon tersebut.

“Rasakan  kau Lee Jonghyun! jangan harap aku akan mengangkat telponmu!” kesal Sung Rin yang langsung menon-aktifkan ponselnya.

Sung Rin menghela napasnya dengan berat. Ingatannya beralih terhadap rumor yang semakin nampak terlihat jelas saat dia menatap page sebuah blog yang memberitakannya. Ditutupinya wajahnya dengan bantal dan dia menangis disana.

“Lee Jonghyun, kau jahat!!” teriaknya tertahan.

~~~

Jonghyun mendesah kesal karena dia tidak bisa menghubungi yeojachingunya, Kim Sung Rin. Lelaki itu lantas menghempaskan ponselnya dengan pasrah dan memilih untuk menyenderkan kepalanya di sofa ruang tengah.

“Hyung, kenapa kau terlihat gusar sekali?” Tanya Jungshin yang baru saja selesai mandi. Jonghyun mengedikkan bahunya, “Aku tidak bisa menghubungi Sung Rin sejak tiga jam yang lalu.” Gurat kekhawatiran itu tercetak jelas diwajah tampannya. Diliriknya ponselnya yang tergeletak di meja lantas menghela napas berat, “Aku khawatir terjadi sesuatu terhadapnya.”

Jungshin mengalihkan tatapannya sejenak kepada Jonghyun, “Mungkin dia sedang pergi dan ponselnya mati. Berfikirlah positif hyung.” Nasihat Jungshin yang sibuk mengeringkan rambutnya.

“Atau dia sedang marah denganmu hyung,” sambar Minhyuk yang keluar kamar dengan laptopnya. Langsung saja Jonghyun dan Jungshin membaca artikel yang sedang ditunjukkan oleh Minhyuk. Disana terpampang jelas bahwa Jonghyun diberitakan sedang dekat dengan beberapa idol wanita, salah satunya adalah hoobaenya sendiri di agensi tempat mereka bernaung , FNC.

“Kau tidak tau rumor ini sudah merebak kemana-mana?” Tanya Minhyuk masih focus mencari berita tentang hyungnya itu.

Jonghyun menepuk dahinya sendiri. Dia mengepalkan tangannya dengan kesal. Darimana asalnya berita yang penuh dengan kebohongan itu? Jelas-jelas aku tidak ada hubungan dengan wanita yang menjadi hoobae ku di agensi, pikir Jonghyun. Yah, kalaupun iya itu hanya sekedar adik-kakak atau sunbae-hoobae. Jonghyun mengacak rambutnya dengan sebal. Baru kali ini dia merasakan bagaimana rasanya diberitakan sesuatu yang tidak benar. Gelisah? Yah, perasaan itu sontak menggerogoti batin Jonghyun yang memang tidak tenang sejak tadi.

“Yah, kalau soal ini aku yakin Sung Rin sedang marah denganku.” Ucap Jonghyun pelan. Lelaki itu kembali membaringkan kepalanya di sofa. Mendadak kepalanya pusing. Mempunyai jadwal yang padat dan waktu istirahat yang sedikit membuat rasa pusing itu layaknya makanan sehari-hari, ditambah rumor tak jelas ini. Ah, Sung Rin pasti dengan mudah mempercayainya. Apalagi aku jarang menghubungi Sung Rin sejak tiga hari yang lalu, Pikir Jonghyun.

“Lalu masa kau diam saja hyung? Kau tidak mau berbuat sesuatu kepadanya?” Tanya Minhyuk sedikit geram dengan sikap Jonghyun yang hanya diam dan pasrah begitu saja. Jonghyun kini duduk dengan tegak, “Mau bagaimana lagi? Dia kan berada di Busan sedangkan aku di Seoul.”

Jungshin menghela napasnya pasrah, “Kenapa kau jadi kehilangan akal begini huh?”

“Hei apa maksudmu Shin?” decak Jonghyun kesal. Jungshin menatap Jonghyun malas, “Aku tau kau capek hyung, tapi kenapa  kau tidak ke Busan saja kerumahnya? Kau tidak ingat saat kau sakit dia datang jauh-jauh dari Busan, membawakanmu sup padahal hari itu dia sedang ada bimbingan skripsi?”

Jonghyun terdiam. Sedikit menyesali kerja otaknya yang melambat merespon hal  ini. Yah, dia tidak mungkin melupakan kejadian itu. Yeojanya memang sangat pencemburu, namun dibalik itu semua dia mempunyai sejuta perhatian yang membuat Jonghyun tidak bisa lepas darinya.

“Hyung mau kemana?” Tanya Minhyuk yang kaget melihat Jonghyun menyambar kunci mobilnya dengan cepat. Lelaki itu memakai sepatunya dengan asal,

“Aku akan ke Busan.” Kata Jonghyun sebelum pintu dorm menutup dengan sempurna.

~~~

Sung Rin menatap langit-langit kamarnya sambil berulang kali menghela napas pasrah. Sudah hampir 8 jam sejak siang tadi dia tidak mengaktifkan ponselnya. Semua demi menghindari kontak dengan Lee Jonghyun.

Yah, Lee Jonghyun. Namja itu sukses memporak-porandakan hati Sung Rin saat ini. Sebenarnya Sung Rin memang tidak terlalu suka Jonghyun berkecimpung dalam dunia acting. Kenapa? Selain jadwal Jonghyun semakin padat –yang artinya waktu istirahatnya tidak banyak- bukan hal yang tak mungkin lelaki itu terlibat skandal cinta lokasi atau hal semacamnya. Namun mau bagaimana lagi? Sung Rin akan senang jika semua orang akan mengenal Lee Jonghyun CN BLUE, dengan begitu Jonghyun dikatakan berhasil menjadi seorang entertainer yang sebenarnya.

CEKLEK, pintu kamar terbuka dan muncullah sosok wanita paruh baya –yang merupakan eomma Sung Rin-  sedang tersenyum memandang putrinya.

“Seseorang ingin bertemu denganmu chagi.” Ucap Sang eomma lembut, masih berdiri diambang pintu. Sung Rin bangkit dari ranjangnya, “Nuguseyo?”

“Kau lihat sendiri ne?” balas Eomma lembut. Dia kemudian menghilang dibalik pintu dan memasuki kamarnya yang berselang satu pintu dari kamar Sung rin.

Sung Rin berkaca sebentar, sekadar membetulkan penampilannya yang nampak kacau. Setelah dirasanya cukup, dia bergegas menemui tamu yang mencarinya.

Sung Rin cukup tercengang begitu tahu yang mencarinya adalah Lee Jonghyun, namjachingunya yang berusaha dia hindari selama beberapa jam terakhir.

“Chagiya~” ujar Jonghyun memelas. Sung Rin melipat kedua tangannya didepan dada dan menatap Jonghyun sinis, “Ada apa malam-malam kemari?”

Senyum Jonghyun semakin tenggelam mengetahui Sung Rin yang berbicara dengan ketus. Dia tau akan reaksi Sung rin, bahkan sebelum dia mencoba menegurnya.

“Chagiya, apa kau marah denganku?” Tanya Jonghyun semelas mungkin. Sung Rin beranjak untuk duduk dihadapan Jonghyun, “Marah? Kenapa aku harus marah padamu?” Tanya Sung Rin yang masih berbicara dengan ketus.

Jonghyun menatap Sung Rin memelas, berharap yeojanya itu mau melirik sedikit ketempat dimana dia duduk saat ini. Tangan Jonghyun sukses mendarat di pergelangan tangan Sung Rin, namun, gadis itu buru-buru menepisnya.

“Oh ayolah chagiya, kau tidak pandai acting! Jujur saja kepadaku, itu lebih baik. Kau…apa kau membaca artikel tentang rumor itu?” Tanya Jonghyun ragu.

Sung Rin masih diam. Mata kenarinya enggan menatap sosok yang sangat dirindukannya. Bukan jawaban yang Jonghyun dapat, malahan air mata yang perlahan menyusuri pipi Sung Rin yang bebas dari jerawat itu.

Jonghyun menghela napasnya pasrah, “Aku tau ini memang menyebalkan. Kalau aku yang berada diposisimu mungkin aku akan jauh lebih marah dibanding dirimu. Tapi, apakah kau tidak percaya padaku?”

Sung Rin terdiam, masih menangis. Rasa bersalah langsung menyergap batin gadis itu. Jonghyun benar, tidak seharusnya dia percaya terhadap artikel itu bila sumbernya –Jonghyun- tidak pernah membenarkan hal tersebut. Sung Rin langsung mengalihkan tatapannya untuk memandang Jonghyun yang tertunduk lesu.

“Jadi maksudmu artikel itu tidak benar?” Tanya Sung Rin lagi. Jonghyun mengangkat wajahnya lantas mengangguk pelan.

“Apa kau yakin? Oke, beberapa deret idol itu tidak ada yang membuatku sepenasaran ini sebelumnya. Tapi, bagaimana dengan hoobaemu yang baru saja debut? Disitu juga diberitakan kau dekat dengan salah satu membernya, bahkan mereka menyebutkan dia itu adalah mantanmu. Apa itu benar?” Sung Rin menginterogasi Jonghyun yang mendengarkan dengan tenang. Lelaki itu tersenyum, “Sebegitu cintanya kau kepadaku Sung Rin ah? Itu hanya sebatas rekan kerja. Antara sunbae dan hoobae, lagipula tidak aku saja kan yang menghadiri showcase itu?” jelas Jonghyun, “Mantan? Astaga kau bahkan tau siapa saja mantanku chagiya.” Lanjutnya lagi.

Sung Rin menghela napasnya lega, beban dihatinya seolah terangkat dan seunyumnya kembali merekah. Ya, dia sangat mencintai Jonghyun, karena itulah dia cemburu buta seperti ini. Rasanya gadis itu tak berani menampakkan wajahnya didepan wajah Jonghyun saat ini, karena dia  sempat tidak mempercayai lelaki itu sebelumnya.

“Jadi, kau sudah percaya?” Jonghyun membuyarkan lamunan Sung Rin. Gadis itu beralih untuk duduk disamping Lee Jonghyun dan memukul lengan lelaki itu dengan pelan.

“Nappeun! Makanya jangan suka tebar pesona terhadap gadis lain! Kau ingat itu!”

Jonghyun mengalihkan pandangannya menatap Sung Rin dan tersenyum, “Kau juga, seharusnya bertanya dulu padaku sebelum cemburu tidak jelas seperti ini.” Ucap Jonghyun sambil mengecup puncak kepala Sung Rin.

“Tapi ngomong-ngomong hoobae ku yang sekarang cantik cantik yah?” Jonghyun berkata dengan riangnya. Seketika senyum diwajah Sung Rin memudar.

“LEE JONGHYUN!!! AWAS KAU!!!” geramnya kesal sambil menghujani Jonghyun dengan cubitannya.

THE END

 

oke gajelas!! RCL -_-v

 

7 thoughts on “Worried -Please forgive me.

  1. thor, jadi rencananya ini ficletnya mau diterusin gitu ya (berseries)?
    bagus deh bagus😀 suka bacanya. hehehe.
    eh iya loh, dikabarin GB FNC yg baru debut itu katanya ada mantan jonghyun >.<
    whuuaaa, *ikutan cemburu bareng sungrin*

    • iya aku bikin jadi series hehe🙂
      iya ya yang itu tuh -_- tapi gatau bener apa enggak, karena galau jadilah ff ini hahaha.
      makasih ya chingu🙂

  2. owwwww disamperin artis ke rumah, jonghyun pula, dan PACAR pula.
    Minhyuk, kapan mau kayak begitu ke aku?

    haha ceritanya udah umum banget. tapi aku masih tetep suka. penjabarannya juga oke, bahasanya udah bagus walaupun ada yg mesti dibenerin sedikit.
    naiseu!!

    • wahhh thanks ya mmmpeb eonni begini dong komennya ya😀 ada pembenaran kesalahan aku hehehe.
      nanti kalo udah waktunya pasti minhyuk kerumah eoni kok kkkkkk~

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s