That XX [SongFic]

Author: @hannamoran

Rating: T

Genre: romance

Length: oneshot

Cast: Kang Min Hyuk (CNBLUE)

Krystal / Jung Soo Jung (Fx)

Sehun (EXO)

Dis:  Inspired by GD’s song “That XX” dan lirik sudah di translate kedalam bahasa Inggris

Note: Happy reading and comment. maaf kalau jalan ceritanya agak terburu-buru. tapi semoga suka🙂

*****

By accident, I saw your man on the street (Yea I saw him)

That confirms the intuition I had (I told you)

He didn’t wear a ring that you gave to him and arm in arm with other woman.

 

  Minhyuk POV

Aku memarkirkan motor sport kesayanganku didepan sebuah café. Aku sudah di tunggu teman-temanku untuk mengadakan pesta kejutan untuk seorang sababat kami yang hari ini sedang merayakan ulang tahun.

Aku hampir terlambat, akupun dengan sedikit berlari memasuki café itu. tepat saat aku membuak pintu café ada sepasang kekasih yang juga membuka pintu café, kami saling berpapasan.

Tunggu! Itu sehun… tapi apakah benar dia?

Aku mengamati sosok namja yang tengah merangkul mesra seorang gadis

Iya! Itu sehun, tidak salah lagi. Tapi wanita yang bersamanya bukan soojung. Aku memperhatikan mereka sampai mereka berdua amsuk kedalam sebuah mobil dan melaju meninggalkan café itu.

“minhyuka… apa yang kau lakukan disana?” suara teman-temanku menghancurkan lamunanku.

“cepat kemari” panggil mereka lagi, akhirnya akupun berlari kearah mereka.

***

I’ll just talking about it this far

But now, you are rather mad at me?

You say he will never act like that

To consider your feeling, then, I must be wrong, I’ll lie for you

 

Benar tebakanku, ia tengah duduk dikelasnya menekuni novelnya. Sepasang headset tersumpal dimasing-masing telinganya. Bahkan langkah kakiku yang semakin mendekat kearahnya saja tidak ia sadari. Aku menarik salah satu headsetnya hingga terlepas.

“ya!! Kang minhyuk… senang sekali kau menjahiliku” protesnya, aku hanya terkekeh.

“hei… kau terlihat senang hari ini, wae?” tanyaku

“barusan sehun menelepon, katanya ia akan menjemputku dan akan mengajaku makan malam” ceritanya, aku hanya mengangguk… tiba-tiba aku teringat sesuatu

“ehm.. boleh aku bertanya?” tanyaku

“silahkan”

“apa hubunganmu dengan sehun baik-baik saja? Maksudku… ya… apa kalian baik-baik saja?” tanyaku agak berputar-putar karena ku tidak ingin menyinggung perasaannya

“tentu saja, kalau kami sedang ada masalh tidak mungkin kan sehun oppa mengajaku makan malam hari ini”

“ah.. aku benar. Lupakan saja pertanyaanku tadi”

“memangnya kenapa, minhyuk? Sepertinya ada yang kau sembunyikan?” soojung sepertinya tahu ada yang ingin aku bicarakan tentang sehun

“bukan hal penting” kilahku

“ayo ceritakan…” soojung meletakan novelnya, dan ia menungguku bercerita, tapi aku hanya diam.

“aada apa dengan sehun oppa?” tanyanya semakin menuntut, mau tak mau aku bercerita kalau kemarin aku melihat sehun tengah merangkul wanita lain dideoanku, dan emreka terlihat sangat mesra. Setelah aku selesai bercerita aku memperhatikan perubahan raut wajah soojung, ia terlihat kaget ia menunduk, lalu menatapku lagi.

“itu bukan sehun….” Katanya pelan, tapi aku masih bisa mendengarnya

“itu dia, aku yakin itu sehun” kataku

“kalian tidak saling mengenal. Bagaimana bisa kau yakin akalu itu sehun oppa? Bisa saja seseorang yang mirip dengannya”

“aku sering melihatnya menjemputmu, bagaimana aku bisa lupa dengannya? Dan mobil yang ia naiki itu memang mobilnya, soojung percayalah” pintaku

“minhyuk dengarkan aku. ITU BUKAN SEHUN” ucapnya dengan penuh penekanan

“tapi…”

“ITU BUKAN SEHUN!!! Sehun tidak akan berbuat seperti itu dibelakangku!!!” bentak soojung, membuatku terdiam begitupun soojung. Hening.. ruangan ini seketika hening.

“baiklah kalau begitu, pria yang aku lihat itu bukan sehun. Aku salah lihat, dia hanya namja yang mirip dengan sehun, kekasihmu itu” kataku, soojung mengangguk pelan dalam diamnya.

“ya, kau benar. Orang itu bukan sehun…” katanya pelan. Tiba-tiba ponselnya bergetar, ia melihat sebuah pesan masuk.

“sehun oppa sudah menungguku dibawah. Aku duluan” ia membereskan bukunya dengan semabrangan memasukannya dalam tasnya, ia lalu berlalu. Meninggalkanku yang menatapi punggungnya yang berlalu, soo jung yeoja yang sudah merebut hatiku, membuatku rela melakukan apapun untuknya, tapi sayang hatinya hanya untuk sehun seorang.

Aku tersenyum pahit, kali ini aku biarkan aku menang soojung, aku biarkan kau peraya kalau yang aku lihat itu bukan sehun kesayanganmu.

*Oh I resent you who ignores my feeling toward you.

I hate waiting. Please let him go.

I feeling like I’m going to die whenever I see you in sorrow. baby.

What part of me is not as good as that bastard?

Why can’t I have you?

That bastard don’t love you.

How long are you going to cry because of him.

 

Author POV

Soojong terlihat sedang diam sambil memainkan ponselnya.  Pandangannya kosong, hanya menatap langit biru di luar sana. Sesekali ia menunduk memperhatikan ponselnya yang tetap diam di tangannya.

“belum pulang?” Tanya minhyuk, seolah tanpa sengaja minhyuk menemukannya masih duduk di tanggan depan kampus

“belum, aku menunggu sehun oppa” kata soojung

“oh, ia menjeputmu lagi?” tanya minhyuk secuek mungkin

“hm.. tapi ia terlambat 1 jam”

“sudah kau hubungi?” Tanya minhyuk, lalu ia ikut duduk disamping soojung.

“ponselnya tidak aktif, mungkin ia sedang sibuk” , minhyuk tersenyum masam mendengar pembelaan soojung untuk sehun. Minhyuk kesal, mau sampia kapan soojung menutup mata pada kelakuan sehun. Minhyuk ingin menyadarkan soojung kalau sehun tidak sebaik yang ia kira, tapi minhyuk juga tidak mau seenaknya masuk dalam urusan hati soojung.

Soojung kembali menempelkan ponselnya ditelinga, beberapa saat berlalu, ia kembali terdiam.

“masih tidak aktif?” Tanya minhyuk, soojung hanya mengangguk lesu. Lalu ia mengambil tasnya dan berjalan meninggalkan minhyuk

“ya! Soojung, kau mau kemana?” panggil minhyuk sambil mengejarnya.

“aku mau pulang minhyuk” ucap soojung dingin, sepertinya moodnya sedang tidak baik karena sehun lupa untuk menjemputnya.

“biar aku antar”

“tidak usah, arah rumah kita berbeda. Kau pulanglah kerumahmu”

“tapi ….”

“aku bilang pulang sana minhyuk, aku bisa pulang sendiri. jangan antar aku” soojung mendorong tubuh minhyuk menjauh, lalu ia melanjutkan langkahnya pulang dengan wajah yang  sama sekali tidak enak dipandang. Minhyuk memperhatikan soojung yang semakin menjauh, hatinya khawatir dengan keadaan soojung, tapi ia tidak mau membuat soojung lebih marah kalau ia tahu minhyuk mengikutinya pulang kerumah.

“kenapa kau selalu menunggunya? Percaya padanya yang bahkan melupakan janjinya hanya untuk menjemputmu. Kenapa kau selalu membelanya padahal dia itu laki-laki yang tak pantas mendapatkan yeja dengan hati tulus sepertimu. Kenapa kau memilihnya? Dan kenapa kau sama sekali tidak pernah melihatku disini soojung?” batin minhyuk, mengiri langkahnya pulang.

***

You look happy whenever you’re talking about him

I’m happy to see you happy.

You say how much you love him and believe that love will be forever.

I don’t know what to say no more.

 

 

  “selamat pagi minhyuk….” Suara ceria soojung terdengar disampingku

“senang sekali kau hari ini?” Tanya minhyuk heran melihat soojung bersemangat

“tentu saja, kemarin malam sehun oppa mengajakku makan malam, dia bilang itu sebagai permintaan maaf karena waktu itu ia lupa menjemputku. Ia mengajakku makan direstoran yang romantic, ia juga memberikanku sebuklet bunga mawar merah”

“baguslah kalau begitu, kau pasti sangat bahagia punya namja cinggu seperti sehun”

“tentu saja… aku wanita paling bahagia karena menjadi yeoja cinggu seorang sehun” jawab soojung bangga

“ah ya, kalau kau punya yeojacinggu nanti, kau harus memperlakukannya seperti yang sehun oppa lakukan padaku, itu sangat romantic”

“aku akan memperlakukanmu lebih baik dari itu soojung, setidaknya aku tidak akan menduakanmu” batin minhyuk, sementara matanya tak lepas dari senyuman yang masih terukir dibibir manis soojung.

“aku rasa aku semakin sayang pada sehun oppa… dia segalanya bagiku” dan kalimat soojung itu sukses membuat minhyuk terdiam, tanpa tahu harus menjawab apa.

***

All your friends know him well. (Yup they know)

This is so obvious but why can’t you see it? (It’s you)

They say love is blind. Oh baby you so blind.

I hope you break up with him.

 

Minhyuk POV

Aku sedang duduk-duduk dengan beberapa temanku dikantin kampus, saat sepasang kekasih yang sudah-sangat-aku-kenal melintas. Mereka tak lain sehun dan soojung. Mereka terlihat sedang memesan makanan, tak lama mereka memilih duduk ditepat yang agak jauh dari tempatku.

Pemandangan yang selanjutnya aku lihat adalah sehun mengenggam tangan soojung dan mereka terliaht sangat mesra.

“itu sehun kan?? Anak kampus sebelah yang sedang pacaran dengan soojung” celetuk sulli

“ne, aku dengar sehun itu playboy. Ia sering gonta-ganti yeoja” kai ikut berkomentar.

“aigooo… namja itu baru saja aku lihat sedang bermesraan dengan teman kakaku di myeondong 3 hari lalu, aku tidak menyangka kalau itu adalah sehun kekasih soojung” kali ini jinki yang menimpali

“minhyuk, kau kan teman yang paling dekat dengan soojung. Berithau dia kalau sehun itu laki-laki yang tidak baik untuknya. Jangans ampai ia menjadi korban selanjutnya” sulli memperingatkaku.

“aku sudah pernah bilang begitu padanya, waktu itu aku melihat sehun itu dengan wanita lain, aku langsung memberitahu soojung dan memperingatkannya tapi kalian tahu apa yang ia lakukan? Ia membantakku, katanya sehun bukan pria yang seperti itu. ia juga bilang sehun itu namja baik yang bisa dipercaya. Aku tidak tahu harus memberi tahunya dengan cara apa” ceritaku pada teman-temanku.

“soojung sedang dimabuk cinta, pantas saja ia tidak akan mendenagr omongan miring tentang kekasihnya. Ia masih dibutakan oleh cinta” canda sulli

“ya dia buta, bahkan ia tidak bisa melihat kalau sehun tengah bersandiwara sebagai pria baik yang sangat mencintainya. Buka matamu soojung, walaupun kau tidak akan memilihku, setidaknya kau tidak pantas untuk sehun. Kau terlalu buta. Cepatlah sadar, dan tinggalkan dia, sebelum dia yang meninggalkan mu dengan terluka” batinku.

Luxury cars, beautiful clothes and high-end restaurants are fit well for you.

But that bastard next you doesn’t fit for you.

I’m so sure that he is thinking about other woman while pretending smile at you and touching your cheek and hair.

Hari ini aku menunggu  soojung di depan gerbang kampus, biasanya ia akan lewat di gerbang ini setelah ia turun di pemberehentian yang jaraknya 100 meter dari gerbang kampus.

10 menit berlalu, orang yang aku tunggu belum datang juga. Tapi tak lama aku lihat sebuah mobil mewah berjalan menuju pintu gerbang kampus dan mobil itu menepi. Aku segera bersembungyi dibalik tembok beton , aku tahu itu mobil sehun dan ia pasti mengentar soojung. Benar saja, tak lama soojung keluar dari pintu penumpang mobil mewah milik sehun itu dan diikuti sehun yang keluar dari pintu pengemudi. Aku hanya mengamati mereka dari kejauhan.

Mereka bertemu disalah satu sisi mobil, sehun mengatakan sesuatu yang membuat senyum manis soojung merekah diwajah cantiknya. Lalu rasa cemburu itu mulai menyerbuku. Aku melihat tangan soojung ada dalam genggaman tangan sehun, dan tangan sehun yang lain membelai wajah soojung hingga mengelus lembut rambut panjang soojung yang terurai.

Keduanya saling tatap dalam senyum. Tapi satu yang sangat bisa aku rasakan, senyumans ehun palsu. Ia tidak benar-benar tersenyum tulus untuk soojung. Aku yakin ia tengah memikirkan wanita lain selagi dirinya ada disamping soojung. Dan bodohnya, soojung tidak menyadari itu, tentu saja!! Soojung tengah dibutakan oleh cintanya pada sehun, jadi apapun yang sehun lakukan akan terlihat sangat baik-baik saja dimata soojung.

Tak lama sehun melepaskan genggaman tangannya pada soojung, lalu ia masuk kembali ke dalam mobilnya, sementara soojung seria menunggu di tepi, mobil sehun melaju meninggalkan gerbang kampus, soojung melambaikan tangan dan berjalan menuju arah kampus. Senyuman manisnya masih terukir di bibirnya, bahkan ia tidak sadar aku masih berdiri didekatnya, tepat dibelakang tembok beton yang baru saja ia lewati.

****

Minhyuk memperhatikan soojung yang sedang menatap buku tebal yang terbuka didepan matanya. Matanya memang tertuju pada buku itu, tapi pikirannya entah ada dimana.

“kau sakit?” Tanya minhyuk

“ani, aku sedang membaca” kata soojung tanpa mengalihkan pandangannya dari deretan huruf didepan matanya. Minhyuk tersenyum kecut

“bohong” kata minhyuk datar

“aku tidak bohong” kata soojung, sekali lagi tanpa mengelihkan pandangannya

“kau membaca halaman yang sama selama 1 jam??” kata minhyuk dengan nada menyindir. Soojung menutup bukunya kasar lalu ia berdiri dan berniat meninggalkan minhyuk.

“ya! Kau marah soojung?? Ada apa denganmu hari ini?? Kau sakit atau kenapa??” Tanya minhyuk yang ditanya malah menatapnya dengan sinis.

“kau tersinggung dengan kata-kataku barusan?? Baiklah, aku minta maaf. Aku hanya khawatir denganmu hari ini, aku tidak bermaksud….ya soojung!!” soojung segera berlari keluar dari perpustakaan sebelum minhyuk menyelesaikan kalimatnya.

Minhyuk langsung berlari mengejar soojung, tapi soojung sudah hilang entah kemana.

***

Sudah pukul 7 malam, tapi minhyuk masih belum menemukan soojung, ia sudah mengelilingi seisi kampus, tapi hasilnya nihil. Minhyuk sudah menanyakan pada teman-teman soojung, tapi hasilnya sama saja. Ponsel soojung tertinggal di perpustakaan tadi, jadi minhyuk tidak tahu harus menghubungi siapa lagi. Minhyuk menelepon rumah soojung, namun ibunya bilang soojung belum pulang.

Satu kemungkinan yang terlintas dikepala minhyuk, mungkin soojung sedang bersama sehun. Dan emamng saat ini hanya sehun yang punya hak untuk menghibur soojung. Akhirnya minhyuk memilih untuk pulang kerumahnya dengan langkah gontai.

Minhyuk terkejut melihat tubuh yang meringkuk di depan pintu rumahnya, tapi dilihat dari baju yang dipakainya minhyuk tahu siapa itu.

“soojung!! Apa yang kau lakukan disini, ayo masuk” minhyuk segera merogoh tasnya mencari kunci rumahnya, segera setelah pintu terbuka, minhyuk mengajak soojung masuk dan duduk disofa ruang tamu. Soojung tampak kacau, rambut panjangnya yang digerai terlihat acak-acakan.

“aku lapar…” kata soojung lirih, nyaris berbisik untung minhyuk amsih bisa mendengarnya.

“tunggu sebentar” minhyuk bergegas kedapur, membuka lamri es mencari sesuatu yang bisa dimakan, akhirnya minhyuk hanya bisa memasakan mie instant untuk soojung. Satu minggu ini seisi rumah minhyuk tengah berlibur ke eropa, sayang minhyuk terlalu banyak  tugas dikampus hingga ia terpaksa ditinggal sendirian dirumah.

Semangkuk mie panas terhidang, tapi soojung hanya diam menatapi mangkuk itu dengan pandangan kosong.

“mian, hanya itu yang bisa aku buatkan. Kau tidak suka ya?? Kalau begitu kau tunggu sebentar, aku akan membelikanmu makanan di restoran dekat sini” minhyuk hendak beranjak pergi, tapi soojung menahannya.

“jangan pergi….” Kali ini soojung benar-benar berbisik, dan air matanya menetes deras dikedua matanya hingga air mata it uterus mengalir melewati pipi dan dagunya. Minhyuk segera berlutut didepan soojung, minhyuk menggengam tangan soojung, ia memperhatikan wajah soojung yang tertunduk lesu. Bahunya naik turun karena isakannya yang sangat kuat.

“aku melihat sehun dengan wanita lain” hanya kalimat itu yang sanggu soojung ceritakan.

“itu bukan sehun” kata minhyuk,

“aku yakin itu sehun… aku yakin itu sehun”

“kau sendiri yang bilang, kalau sehun itu setia dan tidak akan mempermainkanmu. Bahkan kau memintaku berbohong kalau itu bukan sehun, sesuai maumu, aku bilang itu bukan sehun”

“minhyuk… itu sehun…” soojung semakin lirih

“lalu, apa yang akan kau lakukan? Menamparnya, lalu meninggalkannya?? Aku rasa itu ide yang bagus”

“aku tidak tahu… minhyuk.. aku mau mati rasanya”

“soojung!! Ini hanya masalah sehun yang berselingkuh darimu, kenapa kau harus mati. Banyak laki-laki lain yang lebih baik. Kau jangan bodoh hanya karena sehunmu itu!!” minhyuk mulai terdengar tegas.

“aku… aku…aku hamil minhyuk. Aku hamil karena sehun, rasanya aku mau mati saja” soojung semakin menunduk. Dan untuk waktu yang lama tidak ada yang bersuara, minhyuk hanya sanggup memandang soojung yang terus-terusan terisak. Pikiran minhyuk tidak karuan, sebuah kabar yang menghantam seluruh isi otak minhyuk, hingga hati minhyuk rasanya sudah mati rasa. Tubuh minhyuk gemetaran, tapi detik selanjutnya minhyuk merengkuh tubuh gontai soojung dengan hangat. Senyum terukir dibibir minhyuk.

“gwenchana… ada aku disini. Semuanya akan baik-baik saja” kata minhyuk

“tapi..
“sttt…. Aku akan bertanggung jawab. Kau hanya perlu bersamaku, dan semuanya akan baik-baik saja. Aku, kau dan anak kita” minhyuk menatap mata soojung yang terlihat heran.

“aku mencintamu apa adanya dirimu, ini bukan alasan aku untuk meninggalkanmu” dan pelukan soojung semakin erat dan minhyuk tahu, takdir itu memang selalu datang tepat waktu.

How could he do that? I think that’s a sin.

I’ll good for you as much as the amount of the tears you had to drop for him. Baby

Do you mind share your pain with me? Baby.

Please look at me. How come you don’t know that your love is me.

Why don’t you know?

-END-

14 thoughts on “That XX [SongFic]

  1. Minhyuknya cinta banget sama krystal. Dan dia gentle abis mau nerima krys apa adanya.
    Bikin iriiii ~_~
    Pengen banget after storynya pas mereka udah nikah ^^

    p.s. Utk penulisan huruf kapitalnya tolong diperhatiin lagi chingu, biar dibacanya enak ^^ Hehe gomawo

  2. aaaaaaaaaaaaaaaaaa minhyuk-ahhhh so sweet sekali
    kata2 bagian akhir buat meleleh. “bukan saatnya meninggalkanmu” aaaaaaaaaaa
    soojong bener2 buta. huffft. dan minhyuk rela apa saja. peluk minhuk. huhu

  3. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  4. Aku suka banget sama lagu ini,
    eh, pas dijadin cerita, ceritanya malah kereeen banget.
    Bahasa bagus, ringan, dan mudah dipahami.
    Alur ceritanya juga sederhana, tapi tetap ngena kemaknanya.

  5. Aigoo.. si hyukkie baik bgt ya? mau tanggungjawab,. ckck
    si krystal jg ga keterlaluan bgt, kalo bagian” sedih aja larinya ke hyukkie :3

    btw ini jangan di END dulu dong thor! masih nanggung! buatin yg special part nya dong! #plak #banyakmaunya😀

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s