I LIKE YOU BUT I LOVE HIM

Title: I LIKE YOU BUT I LOVE HIM

Author:IMELIA Aka myeolchi

Rating:General

Genre:Romance

Length:One Shoot

Main Cast : Kang minhyuk aka Kang minhyuk

Lee Yong Jie aka Lee young jie

Lee hyukjae aka Lee hyukjae

Other Cast : lee jonghyun

Jung yonghwa

Lee jungshin

 

Ya!!!Biarkan aku ke toilet sebentar..aku menahannya dari rumah tadi sora…

Ya!!kang sora..kau mendengarku???”teriakku pada temanku yang sedari tadi berdiri didepanku.”Ya!!”..seruku lagi sambil menjitak kepalanya yang di tutup kerudung hoddienya dan menyumpal telinganya dengan headseat.

” Appo…!!kenapa kau memukulku c??”serunya tidak terima sembari memelototkan matanya padaku tanda tak terima.

” Aku ingin ke Toilet,bisakah aku ketoilet sebentar saja,aku sudah tidak tahan!!??”seruku.

” ya sudah sana!!jawab sora sembari kembali menghadap ke antrian dan dan meneruskan mendengar headseatnya.

Ya,sekarang aku dan Sora sedang mengantri ticket konser band kesayangan temanku itu.Karena dia tidak ada teman selain aku jadi dia menggeretku untuk menemaninya.Aku mulai mempercepat langkahku dan akhirnya aku menemukan toilet dibelakang bangunan ini.

10 menit kemudian aku mulai berjalan kembali kearah kerumunan antrian tadi.Tapi..sudah setengah jam,kemudian 1 jam,aku berjalan masih saja berputar-putar disekitar gedung ini.

Aku mulai gusar,kukeluarkan hp pinkku dan saat kulingat,Low Batt….”Yak…sial..kenapa disaat seperti ini harus mati sih,ottokhae??”Pekikku pelan.

Aku keliling lagi dan mulai merasa kelelahan karena sudah lama aku berjalan.Aku terduduk disudut suatu lorong yang sepi disalah satu bagian bangunan ini.Aku menelungkupka kepalaku dan mulai menangis,aku putus asa saat itu.Dan disaat masih bingung harus bagaimana,sebuah suara kudengar dari kejauhan dan semakin dekat.

“gwencana??kenapa menangis?Apa kau sakit?”

Aku mendongakkan kepalaku,dihadapanku berdiri seorang namja,cukup tinggi,dan tampan.

“Gwencana??”Tanyanya lagi.

“Ne..”jawabku dengan sedikit terisak.

“Apa yang kau lakuka disini?Inikan untuk jalan para crew dan bintang tamu.”

“Aku tersesat,aku hanya ingi kembali ke temanku.”Jawabku lemas.

“ahhh..jadi begitu,sudah jangan menangis lagi,aku akan mengantarmu.”

“Benarkah?”jawabku dengan mata berbiar-binar.

“tentu saja.”Sambil memegang tanganku dan megajakku berdiri,”Lihat dirimu,kusut sekali.Berapa lama kau disini?”Tanyanya lagi.

“Em…sekitar 1jam..ah ani..1.5jam..kliatannya..”Jawabku sngkat sambil masih melihat kearah tanganku yang masih terkait dengan tangannya.

“Kenapa tidak menelepon temanmu?”

“Hpku low bath.em..bisakah kau melepaskan tanganku?”Tanyaku ragu.

“waeyo??Aku suka menggenggam tanganmu.”Jawabnya sigkat sambil mencari jalan keluar.

“….”Aku hanya terdiam dan menunduk.sesekali aku melihatnya yang sedang mencari jalan keluar.

“Ah ketemu!?Kita sampai..mana temanmu?”Tanyanya sambil melihat kearah kerumunan manusia yag sedang mengantri.

“Ah..itu yang memakai hodie pink,disana.”Jawabku sambil meunjukkan kerumuna antrian yg berjarak sekitar 3m didepanku.

“Baiklah,sampai disini saja,walaupun aku masih ingin berlama-lama denganmu,tapi aku harus kembali.Oh iya,siapa namamu?”Tanyanya.

“Lee young jie..Wae?”

“Ah..aku akan memanggilmu J saja kalau begitu.

Dreeet..drettt…

Aku mendengar hpnya berbunyi dan dia mengangkatnya.

“yeobosaeyo? Ah ne..aku ada diluar sekarang.

Dengan siapa?ah..hanya mengantar kekasihku jalan-jalan saja.

Ha..ha…akan kukenalkan kapan-kapan saja.”

“Mwo..Kekasih?yang benar saja?aku baru melihatmu dan bertemu deganmu hari ini!?”Jawabku sambil melihatnya penuh tanya.

Dia hanya tersenyum dan memajukan jari telujuknya kearah mulutnya menyuruhku untuk diam.Saat melihatnya tersenyum,ada sesuat yang berbeda darinya.Dia..terlihat lebih..tampan.Pikirku..

Masih dengan posisi yang berhadap-hadapan,aku masih melihatnya degan seksama,sesekali dia melihatku da kembai tersenyum.Senyum itu..membuatku ingin selalu melihatnya.

“Waeyo?kenapa melihatku seperti itu daritadi?apa aku terlalu tampan?”Tanyanya menggodaku.

“Ah ani..aku hanya …hanya….”Bingung menjawab aku hanya menundukkan wajahku.

“Aku tahu,kau pasti menyukaiku!?”jawabnya sambil tersenyum kembali.”

“Mwo!!?Tidak akan!?”Jawabku dengan segera mendogakkan kepalaku menghadapnya.

Sekali lagi,aku terpesona degan tawanya yang bisa membuat jantungku berdegupkencang!?”

“Ya sudah,aku pergi dulu,hyungku sudah menungguku didalam.”Sambil mengacak poniku.

“Haish..jangan begitu,rambutku bisaberantakan.”

“haha..daritadi kau sudah berantakan jagi!?”Jawabnya asal.

“Yak!!Aku buka pacarmu!?”jawabku marah.

“cish..kau..mulai sekarang,menjadi yoeja chiguku!?”

“MWO!!?Jangan bercanda!?Aku tidak tahu siapa namamu,bagaimana bisa kita jadian,apalagi aku tidak menyukaimu!?”

“Tidak menyukaiku?Benarkah?”Sambil mendekat kearahku,badannya semakin dekat da dekat , membuat jantungku semakin berdegup kencang dan akhirnya menundukkan wajahku.

“Jangan mendekat!?”Seruku pelan sambil masih menunduk.Kulihat badannya semakin mendekat dan jarak kami hanya 5cm.

“Aku ka bertnaya dan membutuhkan jawaban.Perlu aku ulagilagi?”

tanyanya sambil masih memandangku terus.

“Jangan begini!?”Jawabku masih terus menunduk karena wajahnya semakin dekat!?

“aku akan begini sampai kau menjawabnya!?”

“hasih…jinja!!Kau ini..jangan begini,sudah sana pergi.”Jawabku sambil mendorongnya mundur.Semua kekuatanku kukerahkan saat aku mendorongnya.

Tubuh namja ini sedikit kurus,tapi berat juga.Apa karena dia namja?

“baiklah aku pergi,ingat..kau yoeja chinguku sekarang!?dan kau tidak boleh dekat-dekat namja lain selain aku!?Dan setelah ini,kita akan bertemu lagi.”

“Yak!!Kenapa PD sekali drmu?”

“Kau percaya takdir?”tanyanya sambil menyelipkan kedua tangannya kedalam saku celananya.

“Takdir?tentu saja.”

“Ya brati kau takdirku!?”

“yak..jangan menyimpulkan begitu!?”

baru saja dia mau menjawab,bunyi hpnya terdengar lagi.

“Hyung..aku akan segera kesana!?”jawabNya singkat lalu kembali melihatku.

“Aku harus pergi jagi,waktuku tinggal 5menit untuk tampil.”

“tampil?”tanyaku.

“ne..ka harus melihatna nanti,kitabertemu didalam.”Sambil mengacak poniku dia berlari dan masuk kedalam gedung melalui pintu belakang.

Aku masih saja berdiri ditempatku tadi dan melihat punggungnya yang semakin menjauh.

Kang minhyuk POV

Ada apa denganku,baru saja bertemu dengan seorang gadis,bisa membuatku melakuka hal gila ini.

tapi saat kumelihatnya menangis tadi,menggenggam tangnnya,aku merasa dia milikku,aku ingin menjadikannya milikku.

Ada apa ini?apa ini jatuh cinta?mungkin.Gumamku.Sembari melangkahkan kakiku,aku menoleh kebelakang sebelum aku kembali masuk kedalam gedung ini.Kulihat gadis itu,J ku masih saja berdiri dan menunduk dan memegang dadanya.Kemudian dia tersenyum dan kembali kekerumunan antrian.

Gadis yang manis,kau yoeja chinguku sekarang,Dan aku serius dengan perkataanku tadi.Kita akan bertemu lagi..mulai dari sekarang!!??Batinku.

Aku tersenyum sendiri saat mengingat tingkahnya dan segala macam tentang dirinya.

“Minhyuk!!Kenapa kau senyum-senyum sendiri?”Tanya yonghwa hyung.

“ah..ani..hanya teringat sesuatu!?”Jawabku singkat sambil melenggang masuk keruang rias.

“minhyukkk…darimana saja kau?kenapa lama sekali,kita akan naik sebentar lagi dan kau masih belum siap apa-apa!?”seru jonghyun oppa duduk disebelahku.Aku hanya melihatnya sekilas lalu tersenyum manis ala smilling eyes ku.

“hei minhyuk,mana yoejamu?tadi kau bilang kau bersama kekasihmu kan?kenapa tidak kau suruh masuk?”tanya jung shin sambil mencari-cari orang yang dimaksud.

“Yoeja??Dugu??”Tanya jonghyun hyung padaku bingung.

“kalian akan tahu nanti!?”ujarku sambil kembali tersenyum senang.

Lee Young ji POV

“Ji-ah…darimana saja kau hah!?Lama sekali kau ketoiletnya?”Bentak sora padaku.

“Ah…aku sedikit tersesat tadi,hpku drop jadi tidak bisa menghubungimu.”

“Haishhh kau ini!Membuatku khawatir saja,bisa-bisa jika kau hilang disini aku bisa dipenggal oleh kakak laki-lakimu!?”

“tidak akan,secara dia kan namjamu!?”Ucapku enteng.

“yasudah ayo masuk,sebentar lagi konser dimulai.”Sora menarik tanganku masuk.

Baru ada 5menit aku didalam stadium ini,suasana begitu riuh dan membuat telingaku mendengung.”haish..kenapa ribut sekali sih?”Tanyaku pada sora.

“ya!!Kau ini,tentu saja,sebentar lagi konser dimulai.Sudah nikmati saja.”

Aku mengerucutkan mulutku dan mulai menikmati acara seperti yang disarankan sora.

Dan akhirnya,band yang ditunggu-tunggu sora keluar dengan 4 personil.

Mereka berjalan secara berurutan!?Pertama dia mengenalkan dirinya sebagai sang vokalis dan leader di band itu.

ya…mereka CN BLUE,band kesukaan sora dan yang sedang naik daun.

Personil kedua muncul dengan senyum yang bisa dibilang cukup membuatku sedikit terperangah!?Dia Jonghyun,seorang gitaris dan vokalis juga.

Personil ketiga mengikuti dibelakangnya dan dengan senyuman juga dia memperkenalkan diri dan dia seorang basis dan rapper diband ini.

Kemudian dari arah belakang,ya..drummer…seorang namja melakukan sedikit aksi yang bagiku cukup membuatku manggut-manggut mengikuti iramanya.

Dan akhirnya musik selesai dan namja yang berada dibelakang drummer itu berdiri dan melangkah kedepan.

Aku masih saja menundukkan wajahku saat namja itu mengenalkan namanya dan posisinya.

“ji-ah..lihatlah dia tampan sekali!?”Seru sora sambil berteriak-teriak di sebelahku.

“Apa sih?Kau ini biasa saja kenapa?Namanya juga kan mereka artis!?Ucapku datar sambil mengalihkan pandanganku ke arah panggung.

“ya…Dia!!??”teriakku saat aku mengetahui siapa yang berada diatas panggung.Aku menunjuknya dan berteriak cukup keras dan membuat orang disekitarku melihatku aneh.

“Yak!!Kau ini apa-apaan sih!”Sora meneriakiku.

“Ani…dia…dia yang membantuku tadi waktu aku tersesat!?”Ujarku histeris.

“Apa??kau serius??”tanya sora tak kalah histeris.

“Aku serius!!Dia…siapa tadi namanya?”Tanya ku pada sora kembali.

“Haish..kau ini!Sudah ditolong tapi tak mau tanya nama.Dia kang minhyuk,drummer CN BLUE.”Jawab sora sambil mendekapkan kedua tangannya didepan dadanya dan menatapku.

“ah ..kang minhyuk!?Ujarku lirih.

************************************

Konser berjalan sempurna,akupun yang tidak menyukai band ini sebelumnya bisa mengikuti setiap irama yang dihadirkannya.

“tak terlalu buruk.”Batinku.

Kemudian,dipertengahan konser,namja itu,kulihat dia maju dan tersenyum melambai kesetiap fans yang hadir.

“dia akan menyanyi kan lagu singlenya!?”Ujar sora histeris.

“Lagu single??”Tanyaku tak mengerti.

“Dengarkan saja,kau pasti suka.”Ujar sora yang membuatku semakin penasaran.

Aku mengarahkan pandanganku kearah panggung.Dan wajahnya memang terlihat dari tempatku berdiri,bisa dibilang tepat dihadapannya.

Memang aku dan sora beruntung memilih tempat ini,karena bisa melihat semua personilnya dari sini.

Sebelum bernyanyi dia mengucapkan kalimat-kalimat berterima kasih.

“Ya..aku akan mempersembahkan lagu ini untuk seorang yeoja,yoeja yang baru aku temui tadi pagi dan sudah membuatku jatuh cinta.

Dia adalah bintangku,dan lagu ini khusus kunyanyikan untuk dia seorang.

J kau dengarkan lagu ini.”Ujarnya.

“Mwo!!??”Aku sontak kaget saat dia menyebut nama J.”

“Waeyo ji-ah?”tanya sora kaget dengan sikapku.

“J..Dia tadi memanggilku J.”Ujarku cepat sambil merasakan dadaku berdegub kencang.

“mwooooo!!!???Teriak sora yang didengar oleh orang-orang disekitarku.

Secara saat itu suasana hening dan dia berteriak bisa dibilang keras sekali.

Aku sampai menutup telingaku saat dia berteriak!?

“Hya…apa-apaan kau,jangan berteriak!?”Bisikku pada sora dengan tanganku yang membekap dia,secara  semua mata mengarah kearahku dan sora.

Aku hanya tersenyum pada mereka semua dan “Biyane..”Itu ucapanku pada mereka.

Aku melihat kearah sora yang sudah mulai kehabisan nafas karena tanganku menutup hidung dan mulutnya.

“Jangan berteriak lagi atau aku akan mencekikmu sora!?”Ancamku padanya.Dia hanya manggut-manggut.Kemudian aku melepaskan tanganku pelan.

“Sudah diam atau aku akan menyeretmu keluar dari konser ini!?ancamku lagi padanya.

“Hah..kau ini..mau membuatku mati apa!?”Jawabnya sengit.

“Sudah nikmati saja,kita bahas itu nanti dirumah.”Seruku.

“ne..terserah kau saja lah.”Ujarnya singkat.

Aku dan sora kembali memandangkan mataku kearah panggung.

Dari arah belakang,jonghyun,sang gitaris mendekati namja itu dan bertanya.

“Apa gadis itu ada disini?Kenapa tidak diajak naik saja?”Ujarnya dengan senyumnya yang membuat semua orang disini histeris.

“Ah…dia ada disini,itu!?”Sambil menunjuk kearah barisan depan.

Jantungku mulai berdegub kencang saat telunjuknya mengarah kebarisanku.

“Apa dia melihatku??”Batinku.”Gawat!?Batinku lagi.

Baru saja aku ingin berbalik dan mulai melangkahkan kakiku ketempat lebih belakang lagi,sora mencegahku.

“Ya ji-ah,mau kemana lagi?Nanti kau bisa kesasar lagi.”Ujarnya khawatir dan menggenggam erat pergelangan tanganku.

“ah sora,aku harus pergi.”Ujarku.

“Tapi belum selesai,kau ini kenapa?”

“Hanya sa…..”Belum selesai ucapanku pada sora.Aku tersontak dan membelalakkan  mataku saat namja itu sudah ada didepanku,lebih tepatnya dibelakang sora.

“Hya..kau kenapa?”Tanya sora sambil melepaskan tanganku dan memegang wajahku.Aku tidak bisa berkata apa-apa saat namja dibelakang sora tersenyum dan melihat kearahku.

Semua orang berteriak-teriak daat namja itu turun dari panggung.Sora yang bingung akhirnya menengok kebelakang dan diapun ikut terbelalak saat namja itu juga tersenyum padanya.

“Kau..!?Seru sora didepanku.

Aku masih saja belum berkutik dibelakang sora dan dadaku makin berdegub kencang.

“Bisa aku pinjam temanmu sebentar,aku akan menjaganya untukmu!?”Ucap namja itu.

“OMO…ah…n…ne!?”jawabnya terbata-bata.

Aku membelalakkan mataku saat sora mendorongku kedepan dan sekarang,posisiku berhadap-hadapan dengan namja itu.

“A….ada apa?”tanyaku ikut terbata-bata.

“Ayo ikut!?”Seru namja itu dengan senyum khas dibibirnya.Sontak semua orang berteriak saat tangannya menarik tanganku menuju kearah panggung.

Aku menoleh kearah sora meminta bantuan dengan mataku.

“Selamat bersenang-senang ji-ah…”Serunya sambil melambaikan tangannya senang.

“mwo!!Awas kau sora!?”Batinku kesal.

Namja didepanku ini masih saja memegang tanganku saat sampai diatas panggung.Bisa dibayangkan kan bagaimana perasaanku saat itu.Dengan wajah masih menunduk malu aku mengikutinya dan berdiri disampingnya.

“Minhyuk..jadi ini gadismu?”Seru sang gitaris sambil membawa bangku yang ditempatkan disamping bangku namja itu.

Aku masih menundukkan wajahku saat itu.Masih menata jantungku yang masih saja berdegup kencang!?

“Duduklah jagi.”Seru namja itu.

Sontak aku mendongakkan wajahku menghadapnya.”Ya..aku bukan jagimu oppa!?”Seruku pelan sambil menyorotkan pandangan tidak terima.

Dia tersenyum,ani..bukan tersenyum,dia tertawa,memperlihatkan deretan giginya yang putih dan …itu membuat jantungku semakin berdegup kencang.

“Oppa??”Tanya jonghyun sang gitaris.”Wahhh….kalian mesra sekali ya.”serunya lagi.

“Ah..ani..aku bukan jag…”Belum selesai kalimatku,namja ini menarik tanganku dan akhirnya aku terduduk disebelahnya.

“Duduklah jagi,dan dengarkan saja.ini lagu untukmu.”Ucapnya lagi.

Belum sempat aku membantahnya,alunan musik sudah dimulai.Akhirnya aku mengurungkan diriku dan duduk diam disebelahnya.

Kuperhatikan setiap jengkal wajahnya,dan saat dia menyanyi.

Senyumannya selalu terpasang dibibirnya,sorot matanya yang menenangkan.Bagiku sih,namja ini sesekali melihat kearahku dan menunjukkan deretan giginya lagi.

Aku terlena dan ikut tersenyum padanya.

“Omo..apa yang terjadi denganku ini?Aku tidak boleh ikut -ikutan arusnya.”Batinku sambil memegang dadaku.

Alunan musik sudah selesai.Dia berdiri dan membungkuk keaudience.

Suara riuh kembali terdengar dan dia melirikku dan menyuruhku berdiri.

Kulihat dia mengambil mix didepannya dan mulai berkata-kata lagi.

“Ya..itu adalah laguku untuk gadis yang masih saja duduk disebelahku ini.Dan kalian harus tahu,dia yoejachinguku,kenalkan,dan mohon untuk menjaganya untukku juga.”Ujar namja itu.

Dan dia menarik tanganku dan spontan aku berdiri disebelahnya Dan tangannya benar-benar tidak bisa dikontrol.

Tangannya yang kecil namun kekar ini memeluk pundakku.

Dia tersenyum padaku dan sedikit berbisik padaku.

“Ayo kebelakang stage.”Ujarnya sambil menyeretku kebelakang.tanganku masih saja terkait dengan tangannya.Posisinya digantikan oleh yonghwa sang leader yang pada saat aku akan menuju belakang dia menepuk pundakku dan tersenyum padaku.

Aku menundukan sedikit kepalaku dan tersenyum kembali padanya.

“Jagi,tunggu disini,aku akan kembali 15menit lagi.”Ujarnya sambil menutup pintu ruang rias ini.

“Yak!!??”Belum kelar aku ingin menjawab perkataannya dia sudah kabur dan akhirnya aku sendirian disini.

Aku melihat sekitar ruangan ini,banyak barang-barang keperluan artis,banyak pakaian berserakan disana sini.

lelah dengan kegiatanku,aku duduk disofa dan merebahkan diriku.HAh..kenapa aku disini?bagaimana kalau keluar saja dan pulang.”Gumamku asal.

Baru saja aku bernajak dari sofa dan ingin membuka pintu.Dari balik pintu muncul salah satu personil CNBLUE tadi dan sontak membuatku sedikit kaget.

“Ahh miyan,aku tidak tahu kau dibelakang pintu.”Ujarnya.

“gwencana,aku hanya sedikit kaget.Kau…jonghyun oppa kan?”tanyaku.

“ah ne..minhyuk sebentar lagi kemari,tunggu saja.”Jawabnya.

“Ah tidak usah,aku akan pergi saja.”Ucapku.

“Ya..kau tidak menungguku?”

Suara dari belakangku membuatku kaget setengah mati.

“Omo..kau ini!?Aku akan pergi sekarang.”Ucapku pada namja dibelakangku itu.

“AKu ini..tunggu aku sebentar lagi,aku akan mengantarmu!?”

“Mwo!!?mengantar kemana maksudmu?”

“tentu saja pulang kerumahmu,apa kau mau disini terus?”Ujarnya santai sambil mengambil minuman yang ada dimeja.

“Aku bisa pulang sendiri saja.tidak usah repot-repot!?”

“Ya kalian!?Kenapa daritadi hanya bertengkar terus sih.Kalian ini sepasang kekasih aneh!?”Ujar jonghyun oppa yang melihatku dan kemudian beralih ke minhyuk.

“Hyung…inilah kemesraanku dengannya.Benar tidak jagi!?”Sambil tangannya merangkul pundakku lagi.

Dengan perlakuannya yang seperti tadi dipanggung selalu membuat jantungku berdebar.

“Yak!!?aku bukan jagimu oppa!?”Sambil menyingkirkan tangannya dari pundakku.

“Dan tanganmu ini,walaupun kau tidak gemuk tapi bagiku sangat berat!Jadi jangan seperti itu lagi.”Ucapku lagi.

“Ahh..brarti kau kupeluk saja.”Sambil membuka lebar kedua tangannya dan siap-siap memelukku.

“yak…jangan bermesraan didepanku anak kecil.”Sergah yonghwa oppa.

Untung ada dia yang menghentikan tingkah namja didepanku ini.

“Hyunggg..kenapa kau menggangguku sih.”Ucapnya pada yonghwa oppa.

“KAu ini..sudah antar dia pulang dan kembali kedorm,kita ada evaluasi setelah ini didorm.1jam..kau harus sudah sampai didorm.”Ucapnya tegas.

“hyung..2jam!?”ujarnya sambil mengeluarkan puppy eyesnya.

“Tidak bisa.1Jam saja cukup.Lagian ini sudah malam,kau mau digrebek tetangga kekasihmu ini.”Ucapnya lagi.

“ya oppa,aku bukan kekasihnya!?”Sahutku lagi.

“Ah jagi,kau ini kenapa tak pernah mengakui hubungan kita ini sih.”Ucapnya.

“tapi kan memang.”Ucapku lagi sedikit jengkel.

“Kau itu yoejachinguku,aku kan sudah bilang tadi.”Ujarnya menjelaskan.

“tapi kapan kau menembakku?Aku tidak pernah merasa ditembak olehmu.”bantahku.

“Ahh..jadi kau mau kutembak?Baiklah..”

Kemudian dia bersujud dihadapanku layaknya seorang pangeran yang ingin melamar kekasihnya.

“Yak..apa yang kau lakukan!?Cepat berdiri!?”Suruhku padanya sambil menarik lengannya sekuat tenaga.

“Tadi kau bilang ingin ditembak jagi,gimana sih!?”

“jangan membuatku malu ya!?”Dengan mata memelototinya.

“Omo…Jagiku ini kalau marah imoet sekali.”Sambil mencubit kedua pipiku.

“Ahh..appo oppa!?”Rintihku.

“Ah miyan jagi..sakitkah?”Sambil melepas tanganya.

“Appo..”Rintihku sambil mengelus-elus pipiku sendiri.

“Sudah-sudah,jangan mengumbar kemesraan disini.Kau tidak lihat wajah yonghwa yang sudah BT karena melihat kalian?”Sahut jonghyun oppa. melerai kami berdua.

“Waeyo?”tanyaku.

“Sudah jangan diurusi jagi,dia hanya iri.”Ujar minhyuk.

“ya…namaku lee young ji,bukan jagi!?kau ini..haish…!?”Jawabku frustasi.

“Sudah….jangan bertengkar lagi,antar dia pulang minhyuk,ini sudah malam,bisa-bisa kau disuruh menikahi gadis ini karena memulangkannya tengah malam.”Ucap jonghyun oppa pada minhyuk.

“Ah hyung,kan memang itu yang kuinginkan!?”

“MWoooo!!??Kau cari mati oppa!?”JAwabku sambil mengepalkan tanganku kewajahnya.

“Ya..aku akan mati bersamamu jagiku sayang!?”Sambil menyentuh kepalan tangannya.

Mendadak jantungku berdebar kencang lagi karena sentuhan tangannya ini.

“Omo…wajahmu memerah!!Hhaahhaha….kau malu jagi!?”Sambil mengusap pipiku.

“Yak..jangan menyentuhku lagi!?Kau membuatku frustasi!?”jawabnya.

Dia malah mengacak-acak poniku dan  kemudian menarik tanganku keluar dari ruangan itu.

“Ayo jagi!?”Gumamnya sambil menyambar jaket yang drtd tergeletak disofa.

Aku berjalan mengikuti langkahnya yang bagiku cukup lebar-lebar.

“Oppa..aku bisa pulang sendiri,masih ada taxi jam segini.”

“Taxi??Tidak bisa,kau itu yoejaku,bagaimana aku bisa meninggalkanmu pulang sendiri.”

“tapi kan lagian aku tadi berangkat juga dengan temanku sora!?”

“Aku sudah menyuruh orang mengantarkan temanmu pulang jagi,jadi kau jangan khawatir!?”Sambil meletakkan kedua tangannya dipipiku.

Tatapan matanya saat ini,membuatku tenang dan mata itu,begitu teduh.

“Ya jagi..kau sudah mulai jatuh cinta ya padaku!?”

“MWo!!??enak saja!!Lepaskan tanganmu!?”

Aku berjalan menuju mobil dan duduk diam.Tak lama dia masuk dan tersenyum padaku.

“Dimana rumahmu?”

“Katanya kau jagiku,bagaimana bisa seorang kekasih tidak tahu dimana rumah yoejachingunya!?”Jawabku ketus.

“Ah..kau marah?kau terlihat sangat manis saat marah jagi.”sambil mengelus.

“Kau ini kenapa sih,daritadi selalu saja memanggilku jagi.Nama saja aku tak tahu,jika seorang kekasih,seharusnya tahu seluk beluk kekasihnya itu,tidak seperti kau yang asal seperti ini.”Ujarku ketus sambil menyilangkan kedua tanganku.

“Hahaha..kau ini,aku sudah tahu semua tentangmu,untuk apa lagi aku ragu?”Jawabnya.

“Mwo!!?”Kagetku,

“ya..kau tidak percaya?”

“tentu saja,dari mana kau tahu semua tentangku?Aneh!?”

“Lee Young ji,seorang mahasiswi shinwa fakultas seni,Berumur 22 tahun,tinggal hanya beberapa blok dari sini saja.Anak kedua dari dua bersaudara,memiliki seorang kakak laki-laki .Appamu seorang direktur disalah satu perusahaan ternama.dan eommamu hanya dirumah mengurusmu dan kakakku.Apa masih kurang??Ah..satu lagi,dan setelah kuperhatikan,appamu dan appaku cukup dekat!?”

“Mwo!!Kenapa kau bisa tahu?”

“Jangan memanggilku kang minhyuk jika aku tak tahu semuanya jagi!?”Jawabnya sambil tersenyum.”Ayo pulang..kajjaaa…..”Serunya sambil menstater mobilnya.

Aku masih saja diam dan memperhatikan namja disebelahku ini.Benarkah dia tahu semuanya,aku akan mencobanya.Aku akan mengikutinya dan diam.Benarkah dia tahu rumahku?”Batinku.

“Sudah sampai tuan putri!?Kita turun.”Jawabnya.

Aku terkesima dengan apa yang kualami,aku sudah berada didepan rumahku sendiri.

“Mwoo….kau….!?”

“ya..ini rumahmu kan?”

“N…ne…tapi kan..”

“Sudah kubilang,aku tahu kan semuanya.”

“Haish…yasudah , aku masuk!Gomawo sudah mengantarku.”

“Ya..hanya seperti itu saja?”

“ne??tentu saja.Wae?”

“Kemari..”Sambil menarik tangaku dia mencium keningku kilat.

“yak!!!?Apa yang kau lakukn hah!?”Sambil memukul lengannya.

“ya jagi..appo..!?Jangan pukul lagi..biyan-biyan!?”Dan aku masih saja memukulnya lengannya.Masih dengan pose kami yang saling pukul memukul,appa keluar dengan tampang penuh tanya.

“Ya..kalian ada apa ini?Ji-ah..kenapa kau memukul lelaki itu?Sudah-sudah!?”

“Ahjussi..tolong aku..dia menganiayaku!?”Teriak minhyuk pada appaku.

“Yak!!Jangan memanggil appaku seperti itu!?”Teriakku masih dengan memukulnya.

“Ji-ah..ada apa ini?Tanya eomma yang keluar juga karena suara berisik yang kutimbulkan.Appa masih mencoba meleraiku.

“Loh..Kang minhyuk,kenapa kau bisa disini?”Tanya appa.

“Ahjussi,ahjumma..tolong aku,yoejachinguku ini memang sangat bersemangat sekali yak!?”

“Siapa yoejachinguku?Lagian..kenapa eomma bisa mengenalnya?”

“Ji-ah..dia anak dari teman appa,kau tidak mengenalnya?”

“Ani..aku baru saja bertemu dengannya hari ini!?”Jawabku sambil menyilangkan tanganku sambil menatapnya yang masih berdiri kesakitan karena pukulanku tadi.

“Sudah ayo masuk dulu,ini sudah malam,jangan membuat skandal disini!?”

“skandal??Maksud eomma?”Tanyaku.

“Dia kan artis ji-ah,bisa saja ada yang melihat kalian tadi.Sudah ayo masuk,minhyuk juga,masuklah nak!?”

“ne ahjumma.”Ujar minhyuk mengiyakan.

“kalian ini,seperti anak kecil saja sih,malam-malam begini kenapa masih bertengkar diluar.Kalau ada masalah dengan hubungan kalian,kan bisa dibicarakan baik-baik.”

“Appa!!KAmi tidak ada hubungan apa-apa.”Jawanku.

“Ahh..tadi hanya ada sedikit masalah kecil saja ahjussi,dia hanya terlalu bersemangat karena aku menciumnya.”

“Mwooo!!YAK!!!Kang minhyuk,,kenapa kau ceritakan sih!?”teriakku padanya.

“Tuh kan ahjussi,dia bersemangat sekali!?”

“Wah…jadi kalian sudah berhubungan sejak kapan?Kenapa eomma tidak tahu ji-ah,kau tidak pernah cerita jika pacarmu itu kang minhyuk.Jika tahu begini kita tak perlu susah-susah menyusun rencana untuk mempertemukan kalian lagi kan.”Ujar eomma dari dalam sambil membawa cemilan dan minuman.

“Apa???mempertemukan?”Tanyaku penuh tanya.Aku melihat minhyuk sekilas dan dia hanya tersenyum mengangkat bahunya tanda tak tahu apa-apa.

“Iya..kita ingin menjodohkan kalian berdua,kalau begini,kita tak perlu susah-susah kan.”jawab eomma yang diikuti gerakan appa tanda mengiyakan.

“Eomma…kalian ini apa-apaan sih?Aku baru mengenalnya tadi waktu aku melihat konsernya.Itu tidak mungkin kan kalau aku menjalin hubungan dengannya.”

“Eomma tidak mau tahu,kalian pokoknya sudah bertemu dan eomma dan appa ingin hubungan kalian tetpa berjalan.Besok pagi biar appamu yang berbicara dengan appanya minhyuk untuk membicarakan kelanjutannya.”

“Eomma!!?tapi kan….”

“Sudah-sudah..kami akan meninggalkan kalian.Kami tidak mau mengganggu,ayo appa!?”Ujar eomma sambil menggandeng tangan appa penuh kemesraan masuk ke dalam.

“haiishhh…jinja!!?Kenapa dengan hari ini!?”

“Jagi..kau masih ingat kata-kataku tadi?”

“Kata-kata?Yang mana lagi?”

“Takdir….”

“takdir?Ne..Waeyo?”

“tadi saat aku bertemu denganmu,aku bicara kalau kau takdirku,tapi saat aku melihat semua penolakanmu,aku kembali berpikir untuk mundur karena kau selalu saja marah-marah padaku.Tapi sekarang,saat eomma dan appamu  tahu aku,dan bicara seperti tadi,akupun tidak tahu apa-apa tentang rencana ayahku dan appamu.tapi…bisakah kita mencobanya?Aku ingin memilikimu seutuhnya.”Ucapnya serius dan aku tahu dia tidak main-main.

“Ayo kita coba!?”Ujarnya lagi.

“Aku…aku….”jawabku terbata-bata karena tidak tahu harus bagaimana.Sikapnya berbeda dengan yang tadi-tadi,membuatku salah tingkah.

“Bagaimana?”

“…………………….”Akuhanya diam dan tidak tahu lagi harus bagaimana.Dia masih saja menatapku,dengan tatapan yang membuat orang tidak bisa berkata tidak.

“Baiklah,aku akan menunggumu menjawabnya!?Kalau begitu aku pulang dulu kedorm jagi,pasti yonghwa hyung sudah menungguku.”

“Ah..n…ne…!?”Jawabku tetap dengan terbata-bata sambil berdiri mengikuti langkahnya yang keluar dari rumahku menuju mobilnya.

“oya..nanti aku akan meneleponmu jika sudah sampai.Jaljayo..”Ucapnya sambil mengusap kepalaku pelan dan tersenyum.

“n…ne…”Jawabku.

Aku melihat punggungnya yang mulai masuk kedalam mobil,kuperhatikan mobilnya hingga tak terlihat lagi dimataku.

“hauftt…ottokae..”Gumamku pelan dan masuk kedalam rumah.

Aku langsung menuju kamarku.Membaringkan tubuhku diatas ranjangku dan memejamkan mataku.

Aku kembali teringat dengan senyumannya,genggaman tangannya,usapan yang membuat  keadaank tak karuan.Aku terduduk diranjangku dan merasakan kembali detakan jantungku mulai berpacu lebih cepat.

“Waeyo??kenapa saat mengingatnya jantungku jadi seperti ini?”

“Sora….kau belum tidur nak!?”Teriak eomma dari luar pintu kamar.

“ah..belum eomma,masuklah!?”

“Kenapa?Apa masih memikirkan minhyuk?”

“Mwo!!Tentu saja tidak eomma!?”Sambil menyilangkan kedua jariku.

“Dia anak baik nak,jadi eomma dan appa setuju saat ayahnya ingin menjodohkanmu dengannya.Dia juga sudah mapan,lagipula,dia juga tampan.”

“ne eomma..aku tahu,hanya saja,aku belum terlalu siap untuk ini.AKu masih kuliah eomma!?”

“Eomma tahu,makanya appa besok akan bertemu ayahnya minhyuk untuk membicarakannya,minimal kalian akan bertunangan.”

“tapi eomma,aku kan belum setuju!?”

“Belum setuju apanya,eomma tahu kau pasti akan menyukainya.”

“Mwo??kenapa bisa menyimpulkan begitu sih.”

“eomma tahu dia anak baik,jadi eomma bisa melihatnya saat kau memandang wajahnya.Kau sedikit tertarik dengannya kan?”

“ya…tapi hanya sedikit!?”Jawabku pelan dan menundukkan kepala.Malu karena eomma memang sudah tahu sifatku.

Sambil mengusap kepalaku,”yasudah istirahatlah dulu,besok kau harus kuliahkan.Jaljayo..”

“ne eomma.”

Kang minhyuk POV

“tunangan??hahahah..ternyata begitu.jadi tidak perlu repot-repot lagi untukku mendekatinya.Kenapa ayah tidak pernah cerita kepadaku?”gumamku sambil terus menjalankan mobilku menuju dorm CNBLUE.

Author POV

drettt…..drettt…drettt….

Aku mendengar suara hpku bergetar diatas meja.”HAishhh..siapa sih pagi-pagi begini meneleponku!?”Sambil mengambilnya diatas meja.

“Yeobosaeyo..”

“Jagi…kau sudah bangun!?”Suara namja diseberang telepon ini semangat sekali.Dan ….Apa??jagi??”

Aku langsung terduduk dan mengerjab-erjabkan mataku sambil melihat kelayar hpku.

“Dugu??”Batinku.”Aku kembali menempelkan hpku ketelingaku.

“Duguya?”Tanyaku ragu-ragu.

“Jagi..kau melupakanku??”

“Yak!!Jangan memanggilku jagi terus,siapa kau?”Bentakku.

“Jagi..kau ini pagi-pagi sudah semangat sekali sih.”

“Wait a minute..apa kau…..minhyuk ssi?”

“Yak..kau benar jagi…saranghae!?”Jawabnya bersemangat.

“Bagaimana bisa kau tahu no hpku?”

“Sudah kubilang,aku tahu semuanya tentangmu.Ah ya..hari ini kau ada kuliah kan,mau kujemput?5 menit lagi aku sampai.”

“hah!!Kenapa kau bisa tahu?Tidak usah kemari,aku bisa sendiri!?”

“Kau tidak mau kuantar?Padahal aku sudah susah payah mau mengantarkanmu pagi-pagi begini.Diwaktu sesibuk ini,aku tidak mungkin bisa dekat-dekat denganmu selain mengantarmu kuliah.Hari ini aku sangat padat,bisa-bisa aku tidak bisa bertemu denganmu hari ini.Apa kau masih mau menolak pengorbananku?Jahat sekali kau.”Sambil dengan suara sok manja.

“haishhh…yasudah kemari saja,aku siap-siap dulu.”

“Gomawo jagi…aku sudah sampai depan gang rumahmu.”

“Mwooo!!??kenapa cepat sekali.”

“hehe..karena aku terlalu merindukanmu jadi aku pagi-pagi sudah siap-siap untuk kerumahmu.”

“O…yasudah.”

Tuuttt…tut…tut……..Aku menutup telponnya dan membuang hpku kesamping ranjangku.

“baru pagi-pagi begini kenapa dia sudah mengangguku lagi sih.”

Tok…tok…tok….

“Ji-ah…iroena…”

“Eomma…waeyo?”Sambil beranjak membukakan pintu.

“Ah..minhyuk ssi sudah datang,kau cepat turunlah dan sarapan dengan kita.”

“Ck…”Dengan tampang suram sambil masuk kembali ke kamarku dan duduk diatas ranjangku yang diikuti oleh eomma.

“Sayang,kenapa begitu sih?Kasihan minhyuk ssi,dia kan sibuk,dia mau menyempatkan diri untukmu saja itu sudah bagus sekali.”

“tapi eomma…”rengekku.

“Sudah-sudah,cepat mandi dan dandan dan turun!?Eomma tunggu 10menit.Jika dalam 10menit tidak turun,eomma akan menyuruh minhyuk ssi untuk menyeretmu.”

“ya eomma..!!?jangan seperti itu dengan anakmu sendiri!?”

“Jagi.kau cantik sekali!?”Tiba-tiba suara namja itu sudah muncul dihadapanku dan memelukku dengan seenaknya saja.

“YAAA!!!Lepaskan aku!!?”Teriakku saat itu juga.”Eommaaaa..tolong aku!?”TEriakku minta tolong karena minhyuk ssi tidak mau melepaskan pelukannya.

“Minhyuk ssi,jangan seperti itu!?Jika tidak kau lepaskan ji-ah tidak bisa bernapas.”

“ah ahjumma…hehe..”

“Yak!!jangan seperti itu lagi,apa kau tidak mau dilihat oleh eomma!?”Teriakku saat dia sudah melepaskan pelukannya.

“Miyan jagi,aku terlalu merindukanmu!?”

“Sudah keluar,kau menggangguku!?”Sambil mendorongnya keluar.

“Apa aku tidak boleh disini jagi?Kamarmu bagus juga.Aku mau disini!?”

“Minhyuk ssi,keluarlah bersama ahjumma,kita tunggu dia dibawah saja.”

“tapi ahjumma…aku mau disini.”Sambil memegang tanganku erat.

“yak lepaskan!!?Keluar!!?”Teriakku sambil menutup pintu kamarku tanpa mendengarkan omongannya lagi.

Aku mendengar langkah kaki menuruni anak tangga.

Akupun beranjak menuju kamar mandiku dan segera bersiap.

15 menit kemudian aku beranjak turun.Hanya dengan mengenakan celana jeans dan kaos dengan warna kesukaanku putih,aku turun kebawah dengan rambut yang kugerai.

“eomma..aku sudah siap!?”Teriakku.

“ji-ah,sarapan dulu,temani minhyuk ssi.”

“tapi aku masih kenyang!?”

“jagi..kalau tidak sarapan nanti sakit,ini sudah aku siapkan rotimu!?”Sahut minhyuk.

“Ck..kau ini…”Dengan berat hati aku memakan roti yang sudah disediakan oleh minhyuk ssi.

15 menit akhirnya aku menyelesaikan sarapanku.

“Eomma..aku berangkat dulu.”

“Ne ji-ah..hati hati dijalan,minhyuk juga,bawa mobilmu pelan-pelan.”

“Ne ahjumma…kita berangkat dulu.Jagi ayo!?”sambil menarik tanganku keluar rumah.

“Yak!!Kau ini kenapa?Suka sekali menarik tanganku.Lepaskan!?”

“Waeee??Aku suka memegang tanganmu.”Sambil membukakan pintu mobilnya untukku.

“Haishh..bicara denganmu membuatku darah tinggi.”

“jagi,jam berapa kuliahmu selesai?”

“Hmm..hanya 1 mata kuliah dan aku akan pulang.Waeyo?”Sambil mengutak-atik hpku.

“Ah..apa aku harus menyuruh orang untuk menjemputmu?Aku ada schedule setelah mengantarmu dan pasti malam lagi selesainya.”

“Kenapa memberitahuku?kalau kau sibuk pergi saja dan tidak usah mengurusiku!?”Jawabku ketus sambil memalingkan wajahku.

Melihatnya terlalu lama membuatku semakin menyukainya,dan aku tidak mau hal itu terjadi.

“YA!!!Kau ini..diperhatiikan malah seperti itu!?”

“Aku tidak butuh diperhatikan olehmu!?”Sanggahku.

“hah..yasudah,kau mau kuliah atau bertengkar denganku?”

Aku menengok keluar jendela lagi karena dia sudah menghentikan mobilnya,ternyata sudah sampai depan kampusku.

“aku pergi!?”Ucapku sambil membuka pintu mobil dan segera keluar.

“Jagi tunggu!?”Serunya sambil mengikutiku keluar mobil.

“haish…kenapa lagi sih ni anak!?batinku sambil membalikkan badanku.

“Ya!!Kau tidak pakai penyamaran,kenapa keluar!?Seruku panik sambil berusaha menutupi wajahnya.

“tidak papa,tidak ada yg tahu,lagian aku memakai kacamata hitam.”Serunya santai.

“Haish jinja!!Kau ini..kenapa lagi memanggilku?”Sambil masih menutupi wajahnya dengan tanganku.

“Hehe..hanya ingin melakukan ini.”Sambil mencondongkan wajahnya dan mencium keningku.

Aku membelalakkan mataku karena saking kagetnya dengan tingkahnya kali ini.Aku hanya bisa berdiri mematung saat dia melepas ciuman dikeningku.

“jagi..waeyo??jagi…kau tidak papa?”serunya khawatir sambil menggunjang tubuhku.

“Ah..an…ani..aku tidak papa..sudah cepat masuk mobilmu.Bisa-bisa kau dikejar para fansmu.

“arrasoe-arrasoe..aku masuk.”Sambil mengusap poniku sedikit.

“Yak..jangan selalu memperlakukanku seperti itu ah.”

“Waeyo?”Tanyanya sambil melangkah menuju mobilnya yang diikuti olehku.

“Ah…aku tahu,kau pasti takut jatuh cinta denganku ya?”Jawabnya lagi.

“Mwooo!!Yak..sudah sana pergi!!”teriakku sambil membanting pintu mobilnya.

“ya jagi..aku bisa terluka!?”Teriaknya dari dalam mobil.

“Itu yang kuinginkan.”Ucapku sinis lalu berlalu meninggalkan mobilnya.

Belum lama aku berjalan,kudengar suara mobil menyala.

tin..tin…tin..

Aku menoleh kearah suara klakson itu.Dia melambaikan tangannya dari arah mobil dan tersenyum sangat…sangat….”tampan”batinku.

“haish..ani..jangan seperti ini ji-ah.Baru 2 hari kau bertemu dengannya.Slow down…slow down…”Sambil menata nafasku.

“Ji-aahhhhh…”teriak sora diujung koridor sambil melambai-lambaikan tangannya berlari kearahku.

“Sora..kau pagi sekali!?”

“Aku sengaja datang pagi-pagi hanya untuk mendengar ceritamu.”

“cerita?”

“Haishh..jangan mulai merasa tidak tahu apa-apa deh.Kemarin saat konser berakhir aku menunggumu diluar kemudian ada seorang supir yang bilang kalau aku akan diantar olehnya dan dia itu suruhan minhyuk.Bagaimana aku tidak shock!?Cepat ceritakan padaku!?”

“Ahhh…ya begitulah.”Ucapku malas.

“jangan cmn begitulah,ceritakan secara detail.”

“tidak mau!?Aku malas.”Sambil meninggalkannya.

“yak ji-ah..kau ini!?Kenapa pelit sekali sih,mentang-mentang kau disukai oleh personel cnblue!?”Teriaknya.

Aku yang mendengarnya kemudian membekap mulutnya supaya dia diam.

“YAK!!kau mau membunuhku ya?Jangan berbicara keras-keras soal itu!Arrasoe!?”bentakku pelan tapi tegas pada sora.

Sora hanya manggut-manggut saat itu karena tidak bisa bersuara.Akhirnya aku melepaskan bekapanku.

“kajja ikut aku,akan kuceritakan semuanya.”

*********************************************

“Mwooo!!Jadi kalian ini mau dijodohkan?Kebetulan sekali sih.”Seru sora sambil menyerot milkshake didepannya.

“Em..Sahutku sambil meminum coffelatte didepanku jg.

“Lalu kau menerimanya?”

“Ani..belum tahu.tadi pagipun aku dijemput olehnya.”

“Benarkah?kapan?Kenapa aku tidak melihatnya?Kalian akan bertemu lagi tidak?Ajak aku dong,aku ingin melihat jonghyun oppa.Dia sangaaaaaaattt tampan!?”ucap sora bersemangat.

“ck..kau ini.kau tahu kan aku menyukai siapa.Walaupun aku sedikit menyukai minhyuk ssi.Tapi bukan berarti aku mencintainya.”

“kau ini..untuk apa selalu bertepuk sebelah tangan jika ada seseorang yang memperhatikan dan mencintaimu.”

“KAu tidak tahu rasanya jatuh cinta 100% pada seseorang sih.”

“kan sudah kubilang,jangn 100% mencintai seseorang.”

“Ck..ah berbicara denganmu membuatku emosi jiwa.”

“yang penting kau saja yang sakit jiwa,jangan ajak aku!?”

“Yak!!Sora!!kau ini.”sambil ingin memukulnya dengan kertas tugas yang kubawa tadi.

“Kalian asyik sekali mengobrolnya,boleh ikut?”Seorang namja dibelakangku tersenyum kearah kami.

Aku menolehkan kepalaku keasal suara tadi.”Kau”pekikku.

“hyukjae oppa.kemari-kemari!?”Seru sora yang duduk didepanku yang kemudian kutatap dengan pelototan mataku.

“Kau tidak keberatan kan ji-ah?”

“Ah ani – ani..silahkan!?”

Aku hanya memincingkan sebelah mataku kearah sora.Dan sora dengan santai hanya meminum coffe didepannya lagi.

“Sedang mengobrolkan apaKuperhatikan saat aku masuk kantin ini kalian heboh sekali.”

“Ah ani..hanya mengobrolkan hal-hal tentang wanita.”Jawabku tersenyum kecil kemudian memalingkan wajahku dan meminum coffe late didepanku lagi.

“Soal wanita apa?Kita kan sedang membicarakan tentangmu.”

“Yak!!jangan dibahas!?Seruku sambil memelototkan mataku pada sora.

“Tentang ji-ah?Apa itu?Boleh aku mendengarnya?”

“Ah bukan apa-apa.Jangan hiraukan dia oppa.Aku akan kekelas dulu.Aku duluan ya.Oppa aku pamit dulu.Annyeong.”Aku lalu melangkahkan kakiku cepat meninggalkan mereka berdua.

Aku mendengar sora berteriak-teriak memanggilku tapi tak kuhirauka.Aku tetap melangkahkan kakiku cepat keluar kantin.

“Ji-ah tunggu!?”Suara dibelakangku menghentikanku.Aku menoleh keasal suara itu karena aku mengenal suara itu.

“Op…pa..!?Wae?”Jawabku gugup karena hyukjae oppa memanggilku.

“nanti kau selesai jam berapa?”

“Sekitar jam 12,waeyo?”jawabku ragu-ragu.

“Oke nanti aku antar kau pulang.tidak keberatan kan?kutunggu diparkiran jam 12 nanti.”Jawabnya sambil melangkahkan kakinya meninggalkanku.

“tapi oppa!?”

“Aku tidak menerima penolakan kali ini ji-ah.”Serunya sambil menghilang dihadapanku.

Aku hanya berdiri mematung ditempatku.

“ahhh..akhirnya,dia mengajakmu pergi bersama.Apa kau menerimanya ji-ah?”Ucap sora yang tiba-tiba sudah berada disampingku.

Aku menata kembali hati dan pikiranku kemudian mulai berjalan lagi tanpa menghiraukan perkataan sora.

“YAKKK!!kau ini..tidak menggubrisku sama sekali sih.”

“tahulah..aku sedang pusing!?”

“JAngan bawa aku kalau sedang pusing ya!?”

“TIDAK AKAN!?”Sambil memincingkan mataku dan berlalu lagi.

“YAK ji-ah..tunggu aku!?”Teriak sora sambil menyusul langkahku.

*******************************************************

“ji-ah..”bisik sora disebelahku.

“Hm..?”

“Setelah ini kau akan pergi kemana dengan hyukjae oppa?boleh aku ikut?”

“Ck..sudah jangan membahas itu!Diamlah..!?”

“Haish..kau ini!?Pelit sekali sih.”Sambil menjulurkan lidahnya.

Aku masih saja tetap memperhatikan soal-soal yang dosen berikan padaku,walaupun pikiranku masih saja berputar tentang hyukjae oppa dan minhyuk ssi.

Dreett..drettt..

Aku merasakan hpku bergetar dikantongku.Akhirnya dengan diam-diam aku membukanya dan ada 1 pesan disana.

From : 089521357447

“ji-ah,aku sudah diparkiran,

Aku akan menunggumu dimobilku.”

Aku membelalakkan mataku melihat isi sms dihpku.

“Mwo!!bagaimana dia tahu nomerku?”Gumamku.Sora yang berada disebelahku langsung menoleh kearahku.

“Waeyo?”tanyanya penasaran.

Aku melihat sora dan berpikir dia yang memberikan nomer hpku pada hyukjae oppa.Aku memincingkan mataku dan melihatnya sambil mendengus.

“Ya..waeyo??”Bisiknya penasaran.

“ck..pasti kau yang memberikan nomerku kan padanya!?”

“nomer apa maksudmu??”Tanya sora padaku.

“tentu saja nomer hpkulah.”

“Pada siapa?”

“hyukjae oppa!Kau kan?”

“ani..aku tidak pernah memberikan nomermu pada siapapun.”

“bohong!?”

“tidak..untuk apa aku memberikannya!?Tidak ada untungnya buatku kan ji-ah!?”ucap sora serius.

“lalu..bagaimana dia bisa tahu sih?”

“tidak tahu.memang kenapa sih?ribut amat dari tadi.”

“tentu saja aku ribut!?dia tahu nomerku,bagaimana aku bisa diam hah!?bentakku padanya yang diikuti oleh pandangan teman-temanku sekelas.

Aku tersadar karena suaraku yang keras kemudian aku menundukkan wajahku karena semua orang memandangku aneh.

teng…tenggg..teng..teng…

Akhirnya bel sudah berbunyi.Dan dengan malas aku merapikan semua buku-buku yang berserakan dimejaku.

“Apa kau akan menemuinya ji-ah?”

“Hm??”Aku sedikit berpikir lalu menjawab lagi.”menurutmu bagaimana sora?Aku bingung?”jawabku sambil menghentikan pekerjaanku dan menatapnya.

“Emmm…bagaimana kalau dicoba saja,siapa tahu dia juga menyukaimu!benar tidak?”

“tapi ..mungkinkah?”

“Sudah pergi saja,apa salahnya sih?Katanya kau tidak suka dengan minhyuk ssi,lalu..hyukjae oppa kan orang yang selalu kau sukai sejak dulu.kenapa ditolak?”

“tapi kan,aku akan ditunangkan dengan minhyuk ssi sora.”

“Aku tahu,tapi jika hatimu bukan untuk minhyuk ssi,kenapa tidak dicoba dengan hyukjae oppa.Lagian…belum tentu hyukjae oppa ingin mengantarmu karena suka dengamu kan?”

“hishh kau ini!?Aku kan tidak menyimpulkan jika dia menyukaiku.”

dreeett..dreeet..dreeett..

Kulihat hpku bergetar diatas meja.1pesan.

from : 089521357447

“ji-h,kenapa tidak dibalas?

Aku menunggumu dimobil ya.

Aku tunggu!?”

Aku mengerucutkan bibirku saat membacanya.

“Waeyo?hyukjae oppa lagi?”

“ne..!?Aku pergi dulu sora.”

“Fighting ji-ah!!?”

Aku tersenyum dan akhirnya meninggalkan sora dikelas.

Tiba diparkiran,..

“Oppa annyeong!!?”ucapku saat tiba dimobil hyukjae oppa.

Kulihat hyukjae oppa sedang mendengarkan mp3 di ipadnya dan memejamkan mata.

“Omo..dia tertidur?”gumamku.

Aku hanya melihatnya saja saat ini,dan memperhatikan setiap detail wajahnya saat ini.

Aku hanya berdiri terpaku menatap wajahnya yang polos saat memejamkan mata.

“Apa aku terlalu tampan sampai kau melihatku seperti itu ji-ah?”

Sontak aku kaget dan memalingkan wajahku ke samping.

“a..ani..”jawabku asal sambil tetap memalingkan wajahku yang sudah seperti kepiting rebus itu.

kemudian hyukjae oppa keluar dari mobilnya dan menarik tanganku melangkah kesisis sebelah kanan,kemudian membukakan pintu mobil untukku.

“Kajja tuan putri!?”

“ah ne oppa.”jawabku sambil tergagap dan masuk kedalam mobil.

Kulihat sekilas dia tersenyum kemudian menutup pintu mobil dan kembali kesisi lain mobil dan masuk.

“Kita akan kemana ini tuan putri?”

“yak oppa.jangan begitu!?Ucapku.

“haha…miyan-miyan..kita jalan-jalan dulu ya,ada sesuatu yang ingin aku beli.”

“mwo??kenapa tidak beli sendiri?”

“ini untuk seorang wanita,jadi aku perlu teman wanita untuk memilihkannya!?”

“Ah..ne..!?”

Kemudian kami hanya diam disepanjang perjalanan.Aku berkecambuk dengan pikiranku tentang seorang wanita yang dikatakan oleh hyukjae oppa tadi.

Siapa dia?Apa dia sudah memiliki pacar?yang kutahu dia memang selalu dekat dengan banyak gadis,tapi untuk seorang pacar dia sepertinya tidak punya.

Aku masih saja berpikir saat mobil ini berhenti disebuah parkiran mall.

“tuan putri ayo kita turun.Kajja!?”Ucap hyukjae oppa.

“Oppa..jangan meanggilku speerti itu!?Ck…”Sungutku.

“hahah…kau ini,diajak bercanda sedikit saja tidak mau sih.Sudah ayo keluar.”Jawabnya sambil tertawa dan keluar dari mobil.

Aku pun mengikutinya dari belakang.

Karena saat itu ditempat parkiran diadakan obral besar-besaran,suasana jalan masuk kemall itu sungguh ramai,bisa dibilang padat.hingga aku harus menabrak-nabrak setiap orang yang ada.

Tiba-tiba tanganku ditarik oleh seseorang dan saat aku mendongakkan kepalaku,hyukjae oppa sudah memegang erat tanganku dan kemudian menarikku dari kerumunan orang-orang ini.

“untung aku sigap,kalau tidak kau bisa tenggelam dikerumunan orang tadi ji-ah.”ucapnya sambil tetap memegang pergelangan tanganku.tiba-tiba dia menggenggam tangankudan kemudian masuk kedalam mall.

“oppa..jangan begini!?”ucapku padanya yang masih saja dengan santai mengenggam tangannya.

“Waeyo??Kau keberatan?”

“ani..hanya saja…”jawabku mengambang sambil menggaruk hidungku yang tidak gatal.

“Sudah ayo..kita cari ketoko itu saja ya!?”Sambil menunjuk ketoko pernak-pernik untuk wanita.

Masih dengan tangan yang bertautan aku mengikutinya.

Haish..kenapa jadi begini sih,apa tidak tahu kalau jantungku bisa berhenti karena terlalu keras berdetaknya.

“ji-ah,kalau ini bagaimana?”Sambil menyodorkan sebuah kalung dengan liontin berwarna biru.

“Wah..bagus sekali!?”

“Kau suka?”

“ne..ini saja,pasti wanita yang kau sukai itu sangat menyukai hadiahnya.”jawabku girang.

“baiklah aku akan menyuruh mereka membungkusnya.Kau tunggu disini ji-ah,jangan kemana-mana,ingat..!?”sambil melepaskan genggamannya,dia menuju kasih.

Hmm…ada sedikit perasaan yang aneh,seperti tidak ingin melepaskan genggaman tangannya.

Aku melihat kearah dia berjalan dihadapanku,kemudian menjulurkan tanganku dan menutup satu mataku.

“Kapan kau bisa melihatku oppa??”Gumamku pelan.

Kemudian aku melihat-lihat segala pernak pernik ditoko ini.bagus-bagus dan lucu-lucu.Aku melihat sebuah gantungan hp,dengan bentuk boneka yang sedang memegang stik drumnya.

Kemudian aku mengambilnya dan tersenyum sendiri.”mirip minhyuk ssi.”Batinku kemudian menuju kasir.

“nona,apa mau dibungkus juga?”tanya pelayan ditoko ini.

“Ah ani..tidak usah.”

“kau suka itu?biar kubayar sekalian!?

“tidak usah oppa!biar ini aku sendiri saja!?”sergahku saat hyukjae oppa mengeluarkan uang tambahan untuk membayarnya.

“Tidak papa,tanda terima kasih karena sudah menemaniku!?”

“ani-ani..kalau mau membayariku,tolong belikan aku makan saja nanti!?”ucapku sambil tersenyum manis kearahnya.

“kau ini!?”Sambil mengusap poniku.

tidak tahu kenapa,saat dia mengusap rambutku,aku hanya bisa diam,seakan menikmati setiap sentuhannya.Apa karena aku menyukainya?batinku.

“KAlian pasangan serasi sekali ya.”ujar kasir didepan kami.

“Mwo??jawabku..”ani…aku hanya temannya!?”Ucapku cepat.

“gomawo eonni.Kita memang selalu dibilang seperti itu.”jawab hyukjae oppa sambil menarik pundakku mendekat kearahnya.

“oppa!!?”teriakku karena kaget dengan jawabannya.

“haha..sudah-sudah,ayo kita cari makan.Kau lapar kan?”

“haish…kau ini!?”

kemudian dia menarik tanganku keluar dari toko pernak-pernik ini.

“oppa…kenapa menjawab seperti tadi sih,bisa-bisa mereka salah mengerti.”Sambil mengikuti langkahnya dari belakang.

“Ck..jangan dihiraukan,lagian aku suka!?”Ucapnya ringan sambil mencari-cari tempat makan yang pas untuk kami berdua.

“Suka??maksud oppa?”tanyaku penasaran dengan masih mengekor dibelakangnya.

“Kau ini!?Sudah ayo kita makan dulu.Kita makan disini saja ya.”Sambil menunjuk kearah depan.

“haish..tidak dijawab!?”gumamku pelan.

Aku melangkahkan kakiku memasuki tempat makan itu.

“Duduk disana saja ya ji-ah.”Ucap hyukjae oppa sambil menunjuk kearah pinggir jendela.

“Oke oppa.”jawabku.

“kajja!?”Sambil menggenggam tanganku dan menuju meja yang dimaksud.

Aku kembali hanya menatap tanganku yang saling bertautan.Perasaan tenang ini masih saja menyelimuti hatiku.Merasa tidak ingin melepaskannya.

“Atur hatimu ji-ah.”gumamku pelan.

“hah??kau bilang apa ji-ah?”

“ah ani..ayo kita makan!?”jawabku sambil melangkah menyebelahinya.

Setelah membukakan kursi untukku,hyukjae oppa duduk dihadapanku.Selalu..dia dari dulu selalu saja duduk dihadapanku jika kita bersama.

“kau mau makan apa?”

“emm..capjai saja!?”

“baiklah,aku juga.”Kemudian oppa memanggil pelayan dan memesan makanan.”

“kau senang?”

“mwo??tentu saja!?”

“oh ya..hadiah yang kau beli tadi untuk siaSampai-sampai aku tidak boleh membelikannya untukmu.”

“Ah..tidak untuk siapa-siapa,aku hanya suka bentuknya.”

“hanya itu?”Sambil mengangkat salah sau alisnya.

“Ne..dan…mengingatkan aku pada seseorang!?”

“dugu?Pacarmu?”

“Ani..aku tidak punya pacar oppa!?”Sergahku.

“haha..tenanglah…aku percaya ji-ah.”Sambil tersenyum dan mengusap poniku lagi.Dan lagi-lagi.aku hanya terdiam dan tersenyum juga saat dia melakukannya.

30 menit kami mengobrol dan menghabiskan makanan kami.

“Kemana lagi kita setelah ini?”

“yak!!daritadi kenapa tanya padaku?”

Aku kan hanya ingin menyenangkanmu jagi!?”

“Mwoya!!Ja….gi???”ucapku sambil memelototkan mataku kearahnya karena kaget.

“Wae??Kau tidak suka?”

“Ani..bukan begitu,hanya saja kita kan memang tidak pacaran!?”

“Bagaimana kalau sekarang kita pacaran saja?Otte?”tanyanya sambil menyunggingkan senyum khasnya.

“MWOOO!!!!”Teriakku saat itu juga.

“Yak!!jangan teriak-teriak ji-ah!!Kau ini heboh sekali sih!?”Sambil membekap mulutku.

“tenanglah,kalau kau tidak tenang aku tidak akan melepaskan bekapanku!?”Ancamnya.

Aku hanya manggut-manggut saat dia berkata begitu.Sesaat kemudian hyukjae oppa melepaskan tangannya secara perlahan kemudian mengusap poniku pelan.

“Kau ini..begitu saja sampai kaget setengah mati,bagaimana kalau kuajak menikah,bisa-bisa kau langsung pingsan!?”ucapnya sambil diikuti kekehan dimulutnya.

“Oppa!!?Jangan menggodaku!?”Jawabku sambil menggembungkan salah satu pipiku.

“hahaha..kau lucu sekali!?Oh ya..Ini..”Sambil menyodorkan sebungkus kecil plastik lucu kepadaku.

“hah??apa ini?Bukannya ini tadi kan yang kau beli ditoko.”Tanyaku.

“ne..itu untukmu!?”jawabnya santai sambil meminum kopi didepannya.

“Untukku??Waeyo??Bukannya ini untuk teman wanita oppa?”

“Kau kan juga teman wanitaku!?”Jawabnya santai sambil memasukkan kedua tangannya disaku celananya.

“tapi??”Ucapku sambil mengerutkan keningku.

“Tidak mau??kalau tidak mau buang saja,Kemarikan biar kusuruh pelayan membuangnya!?”

Saat hyukjae oppa mengambil kembali bungkusan itu dan hendak memanggil pelayan.

“chakanman!?”Sergahku sambil mengambil bungkusan ditangannya.

“Kemarikan oppa!?Kenapa dibuang sih!?”

“kan tadi kau tidak mau!?Jadi untuk apa disimpan!?”

“Siapa yang bilang tidak mau!Haishhh…..Ck…”Ucapku sambil menggembungkan lagi sebelah pipiku lagi.

“Jadi kau mau?”

“ne..akan kusimpan baik-baik.”Ucapku sambil tersenyum padanya.

“berarti..Sekarang kita sudah resmi pacaran.Kajja kita pulang,aku akan mengantarmu!?”

“MWOOOOOOOO!!!???”Ucapku sambil membelalakkan mataku.

“YA..Kau sudah menerima kado dariku,dan kado itu adalah pernyataanku untukmu,dan kau menerimanya.Sama saja kau menerima hati dan cintaku.jadi sekarang kita resmi pacaran.”Ucapnya santai sambil beranjak dari tempat duduknya.

“chakanman oppa!!Tapi aku kan tidak tahu kalau ini pernyataanmu?”Sambil beranjak juga dari tempat dudukku karena hyukjae oppa sudah sedikit jauh didepanku.

Kulihat hyukjae oppa hanya tersenyum melihatku dan mengulurkan tangannya.

“Apa?”Tanyaku melihat tangannya menjulur kearahku.

“Tanganmu!?”Jawabnya lagi sambil masih menyunggingkan senyum dibibirnya.

“untuk?”Tanyaku lagi.

“Kau ini lama sekali sih,Sudah sini!?”Sambil meraih tangaku dan menggenggamnya lagi kemudian melangkah keluar dari caffe ini.

Aku hanya diam dan mengikutinya.Kami pun beralan bersama dan bersenda gurau layaknya seorang pasangan yang sedang kasmaran.Dia selalu menggodaku dan satu yang tak pernah dia lupakan.Dia tak pernah melepaskan tanganku.

Senang..ya..itu yang kurasakan saat ini.Bagaimana tidak,seseorang yang sejak dulu selalu kusukai akhirnya menyatakan cintanya padaku.Sebuah keajaiban yang kuterima saat ini.Masih berputar-putar disekitar mall ini.Aku mendengar seseorang memanggilku dari arah berlakang.

“ji-ah..!?”Serunya.Aku menengok keasal suara itu dan mengernyitkan alisku.

“Kau??”Jawabku singkat.Aku memalingkan wajahku kearah hyukjae oppa saat ini.Dia terlihat sedikit mengernyitkan alisnya dan kulihat lagi dia tersenyum pada namja didepan kami ini.

“Ji-ah,apa yang kau lakukan disini?Duguya?”Sambil menunjuk hyukjae oppa.

“minhyuk ssi..ini…”jawabku bingung.

“Aku namjachingunya ji-ah.Lee hyukjae imnida.Bangabsemida.”Ucapnya lalu sedikit menundukkan badannya.

“mwo??namjachingu?”Jawab minhyuk ssi padaku sambil menunjuk penuh tanya kearahku.

“Ne..waeyo?”tanya hyukjae oppa pada minhyuk ssi.

“Ji-ah..bisa jelaskan padaku?”Ucap minhyuk ssi padaku.

“Ah begini..Dia hyukjae kakak kelasku,kami…..”ucapku terhenti saat tangan hyukjae oppa mengeratkan genggamanku.Aku melihat kearah hyukjae oppa yang tersenyum padaku.

“Kami apa?”Tanya minhyuk ssi padaku.

“Kami baru saja jadian!?”jawabku sambil menundukkan kepalaku.Aku memejamkan mataku sejenak dan menggigit bagian bawah bibirku karena takut akan tanggapan minhyuk ssi padaku.

“ahhh…Baru saja ternyata,pantas saja!?”Ucap minhyuk ssi.

Aku mendongakkan kepalaku melihat kearah minhyuk ssi.Dia tampak tersenyum penuh arti kearahku dan kearah hyukjae oppa.Aku melihat keduanya saling berpandangan dan saling tersenyum sinis saat ini.

“jadi kau mengambil tunangan orang ya!?”Ucap minhyuk ssi dengan suara tegas ke hyukjae oppa.

“Mwoo??tunangan??”Jawab hyukjae oppa bingung.

“ya!!Kita belum bertunangan minhyuk ssi.”Sergahku sebelum terjadi pertempuran.

“Sebentar lagi!?Dan kau malah berpacaran dengan orang tidak berguna ini!?”Katanya lagi.

“Tidak berguna??”jawab hyukjae oppa sambil melepaskan genggamanku dan maju selangkah kedepan minhyuk ssi.

Keduanya terlihat saling tidak suka.

“Sudah-sudah…oppa…kita pulang saja!?”Seruku sambil menarik tangan hyukjae oppa menjauhi minhyuk ssi.

“Tidak bisa!KAu pulan denganku ji-ah!?”Sambil menarik tanganku minhyuk ssi kemudian menyeretku menjauh dari hyukjae oppa yang membuat genggaman tanganku dengan hyukjae oppa terlepas.

Sontak hyukjae oppa kaget begitupun denganku.Dia kemudian mencengkeram lenganku dan menariknya.

“ya!!jangan sembarangan,dia datang bersamaku dan dia akan pulang juga bersamaku!?Dengan suara tegas.

Aku yang ada diantara mereka hanya bisa  menggigit bagian bawah bibirku.

“jagi..kau pulang denganku.”

“ne oppa.”jawabku pada hyukjae oppa.

“tidak bisa!!Dia akan pulang bersamaku!?”Teriak minhyuk ssi pada hyukjae oppa.

“ya!!JAngan berkelahi.Apa kalian tidak malu dilihat semua orang.Ucapku sedikit emninggikan suaraku karena semua orang sekarang sudah melihat kelakuan kami ini.

Hyukjae oppa lalu melepaskan cengkeramannya dan akhirnya menghembuskan nafas pelan.

Dan minhyuk ssi masih saja memegang pergelangan tanganku.

“Oppa..miyane,aku pulang dengan minhyuk ssi saja,aku akan meneleponmu nanti!?”

“tapi jagi!?”Ucap hyukjae oppa padaku.

“Gwencana,aku akan baik-baik saja!?”Ucapku menenangkannya.

“baiklah jagi,jaga dirimu.telpon aku setelah sampai dirumah.”

“ne oppa.Aku pergi!?Annyeong!”

“ne jagi!?”Sambil mengusap poniku.

Aku segera beranjak dari sini dan menyeret minhyuk ssi keluar dari mall ini.

“KAu ini!!Selalu saja membuatku pusing sih!?”Ucapku pada minhyuk ssi.

“ya!!Kau yang membuat pusing,Sudah tahu sudah memiliki calon tunangan kenapa masih berpacaran denga orang lain!?”Ucapnya tidak terima.

“HAishh sudahlah,ayo kita pulang!?”Ucapku sambil menarik tangannya menjauhi orang-orang dimall ini dan pergi menuju parkiran mobil.

Disepanjang perjalanan aku sama sekali tidak berbicara sedikitpun dengan minhyuk ssi.Diapun seperti itu.

Setibanya dirumah,aku langsung keluar dari mobil dan masuk kerumah.Aku membanting pintu kamarku dan terduduk diatas ranjangku.

Suara ketukan pintu kamarku terdengar saat ini.

“ji-ah??”Seru eomma dari balik pintu.

“ne eomma!?”Jawabku lesu sambil beranjak membukakan pintu untuk eomma.

“Ada apa sih?Dibawah minhyuk ssi juga cemberut saja!?”

“Ani..”Jawabku lesu sambil kembali duduk keranjangku.

“ceritakan pada eomma nak,siapa tahu eomma bisa bantu!?”

“hah!!Aku bingung eomma,disatu sisi,orang yang kusukai selama ini menyatakan cinta padaku,disisi lain ada seseorang lain yang baru saja ku kenal akan menjadi tunanganku.”

“ji-ah..kau hanya butuh memilih nak,mana yang baik untukmu dan tidak untukmu.Ikuti kata hatimu.”

“ya benar!?tapi lebih baik kau memilihku daripada laki-laki tak jelas itu!?”Ucap minhyuk ssi yang sudah bersandar diambang pintu kamarku.

Sontak aku mengambil bantal dan melemparkannya keminhyuk.

“YA!!Siapa yang laki-laki tidak jelas?Dia kakak kelasku!?”

“Kalian jangan bertengkar!Kau juga tidak boleh begitu pada minhyuk ji-ah.”Ujar eomma disampingku.

“Ck…”

“Ahjumma benar,lagian ayah dan ahjussi juga sudah menetapkan tanggal pertunangan kita,kenapa kau masih saja mau berkencan dengan lelaki tak jelas itu.”Ucap minhyuk ssi sambil melangkah masuk kekamarku.

“Sudah kubilang dia kakak kelasku dan kau kenapa masuk begitu saja kekamarku!Cepat keluar!?”Ucapku frustasi dan memasang wajah sengak kearahnya.

“Walaupun kau mengusirku aku tidak akan pergi dari sini.Kaukan calon tunanganku!?”

“YA!!jangan bicara sembarangan,aku belum menyetujuinya!?”

“Sudah-sudah,eomma mau keluar saja,eomma pusing mendengar pertengkaran kalian ini!?”

Sambil beranjak keluar kamar eomma tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

“haish..kau ini!?”gumamku sambil melempar kembali bantal kearah minhyuk ssi.

“ya!!Jangan melempariku terus,sakit tahu!?”

“biar saja!?”Jawabku sambil menggembungkan sebelah pipiku.

Selama 15 menit kami terdiam,banyak pikiran berkecampuk dihatiku.Aku tidak memperdulikan minhyuk ssi yang sedari tadi hanya melihat kearahku.

“hei..”Suaranya membuyarkan kesunyian diantara kami.

“Hm..?”Jawabku singkat.

“Apa kau menyukainya?”

“Dugu?”

“lelaki itu.Siapa namanya,hyukjae??lee hyukjae ya tadi?”

“aaah…ne..waeyo?”

“em..apa kau tidak menyukaiku?”Ucapnya lesu.

“Mwo??Bukan begitu,aku kan tidak bilang kalau aku tidak suka padamu.”

“Brarti kau juga menyukaiku?”

“YA!!Jangan menyimpulkan macam-macam.”

“Kalau begitu,kita buat kesepakatan saja.Otte?”

“Kesepakatan??”JAwabku sambil mengangkat satu alisku.

“Jika dalam waktu 1 minggu aku tidak bisa membuatmu menyukaiku,aku akan mundur.otte?”

“1minggu??lama sekali.”Jawabku santai.”2hari,kalau tidak bisa,kau akan dieliminasi!?”JAwabku lagi.

“MWO!!2hari???”

“ne..kalau tidak mau ya sudah!?”jawabku santai sambil beranjak meninggalkannya dan ingin keluar dari kamar.

“chakanman!!”Sergahnya sebelum aku benar-benar keluar dari kamar.

“OK..2Hari dan aku akan membuatmu menyukaiku!?”

“Deal!?”Jawabku sambil tersenyum sinis dan meninggalkannya.

Akhirnya,minhyuk pulang ke dormnya karena ada jadwal lagi,dia benar-benar dengan keputusannya yang membuatku suka dengannya dalam waktu 2hari.

memang singkat,tapi itu yang kumau,membuatnya tidak bisa mendapatkan cintaku.

Tak bisa diungkiri jika semua pesonanya membuat jantugku selalu berdetak cepat.tapi ada seseorang yang kusuka dan dia sekarang sudah menjadi namja chinguku.

“Ah aku lupa!?”Pekikku kemudian berlari kedalam kamar dan mengambil hpku.

Aku memencet nomor yang sudah ada dihpku.

“yoebosaeyo?”Suara diseberang telephon ini.

“Oppa..”Seruku.

“ne jagi,bagaimana?KAu tidak papa kan?Apa terjadi sesuatu padamu?”

“Ani..aku baik-baik saja.”Jawabku dengan suara ringan.

“Kau ini,membuatku tidak bisa bernafas saja.Aku menunggu kabarmu daritadi.Kenapa baru telephon sih?”

“Miyan..tadi aku sedikit berselisih dengn minhyuk dirumah.Tapi sekarang sudah clear sih oppa.”

“Bagaimana?Apa dia masih saja mengejarmu?apa perlu aku yang menyuruhnya menjauhimu?”

“Ah ani..tidak usah oppa,tenang saja.Aku bisa menyelesaikannya sendiri.”

10menit aku meneleponnya,kemudian aku mengakhiri telephonnya karena eomma memanggilku.

“Oppa,aku dipanggil eomma untuk makan malam.sudah dulu ya.”

“Ah ne jagi,besok apa perlu kujemput dirumah?”

“Tidak usah!?Aku bisa sendiri!?”

“Tapi kan aku sekarang namjachingumu jagiya!?”

“Jangan memanjakanku oppa.”Pintaku.

“Waeyo?Kau kan gadisku!?”

“Ck..oppa ini.Susah sekali sih bicara denganmu.”

“ne..ne..arrasoe..Yasudah,selamat menikmati makan malammu jagiya!?”

“ne opa!?Annyeong.”

“ne…”Ucap suara diseberang lalu memutuskan telephonnya.

Aku beranjak kebawah dan mulai makan malam bersama dengan keluargaku.

“Ji-ah..besok lusa bersiap-siaplah,acara pertunanganmu sudah appa bicarakan dengan ayahnya minhyuk.”

Saat mendengar itu,aku membelalakkan mataku.

“MWO!!ya appa.. kenapa cepat sekali!?”

“Apanya yang cepat,rencana ini sudah ada sejak dulu,tapi kau saja yang baru tahu sekarang.”jawab appa santai.

“Appa…tapi aku kan belum menyetujuinya.”

“Mau tidak mau kau harus setuju,ini yang terbaik untuk mu!?”

“Ck..haish..!?”Aku membanting sendok dan garpuku kemudian beranjak menuju kamar.

Aku menggebrak meja karena terlalu kesal dengan appa.

“Ottokhae??”Gumamku sambil terduduk lemas didepan meja belajarku.

Karena terlalu lelah berpikir,akhirnya aku tertidur sampai pagi.

Cippp…cipp…cipp…

“Ji-ah…iroena!!?Sudah siang,apa kau tidak kuliah?”Teriak eomma dari balik pintu.

Aku terkesiap dan mencoba menyesuaikan mataku dengan terik sinar yang masuk melalui celah-celah tirai jendela kamarku.

“Ji-ahh…iroena!!?”TEriak eomma sambil mengetuk-etuk pintu kamarku.

Aku menoleh karah pintu.

“ne eomma!?Aku sudah bangun!?”

Aku merasakan badanku pegal semua.”Ah..ternyata aku tertidur dimeja.”Batinku.

Aku beranjak dan berangkat kuliah.MAlas untuk sarapan akhirnya aku hanya melewati meja makan pagi ini.

“ji-ah,kau tidak sarapan?”

“ani.aku tidak lapar.Aku berangkat eomma!?”jawabku sambil melirik kearah appa.

Appa yang sedari tadi membaca koran kemudian menurunkan korannya.

“Kau harus sarapan!Apa kau mau sakit?”Seru appa sambil melihatku.

“Ck..aku tidak butuh!?”Ucapku sembari berlalu kemudian keluar rumah.

Aku menyusuri setiap jalanan.menuju halte yang hanya berada beberapa blok dari rumahku.

30menit kemudian

Shinwa university

“jagi…!?”teriak namja dibelakangku.Aku menoleh keasal suara yang kukenal itu.

“oppa..kau juga ada kuliah pagi?”

“Mm..sepertinya tidak,tapi hanya karena ingin bertemu denganmu aku datang pagi.”Jawabnya sambil menyunggingkan senyumnya.

“ya oppa!?jangan membuatku selalu malu!?”Jawabku sambil memukul bahunya pelan.

Ah..kau sudah sarapan?”

“Ani..sedang malas.kau?”

“YA!!KEnapa belum?Ayo kekantin dulu!?”Sambil menarik pergelangan tanganku yang kemudian digenggamnya.

“Tidak usah sarapan oppa,aku tidak terlalu lapar!?”Rengekku padanya.

“kau mau sakit?lagian apa bisa kau berpikir dengan perut kosong?”SAmbil tetap menyeretku ke arah kantin.

Aku mengerucutkan mulutku tapi tetap saja mengikuti langkahnya.

“Mau duduk dimana jagi?”

Aku menunjuk kearah dekat jendela.

“Baiklah,kau kesana dan aku akan memesan makanan untukmu.”

“oppa,tidak usah!Aku tidak lapar!?”

“Ck..tidak bisa!?Sudah sana duduk!?”Sambil mendorong pundakku pelan.

Akhirnya aku menuruti perkataannya dan duduk.Melihat kearah luar jendela.hal yang selalu aku lakukan saat dikantin.

“ini…!?”Sambil menyodorkan susu coklat dan sebungkus sandwich.

“ne oppa,gomawo!?”Ucapku.Dia tersenyum dan duduk dihadapanku.

“oppa,kau meminum strawberry milk lagi?”

“ne..”Jawabnya sambil tersenyum.

“ahh..dari dulu tidak pernah berubah!?”Jawabku sambil meminum susu coklat dihadapanku.

“ne??kau memperhatikanku ya?”

“Ya!!Jangan PD begitu!?”jawabku sambil berusaha menyembunyikan kebenarannya.

“haha…jangan panik begitu!?”jawabnya sambil mengusap poniku pelan.

“Apa enak?”

“Ne..tentu saja!?rasanya manis.Apalagi kalau ditemani dengan seorang gadis canti didepanku.”

“Dugu?”

“kau!?”

“ya oppa!!Jangan merayuku lagi!?”Ucapku sambil menutupi pipi merahku.

“haha…kau lucu sekali jagi.Sudah cepat makan!?Kau ada kelas sampai jam berapa?”

“mm..hanya 2 mata kuliah dan aku selesai.”

“Ahh..aku ada kuliah jam 1,jadi tidak bisa mengantarmu pulang jagi.”

“ne..gwencana oppa,aku kan sudah bilang jangan memanjakanku!?”

“Tapi kan aku hanya ingin menjagamu!?”Ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya sambil meminum strawberry milknya.

“ah jagi,bagaimana dengan temanmu kemarin?”

“Ah..jangan bahas itu oppa,aku pusing memikirkannya.”

“Apa kau menyukainya?”

“Ani..hanya saja,aku baru mengenalnya 3hr ini!?”

Aku terdiam dan hyukjae oppa hanya memandangku.

“Aku…tidak akan melepaskanmu!?”Ucapnya.Aku membelalakkan mataku dan melihat kearahnya.

“Walaupun dia seorang artis,dan mungkin lebih tampan dariku,aku tidak akan melepaskanmu!?”Sambil memegang tanganku.

“opp…pa!?”Jawabku lirih.

***********************

Dikelas,aku tidak bisa konsentrasi dengan mata kuliah yang ada.hanya bisa diam dan melamun.

“ya ji-ah,waeyo?”Bisik sora disebelahku.

“Hm??Ani..hanya sedang memikirkan sesuatu!?”

“Apa gara-gara hyukjae oppa lagi?”

“Ani..ah ye..aku belum cerita soal ini padamu!?”

“kenapa??”tanya sora penasaran.

“Setelah ini kita mengobrol yak,ada sesuatu yang perlu aku ceritakan padamu.”sambil menyunggingkan senyum termanisku.

“Sekarang saja!?”

“nanti!?”jawabku singkat .

“haish..kau ini.Selalu membuatku penasaran!?”

“Sabarlah sora,kalau kau tidak sabar,donghae oppa bisa kabur!?”

“ya!!jangan bawa-bawa dia!?”Sungut sora.

****************************

“MWOOO!!??Kau..dan dia..Jaaaadiaaannn!!??”Teriak sora ditaman kampus.

“YAK!!jangan kencang-kencang!?”Sambil menutup mulutnya.

“YA..kenapa baru kau ceritakan sekarang sih ji-ah!?Chukkaeeee!?”Sambil memelukku erat!?

“YA..lepaskan!?Kau berat sora!?”

“miyan-miyan ji-ah,aku hanya sangat senang mendengarnya.”

“Ck..kau ini!?”

“Ah..lalu bagaimana dengan minhyuk ssi?kalian tetap akan bertunangan?”

“Emm..ne!?Jawabku menunduk lesu.

“Ahh…ji-ah..ottokhae??Kau kan tidak menyukainya.”

” Ani..appa memaksaku!?”Sambil menyenderkan kepalaku kepundak sora.

“haishh…kenapa disaat bersamaan sih ji-ah?”

“Tidak tahu!?jawabku singkat.

Kami berdua diam dalam waktu yang cukup lama.

“Lusa…”Gumamku pelan.

“ne??Wae?”tanya sora saat mendengar perkataanku.

“Pertunangannya!?”jawabku masih dengan nada lesu.

“mwoo!!kenapa cepat sekali?”

“Ani…appa yang menentukan!?”

“Ji-ah..lalu bagaimana?”

“Aku juga bingung sora..”

“lalu hyukjae oppa bagaimana?”

“Dia..hanya berkata..tidak akan melepaskanku.”Jawabku masih tetap lesu.

“Lalu,kenapa lagi kau masih cemas ji-ah?Hyukjae oppa saja sudah berkata demikian.”

“Kau seperti tidak tahu appa sih sora,jika sudah berkehendak dia tidak akan mengubah keputusannya.”

“Ck..lalu,apa kau akan menyetujuinya?”

“tentu saja tidak!?Apa kau gila,aku tidak bisa melepaskan apa yang sudah kudapat sora.”

Tiba-tiba kudengar seorang namja menyapaku.

“hai..kalian kenapa?lesu sekali?”

Aku dan sora menoleh keasal suara itu.Ternyata donghae oppa,namja chingu sora.

“oppa..kenapa disini?Bukannya ada kelas?”

“Ah..hari ini dosen tidak datang jadi aku pulang cepat!?Sedang apa kalian?”sambil mengambil duduk diantara aku dan sora.

“Hya!!Oppa,jangan begitu.”Pekik sora.

“Wae jagi?Aku kan juga ingin ada diantara bidadari-bidadari ini kan.”Sambil menoel pipi sora.

Aku terkekeh melihat tingkah laku mereka.Dari dulu,mereka memang selalu terlihat mesra,walaupun donghae oppa memang namja yang romantis,tapi sora tidak pernah manja dengannya.

“Jagi..kau disini?”Suara lain dari arah belakang kami membuat kami bertiga menoleh bersamaan.

“Oppa.”

“Ya hyuk..kau dari mana saja?Aku mencarimu daritadi.”Seru donghae.

“Aku kan tadi bilang mau ke perpus sebentar hae.”Lalu melangkah kearah depan kami.

“Lihat hyuk,aku berada diantara bidadari-bidadari ini.”Sambil merangkulkan kedua tangannya kepundakku dan pundak sora.

“Ck..kau ini!?Yang satu bukan bidadarimu hae,dia punyaku!?”Sambil menganggkat tangan donghae oppa dari pundakku.

“Ah kau ini.Pelit sekali sih.”

“Biar!?”Ucap hyukjae oppa santai.Kemudian meraih tanganku.

“ayo jagi,pergi dari sini.”Ucap oppa santai kemudian menarik tanganku pelan.

“Ah tapi oppa!?”Aku melihat kearah sora dan donghae.Tapi mereka berdua malah senyum-senyum dan melambaikan tangan.

“”Aku pergi ya!?”Ucap hyukjae oppa santai pada mereka.

Aku kemudian mengikuti langkahnya pelan.Kami berjalan menuju tempat parkir.

“Oppa..kita mau kemana?”

“Pulang,waeyo?Kuantar kau pulang ya.”

“hah??Tapi aku sedang malas dirumah.”Ucapku sambil menggaruk hidungku yang tidak gatal.

“ck..kau ini.Baiklah kau mau kemana?”sambil mengusa poniku pelan.

“emm…bagaimana kalau jalan-jalan kemall lagi oppa?”Jawabku semangat.

“Siap Tuan putri.Kajja…..”Jawabnya juga penuh semangat.

Setibanya dimall,aku langsung berlari lincah dan kamipun saling bergandengan.Melihat kesana kemari membuat perutku lapar.

“oppa,bagaimana kalau kita makan?Otte?”tanyaku pada hyukjae oppa.Hyukjae sedikit terkekeh dengan tingkahku kemudian mengusap kembali poniku.

“Tuan putri lapar?baiklah kita cari makan!?”

“Disitu saja!?”Tunjukku kesalah satu tempat makan dimall ini.

“okay…Kita kesana.Kajja!?”

Suara lonceng pintu berbunyi,dan kami menempatkan diri seperti biasa,disebelah jemdela.Aku memesan makanan untukku dan hyukjae oppa.i

“Jagi..kau senang?Setelah ini mau kemana?”

“Em…bagaimana kalau kesungai han?Lihat kembang api!?”Jawabku antusias.

“ya…hari ini kau semangat sekali sih.”

“Apa aku tidak boleh semangat oppa?”

Masih tetap mengobrol dengan hyukjae oppa,tiba-tiba hpku berbunyi.

“yeobosaeyo?”Jawabku.

“ne jagi,kau dimana?”

“ck…sudah kubilang jangan memanggilku seperti itu!?”

“Ya..ya..kau dimana?”

“Aku..dimall,wae?”jawabku ketus.

“O..dengan siapa kau?Aku akan kesana.Jadwalku sudah selesai hari ini.”Jawabnya ringan.

“Ani..aku dengan hyukjae oppa!?”Jawabku mencegahnya datang.

“mwoo??Dengan dia lagi??Ya..Kau itu calon tunanganku!?”

“Minhyuk sii,jangan membuatku marah lagi,kemarin kita sudah sepakat!?”

“Ck..arrasoe!Baiklah,aku akan menunggumu dirumah.”

“terserah!?”jawaku ketus sambil menutup telponnya.

“Jagi??Waeyo??Dugu?”tanya hyukjae oppa.

“Ah..dia…minhyuk ssi.”Jawabku pelan.

“Ahh..kenapa lagi dia?Apa dia mengganggumu?”

“Ah ani.Ayo kita pergi kesunga han oppa!?” jawabku sambil menarik tangannya.

Sesampaiknya disungai han.

“oppa-oppa,lihat…wahhh….bagus sekali.”

“Ne..kau suka?”

“ne..”jawabku sambil tersenyum pada hyukjae oppa.

“Oppa…”Panggilku padanya.

“Hm?”Sambil masih menatap kelangit-langit.

“Apa oppa mencintaiku?”

“hah??tentu saja wae?”Jawabnya sambil menengok kearahku.

“Ani..setelah ini,kita..sepertinya tidak bisa berhubungan lagi oppa!?”

“ya jagi!?Waeyo?”tanyanya penuh penasaran.Dia sekarang sudah duduk menghadap kearahku.Aku menguatkan hatiku untuk tetap tenang dan melihat kearahnya.

“Kita…putus saja!?”Ucapku dengan nada menahan tangis.Aku mengepalkan kedua tanganku untuk menahan emosiku yang sudah memuncak.Jika tidak,bisa-bisa aku menangis disini.

“Jagi!!Waeyo??kau jangan bercanda begitu ah!?”Jawab hyukjae oppa sambil menacak poniku.

“Ani..aku serius oppa!?”Jawabku sambil mengambil tangannya dari kepalaku.Aku menggenggamnya erat.

“Kita..putus saja!?”Seruku lagi dengan masih memegang tangannya erat!?

“Ja…gi!!??”Suara hyukjae oppa melemah.Dia melepaskan tanganku kemudian beranjak dari tempat duduknya.

“”oppa.?”Tanyaku padanya.

“Aku..sudah kubilang aku tidak akan melepaskanmu!?Tapi jika hanya karena lelaki lain kau memutuskan hubungan kita,kau salah!?Aku tidak akan terima dengan semua itu.”jawabnya.Kulihat matanya memancarkan kemarahan dan tangannya mengepal.Aku tidak bisa melihatnya seperti ini.

“oppa miyan!?Aku tidak ingin kau terlibat dengan situasiku ini.Kau tahu,lusa aku bertunangan dengan minhyuk ssi.”

“Apa??Jadi karena ini kau memutuskan hubungan kita?Ternyata kau seperti itu jagi!?”

“Bukan begitu oppa,aku bukannya tidak ingin berhubungan denganmu.Tapi…”Aku beranjak dari dudukku juga.

“Tapi apa????”Jawabnya marah kearahku.

“tapi..ini semua keputusan appa yang tak bisa tolak oppa!?”

“Terserah!?”Jawab hyukjae oppa kemudian beranjak meninggalkanku sendirian.

“op…pa!?”Aku melihatnya menghilang dari hadapanku.Melihat punggungnya sudah menghilang dihadapanku membuatku sakit.

Aku menundukkan kepalaku,tidak bisa lagi berpikir.Orang yang selama ini kusukai,seseorang yang akhirnya menyatakan perasaannya padaku,kuputuskan begitu saja.

“Gomawo oppa,dengan semua yang kau berikan selama beberapa hari ini!?”Gumamku.

aku berjongkok dan menundukkan kepalaku.Air mataku mulai jatuh.Menahan semua emosi hingga hari ini.Penyesalan,memang..tapi ini yang harus aku lakukan.Aku tidak mau menyakiti hyukjae oppa dengan apa yang akan aku lakukan besok!?

Berjam-jam aku berada disini,masih dengan posisi seperti tadi.Aku mendengar suara hpku berbunyi.Aku membiarkannya.

Hpku masih saja berbunyi,akhirnya,aku mendongakkan wajahku,ternyata sudah malam.Aku menengok kearah tasku dan mengambil hpku.

10 misscall dan 5 massage.Dengan malas aku membuka pesan itu,ternyata 4 dari minhyuk ssi.Belum selesai aku membaca semua pesannya,Hpku berdering kembali.Kupandangi nama dilayar hpku.Minhyuk ssi..dia yang menelepon.

Akhirnya,aku menjawab telephon darinya.

“Yeobosaeyo?”Jawabku dengan suara lesu.

“ya jagi!KAu dimana?Kenapa baru mengangkat telponku?”

“Sungai han,waeyo?”Jawabku masih dengan suara lesu.

“KEnapa belum pulang juga sih?Kau ini,mana laki-laki itu,akan ku buat dia tidak berani mengajakmu pergi lagi,apa dia tidak tahu jam berapa sekarang hah!?”Bentak minhyuk diujung teephon.Aku hanya diam menanggapi semua ocehannya.

“Sudahlah,aku pulang sebentar lagi.”jawabku lesu.

“Hya jagiya!!?KAu..kenapa?”tanya minhyuk ssi padaku penasaran.

“Ani..hanya lelah!?”

“Kau..tidak seperti biasanya.waeyo?”

“Hm?aku biasa saja.”

“Mana mungkin bia biasa saja?Kau ini jiga kupanggil jagi akan marah-marah.”

“Ani..aku sedang tidak ingin marah saat ini,aku hanya lelah.”

“Kau tunggu disana!?”

“Waeyo?”

“aku akan menjemputmu!?JAngan kemana-mana.”minhyuk kemudian menutup telponnya.

Aku kembali menundukkan kepalaku lagi.Tubuhku terasa lemas sekali,dadaku masih terasa sakit.Seperti ditusuk diulu hati.

Aku beranjak dari tempatku dan mulai berjalan pelan.menyusuri jalanan disepanjang sungai han ini.

“Ji-ah!!??”Seseorang berteriak dari arah belakang.aku menengok kearah suara,ternyata minhyuk ssi.Dia sudah sampai,cepat sekali.batinnku.

Aku tersenyum padanya dan kembali berjalan lagi.

“Hya!!Mau kemana?Ayo kita pulang.”

“Aku masih ingin disini minhyuk ssi.”Jawabku sambil memalingkan wajahku.

“Kau!!Sehabis menangis ya??”Tanya minhyuk oppa padaku.

“Ah..hanya sedikit kelilipan tadi.”

“Bohong!?”

Aku hanya tersenyum kemudian berjalan pelan lagi.Dia mengikuti dibelakang.

Suara dibelakangku sedikit berisik.aku menengok kearah belakang dan ternyata minhyuk sudah dirubung oleh beberapa orang yang meminta tanda tangan.Dia terlihat kewalahan.Aku memandangnya sejenak dan kemudian menarik tangannya.

Kami berlari kencang melewati semua fans minhyuk.Akhirnya sampai juga dimobil minhyuk.Aku dan minhyuk menancap gas sekencang-kencangnya.

“hah!!kau ini!!Lagian kenapa keluar tanpa memakai penyamaranmu seperti biasa sih?”

“Ini semua gara-gara siapa hah?”

“Jadi kau menyalahkanku??Enak saja!?”Aku memalingkan wajahku kearah jalan.Aku diam seribu bahasa.Minhyuk mencoba berbicara denganku tapi tak kutanggapi.

Kemudian,aku kembali teringat oleh hyukjae oppa.”Kutundukkan kembali kepalaku.

“Ji-ah?waeyo?Apa kau sakit?Sebentar lagi sampai,tahanlah.”

“Ah ani..”Jawabku kemudian mendongakkan wajahku kembali.Minhyuk melihatku berkaca-kaca,dia mengerutkan keningnya.

“Kau ini kenapa sih?”tanyanya.

“Hm??Tidak ada apa-apa.”jawabku.

“Tidak mungkin,pasti karena laki-laki itu.”

“Jangan menyimpulkan yang tidak-tidak.”Jawabku.

“Haish..kau ini.Kita sudah sampai,kau masuklah,karena sudah malam aku tidak mampir ya.”

“ne.”Jawabku singkat kemudian keluar dengan lesu.

“Chankaman!?”

Aku menoleh kearah dalam mobil.”Waeyo?”

“Mm..Ani..sudah masuklah,aku akan pergi setelah kau masuk.”

“terserah kau!?”Ucapku kemudian masuk kedalam rumah.

Saat aku menutup pintu,aku mendengar suara mobil dinyalakan dan mulai menjauh.Aku berjalan kearah kamarku dan melewati ruang tengah.

“Kau darimana ji-ah?Kenapa baru pulang nak?”tanya eomma.

“Aku lelah,aku kekamar dulu eomma.”

“Ji-ah,kemari sebentar!?”Seru appa.

“Aku lelah appa.”Jawabku lemas tapi menuruti appaku.

“Kau ini,kau itukan perempuan,apa tidak tahu ini suda jam berapa.Sebentar lagi kau sudah menjadi tunagan minhyuk.Jadi jaga sikapmu!?”

Aku hanya menundukkan kepalaku.”ne..”Jawabku lesu sambil beranjak menuju kamarku.

Aku lelah,hanya ingin memejamkan mataku.Aku meringkuk diranjangku dan akhirnya tertidur dalam tangisku.

Keesoka harinya.

“ji-ah..iroena.Palli!!?”

Aku hanya menggeliat dan bangun dari tidurku.Aku merasakan tampangku yang sudah berantakan karena semalam.

Aku menuju pintu dan membukanya.

“ne eomma,aku sudah bangun.”Sambil kembali masuk kedalam kamar.

“Hya ji-ah!!Kenapa kau berantakan sekali?”

“Hm..Hanya sedikit tidak ena badan.”jawabku singkat.”Aku mandi dulu eomma.”Jawabku lagi.

Eomma hanya melihatku iba kemudian membantuku merapikan kamarku.

Aku keluar dari kamar mandi dan melihat kamarku sudah rapi.A

Aku keluar kamarku dan menuju ruang makan.

“Ji-ah..kenapa matamu?”Tanya eomma.

“Tidak apa-apa eomma,semalam tidak bisa tidur.”jawabku singkat.Aku kemudia meraih gelas susu dihadapanku.

“Aku berangkat eomma.”

“Kau tidak sarapan lagi?”

“Ani..aku tidak lapar.”Sambil beranjak dari kursiku.

Kulihat appa haya melihatku sekilas kemudian kembali membaca korannya.

Shinwa university

Ji-ah..otte?Aku mendengar dari donghae oppa semalam.”Seru sora yang mengikutiku disampingku.

Aku mendongakka wajahku dan menatapnya.

“Omo!Kau terlihat berantakan sekali.”

Aku hanya sedikit tersenyum kemudia tetap melangkahkan kakiku kearah kelas.

Dikoridor menuju kelas,dikejauhan aku melihat hyukjae oppa dan donghae oppa sedang bercengkrama.Aku menghentika langkahku saat mereka semakin dekat.Sora yang tahu aku berhenti kemudian berbalik menghadapku.

“Waeyo?kenapa berhenti?”

Aku tidak menjawabnya dan memandang lurus kedepan.Semua nadiku seakan mati rasa.Aku melihat senyumnya,”dia tidak papa” batinku.Kemudian aku berusaha mengontrol pikiran dan hatiku.

Sora yang melihatku akhirnya menuju kemana arah mataku melihat.”Ah..”Gumamnya pelan.

“Jagi..kau baru datang.”Seru donghae oppa pada sora.

“ne oppa.Annyeong hyukjae oppa!?”Sapa sora pada hyukjae yang ikut berhenti saat donghae menyapa sora.

Dia hanya tersenyum dan kembali memalingkan wajahnya.

“Aku duluan hae.”ucap hyukjae oppa sambil menepuk bahu donghae oppa pelan.

“Mau kemana kau hyuk?”

“Kantin.”Ucapnya sambil tetap berjalan membelakangi kami.Aku menatap punggungnya lagi.Sambil menggigit bibir bawahku,menahan air mataku.Dia tidak menghiraukanku.DIa tidak menyapaku sama sekali.Mungkin ini yang terbaik.Pikirku.

“Ji-ah,kau tidak papa?”Tanya donghae oppa.

“Ah..ani..aku baik-baik saja oppa,tenang saja.”

“bagaimana kau bisa memutuskannya sih?DIa itu ka juga orang yang kau sukai sejak dulu,tapi saat kau sudah memilikinya kau malah meyakitinya.”

“Hm.aku hanya tidak ingin menyakitinya oppa.”

“Menyakitinya?”Jawab oppa penasaran.

“Sudah-sudah,nanti aku ceritakan oppa.”Sela sora ada donghae oppa.

“Kita kekelas ji-ah,aku duluan oppa,annyeong.”Sora melambaika tangannya dan dibalas oleh doghae oppa dengan senyuman.

Akhirnya mata kuliah hari ini selesai.

Aku membereskan buku-buku dimejaku dan beranjak keluar kelas.

“ji-ah..kau mau kemana?”

“Pulang.”Jawabku singkat.

Aku mendengar sora mendengus pelan tapi tidak berusaha menahanku seperti yang biasa dia lakukan.

Aku menuju keluar kampus dan saat aku kelur gerbang.Aku melihat sekilas hyukjae oppa melintas diujung jalan.

“Oppa…”Gumamku lalu mengikutinya.Tidak tahu kenapa,aku hanya ingin mengikutinya.Kulihat dia berjalan ketaman dekat kampus.Duduk disalah satu bangku dan melihat kearah langit.Dia memejamkan matanya.Ada raut wajah sedih disana.Aku memperhatikannya dari kejauhan.

Lama sekali dia seperti itu,dan akhirnya,dia menundukkan wajahnya lagi.Kemudian beranjak pergi.Aku masih mengikutinya.kulihat dia merogoh tas ranselnya dan mengeluarkan i pod nya,sambil mendengarka musik dia berjalan menuju kampus lagi.

Saat ditengah jalan,karena masih memakai heatset,dia tidak memperhatikan jalannya.Dari arah kirinya,ada sebuah mobilmelintas kencang dan menuju kearahnya.

Aku melihat dari kejauhan dan kemudian berlari menghampirinya. Aku berteriak memanggil namanya.

“Dia tidak dengar!?”Batinku.Aku mempercepat lariku saat melihat mobil diujung jalan itu semakin dekat.

“Oppa awas!!!?”Teriakku dan kemudian mendorong tubuh hyukjae oppa.Saat aku berhasil,aku tersadar mobil tadi sudah dekat.Dalam sekejab,badanku terasa melayang dan sakit.

Sayub-sayub aku mendengar seseorang memanggil -manggil namaku.

Aku tersadar dari tidurku.Kurasakan sakit disekujur tubuhku.Aku mengerang pelan.Dan sesaat kemudian ada seseorang memanggil-manggil namaku.Aku  mulai membuka mataku sedikit demi sedikit menyesuaikan dengan sinar lampu.

Aku melihat hyukjae oppa ada disitu.

“Oppa.”ucapku lirih.Aku mengernyitkan alisku karena merasakan badanku sakit semua.

“Ji-ah,kau sudah sadar?Bagamana perasaanmu?”Tanya hyukjae oppa khawatir.

Aku hanya tersenyum karena menahan rasa sakitnya.Aku ingin menggerakkan tanganku tapi semua itu sia-sia.Aku terlalu tidak punya kekuatan dan merasa kesakitan disekujur tubuhku.

“Sudah jangan bergerak,kau istirahat saja.”

Aku hanya mengangguk pelan dan menutup mataku lagi.Tak lama,tangannya membelai kepalaku lembut.

Antara sadar dan tidak,aku merasakan seseorang mencium keningku pelan.

Aku membuka mataku pelan.

“Minhyuk sii.”Gumamku pelan.Kurasakan dia menggenggam tanganku.

“Apa aku membangunkanmu?”

“Ani..jawabku singkat.Kurasakan tubuhku tidak sesakit seperti tadi.

“Ji-ah..’Ucap minhyuk sembari duduk dikursi dekat ranjang rumah sakit ini.

“ne..aku menoleh kearahnya.

“Kita…batalkan saja?”jawab minhyuk.

“Mwo??batalkan apa?”Jawabku.

“Pertunangan kita!?”

Aku membelalakkan mataku saat ini.”Apa yang kau bicarakan?”tanyaku.

“Aku..tidak bisa melihatmu menderita lagi.Saat aku menjemputmu disungai han kemarin,saat kau kecelakaan pun,aku merasa,aku menjai beban hidupmu.Jadi..kita batalkan saja!?”Ucap minhyuk sambil tersenyum.

“Apa kau yakin?”

“ne..”Jawabnya.Aku sudah membicarakannya dengan ayah da ahjussi.Da mereka setuju.”

“mwoo!!Setuju??”

“Ne..”

Kemudian kudegar pintu diketuk.Aku menoleh kearah pintu dan melihat hyukjae oppa sudah ada diambang pintu dengan sebuket bunga.

“O..ppa??”ucapku terbata.Aku menundukkan tubuhku yang dibantu oleh minhyuk.

“ji-ah,kau sudah bangun?”tanyanya.

“ne..”Jawabku pelan.Kemudia dia tersenyum.

Aku melihat keantara mereka berdua,tidak ada aura perkelahian.Aku mengernyitkan alisku.

“tenanglah,aku tidak akan berkelahi dengannya.”Ucap minhyuk ssi sambil megelus poniku.

Aku masih bertanya-tanya dengan sikap mereka.

“Aku akan menyiram bunga ini dan menaruhnya divas.”Ucap minhyuk pada hyukjae oppa.

“Ne.silahkan minhyuk ssi.”Ucap hyukjae oppa sambil memberikan bunga ditangannya pada minhyuk.

“omo..kenapa dengan kalian?”seruku.

Kulihat hyukjae oppa memasukkan kedua tangannya kesaku celana dan tersenyum.

“ji-ah,gomawo!?”

“mwo??Untuk?”

“Untuk semuanya.”

” Maksud oppa?”

“untuk semuanya.”JAwabna enteng dan tersenyum lagi.

“hya!!Jelaskan padaku oppa.”

“Untuk mencintaiku selama ini,mau menjadi kekasihku selama ini,dan kemarin,kau menyelamatkan nyawaku.”

“Ahh…itu..hanya saja..karena…itu…”Aku memalingkan wajahku karena tidak tahu harus berkata apa lagi.

“Ayo kita bertunangan!?”

“HAH!!?”Aku menolehkan wajahku kearahnya sambil melongo.

“Kau tidak mau?”

“jangan beranda oppa.”

“Aku tidak bercanda jagi.”

“mwooo!!Jagi??”

“Kau tidak mau kupanggil jagi lagi?”

“tapi kan..”Aku menghentikan ucapanku karena telunjuknya berada dibibirku sekarang.

“tinggal menjawab mau atau tidak?”ucapnya lagi sambil mendekatkan wajahnya padaku.

“Emm..itu…anu..tapi..”

“Sudah jawab saja,ya atau tidak?”

“Em….ne.”Jawabku sambil menundukka kepalaku.Aku merasakan wajahku sudah seperti tomat.

Aku mendengar dia terkekeh.

“Hya!!Kau mempermainkanku?”

Masih denga tertawa,dia menjawab

“Kau ini,lucu sekali jika digoda begitu.Apa karena kau terlalu menyukaiku sampai salah tingkah begitu?”

“Ck..”Aku memalingkan wajahku.”jangan mempermainkanku”Ucapku lagi.

“Jagiya..Aku serius denga semua itu.”

Aku memalingkan wajahku kearahnya.

“Saranghae.”Ucapnya lagi sambil tersenyum.

“Nado..”Ucapku mengikuti senyumnya.

“Janga membuatku mati jantungan lagi jagi.”Sambil mengusap kepalaku pelan.

“ne oppa.”

——ENd—-

 

One thought on “I LIKE YOU BUT I LOVE HIM

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s