Pains of Love

Gambar

Pains of  Love

CNBLUE, angst & double drabble

By Yen Yen Mariti

Supaya tidak bingung saya akan jelaskan sedikit mengenai ff ini. Ff ini menceritakan 4 orang pria (CNBLUE) dengan kisah yang berbeda-beda. Satu cerita, satu POV. Ini double drabble, jadi jangan heran kalau ceritanya begitu pendek dan ringkas. Mengerti ? jika tidak mengerti silahkan tanyakan di kolom komen nanti.

1. Jung Yonghwa

 

Aku melihatnya. Gadis dengan senyum mengembang dan rona merah muda di pipinya. Dia berlari dan memelukku begitu erat, dapat kurasakan detak jantungnya yang menggebu dan hidungku dapat mencium aroma shampoonya yang begitu kusukai.

Aku cinta moment seperti ini. Saat kami begitu dekat, tiada jarak. Seakan waktu berhenti.

“Yong.”

“Ya?”

“Coba tebak hal apa yang begitu membahagiakan hari ini?” dia menengadahkan kepala menatapku yang lebih tinggi darinya. Aku hanya tersenyum lucu sambil mengedikkan bahu. Dia cemberut yang kemudian berganti dengan senyum cerah yang menunjukkan bahwa dia begitu bahagia. “Dia melamarku Yong, aku bahagia sekali. Akhirnya setelah sekian lama aku menunggu, semuanya terjadi seperti yang kuharapkan.”

Kata-katanya menghancurkan hatiku detik itu juga, menghapus senyum tulusku detik itu juga. Dia kembali menempelkan erat tubuhnya padaku. Memelukku sedalam-dalamnya. Aku hanya dapat menenggelamkan wajahku di lekukan lehernya, “Semoga kau bahagia,” bisikku begitu pelan sambil menciumi lehernya.

Hari ini mungkin akan menjadi hari terakhirku untuk bisa memeluknya. Setelah ini aku mungkin akan pergi sejauh mungkin, menghilangkan perasaan ini dan mencoba membuat diri sendiri bahagia meski tanpanya. Selamat menempuh hidup baru, sahabatku.

2.  Lee Jonghyun

Dengan langkah tergesa dan perasaan bahagia yang menggebu-gebu, aku masuk ke dalam apartemen gadisku. Perasaan rindu ini akan segera terbalas. Setelah dua minggu aku meninggalkannya ke Jepang karena urusan bisnis. Tangan kiriku menggenggam sekantung kasemek—Buah kesukaannya. Aku tidak sabar ingin melihat ekspresi bahagianya saat menikmati buah kasemek, dan tentu saja aku tidak sabar dengan pelukan hangatnya.

Langkahku terhenti di kala telingaku mendengar suara isakan yang tertahan.

“Aku…sebenarnya…tidak mencintai Jonghyun. Ini…ini semua karena Ayahku, demi menyelamatkan perusahaan Ayah jadi aku harus menikah dengannya.”

Lututku lemas, dan air mataku mendesak keluar. Suara isakannya menguar keseluruh ruangan, aku mencoba mengintip dari balik dinding ruang tamu, seorang pria yang begitu kukenal tengah memeluknya erat dan penuh cinta.

“Aku hanya mencintaimu Oppa,” gadisku berucap lagi. Mereka berpelukan dan sama-sama menangis. Aku menjatuhkan kantung kasemek di lantai dan berjalan mundur secara perlahan. Mengetahui bahwa dia tidak pernah mencintaiku membuatku sadar bahwa aku begitu egois selama ini. Dia bukan lagi gadisku, dapat kupastikan aku akan melepasnya. Aku berjalan semakin menjauh dan membiarkan air mataku mengucur deras begitus saja.

3.   Kang Minhyuk

Rasa bosan membuatku memutuskan untuk keluar gedung apartemen dan duduk berdiam diri di bangku taman yang sunyi, gelap dan berembun. Sepertinya akan hujan sebentar lagi. Aku lupa memakai kaca mata yang membuatku merasa sulit melihat ke sekitar karena hifema yang sudah menemaniku selama empat tahun ini.

Hembusan angin malam membuatku bergidik, dan mataku menangkap sesosok gadis berdiri sekitar tujuh meter dari hadapanku. Dia tampak begitu cantik dengan sinar bulan yang menimpanya. Kakiku bergerak begitu saja kearahnya, setitik air mataku jatuh. Sudah begitu lama aku tidak melihat gadis itu, hatiku hampir hancur karena terlalu merindukannya.

Aku memeluknya lebih erat dari apapun, memejamkan mataku dan membenamkan wajahku di lekukan hehernya yang kusukai. Tapi tiba-tiba kurasakan jarum-jarum menghujam tubuhku tanpa ampun dan aku tidak dapat merasakan hangat tubuh gadisku. Kubuka mata secepat mungkin dan kulihat hujan turun begitu deras, di sekelilingku basah dan terakhir aku tidak menemukan siapapun di taman ini selain diriku sendiri.

Aku jatuh berlutut di atas tanah yang becek, dan menangis keras serta ditemani hujan. Aku terlalu banyak berhalusinasi selama ini, aku lupa bahwa pada kenyataannya gadisku sudah pergi karena kecelakaan empat tahun yang lalu.

4.  Lee Jungshin

Jantungku berdetak tak menentu saat kutemukan dia di atas atap ini, menatap ke bawah dengan mata yang membengkak.

“Sun…” aku melangkah cepat kearahnya dan dia tidak memperdulikanku sama-sekali. Dia terlihat begitu menyedihkan, rambutnya yang berwarna merah itu sangat kusut, matanya bengkak dan aku tahu sekali hatinya sangat hancur.

“Sun apa yang ingin kau lakukan !” aku memekik saat melihat kakinya bergerak perlahan ke penghujung sisi atap ini.

“Jangan mendekat !”

Aku berdiri mematung, “Jangan melakukan hal bodoh Sun. kumohon.”

Gadis itu tertawa remeh, “Aku tidak akan melompat Jungshin-a, percayalah,” itu membuatku sedikit mendesah lega. “Apa artinya hidupku jika aku tidak bisa memilikinya. Dia adalah mimpiku, satu-satunya alasanku bertahan di dunia ini. Tapi jika pada akhirnya dia memang meninggalkanku maka aku tidak punya alasan lagi untuk bertahan di sini,” dia meringis pelan. Aku menahan air mataku. Gadis itu terlalu terluka, dia begitu mencintai pria itu namun pria itu tidak mampu membalas cintanya. Tapi bagaimana denganku ? aku mencintai gadis itu sejak dahulu, dan dia tidak pernah membalas perasaanku.

“SUN!” mendadak detak jantungku bertambah cepat berkali-kali lipat, gadis itu menampakkan pistol hitam dari balik punggungnya. Aku melangkah perlahan, air mataku sudah turun secara teratur dan hatiku begitu cemas. “Jangan laku…” darahku berhenti mengalir, aku tidak mampu berdiri, nafasku tercekat.

‘DUAAAARRR’

# The End

Thanks for read and coment J oh ya, ngomong-ngomong soal hifema di cerita ke-3 itu saya tidak tahu apa-apa..hehe. tapi kalau tidak salah hifema itu gangguan mata yang terjadi dikarenakan benturan (kecelakaan).
kritik dan saran sangat diharapkan ^^

–yens–

13 thoughts on “Pains of Love

Guest [untuk kamu yang tidak punya acc *cukup masukkan nama & email**email aman*] | [Bisa juga komen melalui acc Twitter & Facebook]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s